Dorong Inovasi dan Perawatan Rutin di Perumdam Tirta Mayang, Wawako Diza: Jangan Sampai Masyarakat Marah Dahulu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin infrastruktur air bersih dalam kunjungan kerja ke Perumdam Tirta Mayang, Kamis (26/03/2026).

Dalam kesempatan ini, Diza Hazra menekankan agar perbaikan dan rehabilitasi jaringan pipa dilakukan secara terencana dan berkala, bukan menunggu kerusakan atau keluhan masyarakat.

Menurutnya, perawatan rutin menjadi kunci agar layanan air bersih dapat berjalan maksimal dan merata bagi seluruh warga Kota Jambi.

“Jangan sampai masyarakat sudah marah baru kita bertindak. Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara rutin dan terencana,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mendorong penguatan tata kelola keuangan PDAM yang akuntabel dan efisien, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah pelayanan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang turut mendampingi, menekankan fokus peningkatan layanan air bersih hingga 24 jam penuh, dengan respon cepat terhadap keluhan masyarakat.

Ia juga menyoroti potensi pengembangan jaringan air bersih dan peluang pasar yang masih besar, mengingat dari sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, baru sekitar 107 ribu rumah yang terhubung layanan PDAM.

Maulana menambahkan, penguatan manajemen bisnis proses dari pengambilan air baku, pengolahan, distribusi, hingga pembayaran pelanggan menjadi kunci efektivitas dan kesehatan keuangan perusahaan.

Tantangan lain yang harus segera diatasi adalah tingkat kebocoran air yang mencapai 35 persen, yang perlu penguatan investasi dan kolaborasi dengan pihak ketiga.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja PDAM Tirta Mayang selama Ramadan hingga Idul Fitri, di mana penanganan keluhan masyarakat dinilai meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi, H. Mulyadi, M.Pd., dan jajaran OPD terkait.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi layanan air bersih modern, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(*)




Langkah Nyata Pemkab Merangin! Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah Pasca Lebaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar aksi gotong royong massal untuk membersihkan Kota Bangko pasca libur Lebaran, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan ini fokus pada titik-titik strategis pusat kota yang menjadi konsentrasi sampah sisa aktivitas hari raya, seperti komplek pertokoan, pasar, dan taman kota.

Aksi kebersihan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan Sekretaris Daerah (Sekda). Seluruh OPD, BUMD, BUMN, dan instansi vertikal turut dilibatkan, memastikan proses pembersihan berjalan efektif dan cepat.

Untuk menunjang kegiatan, Pemkab Merangin menurunkan alat berat jenis Beko loader, sekaligus membagi personel ke tiga titik utama, yakni:

  • Titik 1: Komplek Pertokoan Sungai Ulak
  • Titik 2: Area Pasar Bawah dan Tugu Pedang
  • Titik 3: Taman Kota Bangko, Taman Bujang Upik, Pasar Baru, hingga Pasar Rakyat

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari semua peserta.

Mereka membersihkan sampah plastik, limbah rumah tangga, dan rerumputan liar yang mengganggu keindahan kota.

Hasilnya, Kota Bangko kembali terlihat bersih, asri, dan nyaman untuk aktivitas warga sehari-hari.

Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, mengapresiasi semangat seluruh elemen yang terlibat.

Menurutnya, kesadaran kolektif masyarakat adalah kunci menjaga kebersihan dan estetika kota.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Forkopimda, OPD, dan instansi terkait. Pasca Lebaran, volume sampah meningkat signifikan sehingga kami menurunkan alat berat untuk membersihkan dan merapikan parit. Goro ini bukan sekadar rutinitas, tapi juga sarana edukasi untuk warga agar terus menjaga kebersihan,” ujar Zulhifni.

Pemkab Merangin berharap kegiatan “Jumat Bersih” ini menjadi momentum bagi warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, serta mencerminkan martabat kota.(*)




Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan IMT dan Rumus Broca

SEPUCUKJAMBI.ID – Mengetahui berat badan ideal sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko penyakit.

Baik berat badan berlebih maupun kurang, keduanya dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Untungnya, menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan mudah menggunakan metode Indeks Massa Tubuh (IMT) atau rumus Broca tanpa memerlukan alat khusus.

1. Menghitung Berat Badan Ideal dengan IMT

IMT adalah metode paling umum untuk menentukan berat badan ideal. Cara menghitungnya sederhana: bagi berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Rumusnya:

IMT = Berat Badan ÷ (Tinggi Badan × Tinggi Badan)

Namun, untuk mengetahui berat ideal, Anda bisa langsung menggunakan rentang IMT normal sebagai acuan.

