HIM 2025 di Kota Jambi : Sinergi Pemkot dan OJK Bangun Generasi Finansial Cerdas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Sabtu pagi (23/8/2025).

Acara yang berlangsung meriah di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi ini mengusung tema “Menabung Untuk Indonesiaku” dan mendapat sambutan antusias, khususnya dari kalangan pelajar Kota Jambi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pula berbagai lomba yang melibatkan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kemeriahan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan agar budaya menabung dapat ditanamkan sejak usia dini.

HIM sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendorong kebiasaan menabung sebagai bekal perencanaan masa depan sekaligus kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Semangat ini sejalan dengan tema CEMERLANG , “Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang”, yang sebelumnya digaungkan pada peluncuran HIM dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 di Jakarta, Jumat lalu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan HIM di Kota Jambi. Menurutnya, selain menanamkan literasi tentang pentingnya menabung, kegiatan ini juga menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya sangat mengapresiasi kerja keras OJK yang secara konsisten menjaga dan meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi anak-anak dan generasi milenial. Upaya ini sangat penting agar mereka tidak terjerumus pada hal-hal negatif, seperti judi online dan pinjaman online ilegal,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan benteng penting dalam membangun masa depan generasi muda.

“Judi online, pinjaman online ilegal, dan praktik rentenir adalah musuh bersama yang dapat merusak individu, keluarga, bahkan masyarakat dari aspek keuangan. Karena itu, melalui literasi keuangan yang baik, kita ingin anak-anak kita tumbuh cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Maulana juga menyatakan dukungannya terhadap program OJK dan Bank Go To School yang menyasar sekolah-sekolah sebagai sarana edukasi, sekaligus upaya menanamkan literasi keuangan sejak dini kepada anak-anak.

“Ini adalah program yang sangat baik sebagai bagian dari rangkaian Hari Indonesia Menabung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maulana menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Jambi bersama OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Jambi telah menjalin kolaborasi, antara lain melalui program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini, kata Maulana, menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan dan penguatan UMKM di Kota Jambi.

“Bank Harkat adalah salah satu jalan yang kami tempuh untuk memerangi pinjaman online ilegal dan praktik rentenir. Karena itu, kita harus bersama-sama berjuang melalui literasi keuangan agar masyarakat memiliki akses yang sehat terhadap layanan keuangan,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus mendukung setiap program edukasi, khususnya bagi para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

“Kalau kita tidak paham tentang keuangan, maka ujungnya akan berhadapan dengan kemiskinan. Padahal, sebagian besar persoalan masyarakat, mulai dari kriminalitas hingga masalah sosial-latar belakangnya adalah ekonomi. Karena itu, perjuangan di bidang ekonomi menjadi dasar utama dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya mengatakan, bahwa kegiatan HIM selalu dirangkai dengan bulan Literasi Keuangan, yang rangkaiannya telah dimulai sejak bulan Mei dan puncaknya pada Agustus ini.

“Dalam periode ini kami bersama industri jasa keuangan selalu melakukan edukasi dan literasi kepada seluruh pelajar, karena harapannya dengan kegiatan ini para pelajar bisa menggiatkan menabung sejak dini. Disamping itu juga untuk memitigasi adanya judi online dan investasi bodong

“Disamping itu, harapannya juga kita bisa menciptakan ketahanan terhadap financial,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mensupport kegiatan HIM tahun 2025 ini, termasuk para pelajar yang telah menghimpun rekening, tercatat dari Mei hingga Agustus ini sebesar 142 miliar.

“Angka ini dari seluruh Provinsi Jambi, dan Kota Jambi merupakan yang paling tinggi dengan 29,96 persen, atau sebesar 42 miliar rekening pelajar yang ada di Kota Jambi. Mudah-mudahan ini terus berlanjut dan kita bisa meningkatkan program edukasi, literasi dan menabung di Provinsi Jambi,” singkatnya.

Pada rangkaian HIM tahun 2025 di Jambi ini turut dibacakan Ikrar Sumpah Janji Menabung Pelajar Jambi yang dibacakan oleh Khalid, Ketua OSIS SMPN 1 Kota Jambi, selaku perwakilan pelajar. Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis tabungan kepada pelajar. Acara ditutup dengan penyerahan berbagai penghargaan yang diberikan kepada Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi yang telah menyukseskan Hari Indonesia Menabung dan Literasi Keuangan tingkat Provinsi Jambi tahun 2025.

