Catat! Besok Layanan SIM Keliling Satlantas Jambi Hadir di Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi kembali menghadirkan layanan SIM Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 September hingga Jumat, 5 September 2025, bertempat di Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Layanan SIM Keliling ini melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

Masyarakat yang hendak memperpanjang masa berlaku SIM diminta untuk menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, antara lain:

  • SIM asli yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan
  • Fotokopi KTP
  • Surat hasil tes psikologi

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara maksimal agar tidak terburu-buru saat masa berlaku SIM habis.

“Kami hadir lebih dekat ke masyarakat untuk memberikan kemudahan layanan. Semoga warga dapat memanfaatkan layanan ini tepat waktu dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Layanan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polresta Jambi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas, serta mendukung tertib administrasi pengemudi kendaraan bermotor.

Dia menyebutkan, untuk biayar perpanjangan SIM A senilai Rp 80 ribu dan SIM C sebesar Rp 75 ribu.

“Ini di luar persyaratan lain yang harus diambil, seperti kesehatan jasmani dan rohani,” sebutnya. (*)




Hari Lalu Lintas ke 70 Satlantas Jambi Edukasi Supir Truk soal Keselamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas ke-70, Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi melaksanakan kegiatan pembagian segitiga pengaman kepada pengemudi truk di kawasan Jalan Lingkar Kota Jambi.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa (2/9) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Sebanyak lima buah segitiga pengaman dibagikan langsung oleh personel Sat Lantas Polresta Jambi kepada para sopir truk.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, khususnya dalam situasi darurat ketika kendaraan mengalami kerusakan di jalan.

AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., selaku Kasat Lantas Polresta Jambi, menyampaikan bahwa penting bagi pengemudi untuk selalu siap menghadapi potensi kecelakaan atau kemacetan akibat kendaraan bermasalah.

“Kami ingin memastikan bahwa pengemudi mengetahui pentingnya penggunaan segitiga pengaman. Alat ini bisa menghindari risiko kecelakaan lanjutan saat kendaraan berhenti di jalan,” ujarnya.

Para pengemudi truk yang menerima segitiga pengaman mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pihak kepolisian.

Mereka merasa terbantu dengan adanya pembagian alat keselamatan ini.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang terus digencarkan oleh jajaran Ditlantas Polda Jambi.(*)




Kematian Balita Cacingan: Kasus Tragis dan Cara Pencegahannya

RAYA BALITA YANG MENINGGA AKIBAT TUBUHNYA DIPENUHI CACING

SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal dan tubuhnya dipenuhi cacing kasus tragis yang memicu keprihatinan mendalam. Banyak vidio yang beredar di media sosial mengundang banyak keprihatinan masyrakat, oleh karena itu artikel ini akan membedah penyebab askariasis berat, vaksinasi, sanitasi buruk, hingga pentingnya edukasi kesehatan masyarakat.

Meninggalnya seorang balita tiga tahun karena tubuhnya dipenuhi cacing menjadi sebuah tragedi yang tidak seharusnya terjadi. Infeksi cacing, yang sering dianggap masalah ringan, ternyata bisa berkembang menjadi kondisi mematikan jika dibiarkan tanpa penanganan.

Menurut pakar kesehatan, jenis cacing yang paling sering menyerang anak-anak adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides). Jika jumlahnya banyak, cacing bisa menumpuk di usus, mengganggu pencernaan, menyerap nutrisi, bahkan menyumbat organ dalam. Anak yang mengalami kondisi ini berisiko menderita gizi buruk, anemia, hingga komplikasi serius yang berujung pada kematian.

Faktor Risiko Utama

Ada sejumlah faktor yang membuat anak-anak rentan terkena cacingan, di antaranya:

  1. Sanitasi buruk – lingkungan kotor, saluran air tidak sehat, serta tidak adanya akses toilet bersih.

  2. Kebiasaan jajan sembarangan – makanan yang tidak higienis bisa mengandung telur cacing.

  3. Kurangnya kebiasaan mencuci tangan – terutama setelah bermain atau sebelum makan.

  4. Tidak rutin diberi obat cacing – anak-anak di daerah endemik wajib mendapat obat cacing minimal dua kali setahun.

Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Kasus meninggalnya balita ini harus menjadi pengingat bahwa cacingan dapat dicegah dengan langkah sederhana. Berikut beberapa cara efektif:

  1. Pemberian Obat Cacing Rutin
    Kementerian Kesehatan menganjurkan pemberian obat cacing setiap enam bulan sekali untuk anak usia 1–12 tahun. Obat ini murah, mudah didapat, dan terbukti efektif menekan angka infeksi.

