Sepatu Seragam dari Pemkot Jambi, Semangat Baru untuk Anak Sekolah Rakyat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung berlangsungnya Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program yang sudah berjalan di Kota Jambi itu, diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi bangsa sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Komitmen itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan berupa sepatu sekolah kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 5 yang berlokasi di Sentra Alyatama, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada empat orang peserta didik, yang dirangkai dengan pelaksanaan apel pagi dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah M. Toyib, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Sudarmono, serta jajaran tenaga pendidik.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang diarahkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok desil satu, untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

“Ini adalah sesuatu yang sangat baik dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kota Jambi. Dan kami, Pemerintah Kota, sangat mendukung program dari Bapak Presiden ini,” ujarnya.

Menurut Maulana, bantuan sepatu yang diberikan Pemkot Jambi melalui Dinas Sosial bukan hanya sekedar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk perhatian dan dorongan motivasi agar para siswa semakin bersemangat belajar.

“Hal ini kami lakukan agar seluruhnya seragam. Nanti bajunya pun ada delapan jenis seragam, tujuannya agar mereka tetap menjaga marwah dan karakter. Sehingga di luar sekolah tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan,” jelasnya.

Maulana optimistis, keberadaan Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi di berbagai bidang. Lebih jauh, Ia menilai program ini merupakan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pendidikan.

“Melalui satu anak yang berhasil meningkatkan kesejahteraannya, maka keluarga di belakangnya pun akan ikut terangkat. Dengan begitu, rantai kemiskinan dapat diputus,” tegasnya.

Kepada para siswa, Maulana juga menyampaikan pesan motivasi. Ia menekankan bahwa pendidikan, ilmu pengetahuan, dan keimanan yang kuat akan menjadi kunci perubahan dan pengangkat derajat seseorang.

“Prinsip itu semua ada pada program Sekolah Rakyat ini. Bukan hanya untuk mengangkat derajat adik-adik sekalian, tapi juga keluarga kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan agar seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sepenuh hati.

“Di sekolah ini, semuanya harus senang dan bersemangat. Targetnya, setelah lulus dapat melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik, baik di Indonesia maupun di dunia. Dari sini juga akan lahir kader-kader bangsa dan pemimpin masa depan yang berilmu sekaligus berakhlak,” pungkas Wali Kota Jambi itu.(*)




Wujud Kepedulian, Wali Kota Jambi Bantu Sepatu Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kali ini, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sepatu sekolah gratis kepada para siswa Sekolah Rakyat di Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (26/8/2025).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Kami memberikan bantuan sepatu sekolah agar para siswa bisa tampil rapi dan seragam, sekaligus merasa percaya diri saat mengikuti kegiatan belajar,” kata Maulana.

Penyerahan simbolis dilakukan kepada empat orang siswa Sekolah Rakyat, sebagai perwakilan dari total 100 peserta didik tingkat SMA yang telah diterima melalui proses seleksi ketat.

Para siswa ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa selain bantuan sepatu, Sekolah Rakyat juga menyediakan delapan jenis seragam untuk berbagai kegiatan, baik di dalam maupun luar sekolah.

Tujuannya adalah agar siswa tetap menjaga sikap, karakter, dan moralitas di manapun mereka berada.

“Seragam ini tidak hanya soal penampilan, tapi juga cara kita menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter yang baik kepada anak-anak, bahkan saat mereka berada di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan prioritas nasional yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi masa depan untuk generasi muda agar mereka bisa memiliki keterampilan, ilmu pengetahuan, dan masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas SDM di Kota Jambi,” tegas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi pun berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program ini, sebagai langkah strategis membangun masyarakat yang lebih sejahtera melalui jalur pendidikan.(*)




Motivasi Wali Kota Maulana untuk Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Minder!

JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Rakyat di kawasan Setra Alyatama, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan simbolis bantuan sepatu dari Pemerintah Kota Jambi kepada para siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga bertindak sebagai pembina apel pagi. Ia menyampaikan pesan-pesan motivasi kepada para siswa agar tidak merasa minder atau rendah diri dengan kondisi ekonomi mereka saat ini.