Turut hadir dalam acara itu, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Kanwil DJPb Jambi, Perbankan se-Provinsi Jambi, BPS Provinsi Jambi, serta undangan lainnya.(*)




Warga RT 31 Kenali Asam Gelar Lomba Mancing di Kolam Pemancingan Vespania, Meriahkan HUT RI ke-80

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, warga RT 31 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi menggelar lomba mancing yang berlangsung meriah di Kolam Pemancingan Vespania, Sabtu (23/8) malam.

Acara yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan warga.

Kolam Pemancingan Vespania yang terletak di kawasan RT 31 dipilih sebagai lokasi utama karena keindahan alamnya yang asri serta fasilitas kolam pancing yang representatif.

Ketua RT 31, Kemas Yudhi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

“Lomba mancing ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga. Kami ingin menjadikan momentum HUT RI ke-80 ini sebagai semangat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Kemas Yudhu saat ditemui di lokasi acara.

Sementara itu, Zainudin selaku ketua panitia Kolam Pemancingan Vespania mengaku senang dapat menjadi bagian dari perayaan HUT RI.

“Kami sangat terbuka untuk kegiatan warga seperti ini. Semoga ke depan Pemancingan Vespania bisa terus menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, baik untuk rekreasi maupun kegiatan sosial,” ungkap Zainudin.

Panitia lomba menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan terbanyak dan ikan terberat.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari berbagai perlombaan yang digelar warga RT 31 dalam rangkaian menyambut hari kemerdekaan.(*)




Waduh! Pemerintah Rencanakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bertahap Tahun 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap alasan pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan secara bertahap mulai tahun depan.

Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus menambah jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Sustainability atau keberlanjutan jaminan kesehatan nasional sangat tergantung pada besarnya manfaat yang diberikan kepada peserta. Semakin besar manfaat, maka biaya yang harus ditanggung juga makin tinggi,” jelas Sri Mulyani dalam Rapat dengan Badan Anggaran DPR pada Kamis (21/8).

Ia juga menegaskan bahwa kenaikan iuran akan diikuti dengan penyesuaian anggaran untuk PBI yang bersumber dari APBN.

“Saat menaikkan tarif BPJS, pemerintah juga meningkatkan alokasi anggaran untuk PBI. Sedangkan bagi peserta mandiri, iurannya tetap, sehingga pemerintah memberikan subsidi untuk selisih tersebut, khususnya bagi peserta PBPU,” tambahnya.

Meski demikian, Sri Mulyani belum mengungkap besaran kenaikan iuran yang akan diterapkan pada 2026.

Pembahasan lebih rinci akan dilakukan bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan tertuang dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026.

Pemerintah memberikan ruang untuk menaikkan iuran secara bertahap dengan memperhatikan daya beli masyarakat dan kondisi fiskal negara.

“Dalam penyusunan skema pembiayaan, perlu keseimbangan antara tiga pilar utama pendanaan JKN. Oleh karena itu, penyesuaian iuran dapat dilakukan secara bertahap agar mengurangi dampak negatif sekaligus memastikan keberlanjutan program,” bunyi dokumen tersebut.

Buku Nota Keuangan juga mengungkapkan beberapa tantangan yang harus dihadapi Program JKN, seperti tingginya jumlah peserta nonaktif, terutama dari golongan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), serta banyaknya tunggakan iuran.

Selain itu, lesunya kondisi ekonomi dan meningkatnya jumlah PHK massal berpotensi mengurangi peserta aktif JKN karena menurunnya pekerja yang membayar iuran.

“PHK massal dapat menurunkan jumlah peserta Pekerja Penerima Upah sehingga memperbesar risiko peserta nonaktif,” jelas dokumen tersebut.

Tantangan lain adalah rendahnya kepatuhan membayar iuran dan belum optimalnya kolektibilitas iuran dari pemerintah daerah, yang menyebabkan arus kas BPJS Kesehatan terganggu.(*)




Apa Itu Sertifikat K3? Ini Penjelasan di Balik Kasus Wamenaker Noel

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel (IEG), sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Dalam kasus ini, para pekerja dilaporkan dipaksa membayar hingga Rp6 juta untuk mendapatkan sertifikat K3, padahal tarif resminya hanya Rp275.000.