Standar IMT normal untuk orang Asia berada di kisaran 18,5 hingga 22,9.

Contohnya, jika tinggi badan Anda 170 cm (1,7 m):

  • Kuadrat tinggi badan: 1,7 × 1,7 = 2,89
  • Batas bawah: 18,5 × 2,89 = 53,4 kg
  • Batas atas: 22,9 × 2,89 = 66,2 kg

Artinya, berat badan ideal untuk tinggi 170 cm berada di kisaran 53–66 kg.

2. Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca

Rumus Broca lebih sederhana dan cepat. Untuk pria:
Berat ideal = (Tinggi Badan – 100) – 10%
Contoh: tinggi 170 cm → 170 – 100 = 70 → 70 – 10% (7) = 63 kg

Untuk wanita, pengurangannya 15%:
Contoh: 70 – 15% (10,5) = 59,5 kg

Catatan Penting

Meskipun IMT dan Broca mudah digunakan, angka yang dihasilkan hanyalah panduan awal. Berat badan ideal dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk:

  • Komposisi otot dan lemak
  • Usia dan jenis kelamin
  • Tingkat aktivitas fisik

Seseorang yang rutin berolahraga mungkin memiliki berat lebih tinggi tetapi tetap sehat karena massa otot lebih banyak.

Kesimpulan

Menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan IMT maupun rumus Broca.

Namun, untuk hasil yang lebih akurat dan sesuai kondisi tubuh, konsultasikan dengan tenaga medis atau ahli gizi.

Panduan ini membantu menjaga tubuh tetap sehat dan proporsional.(*)




Saatnya Beli! Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya di Sini

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan cukup signifikan pada perdagangan Jumat pagi.

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas turun sebesar Rp40.000 menjadi Rp2.810.000 per gram dari sebelumnya Rp2.850.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback), yang kini berada di angka Rp2.414.000 per gram, turun dari Rp2.490.000 per gram.

Nilai buyback ini merupakan harga yang diterima pemilik emas saat menjual kembali ke Antam.

Perlu diketahui, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun nilai tukar.

Selain itu, setiap transaksi emas batangan juga dikenakan pajak sesuai ketentuan pemerintah. Mengacu pada regulasi yang berlaku, penjualan kembali emas dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP, yang langsung disertakan dalam bukti transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam terbaru berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.455.000
  • 1 gram: Rp2.810.000
  • 2 gram: Rp5.560.000
  • 3 gram: Rp8.315.000
  • 5 gram: Rp13.825.000
  • 10 gram: Rp27.595.000
  • 25 gram: Rp68.862.000
  • 50 gram: Rp137.645.000
  • 100 gram: Rp275.212.000
  • 250 gram: Rp687.765.000
  • 500 gram: Rp1.375.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.750.600.000

Penurunan harga emas ini menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Dengan pergerakan harga yang fluktuatif, masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi jual atau beli emas.(*)




Luar Biasa! Wali Kota Jambi Siapkan Transformasi Danau Sipin Jadi Magnet Wisata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Danau Sipin terus dipersiapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi kini mulai menggenjot berbagai langkah strategis, mulai dari penataan kawasan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Maulana saat meninjau kawasan pintu air di sekitar Danau Sipin bersama Diza Hazra Aljosha, Kamis (26/03/2026).

Menurut Maulana, pengembangan Danau Sipin tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor karena melibatkan berbagai kewenangan, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat.

“Danau Sipin ini punya potensi besar sebagai destinasi wisata. Tapi pengelolaannya harus dilakukan bersama-sama agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Jambi memprioritaskan pembenahan aspek dasar pariwisata, seperti kebersihan lingkungan dan keamanan kawasan.

Kedua hal ini dinilai menjadi faktor utama dalam menarik minat wisatawan.

Pemerintah bahkan telah menetapkan aturan tegas terkait larangan membuang sampah ke sungai dan danau dengan sanksi denda.

Namun, Maulana mengakui bahwa kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan agar kawasan tetap terjaga.

Selain itu, untuk menciptakan rasa aman, Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia mendorong pemasangan CCTV di lingkungan masyarakat sekitar kawasan wisata.

Tidak hanya itu, rencana besar juga tengah disiapkan untuk mendukung daya tarik Danau Sipin.

Salah satunya adalah usulan pembangunan jalan layang yang menghubungkan kawasan Sungai Batanghari dengan Danau Sipin.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga mengurai kemacetan di wilayah Telanaipura.

