Lurah Mayang Mangurai Lakukan Patroli, Cegah Gangguan Kamtibmas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyikapi situasi keamanan yang sempat memanas akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir, Lurah Mayang Mangurai, Budi Sulistyawan, turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan di wilayahnya, Selasa (2/9/2025).

Patroli dilakukan di beberapa lokasi strategis, salah satunya di kawasan Jambi Town Square (Jamtos), yang menjadi pusat keramaian warga.

Dalam patroli tersebut, Lurah Budi Sulistyawan didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Mayang Mangurai.

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya aktivitas yang tidak diinginkan di tengah masyarakat, serta memastikan situasi tetap kondusif pasca-aksi demonstrasi.

“Kami turun langsung ke lapangan bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memantau situasi, memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan ataupun yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Lurah Budi saat ditemui di sela kegiatan.

Dalam patroli tersebut, mereka juga terlihat menyambangi beberapa pengendara sepeda motor yang berhenti di sekitar kawasan Jamtos.

Petugas menanyakan keperluan mereka, sebagai bagian dari langkah antisipatif dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Budi menegaskan bahwa pihak kelurahan bersama aparat TNI-Polri akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya menyusul kejadian kerusuhan yang sempat terjadi di sejumlah titik di Kota Jambi.

“Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Jangan sampai suasana yang sudah kondusif terganggu oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Patroli akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik yang dinilai rawan, khususnya pada malam hari, guna mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kelurahan Mayang Mangurai.(*)




Besuk Balita Hidrosefalus, Maulana Tegaskan Pemerintah Hadir Bagi Warga yang Membutuhkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali hadir membawa semangat dan harapan bagi warganya. Selasa (2/9/2025), orang nomor satu di Kota Jambi itu menjenguk Asiyah Nur Zhevanya, balita berusia 2 tahun yang tengah dirawat intensif di RSUD Raden Mattaher.

Asiyah Nur Zhevanya adalah anak dari pasangan Ali Imron dan Mega warga Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi yang tengah dirawat karena menderita penyakit Hidrosefalus atau yang lebih dikenal dengan kondisi penumpukan cairan serebrospinal (CSF) yang berlebihan di dalam otak, sehingga menyebabkan tekanan berbahaya dan kerusakan jaringan otak, serta menyebabkan kepala bayi membesar.

Wali Kota Maulana mengatakan bahwa, Asiyah Nur Zhevanya telah menjalani operasi hingga 4 kali.

“Alhamdulillah, kondisi ananda Asiyah kini berangsur membaik. Hal ini tentu berkat ikhtiar, doa orang tua, serta pelayanan terbaik yang diberikan oleh RSUD Raden Mattaher, yang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan spesialistiknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan bagi Asiyah untuk menjamin kebutuhan perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia.

“Dan hari ini, kami juga secara langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia, sekaligus juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk biaya keluarga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, selain melalui program Kartu Bahagia yang dimiliki Pemerintah Kota Jambi untuk menjamin berbagai kebutuhan sosial masyarakat, termasuk layanan kesehatan yang dapat diaktifkan kapan saja oleh keluarga kurang mampu, tersedia pula layanan dari Pemerintah Provinsi Jambi berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga yang belum tercover program Pemkot Jambi.

“Pada prinsipnya, berbagai kebijakan yang kami hadirkan harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah warga, memberikan perlindungan dan solusi, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, Dr. dr. Herlambang, Sp. OG., menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas hadirnya program Kartu Bahagia. Menurutnya, program tersebut semakin mendekatkan masyarakat dengan pemerintah serta memberikan rasa kehadiran negara di tengah warga yang membutuhkan.

“Ini adalah contoh nyata bahwa setiap pemimpin ketika mengeluarkan kebijakan, harus benar-benar untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya minta dilayani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kesembuhan Asiyah Nur Zhevanya.

“Insya Allah, kami akan terus mengupayakan perawatan yang maksimal dan berkomunikasi secara intensif dengan keluarga,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut didampingi oleh Ketua Baznas Kota Jambi Syamsir Naim beserta jajaran dan Camat Telanaipura Rizalul Fikri.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Penuh RUU Perampasan Aset, Siap Temui DPR RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang tengah menjadi sorotan publik.

Pernyataan ini menanggapi tuntutan sejumlah mahasiswa yang beberapa waktu lalu menggelar aksi di gedung DPRD Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Kemas Faried Alfarelly menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, yang dianggap penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan pengembalian aset negara.

