Profil Letkol Putra Negara, Dandim Baru 0415 Jambi yang Pernah Tugas di Papua

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komandan Korem 042/Gapu, Brigjen TNI Heri Purwanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) untuk tiga Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan Korem dan dua Komandan Kodim (Dandim) pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Salah satu jabatan yang mengalami pergantian adalah Komandan Kodim 0415/Jambi. Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetyo resmi menyerahkan tongkat komando kepada Letkol Inf Putra Negara, S.H., M.Han., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tim Pengajar Militer di Pusdikif Pussenif TNI AD tahun 2025.

Letkol Inf Putra Negara merupakan perwira menengah TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2003.

Ia lahir di Bogor pada 1 Desember 1981. Dalam kehidupan pribadi, Letkol Putra telah menikah dengan Ny Cici Putra Negara dan dikaruniai tiga orang anak, dua laki-laki dan satu perempuan.

Letkol Putra Negara menempuh berbagai pendidikan militer, antara lain Sarcabif (2004), Susdanramil (2004), Combat Intel (2005), Susdankiban (2008), serta pendidikan lanjutan di Seskoad (2018).

Di medan tugas, ia pernah dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, seperti:

  • Danramil Penugasan Aceh (2004)

  • Dankipan E (2011)

  • Kaur Pam Ops Jasdam IM (2012)

  • Gumil Gol VI Destaf (2013)

  • Kasi Ops Korem 011/LW (2018)

  • Danyonif Raider Khusus 114/SM (2019)

  • Dansatgas Mobile Nduga Papua (2021–2022)

  • Dandim 0305/Pasaman

  • Kabagbinkomdik Sdirbindik Pussenif (2024)

  • Katimgumil Pusdikif Pussenif (2025)

Letkol Putra Negara juga telah menerima berbagai tanda kehormatan atas dedikasinya, seperti Satyalancana Kesetiaan VIII dan XVI, serta Satyalancana Wira Dharma.

Dalam wawancara usai upacara sertijab, Letkol Inf Putra Negara menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

Ia berharap dapat melanjutkan program kerja yang telah dijalankan oleh Dandim sebelumnya serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk media.

“Mohon doa dan dukungan agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik, bersinergi dengan semua pihak, serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Kodim 0415/Jambi,” ujarnya.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Siapkan Destinasi Wisata Baru di Talang Banjar: Diorama Budaya Melayu akan Hadir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjawab kritik masyarakat terkait minimnya destinasi wisata di Kota Jambi, Wali Kota Jambi Maulana mengumumkan rencana pengembangan kawasan eks Pasar Baru Talang Banjar menjadi pusat wisata budaya dan kuliner.

Dalam waktu dekat, kawasan tersebut akan disulap menjadi destinasi wisata yang menampilkan diorama budaya Melayu Jambi serta menjadi pusat bisnis baru di Kota Jambi bagian timur.

“Di sini akan dibangun destinasi wisata keluarga yang terintegrasi dengan pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner,” ujar Maulana, Kamis (4/9/2025).

Sebelumnya, rencana pembangunan diorama budaya Melayu sempat akan dilakukan di kawasan Pasar TAC, Kecamatan Telanaipura.

Namun, lokasi tersebut dinilai kurang ideal karena sudah banyak destinasi wisata yang berada di sekitarnya, seperti Taman Soemantri dan Taman Anggrek Sri Soemantri.

“Kawasan Jambi Timur lebih cocok untuk dikembangkan karena belum banyak destinasi wisata. Ini bisa jadi magnet baru,” jelas Maulana.

Tak hanya kawasan eks Pasar Baru Talang Banjar, Pemkot Jambi juga tengah merevitalisasi Jalan Orang Kayo Pingai sebagai bagian dari pengembangan wisata rakyat.

Jalan tersebut dirancang menyerupai kawasan kuliner dan wisata malam seperti yang sudah ada di Soemantri.

“Kita ingin setiap wilayah di Kota Jambi memiliki ikon wisatanya masing-masing, termasuk kawasan timur kota,” tambah Maulana.

