BPPRD Kota Jambi: BBNKB dan PKB Sumbang Rp 79 Miliar ke Kas Daerah Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hingga pekan kedua Agustus 2025, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi mencatat pendapatan dari sektor opsen kendaraan bermotor mencapai Rp 25 miliar. Angka ini berasal dari penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sementara itu, penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat lebih dari Rp 54 miliar, sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pengembangan dan Evaluasi BPPRD Kota Jambi, Eqitrya Nofari, S.STP, M.H.

“Seluruh penerimaan tersebut telah masuk ke kas daerah,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).

Pemerintah Kota Jambi memproyeksikan total potensi pendapatan dari opsen kendaraan bermotor sepanjang tahun ini bisa mencapai Rp 160 miliar. Pemkot berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpajakan ini.

Upaya tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023, yang menjadi dasar hukum pemungutan opsen kendaraan bermotor. Opsen sendiri merupakan tambahan pungutan atas pajak terutang dari PKB, BBNKB, serta Pajak Alat Berat dan Mesin (MBLB).

Pemungutan opsen dilakukan oleh pemerintah daerah, dengan hasil penerimaannya dialokasikan untuk kabupaten/kota. Tata cara dan mekanismenya telah diatur dalam peraturan pemerintah.

Kepala BPPRD Kota Jambi, Nella, menyebut bahwa tarif PKB yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi masih tetap, yaitu sebesar 2 persen untuk kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Namun pembagiannya mengalami penyesuaian.

“Dari total tarif 2 persen, sebesar 1 persen menjadi pendapatan provinsi. Sisanya, yakni 1 persen yang merupakan opsen, dibagi 0,66 persen untuk Pemkot Jambi dan 0,33 persen untuk Pemprov Jambi,” jelasnya.

Dengan komposisi ini, Pemprov Jambi tetap memperoleh porsi yang lebih besar dari sektor pajak kendaraan, namun pemerintah kota juga mendapatkan tambahan melalui mekanisme opsen.

Lebih lanjut, Nella menjelaskan estimasi potensi Rp 160 miliar tersebut merupakan hasil perhitungan berdasarkan data jumlah kendaraan tahun 2023, yang mencatat sekitar 230 ribu unit kendaraan bermotor aktif di Kota Jambi.

“Kebijakan ini akan berlaku efektif mulai 5 Januari 2025,” tutupnya.(*)




Momen Sakral di Griya Mayang, 56 Putra-Putri Terbaik Resmi Jadi Paskibraka Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam balutan semangat cinta tanah air, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi mengukuhkan 28 putra dan 28 putri terbaik Kota Jambi sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Jambi Tahun 2025.

Pengukuhan berlangsung khidmat pada Jumat malam (15/8/2025) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Prosesi diawali dengan pembacaan pernyataan pengukuhan dan ikrar, dilanjutkan dengan penyematan Lencana Merah Putih Garuda (MPG) kepada perwakilan calon Paskibraka.

Penyematan tersebut menjadi penanda bahwa seluruh 56 anggota Paskibraka Kota Jambi resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Maulana.

Dalam prosesi tersebut, seluruh anggota Paskibraka juga menjalani ritual mencium Sang Merah Putih, sebagai simbol penghormatan sekaligus peneguhan janji suci untuk mengemban tugas mulia.

Momen sakral ini menandai komitmen dan kesiapan para pemuda-pemudi terbaik Kota Jambi untuk mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota Jambi tanggal 17 Agustus mendatang.

Dalam amanatnya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa anggota Paskibraka Kota Jambi merupakan putra-putri terbaik yang berhasil terpilih dari ratusan pelajar lainnya.

“Tugas yang akan kalian emban bukan sekadar mengibarkan dan menurunkan bendera, tetapi juga menjaga marwah bangsa dan negara. Kalian adalah simbol persatuan, disiplin, serta semangat nasionalisme. Jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga yang membentuk karakter, menjadikan kalian pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi, sehingga mampu membanggakan keluarga, masyarakat, dan Kota Jambi,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan rasa bangganya kepada seluruh anggota Paskibraka Kota Jambi yang telah melewati serangkaian seleksi ketat, mulai dari tahapan administrasi, latihan fisik, hingga pembinaan mental secara intensif.

“Sebagai satu kesatuan, kalian adalah sebuah tim. Bangunlah komunikasi yang baik antaranggota, saling percaya, saling mengingatkan, dan saling mendukung, karena kekompakan adalah fondasi dari setiap kesuksesan. Tunjukkan bahwa kalian adalah tim yang solid dan tak terpisahkan,” pesan Maulana.

