Wali Kota Jambi Apresiasi Lomba Jurnalistik PWI, Dorong Media Dukung Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang membangun dan mendukung program pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan saat menghadiri acara penyerahan hadiah Lomba Karya Tulis Jurnalistik dan Lomba Foto dalam Berita yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Senin (8/9/2025) di Aula Bappeda Kota Jambi.

“Tanpa peran jurnalis, apa yang kami lakukan tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Maulana.

Wali Kota juga mengapresiasi PWI Kota Jambi atas terselenggaranya lomba ini.

Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah peningkatan kualitas dan keterampilan jurnalis di Kota Jambi.

“Lomba ini mengasah mutu dan keahlian para jurnalis. Informasi yang disampaikan pun jadi lebih tajam dan bermanfaat,” tambahnya.

Ketua PWI Provinsi Jambi, H. R. Ridwan Agus Depati, turut menyampaikan apresiasinya.

Ia berharap melalui lomba ini akan lahir jurnalis yang lebih berdedikasi, beretika, dan faktual dalam menyampaikan informasi.

“Kolaborasi dan kekompakan sangat penting. Jangan sampai tulisan justru menimbulkan kontroversi,” tegasnya.

Kategori Lomba Karya Tulis Jurnalistik:

  • Juara 1: Iqbal Ferdiyal (Pemimpin Redaksi MetroJambi.com)

  • Juara 2: Zainuddin (Media Chanel24)

  • Juara 3: Rio Andrefami (Jambi Ekspres)

Kategori Lomba Foto dalam Berita:

  • Juara 1: Wigian Fajri (Bidik Indonesia News)

  • Juara 2: M. Musyawir Febri (Media Seputar Berita)

  • Juara 3: Rizal Zebua (Jambi Independent)

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan bahwa lomba ini merupakan bagian dari program kerja PWI Kota Jambi periode 2023–2026.

Ia menyebut kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dengan piala bergilir PWI Kota Jambi.

“Ini kegiatan perdana yang akan terus kita gelar setiap tahun. Harapannya, semangat dan profesionalisme jurnalis terus terjaga,” ujarnya.(*)




Wali Kota Jambi Serukan Pentingnya KB Terencana Menuju Indonesia Emas 2045

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025 di Lapangan Pemancingan Donorejo, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Senin (8/9/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045: Kehamilan Terencana, Keluarga Sejahtera.”

Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, yang menegaskan pentingnya peran program keluarga berencana (KB) dalam menciptakan generasi unggul.

“Keluarga adalah fondasi bangsa. Jika perencanaan keluarga baik, anak-anak akan lahir dalam kondisi terbaik dan mendapat hak yang layak. Ini langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Tak hanya seremoni, peringatan ini juga menghadirkan layanan Pasar Pangan Murah dan Donor Darah, sebagai bentuk nyata pelayanan langsung kepada masyarakat.

Wali Kota Jambi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk BKKBN Provinsi Jambi, atas kolaborasi yang terjalin dalam menyukseskan kegiatan ini.

Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia, yang menekankan pentingnya kesejahteraan keluarga.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keharmonisan rumah tangga dan menurunkan angka perceraian.

“Ketika keluarga bahagia, anak-anak bisa sekolah, ibu produktif, dan ayah bekerja dengan layak. Dari situlah kebahagiaan lahir,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Jambi, Dr. Jaelani, menjelaskan bahwa tercatat 274 akseptor mengikuti layanan KB, termasuk akseptor baru dan pascapersalinan. Sebanyak 137 peserta memilih metode kontrasepsi jangka panjang.

“Tujuan kami adalah mempermudah akses layanan kesehatan reproduksi dan meringankan beban ekonomi keluarga melalui pasar murah,” ujar Jaelani.

Ketua Tim Kerja Bina Kualitas Pelayanan KB BKKBN Provinsi Jambi, Ririn Okta Permatasari, mengapresiasi sinergi lintas sektor yang ditunjukkan Pemkot Jambi.

“Kegiatan ini sangat bagus karena melibatkan berbagai dinas. Ini bisa menjadi contoh kolaborasi yang sukses dalam memberikan pelayanan berkualitas,” ucapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Camat Jambi Selatan, Kapolsek, lurah, serta ratusan masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya perencanaan keluarga.(*)




Bangunan Rusak dan Minim Fasilitas, Ini Kondisi Madrasah Nurul Ihsan di Tanjab Timur

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan nonformal seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Ihsan, yang berlokasi di Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Meski berada dalam keterbatasan sarana dan prasarana, para guru di madrasah yang berdiri di pinggir jalan lintas Jambi-Kuala Tungkal ini tetap semangat memberikan pelajaran tambahan di luar jam sekolah kepada puluhan muridnya.