“Kami mendukung penuh RUU Perampasan Aset agar segera disahkan. Ini adalah langkah maju untuk mewujudkan transparansi dan keadilan,” ujar Kemas Faried kepada media.

Ia juga menyatakan kesiapan DPRD Kota Jambi, untuk bertemu langsung pihak DPR RI guna menyampaikan atau mengantarkan dukungan secara resmi.

“Kami akan atur waktu untuk bertemu langsung dengan DPR RI dan menyampaikan secara terbuka komitmen kami dalam mendukung RUU ini,” tambahnya.

Aksi mahasiswa yang berlangsung beberapa waktu lalu menyoroti pentingnya pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen hukum untuk mengejar dan mengembalikan kekayaan negara yang dirampas secara ilegal.

Mereka mendesak agar DPRD sebagai wakil rakyat menyuarakan aspirasi ini ke tingkat nasional.

Dengan pernyataan Kemas Faried, DPRD Kota Jambi menunjukkan respons positif dan terbuka terhadap suara publik, khususnya dari kalangan generasi muda.

RUU Perampasan Aset merupakan regulasi yang dirancang untuk memberikan kewenangan kepada negara dalam menyita dan mengelola aset hasil tindak pidana, termasuk korupsi, tanpa harus menunggu putusan pidana terlebih dahulu.

Undang-undang ini dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan kerugian negara dan memperkuat sistem penegakan hukum.(*)




Perhatian Wali Kota Jambi: Asyah, Balita Hidrosefalus, Dapat Bantuan dan Perawatan Optimal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. Maulana melakukan kunjungan langsung ke RSUD Raden Mattaher, Selasa (2/9/2025), untuk meninjau kondisi Asyah Nur Zhevania, balita berusia dua tahun asal Kecamatan Paal Merah, Talang Bakung, yang sedang menjalani perawatan intensif akibat hidrosefalus.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana memastikan bahwa BPJS Kesehatan milik Asyah sudah aktif, sehingga seluruh proses pengobatan jangka panjangnya bisa dijalani tanpa kendala biaya.

Aktivasi ini merupakan bagian dari Program Kartu Bahagia, salah satu inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan.

Selain memantau kondisi pasien, Maulana juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga untuk membantu selama masa perawatan.

“Kondisi adik Asyah sudah menunjukkan perkembangan positif. Kami akan terus mendukung layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu melalui Program Kartu Bahagia maupun SKTM,” ujar Maulana.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, dr. Herlambang, SpOG, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kota terhadap pasien.

Ia juga menyebutkan bahwa penanganan penyakit hidrosefalus kini bisa dilakukan langsung di RSUD Raden Mattaher, tanpa perlu rujukan ke luar daerah.

“Asyah terus menunjukkan kemajuan. Meski butuh pemantauan dan operasi lanjutan, tim medis kami siap memberikan pelayanan terbaik dengan dukungan fasilitas modern,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa sektor kesehatan akan terus menjadi prioritas utama pemerintah kota sebagai penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian kami terhadap layanan kesehatan masyarakat. Kami berharap, dukungan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Jambi,” tutupnya.(*)




Cegah Gizi Buruk, Polres Sarolangun Rekrut Relawan Pengawas MBG

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Sarolangun melaksanakan tahapan wawancara dan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) dalam rangka Rekrutmen Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Para relawan ini nantinya akan bertugas memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan dilaksanakan di Ruangan Dokkes Polres Sarolangun, Selasa pagi (2/9/2025), sebagai bagian penting dari proses seleksi guna memastikan bahwa calon relawan memiliki kondisi fisik, mental, serta pemahaman gizi yang memadai.

Menurut Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, proses wawancara dan pemeriksaan menyeluruh ini mencakup:

  • Tes motivasi dan pemahaman terkait program gizi nasional

  • Evaluasi kesiapan mental dan fisik

  • Pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tanda vital, kondisi tubuh, serta tes medis pendukung lainnya

“Diharapkan para relawan yang lolos seleksi dapat bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya di Kabupaten Sarolangun,” ujar Kompol Aswindo.

Seluruh proses Rikkes juga diawasi langsung oleh sejumlah pejabat internal Polres, di antaranya Kabag SDM AKP Sarehat, SH, Kasat Intelkam AKP Tarjono, SH, MH, Kasiwas AKP Syamsudin, Kasi Humas AKP Riendradi, Kaur Dokkes Aipda Firman A.Mkes, serta perwira dan personel yang tergabung dalam tim pengawasan.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk memastikan anak-anak dan masyarakat rentan mendapatkan akses gizi seimbang melalui distribusi makanan bergizi secara terstruktur dan terpantau.(*)




Inflasi Merangin Naik, Cabai dan Beras Jadi Pemicu Utama

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin pada minggu pertama September 2025 tercatat mencapai 2,10 persen.

