Persiapan Salat Ied Dimatangkan, Ini Langkah Pemkot Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi guna memastikan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (17/3/2026), dengan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Dianda Putra dan didampingi Aspar Nasir, serta diikuti oleh sejumlah kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, PLN, PDAM, camat, hingga panitia pelaksana Salat Ied.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penentuan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, kesiapan sarana dan prasarana, hingga pengaturan lalu lintas dan sistem pengamanan.

Selain itu, kebersihan lingkungan serta koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Dianda Putra menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini.

“Setiap pihak harus menjalankan perannya dengan maksimal agar pelaksanaan Salat Ied dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idulfitri dengan lebih nyaman dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan di momen hari kemenangan.(*)




Sidak Jelang Lebaran, Wabup Tanjab Barat Cek Harga Pangan dan Transportasi Mudik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan transportasi mudik.

Wakil Bupati Katamso SA turun langsung melakukan peninjauan ke pasar tradisional dan sejumlah titik layanan transportasi, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, mulai dari jajaran dinas hingga perwakilan instansi seperti Bulog, BPS, serta Satgas Pangan dari kepolisian.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga,” ujar Katamso.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di wilayah Tanjung Jabung Barat secara umum masih terkendali. Ketersediaan barang juga dinilai aman meskipun sempat ditemukan keterbatasan stok telur di tingkat pengecer.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengoptimalkan pasokan dari produksi lokal, termasuk dari peternakan Berkah Madani Farms, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kandang petelur yang ada di daerah tersebut.

Tak hanya sektor pangan, Wabup juga melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal serta Layanan Sarana Dermaga Penyeberangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas gabungan dalam menghadapi arus mudik jalur laut, yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari para penyedia jasa transportasi, terutama terkait ketepatan waktu keberangkatan dan keselamatan penumpang.

“Kami berharap pelayanan transportasi berjalan optimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wabup juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Dengan langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)




Rakor di Jambi, Alfin Paparkan Kesiapan Sungai Penuh Hadapi Lebaran

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sinergi antar pemerintah daerah dan aparat keamanan di Provinsi Jambi terus diperkuat.

Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta unsur Forkopimda dari seluruh kabupaten/kota.

Wali Kota Alfin turut hadir dalam rapat tersebut dan memaparkan kesiapan Kota Sungai Penuh dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.

Dalam paparannya, Alfin menyebutkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan, hingga penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran.

“Koordinasi dan sinergi antar Forkopimda sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Alfin.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda, diharapkan pengamanan Idulfitri 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)




Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)




Penting! Jalur Bayung Lencir Ditutup Sementara, Tol Jambi Jadi Alternatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengaturan lalu lintas mulai diberlakukan pada arus mudik Lebaran 2026 di koridor Jambi–Palembang.

Namun di tengah pengalihan jalur tersebut, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) tetap beroperasi normal dan menjadi jalur andalan bagi pemudik.

PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan layanan di Tol Jambi untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Hal ini seiring diberlakukannya pengalihan arus kendaraan di kawasan Bayung Lencir.

Berdasarkan kebijakan dari pihak kepolisian, kendaraan yang melintas dari Jambi menuju Palembang melalui Bayung Lencir dialihkan ke jalur lintas tengah, yakni melalui Sarolangun–Lubuk Linggau.

Pengalihan ini mulai diterapkan sejak 16 Maret 2026 pukul 21.00 WIB dan bersifat sementara, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.

Meski demikian, Hutama Karya menegaskan bahwa kendaraan yang melintas melalui Tol Betejam, khususnya dari arah Bayung Lencir menuju Simpang Ness maupun sebaliknya, tetap dapat melintas seperti biasa tanpa pembatasan.

Kondisi ini menjadikan Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai jalur strategis yang tetap terbuka di tengah rekayasa lalu lintas mudik Lebaran tahun ini.

Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pengaturan lalu lintas demi kelancaran arus mudik.

“Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan. Di sisi lain, kami memastikan operasional ruas tol tetap siaga agar pengguna jalan tetap terlayani dengan optimal,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Hutama Karya juga menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari petugas operasional, layanan transaksi, hingga fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.

Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta menjaga kondisi fisik selama berkendara.

Dengan tetap beroperasinya Tol Jambi di tengah pengalihan arus ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.(*)




Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Trafik Tol Jambi Naik Drastis hingga 24 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup terasa di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi.

Pada Minggu, 16 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut mencapai 9.318 unit.