“Saya pernah berada di posisi seperti kalian. Saya juga dibesarkan di rumah bedeng bersama orang tua saya. Jadi jangan takut, jangan minder. Justru dari kondisi inilah kalian bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat,” ujar Maulana di hadapan para siswa.

Bantuan sepatu ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa dari keluarga prasejahtera.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang kini telah berjalan di berbagai daerah termasuk di Kota Jambi.

Maulana menegaskan, program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan motivasi para siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

“Semoga bantuan kecil ini bisa menumbuhkan semangat besar dalam diri adik-adik semua. Terus belajar, kejar cita-cita kalian,” tutupnya.(*)




Jihan Dirawat di RS Bratanata, Wali Kota Jambi: Gizi Anak Harus Terpenuhi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan baru hadir bagi keluarga Jihan, seorang anak penderita gizi buruk asal Kota Jambi, setelah dikunjungi langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, pada Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, tempat Jihan kini tengah dirawat intensif.

Jihan sebelumnya didiagnosis menderita sejumlah penyakit serius, yakni gizi buruk, dehidrasi berat, suspect TBC, dan cerebral palsy. Kondisinya yang sangat lemah diperparah dengan keterbatasan ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi Jihan sudah membaik. Berat badannya naik sekitar 2 kilogram dan terus dipantau oleh dokter spesialis anak,” ujar Maulana kepada awak media.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk mendukung proses pemulihan Jihan.

Wali Kota Maulana telah menginstruksikan kepada Puskesmas dan Dinas Sosial setempat untuk melakukan pemantauan rutin dan memastikan asupan gizi Jihan terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain bantuan medis, pihak keluarga juga akan diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Maulana juga menegaskan kepada dinas-dinas terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendeteksi dan menangani kasus gizi buruk sejak dini.

“Yang paling penting, jangan sampai ada lagi anak-anak di Kota Jambi yang tidak terpenuhi gizinya. Semua pihak harus peduli,” tegasnya.(*)




Dilantik Wagub Abdullah Sani, Arif Budiman Resmi Jabat Sekrestaris DPRD Provinsi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi, Selasa (26/08/2025).

Sebelum dilantik menjadi Sekwan, Arif Budiman menjabat Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi.

Kadis kominfo Provinsi Jambi Ariansyah membenarkan bahwa Wagub Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman untuk mengisi kekosongan pada jabatan Sekretaris DPRD Provinsi Jambi.

“Iya pelantikan di Kantor Gubernur Jambi,” katanya singkat via whattshap.

Seperti diketahui bahwa Arif Budiman sebelumnya dari Kadis PMD Batanghari, dilantik Gubernur Jambi menjadi Kepala Disbudpar dan kemudian Arif Budiman dilantik menjadi Kadisosdukcapil Provinsi Jambi.

Sebelum dilantiknya Arif Budiman sebagai Sekwan, posisi jabatan sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi juga sudah lama kosong pasca purna tugasnya, Amir Hasbi.(*)




Tim KKS Nilai Positif Upaya Pemkot Jambi Wujudkan Kota Sehat, Verifikator Beri Catatan Khusus

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi mendapat apresiasi dalam penilaian lanjutan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut terlihat dari kehadiran langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang menyampaikan paparan capaian dan berbagai upaya Pemkot Jambi dalam mewujudkan Kota Sehat. Agenda verifikasi lanjutan tersebut dilaksanakan pada Senin siang (25/8/2025), secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, yang dipusatkan di Aula Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat dan Lurah di lingkungan Pemkot Jambi, pengurus FKJS Kota Jambi, serta Tim Pembina KKS Provinsi Jambi.

Tahapan verifikasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan Kota Jambi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Selain pemenuhan indikator teknis, keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai faktor kunci keberhasilan. Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Kota Sehat (FKS) dan lintas sektor berkomitmen menjaga keberlanjutan program, sehingga Kota Jambi dapat benar-benar terwujud sebagai kota yang ramah, sehat, inklusif, dan berdaya saing bagi seluruh warganya.

