Membenahi Proses Legislasi: Harapan pada DPR RI

Oleh: Abu Bakar

SALAH satu tugas utama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) adalah membentuk peraturan perundang-undangan. Tugas ini bukan sekadar teknis merumuskan pasal-pasal hukum, melainkan wujud dari tanggung jawab konstitusional DPR sebagai representasi rakyat. Undang-undang yang lahir dari ruang parlemen seharusnya menjawab kebutuhan masyarakat, mengakomodasi aspirasi publik, serta menghadirkan keadilan dan kepastian hukum.

Namun, perjalanan pembentukan peraturan di negeri ini seringkali tidak berjalan ideal. Proses legislasi yang kompleks masih menyisakan banyak persoalan: partisipasi publik yang minim, praktik korupsi legislasi, penyelundupan hukum, hingga tumpang tindih aturan yang membingungkan masyarakat. Pada titik inilah, fungsi DPR sebagai “wakil rakyat” kerap dipertanyakan.

DPR dan Tantangan Legislasi

Kritik terbesar terhadap DPR dalam pembentukan undang-undang adalah soal minimnya keterlibatan publik. Alih-alih terbuka, pembahasan RUU sering berlangsung dalam ruang tertutup, jauh dari jangkauan masyarakat. Akibatnya, undang-undang yang dihasilkan tidak jarang lebih mencerminkan kepentingan elit politik atau kelompok tertentu, ketimbang kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, korupsi legislasi menjadi ancaman serius. Celah ini muncul ketika proses pembahasan berlangsung eksklusif, sehingga pasal-pasal bisa disusupi kepentingan pragmatis. Fenomena “penyelundupan hukum” juga memperburuk keadaan, di mana substansi RUU bisa berubah setelah disahkan dengan alasan “perbaikan teknis”. Kasus UU Cipta Kerja menjadi contoh bagaimana praktik ini merusak kepercayaan publik terhadap legislasi.

Tak kalah pelik, obesitas regulasi memperlihatkan tumpang tindih aturan akibat terlalu banyak kementerian yang membuat peraturan tanpa koordinasi. Hal ini menimbulkan kebingungan di tingkat implementasi, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Akibatnya, hukum justru menjadi beban, bukan solusi.

Mencari Jalan Perbaikan

Menghadapi kompleksitas tersebut, ada sejumlah strategi yang perlu dipikirkan untuk membenahi proses legislasi di Indonesia.

Pertama, penguatan kelembagaan legislasi sangat penting. DPR harus memperkuat fungsi alat kelengkapan khusus legislasi, sekaligus membangun pusat kajian hukum (law center) yang andal. Hal ini agar setiap undang-undang berbasis analisis akademik yang kuat, bukan sekadar kompromi politik.

Kedua, diperlukan perencanaan legislasi yang sistematis melalui peta jalan (roadmap) legislasi. DPR perlu memilah mana RUU yang memiliki urgensi nasional dan manfaat besar, bukan hanya mengejar kuantitas produk hukum.

Ketiga, partisipasi publik harus diperluas. DPR perlu membuka ruang diskusi terbuka, konsultasi publik, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dengan begitu, undang-undang yang lahir benar-benar menjadi cermin kebutuhan rakyat.

Keempat, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi terobosan. AI bisa membantu menganalisis tumpukan dokumen hukum, mengidentifikasi potensi tumpang tindih, hingga mempercepat harmonisasi peraturan.

Kelima, evaluasi berkelanjutan wajib dilakukan. Undang-undang bukanlah teks suci yang tak bisa diubah. Ketika regulasi sudah tidak relevan, DPR harus berani merevisi atau bahkan mencabutnya, demi menjaga hukum tetap hidup dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Penutup

DPR RI memegang peranan vital dalam membangun masa depan hukum Indonesia. Namun, tanggung jawab besar itu harus dijalankan dengan lebih transparan, partisipatif, dan berbasis pada kepentingan publik.