Ia menambahkan keyakinannya bahwa dengan fisik dan mental yang telah ditempa, para anggota Paskibraka akan mampu menjalankan tugas mulia pada peringatan Hari Kemerdekaan nanti dengan sukses dan penuh kebanggaan.

“Saya yakin dan percaya dengan fisik dan mental yang telah ditempah mereka dapat sukses melakukan tugasnya di hari kemerdekaan nanti,” lanjutnya.

Maulana berpesan agar para anggota Paskibraka Kota Jambi dapat menjadi duta muda yang mencintai tanah air dan berakhlak mulia.

“Ini adalah pesan moral yang saya sampaikan kepada seluruh anggota Paskibraka,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa momen baris-berbaris dan pengibaran bendera bukan sekadar rangkaian gerakan, tetapi sebuah proses yang sarat makna, karena setiap langkah merepresentasikan perjuangan para pahlawan.

“Setiap kibaran bendera adalah lambang kedaulatan bangsa. Hayati setiap momen itu, dan jadikan sebagai kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, tugas sebagai anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

“Betapa bangganya ayahanda dan ibunda kalian saat melihat putra-putrinya melangkah dengan tegap mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Tunjukkan kepada seluruh rakyat Kota Jambi bahwa kalian mampu melaksanakan tugas ini dengan sempurna, karena seluruh masyarakat Kota Jambi akan menyaksikannya, baik secara langsung maupun melalui berbagai platform media sosial,” tutur Wali Kota Maulana.

Turut hadir dalam acara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda Kota Jambi H. A.Ridwan, beserta jajaran di lingkungan Pemkot Jambi, Instruktur dan Pelatih, para Duta Purna Paskibraka Indonesia, serta orang tua/wali anggota Paskibraka yang dikukuhkan.(*)




Wali dan Wakil Wali Kota Jambi Hadiri Paripurna Mendengar Pidato Presiden Dalam Rangka HUT Ke-80 Kemerdekaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Jambi dengan agenda mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 pada sidang bersama MPR, DPR dan DPD RI yang berlangsung di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (16/8/2025).

Paripurna berlangsung di ruang Swarna Bhumi Gedung DPRD Kota Jambi yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, didampingi Wakil Ketua I M Yasir, Wakil Ketua II Jefrizen, serta Wakil Ketua III Naim.

Usai dibuka secara resmi oleh ketua DPRD kota Jambi, paripurna DPRD kota Jambi dilanjutkan dengan mengikuti Sidang MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.

Mengawali pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo menyampaikan kilas balik pencapaian dari seluruh pemimpin Republik Indonesia terdahulu.

Dimulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, B. J. Habibie, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo.

“Seluruh Presiden sebelum saya bersama Pemerintah yang mereka pimpin telah berusaha mewujudkan Indonesia yang lebih dekat dengan cita-cita kemerdekaan kita yaitu negara merdeka, berdaulat, adil dan makmur yang tercantum pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujarnya.

“Tujuan kita merdeka adalah untuk merdeka dari kemiskinan, kelaparan dan penderitaan. Negara kita harus bisa berdiri dikaki kita sendiri, harus berdaulat secara ekonomi dan mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, karena negara kita diberikan karunia dengan terbentangnya sumber daya alam yang melimpah. Serta ini turut menjadi tantangan bagaimana kita mengelola kekayaan alam kita agar cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia dapat terwujud dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam laporan kinerja Pemerintah yang dirinya pimpin bersama Wakil Presiden Gibran, Prabowo mengatakan ekonomi RI tetap tumbuh sebesar 5,12 persen meskipun perekonomian global terguncang karena dipicu kebijakan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat.

“Di tengah perang dagang, perang tarif, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 5,12 persen dan pakar meyakini ini akan terus mengalami peningkatan di saat yang akan datang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah membangun sistem program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tujuh bulan ini yang telah meyasar ke 20 juta orang.

Dan ini sekaligus merupakan intervensi Pemerintah dalam memperbaiki gizi bagi anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Negara Brasil butuh belasan tahun untuk capai 40 juta makan gratis. Sedangkan kita harus akui, negara kita punya kemampuan, bila ada kehendak, banyak yang bisa kita kerjakan bersama untuk mencapai target 82 juta anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui menikmati program Makan Bergizi Gratis,” ucap Prabowo.

Kepala Negara juga mengungkap berbagai program, seperti ketahanan pangan untuk kesejahteraan petani, penanggulangan kemiskinan melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan memastikan setiap program Pemerintah untuk masyarakat miskin tepat sasaran.

Kemudian dalam memutus rantai kemiskinan, melalui pendidikan pemerintah membentuk Sekolah Rakyat dan sekolah-sekolah unggulan untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang sains yang dinamakan Sekolah Unggul Garuda.

