Transformasi Sistem Kerja ASN, Pemkot Jambi Sosialisasikan Aturan Baru untuk Reformasi Birokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi melalui Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 13 Tahun 2025 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (10/9), di Aula Grha Siginjai.

Acara ini diikuti oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi, termasuk Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris, Kasubag Umpeg, dan pejabat fungsional terkait.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman mengenai sistem kerja baru ASN yang berorientasi pada penyederhanaan birokrasi.

Menurut Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Jambi, Juai, sistem kerja baru ini dirancang untuk menggantikan birokrasi yang kompleks menjadi struktur yang lebih kolaboratif, fleksibel, dan fokus pada hasil.

“Perubahan ini menitikberatkan pada kerja tim berbasis kinerja, yang didukung oleh sistem tata kelola pemerintahan berbasis digital. Kolaborasi antar unit dan perangkat daerah sangat diperlukan agar transformasi ini berjalan efektif,” jelas Juai.

Perwal ini merupakan turunan dari regulasi nasional, yakni Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2020 dan Permen PANRB Nomor 7 Tahun 2022, yang menjadi pedoman dalam implementasi sistem kerja ASN baik di pusat maupun daerah.

Setelah sosialisasi ini, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi akan segera membentuk tim kerja berdasarkan target-target kinerja yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan strategis dan perjanjian kinerja.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, acara menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jambi, Dr. H. Muhammad Tohir.

Juai juga menyampaikan bahwa sebagian kepala perangkat daerah tidak dapat hadir secara langsung karena sedang mengikuti uji kesesuaian (job fit). Namun, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar dan kondusif.(*)




Maksimalkan Produksi Sampah, Pemkot Jambi Upayakan WTE Kawasan Pasar Talang Banjar Lebih Efektif Bermanfaat Untuk Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dihasilkan dari pengelolaan sampah melalui teknologi Waste to Energy (WTE) yang berlokasi di kawasan Pasar Tradisional, Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, pada Selasa sore (9/9/2025).

Dikesempatan itu, dengan didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), Wakil Wali Kota Diza memperhatikan berbagai Alur Pengoperasian Instalasi Waste To Energy (WTE). Mulai dari sampah masuk dari sumber hingga proses pemanfaatan sebagai energi.

Waste to Energy adalah teknologi pengolahan sampah yang mengubah limbah menjadi energi listrik atau energi terbarukan lainnya. Teknologi ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Implementasi WTE menjadi solusi inovatif dalam mengelola sampah sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis energi terbarukan.

Di Kota Jambi, saat ini sebagai upaya jangka pendek dalam sistem pengelolaan persampahan, Pemerintah Kota sedang mengoptimalisasi TPS 3 R dan Bank Sampah hingga sentra komposting untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber. Hal ini juga telah masuk dalam program Pemerintah melalui Kampung Bahagia.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan, pada intinya, tinjauan ke WTE di Pasar Talang Banjar ini untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat berjalan dengan efektif, sesuai fungsinya dalam menciptakan energi terbarukan dengan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya utama.

“Intinya kita mau memastikan ini berjalan dengan efektif yang tentunya masih banyak kekurangan, seperti dari aspek sumber utamanya adalah sampah yang saat ini makin berkurang, karena sampah organik di kawasan Pasar Talang Banjar ini juga berbagi dengan beberapa peternakan, sehingga turut berdampak terhadap energi yang dihasilkan, terutama listrik,” katanya.

“Jadi sebenarnya kalau mau fokus memang kita harus ada produk sampah organiknya lebih banyak agar lebih efektif dan menghasilkan energi listrik yang lebih besar juga, sehingga bisa dinikmati masyarakat, terutama untuk kawasan pasar dan warga sekitar,” lanjutnya.

Dirinya optimis, dengan teknologi WTE yang telah ada ini bisa lebih dikembangkan untuk mensupport energi ke rumah-rumah.

