Tugu Keris Siginjai, Ikon Kota Jambi yang Kini Jadi Pusat Wisata dan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tugu Keris Siginjai telah menjadi ikon Kota Jambi yang wajib dikunjungi.

Banyak wisatawan bahkan menyebut belum lengkap ke Jambi jika belum singgah di kawasan ini.

Landmark berupa tugu tinggi dengan replika Keris Siginjai di puncaknya ini memang tampak asri, dikelilingi oleh pepohonan besar yang rindang.

Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu.

Pada pagi hari, terutama saat akhir pekan, kawasan ini ramai digunakan untuk berolahraga.

Masyarakat banyak yang datang untuk jogging, baik di sekitar tugu maupun di jogging track yang tersedia di lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Sementara itu, saat malam tiba, kawasan ini menjelma menjadi pusat kuliner malam. Beragam menu ditawarkan, mulai dari jajanan pasar, makanan kekinian, hingga makanan berat.

Untuk menambah daya tarik, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan suasana malam yang semarak dengan kerlap-kerlip lampu hias yang mempercantik kawasan.

Kondisi ini menjadikan Tugu Keris Siginjai sebagai tempat yang menarik bagi pecinta fotografi, sekaligus lokasi bersantai bagi keluarga untuk menikmati suasana malam Kota Jambi yang semakin hidup.

Lebih dari sekadar ruang publik, kawasan Tugu Keris juga berperan penting sebagai penggerak roda ekonomi mikro.

Banyak lapangan kerja tercipta dari ide-ide kreatif warga yang memanfaatkan kawasan ini untuk berwirausaha.

Peran ini sangat penting bagi Kota Jambi, mengingat kota ini bukanlah kota industri besar.

Dengan demikian, industri kreatif menjadi salah satu sektor andalan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di era kepemimpinan Wali Kota Maulana, geliat industri kreatif di sekitar Tugu Keris terus berkembang hingga menjangkau Jalan Agus Salim.

Tak hanya bertumbuh, berbagai inovasi juga dihadirkan melalui kehadiran outlet-outlet modern yang bersifat portabel dan kekinian.

Kawasan Tugu Keris Siginjai kini tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga simbol kemajuan Kota Jambi melalui sentuhan kreativitas dan semangat kewirausahaan.(*)




Buka Talentpool Bagi Jabatan Pengawas, Wali Kota Maulana Tekankan Pentingnya Untuk Karir di Masa Depan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka pelatihan Penilaian Potensi dan Kompetensi (Talentpool) Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi Tahun 2025, bertempat di Aula Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi, Selasa (26/8/2025).

Dilaksanakan 26 -29 Agustus 2025, sebanyak 187 orang peserta terdiri dari pejabat pengawas dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengikuti kegiatan ini, yang akan menghadirkan para pembina langsung dari Tim Asesor UPT Provinsi Riau.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya pelatihan kepada para pejabat pengawas ini, guna mengetahui kemampuan atau potensi yang dimiliki seorang Aparatur Negara.

“Kegiatan ini sangat penting, karena dalam konteks bagaimana ASN kita melayani dari hati dan sesuai jiwa dan kompetensinya, serta turut dapat menentukan posisi dan karir mereka kedepan,” tekannya.

Dirinya juga menyoroti regenerasi ASN dilingkungan Pemkot Jambi yang saat ini usianya masuk pada usia produktif atau diisi oleh usia-usia muda.

“Ini harus kita manfaatkan dengan mengetahui kemampuan masing – masing sehingga dapat mengisi posisi strategis, yang ditinggalkan oleh para senior mereka, yang dampaknya terhadap aparatur yang melayani dan dapat mewujudkan semua program prioritas,” ucapnya.

Menurutnya, dengan terpetakannya kompetensi-kompetensi ASN di Pemkot Jambi juga akan meningkatkan integritas, sehingga jauh dari hal-hal yang dilarang oleh undang-undang.

“Ini semua akan kita dapatkan melalui proses penilaian yang saat ini dilakukan,” tutur Maulana.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan satu dari 11 program prioritas Pemerintah Kota Jambi. Yaitu “Aparatur Bahagia Melayani”.