Tanpa perbaikan serius, DPR hanya akan menjadi pabrik regulasi yang menghasilkan tumpukan undang-undang, tetapi minim manfaat bagi rakyat. Sebaliknya, jika pembentukan peraturan dilakukan dengan hati-hati, inklusif, dan visioner, maka legislasi bisa menjadi instrumen perubahan sosial yang adil, progresif, dan berkelanjutan.

Harapan masyarakat sederhana: jadikanlah undang-undang sebagai sarana menghadirkan keadilan, bukan sekadar simbol kekuasaan.

[ Penulis Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Jambi ]




Komitmen Dukung Layanan Transportasi Publik Aman dan Nyaman, Wali Kota Jambi Audiensi Bersama Ditjen Hubdat Kemenhub RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, terus mempertegas komitmennya dalam mendukung berkembangnya layanan Transportasi Publik dan Infratruktur di Terminal Tipe A- Alam Barajo Kota Jambi. Hal itu ia tunjukkan setelah menyambangi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) untuk melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) di Jakarta, Kamis (2/10/1995).

Kedatangan Wali Kota Maulana tampak disambut hangat oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Darat, Toni Tauladan, S.Si.,MT, yang sekaligus memimpin audiensi bersama jajaran Kementerian Perhubungan Darat lainnya dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.

Dikesempatan itu, selain menyampaikan terkait dengan Transportasi Publik dan mendorong revitalisasi terhadap Infratruktur di Terminal Tipe A- Alam Barajo, Wali Kota Maulana juga memberikan paparan terkait dengan Zona Selamat Sekolah (Zoss) yang terintegrasi.

Tak hanya itu, dirinya turut memaparkan keunggulan Kota Jambi dari aspek letak geografis yang berada ditengah-tengah wilayah Sumatera, yang saat ini juga telah terhubung dengan keberadaan Jalan Tol.

“Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa tentunya sangat erat kaitannya dengan layanan Trasportasi publik. Maka dari itu, Kami Pemerintah Kota Jambi sangat berharap kolaborasi yang baik bersama Kementerian Perhubungan, khususnya Kementerian Perhubungan Darat untuk menciptakan trasnportasi publik yang ramah lingkungan dan aman bagi masyarakat,”ucapnya.

Menurutnya, menciptakan layanan transportasi publik yang tangguh telah masuk ke dalam salah satu program prioritas Kota Jambi Bahagia. Yaitu, Kota Tangguh, dimana, melakukan penguatan sektor-sektor pembangunan, seperti Penataan ruang, peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana termasuk transportasi perkotaan serta utilitas Kota agar sejalan dengan lingkungan hidup berkelanjutan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan terkait dengan Strategi Mewujudkan Kota Jambi Bahagia melalui Peningkatan layanan Angkutan di Kota Jambi. Menurutnya, Kota Jambi mempunyai peluang, karena sebagai simpul transportasi Lintas Timur, Tengah dan Barat Sumatera yang saat ini juga akan terhubung melalui jalan Tol.

“Ini adalah peluang karena akan terjadi peningkatan pergerakan orang dan barang, serta Peluang Investasi, khususnya pada pengembangan moda transportasi terpadu. Maka kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini karena ini adalah potensi besar,” ungkapnya.

Selain itu, Maulana juga menyampaikan, saat ini secara bertahap Pemkot Jambi juga telah menghadirkan trnsportasi ramah lingkungan, melalui kerja sama bersama pihak ketiga.

Lebih Lanjut, Ia juga berkomitmen mendukung Revitalisasi Terminal Tipe A -Alam Barajo guna mengoptimalkan layanan transportasi lalu lintas angkutan jalan raya pada simpul transportasi wilayah Tengah Sumatera dengan Terminal yang modern dan mix use serta mendukung konsep Zona Keselamatan.