  2. Menjaga Kebersihan Diri
    Ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah bermain. Kebiasaan kecil ini dapat mengurangi risiko tertelan telur cacing.

  3. Menyediakan Air Minum yang Aman
    Pastikan air yang dikonsumsi anak bersih dan matang. Air yang terkontaminasi menjadi media penularan utama penyakit cacingan.

  4. Menggunakan Alas Kaki
    Anak-anak sebaiknya dibiasakan memakai sandal atau sepatu saat bermain di luar rumah. Hal ini mencegah masuknya larva cacing tambang melalui kulit.

  5. Menerapkan Pola Makan Sehat
    Nutrisi yang cukup akan memperkuat daya tahan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit, termasuk infeksi cacing.

  6. Perbaikan Sanitasi Lingkungan
    Program pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta menyediakan toilet sehat sangat penting untuk menekan penyebaran cacing.

Kasus ini seharusnya menjadi alarm keras bagi semua pihak. Pemerintah perlu memperkuat kampanye pencegahan cacingan melalui sekolah, posyandu, dan layanan kesehatan masyarakat. Orang tua pun diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan anak, terutama pada usia balita yang masih sangat rentan.

Dengan pencegahan yang konsisten, kematian akibat cacingan sebenarnya bisa dihindari. Tragedi yang dialami balita tiga tahun ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih peduli pada isu kesehatan sederhana yang sering diabaikan, namun berisiko fatal jika disepelekan. (*)




Grab, Gojek, InDrive Ungkap Identitas Driver Ojol yang Bertemu Gibran Usai Demo

SUASANA PEMAKAMAN OJOL YAG TEAS TERLINDAS MOBIL BRIMOB

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) dari Grab, Gojek, hingga InDrive pasca demo menuai perhatian publik. Grab akhirnya mengungkap identitas pengemudinya yang hadir dalam dialog tersebut.

Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) pada akhir pekan lalu masih ramai dibicarakan. Banyak warganet yang menanyakan siapa sebenarnya driver ojol Gibran yang berkesempatan langsung berdialog dengan pemerintah setelah aksi demo.

Grab Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang lebih dulu memberi klarifikasi. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menegaskan bahwa perwakilan pengemudi yang hadir adalah mitra resmi, aktif di aplikasi, serta memiliki rekam jejak nyata dalam komunitas.

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Dua nama yang diungkap adalah Riska dan Arief. Riska telah bergabung dengan Grab sejak 2016, sekaligus aktif di komunitas Lady Grab Jakarta Barat yang dikenal memperjuangkan suara para pengemudi perempuan. Sementara Arief tercatat sebagai mitra sejak 2018 dan menjadi bagian dari komunitas Grab Militan Cikarang.

“Keduanya dikenal aktif mendampingi rekan-rekan, terbiasa menyuarakan aspirasi, serta dipercaya untuk membawa suara komunitas ke ruang dialog,” jelas Tirza dalam keterangan resminya, Rabu (3/9/2025).

Menurut Grab, undangan yang diberikan Gibran merupakan kesempatan berharga. Sebab, tidak setiap saat driver ojol Gibran bisa secara langsung menyampaikan keluhan maupun harapan di hadapan pejabat tinggi negara.

Di sisi lain, publik juga menyoroti agar perusahaan transportasi online lain seperti Gojek dan InDrive melakukan hal serupa: menjelaskan siapa perwakilan pengemudinya yang diundang dalam forum tersebut. Warganet menilai transparansi penting supaya pertemuan semacam ini benar-benar merepresentasikan kepentingan mayoritas ojol di lapangan, bukan hanya segelintir orang.

Dengan identitas yang sudah diungkap, kehadiran driver ojol Gibran diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara komunitas pengemudi dan pemerintah, terutama terkait isu tarif, keamanan kerja, dan perlindungan sosial yang selama ini menjadi tuntutan utama.  (*)




Maulana: Kota Jambi Harus Aman, Nyaman, dan Kondusif untuk Warga dan Pelaku Usaha

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Meski hujan sempat mengguyur Kota Jambi pada Selasa malam (2/9/2025), hal itu tak menyurutkan semangat Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., untuk turun langsung memastikan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat di berbagai kawasan kota

Hal itu terlihat saat keduanya kompak mengendarai kendaraan roda dua melakukan patroli gabungan keliling kota bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terdiri dari Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta Dandim 0415/Jambi Letkol Inf. Putra Negara.