Dirinya berharap, dengan posisi sesuai dengan kompetensi yang ada pada diri seorang Aparatur Negara dapat meningkatkan prestasi dan kinerja.

“Proses Talentpool ini diharapkan bisa menjadi panduan bagi kami selaku Pembina Kepegawaian untuk menempatkan Bapak/Ibu sekalian agar cocok dengan jiwa, serta sosiologi masing-masing,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, Rahmayani mengapresiasi Pemkot Jambi yang terus bekerjasama bersama Tim Assesor Provinsi Riau dalam melaksanakan penilaian kompetensi, baik itu seleksi terbuka terhadap jabatan pimpinan pratama maupun eselon II dan III.

“Dan hari ini kita lakukan untuk pejabat eselon IV, mulai dari tahapan tespsikometri, simulasi proposal raiting hingga wawancara yang dilakukan bersama Tim Assesor kami yang berjumlah 15 orang,” ucapnya.

“Kami berharap seluruh peserta tetap semangat dan bisa mengikuti kegiatan ini dengan menampilkan diri apa adanya, sehingga dapat mengikuti kegiatan ini dengan santai bahagia, serta mendapatkan hasil terbaik,” singkatnya.

Dikesempatan itu, turut hadir, Kepala BKPSDMD Liana Andriani beserta jajaran, serta para Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, serta panitia dan peserta Talentpool tahun 2025 dilingkungan Pemkot Jambi.(*)




Bimtek Bagi LKS, Wawako Diza: Komitmen Pemkot Jambi Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Secara Menyeluruh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Jambi, bertempat di Aula Dinas Sosial, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Mengangkat tema “Manajemen LKS”, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi pengelolaan terhadap LKS, serta pengembangan kelembagaan dan Sumber Daya LKS dalam menghadapi kesejahteraan sosial. Dengan menghadirkan Mirsal Gani selaku Widiyaswara Madia Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) sebagai Narasumber utama.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan bahwa penyelenggaraan Bimtek bagi lembaga kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara.

“Dalam penyelenggaraan sosial LKS mempunyai peran terutama dalam mencegah dan menangani masalah sosial yang meliputi, pendataan, verifikasi hingga merangkum setiap program dan bantuan-bantuan dana sosial,” katanya.

“Dengan Bimtek LKS ini, juga harus bisa menjadi mitigasi awal terhadap resiko dari permasalahan sosial, seperti yang baru-baru ini dilakukan Pemkot Jambi membubarkan LKS yang terafiliasi oleh NII,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Wawako Diza juga turut mendorong agar para pengurus LKS di Kota Jambi memiliki sertifikasi yang merupakan tantangan baru di era saat ini. Dimana, banyak munculnya LKS-LKS ditengan masyarakat.

Diza juga menjelaskan, Pemkot Jambi telah mengimplementasikan terkait dengan kesejahteraan masyarakat dalam program prioritas, seperti Kartu Bahagia, Bank Harkat, Balikat, Kampung Bahagia, Lansia Bahagia, dan Kota Tangguh.

“Maka dari itu, perlunya penyebaran informasi yang lebih luas terkait dengan program-program Pemkot Jambi ini agar masyarakat tau. Termasuk Bimtek hari ini diharapkan dapat mensosialisasikan program yang bersentuhan langsung dengan 11 program prioritas Pemerintah,” jelasnya.

Dirinya menyebut, bahwa Bimtek ini adalah komitmen Pemkot Jambi dalam mewujudkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara menyeluruh, adil, merata dan tepat sasaran.

“Berkaitan dengan tepat sasaran ini, melalui Dinas Sosial, Pemkot Jambi juga telah memfalidasi data kemiskinan atau sosial ini oleh tim Verval. Serta kolaborasi bersama seluruh stakeholder terkait agar bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat di kota Jambi,” sebutnya.

“Kepada LKS-LKS di Kota Jambi kami juga ucapkan terimakasih dan apresiasi, karena tidak banyak juga orang yang mau berpartisipasi dalam kegiatan ini,” pungkas Wawako Diza.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Yunita Indrawati mengatakan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan upaya dalam melakukan perbaikan tata kelola terkait dengan pengelolaan LKS di Kota Jambi.