“Terminal Type A -Alam Barajo adalah Ikon Kota Jambi Bahagia, maka dari itu kami sangat mendukung upaya revitalisasi Terminal Tipe A ini. Terbaru Pemerintah Kota menghibahkan lahan seluas 2 hektar guna dapat mewujudkan Terminal yang modern dan mix use, agar berdampak terhadap pengoptimalan integrasi layanan,” ucap Maulana.

Sementara itu, dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyebut, bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dan Kadis Perhubungan Kota Jambi, ia menekankan komitmen untuk terus menghadirkan transportasi ramah lingkungan secara bertahap guna memberikan edukasi bagi masyarakat memanfaatkan transportasi publik, sehingga berdampak pada pengurangan kemacetan.

“Selanjutnya kami juga sampaikan terkait dengan Zona Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan guna mewujudkan tata kelola Lalu lintas Angkutan Jalan yang BAHAGIA, berbagai kebutuhan yang perlu mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Pusat. Seperti, Fasilitas Keselamatan, Rambu Marka, Traffic Light (ATCS), hingga YELLOW BOX,” sebutnya.

“Alhamdulillah langkah kita ini diapresiasi dan insya allah mendapat dukungan untuk kedepan. Mudah-mudahan diskusi ini mendapat manfaat, terutama perhatian Pemerintah Pusat terhadap Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dikesempatan yang sama, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi Benny Nurdin Yusuf mengapresiasi Wali Kota Maulana yang telah turun langsung melobi Direktorat Transportasi Darat dalam mendukung revitalisasi Terminal Alam Barajo.

“Tentunya kami sangat berterimakasih kepada Bapak Wali Kota atas dukungan ini. Sekaligus menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan berlalu lintas yang aman dan nyaman, serta tertib dan teratur,” singkatnya.

Dengan audiensi yang dilakukan ini diharapkan Pemerintah Pusat melalui Kemenhub RI dapat mendukung upaya peningkatan pelayanan penyelenggaraan lalu lintas angkutan jalan raya secara optimal di kota Jambi sesuai dengan kewenangan.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan kondisi transportasi perkotaan yang selamat, aman, nyaman, tertib dan teratur, serta menciptakan Lingkungan/kondisi penyelenggaraan dan pelayanan lalu lintas yang baik melalui dukungan peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana lalu lintas angkutan jalan yang memadai dan modern.(*)




Wali Kota Jambi Lantik 130 Pejabat, Tekankan Kinerja, Integritas, dan Peluang Promosi Jabatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, MKM, resmi melantik 130 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Jambi dalam upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Pelantikan ini merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran jabatan, khususnya untuk pejabat eselon II, guna memperkuat kinerja birokrasi dalam mencapai visi Kota Jambi Bahagia.

Beberapa pejabat yang menempati posisi baru antara lain:

Baca juga:  Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

Baca juga:  Abu Bakar Resmi Pimpin DPMPTSP Kota Jambi, Siap Genjot Investasi

* Abu Bakar – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

* Drs. Amran, ME – Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi

* Drs. Noviarman, ME – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM

* Mulyadi –  Asisten Perekonomian dan Pembangunan

* Liana Andriani – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM

* Ardi – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah

* M Saleh Ridha – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

* Nella Ervina – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian

* Yon Heri – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya kinerja, integritas, dan dedikasi para pejabat yang dilantik.

Ia menyampaikan bahwa, rotasi jabatan ini telah melalui proses seleksi ketat dan mempertimbangkan kompetensi serta potensi setiap pejabat.

“Di manapun tempatnya, setiap pejabat harus menunjukkan kinerja terbaik, dengan ikhlas, tulus, dan penuh dedikasi,” tegas Wali Kota Maulana.

Ia juga memberikan sinyal terbuka terkait peluang karir di lingkungan Pemkot Jambi, mengingat Sekretaris Daerah akan memasuki masa purnabakti tahun depan.

Oleh karena itu, pejabat eselon II didorong untuk menunjukkan prestasi,  karena memiliki kesempatan yang sama untuk promosi jabatan strategis.