Selisih tersebut diduga kuat menjadi bagian dari praktik pungutan liar dan gratifikasi yang kini tengah diusut oleh KPK.

Sertifikat K3 atau Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk mengakui kompetensi pekerja dalam memahami dan menerapkan prinsip keselamatan kerja.

Sertifikat ini menjadi penting terutama di sektor berisiko tinggi seperti konstruksi, pertambangan, dan industri kimia, karena bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang keselamatan kerja

  • Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja

  • Menjamin pekerja memenuhi standar K3 nasional

Kemenaker membagi sertifikasi ini dalam dua kategori:

  1. Sertifikat K3 Umum: untuk pekerja di berbagai sektor industri

  2. Sertifikat K3 Khusus: untuk pekerja di sektor spesifik seperti konstruksi, tambang, atau industri kimia

Untuk mendapatkan sertifikat K3 dari Kemenaker, pekerja wajib:

  • Mengikuti pelatihan dari Lembaga Pelatihan K3 yang telah terakreditasi

  • Menjalani ujian kompetensi

  • Jika lulus, akan diberikan sertifikat oleh pemerintah melalui sistem resmi

Menanggapi kasus ini, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa pihaknya akan segera membenahi sistem sertifikasi K3, terutama terkait pengawasan terhadap Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang selama ini menjadi mitra pemerintah.

“Bagi PJK3 yang belum menandatangani komitmen ulang dalam bentuk pakta integritas, izin operasionalnya akan kita tahan dulu,” tegas Yassierli.(*)




Gila! Urus Sertifikasi K3, Noel Diduga Terima Rp3 Miliar dan Motor Ducati

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 11 orang tersangka, termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel, dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Penetapan status hukum ini merupakan hasil dari gelar perkara yang dilakukan KPK pada Kamis malam (21/8/2025), sebagai tindak lanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2025.

Dalam keterangannya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa OTT ini bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan operasi di sejumlah titik di Jakarta.

Sebanyak 14 orang diamankan, 11 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Wamenaker Noel diduga menerima gratifikasi berupa uang senilai Rp3 miliar dan 1 unit motor Ducati sebagai bagian dari praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3.

Daftar Lengkap 11 Tersangka KPK Kasus Sertifikasi K3 Kemnaker:

  1. Immanuel Ebenezer – Wamenaker

  2. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Kelembagaan dan Personil K3

  3. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Pengujian dan Evaluasi K3

  4. Subhan – Sub Koordinator Keselamatan Kerja

  5. Anitasari Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja

  6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker & K3

  7. Hery Sutanto – Mantan Direktur Bina Kelembagaan

  8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

  9. Supriadi – Koordinator

  10. Temurila – Perwakilan PT Kem Indonesia

  11. Miki Mahfud – Pihak dari PT Kem Indonesia

Tiga orang lainnya yang turut diamankan dalam OTT masih berstatus terperiksa dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam OTT ini, KPK turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 15 unit kendaraan roda empat, termasuk milik Irvian Bobby, Subhan, Hery Sutanto, dan Gerry Aditya

  • 7 unit sepeda motor, salah satunya milik Immanuel Ebenezer

  • Uang tunai senilai Rp170 juta dan US$2.201

Ketua KPK menyebut, jumlah dan nilai barang bukti menunjukkan bahwa praktik pemerasan ini telah berlangsung cukup lama, setidaknya sejak tahun 2019.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B UU Tipikor, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jika terbukti bersalah, mereka dapat dikenakan hukuman penjara seumur hidup atau minimal empat tahun, serta denda mulai dari Rp200 juta hingga Rp1 miliar.

Saat ini, semua tersangka menjalani masa tahanan awal selama 20 hari di Rutan KPK Gedung Merah Putih, terhitung sejak Jumat (22/8) hingga 10 September 2025.(*)




Terancam Penjara Seumur Hidup, Wamenaker Immanuel Ebenezer Ajukan Amnesti ke Presiden Prabowo

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama 10 tersangka lainnya dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Immanuel dan para tersangka lainnya dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat empat tahun penjara serta denda mulai dari Rp200 juta hingga Rp1 miliar.