“Dalam bidang Kesehatan pemerintah telah membangun sistem Kesehatan yang lebih adil dan merata melalui pengecekan kesehatan gratis yang saat ini telah dimanfaatkan lebih dari 18 juta warga Indonesia. Serta peningkatan layanan kesehatan di 66 Rumah Sakit tersebar di 66 Kabupaten/Kota. Serta mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur sebagai pusat layanan medis Internasional,”kata Presiden.

“Saya percaya dengan kita bersatu dan bergotong royong kita bisa mencapai demokrasi yang sesuai dengan budaya kita, insyaAllah Indonesia akan semakin kuat dan rakyat akan Sejahtera. Sesuai dengan tema tahun ini ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam pidatonya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya, Presiden menegaskan bahwa arsitektur APBN 2026 merupakan wujud implementasi visi dan misi bersama untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.

“Kita akan memperkuat sektor ketahanan pangan, energi, ekonomi, dan pertahanan. Seluruh sumber daya alam harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh penekanan.

Ia juga memaparkan delapan agenda prioritas pemerintah yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, mulai dari penguatan ketahanan pangan hingga percepatan investasi.

“Kedelapan agenda prioritas tersebut meliputi: ketahanan pangan, ketahanan energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan perekonomian rakyat, pertahanan rakyat semesta, serta percepatan investasi,” jelasnya.

Presiden Prabowo juga menyebut, secara keseluruhan pada tahun 2026 anggaran Rp164,4 triliun akan dialokasikan untuk penguatan ketahanan pangan nasional. Sedangkan, untuk ketahanan energi dialokasikan senilai Rp402,4 triliun.

“Sedangkan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan sebesar Rp335 triliun, diikuti dengan anggaran pendidikan dan program kesehatan dengan nilai masing-masing Rp757,8 triliun dan Rp224 triliun,” sebutnya.

Dalam pidatonya itu, Presiden juga mengungkap target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 mencapai 5,4 persen, lebih tinggi dibandingkan target yang dimuat dalam APBN 2025 sebesar 5,2 persen.

“Target tersebut dapat dicapai dengan pengelolaan fiskal yang sehat, transformasi ekonomi yang efektif, serta peningkatan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program prioritas yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan, program-program tersebut telah sejalan dan diselaraskan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Jambi.

“Yang pertama, ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat, Alhamdulillah di Kota Jambi sudah berjalan. Kemudian, program pro rakyat lainnya seperti Koperasi Merah Putih juga turut kami jalankan dan sukseskan,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, banyak program Pemkot Jambi yang telah berjalan dan selaras dengan amanat Presiden dalam pidato kenegaraannya.

“Seperti jaminan kesehatan, kita telah meng-cover seluruh masyarakat Kota Jambi untuk mendapatkan BPJS Kesehatan. Kemudian, kelompok rentan, pekerja harian lepas, para Ketua RT, dan petugas keagamaan sudah kami masukkan dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Di bidang pendidikan, kita juga telah memberikan beasiswa kepada 2.000 siswa-siswi. Semua ini sangat linear dengan program Bapak Presiden Prabowo,” jelasnya.

Maulana menyampaikan, dengan telah disampaikannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, selanjutnya Pemerintah Kota Jambi tinggal menunggu Nota Keuangan untuk kemudian diselaraskan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

“Pada prinsipnya, prioritas pembangunan tetap difokuskan pada bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta jaminan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mendukung penuh berbagai program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, yang selaras dengan tema HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Semangat kemerdekaan inilah yang menjadi energi kita untuk terus membangun Kota Jambi yang bahagia dan sejahtera,” pungkasnya.

Hadir pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Jambi dengan agenda mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia itu, unsur Forkopimda lingkup kota Jambi, Anggota DPRD Kota Jambi, Sekda Kota Jambi, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag Setda, Camat, Lurah se-kota Jambi, perwakilan Instansi Vertikal, Partai Politik, Forum Ketua RT, Lembaga, Ormas, serta tamu undangan lainnya.(*)




Gubernur Jambi dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Provinsi Jambi Tahun 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengukuhkan 54 Anggota Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Provinsi Jambi Tahun 2025, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at (15/08/2025) malam.

Sebanyak 54 pelajar terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi terpilih menjadi anggota Paskibraka tahun ini, setelah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan intensif. Mereka akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, 17 Agustus mendatang.

