Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Karowabprof Divpropam Polri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Karowabprof Divpropam Polri,  Brigjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa sidang kode etik terhadap tujuh anggota Brimob yang menjadi tersangka dalam sebuah kasus akan digelar pada hari Rabu, 3 September 2025 pekan ini.

Ketujuh anggota Brimob tersebut sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan intensif oleh Divisi Propam, baik dari sisi kedinasan maupun kelengkapan administrasi.

Mereka juga telah diverifikasi langsung oleh tim pengawas eksternal yang diberikan akses penuh untuk mengecek identitas, termasuk Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

“Hari Rabu sudah dijadwalkan sidang kode etik. Kami pastikan semua berjalan transparan dan menghormati hak asasi setiap anggota,” ujar Brigjen Agus di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Daftar Tujuh Anggota Brimob yang Akan Disidang:

  1. Aipda M. Rohyani

  2. Briptu Danang

  3. Briptu Mardin

  4. Baraka Jana Edi

  5. Baraka Yohanes David

  6. Bripka Rohmat

  7. Kompol Cosmas K. Gae

Agus menegaskan bahwa proses sidang etik ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga integritas dan profesionalitas anggota, serta sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“Kita bergerak apa adanya. Ini adalah anggota kita, tapi semua tetap tunduk pada kode etik profesi,” tambahnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa sidang akan diikuti oleh pengawasan ketat dari unsur eksternal dan internal, untuk memastikan keadilan dan keterbukaan selama proses berlangsung.

Untuk diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.(*)




Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis, Kadiv Propam Pastikan 7 Tersangka Adalah Anggota Brimob, Ini Daftarnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Karowabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, memastikan bahwa tujuh tersangka yang kini tengah menjalani pemeriksaan adalah anggota aktif dari satuan Brimob.

Penegasan ini diberikan untuk menjawab keraguan publik terkait status keanggotaan para tersangka.

Menurut Kadiv Propam, tim pengawas internal dan eksternal telah diberikan akses penuh untuk melakukan verifikasi terhadap identitas mereka, termasuk pemeriksaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

“Apakah ketujuh itu anggota Brimob atau bukan, karena diragukan yang berkembang, maka kami lakukan pengecekan. Kami berikan akses penuh untuk tim pengawas eksternal. Tim sudah langsung melihat, menanyakan, dan memeriksa KTA para tersangka,” tegas Agus dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Daftar Tujuh Anggota Brimob yang Diperiksa:

  1. Aipda M. Rohyani

  2. Briptu Danang

  3. Briptu Mardin

  4. Baraka Jana Edi

  5. Baraka Yohanes David

  6. Bripka Rohmat

  7. Kompol Cosmas K. Gae

Kadiv Propam menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dengan menghormati hak asasi manusia (HAM). Sidang etik atas ketujuh anggota tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan hari Rabu mendatang.

“Kami bergerak sesuai aturan dan prosedur. Ini adalah anggota kita, tetapi semua orang juga punya hak asasi yang harus dihormati,” ujar Brigjen Agus.

Pihaknya juga memastikan bahwa pengawasan dilakukan ketat dan transparan oleh tim pengawas eksternal dan internal, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Untuk diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.(*)




Pendaki Wajib Tahu, Ini Daftar Jalur Pendakian Gunung Berdasarkan Risiko dari Kemenhut, Gunung Kerinci Nomor Berapa?

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menerbitkan pemeringkatan jalur pendakian gunung di Indonesia berdasarkan tingkat risiko.

Sebanyak 81 jalur pendakian dari seluruh Indonesia diklasifikasikan dalam lima kategori risiko dari Grade I hingga Grade V.

Tujuan pemeringkatan ini adalah memberikan panduan bagi pendaki, terutama pemula, agar lebih memahami tingkat kesulitan dan risiko dari masing-masing jalur sebelum melakukan pendakian.

“Pemeringkatan ini diharapkan membantu masyarakat dan pendaki memilih jalur yang sesuai dengan kemampuan mereka,” tulis Kemenhut dalam dokumen resmi Grading Jalur Pendakian Gunung di Indonesia.