“Kegiatan ini terselenggara selama satu hari ini, dengan latar belakang kegiatan karena adanya aturan baru terkait dengan LKS, yaitu Permensos Nomor 5 Tahun 2024 yang mengatur terkait dengan perizinan, pengelolaan, evaluasi hingga pelaporan yang harus diperbaiki,” katanya.

Ia mengungkapkan, Bimtek ini akan diikuti oleh 50 LKS aktif dan terdaftar di Kota Jambi yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris yang rata-rata LKS pada usia anak-anak.

“Mudah-mudahan nanti para peserta dalam kegiatan ini berjalan baik. Dengan harapan kepada teman-teman pengurus untuk dapat aktif dalam mengikuti Bimtek ini,” singkat Kadis Sosial Kota Jambi.(*)




Sepatu Seragam dari Pemkot Jambi, Semangat Baru untuk Anak Sekolah Rakyat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung berlangsungnya Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program yang sudah berjalan di Kota Jambi itu, diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi bangsa sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Komitmen itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan berupa sepatu sekolah kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 5 yang berlokasi di Sentra Alyatama, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada empat orang peserta didik, yang dirangkai dengan pelaksanaan apel pagi dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah M. Toyib, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Sudarmono, serta jajaran tenaga pendidik.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang diarahkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok desil satu, untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

“Ini adalah sesuatu yang sangat baik dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kota Jambi. Dan kami, Pemerintah Kota, sangat mendukung program dari Bapak Presiden ini,” ujarnya.

Menurut Maulana, bantuan sepatu yang diberikan Pemkot Jambi melalui Dinas Sosial bukan hanya sekedar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk perhatian dan dorongan motivasi agar para siswa semakin bersemangat belajar.

“Hal ini kami lakukan agar seluruhnya seragam. Nanti bajunya pun ada delapan jenis seragam, tujuannya agar mereka tetap menjaga marwah dan karakter. Sehingga di luar sekolah tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan,” jelasnya.

Maulana optimistis, keberadaan Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi di berbagai bidang. Lebih jauh, Ia menilai program ini merupakan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pendidikan.

“Melalui satu anak yang berhasil meningkatkan kesejahteraannya, maka keluarga di belakangnya pun akan ikut terangkat. Dengan begitu, rantai kemiskinan dapat diputus,” tegasnya.

Kepada para siswa, Maulana juga menyampaikan pesan motivasi. Ia menekankan bahwa pendidikan, ilmu pengetahuan, dan keimanan yang kuat akan menjadi kunci perubahan dan pengangkat derajat seseorang.

“Prinsip itu semua ada pada program Sekolah Rakyat ini. Bukan hanya untuk mengangkat derajat adik-adik sekalian, tapi juga keluarga kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan agar seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sepenuh hati.

“Di sekolah ini, semuanya harus senang dan bersemangat. Targetnya, setelah lulus dapat melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik, baik di Indonesia maupun di dunia. Dari sini juga akan lahir kader-kader bangsa dan pemimpin masa depan yang berilmu sekaligus berakhlak,” pungkas Wali Kota Jambi itu.(*)




Wujud Kepedulian, Wali Kota Jambi Bantu Sepatu Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kali ini, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sepatu sekolah gratis kepada para siswa Sekolah Rakyat di Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (26/8/2025).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Kami memberikan bantuan sepatu sekolah agar para siswa bisa tampil rapi dan seragam, sekaligus merasa percaya diri saat mengikuti kegiatan belajar,” kata Maulana.

Penyerahan simbolis dilakukan kepada empat orang siswa Sekolah Rakyat, sebagai perwakilan dari total 100 peserta didik tingkat SMA yang telah diterima melalui proses seleksi ketat.

Para siswa ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa selain bantuan sepatu, Sekolah Rakyat juga menyediakan delapan jenis seragam untuk berbagai kegiatan, baik di dalam maupun luar sekolah.

Tujuannya adalah agar siswa tetap menjaga sikap, karakter, dan moralitas di manapun mereka berada.