Artinya, terjadi kenaikan harga sebesar 2,10 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Merangin H. M. Syukur melalui Pj Sekda Zulhifni usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian melalui Zoom Meeting dari Ruang MPC Bappeda Merangin, Selasa (2/9).

“Komoditas dengan kenaikan harga tertinggi pada awal September ini terjadi pada Cabai Merah, Beras, dan Bawang Merah. Sementara untuk komoditas lainnya masih tergolong stabil di pasaran,” jelas Zulhifni.

Dalam rakor tersebut, Mendagri juga membahas dukungan Pemerintah Kabupaten Merangin terhadap program nasional tiga juta rumah untuk rakyat yang tengah dijalankan secara nasional.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Setda Merangin, Daryanto, menambahkan bahwa kenaikan harga minggu ini dipicu oleh penurunan pasokan Cabai Merah, Beras, dan Bawang Merah di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Merangin.

“Turunnya pasokan tiga komoditas tersebut menyebabkan harga naik karena permintaan tetap tinggi,” kata Daryanto.

Kepala Bappeda Merangin, Zainal Abidin, juga menegaskan bahwa Cabai Merah masih menjadi komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan.

Namun harga Beras dan Bawang Merah juga menunjukkan pola naik-turun yang tidak menentu.

“Ketidakstabilan harga masih menjadi tantangan, terutama pada komoditas Cabai Merah, Beras, dan Bawang Merah,” pungkasnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Bappeda Merangin Zainal Abidin, Kaban BPKAD Mashuri, Kabag Ekonomi Setda Daryanto, dan perwakilan dari OPD terkait.(*)




Setelah Kematian Affan Kurniawan, Rakyat Ajukan 17+8 Tuntutan ke Pemerintah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam sepekan terakhir, gelombang unjuk rasa melanda Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia, menyuarakan tuntutan terhadap pemerintah dan DPR.

Aksi ini dipicu oleh insiden kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

Unjuk rasa awalnya berlangsung pada 25 Agustus di depan kompleks DPR, diikuti oleh pelajar dan mahasiswa. Aksi tersebut berujung ricuh setelah polisi membubarkan massa sekitar pukul 14.00 WIB.

Gelombang aksi kemudian berlanjut secara maraton dari 28 hingga 31 Agustus, meluas ke tiga titik utama di Jakarta: Gedung DPR RI, Polda Metro Jaya, dan Mako Brimob Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Tak hanya di ibu kota, aksi solidaritas dan tuntutan publik juga merebak di kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan.

Koalisi masyarakat sipil, termasuk LBH Jakarta, merumuskan 17 tuntutan utama dan 8 tuntutan jangka panjang dalam gerakan yang dinamakan “17+8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, dan Empati”.

Isi Tuntutan Aksi Unjuk Rasa

17 Tuntutan Mendesak (Harus Dipenuhi Sebelum 5 September):

  1. Tarik TNI dari pengamanan sipil, hentikan kriminalisasi demonstran

  2. Bentuk tim investigasi kematian Affan Kurniawan dan korban lain

  3. Bekukan kenaikan gaji, tunjangan, dan fasilitas baru DPR

  4. Transparansi anggaran negara secara menyeluruh

  5. Badan Kehormatan DPR periksa anggota bermasalah

  6. Pecat kader partai politik yang melanggar etika

  7. Partai politik umumkan komitmen berpihak pada rakyat

  8. Libatkan kader partai dalam dialog publik

  9. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan

  10. Hentikan kekerasan aparat saat demonstrasi

  11. Proses hukum aparat yang represif

  12. Kembalikan TNI ke barak

  13. TNI tak ambil alih fungsi Polri

  14. Hindari campur tangan militer di ruang sipil

  15. Pastikan upah layak untuk buruh

  16. Cegah PHK massal secara darurat

  17. Dialog terbuka dengan serikat buruh

8 Tuntutan Jangka Panjang (Hingga 31 Agustus 2026):

  1. Reformasi besar-besaran DPR, audit menyeluruh

  2. Transparansi dan reformasi partai politik

  3. Perbaikan sistem perpajakan yang adil

  4. Sahkan RUU Perampasan Aset

  5. Reformasi kepolisian menuju profesionalisme

  6. TNI kembali fokus pada pertahanan, bukan sipil

  7. Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen

  8. Evaluasi kebijakan ekonomi dan UU Ciptaker

Massa aksi meminta pemerintah menanggapi tuntutan tersebut secara serius, dengan penekanan pada transparansi anggaran, penghentian kekerasan oleh aparat, serta reformasi menyeluruh terhadap DPR, partai politik, dan institusi hukum.(*)




Kerugian Demonstrasi Ricuh Capai Rp50 Miliar, Fasilitas Publik Jadi Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan total kerugian akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di DKI Jakarta dan sejumlah daerah mencapai Rp50,4 miliar.