Kategori Pemeringkatan Jalur Pendakian

  • Grade I – II: Jalur dengan tingkat risiko rendah hingga sedang. Cocok untuk pendaki pemula atau mereka yang belum memiliki pengalaman mendaki.
  • Grade III: Jalur menengah yang memerlukan pengalaman dasar dan persiapan fisik yang cukup.
  • Grade IV – V: Jalur dengan risiko tinggi. Wajib menggunakan pemandu dan porter, serta hanya untuk pendaki berpengalaman yang sudah pernah mendaki jalur di level sebelumnya.

Beberapa jalur terkenal yang termasuk dalam Grade I-II antara lain:

  • Gunung Bromo (Jawa Timur),
  • Gunung Ijen (Jawa Timur),
  • Gunung Batur (Bali),
  • Gunung Tambora (NTB),
  • Gunung Kelimutu (NTT).

Sementara itu, jalur ekstrem seperti Gunung Leuser, Carstensz Pyramid, dan Gunung Trikora diklasifikasikan sebagai Grade V karena medan yang sangat sulit dan berisiko tinggi.

Fungsi Panduan Pemeringkatan

  • Meningkatkan keselamatan pendaki, terutama pemula.
  • Mendorong konservasi kawasan gunung melalui edukasi risiko.
  • Menstandarkan pengelolaan jalur pendakian oleh Taman Nasional, Taman Wisata Alam, dan pengelola daerah.

Berikut daftar jalur pendakian pada masing-masing grade, dikutip dari dokumen Grading Jalur Pendakian Gunung di RI milik Kemenhut.

Grade I

  1. Danau Slank – Lembah Rahma, jalur Lingkungan Panaikang (Taman Wisata Alam Malino – Sulawesi Selatan)
  2. Lembah Ramma, jalur Lembanna (Taman Wisata Alam Malino – Sulawesi Selatan)
  3. Gunung Permisan/Bukit Nenek, jalur Desa Gudang (Taman Wisata Alam Gunung Permisan, Bangka Belitung)
  4. Gunung Bromo, jalur Pura-Puncak (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur)

Grade II

  1. Gunung Ijen, jalur Paltuding-Puncak (TWA Kawah Ijen, Jawa Timur)
  2. Gunung Kaba, jalur Sumber Urip (TWA Bukit Kaba, Bengkulu)
  3. Gunung Merapi, jalur Selo-Puncak (TN Gunung Merapi, DI Yogyakarta – Jawa Tengah)
  4. Gunung Ambang, jalur Liberia-Puncak (TWA Gunung Ambang, Sulawesi Utara)
  5. Gunung Bulubaria, jalur Dusun Pattiro-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  6. Bukit Kaba Puncak Hitam Bukit Hitam, jalur Air Sempiang (TWA Bukit Kaba, Bengkulu)
  7. Danau Tanralili dan Lembah Lohe, jalur Dusun Bawakaraeng (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  8. Gunung Tambora, jalur Piong via Jeep (TN Gunung Tambora, NTB)
  9. Gunung Tambora, jalur Doro Ncanga via Jeep (TN Gunung Tambora, NTB)
  10. Gunung Mambuliling – Gandang Dewata (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  11. Gunung Kelimutu, jalur Wologai (TN Kelimutu, NTT)
  12. Gunung Kelimutu, jalur Niowula (TN Kelimutu, NTT)
  13. Gunung Kelimutu, jalur Toba (TN Kelimutu, NTT)
  14. Gunung Papandayan, jalur Kawah-Pondok Selada (TWA Gunung Papandayan, Jawa Barat)
  15. Gunung Batur, jalur Batu Monjol/Serongga-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  16. Gunung Batur, jalur Tukad Gede/Toya Bungkah-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  17. Gunung Batur, jalur Purajati-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  18. Gunung Maras, jalur Dalil (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  19. Gunung Maras, jalur Muriyan (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  20. Gunung Maras, jalur Berbura (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  21. Gunung Lembah Gedong, 7 Summits Sembalun (TN Gunung Rinjani, NTB)
  22. Gunung Kondo, 7 Summits Sembalun (TN Gunung Rinjani, NTB)
  23. Gunung Tandikat, jalur Singgalang Ganting-Puncak (TWA Singgalang Tandikat, Sumatera Barat)
  24. Gunung Ambang, jalur Bongkudai (TWA Gunung Ambang, Sulawesi Utara)
  25. Gunung Bulusaraung, jalur Desa Tompobulu-Puncak (TN Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan)
  26. Gunung Batur, jalur Bukit Selat-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)

