Wali Kota Maulana Tambah Armada Rescue dan Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus berupaya meningkatkan kinerja dan kapasitas institusi di jajaran perangkat daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui upaya peningkatan pelayanan prima dalam penanggulangan bencana kebakaran dan penyelamatan.

Sebagai bentuk upaya itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi menyerahkan kendaraan operasional Rescue kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, sebanyak 5 unit kendaraan roda dua, Senin pagi (25/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Damkartan Kota Jambi itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial bagi korban bencana kebakaran dan musibah lainnya. Sebanyak 9 orang penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Alam Barajo, Jelutung, dan Jambi Timur, menerima bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Pemkot Jambi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemkot Jambi berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan memperlengkapi armada dan sarana pendukung, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik serta perlindungan kepada masyarakat.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi musibah. Dengan tambahan kendaraan operasional ini, kita berharap kinerja Damkartan semakin sigap, cepat, dan tepat dalam melayani masyarakat. Begitu juga bantuan bagi korban bencana, ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas kinerja Dinas Damkartan Kota Jambi, yang selama ini mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Bahkan, di tingkat Provinsi Jambi, Damkartan Kota Jambi dinilai sebagai yang terbaik.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan seluruh personel yang senantiasa sigap dan bersemangat dalam menghadapi setiap kejadian bencana. Upaya tersebut telah banyak mencegah terjadinya dampak yang lebih besar maupun korban jiwa,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana menyebut, Damkartan merupakan salah satu yang masuk kedalam program prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program “Kota Tangguh” yang harus responsif terhadap setiap kejadian bencana.

“Ini adalah program prioritas, maka kami akan terus berupaya dalam peningkatan kualitas, khususnya sarana dan prasarana,” sebutnya.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi secara bertahap akan terus menambah sarana dan prasarana penanggulangan bencana, termasuk pembangunan pos-pos pemadam di sejumlah wilayah serta penambahan armada rescue.

“Kita telah melakukan pemetaan mitigasi, yang menunjukkan perlunya penambahan pos-pos baru seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kawasan perumahan, serta meningkatnya potensi risiko bencana. Oleh karena itu, ke depan pos-pos baru akan dibentuk sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Maulana juga menegaskan bahwa pelayanan keselamatan bagi masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Jambi.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang telah disahkan dan insya Allah dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Dengan hadirnya BPBD, kita berharap bantuan dari pemerintah pusat dapat lebih mudah disalurkan ke Kota Jambi, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana,” tegasnya.

Terkait penyerahan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana, Maulana menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah. Kata Maulana, pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, mulai dari saat kejadian hingga masa pascabencana.

“Kita menyalurkan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami, sebagaimana telah diatur dalam Surat Keputusan Wali Kota. Bantuan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk dukungan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” jelas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan operasional bagi petugas Damkartan tidak hanya memperkuat fasilitas tim di lapangan, tetapi juga memotivasi semangat bagi seluruh personel yang bertugas di pos-pos pelayanan pemadam kebakaran tingkat kecamatan.

“Kendaraan ini telah dilengkapi dengan tangga, alat pemadam api ringan (APAR), serta perlengkapan personel seperti sarung tangan, masker, kacamata, hingga box untuk menampung hewan hasil tangkapan, serta sirene,” jelasnya.

“Di sisi lain, kendaraan bermotor ini juga diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan minimal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi,” tambah Mustari.

Sebagai informasi, dari lima untit kendaraan Rescue yang diserahkan tersebut, Masing-masing diberikan kepada lima Danpos. Yaitu diwilayah Kecamatan Paal Merah, Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, Kecamatan Kotabaru dan Jambi Kota Seberang (Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk).

Turut hadir dalam acara itu sejumlah kepala perangkat daerah dilingkup Pemkot Jambi, serta perwakilan Sinar Sentosa Jambi.(*)




Walikota Jambi Maulana Perkuat Program Kota Tangguh, Serahkan Bantuan Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa Program Kota Tangguh merupakan salah satu program prioritas unggulan pemerintahannya.

Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana, seperti banjir, kebakaran, serta musibah lainnya yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.

“Ini program yang responsif terhadap bencana, mengatasi banjir, kebakaran, dan lain-lain,” ujar Maulana dalam wawancara, Senin (25/08/2025).

Sebagai langkah konkret dari program Kota Tangguh, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyerahkan bantuan langsung kepada sembilan warga yang menjadi korban bencana, termasuk korban kebakaran.

“Misalnya, untuk korban kebakaran dengan rumah semi permanen, kami berikan bantuan sebesar Rp15 juta sesuai tingkat kerusakannya,” jelas Maulana.