Kerusakan terbesar terjadi pada fasilitas transportasi publik, gedung pemerintahan, serta fasilitas umum lainnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan bahwa kerusakan paling signifikan terjadi di Jakarta.

“Tercatat kerusakan pada 22 halte, dengan rincian Rp3,3 miliar untuk MRT, Rp41,6 miliar untuk Transjakarta, dan Rp5,5 miliar untuk CCTV,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025, di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (2/9).

Sejak Senin (25/8), pemerintah mencatat ada 107 titik aksi di 32 provinsi.

Meskipun sebagian berlangsung damai, beberapa demonstrasi berakhir ricuh, disertai pembakaran, penjarahan, dan perusakan fasilitas pemerintah.

Di luar Jakarta, kerusakan besar terjadi di berbagai kota:

  • Makassar: Gedung DPRD Provinsi dan DPRD Kota dibakar. Tiga orang tewas dan lima luka-luka.

  • Surakarta: Kantor DPRD Solo terbakar.

  • Surabaya: Gedung Negara Grahadi terbakar, 11 pos polisi rusak parah.

  • Kediri: Gedung DPRD dibakar, Kantor Satlantas dilempari, dan Museum Baghawanta Bari rusak parah.

  • Jepara: Gedung DPRD dibakar sebagian, CCTV dan lampu jalan dirusak.

  • Malang: 13 pos polisi dirusak, tiga dibakar.

  • Cirebon, Banyumas, Banjar, Tasikmalaya: Perusakan kantor pemerintahan.

  • Jambi, Palembang, Palopo: Gedung DPRD dan kantor polisi menjadi sasaran pembakaran.

Gelombang unjuk rasa ini dipicu oleh kekecewaan publik terhadap gaji dan tunjangan tinggi anggota DPR/MPR, serta kemarahan atas kematian Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8).

Hingga Senin (1/9), aksi demonstrasi masih berlangsung di beberapa titik di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Solo, dengan sejumlah bentrokan antara aparat dan massa yang masih terjadi.(*)




Lagi, Program Unggulan Kota Jambi Bahagia Diluncurkan, Banharkat : Strategi Maulana-Diza Angkat UMKM Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Secara bertahap program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza yang langsung menyentuh kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan.

Terbaru, pada Senin siang (1/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi melaunching sekaligus melakukan kick off Program Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini merupakan salah satu dari 11 program unggulan “Kota Jambi Bahagia”, yang dirancang untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas akses permodalan masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya implementasi program tersebut, secara simbolis diserahkan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SP2K) kepada lima orang perwakilan pelaku usaha UMKM, yang menjadi penerima manfaat tahap awal.

Wali Kota Jambi, Maulana menjelaskan bahwa inovasi Banharkat merupakan wujud nyata kolaborasi Pemerintah Kota Jambi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dalam rangka memberikan solusi keuangan yang sehat bagi masyarakat. Program ini dihadirkan untuk melawan maraknya praktik pinjaman online (Pinjol) ilegal dan rentenir yang selama ini merugikan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Dalam implementasinya, kami bekerja sama dengan OJK serta dua bank mitra, yaitu Bank BTN dan Bank Jambi. Potensi pembiayaan yang tersedia melalui program ini sangat besar, mencapai hingga Rp110 miliar. Bahkan, kelompok usaha terkecil sekalipun dapat mengakses pinjaman, di mana setiap individu bisa memperoleh pembiayaan hingga Rp5 juta tanpa agunan. Ini adalah jawaban dari Kota Jambi Bahagia dari aspek UMKM,” ungkap Wali Kota Maulana.

Ia menegaskan, program Banharkat dirancang agar tidak memberatkan para pelaku UMKM yang tengah didorong untuk naik kelas menuju level pengusaha. Selain tanpa agunan, skema pinjaman yang ditawarkan juga sangat ringan, dengan suku bunga hanya sebesar 3 persen per tahun.

“Secara bertahap, jika usaha kecil ini berjalan baik, maka plafon pinjaman akan otomatis meningkat ke level super mikro. Pada tahap ini, pelaku usaha dapat memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta, dengan bagi hasil yang tetap sama, yakni 3 persen. Begitu pula seterusnya, plafon pinjaman bisa terus naik hingga mencapai Rp100 juta per orang,” jelasnya.