Kepala Madrasah, Marzuki, mengatakan saat ini madrasah memiliki 83 murid, 5 tenaga pengajar, dan hanya 4 ruang belajar yang kondisinya memprihatinkan.

“Madrasah ini berdiri sejak sekitar tahun 1991 atau 1992. Mayoritas murid berasal dari Kelurahan Simpang Tuan dan desa-desa sekitar,” ujar Marzuki.

Bangunan madrasah sudah mengalami banyak kerusakan, seperti plafon ruang kelas yang jebol, kaca jendela pecah, dan kekurangan sanitasi.

Dari beberapa toilet yang tersedia, hanya satu yang masih bisa digunakan. Selain itu, sumber air bersih juga belum tersedia karena tidak adanya sumur bor.

“Listrik memang sudah ada, tapi baru sampai ke meteran. Belum ada sambungan ke ruang kelas,” ungkap Marzuki.

Karena kegiatan belajar dilakukan di sore hari, kondisi ruangan yang minim pencahayaan sering menyulitkan proses belajar mengajar.

Hal ini membuat kebutuhan akan penerangan listrik menjadi sangat mendesak.

Tidak hanya itu, kekurangan meja dan kursi belajar juga menjadi masalah.

Salah satu ruang kelas bahkan tidak memiliki meja dan kursi sama sekali, membuat siswa harus belajar di lantai semen tanpa alas.

Di ruang lainnya, siswa terpaksa berbagi bangku dengan jumlah yang tidak mencukupi.

“Kami benar-benar berharap ada perhatian dan bantuan, baik dalam bentuk dana operasional maupun dana tahunan untuk memperbaiki kondisi madrasah ini,” kata Marzuki.

Karena lokasi madrasah berada tepat di tepi jalan lintas, Marzuki juga mengusulkan adanya pemasangan pagar permanen dan rambu-rambu zona sekolah demi keselamatan para murid.

“Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Rambu zona sekolah sangat penting, apalagi di sini ada dua sekolah berdampingan, yakni madrasah dan SD negeri,” tegasnya.

Marzuki juga menyampaikan keprihatinannya terhadap banyaknya orang tua yang belum bisa mendampingi anak belajar di rumah, sebagian karena sibuk bekerja, dan sebagian lain karena belum bisa membaca atau menulis (buta aksara).

Oleh karena itu, keberadaan madrasah ini sangat penting untuk mendampingi anak memahami pelajaran sekolah, serta memberikan bekal pendidikan agama dan karakter.

“Selain menambah pemahaman pelajaran, kami juga berupaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget dan konten negatif dari internet,” tutup Marzuki.(*)




Cek Kesehatan Anak Sekolah di Tebo Dilakukan Bertahap, Sudah 50 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah di Kabupaten Tebo telah mencapai 50 persen.

Sisanya akan dilanjutkan pada minggu depan dengan pemeriksaan yang menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, Riana Elizabeth, menjelaskan bahwa jumlah siswa yang diperiksa cukup banyak, sehingga pelaksanaan CKG dilakukan secara bertahap.

“Satu anak bisa mengisi hingga tiga lembar screening, karena cukup banyak pertanyaan yang harus dijawab,” ujar Riana.

Riana menyebutkan bahwa program ini melibatkan tim medis yang memeriksa kondisi kesehatan anak secara menyeluruh.

Pemeriksaan mencakup tinggi badan, berat badan, dan jika ditemukan indikasi kelebihan berat badan, maka dilakukan pemeriksaan gula darah.

“Kalau berat badan anak melebihi batas normal, langsung kita cek gula darahnya. Pemeriksaannya cukup lengkap,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa seluruh proses cek kesehatan anak sekolah di Kabupaten Tebo akan rampung dalam waktu dekat, sesuai dengan rencana Dinas Kesehatan.

“Kita lakukan bertahap karena jumlah siswa dan sekolah cukup banyak. Tapi targetnya akan selesai dalam waktu dekat,” tutup Riana.(*)




Kabar Baik! Honorer Pemkot Jambi Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Penjelasan BKPSDMD Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengusulkan sebanyak 121 tenaga honorer yang belum terakomodir dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

Usulan tersebut telah diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan saat ini tengah dalam proses evaluasi.