Pemkot Jambi juga memperkuat kelembagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan).

Maulana menyampaikan bahwa seluruh 193 petugas Damkartan kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 “Itu sudah 100 persen. Dengan kesejahteraan yang meningkat, saya minta para petugas lebih semangat dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Maulana juga menyerahkan lima unit sepeda motor operasional kepada Damkartan Kota Jambi.

Motor tersebut dirancang untuk mempermudah akses ke wilayah padat penduduk, guna mempercepat proses evakuasi saat terjadi kebakaran atau bencana lainnya.

“Kami akan evaluasi efektivitasnya. Jika terbukti optimal, tentu akan kami tambah unitnya,” ujarnya.

Motor dinas ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan penanganan darurat, seperti APAR, kotak penyimpanan, lampu rotari, stik penangkap ular, masker, APD, hingga sarung tangan.

Motor ini dirancang untuk kebutuhan evakuasi kebakaran, ular, hingga penanganan sarang tawon.

Walikota Maulana juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, Pemkot Jambi telah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap risiko bencana seiring pertumbuhan pesat wilayah Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan sepeda motor operasional yang diterima. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa kebutuhan armada masih belum sepenuhnya terpenuhi.

“Ke depan, kami sangat membutuhkan tambahan kendaraan roda empat dan mobil pemadam tangga,” jelas Mustari.

“Mobil tangga sangat penting karena Kota Jambi terus berkembang dengan banyak gedung bertingkat. Jadi kebutuhan ini sangat mendesak,” pungkasnya.(*)




Angkasa Pura Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Taman Nasional Kerinci Seblat dan Serahkan Peralatan Evakuasi

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID  – PT Angkasa Pura Indonesia melalui program Injourney Airports Alam Lestari melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon endemik lokal di kawasan Camping Ground Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan empat set peralatan Emergency Kit untuk mendukung kegiatan evakuasi di kawasan Danau Gunung Tujuh dan Gunung Kerinci.

Acara pelestarian lingkungan ini diikuti oleh 100 karyawan dan karyawati perwakilan bandara dari seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia, Adi Nugroho.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan lainnya seperti Group Head CSR & General Service, Deputy Regional Human Capital Solution & Business Support (Reg III), General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, General Manager Bandara Minangkabau Sumatera Barat, serta perwakilan dari Serikat Pekerja PT Angkasa Pura Indonesia.

Penanaman simbolik pohon dilakukan oleh Adi Nugroho kepada Kepala Desa Jernih Jaya, sementara penyerahan peralatan Emergency Kit disampaikan oleh General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, kepada Kepala Seksi PTN Wilayah I Kerinci.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 15: Kehidupan di Darat (Life on Land), yang fokus pada pelestarian dan pemulihan ekosistem darat, perlindungan keanekaragaman hayati, serta mitigasi perubahan iklim.

“Jaga alam, maka alam akan menjagamu,” menjadi pesan moral yang diangkat dalam kegiatan ini—menggambarkan pentingnya merawat lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem.

Melalui kegiatan penanaman pohon dan dukungan evakuasi ini, Angkasa Pura Indonesia menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan strategis seperti Taman Nasional Kerinci Seblat, yang merupakan warisan alam penting dan bagian dari kawasan konservasi terbesar di Sumatera.(*)




Film ‘LANA’ Usung Talenta Lokal Kota Jambi, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Proses syuting film LANA resmi dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025.

Film yang mengangkat isu sosial eksploitasi anak dan pengamen cilik ini menjadi sorotan karena melibatkan banyak pemain lokal berbakat dan masyarakat sekitar.

Produksi film ini digarap oleh CV Kreasi Event Nusantara Indonesia, dengan naskah yang ditulis oleh Reza Fender Rizky, dan disutradarai oleh Dicky dan Ipank.

Dalam acara doa bersama dan syukuran sehari sebelumnya (24 Agustus), para pemain mulai diperkenalkan kepada publik.

Berikut beberapa pemeran utama dan pendukung dalam film LANA:

Freya Octavia Koesin

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Perempuan kelahiran Jambi, 17 Oktober 2016 ini memerankan karakter Okta, anak komplek yang berkecukupan dan sedikit berlagak sombong.

Anak Perempuan yang bersekolah di SD Xaverius 1 Kota Jambi ini, selain cantik juga berperawakan lucu.

Akhayla Putri Dilia

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Remaja Perempuan kelahiran Kota Jambi 15 Maret ini, berperan sebagai Nadya, yang tak lain ada anak dari Pak RT.