Pengembangan destinasi wisata ini tidak hanya untuk meningkatkan daya tarik Kota Jambi, tetapi juga bertujuan menggerakkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM.

Konsep wisata terpadu antara budaya, kuliner, dan ruang publik diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.(*)




Sepi Sejak Pandemi, Maulana Siapkan Konsep Baru untuk Hidupkan Kembali Pasar TAC

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Salah satu fokus utama adalah pengembangan Pasar TAC yang berlokasi di Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Sejak pandemi COVID-19, aktivitas perdagangan di pasar ini mengalami penurunan drastis.

Untuk mengatasi hal tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rencana revitalisasi Pasar TAC dengan memperbaiki sarana dan prasarana guna menarik kembali minat pengunjung dan meningkatkan daya saing pasar tradisional.

“Pasar TAC adalah aset strategis milik Pemkot Jambi yang berada di tengah kota. Potensinya sangat besar, apalagi kebutuhan masyarakat terhadap pasar terus meningkat,” ujar Maulana pada Rabu (4/9/2025).

Maulana menambahkan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan mempermudah regulasi dan meningkatkan kenyamanan pengunjung dengan memperbaiki infrastruktur pasar.

Langkah ini juga diharapkan dapat menarik investor untuk ikut serta dalam pengembangan pasar.

“Kita ingin kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama BUMD agar investor bisa masuk. Kita juga akan adakan festival dan ajang kreatif lainnya untuk menarik pengunjung,” jelasnya.

Langkah ini disambut baik oleh para pedagang. Salah satunya Lena, pedagang lama di Pasar TAC, yang mengaku sejak pandemi omsetnya menurun drastis, bahkan pernah hanya mendapatkan penghasilan Rp35 ribu dalam sebulan.

“Dulu sebelum COVID-19, pasar ini ramai sekali. Tapi sekarang sepi, banyak pedagang yang tutup. Saya berharap revitalisasi ini bisa menghidupkan pasar kembali,” ungkapnya.

Sempat terjadi kesalahpahaman bahwa pengembangan pasar akan disertai relokasi pedagang.

Namun hal tersebut telah diluruskan langsung oleh Wali Kota Maulana saat menemui para pedagang di lokasi.

Revitalisasi Pasar TAC sejalan dengan visi Pemerintah Kota Jambi untuk menjadikan pasar rakyat sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Dengan posisi strategis dan dukungan infrastruktur memadai, Pasar TAC berpeluang besar menjadi pusat ekonomi rakyat yang modern namun tetap merakyat.(*)




PWI Kota Jambi Silaturahmi ke Walikota Maulana, Bahas Program dan Lomba Jurnalistik 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi periode 2025–2030, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menerima kunjungan dan audiensi dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi di ruang kerjanya, Rabu (3/9/2025).

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat sebagai bentuk sinergi antara media dan pemerintah daerah.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, hadir bersama sejumlah pengurus, di antaranya:

* Rizal Zebua (Wakil Ketua Bidang Organisasi, Jambi Independent Koran)

* Andri Brilian Avolda (Ketua SIWO, Jambi Ekspres)

* Nia (Bendahara, Redaktur Jek TV)

* Hendra Putra (Wakil Ketua Bidang Pendataan Media, Pimpinan Redaksi Bitnews)

* Khotib Syarbini (Wakil Ketua Bidang UKW, Jambi One)

* Iwan Kurniawan (Wakil Bendahara, Jambi Update)

Walikota Maulana turut didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar, dalam menerima silaturahmi dari pengurus PWI periode 2023–2026 tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengucapkan selamat atas pelantikan Dr. Maulana sebagai Walikota Jambi.

“Atas nama PWI Kota Jambi, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. Maulana. Di tengah kesibukan beliau, kami bersyukur hari ini bisa bersilaturahmi,” ujarnya.

Irwansyah juga menyampaikan bahwa Kongres PWI Pusat telah menetapkan Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI yang baru.

“PWI Kota Jambi siap mendukung program PWI Pusat melalui PWI Provinsi Jambi,” tambahnya.