Tak hanya menekankan pada tugas administratif, Wali Kota Maulana juga meminta agar pejabat aktif mendorong investasi dan berkontribusi dalam promosi Kota Jambi.

“Pejabat jangan hanya sebatas menandatangani izin. Tapi juga harus berperan dalam menarik investasi dan mempromosikan Kota Jambi sebagai kota yang ramah investor dan bahagia bagi warganya,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, Pemkot Jambi berharap terciptanya pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.(*)




Perampokan Sadis di Jambi! Pelaku Terpantau Masuk Tol Sebapo Jambi Pakai Mobil Curian, Kabur ke Arah Sumsel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus pembunuhan sadis terhadap Nindia Novrin (38), seorang pengusaha jual beli mobil asal Jambi, mulai mengarah ke titik terang.

Korban ditemukan bersimbah darah di rumahnya di Lorong Ahmad Hasyim, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, pada Kamis pagi, 2 Oktober 2025.

Polisi menduga kuat, pelaku perampokan sekaligus pembunuhan itu melarikan diri menggunakan mobil korban, Mitsubishi Pajero Sport warna putih, dengan pelat nomor yang sudah dicopot, untuk menghindari pelacakan.

Mobil tersebut terekam CCTV memasuki Gerbang Tol Muaro Sebapo sekitar pukul 06.20 WIB, lebih dari satu jam sebelum korban ditemukan dalam kondisi kritis oleh asisten rumah tangganya.

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Baca juga:  Semoga Cepat Tertangkap! Polisi Tengah Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Talang Bakung

“Mobil korban masuk tol tanpa pelat nomor. Pelaku diduga melarikan diri ke arah Bayung Lencir, Sumatera Selatan,” ujar sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Korban pertama kali ditemukan oleh Aslamah (45), asisten rumah tangga korban, sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu pintu rumah masih terkunci dari dalam, namun terdengar suara lirih, “Aduh sakit…” dari kamar korban.

Pintu kamar dikunci menggunakan tali gorden dari dalam.

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

Baca juga:  Fakta Baru Sidang Korupsi PT PAL: Saksi Sebut Izin Bodong, Uang Rp400 Juta Mengalir ke PTSP

Setelah berhasil dibuka melalui pintu samping, korban ditemukan dalam kondisi luka parah akibat senjata tajam, dan segera dilarikan ke RS Siloam.

Sayangnya, nyawa korban tak tertolong.

Beberapa barang milik korban yang dilaporkan hilang antara lain, 1 mobil Mitsubishi Pajero Sport putih (Nopol: AD 77 RA pelat diduga dicopot), 1  iPhone dan 1  HP biasa.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain, pisau dapur yang diduga senjata pelaku, sepasang sepatu coklat milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian.

Polresta Jambi telah memeriksa empat saksi, termasuk asisten rumah tangga, warga sekitar, serta saksi mata yang ikut dalam evakuasi korban. Garis polisi telah dipasang, dan penyelidikan dilakukan secara intensif dengan melibatkan koordinasi lintas provinsi.

Baca juga:  AJI Jambi dan WWF Indonesia Gelar Nobar Film Dokumenter 'Berbagi Ruang' tentang Konflik Gajah Sumatera

Baca juga:  Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

“Kami sudah mengantongi beberapa petunjuk dan saat ini fokus pengejaran pelaku yang melarikan diri ke arah Sumsel,” jelas sumber dari pihak kepolisian.

Meski dalam data kependudukan korban tercatat sebagai ibu rumah tangga, warga mengenalnya sebagai pengusaha jual beli mobil yang aktif berjualan via media sosial.

Polisi kini meminta bantuan masyarakat jika melihat mobil Pajero putih tanpa pelat nomor melintas di jalur lintas timur Sumatera atau wilayah perbatasan Jambi–Sumatera Selatan.

Kematian tragis Nindia Novrin menambah panjang daftar kasus perampokan kendaraan bermotor disertai kekerasan di Provinsi Jambi.