Diawali dengan arahan oleh, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Murti Utami yang menekankan bahwa meski dilakukan secara virtual, penilaian ini tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Kepala Daerah beserta jajaran yang berhasil mengikuti verifikasi lanjutan ini untuk meraih penghargaan Swasti Saba Wistara tahun ini yang berbeda pada 10 kali penyelenggaraan sebelumnya yang merupakan respon terhadap dinamika global saat ini dan sebagai wujud transformasi kesehatan,” tekannya.

“Nantinya hasil yang diperoleh mohon dapat diterima karena merupakan hak mutlak dari Tim Verifikator, tetap semangat dan senantiasa sehat, selamat berproses,” singkatnya.

Dalam verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memaparkan upaya yang telah dilakukan Pemkot Jambi pada sembilan tatanan utama penilaian. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, perilaku hidup sehat, serta penyediaan sarana olahraga dan ruang publik sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat sehat mandiri.

Pada aspek lingkungan dan infrastruktur, Pemkot fokus menyediakan air bersih, pengelolaan limbah, ruang terbuka hijau, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga normalisasi drainase. Di bidang pendidikan, diterapkan program UKS, sekolah sehat, sekolah ramah anak, hingga gerakan gizi seimbang. Sedangkan di sektor pasar, perkantoran, dan industri, langkah yang diambil meliputi peningkatan sanitasi, pengawasan pangan, pembinaan UMKM, serta penerapan kawasan tanpa rokok.

Maulana juga menekankan pembenahan di sektor pariwisata, transportasi, dan lalu lintas melalui penyediaan fasilitas ramah difabel, jalur sepeda, call center darurat, serta pengawasan emisi kendaraan. Pada sisi perlindungan sosial, Pemkot memperkuat regulasi dan layanan kesejahteraan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta pengawasan wilayah rawan kriminalitas. Adapun di bidang penanggulangan bencana, telah disiapkan sistem peringatan dini, buffer stock logistik, hingga pemberdayaan masyarakat tanggap bencana.

Wali Kota menegaskan, berbagai langkah strategis tersebut merupakan wujud keseriusan Pemkot Jambi dalam membangun kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan semua pemangku kepentingan.

Usai paparan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana optimis dan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Kota Jambi sebagai Kota Sehat dengan predikat tertinggi Swasti Saba Wistara.

“Sebelumnya, Kota Jambi telah berhasil meraih predikat tertinggi Swasti Saba Wistara. Hari ini, kita kembali mengikuti proses verifikasi lanjutan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut di setiap indikatornya,” terang Wali Kota Maulana.

Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat beberapa catatan pada sembilan tatanan indikator penilaian yang perlu segera dilengkapi. Untuk itu, dirinya meminta seluruh OPD dan lembaga terkait agar dapat secapatnya menuntaskan kelengkapan bahan yang diminta Tim Verifikator KKS.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD dan masyarakat yang terus berupaya bersama mewujudkan Kota Jambi sebagai kota yang sehat, bersih, dan bahagia,” pungkasnya.

Penilaian KKS ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peran aktif pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(*)




Wawako Diza : Pengukuhan JambiKota-CSIRT Jadi Langkah Strategis Pemkot Hadapi Kejahatan Siber

JAMBi, SEPUCUKJAMBI.ID – Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Pemerintah Kota Jambi resmi terbentuk setelah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia mengukuhkan JambiKota-CSIRT dalam prosesi pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin pagi (25/8/2025).

Pengukuhan TTIS ini ditandai dengan Penyerahan Surat Tanda Registrasi (STR) JambiKota CSIRT dengan nomor Registrasi: 615/CSIRT.01.02/BSSN/06/2025, oleh Deputi III BSSN Dr. Sulistyo didampingi Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M, M.Han kepada Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Acara itu juga turut dirangkai dengan penyerah Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, yang diserahkan langsung oleh Kepala BSSN kepada Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi yang telah berhasil membentuk dan meregistrasikan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sektor organisasi pemerintah di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha usai menerima surat tanda pengukuhan tersebut, menegaskan Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga ruang digital yang sehat dan produktif.