Kabar ini menjadi angin segar bagi tenaga honorer kategori III (non-ASN yang sudah terdata dalam database BKN) dan kategori IV (belum masuk database).

Pemerintah berharap para honorer tetap dapat bekerja dan memperoleh kejelasan status kepegawaian melalui skema PPPK paruh waktu.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi, Andika Wahyu, menyampaikan bahwa pengajuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga honorer yang telah lama berkontribusi dalam pelayanan publik.

“Usulan telah disampaikan ke BKN beberapa waktu lalu dan saat ini tinggal menunggu instruksi lebih lanjut,” jelas Andika.

Ia juga menambahkan, pengangkatan PPPK paruh waktu ini diharapkan mampu memberikan pengakuan dan kepastian hukum bagi para tenaga honorer yang selama ini bekerja tanpa status yang jelas.

“Ini adalah wujud kepedulian Pemerintah Kota Jambi. Semoga dengan skema PPPK paruh waktu, para honorer bisa mendapatkan perlindungan, status, dan pengakuan yang layak,” tutupnya.(*)




Maulana: Kurang Armada dan Warga Tak Tertib Jadi Penyebab Sampah Menumpuk

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Jambi masih menjadi perhatian serius.

Hingga kini, tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah titik, terutama di pinggir jalan, akibat keterbatasan armada pengangkut dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pemerintah Kota Jambi berencana menambah jumlah armada pengangkut guna mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan mencegah penumpukan yang merusak estetika kota.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang menjajaki peluang mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat untuk pengadaan dump truck tambahan.

“Kami akui masih ada keterbatasan armada. Karena itu, kami sedang mencari sumber pembiayaan agar bisa menambah kendaraan pengangkut,” ujar Maulana.

Namun, menurut Maulana, permasalahan sampah tidak hanya soal armada.

Salah satu kendala lain adalah rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap jadwal pembuangan sampah yang sudah ditetapkan.

Saat ini, warga diminta untuk membuang sampah pada pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

Sayangnya, masih banyak yang membuang sampah di luar jam tersebut, sehingga menyebabkan sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Kalau masyarakat taat waktu buang sampah, petugas kita bisa lebih maksimal bekerja. Penumpukan di TPS bisa dicegah,” tambah Maulana.

Pemerintah berharap permasalahan sampah ini bisa segera dituntaskan agar Kota Jambi menjadi kota yang bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya.(*)




Wali Kota Jambi Buka Diklatcab HIPMI: Wujudkan Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Jambi resmi melaksanakan Diklatcab (Pendidikan dan Pelatihan Cabang) pada Sabtu-Minggu, 6-7 September 2025.

Acara ini dibuka di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Diklatcab kali ini mengangkat tema “HIPMI Adaptif untuk Penguatan Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, SE, MA — yang juga dijadwalkan sebagai salah satu narasumber.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi menegaskan pentingnya peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah.

Ia menyebutkan bahwa Kota Jambi adalah kota perdagangan dan jasa, sehingga kehadiran pengusaha muda menjadi penggerak utama roda ekonomi.

“Konsepnya, pemerintah membangun infrastrukturnya, lalu dimanfaatkan oleh para pengusaha seperti di bidang kuliner, fesyen, musik, dan sektor kreatif lainnya,” jelas Maulana.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa membangun Kota Jambi yang sejahtera dan bahagia membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk kalangan wirausahawan muda.

“Peran pengusaha sangat vital dalam menekan inflasi dan menggerakkan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan. Kami sangat mendukung pelaksanaan Diklatcab HIPMI ini karena dapat melahirkan pengusaha muda yang tangguh,” tambahnya.

Maulana juga menyebutkan adanya program baru dari Pemerintah Kota Jambi seperti peluncuran Bank Harkat, yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh kader HIPMI untuk mendukung usaha mereka.

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kota Jambi, Ryanda Partawijaya, menyampaikan bahwa Diklatcab merupakan bagian dari proses kaderisasi organisasi.

Ia berharap kegiatan ini dapat menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kota Jambi.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita perlu kolaborasi erat dengan pemerintah daerah demi mewujudkan Jambi yang maju secara ekonomi,” ujarnya.

Ketua BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhilah Hasrul, juga turut memberikan pesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap sesi dengan serius.