Maulana berharap, dengan resmi diluncurkannya Program Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat), para pelaku UMKM di Kota Jambi dapat memanfaatkannya secara optimal, khususnya generasi muda yang sedang merintis usaha agar mampu berkembang lebih jauh.

“Ada sekitar 60 ribu pelaku UMKM di Kota Jambi, mulai dari kalangan anak muda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Karena itu, saya berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekaligus dikolaborasikan antar kelompok usaha. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah, sejalan dengan tekad kita membangun sektor ekonomi berbasis pariwisata,” ungkap Maulana.

Kata Maulana, hadirnya Program Banharkat bukan sekadar inovasi pembiayaan, melainkan juga bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat peran UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Program ini lahir dari semangat untuk menghadirkan akses permodalan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Harapannya, para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih kuat, berdaya saing, serta mandiri, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada OJK Provinsi Jambi beserta seluruh Industri Jasa Keuangan (IJK) yang telah memberikan dukungan serta menjadi mitra kolaborasi yang baik, sehingga Program Banharkat dapat terlaksana dan berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada OJK dan seluruh mitra dari Industri Jasa Keuangan yang telah bersama-sama berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi. Tanpa dukungan dan sinergi ini, tentu program Banharkat tidak akan dapat berjalan optimal. Saya yakin dengan kebersamaan kita, manfaat program ini akan semakin besar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kota Jambi. Saya percaya momentum launching hari ini akan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi kerakyatan di kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi yang menghadirkan Program Banharkat sebagai upaya mendukung tumbuh kembang UMKM melalui kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jambi.

“Dengan adanya gebrakan ini, tentu kita berharap masyarakat dapat terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal maupun praktik rentenir. Melalui kolaborasi ini, IJK berkomitmen memberikan suku bunga yang rendah untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pembiayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program Banharkat diharapkan tidak hanya mampu memperluas akses permodalan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM. “Melalui Banharkat, mari kita bersama-sama mengakselerasi pertumbuhan UMKM, agar mereka dapat naik kelas hingga ke level pengusaha, sekaligus menjaga keberlanjutan program ini di Kota Jambi,” singkatnya.

Dalam momentum tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah antara Pemerintah Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi bersama pimpinan BTN Cabang Jambi, Fidelis Zebua.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi serta Bank Jambi. Kerja sama tersebut mencakup pemberian fasilitas kredit kepada UMKM binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, sekaligus penguatan skema penyaluran kredit maupun pembiayaan bagi pelaku UMKM di bawah binaan dinas tersebut.

Perjanjian Kerja sama tersebut, ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi Moncar Widaryanto bersama Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita dan Branch Manager PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jambi Fidelis Zebua.

Turut hadir dalam launching tersebut, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi Tunas Agung Jiwabrata, Staff Ahli Wali Kota dan Asisten Sekda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemkot Jambi, serta udangan lainnya.(*)




Kasus Pengeroyokan Kader HMI: Polda Jambi Minta Mahasiswa Percayai Proses Hukum

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Mapolda Jambi, Senin (1/9/2025), pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum atas dugaan pengeroyokan terhadap kader HMI UIN STS Jambi tetap berjalan sesuai prosedur.

Wakil Kepala Polda Jambi, Brigjen Pol M. Mustaqim, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap aspirasi mahasiswa dan meminta semua pihak menghormati proses penyidikan yang sedang berlangsung.

“Kami menerima aspirasi adik-adik mahasiswa secara tertib dan damai. Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini, namun tentu membutuhkan waktu untuk menjalani tahapan penyidikan,” ujar Brigjen Mustaqim.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Cristian Samma, S.I.K., menjelaskan bahwa laporan resmi dari pihak pelapor baru diterima pada 27 Agustus 2025, dan penyidik masih melakukan klarifikasi dari berbagai pihak.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam proses penyidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti pendukung. Jika ada dokumentasi berupa video atau saksi tambahan dari mahasiswa, silakan diserahkan. Itu akan sangat membantu,” jelas Kombes Jimmy.

Ia juga menegaskan bahwa semua proses dilakukan secara profesional untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Turut hadir dalam pengamanan aksi, Waka Polresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H., yang mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan pendapat secara damai.

“Kami ucapkan terima kasih atas aksi damai yang berlangsung tertib. Setiap laporan yang masuk pasti kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa yang diikuti sekitar 150 mahasiswa HMI ini berakhir sekitar pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.(*)