Modus pelaku yang mencopot pelat kendaraan dan meninggalkan senjata tajam mengindikasikan bahwa aksi ini telah direncanakan secara matang.(*)




Fakta Baru Sidang Korupsi PT PAL: Saksi Sebut Izin Bodong, Uang Rp400 Juta Mengalir ke PTSP

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi PT PAL yang melibatkan tiga terdakwa Victor Gunawan, Rais Gunawan, dan Wendy Haryanto.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis, 2 Oktober 2025, menghadirkan saksi-saksi kunci yang membuka tabir dugaan penyimpangan izin operasional perusahaan tersebut.

Salah satu saksi, Najman, yang merupakan mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Muaro Jambi tahun 2015, secara tegas menyebut bahwa izin operasional PT PAL adalah bodong.

“Maaf saya katakan, kalau izin PT PAL itu bodong,” ujar Najman dalam persidangan.

Baca juga:  Eks Direktur PT PAL dan Pihak BNI Diperiksa di Sidang Korupsi Jambi

Baca juga:  Bantah Buang Limbah Sembarangan, PT Palma Abadi: Pengelolaan Sudah Sesuai Izin dan Baku Mutu

Menurut Najman, meskipun izin usaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sempat terbit.

Namun izin teknis dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan untuk pengelolaan lahan dan pembangunan pabrik sawit, tidak pernah dikeluarkan karena tidak memenuhi persyaratan.

Beberapa syarat penting yang tidak dipenuhi oleh PT PAL antara lain, tidak memiliki lahan sawit minimal 20%, dan tidak ada kerja sama resmi dengan petani melalui KUD.

Kemudian tidak ada surat dari Pemerintah Provinsi dan tidak ada tembusan izin ke dinas teknis.

Baca juga:  Kasus Korupsi Pelabuhan Jambi: Tarjani Dihukum 2 Tahun, Uang 351 Juta Wajib Diganti

Baca juga:  PDAM Tirta Mayang Buka Suara, Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Bahan Kimia

“Mereka tidak pernah mengurus izin lanjutan ke dinas kami. Surat dari provinsi juga ditolak. Jadi izinnya tidak berlaku, saya katakan itu izin bodong,” tegas Najman.

Saksi lain, Edi, yang merupakan karyawan PT PAL dan bertanggung jawab mengurus perizinan, mengaku bahwa sebelum izin dari PTSP keluar, telah diberikan uang sebesar Rp400 juta untuk mempercepat proses penerbitannya.

“Benar, saya kasih Rp400 juta ke PTSP agar izin cepat keluar,” ungkapnya di hadapan majelis hakim.

Edi juga membenarkan bahwa tidak ada izin yang dikeluarkan dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Meski demikian, izin PTSP tetap digunakan sebagai dasar dalam pengajuan kredit ke BNI.

Baca juga:  Kejari Bongkar Kasus Korupsi Proyek Pasar, Tiga Pejabat di Tebo Jadi Tersangka

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Tiga terdakwa dalam kasus ini Victor Gunawan, Rais Gunawan, dan Wendy Haryanto dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Tipikor, serta Pasal 3 jo Pasal 18 sebagai subsider.

Tindakan mereka menyebabkan kerugian negara sebesar, Rp12,25 miliar oleh Victor Gunawan dan Rp79,26 miliar oleh Wendy Haryanto (termasuk Rp75 miliar untuk melunasi utang PT PAL ke Bank CIMB)

Para terdakwa diduga memanipulasi data dan dokumen untuk mengajukan fasilitas kredit modal kerja dan investasi ke PT BNI (Persero), menggunakan izin usaha yang tidak sah sebagai jaminan legalitas.(*)




Abu Bakar Resmi Pimpin DPMPTSP Kota Jambi, Siap Genjot Investasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar, kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi.

Pelantikan digelar di Aula Griya Mayang, Kamis, 2 Oktober 2025, dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, M.K.M., bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya.

