Imbauan Pemkab Sarolangun Jelang Idul Fitri 2026: Takbiran, Keamanan, dan Toleransi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengeluarkan himbauan resmi kepada masyarakat agar perayaan tetap tertib, aman, dan menjaga nilai toleransi.

Himbauan ini mencakup beberapa poin penting:

  1. Pelaksanaan Takbiran – Umat Islam diperbolehkan melaksanakan takbiran di Masjid atau Musholla dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan, dan nilai toleransi.

  2. Takbiran Keliling – Diperbolehkan hanya di lingkungan desa atau kelurahan masing-masing, tanpa mengganggu lalu lintas dan tetap menjaga keamanan.

  3. Meningkatkan Kepedulian Sosial – Hari Raya diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat.

  4. Larangan Perayaan Berlebihan – Tidak diperbolehkan meniup terompet secara berlebihan, menyalakan kembang api/mercon, atau melakukan kebut-kebutan di jalan raya.

  5. Tempat Hiburan dan Wisata – Pemilik dan pengelola tempat hiburan serta wisata diminta tidak memfasilitasi perayaan malam Idul Fitri secara berlebihan.

  6. Peran Tokoh dan Aparat Desa – Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan pimpinan organisasi kepemudaan diharapkan ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan sesuai aturan di atas.

  7. Keamanan Lingkungan – Aparat TNI, Polri, dan Satpol-PP diminta menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Pemkab Sarolangun menekankan agar semua pihak menjalankan himbauan ini dengan penuh kesadaran, sehingga perayaan Idul Fitri tetap khidmat, aman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.(*)




Gerakan SECANTING: Kerinci Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kerinci terus digencarkan melalui gerakan kolaboratif lintas sektor.

Pada Kamis (12/3/2026), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) bersama TP PKK Kabupaten Kerinci melakukan kunjungan langsung ke keluarga berisiko stunting di Desa Sungai Asam, Kecamatan Kayu Aro Barat.

Kegiatan dipimpin Staf Ahli II TP PKK Kabupaten Kerinci, Harmailis Zainal, yang menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan upaya pencegahan stunting berjalan optimal hingga tingkat desa.

Dalam kunjungan tersebut, TP3S menyalurkan bantuan gizi berupa beras dan telur kepada keluarga yang membutuhkan, khususnya balita dan ibu hamil yang berisiko tinggi mengalami stunting.

Bantuan ini merupakan dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga sebagai bagian dari gerakan SECANTING (Senin Cegah Stunting) yang gencar dilaksanakan di Kabupaten Kerinci.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga melibatkan TP3S Kecamatan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang memberikan pendampingan dan edukasi langsung mengenai pola hidup sehat dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

Harmailis Zainal menegaskan, “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan keterlibatan banyak pihak agar intervensi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.”

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis juga hadir untuk mendukung intervensi, antara lain DPPKBPPPA, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kehadiran OPD ini memastikan dukungan layanan kesehatan, pendampingan sosial, hingga administrasi kependudukan tersalurkan secara menyeluruh bagi keluarga penerima manfaat.

Melalui langkah kolaboratif lintas sektor ini, TP3S dan TP PKK Kabupaten Kerinci memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting, dengan tujuan menciptakan generasi Kerinci yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.(*)




Penutupan Safari Ramadhan di Kerinci, Bupati Monadi Soroti CSR, Sampah, dan TPP

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Monadi menghadiri Penutupan Safari Ramadhan dan Peringatan Nuzulul Qur’an Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 1447 H / 2026 M yang digelar di Islamic Center Kabupaten Kerinci, Jumat (13/3/2026).

Acara dihadiri Wakil Bupati Murison, unsur Forkopimda, Sekda Kerinci Zainal Efendi, kepala instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menekankan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Monadi menyoroti sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian Pemkab Kerinci. Salah satunya adalah realisasi dana CSR Safari Ramadhan dari Bank Jambi, yang diharapkan segera tersalurkan untuk membantu masyarakat.

“Pemerintah daerah terus mendorong agar program CSR ini memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Monadi.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan persampahan di daerah. Ia meminta kecamatan lebih aktif dalam sosialisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga.

“Peran kecamatan harus dioptimalkan agar pengelolaan sampah dari rumah tangga terus meningkat,” tambahnya.

Selain itu, Monadi mengingatkan kondisi konflik global yang saat ini terjadi. Ia menegaskan, pemerintah dan masyarakat harus tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan, agar pelayanan publik tetap berjalan lancar.