Irwansyah menjelaskan, saat ini PWI Kota Jambi tengah menjalankan program kerja strategis, salah satunya adalah Lomba Karya Jurnalistik dan Lomba Foto Berita memperebutkan Piala Bergilir PWI Kota Jambi Tahun 2025.

“Ini adalah lomba perdana, dan kami berharap dapat menjadi agenda rutin tahunan,” jelasnya.

Ia juga memaparkan beberapa program kerja lainnya seperti:

* Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) setiap 9 Februari

* Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas)

* Kolaborasi lomba jurnalistik dengan BPJN dan Ditpolairud Polda Jambi

* Rakerda PWI di Yogyakarta

* Kegiatan sosial dan pelatihan jurnalistik lainnya

Di akhir pertemuan, Irwansyah mengundang Walikota Maulana untuk hadir membuka dan menyerahkan langsung piala kepada para pemenang lomba pada 8 September 2025 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Jambi, Dr. Maulana, menyambut baik audiensi ini dan menyatakan dukungannya terhadap seluruh program kerja PWI Kota Jambi.

“Pemerintah Kota Jambi siap bersinergi dan mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan PWI,” katanya.

Ia juga mengajak insan pers untuk bersama menjaga kondusivitas Kota Jambi melalui pemberitaan yang edukatif dan bebas hoaks.

“Kami harap PWI turut aktif dalam memberikan edukasi kepada jurnalis, misalnya lewat kegiatan FGD bersama pemerintah,” tambahnya.

Terkait undangan pembukaan lomba jurnalistik, Walikota menyatakan siap hadir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi PWI dalam memajukan dunia pers dan jurnalistik di Kota Jambi.(*)




Catat! Besok Layanan SIM Keliling Satlantas Jambi Hadir di Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi kembali menghadirkan layanan SIM Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 September hingga Jumat, 5 September 2025, bertempat di Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Layanan SIM Keliling ini melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

Masyarakat yang hendak memperpanjang masa berlaku SIM diminta untuk menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, antara lain:

  • SIM asli yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan
  • Fotokopi KTP
  • Surat hasil tes psikologi

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara maksimal agar tidak terburu-buru saat masa berlaku SIM habis.

“Kami hadir lebih dekat ke masyarakat untuk memberikan kemudahan layanan. Semoga warga dapat memanfaatkan layanan ini tepat waktu dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Layanan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polresta Jambi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas, serta mendukung tertib administrasi pengemudi kendaraan bermotor.

Dia menyebutkan, untuk biayar perpanjangan SIM A senilai Rp 80 ribu dan SIM C sebesar Rp 75 ribu.

“Ini di luar persyaratan lain yang harus diambil, seperti kesehatan jasmani dan rohani,” sebutnya. (*)




Hari Lalu Lintas ke 70 Satlantas Jambi Edukasi Supir Truk soal Keselamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas ke-70, Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi melaksanakan kegiatan pembagian segitiga pengaman kepada pengemudi truk di kawasan Jalan Lingkar Kota Jambi.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa (2/9) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Sebanyak lima buah segitiga pengaman dibagikan langsung oleh personel Sat Lantas Polresta Jambi kepada para sopir truk.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, khususnya dalam situasi darurat ketika kendaraan mengalami kerusakan di jalan.

AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., selaku Kasat Lantas Polresta Jambi, menyampaikan bahwa penting bagi pengemudi untuk selalu siap menghadapi potensi kecelakaan atau kemacetan akibat kendaraan bermasalah.

“Kami ingin memastikan bahwa pengemudi mengetahui pentingnya penggunaan segitiga pengaman. Alat ini bisa menghindari risiko kecelakaan lanjutan saat kendaraan berhenti di jalan,” ujarnya.

Para pengemudi truk yang menerima segitiga pengaman mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pihak kepolisian.