Pengukuhan anggota Paskibraka Provinsi Jambi diawali dengan prosesi penuh makna, dimulai dengan pengucapan Ikrar Putra Indonesia. Seluruh anggota Paskibraka diwakili oleh pemimpin upacara kemudian mencium bendera merah putih sebagai simbol kesetiaan dan cinta tanah air.
Acara dilanjutkan dengan pemasangan ikat pinggang dari kain atau kendit, serta penyematan lencana sebagai tanda resmi pengukuhan mereka oleh Gubernur Jambi Al Haris

Usai pengukuhan Gubernur Al Haris dahadapan rekan menyampaikan bahwa baru saja adik-adik Peserta Paskibraka dikukuhkan, disaksikan oleh seluruh orang tua peserta, forkompimda Provinsi Jambi dan para OPD terkait. “Pengukuhan ini memiliki makna dan arti yang sangat mendalam bagi seluruh peserta Paskibraka Provinsi Jambi, yaitu sebagai ikrar dan kebulatan tekad bahwa adik-adik akan siap dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk mengemban tugas yang amat berat tetapi mulia, sebagai Pasukan Pengibar dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada Peringatan Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2025,” ucap Gubernur Al Haris.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada semua tim yang terlibat dalam pembinaan dan pelatihan Paskibraka, baik panitia, pembina, pelatih, maupun peserta Paskibraka, yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka Provinsi Jambi dengan baik, berdedikasi tinggi mempersiapkan Paskibraka, baik melalui pelatihan fisik, pembinaan mental, pengetahuan maupun spiritual untuk melaksanakan pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada Upacara peringatan Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2025.

Saya juga mengapresiasi seluruh (54 orang) peserta Paskibraka, siswa-siswi terbaik dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Apresiasi juga saya sampaikan bagi para orang tua/wali siswa dan siswi yang telah berbesar hati mengikhlaskan anak-anaknya untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang kompetitif dan pelatihan yang membutuhkan waktu cukup lama,” lanjutnya.

Gubernur Al Haris juga beripesan kepada seluruh anggota paskibraka berkaitan dengan tugas pelaksanan pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka dalam Peringatan Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Jambi. “Saya menyampaikan pesan sebagai berikut Pertama, Adik-adik peserta Paskibraka persiapkan diri sebaik-baiknya untuk bertugas, baik fisik maupun mental.
Kedua, jaga kesehatan dan istirahat yang cukup,” pesan Gubernur AlHaris.

“Selamat bertugas bagi peserta Paskibraka Provinsi Jambi Tahun 2025, semoga lancar dari awal hingga akhir nanti dan berikan yang terbaik untuk daerah dan negara tercinta. Letakkanlah apa yang kalian alami selama digembleng untuk mengemban tugas pada tanggal 17 Agustus 2025, sebagai bagian proses meraih cita-cita kalian. Tidak ada jalan mudah untuk mencapai cita-cita besar.

Oleh karena itu, apa yang telah kalian laksanakan, digembleng, dilatih, dan diuji, merupakan pengalaman yang amat berharga, itu juga bagian dari upaya kalian untuk menggapai cita-cita besar,” pungkas Gubernur Al Haris. (*)




Di Balaikota, Polresta Jambi Bersama Bulog, Gelar GPM, Tekan Inflasi dan Salurkan 5 Ton Beras SPHP Bersama Bulog

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Mewakili Wali Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A. Ridwan, M.Si., bersama Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar beserta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, menghadiri kegiatan Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Polresta Jambi bersama Perum Bulog Cabang Jambi, yang berlangsung di lapangan utama Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (14/8/2025).

Program Gerakan Pangan Murah ini diluncurkan secara serentak di seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia bekerja sama dengan Perum Bulog.

Secara nasional, kegiatan ini diikuti 36 Kepolisian Daerah (Polda) beserta jajaran Polres hingga Polsek, yang tersebar di 1.552 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Terhubung melalui virtual, dipusatkan di Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta, launching GPM ini dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Pangan Nasional RI Arief Prasetyo Adi, serta Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Usai melaksanakan giat itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar mengatakan, khusus di Kota Jambi, Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Polresta Jambi bersama Bulog dengan menyediakan 5 ton beras SPHP.

“Ini adalah program Pemerintah melalui Perum Bulog yang mekanisme penjualannya, 1 KTP hanya boleh 5 kilogram beras, dan satu KK hanya boleh 10 kilogram beras untuk disalurkan ke masyarakat dengan harga yang lebih rendah dari HET,” ujar Kapolresta.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini yang dinilainya sejalan dengan upaya Pemerintah dalam menekan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

“Kami, sebagai bagian dari Pemerintah, tentu sangat mendorong agar kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkesinambungan. Langkah ini terbukti membantu masyarakat, khususnya kelompok yang kurang mampu,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, turut menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, program ini memberi kontribusi signifikan dalam mengendalikan laju inflasi daerah, terutama dari sektor pangan seperti beras.