Kasus ini menyeret sejumlah nama penting di lingkungan Kemnaker, termasuk pejabat struktural yang aktif menjabat hingga 2025. Berikut daftar 10 tersangka lainnya:

  1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Kelembagaan dan Personil K3

  2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Pengujian dan Evaluasi Kompetensi K3

  3. Subhan – Sub Koordinator Keselamatan Kerja

  4. Anitasari Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja

  5. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker & K3

  6. Hery Sutanto – Mantan Direktur Bina Kelembagaan

  7. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

  8. Supriadi – Koordinator

  9. Temurila – Perwakilan PT Kem Indonesia

  10. Miki Mahfud – Pihak dari PT Kem Indonesia

Saat digiring ke mobil tahanan KPK di Gedung Merah Putih pada Jumat (22/8), Immanuel sempat menyampaikan permintaan tak biasa: ia berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

“Semoga saya mendapat amnesti dari Presiden Prabowo,” kata Noel kepada awak media.

Seluruh tersangka langsung ditahan untuk masa penahanan awal selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 22 Agustus hingga 10 September 2025, dan ditempatkan di Rumah Tahanan KPK cabang Gedung Merah Putih.(*)




KPK Tangkap Wamenaker, Prabowo Langsung Berhentikan Immanuel Ebenezer

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Presiden RI Prabowo Subianto resmi memberhentikan Immanuel Ebenezer atau yang dikenal sebagai Noel dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Keputusan ini diambil usai Noel ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (22/8/2025).

Pemberhentian tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam sebuah pernyataan resmi.

Ia menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Noel dari Kabinet Merah Putih.

“Untuk menindaklanjuti status hukum yang bersangkutan, Bapak Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden tentang pemberhentian Saudara Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan,” ujar Prasetyo.

Saat ini, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK.

Prasetyo juga menyampaikan harapan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat negara untuk menjunjung tinggi integritas dan menjauhi praktik korupsi.

Immanuel Ebenezer menjadi anggota kabinet pertama di era Prabowo yang ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Ia diduga terlibat dalam praktik pemerasan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Penangkapan dilakukan langsung di kantor Kemenaker, Jakarta.(*)




Jadi Khatib dan Imam, Wali Kota Maulana Pimpin Shalat Jumat Pertama di Masjid Ashabul Kahfi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meresmikan Masjid Ashabul Kahfi yang berlokasi di Jalan Jaya Bersama I, RT 04, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Jumat siang (22/8/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota usai dirinya memimpin shalat Jumat perdana sebagai imam sekaligus khatib di masjid tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana berharap keberadaan Masjid Ashabul Kahfi tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah shalat, tetapi juga dapat lebih dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Setelah diresmikannya masjid ini, mari kita tingkatkan fungsinya, bukan hanya untuk melaksanakan kewajiban ibadah, tetapi juga amalan sunnah yang dapat menambah keberkahan,” ujarnya.

Wali Kota juga mendorong agar masjid dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda. “Gunakan masjid sebagai tempat belajar anak-anak, penyelenggaraan majelis taklim, serta kegiatan sosial yang mampu menjadikan masjid lebih peka terhadap kebutuhan warga di sekitarnya,” tambahnya.

DMaulana menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi tempat yang menyenangkan dan ramah bagi semua kalangan, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Masjid harus menjadi ruang yang ramah anak. Jangan sampai ada anak-anak yang merasa takut atau enggan datang ke masjid. Justru masjid harus menjadi tempat yang akrab dengan mereka, tempat belajar, bahkan tempat bermain yang mendidik. Dengan begitu, sejak dini anak-anak akan terbiasa beribadah, jika waktunya shalat mereka ikut shalat, dan jika waktunya mengaji mereka dengan senang hati ikut mengaji,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menjadi donatur dalam pembangunan Masjid Ashabul Kahfi.

“Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu masyarakat kami untuk semakin dekat dengan agamanya. Semoga setiap tetes keringat, tenaga, pikiran, dan harta yang disumbangkan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkap Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Ashabul Kahfi, H. Ali, menjelaskan bahwa pembangunan masjid dimulai pada 14 Februari 2024 di atas lahan seluas delapan tumbuk. Selama proses pembangunan, masjid ini telah menjadi pusat kegiatan keagamaan, termasuk penyelenggaraan ibadah kurban sebanyak dua kali serta berbagai majelis pengajian.