Akhayla Putri Dilia ini biasa akrab disapa Kheyke. Ia saat ini menempuh Pendidikan di SMPN 8 Kota Jambi.

Muhammad Ilham Hasibuan

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Remaja laki-laki ini, berperan sebagai Fiqih. Anak di Kawasan Pasar Kota Jambi yang bandel, dan suka berantam.

Pria yang akrab disapa Ilham ini, lahir di Medan 17 maret 2008 silam. Saat ini dia bersekolah di SMAN 8 Kota Jambi.

Sari Azzahra Alkahfi

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Anak Perempuan kelahiran 27 Februari 2016 ini, berperan sebagai Fia. Sama seperti karakter Okta, di film ini dirinya berperan sedikit sombong.

Ya, gadis cilik yang sat ini bersekolah di SDN 140 Kota Jambi ini, cukup menggemaskan. Selain itu, dirinya juga kerap terlibat di berbagai film lokal.

Nada Fajria Salsabila

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelahiran Kuala Enok 29 April 2015 lalu ini, berperan sebagai Zaza.

Di mana, Zaza ini merupakan karakter anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Nada sendiri saat ini bersekolah di SDN 51 kota Jambi.

Detrianto

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Pria kelahiran 26 Desember 2007 ini, menjadi peran utama dalam film ‘LANA’. Dia memerankan Lana itu sendiri.

Pria yang telah lulus dari SMKN 1 Kota Jambi ini, memiliki tingkah gemulai yang kerap membuat teman-temannya dan kru film kesal hingga tertawa.

Lyra Ramadhani Lubis

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis yang memiliki ciri khas rambut Panjang dan keriting ini, berperan sebagai Jeni. Jeni sendiri, Adalah gadis yang disukai oleh Lana.

Lyra lahir di Jambi 1 Agustus 2012 lalu. Dan kini tengah sekolah di SMPN 3 Tanjab Barat.

Andi Agam Abqori

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

 

Anak kecil berbadan gempal ini berperan sebagai Tono. Andi yang lahir di Jambi, 12 September 2015 lalu ini, saat ini tengah bersekolah di SD Madrasah Ibtidaiyah Mi Salamah.

Dia merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Afifa Nahda Rafanda Munthe

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelahiran 23mei2014 ini memerankan karakter Mifta, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Afifah sendiri bersekolah di SDN 25 Kota Jambi.

Salsa Bila Nadifa

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelaihran 20 oktober 2014 ini memerankan karakter Yana , yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Salsa saat ini bersekolah di SDN 09 Kota Jambi.

Kemudian Ada Diaz, yang berperan sebagai Al Fatih. Yang kesehariannya menjadi seorang reporter salah satu stasiun telivisi lokal.

Raga. Berperan sebagai anak komplek yang baik Bernama Rio. Ia merupakan teman dari Okta dan Fia. Namun sifatnya berbeda dari keduanya.

Reza Fender Rizky, yang tak lain Adalah penulis naskah film ini. Ia juga ikut berperan dalam film ini, menjadi Pak RT kampung Bahagia dalam keluarga Lana.

Dewi, yang kesehariannya berkerja di salahs atu Bank di Kota Jambi ini, berperan sebagai Lesty, istri Pak RT.

Hendry Nursal. Pria ini sudah malang melintang di dunia peran. Kali ini, ia merambah ke dunia film. Di film ini ia berparan sebagai Jarot, bos para preman.

Ipang. Cowok berbadan gempal, rambut sedikit Panjang dan memiliki tattoo di tangan ini,berperan sebagai Vincent. Yang tak lain adalah preman, anak buah Jarot.

Aliong. Cowok berpostur tinggi dan berkulit putih, bak koko-koko Chinese ini, berperan sebagai Lion. Aliong sendiri, juga sudah malang melintang di perfilman, baik lokal maupun nasional.

Bilqis. Gadis kecil ini memerankan karakter Bilqis, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Queen. Gadis kecil ini memerankan karakter Queen, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Lerry Lubis. Sesuai postur tubuh. Pria berbadan gembul ini, memerankan karakter Gembul, yang juga sebagai preman.

Derrent. Cowok yang juga berparas bak orang Chinese ini, memerankan karakter Rojak, seorang preman.

Miftahurrahma. Wanita satu ini, berperan sebagai Imung emak-emak komplek, di mana pada film ini, dai begitu naksir dengan Al Fatih.

Martini. Ibu satu ini berperan sebagai Mak Leha, yang merupakan emak-emak komplek. Kerap ngerumpi Bersama Imung.