Adapun rute patroli yang dilalui merupakan titik-titik keramaian dan jalur utama aktivitas masyarakat. Rute dimulai dari kawasan Kantor Camat Kotabaru, kemudian berlanjut menuju Simpang Rindu, Tugu Juang, Simpang Mayang, Simpang IAIN, hingga Simpang Bank Indonesia dan Air Mancur depan Kantor Gubernur Jambi.

Patroli kemudian berlanjut ke Simpang Museum Siginjai, melewati Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Simpang Pulai, Simpang WTC, Ancol, DKT, Simpang Bata, serta kawasan SMPN 2 Jambi. Dari titik tersebut, rombongan bergerak ke Simpang Jelutung, Hotel BW Luxury, Simpang Adipura, Xaverius, Kebun Kopi, dan berakhir di kawasan Tugu Keris, sebagai ikon kebanggaan Kota Jambi.

Di sela patroli tersebut, Wali Kota Maulana bersama Forkopimda juga menyempatkan diri menyapa para pedagang dan masyarakat yang tengah beraktivitas di sejumlah titik yang dilalui. Wali Kota juga tampak berbincang langsung dengan para pelaku UMKM dan pedagang kecil mengenai aktivitas usaha mereka. Sebagai bentuk kepedulian, Ia juga turut menyerahkan bingkisan kepada para pedagang yang ditemui.

Wali Kota Maulana menegaskan, patroli ini tidak hanya sekedar memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, termasuk para pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi malam hari.

“Patroli ini kami lakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif, agar masyarakat dan para pedagang dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang. Insya Allah, dengan situasi yang aman, ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Jambi akan terus tumbuh,” ujar Maulana.

Dari hasil pantauannya bersama unsur Forkopimda, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa situasi Kota Jambi secara umum dalam kondisi aman dan terkendali.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan kondusif. Aktivitas masyarakat tetap normal, termasuk para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di kawasan yang sebelumnya sempat menjadi titik unjuk rasa. Saat ini mereka sudah kembali berjualan seperti biasa,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan komitmennya untuk terus memastikan stabilitas kota melalui langkah preventif dan kolaboratif bersama seluruh unsur Forkopimda.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Jambi. Kehadiran kami bersama Forkopimda malam ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” tambahnya.

Dengan digelarnya patroli bersama ini, Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan situasi kamtibmas di wilayah kita dapat terus terjaga, sehingga masyarakat Kota Jambi merasa aman dan nyaman. Kondisi yang kondusif ini tentu akan berdampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif,” jelas Maulana.

Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kekompakan serta kerja keras seluruh unsur Forkopimda bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Jambi.

“Berkat kerja sama, saling berdiskusi, dan komunikasi yang baik, meskipun beberapa insiden sempat terjadi, Alhamdulillah semuanya dapat berjalan kondusif. Aset-aset penting kota juga tetap terjaga, karena ini bukan hanya simbol pemerintahan, tetapi juga marwah kita bersama,” ucap Maulana.

Wali Kota Maulana juga menegaskan, meski Kota Jambi tidak termasuk dalam kluster merah sebagaimana dipaparkan Kementerian Dalam Negeri, namun kewaspadaan tetap harus dijaga terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi.

“Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan kita kepada masyarakat, bahwa Forkopimda Kota Jambi solid, bersatu, dan siap mengambil langkah tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pihak manapun yang berupaya mengganggu stabilitas kota.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan anarkis, penjarahan, maupun perbuatan melawan hukum di Kota Jambi,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai unsur untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Ia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Jambi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun yang datang dan beraktivitas.

“Mudah-mudahan dengan soliditas TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Jambi, yang didukung seluruh elemen masyarakat, kita dapat terus menjaga ketenangan dan keamanan. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi Adat Budaya Melayu Jambi, marwah ini harus senantiasa kita rawat dan lestarikan. Dengan kebersamaan, kita akan saling menguatkan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebelum melakukan patroli gabungan keliling kota, Wali Kota bersama unsur Forkopimda juga sempat melakukan pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik dalam kawasan kota Jambi melalui kamera CCTV di ruang Jambi City Operation Center (JCOC) yang merupakan pusat pengendalian terintegrasi yang berada di Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi dibawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi.