“Seragam ini tidak hanya soal penampilan, tapi juga cara kita menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter yang baik kepada anak-anak, bahkan saat mereka berada di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan prioritas nasional yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi masa depan untuk generasi muda agar mereka bisa memiliki keterampilan, ilmu pengetahuan, dan masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas SDM di Kota Jambi,” tegas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi pun berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program ini, sebagai langkah strategis membangun masyarakat yang lebih sejahtera melalui jalur pendidikan.(*)




Motivasi Wali Kota Maulana untuk Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Minder!

JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Rakyat di kawasan Setra Alyatama, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan simbolis bantuan sepatu dari Pemerintah Kota Jambi kepada para siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga bertindak sebagai pembina apel pagi. Ia menyampaikan pesan-pesan motivasi kepada para siswa agar tidak merasa minder atau rendah diri dengan kondisi ekonomi mereka saat ini.

“Saya pernah berada di posisi seperti kalian. Saya juga dibesarkan di rumah bedeng bersama orang tua saya. Jadi jangan takut, jangan minder. Justru dari kondisi inilah kalian bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat,” ujar Maulana di hadapan para siswa.

Bantuan sepatu ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa dari keluarga prasejahtera.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang kini telah berjalan di berbagai daerah termasuk di Kota Jambi.

Maulana menegaskan, program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan motivasi para siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

“Semoga bantuan kecil ini bisa menumbuhkan semangat besar dalam diri adik-adik semua. Terus belajar, kejar cita-cita kalian,” tutupnya.(*)




Jihan Dirawat di RS Bratanata, Wali Kota Jambi: Gizi Anak Harus Terpenuhi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan baru hadir bagi keluarga Jihan, seorang anak penderita gizi buruk asal Kota Jambi, setelah dikunjungi langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, pada Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, tempat Jihan kini tengah dirawat intensif.

Jihan sebelumnya didiagnosis menderita sejumlah penyakit serius, yakni gizi buruk, dehidrasi berat, suspect TBC, dan cerebral palsy. Kondisinya yang sangat lemah diperparah dengan keterbatasan ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi Jihan sudah membaik. Berat badannya naik sekitar 2 kilogram dan terus dipantau oleh dokter spesialis anak,” ujar Maulana kepada awak media.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk mendukung proses pemulihan Jihan.

Wali Kota Maulana telah menginstruksikan kepada Puskesmas dan Dinas Sosial setempat untuk melakukan pemantauan rutin dan memastikan asupan gizi Jihan terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain bantuan medis, pihak keluarga juga akan diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Maulana juga menegaskan kepada dinas-dinas terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendeteksi dan menangani kasus gizi buruk sejak dini.

“Yang paling penting, jangan sampai ada lagi anak-anak di Kota Jambi yang tidak terpenuhi gizinya. Semua pihak harus peduli,” tegasnya.(*)




Dilantik Wagub Abdullah Sani, Arif Budiman Resmi Jabat Sekrestaris DPRD Provinsi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi, Selasa (26/08/2025).

Sebelum dilantik menjadi Sekwan, Arif Budiman menjabat Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi.

Kadis kominfo Provinsi Jambi Ariansyah membenarkan bahwa Wagub Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman untuk mengisi kekosongan pada jabatan Sekretaris DPRD Provinsi Jambi.

“Iya pelantikan di Kantor Gubernur Jambi,” katanya singkat via whattshap.

Seperti diketahui bahwa Arif Budiman sebelumnya dari Kadis PMD Batanghari, dilantik Gubernur Jambi menjadi Kepala Disbudpar dan kemudian Arif Budiman dilantik menjadi Kadisosdukcapil Provinsi Jambi.

Sebelum dilantiknya Arif Budiman sebagai Sekwan, posisi jabatan sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi juga sudah lama kosong pasca purna tugasnya, Amir Hasbi.(*)




Tim KKS Nilai Positif Upaya Pemkot Jambi Wujudkan Kota Sehat, Verifikator Beri Catatan Khusus

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi mendapat apresiasi dalam penilaian lanjutan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut terlihat dari kehadiran langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang menyampaikan paparan capaian dan berbagai upaya Pemkot Jambi dalam mewujudkan Kota Sehat. Agenda verifikasi lanjutan tersebut dilaksanakan pada Senin siang (25/8/2025), secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, yang dipusatkan di Aula Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat dan Lurah di lingkungan Pemkot Jambi, pengurus FKJS Kota Jambi, serta Tim Pembina KKS Provinsi Jambi.