Bupati juga menekankan agar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur segera direalisasikan, demi menjaga perputaran ekonomi di masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Acara penutupan Safari Ramadhan berlangsung khidmat dengan tausiyah dan peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kerinci.(*)




Wabup Merangin Ingatkan Ancaman Narkoba di Tengah Overload Lapas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati A. Khafidh mengingatkan tingginya ancaman narkoba dan obat-obatan terlarang yang semakin mengkhawatirkan di Provinsi Jambi.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Istiqomah, Desa Kandang, Kecamatan Tabir, Jumat (13/3/2026).

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh menyoroti kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kini mengalami overload akibat tingginya angka kriminalitas, khususnya kasus penyalahgunaan narkotika.

“Saya mendapat laporan dari Kepala Lapas, kapasitas yang seharusnya hanya untuk 150 orang kini mencapai 390 orang. Tidur pun harus bergantian, dan mayoritas mereka terjerat kasus narkoba,” ujar Wabup.

Ia menekankan bahwa peredaran gelap narkoba menjadi musuh nyata bagi ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Gubernur Jambi, sekitar 20 persen anak muda di provinsi ini berisiko terjerumus obat-obatan terlarang.

Wabup A. Khafidh mengimbau orang tua di Desa Kandang untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak agar tidak terjebak lingkaran hitam narkoba.

“Mari kita jaga keluarga kita. Jangan sampai anak-anak kita masuk ke Lapas. Hidup di sana sangat sulit meski makan ditanggung negara. Fokuskan anak-anak pada kegiatan positif seperti pengajian dan selawat,” tegasnya.

Selain isu narkoba, kunjungan Safari Ramadan juga menjadi ajang silaturahim sekaligus sosialisasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Merangin tahun 2026.

Beberapa program yang disampaikan antara lain:

  • Dukungan program Presiden RI terkait penguatan stok pangan daerah.

  • Penyaluran bantuan Rp100 juta per pondok pesantren secara bertahap.

  • Kuota beasiswa untuk 400 mahasiswa.

  • Pembagian perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan sepatu untuk siswa SD/SMP.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap isu sosial dan pendidikan di wilayah Merangin.(*)




OJK Hukum Seumur Hidup Benny Tjokrosaputro, Larang Aktivitas di Pasar Modal

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi seumur hidup kepada Benny Tjokrosaputro dengan melarangnya beraktivitas di pasar modal Indonesia.

Keputusan ini resmi berlaku sejak 13 Maret 2026 dan merupakan bagian dari upaya regulator menegakkan aturan di sektor pasar modal.

Selain larangan beraktivitas, OJK juga melarang Benny Tjokro menjabat sebagai komisaris, direksi, maupun pengurus perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal.

“(Sanksi) ditetapkan tanggal 13 Maret 2026 karena memenuhi ketentuan Huruf D Peraturan Nomor VIII.G.7, karena Sdr. Benny Tjokrosaputro merupakan pihak yang menyebabkan PT Bliss Properti Indonesia Tbk terbukti melanggar ketentuan Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Pasar Modal,” tulis OJK dalam keterangan resminya.

Hasil pemeriksaan regulator menunjukkan bahwa Benny Tjokro menjadi pihak yang menyebabkan pelanggaran dalam proses initial public offering (IPO) PT Bliss Properti Indonesia Tbk.

Temuan tersebut mencakup penyajian transaksi dengan pihak berelasi dan penggunaan dana IPO yang dinilai tidak memberikan manfaat ekonomi yang memadai bagi perusahaan.

Selain menjatuhkan larangan seumur hidup, OJK juga menindak direksi dan perusahaan efek yang terlibat.

Beberapa direksi perusahaan terkait dikenai denda administratif, sementara perusahaan efek yang membantu IPO juga menerima sanksi berupa denda hingga pembekuan izin usaha.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas dan transparansi industri pasar modal.

Kasus ini kembali menyeret nama Benny Tjokro yang sebelumnya terlibat dalam skandal besar di PT Asuransi Jiwasraya. Dalam kasus tersebut, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan.

Melalui penindakan ini, OJK menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan, menjaga kepercayaan investor, serta memperkuat tata kelola agar pelanggaran serupa tidak terulang di masa depan.(*)




Wacana Perampasan Aset Tanpa Putusan Pidana Jadi Perdebatan, Ini Kata Pakar Hukum

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wacana mengenai penerapan perampasan aset tanpa harus menunggu putusan pidana kembali menjadi perhatian di kalangan pakar hukum di Indonesia.

Kebijakan tersebut dinilai dapat mempercepat proses pemulihan kerugian negara, khususnya dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan korupsi maupun kejahatan ekonomi.

Pakar hukum Hardjuno Wiwoho menjelaskan bahwa selama ini proses pengembalian kerugian negara sering memerlukan waktu yang panjang karena penegakan hukum harus menunggu putusan pidana terhadap pelaku terlebih dahulu.