“Kegiatan ini tidak hanya menyediakan beras, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya, termasuk gas elpiji 3 kilogram. Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.

Ridwan menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus mendukung penuh upaya seperti ini agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu-isu terkait kenaikan harga maupun kelangkaan bahan pokok dan gas elpiji.

“Seluruh penjualan di sini mengikuti harga eceran tertinggi (HET). Alhamdulillah, berkat sinergi berbagai pihak, penanganan inflasi di Kota Jambi dapat berjalan optimal, dan angkanya pun tetap terkendali,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan peninjauan langsung ke stand penjualan beras dan gas elpiji 3 kilogram yang berlokasi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis penjualan beras perdana kepada masyarakat.

Melalui kegiatan yang digelar Polresta ini, diharapkan masyarakat Kota Jambi dapat lebih mudah memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga daya beli warga tetap terjaga dan stabilitas harga pangan di pasaran dapat dipertahankan.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, dalam launching secara virtual tersebut, Ketua Pelaksana, Irjen Pol Edi Purbo, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyediakan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Selain itu, program ini juga bertujuan menstabilkan harga kebutuhan pokok serta menunjukkan kehadiran nyata pemerintah dan aparat negara dalam melindungi daya beli masyarakat.

“Selama tujuh hari terakhir, Satgas Gerakan Pangan Murah Polri telah menyalurkan beras SPHP Bulog sebanyak 5.706 ton. Hari ini, secara serentak akan disalurkan lagi sebanyak 2.424 ton, dan khusus di lokasi ini disiapkan 15 ton beras,” ungkap Edi.

Ia menambahkan, kegiatan Gerakan Pangan Murah tidak berhenti pada momentum ini saja.

Apabila kebutuhan masyarakat masih tinggi, Bulog akan kembali melakukan penyaluran sesuai dengan permintaan.

“Kegiatan ini tidak hanya menyediakan beras, tetapi juga bahan pokok lainnya, seperti gula, tepung terigu, dan minyak goreng, yang masing-masing disediakan sebanyak 2 ton,” jelasnya.(*)




Kereen! Wali Kota Jambi Paparkan Best Practice Kota Jambi ke Forum Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. Kali ini, Wali Kota Jambi itu hadir sebagai pembicara pada ASEAN Governors and Mayors Forum (AGMF) 2025 yang digelar di jantung Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 12-14 Agustus 2025.

Forum bergengsi yang mempertemukan para gubernur dan wali kota dari berbagai negara ASEAN ini menjadi ajang strategis untuk membahas masa depan kawasan dengan tema “Kota dan Kawasan Masa Depan ASEAN: Inklusivitas dan Keberlanjutan.” Ribuan peserta, mulai dari pemimpin daerah, pakar pembangunan, hingga organisasi internasional, hadir untuk saling bertukar gagasan, membangun jejaring, dan merumuskan langkah nyata menuju pembangunan perkotaan yang tangguh dan berkelanjutan.

Forum bergengsi ini diselenggarakan oleh Sekretariat AGMF yang dikelola United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), bersama dengan ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) dan Meeting of Governors/Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC).

Dengan mengusung tema “Kota dan Kawasan Masa Depan ASEAN: Inklusivitas dan Keberlanjutan”, Forum pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN ini, selain dihadiri Gubernur dan Wali Kota khususnya anggota United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), turut pula hadir Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto yang juga sekaligus menjadi pembicara kunci dalam forum tersebut.

AGMF 2025 diharapkan menjadi platform strategis kerja sama antar pimpinan daerah di kawasan ASEAN untuk memperkuat kolaborasi pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Pada forum strategis itu, Wali Kota Jambi mendapat kehormatan menjadi pembicara di dua sesi. Pertama ; Special Session ASEAN Cities as Cultural Gateways: Harnessing Diversity for Regional Transformation. Pada sesi ini, Wali Kota Maulana mengangkat event “Tumpah Ruah” yang digelar Pemerintah Kota Jambi dengan melibatkan komunitas pemuda sebagai penggerak yang telah sukses besar dan memberi effect ekonomi yang luas kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sebuah agenda yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua, Pasar, Jambi, sebagai denyut nadi perekonomian pada masanya. Melalui Festival Tumpah Ruah ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah didalamnya,” ujar Wali Kota Maulana dalam sesi presentasi forum AGMF, Rabu (13/8/2025).

“Alhamdulilah, kegiatan Tumpah Ruah tersebut sukses besar yang berdampak pada peningkatan kunjungan, serta memberikan effect ekonomi yang luas kepada masyarakat, khususnya pada sektor UMKM atau Ekonomi Kreatif,” lanjut Maulana dalam paparannya.