Angka ini meningkat sekitar 24,57 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandakan mulai tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak mudik.

Kenaikan trafik di Tol Jambi ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku, sehingga masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya di JTTS mencapai 138.029 kendaraan dalam satu hari.

Jumlah ini melonjak hingga 55,54 persen dari kondisi normal, mencerminkan pergerakan mudik yang semakin masif.

Meski demikian, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi tetap menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai jalur strategis penghubung di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Ruas ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari ke depan.

Hutama Karya memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan ini, mulai dari petugas lapangan, fasilitas rest area, hingga sistem pemantauan lalu lintas secara real-time.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Pengendara juga disarankan untuk beristirahat jika mengalami kelelahan demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Dengan tren peningkatan ini, Tol Jambi diperkirakan akan menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera.(*)




Baznas Kota Jambi Tegaskan Peran sebagai Lembaga Resmi Negara dalam Menyejahterakan Umat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menegaskan komitmennya sebagai lembaga resmi negara yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan.

Hal ini disampaikan Ketua Baznas Kota Jambi, M Padli, saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan pada Selasa (16/3/2026).

Ia diamping Waka Bidang Pengumpulan Fakhruddin, Waka Bidang Perencanaan Sanandar, Waka Bidang Pendistribusian Suparman dan Waka Bidang SDM Abdul Rahim.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Baznas hadir sesuai amanah undang-undang sebagai lembaga utama dalam pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Jambi.

“Baznas merupakan lembaga resmi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyejahterakan umat,” kata dia.

” Kami mengelola dana zakat untuk disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar M Padli.

Menurutnya, Baznas Kota Jambi terus mengoptimalkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk membantu masyarakat dari berbagai aspek kehidupan. Beberapa program tersebut antara lain:

* Jambi Bertakwa, yang berfokus pada pembinaan keagamaan dan peningkatan kualitas spiritual masyarakat.

* Jambi Cerdas, yang mendukung sektor pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu.

* Program sosial ekonomi lainnya yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Jambi.

M Padli menjelaskan bahwa program-program tersebut tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Fokus kami tidak hanya membantu sesaat, tetapi bagaimana masyarakat bisa bangkit dan mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk semakin percaya dan menyalurkan zakatnya melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan yang akuntabel dan sesuai syariat.

Dengan berbagai program strategis yang dijalankan, Baznas Kota Jambi optimistis dapat terus menjadi garda terdepan dalam upaya menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di daerah tersebut.(*)




Jelang Idul Fitri, Iwako Jambi Fokus Bantu Dhuafa yang Belum Tersentuh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ikatan Wartawan Peliputan Kota (Iwako) Jambi kembali menggelar aksi sosial bertajuk Iwako Peduli dan Berbagi Kebahagiaan pada Senin–Selasa (16–17 Maret 2026).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Jambi.

Ketua Iwako Jambi, Ali Ahmadi, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya kaum dhuafa yang belum menerima bantuan sosial dari pihak lain.

“Kami menyasar masyarakat yang belum tersentuh bantuan. Setelah turun langsung ke lapangan, ternyata masih banyak warga dalam kondisi tersebut,” ujar Ali Ahmadi.

Dalam kegiatan ini, Iwako menyalurkan 50 paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan uang tunai.

Bantuan diberikan kepada warga di beberapa wilayah, antara lain:

* Simpang Rimbo

* Kenali Asam

* Thehok

* Legok

* Simpang IV Sipin

* Tanjung Pinang

* Rajawali

Ali menjelaskan, bantuan berasal dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi, di antaranya:

* Wartawan peliputan Pemkot Jambi

* Forum CSR Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Jambi

* Dinas Pendidikan Kota Jambi

* Wali Kota Jambi, dr. Maulana

* Pembina Iwako, Saleh Ridha

“Para donatur mempercayakan Iwako untuk menyalurkan bantuan ini kepada yang membutuhkan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Pembina Iwako, Saleh Ridha, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian wartawan terhadap masyarakat kurang mampu, terutama menjelang Lebaran.

“Harapannya bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dhuafa menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya Selamet, warga RT 02 Kelurahan Tanjung Pinang.

“Terima kasih kepada Iwako dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Setelah penyaluran bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama anggota Iwako.

Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.(*)




OJK Bongkar Kasus Kredit Fiktif di BPR Duta Niaga, Direktur Utama Divonis 4 Tahun Penjara

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap kasus tindak pidana perbankan yang melibatkan debitur dan manajemen BPR Duta Niaga di Pontianak.