Tahapan verifikasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan Kota Jambi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Selain pemenuhan indikator teknis, keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai faktor kunci keberhasilan. Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Kota Sehat (FKS) dan lintas sektor berkomitmen menjaga keberlanjutan program, sehingga Kota Jambi dapat benar-benar terwujud sebagai kota yang ramah, sehat, inklusif, dan berdaya saing bagi seluruh warganya.

Diawali dengan arahan oleh, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Murti Utami yang menekankan bahwa meski dilakukan secara virtual, penilaian ini tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Kepala Daerah beserta jajaran yang berhasil mengikuti verifikasi lanjutan ini untuk meraih penghargaan Swasti Saba Wistara tahun ini yang berbeda pada 10 kali penyelenggaraan sebelumnya yang merupakan respon terhadap dinamika global saat ini dan sebagai wujud transformasi kesehatan,” tekannya.

“Nantinya hasil yang diperoleh mohon dapat diterima karena merupakan hak mutlak dari Tim Verifikator, tetap semangat dan senantiasa sehat, selamat berproses,” singkatnya.

Dalam verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memaparkan upaya yang telah dilakukan Pemkot Jambi pada sembilan tatanan utama penilaian. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, perilaku hidup sehat, serta penyediaan sarana olahraga dan ruang publik sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat sehat mandiri.

Pada aspek lingkungan dan infrastruktur, Pemkot fokus menyediakan air bersih, pengelolaan limbah, ruang terbuka hijau, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga normalisasi drainase. Di bidang pendidikan, diterapkan program UKS, sekolah sehat, sekolah ramah anak, hingga gerakan gizi seimbang. Sedangkan di sektor pasar, perkantoran, dan industri, langkah yang diambil meliputi peningkatan sanitasi, pengawasan pangan, pembinaan UMKM, serta penerapan kawasan tanpa rokok.

Maulana juga menekankan pembenahan di sektor pariwisata, transportasi, dan lalu lintas melalui penyediaan fasilitas ramah difabel, jalur sepeda, call center darurat, serta pengawasan emisi kendaraan. Pada sisi perlindungan sosial, Pemkot memperkuat regulasi dan layanan kesejahteraan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta pengawasan wilayah rawan kriminalitas. Adapun di bidang penanggulangan bencana, telah disiapkan sistem peringatan dini, buffer stock logistik, hingga pemberdayaan masyarakat tanggap bencana.

Wali Kota menegaskan, berbagai langkah strategis tersebut merupakan wujud keseriusan Pemkot Jambi dalam membangun kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan semua pemangku kepentingan.

Usai paparan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana optimis dan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Kota Jambi sebagai Kota Sehat dengan predikat tertinggi Swasti Saba Wistara.

“Sebelumnya, Kota Jambi telah berhasil meraih predikat tertinggi Swasti Saba Wistara. Hari ini, kita kembali mengikuti proses verifikasi lanjutan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut di setiap indikatornya,” terang Wali Kota Maulana.

Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat beberapa catatan pada sembilan tatanan indikator penilaian yang perlu segera dilengkapi. Untuk itu, dirinya meminta seluruh OPD dan lembaga terkait agar dapat secapatnya menuntaskan kelengkapan bahan yang diminta Tim Verifikator KKS.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD dan masyarakat yang terus berupaya bersama mewujudkan Kota Jambi sebagai kota yang sehat, bersih, dan bahagia,” pungkasnya.

Penilaian KKS ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peran aktif pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(*)




Wawako Diza : Pengukuhan JambiKota-CSIRT Jadi Langkah Strategis Pemkot Hadapi Kejahatan Siber

JAMBi, SEPUCUKJAMBI.ID – Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Pemerintah Kota Jambi resmi terbentuk setelah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia mengukuhkan JambiKota-CSIRT dalam prosesi pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin pagi (25/8/2025).