Di sisi lain, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Pemerintah akan membentuk dan melatih kelompok sadar wisata (Pokdarwis) agar masyarakat lokal siap menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata.

“SDM harus kita siapkan lebih dulu. Masyarakat harus siap menyambut wisatawan, mulai dari pelayanan hingga kemampuan komunikasi,” jelas Maulana.

Dalam peninjauan tersebut, turut dibahas kondisi pintu air yang sebelumnya dilengkapi penyaring sampah namun kini mengalami kerusakan. Pemkot Jambi berencana melakukan perbaikan sebagai bagian dari penataan kawasan.

Namun demikian, Maulana menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan wisata tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Jambi optimistis Danau Sipin dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang bersih, aman, dan menarik, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.(*)




Maulana dan Diza Turun Langsung, Soroti Sampah dan Infrastruktur Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana bersama Diza Hazra Aljosha turun langsung meninjau kondisi pintu air di kawasan perbatasan Kelurahan Telanai dan Legok, Kamis sore (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Jambi terhadap laporan masyarakat di kawasan Danau Sipin.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan turut didampingi jajaran pemerintah daerah, camat, lurah, hingga warga setempat.

Fokus utama peninjauan adalah kondisi pintu air serta rencana pengembangan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pengelolaan kawasan Danau Sipin membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Hal ini karena kewenangan pengelolaan kawasan tersebut melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga masyarakat.

“Pengelolaan tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus bersinergi agar kawasan ini bisa berkembang dan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan kebersihan yang masih menjadi tantangan utama.

Meski Pemerintah Kota Jambi telah memiliki aturan tegas terkait larangan membuang sampah ke sungai dan danau dengan denda hingga Rp5 juta, pelanggaran masih sering ditemukan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan.

Selain kebersihan, aspek keamanan juga menjadi perhatian penting. Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia mendorong pemasangan CCTV di tingkat RT sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas.

“Keamanan menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan. Tanpa rasa aman, orang enggan berkunjung,” tegasnya.

Dalam jangka panjang, Pemkot Jambi juga telah mengusulkan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana jalan layang yang menghubungkan kawasan Sungai Batanghari dengan Danau Sipin.

Proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mengurangi kemacetan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Maulana juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Pelatihan akan diberikan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan hingga komunikasi dengan wisatawan.

Terkait kondisi pintu air, ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat fasilitas penyaring sampah yang kini rusak akibat usia dan korosi. Pemerintah berencana membangun kembali fasilitas tersebut.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa solusi utama tetap terletak pada perubahan perilaku masyarakat.

“Percuma infrastruktur dibangun jika kesadaran tidak ada. Jangan buang sampah sembarangan karena dampaknya bisa luas, termasuk banjir,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan.

Dukungan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan wisata yang bersih, aman, dan berdaya saing.(*)




Terungkap! Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Sarolangun, Ini Kronologinya

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Sarolangun melalui Unit Reskrim Polsek Bathin VIII bersama Unit PPA Satreskrim berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin (23/3/2026) setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan peristiwa yang melibatkan seorang anak di bawah umur.

Kapolres Sarolangun Wendi Oktariansyah melalui Kasat Reskrim Yosua Adrian menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan polisi yang diterima pada tanggal yang sama, atas kejadian yang diduga terjadi dua hari sebelumnya di wilayah Bathin VIII.

Korban diketahui merupakan seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun, sementara pelapor adalah anggota keluarga korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi kemudian menetapkan seorang pria berinisial MS (27) sebagai tersangka.

Peristiwa bermula dari komunikasi antara korban dan tersangka melalui aplikasi pesan singkat. Korban kemudian diajak bertemu dan dibawa oleh tersangka ke beberapa lokasi di luar daerah.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa korban sempat berada di wilayah lain sebelum akhirnya ditemukan oleh keluarga dan dibawa pulang.

Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Upaya penyelesaian secara kekeluargaan sempat dilakukan, namun keluarga korban memilih menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang mengancam masa depan generasi muda.

“Kasus ini akan kami tangani secara serius dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dalam proses pengungkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon genggam serta satu unit kendaraan yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Saat ini, tersangka telah diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Sarolangun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik juga tengah melengkapi berkas perkara serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa, guna mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di kemudian hari.(*)




Kapolres Sarolangun Ajak Personel Tingkatkan Kinerja Lewat Halal Bihalal

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam suasana hangat Idulfitri, Wendi Oktariansyah bersama jajaran Pejabat Utama dan seluruh personel Polres Sarolangun menggelar kegiatan halal bihalal sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan internal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) pagi, usai apel di lingkungan Mapolres Sarolangun.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan yang menjadi tradisi pasca-Lebaran tersebut.