Menurutnya, mekanisme tersebut membuat proses pemulihan aset negara berjalan lambat.

“Kondisi ini menyebabkan proses pemulihan kerugian negara menjadi panjang karena penegakan hukum biasanya harus menunggu putusan pidana terhadap pelaku terlebih dahulu,” ujar Hardjuno, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan bahwa konsep perampasan aset tanpa putusan pidana sebenarnya bukan hal baru di dunia internasional. Sejumlah negara telah menerapkannya sebagai salah satu instrumen untuk mengembalikan aset yang diduga berasal dari tindak pidana.

Meski demikian, penerapan kebijakan tersebut di Indonesia masih menjadi perdebatan karena berkaitan dengan sejumlah prinsip dasar hukum.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah perlindungan terhadap hak kepemilikan pribadi serta jaminan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Dalam konteks Indonesia, penerapannya masih menjadi perdebatan karena berkaitan dengan perlindungan hak atas kepemilikan pribadi serta prinsip kepastian hukum,” jelasnya.

Hardjuno menegaskan bahwa kebijakan apa pun yang berkaitan dengan perampasan aset harus tetap mengedepankan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

Ia mengingatkan bahwa perlindungan terhadap hak masyarakat tidak boleh diabaikan dalam upaya penegakan hukum.

“Perampasan aset tidak boleh mengabaikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai regulasi mengenai perampasan aset tetap diperlukan untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi.

Namun para pakar juga menekankan bahwa aturan tersebut harus dirumuskan secara hati-hati agar tidak membuka peluang terjadinya penyalahgunaan kewenangan.

Karena itu, pembahasan mengenai kebijakan ini dinilai perlu dilakukan secara komprehensif sehingga regulasi yang dihasilkan mampu menyeimbangkan efektivitas penegakan hukum dengan perlindungan terhadap hak-hak warga negara.




Ketegangan Global Meningkat, Budi Arie Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Projo sekaligus Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengajak para kader organisasinya untuk bersikap sebagai patriot dalam menghadapi dampak ketegangan global yang sedang terjadi.

Menurutnya, situasi internasional yang tidak menentu berpotensi memberikan pengaruh terhadap kondisi ekonomi, sosial, maupun politik di dalam negeri.

Budi Arie menekankan pentingnya membangun wawasan global agar masyarakat memahami bahwa setiap perkembangan yang terjadi di tingkat internasional dapat berdampak langsung terhadap Indonesia.

“Kita harus menjadi patriot. Kita perlu membangun wawasan global bahwa sekecil apa pun yang terjadi di luar Indonesia akan punya dampak ke Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2026).

Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap optimistis dan percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan global yang sedang terjadi.

Menurutnya, Indonesia telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai krisis besar, termasuk saat pandemi COVID-19 yang sempat mengguncang banyak negara di dunia.

“Terbukti saat krisis COVID-19 kita mampu melewatinya. Indonesia adalah bangsa petarung,” katanya.

Selain itu, Budi Arie juga mengingatkan para elite pemerintahan agar dapat merespons kritik masyarakat dengan sikap yang bijaksana dan terbuka.

Ia menilai kritik yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses demokrasi selama bertujuan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Di sisi lain, ia juga mengajak kalangan akademisi serta masyarakat sipil untuk menyampaikan kritik secara konstruktif.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepentingan negara, terlebih di tengah kondisi global yang penuh tantangan.

“Sekecil apa pun kita punya tanggung jawab untuk negara ini. Karena itu kita harus meningkatkan kewaspadaan nasional, namun tetap optimistis bahwa tantangan ini bisa kita lalui bersama,” ujarnya.

Budi Arie juga menegaskan bahwa organisasi Projo siap menjadi ruang bagi berbagai kritik yang bersifat membangun demi melahirkan solusi bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan nasional.(*)




Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo: Indonesia Satu Kapal, Harus Tetap Bersatu

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Prabowo menilai situasi global saat ini dipenuhi ketidakpastian sehingga Indonesia membutuhkan solidaritas nasional yang kuat untuk menghadapi berbagai dinamika yang terjadi.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi merupakan hal yang wajar, terutama dalam proses politik seperti pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, maupun pemilihan presiden.

Namun ia menegaskan bahwa setelah kontestasi politik berakhir, seluruh elemen bangsa seharusnya kembali bersatu untuk membangun negara.

“Kita satu negara ini satu kapal. Kalau kapal oleng, semua ikut oleng. Perbedaan pendapat tidak masalah, bersaing dalam politik juga wajar,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa setelah proses politik selesai, seluruh pihak harus kembali bekerja sama demi menjaga stabilitas dan masa depan bangsa.