Bado. Pria berbadan besar ini, berperan sebagai Bado, yang merupakan anggota Satpol PP kota Jambi.

Dicky. Pria ini juga berperan sebagai anggota Satpol PP Kota Jambi.

Rizal Zebua. Pria ini berperan sebagai Masyarakat yang melaporkan adanya pengamen yang kerap meresahkan pengunjung tempat wisata.

Film ini juga menghadirkan pemeran pendukung yang berasal dari warga lokal, tokoh masyarakat, serta beberapa pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jambi.

Angkat Isu Sosial dan Potensi Wisata Jambi

Film LANA mengangkat realita tentang anak-anak jalanan, pengamen cilik, dan eksploitasi yang terjadi di ruang publik—terutama di kawasan wisata seperti Tugu Keris Siginjai, Hutan Kota Jambi, dan Danau Sipin.

Selain menyampaikan pesan moral, film ini juga menampilkan keindahan dan potensi pariwisata Kota Jambi.

“Film ini bukan sekadar hiburan, tapi sarana edukasi dan refleksi sosial bagi masyarakat. Kami bangga bisa mengangkat kisah dari daerah sendiri,” ujar Diza Hazra Aljosha, Wakil Wali Kota Jambi, saat menghadiri acara syukuran.

Proses syuting dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan.(*)




Wawako Jambi Apresiasi Film ‘LANA’, Angkat Isu Eksploitasi Anak & Keindahan Wisata Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan apresiasi atas dimulainya proses syuting film berjudul “LANA”, sebuah film lokal yang mengangkat isu eksploitasi anak dan pengamen di bawah umur yang marak terjadi di tempat-tempat wisata Kota Jambi.

Ini disampaikannya, saat menghadiri acara syukuran dan doa bersama demi kelancaran proses syuting film “LANA” Minggu 24 Agustus 2025, yang dimulai Senin 25 Agustus 2025 esok.

Film ini digarap oleh CV Kreasi Event Nusantara Indonesia dengan menggandeng banyak talenta lokal serta melibatkan masyarakat dan unsur pemerintah daerah.

Wawako menyebut, film ini penting sebagai bagian dari upaya edukasi dan penyadaran masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya film ‘LANA’ yang mengangkat isu sosial penting seperti eksploitasi anak di ruang publik dan tempat wisata. Selain menjadi sarana hiburan, film ini juga bisa menjadi edukasi yang kuat untuk warga Kota Jambi,” ujar Wawako Diza.

Film “LANA” menceritakan sosok Lana, anak muda yang baru lulus sekolah dan sedang mencari jati diri.

Ia tinggal bersama ayahnya Rudi, seorang ketua RT yang baru dilantik oleh Wali Kota Jambi melalui pemilihan serentak RT se-Kota Jambi, ibunya Bu Lesti, serta adik perempuannya Nadya.

Di rumah itu juga tinggal Al Fatih (Al), adik dari Bu Lesti yang bekerja sebagai jurnalis di RAMS TV.

Dalam perjalanannya, Lana dan Al menemukan kenyataan pahit: anak-anak pengemis dan pengamen di bawah umur banyak dijumpai di tempat-tempat wisata Kota Jambi, seperti Tugu Keris, Hutan Kota Jambi, Danau Sipin, dan lainnya.

Banyak dari mereka yang dieksploitasi oleh preman maupun orang tua mereka sendiri untuk mencari uang.

Film ini menyuguhkan pesan moral yang kuat, di antaranya:

* Pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan

* Ajakan untuk tidak memberi uang kepada pengemis dan pengamen di bawah umur

* Kritik sosial terhadap judi online, kebiasaan buang sampah sembarangan, dan lemahnya pengawasan terhadap anak-anak jalanan

* Ajakan untuk melindungi anak-anak dari tindak eksploitasi

Film ini dikemas secara fiktif namun berdasarkan fenomena nyata yang terjadi di Kota Jambi.

Film “LANA” juga akan menampilkan berbagai keindahan destinasi wisata Kota Jambi.

Visual dari ikon-ikon seperti Tugu Keris Siginjai, Danau Sipin, hingga Hutan Kota akan menjadi latar cerita, memperlihatkan sisi lain Kota Jambi yang indah dan potensial sebagai daerah tujuan wisata.

Interaksi antara warga, pengunjung, dan elemen sosial lainnya ditampilkan untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus menyampaikan pesan bahwa pariwisata seharusnya ramah anak dan aman dari eksploitasi.