Dalam keterangan usai pelantikan, Abu Bakar menegaskan komitmennya untuk menjalankan arahan Wali Kota, terutama dalam dua hal penting: meningkatkan daya saing investasi Kota Jambi dan mempercepat pelayanan publik yang prima.

“Bapak Wali Kota menekankan dua hal utama, yakni menjadikan Kota Jambi semakin kompetitif dalam menarik investor, serta memastikan masyarakat menikmati pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional,” ujarnya.

Baca juga:  Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

Baca juga:  PAD Jadi Andalan Pembangunan, Wali Kota Maulana Instruksikan Lurah Gencarkan Sosialisasi Pajak

Menurut Abu Bakar, DPMPTSP memiliki peran vital sebagai ujung tombak penggerak ekonomi daerah.

Oleh karena itu, ia menyiapkan sejumlah langkah strategis yang akan segera dijalankan:

  • Memperluas promosi potensi investasi melalui forum bisnis, kolaborasi dengan pelaku usaha, hingga optimalisasi kanal digital.

  • Menciptakan iklim investasi yang kondusif, dengan memberikan kemudahan dan kepastian regulasi bagi investor.

  • Menguatkan pelayanan berbasis teknologi, memangkas birokrasi, serta menerapkan standar layanan prima untuk masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Maulana: Wakaf Uang Bukan Hanya Menjaga Nilai Pokok, Tapi Mengalirkan Manfaat Sepanjang Masa

Baca juga:  Wali Kota Maulana Perkuat Kolaborasi dengan Komisi II DPR RI, Dorong Dukungan Penanganan Banjir dan Zona Merah

“Kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar memberi kepuasan. Tidak sekadar cepat, tapi juga berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran DPMPTSP dan sinergi antarinstansi, Abu Bakar optimis target peningkatan realisasi investasi dapat tercapai dalam waktu dekat.

“Kota Jambi harus menjadi rumah yang ramah untuk investasi dan nyaman untuk warganya. Ini bagian dari visi besar Bapak Wali Kota,” tutup pejabat yang dikenal ramah ini.(*)




Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi kembali melakukan perombakan struktural. Sejumlah pejabat eselon II resmi dirotasi pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, MKM, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota.

Rotasi ini bertujuan untuk menyegarkan birokrasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik di berbagai sektor.

Beberapa posisi penting yang dirotasi antara lain:

Baca juga:  PAD Jadi Andalan Pembangunan, Wali Kota Maulana Instruksikan Lurah Gencarkan Sosialisasi Pajak

Baca juga:  Wali Kota Maulana: Wakaf Uang Bukan Hanya Menjaga Nilai Pokok, Tapi Mengalirkan Manfaat Sepanjang Masa

  • Abu Bakar, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, kini menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

  • M. Saleh Ridha, yang sebelumnya memimpin Dinas Perhubungan, kini menjadi Kepala Dinas Kominfo.

  • Amean, sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

  • Nella Ervina, yang sebelumnya menjabat Kepala BPPRD, kini dipercaya memimpin Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Serukan Anak Muda, Garap Pertanian Modern di Kota Jambi

Baca juga:  Wali Kota Maulana Perkuat Kolaborasi dengan Komisi II DPR RI, Dorong Dukungan Penanganan Banjir dan Zona Merah

  • Ardi, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kini menjabat Kepala BPPRD Kota Jambi.

  • Yon Heri, eks Kepala DPMPTSP, kini dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hukum.

  • Mulyadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadisdik, kini diangkat menjadi Asisten Perekonomian.

  • Noviarman, yang sebelumnya menjabat Sekwan DPRD Kota Jambi, kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

  • Liana Andriani, sebelumnya Kepala BKPSDMD, kini menempati jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Baca juga:  Dorong Percepatan Pembangunan, Wali Kota Maulana Pantau Langsung Realisasi Fisik dan Keuangan OPD

Baca juga:  Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

Wali Kota Maulana dalam sambutannya menegaskan bahwa, rotasi ini merupakan bentuk penyegaran untuk meningkatkan kualitas kerja ASN serta menciptakan semangat baru dalam pembangunan Kota Jambi.