Halal bihalal tidak hanya dimaknai sebagai ajang saling bermaafan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan soliditas serta semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Wendi Oktariansyah menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam membangun hubungan kekeluargaan antar personel sekaligus menjadi momentum refleksi kinerja.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kinerja ke depan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat, yang dinilai berjalan dengan aman dan lancar di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan Idulfitri tidak lepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh anggota dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semangat Idulfitri, mari kita saling memaafkan dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Sarolangun semakin profesional, humanis, serta mampu menjalankan tugas kepolisian secara presisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.(*)




Harumkan Nama Indonesia dan Kota Jambi, Almira Ainun Wakili ke Sanremo Italia 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang, Maulana menerima langsung Almira Ainun di ruang kerjanya pada Kamis (26/03/2026).

Almira diketahui berhasil meraih gelar Grand Prix Indonesia 2026 dalam ajang Sanremo Junior Indonesia.

Kompetisi tersebut merupakan ajang pencarian bakat menyanyi untuk anak usia 6 hingga 15 tahun.

Pemenangnya akan mewakili Indonesia di babak final dunia Sanremo Junior World Final yang digelar di Italia, sebuah panggung internasional bergengsi bagi talenta muda dari berbagai negara.

Dalam suasana hangat dan penuh kebanggaan, Wali Kota Maulana memberikan motivasi kepada Almira yang akan bertolak ke Italia pada April 2026 mendatang.

Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang patut diapresiasi.

Almira Ainun sendiri merupakan siswi SMP Al-Falah Jambi. Keikutsertaannya di ajang internasional akan difasilitasi oleh Purwacaraka Music Studio dari Jakarta.

Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Almira tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kota Jambi di tingkat nasional hingga internasional.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Jambi akan membantu mempromosikan Almira melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan website resmi pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota akan ikut mempromosikan agar Almira semakin dikenal dan termotivasi menghadapi kompetisi internasional,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa Almira akan tampil di ajang Grand Prix Sanremo Italia pada 11 April 2026 sebagai satu-satunya perwakilan dari Jambi.

Tak hanya menampilkan kemampuan vokal, Almira juga akan memperkenalkan budaya daerah dengan mengenakan busana bernuansa batik khas Melayu Jambi di panggung internasional tersebut.

“Ini bukan hanya soal bernyanyi, tapi juga membawa identitas budaya Jambi ke dunia,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan bantuan operasional berupa uang saku kepada Almira untuk menunjang kebutuhannya selama mengikuti kompetisi di Italia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, keluarga Almira, serta perwakilan manajemen Purwacaraka cabang Jambi.

Keikutsertaan Almira Ainun di ajang internasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di kancah global.(*)




Haru! Nenek Oh Khioe Dapat Bantuan Kursi Roda dari Wali Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Senyum bahagia terpancar dari wajah Oh Khioe (81) saat kediamannya di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah dikunjungi oleh Maulana.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus penyerahan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/03/2026) ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kalangan lanjut usia.

Dalam kesempatan tersebut, penyaluran bantuan turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi bersama instansi terkait lainnya.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kunjungannya tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga memastikan langsung kondisi kesehatan penerima bantuan yang menjadi prioritas perhatian pemerintah.

“Saya menerima laporan terkait kondisi seorang lansia yang mengalami penurunan kemampuan berjalan. Hari ini kami hadir bersama Baznas, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan dan kelurahan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan kursi roda,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan menanggung biaya pengobatan yang sebelumnya masih dibayar secara mandiri oleh pihak keluarga.

Pembiayaan tersebut nantinya akan dialihkan melalui program Kartu Bahagia setelah proses pendataan selesai dilakukan.

Program ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama dari sisi kesehatan.

Maulana juga mengapresiasi kepedulian warga sekitar yang telah membantu serta melaporkan kondisi nenek Oh Khioe kepada pemerintah daerah.

Program bantuan ini merupakan bagian dari prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kartu Bahagia dan Lansia Bahagia, yang berfokus pada jaminan kesehatan, bantuan sosial, serta peningkatan kualitas hidup para lansia.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berupaya memastikan setiap warga lanjut usia dapat menjalani kehidupan yang lebih layak, nyaman, dan sejahtera.(*)