“Diklatcab ini adalah wadah penting untuk mengenal HIPMI lebih dalam. Sebagai pengusaha, kita harus tetap amanah. Mari kita bersama-sama membangun ekonomi Kota Jambi,” tutupnya.(*)




Momen Haru! Dibimbing Walikota Jambi, Warga Tionghoa Ini Masuk Islam di Peringatan Maulid Nabi di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Momen haru dan penuh makna terjadi di Masjid Amanah DPRD Kota Jambi, Jumat (5/9/2025), saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Di tengah acara tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara langsung membimbing Yexi Tamara, seorang warga Tionghoa non-Muslim, mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi menjadi mualaf.

Yexi yang kini berganti nama menjadi Alisha Zafira, memeluk Islam dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Proses syahadat ini disaksikan puluhan jemaah yang hadir, serta diiringi lantunan takbir dan salawat yang menggema di seluruh masjid.

Peringatan Maulid Nabi yang biasanya diisi dengan tausiyah dan pembacaan salawat, kali ini menjadi saksi hidayah yang menyentuh hati. Alisha Zafira didampingi oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Pengurus Mualaf Qur’an Center Indonesia Regional Jambi, serta para tokoh ulama dan pejabat Pemkot Jambi.

Prosesi syahadat berlangsung khidmat. Walikota Maulana membimbing Alisha mengucapkan kalimat syahadat dengan penuh keyakinan:

“Asyhadu an laa ilaaha illallaah,” ucap Wali Kota Jambi, disambut Alisha dengan suara mantap.

“Wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah.

Dalam keterangannya kepada media, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, penuh kasih sayang dan toleransi.

“Ini bukan sekadar bertambahnya umat Muslim, tapi tentang terbukanya hati menerima hidayah Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa keputusan Alisha untuk menjadi mualaf adalah atas dasar kesadaran pribadi, tanpa paksaan dari pihak manapun. Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, siap membimbing para mualaf dalam aspek keagamaan dan sosial.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turut menyampaikan rasa haru dan bangga atas momen tersebut.

“Alhamdulillah, bertambah saudari seiman kita hari ini. Semoga Alisha Zafira tetap istiqomah dan mendapat keberkahan,” ucapnya.

Sementara itu, Pengurus Mualaf Qur’an Center Indonesia Regional Jambi, M. Faisal, S.H., menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah ada 228 mualaf yang mereka bina, mayoritas berasal dari suku Batak dan Tionghoa.

“Kami menyediakan bimbingan belajar agama Islam secara gratis setiap hari Minggu, dari ba’da Dzuhur hingga ba’da Ashar,” jelas Faisal.

Selain bimbingan spiritual, mereka juga memberikan dukungan dalam bidang sosial dan ekonomi agar para mualaf tetap semangat menjalani kehidupan barunya.

Alisha Zafira, yang sebelumnya memeluk agama Buddha, menyampaikan rasa syukur atas momen penting dalam hidupnya. Ia mengaku tidak menyangka akan mengucap syahadat dalam peringatan Maulid Nabi dan langsung dibimbing oleh Wali Kota Jambi.

“Hati saya terasa damai dan ringan. Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Alisha, warga Jalan Fatahillah, Rajawali, Jambi Timur, juga mengungkapkan bahwa keinginannya memeluk Isla berasal dari dorongan hati dan dukungan keluarga.

“Saya berdoa meminta petunjuk, dan Allah memberi saya jalan. Terima kasih kepada semua yang telah membimbing saya,” tambahnya.(*)




Gratis untuk Masyarakat! Besok Pemkot Jambi Suguhkan Event Drag Race dan Drag Bike Bertaraf Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali akan menggelar event otomotif bertaraf nasional lewat gelaran Kejuaraan Wali Kota Jambi Drag Race dan Drag Bike yang akan diselenggarkan di Sirkuit Non Permanen Kotabaru, Kota Jambi.

Event dalam kalender Andalas Drag Series Round 3 ini akan digelar pada Sabtu dan Minggu, 6 dan 7 September 2025. Selain memberikan kesempatan “uji cepat” bagi para penggemar otomotif khususnya pencinta olahraga Drag Race dan Drag Bike. Pemkot Jambi juga sengaja menggelar event ini secara gratis agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jambi, Erwandi mengatakan Drag Series Round 3 dengan kategori Drag Race dan Drag Bike tahun 2025 ini akan mempertandingkan 30 kelas tanding dan memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah.