“Kalau sekarang hanya beberapa rumah sudah ada efeknya, cuma kita mau lebih expand agar tidak hanya rumah mungkin juga pasar kedepannya,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Diza menjelaskan bahwa Pemerintah Kota kedepan akan mendorong kerja sama dengan organisasi Internasional untuk lebih mengembangkan WTE yang ada di Kota Jambi. Sehingga tidak hanya menyelesaikan permasalahan persampahan tetapi juga menghasilkan energi yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Kedepan mungkin kita bisa memanfaatkan organisasi internasional untuk suportnya. Ataupun juga kita bisa memberikan informasi terkait apa yang terjadi di sini untuk bisa dikembangkan di luar dan biar bisa dapat atension khusus bagi kita,” pungkas Wawako Diza.

WTE tidak hanya mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi menghemat pengeluaran pemerintah. Terutama dalam mengurangi pengeluaran operasional pengangkutan sampah di pasar-pasar tradisional, sehingga membuka peluang ekonomi dan sosial yang positif.

Dengan kolaborasi dan komitmen bersama yang telah dilakukan maupun akan dilakukan, diharapkan Kota Jambi akan menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan, menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.(*)




Agar Sesuai Kaidah Terhadap RTRW Kota Jambi, Wali Kota Maulana Dorong RDTR Berbasis Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota Jambi tahun 2025, bertempat di Aula Bappeda, Selasa (9/9/2025).

Dikesempatan itu, turut hadir perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemkot Jambi. Serta menghadirkan sejumlah paparan Materi yang disampaikan oleh para ahli, baik dari Pemerintahan maupun Akademisi dan Asosiasi Profesi yang dirangkum dengan diskusi para peserta konsultasi Publik RDTR KLHS

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kota Jambi 2024-2044 yang harus diturunkan pada Rencana Detil Tata Ruang dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Ini adalah hal yang wajib bagi setiap daerah, termasuk Kota Jambi yang merupakan kawasan strategis Nasional sebagai Ibukota Provinsi yang secara bersama-sama harus dijaga, ” ujarnya.

Menurutnya, konsultasi publik ini adalah upaya strategis dalam memberikan masukan kepada Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya beserta jajaran Pemkot Jambi akan bekerja keras, sehingga bertahap semua apa yang kita impikan dapat terwujud,” tuturnya.

Dikesempatan ini, dirinya juga menyoroti terkait permasalahan banjir di kota Jambi saat ini yang lebih disebabkan karena kurang patuhnya terhadap RDTR dan KLHS.

“Kedepan RDTR kita ini harus berbasis digital agar siapapun yang ingin membuka lahan perumahan atau investor dapat melihat kawasan-kawasan mana yang diperbolehkan,” ucapnya.

“Nanti setelah Konsultasi Publik ini dan seterusnya baru saya tanda tangani sebagai Peraturan Wali Kota terkait dengan RDTR ini. Dan Camat, Lurah dan RT harus memiliki semua konsep digitalnya,” lanjutnya.

Ia berharap dengan forum konsultasi publik yang diikuti oleh Akademisi dan Asosiasi Profesi ini dapat menyalurkan pemikiran dan saran, sehingga RDTR ini sempurna dengan mimpi masa depan kota ini ramah untuk semua, nyaman dan membahagiakan.

“Saat ini kita telah memulai sistem pengendalian terhadap banjir yang sedang dibangun melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat. Yang memfokuskan pada kawasan sistem asam yang dampaknya dapat mengurangi banjir hingga 60 persen,” tuturnya.

“Insya allah dalam kepemimpinan saya bersama Bapak Wakil Wali Kota, banjir Kota Jambi ini bisa berkurang, karena daerah kita ini adalah kawasan strategis yang harus terus tumbuh dan berkembang,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Sekretaris DPUPR Yunius mengatakan, kegiatan Penyusunan KLHS RDTR Kota Jambi ini merupakan bentuk respon cepat Pemerintah dalam menyiapkan regulasi penataan ruang.