“Rotasi ini bukan sekadar pergantian, tapi sebagai upaya penyempurnaan sistem kerja birokrasi agar lebih produktif, inovatif, dan fokus pada pelayanan masyarakat,” tegas Maulana.

Pelantikan ini masih akan berlanjut untuk eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Jambi.(*)




Semoga Cepat Tertangkap! Polisi Tengah Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Talang Bakung

JAMBi, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian tengah memburu pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita bernama Nindia (38), warga RT 22, Jalan Ria Graphic, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis pagi (2/10/2025).

Korban ditemukan tak bernyawa di bawah tempat tidurnya sekitar pukul 08.30 WIB oleh asisten rumah tangga (ART).

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban mengenaskan, dengan luka parah di bagian belakang kepala hingga bahu kiri, diduga akibat senjata tajam.

Kepolisian menduga kuat bahwa Nindia menjadi korban pembunuhan berencana yang berkaitan dengan aksi pencurian dengan kekerasan.

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Pasalnya, satu unit mobil Pajero putih dengan nomor polisi AD 77 RA milik korban juga dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.

“Satu unit mobil milik korban turut hilang. Saat ini tim sedang bekerja untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung.

Menurut informasi dari saksi dan warga sekitar, korban memang sempat berencana menjual mobil miliknya.

Bahkan, sebelum kejadian, korban sempat berkomunikasi dengan suaminya melalui aplikasi pesan mengenai seseorang yang akan datang melihat mobil tersebut.

Baca juga:  Nekat Curi Motor untuk Pulang Kampung Hingga Hilangkan Nyawa Korban, Pelaku Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Tebo

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Orang yang disebut-sebut sebagai calon pembeli itu diketahui datang dari arah Sengeti.

Salah satu tetangga korban, Doni, yang ikut mengevakuasi jenazah, mengungkapkan bahwa korban tinggal hanya bersama ART karena sang suami bekerja di luar kota.

“Korban memang sempat cerita mau jual mobil Pajero-nya. Tapi siapa yang datang beli, kami nggak tahu pasti,” kata Doni.

Kondisi rumah korban juga ditemukan dalam keadaan berantakan. Selain mobil yang raib, dokumen penting seperti STNK dan berkas pribadi lainnya ikut hilang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya masih diselidiki.

Polisi juga menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap. Kita terus lakukan pengejaran,” tegas Kompol Hendra.(*)




Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peristiwa penemuan jasad seorang wanita bernama Nindia (38) menggemparkan warga RT 22, Jalan Ria Graphic, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, pada Kamis pagi, 2 Oktober 2025.

Menurut keterangan saksi mata dan warga sekitar, kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB, saat suara mobil milik korban terdengar meninggalkan rumah.

Meski terdengar tidak seperti biasanya, tidak ada yang mencurigai hal aneh saat itu.

Sekitar pukul 08.30 WIB, asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah korban tiba dan menemukan pintu dalam keadaan tidak terkunci.

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Baca juga:  PAD Jadi Andalan Pembangunan, Wali Kota Maulana Instruksikan Lurah Gencarkan Sosialisasi Pajak

Saat masuk ke kamar, ia terkejut mendapati Nindia sudah dalam kondisi tergeletak di bawah tempat tidur dengan tubuh bersimbah darah.

“Teriakan pembantunya langsung bikin warga keluar rumah dan datang ke lokasi,” ungkap Doni, salah satu warga yang pertama datang dan turut membantu evakuasi korban.

Doni menjelaskan, kondisi korban sangat mengenaskan.

“Lukanya di bagian kepala belakang, terus dari leher sampai ke bahu kiri. Darahnya banyak, kental. Saya sempat pegang juga pas bantu angkat ke mobil,” ujarnya.