“Terdiri dari 15 dari kategori Drag Race dan 15 dari kategori Drag Bike yang pendaftarannya telah dimulai sejak 1 September 2025 lalu,” kata Erwandi, Kamis malam (4/9/2025).

Ia menyebut, Drag Series Kejuaraan Wali Kota Jambi tahun 2025 yang akan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., ini akan diikuti lebih kurang 500 orang peserta, yang tidak hanya datang dari dalam Provinsi Jambi, namun juga turut diikuti drag racer dari berbagai Provinsi di Indonesia.

“Ini bagian dari konsep Sport Tourism yang terus kita galakkan sebagaimana arahan Bapak Wali Kota. Kita berharap dengan banyaknya orang yang masuk ke Kota Jambi akan menimbulkan multiplier effect bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah yang tentunya juga akan berdampak pada UMKM dan ekonomi kreatif di masyarakat,” jelasnya.

“Sejauh ini persiapannya berjalan lancar, dan dihari Jumat ini akan dilakukan persiapan dari segi lintasan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Erwandi juga menjelaskan akan adanya penutupan dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan sekitar area perlombaan.

“Untuk keselamatan para peserta serta kenyamanan masyarakat yang menonton, maka perlu dilakukan rekayasa lalu lintas yang mengakibatkan adanya penutupan atau pengalihan sementara di beberapa ruas jalan sekitar lomba pada hari Sabtu dan Minggu, 6 dan 7 September, tersebut mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore. Jadi hanya sementara bukan penutupan total. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tutup Kadispora Erwandi.

Berikut titik penutupan atau pengalihan arus lalu lintas pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 6 dan 7 September 2025, mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore :

1️⃣ Jl. Jend. Basuki Rahmat – depan RS Mitra
2️⃣ Jl. Zainir Haviz – depan Gedung PTSP
3️⃣ Jl. Agus Salim – depan pintu masuk GOR
4️⃣ Jl. Basuki Rahmat – simpang Perumnas

Pemkot Jambi meminta masyarakat pada tanggal dan waktu tersebut dapat memilih jalur alternatif dan mengikuti petunjuk petugas lalu lintas di lapangan.(*)




‘Piagam Madinah’ Jadi Teladan, Wali Kota Jambi Ajak Warga Hidup Rukun dan Damai pada Peringatan Maulid Nabi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Muliakan hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama pengurus Masjid Raya Magatsari Pasar Jambi dan masyarakat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wassallam 1447 Hijriah/2025 Miladiyah.

Peringatan Maulid yang digelar tepat pada tanggal 12 Rabiul Awwal (Kamis malam 4/9/2025) di Masjid Raya Magatsari Pasar Jambi itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., beserta jajaran Pejabat Utama, Kepala OPD, Camat hingga Lurah dilingkup Pemkot Jambi.

Selain itu juga tampak hadir Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp. OG., Ketua Pengurus Masjid Raya Magatsari KH. Yahya H. A. Qadir beserta para pengurus, unsur Kemenag Kota Jambi, MUI, Baznas, DMI, BKMT, serta masyarakat dari berbagai Masjid, Majelis Taklim, Madrasah, hingga Pondok Pesantren dalam wilayah Kota Jambi.

Miladirrosul yang mengusung tema “Mari Dekatkan Diri Kita pada Sosok Pribadi Baginda Nabi Besar Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa Sallam yang penuh dengan Uswatun Hasanah” itu, diawali dengan pembacaan Sirah Nabi dari kitab Maulid Ad-Diba’i. Peringatan Maulid yang khidmat ini menghadirkan dua penceramah, yakni Al-Habib Muchtar Husin Bin Abdullah Aljufri, Lc., dari Jakarta dan Ustadz Gus Muhammad Fuad Abdul Wafi (Gus Wafi) dari Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, mengajak seluruh masyarakat Kota Jambi untuk menjadikan momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebagai ajang memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah.

“Mari kita maknai peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ini dengan meneladani akhlak beliau yang penuh dengan uswatun hasanah (teladan yang sempurna), baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam membangun Kota Jambi yang lebih baik,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga bersyukur dengan kondusifitas Kota Jambi dimana masyarakatnya menjunjung kebersamaan dalam persaudaraan, baik dalam bentuk ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah maupun Ihsaniyah, yang merupakan modal utama dalam mencapai kesuksesan pembangunan.