“Adapun maksud forum konsultasi publik ini sebagai penyiapan tata ruang yang sesuai kaidah langkah sebagaimana tertuang pada peraturan perundang-undangan. Dengan tujuan agar peserta mendapat gambaran tentang KLHS RDTR dan menyampaikan masukan sesuai dengan profesi ataupun permasalahan perkotaan yang diketahui,” katanya.

Sebagai peserta pada kegiatan ini, Yunius menyebut, terdiri dari perwakilan Pemerintah Daerah, Akademisi Perguruan Tinggi, Asosiasi Profesi, hingga Tokoh Masyarakat.(*)




Wawako Diza Hazra Tinjau Langsung SMPN 20 yang Terbakar, Pemkot Siap Perbaiki

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau langsung kondisi SMP Negeri 20 Kota Jambi yang mengalami kebakaran hebat pada Rabu pagi, 10 September 2025.

Dalam kunjungannya, Diza menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa salah satu sekolah negeri di kota tersebut.

“Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Kita akan melakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki, apalagi sekolah ini memang sudah masuk dalam rencana perbaikan yang akan dilakukan Pemerintah Kota Jambi,” ujarnya usai meninjau beberapa ruangan yang terbakar.

Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, diduga berasal dari sebuah showcase (lemari pendingin) di ruang koperasi sekolah.

Menurut keterangan sementara dari petugas pemadam kebakaran di lokasi, kebakaran kemungkinan dipicu oleh korsleting listrik.

“Api berasal dari showcase di ruang koperasi. Dugaan awal karena korsleting listrik,” ungkap salah satu petugas damkar.

Api dengan cepat merambat ke sejumlah ruangan lain, menyebabkan kerusakan cukup parah di setidaknya empat ruangan berbeda.

Tim Pemadam Kebakaran Kota Jambi yang segera diterjunkan ke lokasi berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu jam.

Beruntung, saat kejadian belum ada aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi saat ini masih melakukan pendataan dan evaluasi pascakebakaran.

Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar untuk sementara dialihkan ke ruang kelas yang tidak terdampak kebakaran.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(*)




BREAKING NEWS: SMPN 20 Kota Jambi Terbakar Hebat Pagi Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda SMPN 20 Kota Jambi pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Peristiwa ini diduga berawal dari ruang koperasi, di mana sebuah showcase (lemari pendingin) dilaporkan terbakar lebih dulu sebelum api dengan cepat menjalar ke sejumlah ruangan lainnya.

Menurut informasi yang dihimpun, api kemudian merembet ke sedikitnya empat ruangan berbeda, menyebabkan kerusakan cukup parah pada fasilitas sekolah tersebut.

Mendapat laporan dari warga dan pihak sekolah, Tim Pemadam Kebakaran Kota Jambi segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mengamankan area sekitar sekolah.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam, sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

“Api berasal dari showcase di ruang koperasi. Dugaan awal karena korsleting listrik,” ujar salah satu petugas damkar di lokasi kejadian.

Beruntung, saat kejadian belum ada aktivitas belajar-mengajar, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari puluhan juta rupiah.

Pihak sekolah bersama dinas terkait saat ini masih melakukan pendataan dan evaluasi pascakebakaran.

Sementara itu, aktivitas belajar-mengajar untuk sementara dialihkan ke ruang kelas yang tidak terdampak.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran di SMPN 20 Kota Jambi.

Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik di showcase ruang koperasi yang menjadi titik awal munculnya api.(*)




Dukung Energi Alternatif, Wakil Wali Kota Jambi Bahas Kendala Biomassa di Pasar Talang Banjar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pengolahan sampah berbasis masyarakat sebagai solusi untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menekan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah rumah tangga.

Langkah ini dikembangkan melalui pemanfaatan sampah organik menjadi energi alternatif berbasis biomassa, yang juga dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan lingkungan di Kota Jambi.