Grade III

  1. Gunung Ciremai, jalur Sadarehe-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  2. Gunung Ciremai, jalur Apuy-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  3. Gunung Ciremai, jalur Palutungan-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  4. Gunung Ciremai, jalur Linggasana-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  5. Gunung Ciremai, jalur Linggarjati-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  6. Gunung Merapi, jalur Sapuangin-Puncak (TN Gunung Merapi, DI Yogyakarta-Jawa Tengah)
  7. Gunung Bawakaraeng, jalur Lembanna-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  8. Gunung Bawakaraeng, jalur Tasosso-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  9. Gunung Bawakaeraeng, jalur Lingkungan Bulubalea-Puncak (TWA Malino)
  10. Gunung Tambora, jalur Pancasila-Puncak (TN Gunung Tambora, NTB)
  11. Gunung Tambora, jalur Kawinda To’i-Puncak (TN Gunung Tambora, NTB)
  12. Gunung Pangrango, jalur Cibodas-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  13. Gunung Gede, jalur Gunung Putri-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango)
  14. Gunung Gede, jalur Selabintana-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  15. Gunung Gede, jalur Cibodas-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  16. Gunung Halimun Salak, jalur Cidahu-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  17. Gunung Halimun Salak, jalur Cimalati-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  18. Gunung Halimun Salak, jalur Ajisaka-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  19. Gunung Halimun Salak, jalur Pasir Reungit-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  20. Gunung Kelimutu, jalur Ratebeke (TN Kelimutu, NTT)
  21. Gunung Merbabu, jalur Cuntel-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  22. Gunung Merbabu, jalur Suwanting-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  23. Gunung Merbabu, jalur Selo-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  24. Gunung Merbabu, jalur Thekelan-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  25. Gunung Merbabu, jalur Wekas-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  26. Gunung Nokilalaki, jalur Tongoa (TN Lore Lindu, Sulawesi Tengah)
  27. Gunung Masurai, jalur Sungai Lalang (TN Kerinci Seblat, Jambi)

Grade IV

  1. Gunung Argopuro, jalur Baderan-Puncak-Bermi (Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, Jawa Timur)
  2. Gunung Bukit Raya, jalur Rantau Malam-Puncak (TN Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat)
  3. Gunung Bukit Raya, jalur Tumbang Habangoi-Puncak (TN Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat)
  4. Gunung Gandang Dewata, jalur Rante Pongko-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  5. Gunung Gandang Dewata, jalur Paku-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  6. Gunung Gandang Dewata, jalur Rante Pongko-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  7. Gunung Semeru, jalur Ranupane-Puncak (TN Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur)
  8. Gunung Kerinci, jalur Camping Ground Bukit Botak Solok Selatan (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  9. Gunung Binaiya, jalur Piliana-Puncak (TN Manusela, Maluku)
  10. Gunung Binaiya, jalur Huwaulu-Puncak (TN Manusela, Maluku)
  11. Gunung Rinjani, jalur Sembalun-Puncak-Torean (TN Gunung Rinjani, NTB)
  12. Gunung Rinjani, jalur Torean-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  13. Gunung Rinjani, jalur Senaru-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  14. Gunung Rinjani, jalur Timbaluh-Puncak Sangar (TN Gunung Rinjani, NTB)
  15. Gunung Rinjani, jalur Air Berik-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  16.  Gunung Rinjani, jalur Tetebatu-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)

Grade V

  1. Gunung Leuser, jalur Blangkejeren (TN Gunung Leuser, DI Aceh)
  2.  Gunung Carstensz Pyramid, jalur Lembah Kuning-Puncak (TN Lorentz, Papua)
  3. Gunung Trikora, jalur Habema-Puncak (TN Lorentz, Papua)
  4. Gunung Tujuh Kerinci, jalur Pelompek (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  5. Gunung Kerinci, jalur Kersik Tuo (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  6. Gunung Singgalang, jalur Pandai Sikek-Puncak (TWA Singgalang Tandikat, Sumatera Barat)
  7. Gunung marapi, jalur Aie Angek-Puncak (TWA Gunung Marapi, Sumatera Barat)
  8. Gunung Kelam, jalur via ferrata segmen 1 (TWA Gunung Kelam, Kalimantan Barat)



Emas Antam Turun Awal September, Ini Harga per Gram Semua Ukuran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp 2.000 per gram pada awal pekan ini, Senin (1/9/2025).