“Alhamdulillah, saat ini kota Jambi selalu terjaga dengan ukhuwah yang terus terpelihara. Tidak ada untungnya sukses dalam pembangunan tetapi tidak aman dan tidak saling menjaga persaudaraan. Dalam momentum Maulid Nabi ini, kembali Saya ingatkan, mari kita contoh Rasulullah yang menjaga kedamaian, diantaranya adalah bagaimana baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyatukan kaum Muhajirin dan kaum Anshor melalui Piagam Madinah yang berisi perjanjian antara Nabi Muhammad dengan berbagai suku dan kaum di Madinah, termasuk kaum Muslim dan Yahudi untuk hidup berdampingan rukun dan damai,” tambahnya.

Wali Kota Maulana juga menekankan, pentingnya menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan memperbanyak membaca shalawat dalam keseharian. Hal ini diyakininya akan menghadirkan banyak keberkahan bagi masyarakat.

“Kepada para jamaah, mari kita terus memperbanyak shalawat sebagai ungkapan rasa cinta kepada Rasulullah, sehingga tidak hanya kita mendapatkan berkah, namun juga dapat membangun Kota Jambi dengan kedamaian, persatuan dan persaudaraan,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan berbagai program prioritas Kota Jambi Bahagia yang telah berjalan. Terutama dalam konteks kesejahteraan bagi masyarakat, seperti Kartu Bahagia yang mengcover bidang kesehatan, pendidikan dan jaminan sosial.

“Selanjutnya adalah program Kota Tangguh yang saat ini diprioritaskan untuk mengatasi permasalahan banjir. Dan masih banyak lagi program lain yang sedang dan akan kita jalankan. Untuk itu, kami titip keamanan Kota Jambi kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kota Jambi Bahagia,” tutur Wali Kota Maulana.

Dirinya berharap, peringatan Maulid Nabi, selain menambah wawasan dan pengetahuan agama, terutama berkenaan dengan perjuangan dan jihad Rasulullah dalam menegakkan satu-satunya agama yang diridhoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, juga dapat menambah kesejukan dan kedamaian di Kota Jambi.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Masjid Raya Magatsari, atas dilaksanakannya peringatan Maulid Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Semoga pelaksanaan Maulid Nabi ini, dapat meningkatkan ukhuwah kita sebagai sesama ummat Rasulullah yang cinta damai. Utamanya dalam menghadapi suasana yang beberapa hari terakhir ini bergejolak di berbagai daerah di Indonesia,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu dalam tausiyahnya, kedua penceramah, baik Al-Habib Muchtar Husin Bin Abdullah Aljufri maupun Gus Wafi banyak menguraikan tentang perjalanan dakwah serta kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW. Keduanya senada dengan ajakan Wali Kota Jambi, mengingatkan umat agar senantiasa menguatkan tauhid, memperkokoh iman, dan meneladani akhlak Rasulullah yang menjadi uswatun hasanah bagi seluruh umat manusia.

Al-Habib Muchtar Husin Bin Abdullah Aljufri menekankan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam adalah teladan sempurna. Menurutnya, keberkahan hidup akan senantiasa diraih apabila umat benar-benar meneladani akhlak mulia beliau dalam setiap aspek kehidupan.

Sementara itu Gus Wafi menekankan, bahwa tujuan dari perayaan Maulid Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam adalah agar umat dapat mengupgrade diri dalam ibadah.

“Percuma kalau mengikuti berbagai kegiatan Maulid Nabi tapi tidak berefek apa-apa. Jangan sampai Al -Quran hanya menjadi pajangan dirumah. Karena ini adalah ciri-ciri orang yang paling merugi,” tekannya.

Gus Wafi juga menegaskan, bahwa inti dari peringatan Maulid Nabi bukan semata pada tausiyahnya, melainkan pada pembacaan Maulid atau sirah Nabi. Dimana dalamnya terkandung shalawat dan doa, yang apabila dibaca akan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mendatangkan keberkahan bagi siapa saja yang membacanya.

Pada momentum peringatan Maulid tersebut, juga turut dilakukan penyerahan bantuan hibah Pemerintah Kota Jambi untuk keperluan pengembangan sarana ibadah Masjid Raya Magatsari. Hibah Pemkot Jambi sebesar Rp. 35.000.000,- itu diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana kepada Ketua DKM Masjid Raya Magatsari Pasar Jambi, KH. Yahya H. A. Qadir.(*)