Sementara pada sesi kedua ; yaitu Learning and Knowledge Sharing, Wali Kota Jambi itu mengangkat best practice kota dengan pengelolaan sampah yang baik, manajemen sampah dengan memberdayakan masyarakat melalui program Kampung Bahagia. Wali Kota Maulana menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam penanganan sampah yang komprehensif dari hulu ke hilir.

“Melalui program Kampung Bahagia, kami mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola sampah dengan sistem siklus tertutup. Sampah tidak lagi dibuang sembarangan ke TPS-TPS liar, tetapi dikumpulkan secara terpadu berbasis komunitas, lalu dipilah di TPS3R dengan menerapkan prinsip Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Dengan pola ini, hanya residu yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan yang diangkut ke TPA Talanggulo, sehingga tidak membebani kapasitas Sanitary Landfill,” ungkapnya.

“Di TPA Talanggulo, sampah diolah melalui konsep circular economy yang menjadikan sampah bernilai ekonomi. Dengan didaur ulang menjadi produk bernilai tambah seperti briket, RDF, magot, dan pupuk,” tambah Maulana.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang sangat besar manfaatnya bagi kemajuan suatu daerah. Ia menegaskan, program pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat seperti Kampung Bahagia layak menjadi salah satu best practice dalam memperkuat pembangunan perkotaan berkelanjutan. Program ini mengedepankan kolaborasi multipihak dan penanganan sampah secara komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.

“Mudah-mudahan, upaya ini dapat berjalan sesuai harapan para pemimpin daerah se-ASEAN, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Paparan Wali Kota Jambi dalam dua sesi diskusi panel tersebut berhasil mencuri perhatian dan menuai apresiasi tinggi dari para peserta yang tergabung dalam UCLG ASPAC. Antusiasme tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program Kota Jambi Bahagia tidak hanya relevan dan sejalan dengan kebutuhan pembangunan di tingkat daerah, tetapi juga selaras dengan agenda global untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

AGMF Tahun 2025 yang dirangkai dengan berbagai kegiatan ini dibuka oleh Menteri Departemen Perdana Menteri Malaysia Dr. Zahila binti Mustafa dalam sebuah jamuan dengan tema Kenduri the Park yang berlangsung di Perdana Botanical Garden Kuala Lumpur.

Dalam acara itu Wali Kota Jambi juga berkesempatan mempromosikan potensi Kota Jambi dengan memberikan cinderamata khas Jambi kepada Wali Kota Kuala Lumpur dan Sekjen UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi.

Selama tiga hari berada di Kuala Lumpur, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengikuti berbagai agenda penting. Selain menjadi pembicara dan mengikuti serangkaian sesi formil lainnya, Wali Kota Maulana juga memanfaatkan forum itu untuk menjalin komunikasi dengan para pemimpin kota dari negara-negara anggota ASEAN untuk membicarakan peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota Maulana juga berkesempatan melakukan visitasi ke TPA Bukit Tagar, kawasan TPA Sanitary Landfill seluas 1700 hektare. TPA ini didukung dengan instalasi Waste to Energy gas metan yang menghasilkan listrik 12 MW.

Kehadiran langsung Wali Kota Jambi dalam forum prestisius itu menjadi bukti nyata komitmen Kota Jambi untuk berperan aktif di kancah global. Partisipasi ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam menyelaraskan kebijakan dan program daerah dengan agenda pembangunan berkelanjutan dunia, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang bermanfaat bagi kemajuan kota.

“Kami datang bukan sekedar untuk menghadiri forum, tetapi untuk menunjukkan komitmen Kota Jambi bersama-sama kota-kota besar dunia dalam menghadapi tantangan global. Melalui kesempatan ini, kami menjalin jejaring, bertukar pengetahuan, dan membawa pulang inspirasi serta best practice yang dapat kami terapkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” sebut Wali Kota Jambi itu.

Untuk diketahui, forum berskala internasional yang diikuti oleh kurang lebih 8.000 peserta ini mengusung gagasan global dengan fokus pembahasan pada empat pilar utama.

Pertama, climate resilient cities, yang menitikberatkan pada adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim, termasuk solusi inovatif seperti pendekatan berbasis alam untuk merespons banjir dan krisis iklim.

Kedua, healthy and caring cities, yang mendorong pembangunan kota inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Ketiga, digital transformation and innovation, yang membahas percepatan transformasi digital dalam tata kelola kota, layanan publik, dan pengembangan inovasi teknologi perkotaan.