Turut hadir mendampingi dalam giat itu, Sekda A Ridwan beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.(*)




Walikota dan Wawako Sapa PKL Saat Patroli, Pastikan Roda Ekonomi Tetap Berjalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Menyikapi situasi keamanan yang sempat memanas akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Jambi beberapa hari terakhir, Walikota Jambi, Maulana, turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli dan pemantauan situasi di sejumlah titik rawan, Selasa 2 September 2025 malam.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Diza serta jajaran TNI dan Polri, termasuk personel dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Selain melakukan patroli, Walikota dan rombongan juga memberikan bantuan sembako kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak akibat terganggunya aktivitas ekonomi selama aksi demonstrasi berlangsung.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan masyarakat merasa tenang. Sekaligus kami juga ingin meringankan beban para PKL yang terdampak dengan memberikan sedikit bantuan,” ujar Walikota Maulana di sela kegiatan.

Di lokasi, Walikota juga tampak berdialog langsung dengan beberapa pedagang dan warga, mendengarkan aspirasi serta masukan mereka terkait situasi yang terjadi.

“Kami berharap situasi di Kota Jambi tetap aman dan kondusif. Tidak boleh ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah kedamaian yang sudah terjaga selama ini,” tambahnya.

Pihak Pemkot Jambi bersama TNI-Polri berkomitmen akan terus melakukan patroli secara berkala di titik-titik yang dianggap rawan, terutama pada malam hari, sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).(*)




Lurah Mayang Mangurai Lakukan Patroli, Cegah Gangguan Kamtibmas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyikapi situasi keamanan yang sempat memanas akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir, Lurah Mayang Mangurai, Budi Sulistyawan, turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan di wilayahnya, Selasa (2/9/2025).

Patroli dilakukan di beberapa lokasi strategis, salah satunya di kawasan Jambi Town Square (Jamtos), yang menjadi pusat keramaian warga.

Dalam patroli tersebut, Lurah Budi Sulistyawan didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Mayang Mangurai.

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya aktivitas yang tidak diinginkan di tengah masyarakat, serta memastikan situasi tetap kondusif pasca-aksi demonstrasi.

“Kami turun langsung ke lapangan bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memantau situasi, memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan ataupun yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Lurah Budi saat ditemui di sela kegiatan.

Dalam patroli tersebut, mereka juga terlihat menyambangi beberapa pengendara sepeda motor yang berhenti di sekitar kawasan Jamtos.

Petugas menanyakan keperluan mereka, sebagai bagian dari langkah antisipatif dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Budi menegaskan bahwa pihak kelurahan bersama aparat TNI-Polri akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya menyusul kejadian kerusuhan yang sempat terjadi di sejumlah titik di Kota Jambi.

“Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Jangan sampai suasana yang sudah kondusif terganggu oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Patroli akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik yang dinilai rawan, khususnya pada malam hari, guna mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kelurahan Mayang Mangurai.(*)




Besuk Balita Hidrosefalus, Maulana Tegaskan Pemerintah Hadir Bagi Warga yang Membutuhkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali hadir membawa semangat dan harapan bagi warganya. Selasa (2/9/2025), orang nomor satu di Kota Jambi itu menjenguk Asiyah Nur Zhevanya, balita berusia 2 tahun yang tengah dirawat intensif di RSUD Raden Mattaher.

Asiyah Nur Zhevanya adalah anak dari pasangan Ali Imron dan Mega warga Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi yang tengah dirawat karena menderita penyakit Hidrosefalus atau yang lebih dikenal dengan kondisi penumpukan cairan serebrospinal (CSF) yang berlebihan di dalam otak, sehingga menyebabkan tekanan berbahaya dan kerusakan jaringan otak, serta menyebabkan kepala bayi membesar.

Wali Kota Maulana mengatakan bahwa, Asiyah Nur Zhevanya telah menjalani operasi hingga 4 kali.

“Alhamdulillah, kondisi ananda Asiyah kini berangsur membaik. Hal ini tentu berkat ikhtiar, doa orang tua, serta pelayanan terbaik yang diberikan oleh RSUD Raden Mattaher, yang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan spesialistiknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan bagi Asiyah untuk menjamin kebutuhan perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia.

“Dan hari ini, kami juga secara langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia, sekaligus juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk biaya keluarga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, selain melalui program Kartu Bahagia yang dimiliki Pemerintah Kota Jambi untuk menjamin berbagai kebutuhan sosial masyarakat, termasuk layanan kesehatan yang dapat diaktifkan kapan saja oleh keluarga kurang mampu, tersedia pula layanan dari Pemerintah Provinsi Jambi berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga yang belum tercover program Pemkot Jambi.