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini dibanderol Rp 1.978.000 per gram, turun dari sebelumnya Rp 1.980.000 per gram.

Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 2.000 per gram.

Hari ini, harga buyback emas Antam berada di angka Rp 1.825.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.827.000 per gram.

Buyback adalah harga yang diterima oleh pemilik emas jika ingin menjual kembali emas batangan kepada Antam.

Perlu diketahui, harga tersebut berlaku di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, dan bisa berbeda di gerai lain di seluruh Indonesia.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%.

Namun, jika disertai NPWP, tarif pajaknya bisa lebih rendah, yaitu 0,25% sesuai PMK No. 38/2023. Setiap pembelian akan disertai bukti potong pajak.

Sementara itu, untuk transaksi buyback emas Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP, dan 3% untuk yang tidak memiliki NPWP.

Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai transaksi.

 Harga Emas Antam Hari Ini (1 September 2025)

  • 0,5 gram: Rp 1.039.000

  • 1 gram: Rp 1.978.000

  • 2 gram: Rp 3.896.000

  • 3 gram: Rp 5.819.000

  • 5 gram: Rp 9.665.000

  • 10 gram: Rp 19.275.000

  • 25 gram: Rp 48.062.000

  • 50 gram: Rp 96.045.000

  • 100 gram: Rp 192.012.000

  • 250 gram: Rp 479.765.000

  • 500 gram: Rp 959.320.000

  • 1.000 gram: Rp 1.918.600.000. (*)




Jambi Kirim 10 Taekwondoin ke PON Bela Diri 2025, Ini Targetnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jambi siap menurunkan sepuluh atlet terbaiknya dalam ajang PON Bela Diri 2025 yang akan digelar Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.

Dari sepuluh atlet tersebut, lima di antaranya diharapkan bisa menyumbang medali untuk kontingen Jambi.

Ketua Umum Pengprov TI Jambi, Irma, menyampaikan harapannya agar lima taekwondoin utama bisa tampil maksimal di arena nasional tersebut.

“Dari kesepuluh atlet yang kami siapkan, kami menargetkan setidaknya lima di antaranya bisa meraih medali di PON Bela Diri nanti,” ujar Irma, mantan taekwondoin Jambi era 1980-an.

Atlet andalan Jambi yang berpeluang menyumbangkan medali antara lain:

  • Putra: Bintang (U-54 kg), Marsel (U-68 kg), Hamzah (U-74 kg), Bima (U-58 kg)

  • Putri: Audia (U-53 kg), Junia (Over-73 kg)

Mereka dipilih berdasarkan hasil kejuaraan tingkat regional dan nasional sebelumnya, serta hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh pelatih Ilham.

Pengprov TI Jambi saat ini tengah melakukan tahap persiapan intensif, termasuk seleksi fisik dan tes kesehatan sebagai bagian dari proses akhir menuju penentuan tim inti.

“Kami menargetkan seluruh atlet yang terpilih bisa diberangkatkan ke PON, namun tentu kondisi kesehatan dan kebugaran tetap menjadi prioritas,” tambah Irma.

Tim terdiri dari lima atlet putra dan lima putri yang berasal dari berbagai klub taekwondo terbaik di Jambi.

Dengan formasi seimbang dan pengalaman bertanding, Pengprov TI Jambi optimis bisa membawa pulang medali dan mengharumkan nama daerah.

“Taekwondo Jambi punya sejarah prestasi yang baik. Kami akan berjuang semaksimal mungkin agar hasilnya bisa membanggakan Provinsi Jambi,” pungkas Irma.(*)




Tiga Direksi Baru Bank Jambi Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Al Haris

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris resmi melantik tiga direksi baru Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi dalam sebuah prosesi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin 1 September 2025.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, para kepala daerah se-Provinsi Jambi, dewan komisaris, serta jajaran direksi Bank Jambi.