Dalam perkara tersebut, sejumlah pihak dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena terlibat dalam praktik kredit fiktif serta manipulasi pencatatan laporan keuangan bank.

Kasus ini terungkap setelah OJK melakukan pengawasan terhadap aktivitas operasional bank tersebut. Dari hasil pengawasan tersebut, regulator kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga proses penyelidikan dan penyidikan.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan bahwa perkara tersebut bermula dari temuan pengawasan yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus oleh OJK.

“Perkara tersebut bermula dari hasil pengawasan OJK yang ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan,” ujar M. Ismail Riyadi dalam keterangan pers, Minggu (15/3/2026).

Dalam proses persidangan, pengadilan menyatakan para debitur terbukti secara sengaja menyebabkan atau membantu pihak manajemen bank melakukan pencatatan palsu dalam berbagai dokumen keuangan.

Manipulasi tersebut meliputi pembukuan, laporan kegiatan usaha, dokumen transaksi, hingga catatan rekening bank.

Praktik tersebut berkaitan dengan pemberian fasilitas kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindakan tersebut dinilai merugikan sistem perbankan serta melanggar aturan yang mengatur kegiatan usaha perbankan di Indonesia.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pontianak yang dibacakan pada 6 Februari 2026, dua debitur yang terlibat dalam kasus tersebut dijatuhi hukuman pidana.

Debitur berinisial AS divonis satu tahun penjara serta denda Rp250 juta. Sementara itu, debitur berinisial HS dijatuhi hukuman satu tahun penjara dengan denda Rp400 juta.

Selain debitur, pihak internal bank juga dinyatakan bersalah. Direktur Utama BPR Duta Niaga berinisial ZB dijatuhi hukuman empat tahun penjara serta denda Rp600 juta

Sedangkan Direktur Operasional berinisial DD divonis tiga tahun enam bulan penjara dengan denda Rp600 juta.

Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa debitur yang terlibat dalam tindak pidana perbankan tidak hanya berisiko mendapatkan sanksi administratif, tetapi juga dapat dikenakan hukuman pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Regulator menilai penegakan hukum terhadap kasus ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas industri perbankan sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan fasilitas kredit.

Melalui kasus tersebut, OJK juga mengingatkan masyarakat agar selalu bersikap jujur dan transparan saat mengajukan pinjaman ke bank serta menggunakan fasilitas kredit sesuai tujuan yang telah disepakati dengan pihak perbankan.(*)




Marak Penipuan Online, Pemerintah Siapkan Aturan Baru untuk E-Commerce

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah berencana memperketat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan melalui toko online atau e-commerce guna menekan kasus penipuan yang semakin marak di platform digital.

Langkah tersebut akan dilakukan melalui evaluasi terhadap regulasi yang mengatur perdagangan elektronik di Indonesia.

Pemerintah menilai aturan yang ada perlu diperbarui agar mampu mengikuti perkembangan pesat transaksi digital.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan saat ini pemerintah tengah meninjau kembali peraturan terkait perdagangan digital, termasuk kebijakan yang mengatur aktivitas e-commerce.

“Pengawasan terus kita lakukan. Saat ini kami juga sedang membenahi Permendag yang berkaitan dengan e-commerce,” ujar Budi Santoso saat ditemui di Pasar Rawasari, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, proses evaluasi aturan tersebut akan dilakukan bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait serta para pelaku usaha di sektor perdagangan digital.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang lebih efektif dalam mengawasi aktivitas jual beli online.

“Regulasinya akan kita lihat ulang dan evaluasi bersama kementerian, lembaga, serta pelaku usaha,” jelasnya.

Selain melakukan pembaruan regulasi, pemerintah juga terus memantau aktivitas perdagangan digital dan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penipuan dalam transaksi online.

Laporan tersebut ditangani melalui mekanisme pengaduan perlindungan konsumen yang dikelola pemerintah.

Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat melaporkan kasus penipuan yang terjadi dalam transaksi e-commerce.

Pemerintah berharap langkah pengetatan pengawasan ini dapat meningkatkan perlindungan konsumen sekaligus menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih aman dan transparan.

Dengan regulasi yang lebih kuat serta pengawasan yang lebih ketat, kasus penipuan dalam transaksi online diharapkan dapat ditekan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap perdagangan digital tetap terjaga.(*)