Pengukuhan TTIS ini ditandai dengan Penyerahan Surat Tanda Registrasi (STR) JambiKota CSIRT dengan nomor Registrasi: 615/CSIRT.01.02/BSSN/06/2025, oleh Deputi III BSSN Dr. Sulistyo didampingi Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M, M.Han kepada Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Acara itu juga turut dirangkai dengan penyerah Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, yang diserahkan langsung oleh Kepala BSSN kepada Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi yang telah berhasil membentuk dan meregistrasikan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sektor organisasi pemerintah di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha usai menerima surat tanda pengukuhan tersebut, menegaskan Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga ruang digital yang sehat dan produktif.

“Alhamdulillah, CSIRT Pemerintah Kota Jambi, hari ini telah resmi dikukuhkan langsung oleh BSSN. Kami, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan tim TTIS ini dapat berfungsi secara nyata, dengan melaksanakan tugas pencegahan, pengawasan, serta penanganan terhadap berbagai potensi gangguan dan ancaman di ruang siber,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan CSIRT di era digital saat ini, khususnya dalam menjaga keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah. Menurutnya, meningkatnya ancaman dan tindak kejahatan di ruang siber menjadi alasan utama perlunya penguatan perlindungan serta sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi.

“Keberadaan CSIRT ini sangat penting di era digital sekarang, terutama dalam menjaga keamanan sistem elektronik pemerintah. Kita tahu, ancaman dan tindak kejahatan siber semakin beragam dan kompleks, sehingga perlu langkah nyata untuk memperkuat perlindungan dan memastikan layanan publik berbasis digital tetap aman bagi masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Sebelumya, dalam arahannya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi sebagai provinsi ke 6 yang telah berhasil membentuk CSIRT/TTIS secara lengkap.

“Hal ini membuktikan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Jambi beserta kabupaten/kota dalam mendukung keandalan dan keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah,” katanya.

Ia juga tegaskan, pembentukan CSIRT ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI agar seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera menuntaskan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber pada tahun ini.

“Pembentukan dan penguatan Tim Tanggap Insiden Siber ini bukan sekedar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk melindungi sistem pemerintahan digital kita,” tegasnya.

Kepala BSSN juga mengingatkan peran strategis Tim Tanggap Insiden Siber di daerah.

“Keberadaan Tim Tanggap Insiden Siber di daerah menjadi kunci dalam menjaga keamanan sistem elektronik. Tim ini bertugas melakukan pencegahan, mitigasi, penanganan, hingga pemulihan apabila terjadi insiden siber,” katanya.

“Sebelumnya, jika terjadi gangguan jaringan di daerah, penanganan sering terkendala karena tidak ada jalur koordinasi resmi. Dengan terbentuknya tim ini, setiap penyelenggara sistem elektronik di daerah memiliki titik kontak jelas untuk berkoordinasi dengan BSSN,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Jambi sebagai langkah awal. Tugas berikutnya adalah meningkatkan kematangan tim dari aspek kompetensi SDM, tata kelola sistem, hingga sarana pendukung.

“Jangan sampai sistem elektronik yang kita bangun dengan teknologi canggih justru menjadi bumerang karena keamanan dan tata kelolanya diabaikan. Jika itu terjadi, layanan publik akan terganggu dan masyarakatlah yang paling dirugikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya, menyoroti maraknya kasus penipuan digital yang menggunakan identitas dirinya untuk melakukan tindak kejahatan. Menurutnya, hal ini semakin membuktikan pentingnya sistem perlindungan data yang kuat.

“Oleh karena itu, pembentukan TTIS ini sangat penting kita lakukan untuk menjaga keamanan daerah sekaligus keamanan negara. Kami berharap seluruh kabupaten/kota di Jambi dapat memperkuat sistem sibernya, baik dari sisi teknologi maupun SDM, agar masyarakat terlindungi dari ancaman digital,” ucap Al Haris.

Usai penyerahan STR ini, BSSN akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kompetensi bagi anggota TTIS se-Provinsi Jambi yang akan berlangsung selama 3 hari di Ruang Pola kantor Gubernur Jambi.

Dengan terbentuknya tim ini, diharapkan Provinsi Jambi semakin siap menghadapi ancaman siber, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang tangguh, terpercaya, dan modern.

Turut hadir dalam acara itu, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua Komisi Infomasi Provinsi Jambi, Ketua KPID Provinsi Jambi, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Jambi.(*)