Keempat, collaborative pathways to sustainability, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui kebijakan dan strategi kolektif.

Melalui forum ini, diharapkan para peserta, mulai dari pemerintah kota, pakar teknis, hingga mitra regional, dapat menghasilkan wawasan yang aplikatif dan dapat ditindaklanjuti. Hasil yang diharapkan meliputi: penguatan pembelajaran dan kerja sama antarkota; terdokumentasinya praktik-praktik baik dan pengalaman sukses; lahirnya gagasan untuk kerja sama di masa depan; peningkatan pemahaman terhadap pendekatan terpadu; serta bertambahnya komitmen untuk mengimplementasikan agenda global pada tingkat lokal, khususnya dalam pengelolaan sampah terpadu.(*)




BPPRD Kota Jambi: Pajak Hiburan Kota Jambi 2025 Tembus Rp10,7 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi mencatat penerimaan pajak hiburan hingga 11 Agustus 2025 mencapai Rp10,7 miliar.

Meskipun angka ini menunjukkan peningkatan, beberapa sektor hiburan seperti bioskop dan karaoke masih menghadapi penurunan signifikan.

Kepala Bidang Pengembangan dan Evaluasi BPPRD Kota Jambi, Eqitrya Nofari, S.STP, M.H., menyampaikan bahwa penerimaan terbesar berasal dari bioskop, konser musik, dan spa.

Namun, tren penurunan tetap terjadi khususnya di sektor bioskop dan karaoke.

“Pajak untuk bar dan karaoke saat ini sebesar 40 persen, sementara nilai minimal yang diatur adalah 70 persen,” jelas Eqitrya, Rabu (13/8/2025).

“Sedangkan pajak bioskop saat ini hanya 10 persen, turun dari ketentuan sebelumnya,” sambungnya.

Selain itu, pajak parkir juga mengalami penurunan tajam.

“Dulu pajak parkir bisa menyumbang hingga 25 persen, sekarang tinggal sekitar 10 persen,” tambahnya.

Penurunan ini diduga disebabkan oleh menurunnya aktivitas dan kunjungan masyarakat ke tempat hiburan.

Banyak wajib pajak melaporkan penurunan pengunjung sehingga berdampak pada omzet dan pajak yang disetorkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPPRD Kota Jambi terus meningkatkan kesadaran pajak serta melakukan pengawasan intensif agar sektor hiburan tetap memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan asli daerah.(*)




Stiker dan Wheeldop, Gaya Modif Fazzio Hybrid yang Makin Tren di Kalangan Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Tren modifikasi motor terus mengalami evolusi, dan kini makin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z yang menyukai kebebasan berekspresi.

Yamaha Fazzio Hybrid menjadi salah satu skutik yang paling sering dipilih untuk dikreasikan karena desainnya yang fleksibel dan mendukung gaya hidup aktif.

Tak seperti dulu, modifikasi motor kini tak selalu identik dengan ubahan besar-besaran. Cukup dengan sentuhan ringan seperti stiker decal bertema personal, skutik bisa tampil lebih unik dan berkarakter.

Hal inilah yang dilakukan Sarif, pemuda asal Yogyakarta, yang memodifikasi Fazzio Hybrid miliknya dengan tema mikroorganisme.

“Desain Fazzio sudah menarik dari awal, jadi saya hanya menambahkan stiker acak dengan inspirasi dari bentuk-bentuk mikroorganisme. Hasilnya jadi lebih personal tapi tetap stylish, dan yang penting biayanya juga terjangkau,” ungkap Sarif.

Dengan warna dasar Sage Green yang soft dan elegan, Fazzio milik Sarif tampil menonjol di jalanan tanpa harus mengorbankan fungsionalitas.

Tak hanya itu, Sarif juga menambahkan velg model wheeldop yang menegaskan kesan klasik modern, serta rak tambahan di belakang motor untuk meningkatkan daya angkut barang harian.

Menariknya, seluruh proses modifikasi dilakukan sendiri oleh Sarif dalam waktu kurang dari satu minggu.

Mulai dari pengecatan bodi kasar, pemasangan stiker, hingga instalasi aksesoris tambahan dilakukan secara mandiri, menunjukkan bahwa modifikasi tak harus mahal atau rumit.

Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, menjelaskan bahwa Fazzio Hybrid memang dirancang sebagai “white canvas” bagi anak muda yang ingin mengekspresikan diri.

“Fazzio Hybrid adalah bagian dari Classy Yamaha Series yang memang ditujukan untuk pengguna muda. Fitur-fitur seperti mesin Blue Core Hybrid 125cc, Smart Key System, dan desain yang timeless menjadikan motor ini mudah dimodifikasi dan sesuai dengan karakter setiap pengendaranya,” jelas Rifki.