“Ini merupakan berkah bagi kita semua, khususnya bagi jamaah Masjid Ashabul Kahfi,” ujarnya.

Atas nama pengurus masjid, Ali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dengan pikiran, tenaga, maupun materi, sehingga masjid dapat berdiri meski masih dalam tahap penyelesaian.

“Mudah-mudahan dengan doa dan kebersamaan kita semua, pembangunan masjid ini dapat segera diselesaikan, sehingga benar-benar menjadi basis pembinaan umat sebagaimana yang diharapkan oleh Bapak Wali Kota,” katanya.

Ia juga menyebut, saat ini Masjid Ashabul Kahfi juga telah diisi oleh kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti pengajian sehabis subuh yang pelaksanaan nya rutin dua kali dalam satu bulan.

“Kedepan kami juga akan isi dengan pengajian anak-anak, yang kelak menjadi Masjid Layak Anak. Hal ini sejalan dengan visi Pak Wali Kota bersama Pak Wakil Wali Kota untuk mewujudkan generasi bangsa yang berkarakter baik dan ber akhlak mulia,” tutupnya.

Usai melakukan peresmian Masjid tersebut, Wali Kota Jambi dokter Maulana, Ketua masjid Ashabul Kahfi H. Ali juga turut menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat RT 04 berupa bantuan pangan dan satu unit kursi roda.

Turut hadir dikesempatan tersebut, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim, Anggota DPRD Provinsi Jambi Yuli Yuliarti, Camat Paal Merah M. Toyib, Lurah Eka Jaya Abdul Salim, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Eka Jaya, Ketua RT. 04 H. Asmara Legawa, beserta para Ketua RT, Toko.(*)




BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Kuala Jambi, Satu Rumah Warga Ludes Terbakar

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID — Suasana tenang di kawasan pesisir Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mendadak berubah mencekam.

Sebuah rumah warga di Kelurahan Kampung Laut dilalap si jago merah pada Jumat malam, 22 Agustus 2025, sekitar pukul 21.30 WIB.

Kobaran api yang membumbung tinggi menerangi kegelapan malam dan memicu kepanikan warga sekitar. Api cepat membesar karena rumah berbahan dasar kayu yang mudah terbakar.

Camat Kuala Jambi, Hermawan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

“Kebakaran terjadi di rumah milik M. Hasan yang beralamat di Jalan Kopra, RT 11, RW 03, Kelurahan Kampung Laut,” jelasnya.

Bangunan rumah panggung tersebut berdiri di atas aliran sungai dan terbuat dari material papan, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang keluar untuk berbelanja.

Meski berada di kawasan padat penduduk, rumah tersebut cukup terpisah dari bangunan lain sehingga api tidak merambat ke rumah warga lainnya.

“Tidak ada korban jiwa. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik,” tambah Hermawan.

Sekitar pukul 22.00 WIB, api berhasil dipadamkan berkat bantuan warga sekitar yang bergotong royong menggunakan peralatan seadanya.

Proses pemadaman juga dibantu oleh petugas pemadam kebakaran dari kecamatan.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan dari saksi dan barang bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan menghitung jumlah kerugian.(*)




Wawako Diza Buka Kejurkot dan Kejurprov Panjat Tebing 2025 di Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) dan Open Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Jambi 2025 yang dilangsungkan di venue Panjat Tebing, kawasan Rest Area Danau Sipin, pada Jumat sore (22/8/2025).

Ditandai dengan pemasangan poin panjat, kejuaraan ini akan diselenggarakan 22 sampai dengan 24 Agustus 2025, yang diikuti 63 atlet, termasuk 9 orang diantaranya adalah peserta seleksi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menekankan pentingnya peran Federasi Panjat Tebing dalam membina atlet-atlet muda Kota Jambi. Menurutnya, pembinaan yang terarah akan membuka peluang besar bagi para atlet untuk mengembangkan potensi dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Panjat tebing bukan hanya sekedar olahraga, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian, konsentrasi, dan ketekunan. Karena itu, kehadiran Federasi Panjat Tebing sangat penting sebagai wadah pembinaan atlet, agar mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga mampu menorehkan prestasi,” tegas Diza.