Mereka merasa terbantu dengan adanya pembagian alat keselamatan ini.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang terus digencarkan oleh jajaran Ditlantas Polda Jambi.(*)




Kematian Balita Cacingan: Kasus Tragis dan Cara Pencegahannya

RAYA BALITA YANG MENINGGA AKIBAT TUBUHNYA DIPENUHI CACING

SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal dan tubuhnya dipenuhi cacing kasus tragis yang memicu keprihatinan mendalam. Banyak vidio yang beredar di media sosial mengundang banyak keprihatinan masyrakat, oleh karena itu artikel ini akan membedah penyebab askariasis berat, vaksinasi, sanitasi buruk, hingga pentingnya edukasi kesehatan masyarakat.

Meninggalnya seorang balita tiga tahun karena tubuhnya dipenuhi cacing menjadi sebuah tragedi yang tidak seharusnya terjadi. Infeksi cacing, yang sering dianggap masalah ringan, ternyata bisa berkembang menjadi kondisi mematikan jika dibiarkan tanpa penanganan.

Menurut pakar kesehatan, jenis cacing yang paling sering menyerang anak-anak adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides). Jika jumlahnya banyak, cacing bisa menumpuk di usus, mengganggu pencernaan, menyerap nutrisi, bahkan menyumbat organ dalam. Anak yang mengalami kondisi ini berisiko menderita gizi buruk, anemia, hingga komplikasi serius yang berujung pada kematian.

Faktor Risiko Utama

Ada sejumlah faktor yang membuat anak-anak rentan terkena cacingan, di antaranya:

  1. Sanitasi buruk – lingkungan kotor, saluran air tidak sehat, serta tidak adanya akses toilet bersih.

  2. Kebiasaan jajan sembarangan – makanan yang tidak higienis bisa mengandung telur cacing.

  3. Kurangnya kebiasaan mencuci tangan – terutama setelah bermain atau sebelum makan.

  4. Tidak rutin diberi obat cacing – anak-anak di daerah endemik wajib mendapat obat cacing minimal dua kali setahun.

Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Kasus meninggalnya balita ini harus menjadi pengingat bahwa cacingan dapat dicegah dengan langkah sederhana. Berikut beberapa cara efektif:

  1. Pemberian Obat Cacing Rutin
    Kementerian Kesehatan menganjurkan pemberian obat cacing setiap enam bulan sekali untuk anak usia 1–12 tahun. Obat ini murah, mudah didapat, dan terbukti efektif menekan angka infeksi.

  2. Menjaga Kebersihan Diri
    Ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah bermain. Kebiasaan kecil ini dapat mengurangi risiko tertelan telur cacing.

  3. Menyediakan Air Minum yang Aman
    Pastikan air yang dikonsumsi anak bersih dan matang. Air yang terkontaminasi menjadi media penularan utama penyakit cacingan.

  4. Menggunakan Alas Kaki
    Anak-anak sebaiknya dibiasakan memakai sandal atau sepatu saat bermain di luar rumah. Hal ini mencegah masuknya larva cacing tambang melalui kulit.

  5. Menerapkan Pola Makan Sehat
    Nutrisi yang cukup akan memperkuat daya tahan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit, termasuk infeksi cacing.

  6. Perbaikan Sanitasi Lingkungan
    Program pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta menyediakan toilet sehat sangat penting untuk menekan penyebaran cacing.

Kasus ini seharusnya menjadi alarm keras bagi semua pihak. Pemerintah perlu memperkuat kampanye pencegahan cacingan melalui sekolah, posyandu, dan layanan kesehatan masyarakat. Orang tua pun diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan anak, terutama pada usia balita yang masih sangat rentan.

Dengan pencegahan yang konsisten, kematian akibat cacingan sebenarnya bisa dihindari. Tragedi yang dialami balita tiga tahun ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih peduli pada isu kesehatan sederhana yang sering diabaikan, namun berisiko fatal jika disepelekan. (*)




Grab, Gojek, InDrive Ungkap Identitas Driver Ojol yang Bertemu Gibran Usai Demo

SUASANA PEMAKAMAN OJOL YAG TEAS TERLINDAS MOBIL BRIMOB

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) dari Grab, Gojek, hingga InDrive pasca demo menuai perhatian publik. Grab akhirnya mengungkap identitas pengemudinya yang hadir dalam dialog tersebut.

Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) pada akhir pekan lalu masih ramai dibicarakan. Banyak warganet yang menanyakan siapa sebenarnya driver ojol Gibran yang berkesempatan langsung berdialog dengan pemerintah setelah aksi demo.

Grab Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang lebih dulu memberi klarifikasi. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menegaskan bahwa perwakilan pengemudi yang hadir adalah mitra resmi, aktif di aplikasi, serta memiliki rekam jejak nyata dalam komunitas.

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Dua nama yang diungkap adalah Riska dan Arief. Riska telah bergabung dengan Grab sejak 2016, sekaligus aktif di komunitas Lady Grab Jakarta Barat yang dikenal memperjuangkan suara para pengemudi perempuan. Sementara Arief tercatat sebagai mitra sejak 2018 dan menjadi bagian dari komunitas Grab Militan Cikarang.

“Keduanya dikenal aktif mendampingi rekan-rekan, terbiasa menyuarakan aspirasi, serta dipercaya untuk membawa suara komunitas ke ruang dialog,” jelas Tirza dalam keterangan resminya, Rabu (3/9/2025).

Menurut Grab, undangan yang diberikan Gibran merupakan kesempatan berharga. Sebab, tidak setiap saat driver ojol Gibran bisa secara langsung menyampaikan keluhan maupun harapan di hadapan pejabat tinggi negara.

Di sisi lain, publik juga menyoroti agar perusahaan transportasi online lain seperti Gojek dan InDrive melakukan hal serupa: menjelaskan siapa perwakilan pengemudinya yang diundang dalam forum tersebut. Warganet menilai transparansi penting supaya pertemuan semacam ini benar-benar merepresentasikan kepentingan mayoritas ojol di lapangan, bukan hanya segelintir orang.

Dengan identitas yang sudah diungkap, kehadiran driver ojol Gibran diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara komunitas pengemudi dan pemerintah, terutama terkait isu tarif, keamanan kerja, dan perlindungan sosial yang selama ini menjadi tuntutan utama.  (*)




Maulana: Kota Jambi Harus Aman, Nyaman, dan Kondusif untuk Warga dan Pelaku Usaha

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Meski hujan sempat mengguyur Kota Jambi pada Selasa malam (2/9/2025), hal itu tak menyurutkan semangat Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., untuk turun langsung memastikan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat di berbagai kawasan kota

Hal itu terlihat saat keduanya kompak mengendarai kendaraan roda dua melakukan patroli gabungan keliling kota bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terdiri dari Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta Dandim 0415/Jambi Letkol Inf. Putra Negara.

Adapun rute patroli yang dilalui merupakan titik-titik keramaian dan jalur utama aktivitas masyarakat. Rute dimulai dari kawasan Kantor Camat Kotabaru, kemudian berlanjut menuju Simpang Rindu, Tugu Juang, Simpang Mayang, Simpang IAIN, hingga Simpang Bank Indonesia dan Air Mancur depan Kantor Gubernur Jambi.

Patroli kemudian berlanjut ke Simpang Museum Siginjai, melewati Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Simpang Pulai, Simpang WTC, Ancol, DKT, Simpang Bata, serta kawasan SMPN 2 Jambi. Dari titik tersebut, rombongan bergerak ke Simpang Jelutung, Hotel BW Luxury, Simpang Adipura, Xaverius, Kebun Kopi, dan berakhir di kawasan Tugu Keris, sebagai ikon kebanggaan Kota Jambi.

Di sela patroli tersebut, Wali Kota Maulana bersama Forkopimda juga menyempatkan diri menyapa para pedagang dan masyarakat yang tengah beraktivitas di sejumlah titik yang dilalui. Wali Kota juga tampak berbincang langsung dengan para pelaku UMKM dan pedagang kecil mengenai aktivitas usaha mereka. Sebagai bentuk kepedulian, Ia juga turut menyerahkan bingkisan kepada para pedagang yang ditemui.

Wali Kota Maulana menegaskan, patroli ini tidak hanya sekedar memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, termasuk para pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi malam hari.

“Patroli ini kami lakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif, agar masyarakat dan para pedagang dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang. Insya Allah, dengan situasi yang aman, ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Jambi akan terus tumbuh,” ujar Maulana.