Detail Produksi Film “LANA”

* Perusahaan Produksi: CV Kreasi Event Nusantara Indonesia

* Direktur: Ardyan Eka Saputra

* Produser & Penulis: Reza Fender Rizky

* Keuangan: Chicha Andriani

* Penasehat: Rizal Zebua

* Pembina Talent: Hendry Nursal & SBF

* Sutradara: Dicky dan Ipank

* DOP/Videografer: Team Angga

* Jumlah Talent: ±30 orang, termasuk warga lokal dan OPD terkait

* Durasi: ±60–70 Menit

* Format: Movie

* Subtitle: Bahasa Indonesia / Melayu Jambi

Film “LANA” bukan sekadar tontonan, tetapi juga cerminan isu sosial di Kota Jambi yang perlu ditangani bersama.

Dukungan Wali Kota Jambi, Maulana  Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah turut mendukung karya seni yang menyuarakan kebenaran dan edukasi sosial.

Film ini diharapkan bisa mengubah cara pandang masyarakat tentang pengamen dan pengemis anak, sekaligus menjadi promosi positif bagi pariwisata Kota Jambi di kancah nasional.(*)




Kemeriahan HUT RSIA ANNISA, Dari Doa Syukur, Lomba Gembira hingga Doorprize 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri peringatan Anniversary ke-17 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) ANNISA, pada Sabtu pagi (23/8/2025). Meskipun acara berlangsung di tengah guyuran hujan, hal tersebut tidak mengurangi semangat maupun kemeriahan jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana yang juga merupakan pendiri RSIA ANNISA menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan. Ia menegaskan bahwa di usia ke-17 tahun ini, RSIA ANNISA tetap hadir dan eksis memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, meskipun semakin banyak fasilitas kesehatan baru yang bermunculan di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, hingga saat ini RSIA ANNISA masih dipercaya dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas. Hal ini tentu menjadi bukti komitmen kita dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Maulana.

Ia menyampaikan, keberhasilan RSIA ANNISA yang tetap eksis hingga saat ini tidak lepas dari ridho Allah SWT, serta dedikasi dan pengabdian seluruh keluarga besar RSIA ANNISA yang telah berkontribusi, baik melalui ide, pemikiran, maupun kerja nyata.

“Secara pribadi, Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar RSIA ANNISA. Saya hanya memulai dengan mendirikan, namun perjalanan, keberlangsungan, dan perkembangannya adalah hasil kerja bersama, yang kini menjadi milik kita semua,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ke depan, kita bersama-sama dapat menjaga dan mengembangkan rumah sakit ini agar senantiasa dipercaya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-17 kepada RSIA ANNISA. Ia berharap rumah sakit tersebut terus berkontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan, sejalan dengan motonya “Wujudkan Keluarga Barokah.”

“Selamat dan sukses untuk RSIA ANNISA. Semoga selalu diberikan keberkahan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Dalam perjalanan 17 tahun ini tentu ada banyak kenangan indah, juga penuh perjuangan dengan keringat dan air mata. Namun semua itu Insya Allah menjadi amal baik bagi kita dalam melayani masyarakat. Selamat ulang tahun yang ke-17 untuk Rumah Sakit Ibu dan Anak ANNISA, semoga semakin maju dan dipercaya masyarakat,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sebagai rangkaian peringatan Anniversary ke-17 RSIA ANNISA, panitia juga menyerahkan berbagai hadiah dan doorprize kepada para pemenang sejumlah lomba yang telah digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Ibu dan Anak ANNISA.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur RSIA ANNISA, Dr. M. Shahrenal, A.P., MARS., beserta jajaran manajemen, karyawan, dan karyawati yang dengan penuh antusias mengikuti jalannya perayaan.(*(




Wali Kota Maulana Dorong Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi yang berlangsung di SwissBell Hotel, Jambi, Sabtu (23/8/2025).

Dalam prosesi itu, Iin Habibi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pemuda Melayu Provinsi Jambi Masa bakti 2025-2030, oleh Feri Irawan selaku Ketua Dewan Pembina, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Nomor 01 SK/PPMPJ/VIII/2025 Tentang Pengesahan Susunan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030,

Sementara itu, Viza Fradesha terpilih selaku Supik Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030 berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Nomor 02/SK/PPMJB/VIII/2025, yang dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pemuda Melayu Provinsi Jambi Iin Habibi.

Pengukuhan Ketua dan Pengurus Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030 tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pengukuhan dan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua Dewan Pakar Mustofa Lutfhi.