Tiga direksi yang dilantik meliputi:

  • H. Achmad Nunung HS sebagai Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital,

  • Yufnizarman sebagai Direktur Kredit dan Syariah,

  • Zulfikar sebagai Direktur Operasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya pengelolaan profesional di tubuh Bank Jambi.

Ia meminta jajaran direksi baru untuk terus meningkatkan pelayanan dan ikut berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.

“Bank Jambi merupakan kebanggaan masyarakat Jambi. Maka dari itu, pengelolaannya harus berorientasi pada pelayanan publik dan penguatan perekonomian daerah,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pejabat dan direksi untuk melakukan terobosan yang mampu menghadapi persaingan ekonomi ke depan.

“Bank Jambi harus terus berbenah. Dibutuhkan sinergi dan inovasi dari seluruh jajaran untuk menjadikan bank ini lebih kompetitif,” tambahnya.

Tak hanya itu, Al Haris juga mendorong peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di lingkungan Bank Jambi agar siap menghadapi tantangan industri keuangan ke depan.

“Tingkatkan kapasitas SDM agar kita tidak tertinggal. Saya yakin, dengan dedikasi tinggi, Bank Jambi mampu menjadi lebih maju,” pungkasnya.(*)




Pasca Demo Anarkis di Jambi, Wali Kota Maulana Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengimbau seluruh masyarakat Kota Jambi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pasca terjadinya aksi demonstrasi yang berujung ricuh dan perusakan sejumlah fasilitas umum, termasuk kantor DPRD Provinsi Jambi.

Dalam pernyataannya, Maulana meminta para orang tua agar lebih memperhatikan keberadaan anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan keluarga di tengah situasi yang sedang memanas.

“Kami minta seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan. Jaga anak-anak kita, pastikan mereka tidak terlibat atau berada di luar rumah tanpa keperluan penting, terutama malam hari,” ujar Maulana.

Aksi unjuk rasa yang meluas ke berbagai daerah, termasuk di Jambi, dipicu oleh keputusan kontroversial terkait kenaikan tunjangan anggota DPR RI.

Tak hanya itu, sejumlah pernyataan dari anggota dewan yang dianggap menghina rakyat juga turut menyulut emosi masyarakat.

Di Jambi, unjuk rasa yang awalnya berjalan damai berubah menjadi anarkistis, dengan massa merusak fasilitas umum seperti pagar dan kaca gedung DPRD Provinsi.

Kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku perusakan.

Situasi semakin memanas usai kabar duka dari Jakarta, di mana seorang driver ojek online (ojol) dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis (rantis) saat terjadi aksi demonstrasi.

Kejadian ini menambah ketegangan di tengah masyarakat, yang semakin kritis terhadap respons aparat dan pemerintah.

Wali Kota Jambi pun menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban harus menjadi prioritas bersama.

Ia berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing.

“Kita semua tentu berhak menyampaikan aspirasi, tetapi harus dengan cara yang damai dan tidak merugikan orang lain. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari situasi yang tidak terkendali,” tegas Maulana.(*)




Pastikan Kondisi Kota Jambi Kondusif, Walikota Jambi Tinjau dan Monitoring Kawasan Tugu Keris Siginjai Sakti

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Tugu Keris Siginjai, Minggu (31/8).

Kunjungan ini dilakukan pasca terjadinya aksi demonstrasi anarkis yang sempat mengguncang wilayah Kota Jambi beberapa hari terakhir.

Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Maulana ingin memastikan secara langsung kondisi infrastruktur, fasilitas umum, serta keamanan kawasan Tugu Keris Siginjai, salah satu ikon Kota Jambi dalam kondisi aman.

“Kami ingin melihat secara langsung dan memastikan Tugu Keris sebaga8 simbol kebanggaan warga Jambi, harus dijaga,” ujar Maulana kepada awak media.

Maulana juga mengajak masyarakat agar, tidak,terporvokasi. Termasuk yang memiliki anak-anak dapat memberi tahu hal ini.

“Jangan keluar malam lagu, kita jaga kondusitifitas Kota Jambi,” kata dia.