Pada Selasa (9/9/2025), Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha bersama pejabat terkait menggelar diskusi bersama Santoso, Kepala UPT Bank Sampah di fasilitas Waste to Energy (WTE) Pasar Tradisional Talang Banjar.

Diskusi membahas berbagai kendala yang dihadapi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya dalam pengelolaan sampah organik dan implementasi energi biomassa.

Saat ini, sebagian besar sampah organik dimanfaatkan untuk pakan ternak, sedangkan pengolahan menjadi ekoenzim dan biomassa masih menghadapi kendala teknis dan minimnya penggunaan di tingkat rumah tangga.

“Produksi biomassa sudah mulai berjalan, namun baru digunakan di beberapa rumah. Kami berharap pemanfaatannya bisa menjangkau lebih luas, termasuk pasar-pasar dan sentra produksi,” ujar Diza Hazra Aljosha.

Lebih lanjut, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan organisasi internasional untuk memperkuat pengembangan energi alternatif ini.

“Kami ingin seluruh masyarakat merasakan manfaat dari biomassa, bukan hanya untuk energi terbarukan, tetapi juga sebagai solusi nyata untuk lingkungan yang lebih bersih,” tambah Diza.

Pemkot Jambi menargetkan program ini menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat.(*)




Wali Kota Maulana: Job Fit Jadi Tahapan Awal Restrukturisasi OPD Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, menegaskan bahwa pelaksanaan job fit bagi pejabat eselon II merupakan langkah awal dari proses restrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan dilakukan selama tahun pertama masa jabatannya bersama Wakil Wali Kota.

Menurut Maulana, job fit ini merupakan momen penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat, terlebih banyak di antaranya yang telah menjabat lebih dari lima tahun.

“Ini momentum evaluasi. Kita ingin menata ulang organisasi dengan tepat, berbasis pada kompetensi dan kebutuhan riil saat ini,” ujarnya, Selasa 9 September 2025.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kerja, inovasi baru, serta visi strategis dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi poin utama dalam proses job fit yang sedang berlangsung.

“Pejabat yang sudah lama menjabat harus bisa menghadirkan inovasi baru. Yang kami tekankan adalah kompetensi, semangat berprestasi, dan visi ke depan,” tambahnya.

Hasil job fit ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam rotasi atau reposisi jabatan di lingkungan Pemkot Jambi, sebagai bagian dari penataan birokrasi yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan pembangunan ke depan.(*)




Dimulai Pembuatan Makalah! Proses Job Fit di Lingkungan Pemkot Jambi Bergulir, Berikut Nama-Namanya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi memulai tahapan job fit atau uji kesesuaian jabatan bagi 22 pejabat eselon II pada Selasa, 9 September 2025.

Proses ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kompetensi pejabat yang memegang jabatan strategis di lingkungan Pemkot Jambi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Job Fit, Samsurijal Tan, mengatakan bahwa proses ini dimulai dengan pembuatan makalah yang memuat capaian selama menjabat, serta rencana strategis ke depan.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi wawancara mendalam.

“Makalah berisi laporan kinerja dan visi ke depan, sementara wawancara menggali pemahaman dan inovasi yang dimiliki. Seluruhnya akan dinilai secara objektif menggunakan sistem skor oleh tim pansel,” jelas Samsurijal, Selasa 9 September 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Jambi,  Maulana, untuk menata ulang jabatan sesuai kompetensi, serta mendorong terciptanya birokrasi yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan.