Deklarasi dan Pengukuhan Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi yang mengangkat tema “Takkan Melayu Hilang Di Bumi” itu, selain dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi turut pula disaksikan oleh sejumlah tokoh penting Jambi, seperti anggota DPR RI Cek Endra, anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika. Selain itu, juga tampak hadir Tokoh Masyarakat, perwakilan Organisasi Massa, Lembaga Swadaya Masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri acara tersebut, Wali Kota Maulana, menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya. Maulana menilai, kehadiran Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi tidak hanya menjadi wadah berekspresi, tetapi juga sebagai sarana penguatan peran pemuda dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Jambi. Lebih dari itu, keberadaan organisasi ini juga sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni “Bahagia Berbudaya,” yang menitikberatkan pada penguatan identitas serta nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah, Saya menyambut baik berdirinya Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi ini. Kami berharap organisasi ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menjaga marwah budaya Melayu Jambi. Tentu ini juga sejalan dengan semangat Kota Jambi “Bahagia Berbudaya,” di mana kita ingin nilai-nilai budaya lokal terus hidup dalam masyarakat kita,” ujar Wali Kota Maulana.

“Program ini merupakan harapan besar kita semua, yang sejalan dengan tema hari ini, ‘Takkan Melayu Hilang di Bumi.’ Maknanya, kita berkomitmen menjaga identitas dan marwah Melayu secara sungguh-sungguh di semua tingkatan, khususnya di kalangan generasi muda,” lanjutnya.

Wali Kota Maulana kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi yang selalu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, agar bersama-sama dapat mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan organisasi ini dapat tumbuh dan terus berkembang. Dan tentunya dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Jambi melalui program Berbahagia Berbudaya,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dikesempatan itu, selaku Ketua Dewan Penasehat, Cek Endra mengapresiasi hadirnya Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi ini. Dengan harapan dapat turut berkontribusi dalam menjaga adat istiadat di provinsi Jambi, khususnya dalam pengembangan pada generasi muda atau remaja.

“Karena selama ini saya hanya melantik persatuan-persatuan didaerah, tetapi tidak pernah ada yang mengatasnamakan Melayu Jambi. Nah ini adalah bentuk kepedulian untuk bersatu untuk membangun dan peduli terhadap Jambi,” ucap CE.

“Mudah-mudahan kedepan hadirnya organisasi ini dapat memberikan pengetahuan tentang sejarah Jambi ini, tidak hanya dalam tubuh organisasi namun juga dilevel masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi, Iin Habibi, menyampaikan bahwa hingga saat ini organisasi yang dipimpinnya telah memiliki sebanyak 567 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Pada momentum pengukuhan kali ini, jumlah pengurus yang dilantik tercatat sebanyak 114 orang.

“Dalam kepengurusan ini, para anggota berasal dari latar belakang dan daerah yang berbeda-beda di Provinsi Jambi. Ada yang berprofesi sebagai aktivis, pengusaha, maupun profesional. Semuanya kami minta untuk bersama-sama berkomitmen membesarkan Persatuan Pemuda Melayu,” ujarnya.

Ia menyebut, terbentuknya organisasi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap identitas Melayu yang dinilai mulai memudar, khususnya di kalangan generasi muda.

“Oleh karena itu, siapa lagi kalau bukan anak-anak muda Melayu sendiri yang harus mengisinya. Untuk itu, kami juga telah bersilaturahmi dengan lembaga adat guna menjalin kolaborasi, salah satunya melalui pelatihan-pelatihan adat istiadat. Dalam waktu dekat, Persatuan Pemuda Melayu akan menyelenggarakan pelatihan seloko sebagai upaya menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Provinsi Jambi,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, tujuan lain dari organisasi ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda Melayu melalui berbagai kegiatan pelatihan.

“Insya Allah ke depan, program-program tersebut akan kita sinergikan bersama Pemerintah,” pungkasnya.

Lahirnya organisasi ini diharapkan menjadi sebuah langkah strategis untuk mewujudkan generasi muda Melayu yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu, keberadaan organisasi ini juga diharapkan dapat menjaga sekaligus mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Melayu sebagai identitas dan warisan yang harus dijaga serta dilestarikan.(*)




Wawako Diza : Mualaf Harus Kuat Akidah, Tekun Ibadah, dan Mandiri Secara Ekonomi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi membuka Seminar Bina Mualaf yang mengangkat tema “Bersinergi Bina Mualaf dengan Kuatkan Akidah, Ibadah, dan Sosial Ekonomi”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi ini berlangsung di Aula Museum Perjuangan Kota Jambi, Sabtu pagi (23/8/2025).

Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi pada kesempatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada para mualaf, agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan beragama sekaligus dapat berperan aktif di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza, menekankan pentingnya pembinaan terhadap mualaf, agar setiap ajaran akidah dan ibadah dalam agama dapat dijalankan dengan benar, sekaligus mendorong kemandirian dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

“Pendampingan ini adalah bentuk kasih sayang dari kita semua, agar saudara-saudara kita yang mualaf dapat menapaki jalan iman dengan mantap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi senantiasa berkomitmen mendukung setiap upaya penguatan pembinaan umat, termasuk pembinaan mualaf.

“Harapan kita, mualaf di Kota Jambi tidak hanya kuat dari sisi akidah dan ibadah, tetapi juga berdaya secara ekonomi sehingga mampu hidup mandiri dan bermartabat,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Diza menyampaikan tiga pesan penting yang harus menjadi pegangan para mualaf. Pertama, perdalam akidah sebagai pondasi utama, karena tanpa akidah yang kokoh, ibadah dan amal saleh tidak akan tegak. Kedua, perkuat ibadah sebagai wujud nyata ketundukan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketiga, bangun kemandirian sosial ekonomi, sebab Islam tidak hanya mengajarkan ritual, tetapi juga menuntun umatnya untuk hidup sejahtera.

“Pemerintah Kota Jambi bersama lembaga keagamaan siap berkolaborasi dalam berbagai program, mulai dari pembinaan ekonomi umat, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan, agar para mualaf dapat hidup mandiri, sejahtera, serta memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Diza menegaskan bahwa pembinaan mualaf bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga keagamaan, melainkan kewajiban bersama sebagai sesama muslim.

“Mari kita rangkul saudara-saudara kita dengan penuh kasih sayang, jauhkan dari sikap diskriminasi, dan jadikan mereka sebagai bagian yang utuh dari keluarga besar umat Islam di Kota Jambi,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota berharap agar kegiatan pembinaan mualaf ini tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi terus berlanjut dengan program nyata yang berkesinambungan, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridai setiap langkah kita, menguatkan ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang damai, sejahtera, dan penuh keberkahan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang masyarakatnya berakhlakul karimah dapat tercapai,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Jambi, Prof. Dr. Kasyful Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin MUI Kota Jambi yang dilaksanakan setiap tahun.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan dua kegiatan. Pertama, seminar yang sedang berlangsung di Museum Siginjai ini, dan kedua, bimtek penyelenggaraan jenazah khusus perempuan yang dilaksanakan oleh MUI Kecamatan Telanaipura,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan, Ketua Panitia Amran menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari empat kategori.

“Pertama, dari Mualaf Center Jambi, kedua dari Mualaf Quran Center, ketiga dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, dan keempat dari unsur non-organisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana penguatan akidah dan pemantapan ibadah, agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pelatihan keterampilan dan industri, yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam berusaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Maka dari itu, kami sangat berharap keseriusan saudara-saudara dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga nantinya selain mampu menjalankan ibadah dengan baik, juga dapat didukung oleh kondisi ekonomi yang lebih mapan,” singkatnya.

Dalam Seminar Bina Mualaf dengan narasumber Dr. Bambang Nugroho, Ahli Aqidah yang juga Dosen UIN STS Jambi ini, turut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Baznas Kota Jambi kepada para mualaf peserta seminar.(*)




HIM 2025 di Kota Jambi : Sinergi Pemkot dan OJK Bangun Generasi Finansial Cerdas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Sabtu pagi (23/8/2025).

Acara yang berlangsung meriah di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi ini mengusung tema “Menabung Untuk Indonesiaku” dan mendapat sambutan antusias, khususnya dari kalangan pelajar Kota Jambi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pula berbagai lomba yang melibatkan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kemeriahan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan agar budaya menabung dapat ditanamkan sejak usia dini.

HIM sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendorong kebiasaan menabung sebagai bekal perencanaan masa depan sekaligus kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Semangat ini sejalan dengan tema CEMERLANG , “Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang”, yang sebelumnya digaungkan pada peluncuran HIM dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 di Jakarta, Jumat lalu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan HIM di Kota Jambi. Menurutnya, selain menanamkan literasi tentang pentingnya menabung, kegiatan ini juga menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya sangat mengapresiasi kerja keras OJK yang secara konsisten menjaga dan meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi anak-anak dan generasi milenial. Upaya ini sangat penting agar mereka tidak terjerumus pada hal-hal negatif, seperti judi online dan pinjaman online ilegal,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan benteng penting dalam membangun masa depan generasi muda.