“Pada prinsipnya, berbagai kebijakan yang kami hadirkan harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah warga, memberikan perlindungan dan solusi, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, Dr. dr. Herlambang, Sp. OG., menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas hadirnya program Kartu Bahagia. Menurutnya, program tersebut semakin mendekatkan masyarakat dengan pemerintah serta memberikan rasa kehadiran negara di tengah warga yang membutuhkan.

“Ini adalah contoh nyata bahwa setiap pemimpin ketika mengeluarkan kebijakan, harus benar-benar untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya minta dilayani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kesembuhan Asiyah Nur Zhevanya.

“Insya Allah, kami akan terus mengupayakan perawatan yang maksimal dan berkomunikasi secara intensif dengan keluarga,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut didampingi oleh Ketua Baznas Kota Jambi Syamsir Naim beserta jajaran dan Camat Telanaipura Rizalul Fikri.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Penuh RUU Perampasan Aset, Siap Temui DPR RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang tengah menjadi sorotan publik.

Pernyataan ini menanggapi tuntutan sejumlah mahasiswa yang beberapa waktu lalu menggelar aksi di gedung DPRD Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Kemas Faried Alfarelly menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, yang dianggap penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan pengembalian aset negara.

“Kami mendukung penuh RUU Perampasan Aset agar segera disahkan. Ini adalah langkah maju untuk mewujudkan transparansi dan keadilan,” ujar Kemas Faried kepada media.

Ia juga menyatakan kesiapan DPRD Kota Jambi, untuk bertemu langsung pihak DPR RI guna menyampaikan atau mengantarkan dukungan secara resmi.

“Kami akan atur waktu untuk bertemu langsung dengan DPR RI dan menyampaikan secara terbuka komitmen kami dalam mendukung RUU ini,” tambahnya.

Aksi mahasiswa yang berlangsung beberapa waktu lalu menyoroti pentingnya pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen hukum untuk mengejar dan mengembalikan kekayaan negara yang dirampas secara ilegal.

Mereka mendesak agar DPRD sebagai wakil rakyat menyuarakan aspirasi ini ke tingkat nasional.

Dengan pernyataan Kemas Faried, DPRD Kota Jambi menunjukkan respons positif dan terbuka terhadap suara publik, khususnya dari kalangan generasi muda.

RUU Perampasan Aset merupakan regulasi yang dirancang untuk memberikan kewenangan kepada negara dalam menyita dan mengelola aset hasil tindak pidana, termasuk korupsi, tanpa harus menunggu putusan pidana terlebih dahulu.

Undang-undang ini dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan kerugian negara dan memperkuat sistem penegakan hukum.(*)




Perhatian Wali Kota Jambi: Asyah, Balita Hidrosefalus, Dapat Bantuan dan Perawatan Optimal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. Maulana melakukan kunjungan langsung ke RSUD Raden Mattaher, Selasa (2/9/2025), untuk meninjau kondisi Asyah Nur Zhevania, balita berusia dua tahun asal Kecamatan Paal Merah, Talang Bakung, yang sedang menjalani perawatan intensif akibat hidrosefalus.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana memastikan bahwa BPJS Kesehatan milik Asyah sudah aktif, sehingga seluruh proses pengobatan jangka panjangnya bisa dijalani tanpa kendala biaya.

Aktivasi ini merupakan bagian dari Program Kartu Bahagia, salah satu inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan.

Selain memantau kondisi pasien, Maulana juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga untuk membantu selama masa perawatan.

“Kondisi adik Asyah sudah menunjukkan perkembangan positif. Kami akan terus mendukung layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu melalui Program Kartu Bahagia maupun SKTM,” ujar Maulana.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, dr. Herlambang, SpOG, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kota terhadap pasien.

Ia juga menyebutkan bahwa penanganan penyakit hidrosefalus kini bisa dilakukan langsung di RSUD Raden Mattaher, tanpa perlu rujukan ke luar daerah.

“Asyah terus menunjukkan kemajuan. Meski butuh pemantauan dan operasi lanjutan, tim medis kami siap memberikan pelayanan terbaik dengan dukungan fasilitas modern,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa sektor kesehatan akan terus menjadi prioritas utama pemerintah kota sebagai penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian kami terhadap layanan kesehatan masyarakat. Kami berharap, dukungan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Jambi,” tutupnya.(*)