Baca juga:  Hati-Hati! Balap Liar di Jalan Umum Bisa Masuk Penjara, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi

Baca juga:  Nekat Curi Motor untuk Pulang Kampung Hingga Hilangkan Nyawa Korban, Pelaku Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Tebo

Menurut Doni, korban tinggal hanya bersama ART karena suaminya bekerja di luar daerah dan jarang pulang. Ia juga menyebut korban sempat berencana menjual mobil miliknya.

“Setahu saya, mobil Pajero itu punya dia sendiri. Katanya memang mau dijual. Tapi saya nggak tahu siapa yang mau beli,” jelasnya.

Saksi lain yang enggan disebut namanya menambahkan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan suaminya lewat aplikasi pesan sebelum kejadian.

Mereka membahas soal seseorang yang ingin melihat mobil Pajero putih milik korban. Orang tersebut dikabarkan berangkat dari arah Sengeti dan tiba pagi hari saat lingkungan masih sepi.

Baca juga:  Aksi Tawuran Digagalkan, Ditreskrimum Polda Jambi Tangkap 5 Pemuda

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

Setelah kejadian, mobil Pajero dengan nomor polisi AD 77 RA dinyatakan hilang. Selain itu, kamar korban berantakan, dan dokumen penting seperti STNK juga raib.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, melalui Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kita masih dalam tahap penyelidikan. Satu unit mobil hilang. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujar Kompol Hendra singkat.(*)




Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana pagi di Jalan Ria Graphic, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi mendadak heboh.

Seorang wanita bernama Nindia (38) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis (2/10/2025).

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh asisten rumah tangganya.

Saat itu, Nindia tergeletak dalam kondisi mengenaskan di bawah tempat tidur, dengan luka serius di bagian kepala dan leher yang diduga akibat senjata tajam.

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

Baca juga:  Restorative Justice KDRT, Istri di Sarolangun Cabut Laporan Usai Suami Minta Maaf

Selain kehilangan nyawa, korban juga kehilangan mobil pribadi jenis Pajero putih dengan nomor polisi AD 77 RA, yang raib dari lokasi kejadian. Polisi menduga kuat bahwa Nindia menjadi korban perampokan disertai kekerasan.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Serahkan Santunan Rp42 Juta untuk Keluarga Tukang Ojek yang Tewas Kecelakaan

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Saksi mata, Doni, yang ikut mengevakuasi jenazah ke rumah sakit, menjelaskan bahwa luka yang dialami korban cukup dalam dan parah.

“Darahnya banyak dan kental. Saya juga sempat melihat langsung lukanya di belakang kepala hingga ke pundak kiri,” ujar Doni.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, sekitar pukul 05.30 WIB terdengar suara mobil Nindia, namun tak ada yang curiga.

Sekitar pukul 08.30 WIB, teriakan ART yang menemukan korban membuat warga berbondong-bondong datang ke rumah tersebut.

Baca juga:  Hati-Hati! Balap Liar di Jalan Umum Bisa Masuk Penjara, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi

Baca juga:  Polresta Jambi Rutin Gelar Binrohtal, Wujudkan Polisi Religius dan Profesional

Saksi lain menyebut, sebelum kejadian, korban sempat berkomunikasi dengan suaminya melalui aplikasi pesan.

Mereka membahas soal calon pembeli mobil Pajero yang kabarnya datang dari arah Sengeti. Diduga, pelaku adalah orang yang berpura-pura ingin membeli mobil.

Kondisi rumah korban juga terlihat acak-acakan. Berkas-berkas pribadi berserakan, dan STNK kendaraan ikut hilang.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung mengonfirmasi bahwa, pihaknya masih menunggu hasil otopsi.

Baca juga:  Nekat Curi Motor untuk Pulang Kampung Hingga Hilangkan Nyawa Korban, Pelaku Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Tebo

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

“Kami masih mendalami kasus ini. Satu unit mobil juga turut hilang. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujar Kompol Hendra.(*)