“Judi online, pinjaman online ilegal, dan praktik rentenir adalah musuh bersama yang dapat merusak individu, keluarga, bahkan masyarakat dari aspek keuangan. Karena itu, melalui literasi keuangan yang baik, kita ingin anak-anak kita tumbuh cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Maulana juga menyatakan dukungannya terhadap program OJK dan Bank Go To School yang menyasar sekolah-sekolah sebagai sarana edukasi, sekaligus upaya menanamkan literasi keuangan sejak dini kepada anak-anak.

“Ini adalah program yang sangat baik sebagai bagian dari rangkaian Hari Indonesia Menabung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maulana menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Jambi bersama OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Jambi telah menjalin kolaborasi, antara lain melalui program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini, kata Maulana, menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan dan penguatan UMKM di Kota Jambi.

“Bank Harkat adalah salah satu jalan yang kami tempuh untuk memerangi pinjaman online ilegal dan praktik rentenir. Karena itu, kita harus bersama-sama berjuang melalui literasi keuangan agar masyarakat memiliki akses yang sehat terhadap layanan keuangan,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus mendukung setiap program edukasi, khususnya bagi para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

“Kalau kita tidak paham tentang keuangan, maka ujungnya akan berhadapan dengan kemiskinan. Padahal, sebagian besar persoalan masyarakat, mulai dari kriminalitas hingga masalah sosial-latar belakangnya adalah ekonomi. Karena itu, perjuangan di bidang ekonomi menjadi dasar utama dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya mengatakan, bahwa kegiatan HIM selalu dirangkai dengan bulan Literasi Keuangan, yang rangkaiannya telah dimulai sejak bulan Mei dan puncaknya pada Agustus ini.

“Dalam periode ini kami bersama industri jasa keuangan selalu melakukan edukasi dan literasi kepada seluruh pelajar, karena harapannya dengan kegiatan ini para pelajar bisa menggiatkan menabung sejak dini. Disamping itu juga untuk memitigasi adanya judi online dan investasi bodong

“Disamping itu, harapannya juga kita bisa menciptakan ketahanan terhadap financial,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mensupport kegiatan HIM tahun 2025 ini, termasuk para pelajar yang telah menghimpun rekening, tercatat dari Mei hingga Agustus ini sebesar 142 miliar.

“Angka ini dari seluruh Provinsi Jambi, dan Kota Jambi merupakan yang paling tinggi dengan 29,96 persen, atau sebesar 42 miliar rekening pelajar yang ada di Kota Jambi. Mudah-mudahan ini terus berlanjut dan kita bisa meningkatkan program edukasi, literasi dan menabung di Provinsi Jambi,” singkatnya.

Pada rangkaian HIM tahun 2025 di Jambi ini turut dibacakan Ikrar Sumpah Janji Menabung Pelajar Jambi yang dibacakan oleh Khalid, Ketua OSIS SMPN 1 Kota Jambi, selaku perwakilan pelajar. Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis tabungan kepada pelajar. Acara ditutup dengan penyerahan berbagai penghargaan yang diberikan kepada Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi yang telah menyukseskan Hari Indonesia Menabung dan Literasi Keuangan tingkat Provinsi Jambi tahun 2025.

Turut hadir dalam acara itu, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Kanwil DJPb Jambi, Perbankan se-Provinsi Jambi, BPS Provinsi Jambi, serta undangan lainnya.(*)




Warga RT 31 Kenali Asam Gelar Lomba Mancing di Kolam Pemancingan Vespania, Meriahkan HUT RI ke-80

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, warga RT 31 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi menggelar lomba mancing yang berlangsung meriah di Kolam Pemancingan Vespania, Sabtu (23/8) malam.

Acara yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan warga.

Kolam Pemancingan Vespania yang terletak di kawasan RT 31 dipilih sebagai lokasi utama karena keindahan alamnya yang asri serta fasilitas kolam pancing yang representatif.

Ketua RT 31, Kemas Yudhi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

“Lomba mancing ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga. Kami ingin menjadikan momentum HUT RI ke-80 ini sebagai semangat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Kemas Yudhu saat ditemui di lokasi acara.

Sementara itu, Zainudin selaku ketua panitia Kolam Pemancingan Vespania mengaku senang dapat menjadi bagian dari perayaan HUT RI.

“Kami sangat terbuka untuk kegiatan warga seperti ini. Semoga ke depan Pemancingan Vespania bisa terus menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, baik untuk rekreasi maupun kegiatan sosial,” ungkap Zainudin.

Panitia lomba menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan terbanyak dan ikan terberat.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari berbagai perlombaan yang digelar warga RT 31 dalam rangkaian menyambut hari kemerdekaan.(*)