“Kalau pertandingan sudah selesai, kita harus bersatu menyelamatkan kapal besar kita, yaitu Republik Indonesia, yang sedang mengarungi lautan penuh tantangan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi berbagai krisis global.

Ia menilai bangsa Indonesia telah berulang kali mampu melewati berbagai krisis besar di masa lalu sehingga optimistis negara ini dapat menghadapi tantangan yang ada saat ini.

Menurutnya, tekanan dari kondisi global justru dapat menjadi momentum untuk mempercepat transformasi nasional di berbagai sektor.

“Menurut saya krisis justru bisa mempercepat rencana transformasi kita. Situasi ini mendorong kita untuk melakukan akselerasi perubahan,” ungkapnya.

Melalui pesan tersebut, Presiden berharap seluruh masyarakat Indonesia tetap menjaga kebersamaan dan tidak terpecah oleh berbagai perbedaan.

Ia menegaskan bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kemampuannya untuk tetap bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan global.




Kecelakaan Angkutan Batu Bara Terus Terjadi, Ketua DPRD Jambi Minta Penertiban Tegas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut batu bara kembali terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah insiden tercatat terjadi di berbagai lokasi, mulai dari kawasan Jembatan Aur Duri II di Kota Jambi, wilayah Koto Boyo di Kabupaten Batanghari, hingga kejadian terbaru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berada di ruas Jalan Lintas Timur Sumatra.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan yang terus berulang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian angkutan batu bara yang kembali menimbulkan korban dan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Hafiz Fattah.

Ia menegaskan bahwa setiap kejadian kecelakaan yang melibatkan angkutan batu bara tidak boleh dianggap sebagai hal biasa karena menyangkut keselamatan masyarakat serta hak pengguna jalan.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam aktivitas transportasi, terutama yang berkaitan dengan angkutan tambang.

Hafiz juga mengecam keras apabila ada angkutan batu bara yang beroperasi dengan cara yang membahayakan masyarakat dan pengguna jalan umum.

“Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap biasa. Ini menyangkut nyawa, rasa aman, serta hak masyarakat untuk menggunakan jalan dengan aman,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa aturan mengenai pengangkutan batu bara telah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 1 Tahun 2015 yang pada prinsipnya mewajibkan pengangkutan batu bara menggunakan jalan khusus.

Sementara penggunaan jalan umum hanya diperbolehkan secara terbatas dan harus berdasarkan dispensasi yang sah sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, ia menegaskan bahwa setiap angkutan batu bara yang melanggar aturan, tidak memenuhi standar keselamatan, atau membahayakan masyarakat harus ditertibkan secara tegas oleh pihak terkait.

Di sisi lain, Hafiz juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang.

Menurutnya, DPRD akan terus mengawal agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam kebijakan terkait operasional angkutan batu bara di Provinsi Jambi.

“Kami DPRD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Kami akan terus mengawal agar keselamatan publik benar-benar ditempatkan di atas kepentingan operasional angkutan,” pungkasnya.(*)




Rutin Tiap Tahun, Wali Kota Jambi Maulana Berbagi Sembako untuk Warga Sekitar Rumahnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Maulana berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar kediaman pribadinya di kawasan The Hok, Kota Jambi.

Pada Minggu pagi (15/3/2026), ratusan paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang tinggal di enam RT di Kelurahan The Hok.

Kegiatan sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat penerima bantuan yang telah berkumpul sejak pagi untuk menerima paket sembako yang didistribusikan.

Dalam keterangannya, Maulana menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan penyaluran zakat maal yang ia keluarkan bersama keluarganya.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Alhamdulillah tahun ini kami masih diberi kesempatan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Maulana juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan keamanan rumah menjelang libur Lebaran, terutama bagi warga yang akan mudik ke kampung halaman.

Ia mengimbau agar masyarakat memastikan peralatan listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.

“Dalam beberapa hari ke depan kita akan memasuki masa libur Lebaran. Bagi warga yang mudik, pastikan colokan listrik sudah dicabut dan regulator tabung gas dilepas untuk menghindari risiko kebakaran,” pesannya.

Menurutnya, kejadian kebakaran rumah sering terjadi pada bulan Ramadan hingga Lebaran akibat kelalaian saat meninggalkan rumah.

Pada kesempatan itu, Maulana juga mengundang masyarakat yang tidak mudik untuk bersilaturahmi pada kegiatan open house di rumah dinas wali kota saat Hari Raya Idul Fitri.

Ia menyebutkan, acara open house akan digelar sejak pagi hingga malam pada hari pertama Lebaran. Sementara pada hari kedua Idul Fitri, dirinya bersama jajaran pemerintah kota akan berkeliling mengunjungi masyarakat di berbagai wilayah Kota Jambi.