Sekda Kota Jambi, A. Ridwan, yang turut mendampingi, menyatakan bahwa pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah berkoordinasi dengan aparat keamanan serta dinas terkait untuk menjaga ketertiban di lokasi strategis tersebut.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Kota Jambi beberapa hari lalu berubah menjadi anarkis.

Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.

Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai sesuai aturan hukum yang berlaku.(*)




Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Mundur dari DPR RI, PAN: Bentuk Tanggung Jawab Politik

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID –  Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, dan Surya Utama atau Uya Kuya, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota dewan.

Pengunduran diri ini diumumkan secara resmi oleh DPP PAN pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai upaya meredam situasi yang memanas di tengah masyarakat, menyusul kritik tajam terhadap perilaku kedua anggota dewan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Sehari sebelum pengumuman resmi, Eko Patrio telah mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam video itu, ia tampak didampingi oleh rekannya sesama anggota DPR dari PAN, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan,” ujar Eko dalam pernyataannya.

Hal serupa dilakukan oleh Uya Kuya. Ia juga mengunggah video permintaan maaf pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sebagai respons atas kritik publik terkait aksinya berjoget di dalam Gedung DPR RI, yang dilakukan tak lama setelah pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan.

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” ungkap Uya.

Menurut pernyataan resmi dari DPP PAN, pengunduran diri Eko Patrio dan Uya Kuya merupakan bentuk tanggung jawab politik sekaligus ikhtiar untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

“Kami menghargai keputusan yang diambil Eko dan Uya sebagai langkah yang bijak dan bertanggung jawab. Ini adalah bagian dari upaya PAN untuk menjaga integritas serta merespons aspirasi masyarakat,” ujar salah satu perwakilan DPP PAN.(*)




Kapolri Perintahkan Tembak Perusuh yang Terobos Markas Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberi instruksi tegas kepada jajaran kepolisian.

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan aparat kepolisian wajib menembak perusuh yang mencoba menerobos markas polisi. Instruksi ini disampaikan melalui video conference yang belakangan viral di media sosial.

nstruksi keras datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam sebuah video conference bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kapolri memerintahkan jajarannya untuk menembak perusuh yang berusaha masuk ke markas polisi maupun asrama kepolisian.

“Terapkan aturan itu. Kalau sampai masuk ke asrama, tembak itu,” ujar Kapolri dalam rekaman yang tersebar di media sosial X @pandai\besi\. Video tersebut segera viral dan menuai banyak tanggapan.

Instruksi tegas itu bukan tanpa alasan. Belakangan ini, sejumlah massa dilaporkan melakukan aksi anarkis di beberapa wilayah Jakarta. Bahkan, pada Sabtu malam (30/8/2025), kerumunan kembali mendatangi markas polisi. Aparat yang berjaga terpaksa mengambil tindakan represif dengan menembakkan peluru untuk memukul mundur massa. Rekaman yang beredar menunjukkan ada beberapa orang terluka, meski belum diketahui apakah luka tersebut akibat peluru karet atau peluru tajam.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi instruksi Kapolri tersebut. Ia menegaskan bahwa perusuh yang menerobos markas polisi harus ditindak tegas dan terukur demi menjaga kehormatan institusi Polri.

“Markas kepolisian adalah representasi negara kita. Kalau Polri runtuh, maka negara juga akan runtuh. Karena itu, siapa pun yang mencoba menyerang harus segera dihentikan,” kata Dedi, Minggu dini hari (31/8/2025).

Dedi menambahkan, meski tindakan tegas diberlakukan, polisi tetap akan mengedepankan asas proporsionalitas. Namun, ia menegaskan tidak ada kompromi jika keselamatan markas dan anggota Polri terancam.

“Mari kita jaga persatuan, kesatuan, dan kedamaian bangsa. Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang ingin merusak Mako Polri,” tegasnya.

Instruksi Kapolri untuk menembak perusuh yang terobos markas polisi menunjukkan bahwa Polri tidak main-main dalam menghadapi ancaman terhadap institusinya. Langkah ini sekaligus menjadi pesan bahwa keamanan nasional dan kewibawaan negara harus ditempatkan di atas segalanya. (*)