“Alhamdulillah, CSIRT Pemerintah Kota Jambi, hari ini telah resmi dikukuhkan langsung oleh BSSN. Kami, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan tim TTIS ini dapat berfungsi secara nyata, dengan melaksanakan tugas pencegahan, pengawasan, serta penanganan terhadap berbagai potensi gangguan dan ancaman di ruang siber,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan CSIRT di era digital saat ini, khususnya dalam menjaga keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah. Menurutnya, meningkatnya ancaman dan tindak kejahatan di ruang siber menjadi alasan utama perlunya penguatan perlindungan serta sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi.

“Keberadaan CSIRT ini sangat penting di era digital sekarang, terutama dalam menjaga keamanan sistem elektronik pemerintah. Kita tahu, ancaman dan tindak kejahatan siber semakin beragam dan kompleks, sehingga perlu langkah nyata untuk memperkuat perlindungan dan memastikan layanan publik berbasis digital tetap aman bagi masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Sebelumya, dalam arahannya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi sebagai provinsi ke 6 yang telah berhasil membentuk CSIRT/TTIS secara lengkap.

“Hal ini membuktikan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Jambi beserta kabupaten/kota dalam mendukung keandalan dan keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah,” katanya.

Ia juga tegaskan, pembentukan CSIRT ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI agar seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera menuntaskan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber pada tahun ini.

“Pembentukan dan penguatan Tim Tanggap Insiden Siber ini bukan sekedar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk melindungi sistem pemerintahan digital kita,” tegasnya.

Kepala BSSN juga mengingatkan peran strategis Tim Tanggap Insiden Siber di daerah.

“Keberadaan Tim Tanggap Insiden Siber di daerah menjadi kunci dalam menjaga keamanan sistem elektronik. Tim ini bertugas melakukan pencegahan, mitigasi, penanganan, hingga pemulihan apabila terjadi insiden siber,” katanya.

“Sebelumnya, jika terjadi gangguan jaringan di daerah, penanganan sering terkendala karena tidak ada jalur koordinasi resmi. Dengan terbentuknya tim ini, setiap penyelenggara sistem elektronik di daerah memiliki titik kontak jelas untuk berkoordinasi dengan BSSN,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Jambi sebagai langkah awal. Tugas berikutnya adalah meningkatkan kematangan tim dari aspek kompetensi SDM, tata kelola sistem, hingga sarana pendukung.

“Jangan sampai sistem elektronik yang kita bangun dengan teknologi canggih justru menjadi bumerang karena keamanan dan tata kelolanya diabaikan. Jika itu terjadi, layanan publik akan terganggu dan masyarakatlah yang paling dirugikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya, menyoroti maraknya kasus penipuan digital yang menggunakan identitas dirinya untuk melakukan tindak kejahatan. Menurutnya, hal ini semakin membuktikan pentingnya sistem perlindungan data yang kuat.

“Oleh karena itu, pembentukan TTIS ini sangat penting kita lakukan untuk menjaga keamanan daerah sekaligus keamanan negara. Kami berharap seluruh kabupaten/kota di Jambi dapat memperkuat sistem sibernya, baik dari sisi teknologi maupun SDM, agar masyarakat terlindungi dari ancaman digital,” ucap Al Haris.

Usai penyerahan STR ini, BSSN akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kompetensi bagi anggota TTIS se-Provinsi Jambi yang akan berlangsung selama 3 hari di Ruang Pola kantor Gubernur Jambi.

Dengan terbentuknya tim ini, diharapkan Provinsi Jambi semakin siap menghadapi ancaman siber, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang tangguh, terpercaya, dan modern.