Modifikasi ringan ini sekaligus membuktikan bahwa Yamaha Fazzio bukan hanya skutik bergaya retro modern, tetapi juga sangat fungsional dan fleksibel.

Tak heran jika skutik ini semakin digemari oleh pengguna muda di berbagai kota, termasuk Jambi.(*)




Sekolah Rakyat Kota Jambi Masuki MPLS, Beberapa Siswa Mengundurkan Diri, Ini Penjelasan Kadinsos Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekolah Rakyat di Kota Jambi saat ini sedang memasuki masa pengenalan lingkungan (MPLS) atau tahap adaptasi bagi para peserta didik.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyebut bahwa tidak semua anak langsung siap menjalani kehidupan di lingkungan asrama yang penuh aturan dan kedisiplinan.

Menurut Yunita, dari total target 99 siswa, sempat ada beberapa anak yang mengundurkan diri pada awal proses karena merasa tidak siap dengan suasana asrama.

Namun pihak sekolah segera melakukan penggantian agar jumlah siswa tetap terpenuhi.

“Kemarin ada tiga anak yang mengundurkan diri, tetapi langsung kita ganti. Rata-rata mereka tidak siap hidup di asrama dengan segala aturan dan kedisiplinannya,” jelas Yunita, Rabu (13/8).

Yunita juga mengungkapkan bahwa ada salah satu anak yang merasa kecewa karena sebelumnya dijanjikan akan diberikan telepon genggam jika mau ikut, namun janji tersebut tidak terpenuhi.

Dugaan tersebut mengarah pada harapan dari pihak orang tua.

“Namun yang lebih dominan sebenarnya adalah ketidaksiapan anak-anak untuk masuk dalam lingkungan yang baru dan tertib seperti asrama,” tambahnya.

Tahapan MPLS di Sekolah Rakyat akan berlangsung lebih lama dibandingkan sekolah reguler, karena pendekatan psikososial dan pembentukan rasa aman menjadi prioritas awal sebelum masuk ke proses belajar yang utuh.

“Anak-anak ini harus merasa nyaman dulu. Sekarang sudah mulai masuk ke proses belajar, meskipun pelan-pelan,” kata Yunita.

Sementara itu, salah satu kendala yang sempat muncul adalah kekurangan tenaga pengajar untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, setelah guru sebelumnya mengundurkan diri karena alasan jarak.

Namun, kekosongan tersebut kini ditutupi oleh kepala sekolah yang memiliki latar belakang sebagai guru Bahasa Inggris.

Saat ini, Sekolah Rakyat Kota Jambi memiliki sekitar 6 tenaga pengajar dan hanya menggunakan dua ruang kelas untuk menampung 99 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok besar.(*)




Pelindo Masuk Fortune 500 Asia Tenggara 2025, Ini Strategi Bisnisnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam daftar Fortune 500 Southeast Asia (FSEA500) 2025.

Daftar bergengsi ini memuat 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan data tahun fiskal yang berakhir 31 Desember 2024.

Pelindo menempati posisi ke-4 untuk kategori industri pelayaran (shipping industry) dan berada di peringkat ke-157 secara keseluruhan dari seluruh perusahaan di Asia Tenggara.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk validasi atas konsistensi perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnisnya melalui strategi jangka panjang yang terukur.

“Transformasi layanan, pengembangan SDM, dan sinergi maritim menjadi pilar utama kami dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Ali dalam keterangan resmi.

Dalam mendukung ekspansi bisnis dan konektivitas logistik nasional, Pelindo tengah menggarap sejumlah proyek strategis seperti pengembangan ekosistem Pelabuhan Kalibaru, kawasan industri JIIPE, Terminal Kijing, dan pengoperasian Makassar New Port.

Di sisi pelayanan, pada Mei 2024 lalu, Pelindo meluncurkan Customer Care Pelindo 102, sebuah platform layanan terintegrasi untuk mempermudah pengguna jasa dalam mendapatkan informasi dan menyampaikan keluhan.

Sepanjang 2024, kinerja operasional Pelindo menunjukkan tren positif. Arus peti kemas mencapai 18,8 juta TEUs atau tumbuh 7% dari tahun sebelumnya. Arus barang meningkat 18% menjadi 201 juta ton.

Sementara itu, pergerakan kapal naik 11% menjadi 1,4 miliar GT dan arus penumpang tumbuh 8% mencapai 19,4 juta orang.

“Kami optimistis mempertahankan pertumbuhan ini melalui peningkatan layanan, integrasi sistem logistik, serta kerja sama strategis antarpelabuhan,” tutup Ali.(*)