Sebanyak 22 pejabat mengikuti job fit ini, yakni:

  1. Arzi Efendi – Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan

  2. Liana Andriani – Kepala BKPSDM Daerah

  3. H. Ardi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup

  4. Yon Heri – Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP

  5. Feriadi – Kepala Satpol PP

  6. Erwandi – Kepala Dinas Pemuda & Olahraga

  7. Raden Jufri – Kepala Badan Kesbangpol

  8. Mulyadi – Kepala Dinas Pendidikan

  9. Mahruzar – Kepala Dinas Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman

  10. Noverintiwi Dewanti – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan & Perlindungan Anak

  11. Moncar Widaryanto – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & SDM

  12. Abu Bakar – Kepala Dinas Komunikasi & Informatika

  13. Saleh Ridha – Kepala Dinas Perhubungan

  14. Mariani Yanti – Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan

  15. Mustari Affandi – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan

  16. Amran – Kepala Dinas Perdagangan & Perindustrian

  17. Evridal Asri – Kepala Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan

  18. Momon Sukmana Fitra – Kepala Dinas PUPR

  19. Yunita Indrawati – Kepala Dinas Sosial

  20. Noviarman – Sekretaris DPRD

  21. Nella Ervina – Kepala Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah

  22. Suhendri – Kepala Bappeda. (*)




Maulana Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Penyusunan RDTR Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Kota Jambi 2025–2045 pada Selasa, 9 September 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan proses perencanaan ruang Kota Jambi berjalan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan, serta memperhatikan aspek lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan bahwa penyusunan RDTR dan KLHS RDTR merupakan kewajiban pemerintah pusat maupun daerah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Penyusunan RDTR dan KLHS RDTR adalah proses analisis sistematis, menyeluruh, dan partisipatif. Ini bertujuan memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dalam setiap kebijakan, rencana, dan program pembangunan wilayah,” ujar Maulana.

Maulana menegaskan bahwa KLHS RDTR berperan penting dalam meningkatkan kualitas perencanaan tata ruang.

KLHS digunakan untuk mengidentifikasi dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sejak tahap perencanaan.

“Artinya, prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan harus terintegrasi dalam proses penyusunan RDTR. Hal ini penting untuk mengurangi potensi risiko lingkungan di masa depan,” jelasnya.

Konsultasi publik ini menjadi wadah bagi masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan masukan terkait penyusunan RDTR dan KLHS RDTR Kota Jambi.

“Kami berharap forum ini dapat menghimpun data, isu prioritas, serta saran dari berbagai pihak, agar perencanaan RDTR Kota Jambi 2025–2045 menjadi lebih tepat sasaran,” ungkap Maulana.

Dirinya juga menyatakan optimis bahwa hasil konsultasi publik ini akan memperkuat arah pembangunan Kota Jambi menuju kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.(*)




Sri Mulyani Dicopot! Presiden Prabowo Reshuffle Lima Menteri, Ini Nama-namanya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle atau perombakan terhadap lima posisi menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/9/2025).

Kelima posisi menteri yang mengalami pergantian adalah sebagai berikut:

  1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polhukam) kini dipimpin oleh Budi Gunawan

  2. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap dijabat oleh Dito Ariotedjo

  3. Kementerian Keuangan sebelumnya dijabat Sri Mulyani, kini digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa

  4. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dari Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin

  5. Kementerian Koperasi, sebelumnya dipimpin Budi Arie Setiadi, kini dijabat oleh Fery Juliantono

“Lima kementerian mengalami perubahan, yaitu Kemenko Polhukam, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers.

Selain reshuffle lima posisi menteri, Presiden Prabowo juga melantik satu kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umrah, yang sebelumnya berbentuk Badan Pengelola Haji (BP Haji).

Nomenklatur baru ini menandai langkah strategis dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah secara lebih terstruktur.

“Satu kementerian adalah nomenklatur baru, dan lima lainnya adalah perubahan pejabat yang menjabat. Pelantikan akan dilaksanakan sore hari ini di Istana Negara,” kata Prasetyo.

Pelantikan seluruh pejabat baru akan digelar secara resmi di Istana Negara, Senin sore (8/9), sebagai bentuk konsolidasi pemerintahan di masa awal kepemimpinan Prabowo.(*)