Turut hadir dalam acara itu, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua Komisi Infomasi Provinsi Jambi, Ketua KPID Provinsi Jambi, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Jambi.(*)




Wali Kota Maulana Tambah Armada Rescue dan Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus berupaya meningkatkan kinerja dan kapasitas institusi di jajaran perangkat daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui upaya peningkatan pelayanan prima dalam penanggulangan bencana kebakaran dan penyelamatan.

Sebagai bentuk upaya itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi menyerahkan kendaraan operasional Rescue kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, sebanyak 5 unit kendaraan roda dua, Senin pagi (25/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Damkartan Kota Jambi itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial bagi korban bencana kebakaran dan musibah lainnya. Sebanyak 9 orang penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Alam Barajo, Jelutung, dan Jambi Timur, menerima bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Pemkot Jambi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemkot Jambi berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan memperlengkapi armada dan sarana pendukung, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik serta perlindungan kepada masyarakat.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi musibah. Dengan tambahan kendaraan operasional ini, kita berharap kinerja Damkartan semakin sigap, cepat, dan tepat dalam melayani masyarakat. Begitu juga bantuan bagi korban bencana, ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas kinerja Dinas Damkartan Kota Jambi, yang selama ini mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Bahkan, di tingkat Provinsi Jambi, Damkartan Kota Jambi dinilai sebagai yang terbaik.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan seluruh personel yang senantiasa sigap dan bersemangat dalam menghadapi setiap kejadian bencana. Upaya tersebut telah banyak mencegah terjadinya dampak yang lebih besar maupun korban jiwa,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana menyebut, Damkartan merupakan salah satu yang masuk kedalam program prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program “Kota Tangguh” yang harus responsif terhadap setiap kejadian bencana.

“Ini adalah program prioritas, maka kami akan terus berupaya dalam peningkatan kualitas, khususnya sarana dan prasarana,” sebutnya.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi secara bertahap akan terus menambah sarana dan prasarana penanggulangan bencana, termasuk pembangunan pos-pos pemadam di sejumlah wilayah serta penambahan armada rescue.

“Kita telah melakukan pemetaan mitigasi, yang menunjukkan perlunya penambahan pos-pos baru seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kawasan perumahan, serta meningkatnya potensi risiko bencana. Oleh karena itu, ke depan pos-pos baru akan dibentuk sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Maulana juga menegaskan bahwa pelayanan keselamatan bagi masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Jambi.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang telah disahkan dan insya Allah dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Dengan hadirnya BPBD, kita berharap bantuan dari pemerintah pusat dapat lebih mudah disalurkan ke Kota Jambi, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana,” tegasnya.

Terkait penyerahan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana, Maulana menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah. Kata Maulana, pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, mulai dari saat kejadian hingga masa pascabencana.

“Kita menyalurkan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami, sebagaimana telah diatur dalam Surat Keputusan Wali Kota. Bantuan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk dukungan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” jelas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan operasional bagi petugas Damkartan tidak hanya memperkuat fasilitas tim di lapangan, tetapi juga memotivasi semangat bagi seluruh personel yang bertugas di pos-pos pelayanan pemadam kebakaran tingkat kecamatan.

“Kendaraan ini telah dilengkapi dengan tangga, alat pemadam api ringan (APAR), serta perlengkapan personel seperti sarung tangan, masker, kacamata, hingga box untuk menampung hewan hasil tangkapan, serta sirene,” jelasnya.

“Di sisi lain, kendaraan bermotor ini juga diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan minimal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi,” tambah Mustari.

Sebagai informasi, dari lima untit kendaraan Rescue yang diserahkan tersebut, Masing-masing diberikan kepada lima Danpos. Yaitu diwilayah Kecamatan Paal Merah, Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, Kecamatan Kotabaru dan Jambi Kota Seberang (Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk).

Turut hadir dalam acara itu sejumlah kepala perangkat daerah dilingkup Pemkot Jambi, serta perwakilan Sinar Sentosa Jambi.(*)




Walikota Jambi Maulana Perkuat Program Kota Tangguh, Serahkan Bantuan Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa Program Kota Tangguh merupakan salah satu program prioritas unggulan pemerintahannya.

Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana, seperti banjir, kebakaran, serta musibah lainnya yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.

“Ini program yang responsif terhadap bencana, mengatasi banjir, kebakaran, dan lain-lain,” ujar Maulana dalam wawancara, Senin (25/08/2025).

Sebagai langkah konkret dari program Kota Tangguh, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyerahkan bantuan langsung kepada sembilan warga yang menjadi korban bencana, termasuk korban kebakaran.

“Misalnya, untuk korban kebakaran dengan rumah semi permanen, kami berikan bantuan sebesar Rp15 juta sesuai tingkat kerusakannya,” jelas Maulana.

Pemkot Jambi juga memperkuat kelembagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan).

Maulana menyampaikan bahwa seluruh 193 petugas Damkartan kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 “Itu sudah 100 persen. Dengan kesejahteraan yang meningkat, saya minta para petugas lebih semangat dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Maulana juga menyerahkan lima unit sepeda motor operasional kepada Damkartan Kota Jambi.

Motor tersebut dirancang untuk mempermudah akses ke wilayah padat penduduk, guna mempercepat proses evakuasi saat terjadi kebakaran atau bencana lainnya.

“Kami akan evaluasi efektivitasnya. Jika terbukti optimal, tentu akan kami tambah unitnya,” ujarnya.

Motor dinas ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan penanganan darurat, seperti APAR, kotak penyimpanan, lampu rotari, stik penangkap ular, masker, APD, hingga sarung tangan.

Motor ini dirancang untuk kebutuhan evakuasi kebakaran, ular, hingga penanganan sarang tawon.

Walikota Maulana juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, Pemkot Jambi telah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap risiko bencana seiring pertumbuhan pesat wilayah Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan sepeda motor operasional yang diterima. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa kebutuhan armada masih belum sepenuhnya terpenuhi.

“Ke depan, kami sangat membutuhkan tambahan kendaraan roda empat dan mobil pemadam tangga,” jelas Mustari.

“Mobil tangga sangat penting karena Kota Jambi terus berkembang dengan banyak gedung bertingkat. Jadi kebutuhan ini sangat mendesak,” pungkasnya.(*)




Angkasa Pura Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Taman Nasional Kerinci Seblat dan Serahkan Peralatan Evakuasi

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID  – PT Angkasa Pura Indonesia melalui program Injourney Airports Alam Lestari melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon endemik lokal di kawasan Camping Ground Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan empat set peralatan Emergency Kit untuk mendukung kegiatan evakuasi di kawasan Danau Gunung Tujuh dan Gunung Kerinci.

Acara pelestarian lingkungan ini diikuti oleh 100 karyawan dan karyawati perwakilan bandara dari seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia, Adi Nugroho.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan lainnya seperti Group Head CSR & General Service, Deputy Regional Human Capital Solution & Business Support (Reg III), General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, General Manager Bandara Minangkabau Sumatera Barat, serta perwakilan dari Serikat Pekerja PT Angkasa Pura Indonesia.

Penanaman simbolik pohon dilakukan oleh Adi Nugroho kepada Kepala Desa Jernih Jaya, sementara penyerahan peralatan Emergency Kit disampaikan oleh General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, kepada Kepala Seksi PTN Wilayah I Kerinci.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 15: Kehidupan di Darat (Life on Land), yang fokus pada pelestarian dan pemulihan ekosistem darat, perlindungan keanekaragaman hayati, serta mitigasi perubahan iklim.

“Jaga alam, maka alam akan menjagamu,” menjadi pesan moral yang diangkat dalam kegiatan ini—menggambarkan pentingnya merawat lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem.

Melalui kegiatan penanaman pohon dan dukungan evakuasi ini, Angkasa Pura Indonesia menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan strategis seperti Taman Nasional Kerinci Seblat, yang merupakan warisan alam penting dan bagian dari kawasan konservasi terbesar di Sumatera.(*)