Dari hasil pantauannya bersama unsur Forkopimda, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa situasi Kota Jambi secara umum dalam kondisi aman dan terkendali.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan kondusif. Aktivitas masyarakat tetap normal, termasuk para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di kawasan yang sebelumnya sempat menjadi titik unjuk rasa. Saat ini mereka sudah kembali berjualan seperti biasa,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan komitmennya untuk terus memastikan stabilitas kota melalui langkah preventif dan kolaboratif bersama seluruh unsur Forkopimda.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Jambi. Kehadiran kami bersama Forkopimda malam ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” tambahnya.

Dengan digelarnya patroli bersama ini, Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan situasi kamtibmas di wilayah kita dapat terus terjaga, sehingga masyarakat Kota Jambi merasa aman dan nyaman. Kondisi yang kondusif ini tentu akan berdampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif,” jelas Maulana.

Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kekompakan serta kerja keras seluruh unsur Forkopimda bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Jambi.

“Berkat kerja sama, saling berdiskusi, dan komunikasi yang baik, meskipun beberapa insiden sempat terjadi, Alhamdulillah semuanya dapat berjalan kondusif. Aset-aset penting kota juga tetap terjaga, karena ini bukan hanya simbol pemerintahan, tetapi juga marwah kita bersama,” ucap Maulana.

Wali Kota Maulana juga menegaskan, meski Kota Jambi tidak termasuk dalam kluster merah sebagaimana dipaparkan Kementerian Dalam Negeri, namun kewaspadaan tetap harus dijaga terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi.

“Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan kita kepada masyarakat, bahwa Forkopimda Kota Jambi solid, bersatu, dan siap mengambil langkah tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pihak manapun yang berupaya mengganggu stabilitas kota.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan anarkis, penjarahan, maupun perbuatan melawan hukum di Kota Jambi,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai unsur untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Ia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Jambi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun yang datang dan beraktivitas.

“Mudah-mudahan dengan soliditas TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Jambi, yang didukung seluruh elemen masyarakat, kita dapat terus menjaga ketenangan dan keamanan. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi Adat Budaya Melayu Jambi, marwah ini harus senantiasa kita rawat dan lestarikan. Dengan kebersamaan, kita akan saling menguatkan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebelum melakukan patroli gabungan keliling kota, Wali Kota bersama unsur Forkopimda juga sempat melakukan pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik dalam kawasan kota Jambi melalui kamera CCTV di ruang Jambi City Operation Center (JCOC) yang merupakan pusat pengendalian terintegrasi yang berada di Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi dibawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi.

Turut hadir mendampingi dalam giat itu, Sekda A Ridwan beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.(*)




Walikota dan Wawako Sapa PKL Saat Patroli, Pastikan Roda Ekonomi Tetap Berjalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Menyikapi situasi keamanan yang sempat memanas akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Jambi beberapa hari terakhir, Walikota Jambi, Maulana, turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli dan pemantauan situasi di sejumlah titik rawan, Selasa 2 September 2025 malam.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Diza serta jajaran TNI dan Polri, termasuk personel dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Selain melakukan patroli, Walikota dan rombongan juga memberikan bantuan sembako kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak akibat terganggunya aktivitas ekonomi selama aksi demonstrasi berlangsung.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan masyarakat merasa tenang. Sekaligus kami juga ingin meringankan beban para PKL yang terdampak dengan memberikan sedikit bantuan,” ujar Walikota Maulana di sela kegiatan.

Di lokasi, Walikota juga tampak berdialog langsung dengan beberapa pedagang dan warga, mendengarkan aspirasi serta masukan mereka terkait situasi yang terjadi.

“Kami berharap situasi di Kota Jambi tetap aman dan kondusif. Tidak boleh ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah kedamaian yang sudah terjaga selama ini,” tambahnya.

Pihak Pemkot Jambi bersama TNI-Polri berkomitmen akan terus melakukan patroli secara berkala di titik-titik yang dianggap rawan, terutama pada malam hari, sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).(*)