Lebih lanjut, Ia menyoroti pentingnya regenerasi atlet, khususnya di cabang olahraga panjat tebing yang identik dengan usia produktif. Regenerasi yang berkesinambungan diyakini akan melahirkan lebih banyak prestasi gemilang di masa mendatang.

Diza juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dunia olahraga, termasuk panjat tebing, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

“Semoga kejuaraan ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga semakin mengenalkan Kota Jambi kepada masyarakat luas. Selain itu, kami berharap ajang ini mampu mempromosikan Danau Sipin sebagai destinasi sport tourism lokal, yang terus kami dorong bersama Bapak Wali Kota Jambi dengan memanfaatkan setiap momentum yang ada,” jelasnya.

Dikesempatan itu, atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wawako Diza mengapresiasi FPTI Kota Jambi yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan prestasi, mempererat persaudaraan antar atlet, sekaligus menjadi sarana dalam mencari bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Kota Jambi,” ucapnya.

Kepada para atlet yang mengikuti kompetisi, Diza juga menyampaikan rasa bangganya, serta memberikan semangat motivasi, agar terus bekerja keras dan konsistensi sehingga dapat meraih prestasi dengan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.

“Percayalah bahwa dengan semangat, kerja keras serta konsistensi yang baik kita dapat meraih prestasi gemilang, mengharumkan nama daerah, bahkan bukannya tidak mungkin untuk kita bisa ke tingkat yang lebih tinggi lagi dalam pertandingan-pertandingan bergengsi lainnya. Bertandinglah dengan penuh sportivitas, pantang menyerah, tidak cepat berpuas diri dan jadikan setiap tantangan sebagai pijakan untuk meraih puncak prestasi,” tutur Wawako.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Umum FPTI Kota Jambi, Ikuten Barus, menyampaikan bahwa dari total 63 peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut, terbagi ke dalam dua kategori, yakni Kejurkot Kota Jambi dengan 29 peserta dan Open Kejurprov dengan 25 peserta.

Ia berharap perkembangan olahraga panjat tebing di Kota Jambi, yang kini tidak hanya diminati remaja tetapi juga anak-anak, dapat terus mendapat perhatian serius. Menurutnya, dukungan pemerintah dalam menyediakan wadah serta sarana dan prasarana yang memadai akan sangat menentukan lahirnya prestasi atlet-atlet panjat tebing di masa mendatang.

“Salah satu yang kami harapkan adalah adanya renovasi dinding panjat yang saat ini masih menjadi catatan penting,” ujarnya.

Ikuten optimistis, dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, atlet panjat tebing Kota Jambi akan mampu meraih hasil maksimal pada Kejurprov tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 mendatang.

“Alhamdulillah, sebelumnya atlet panjat tebing Kota Jambi telah berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejurprov tahun 2024 dengan keluar sebagai Juara Umum,” tambahnya.

Lebih jauh, Ia juga menegaskan bahwa FPTI Kota Jambi siap menyelenggarakan event tingkat nasional, yakni Wali Kota Cup 2, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kota Jambi dalam memajukan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kejuaraan panjat tebing tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang lahirnya prestasi baru sekaligus motivasi bagi para atlet yang bertanding.

Dalam kesempatan itu, Antoni juga mengungkapkan program KONI Kota Jambi ke depan, salah satunya dengan kembali menggulirkan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Jambi yang telah lama tidak dilaksanakan. Event tersebut direncanakan akan berlangsung pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya seleksi atlet.

“Namun pada tahun 2025 ini, KONI Kota Jambi telah mendorong pelaksanaan Pekan Olahraga Kota Jambi sebagai ajang seleksi awal dalam menyongsong Kejurprov 2026 mendatang,” singkatnya.

Sebagai rangkaian kegiatan pembukaan, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha juga berkesempatan menyaksikan partai final kategori perorangan Lead Youth C dan D Putra-Putri, sekaligus menyerahkan medali kepada para pemenang.

Kejuaraan panjat tebing ini diawali dengan upacara pembukaan yang ditandai pembacaan janji juri dan janji atlet. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadispora Kota Jambi Erwandi, Ketua FPTI Provinsi Jambi Cecep Suryana, dan undangan lainnya serta seluruh atlet peserta kejuaraan.(*)