Ada Masalah Barcode dan Antrean di SPBU Kota Jambi, Ini Respons Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mengevaluasi efektivitas pembatasan pembelian BBM jenis solar subsidi.

Dalam evaluasi terbaru, ditemukan sejumlah permasalahan yang menghambat distribusi solar subsidi agar tepat sasaran.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan bahwa masih terdapat penyalahgunaan barcode MyPertamina, baik dari sisi operator SPBU maupun pengemudi kendaraan.

“Masih ditemukan perbedaan antara nomor polisi dan STNK kendaraan pengguna barcode. Selain itu, beberapa operator tidak konsisten menjalankan sistem. Ini akan kami tindaklanjuti dengan langkah korektif,” tegas Wali Kota Maulana, Selasa (14/10).

Adapun masalah yang ditemukan di lapangan yakni, antrean kendaraan berat saat jam sibuk karena terbatasnya SPBU dengan nozzle solar.

Selanjutnya, penyalahgunaan barcode oleh sopir dan operator SPBU hingga pengawasan belum optimal, dipicu kekurangan personel pengawas.

“Sosialisasi belum menyeluruh, karena masih banyak pengusaha SPBU belum memahami Surat Edaran,” jelas Maulana.

Langkah tindak lanjut dari Pemkot Jambi yakni, melakukan penguatan pengawasan SPBU, termasuk patroli rutin dan penempatan petugas di titik padat.

Kemudian optimalisasi sistem barcode, melalui verifikasi ulang data dan pemblokiran barcode bermasalah.

“Termasuk koordinasi antarlembaga, lewat monitoring bersama dan grup koordinasi cepat,” kata Maulana.

Kemudian penerapan sanksi tegas, seperti teguran tertulis, pembekuan izin SPBU, dan penindakan kendaraan pelanggar.

“serta Sosialisasi masif, melalui pertemuan rutin, leaflet, dan media informasi visual lainnya,” sebutnya.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa seluruh langkah ini bertujuan agar subsidi BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran distribusi di Kota Jambi.(*)




Evaluasi Pembatasan Solar Subsidi Kota Jambi, Walikota Jambi: Lalu Lintas Lancar, Antrean Berkurang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan evaluasi atas penerapan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Hasilnya, kebijakan tersebut dinilai efektif mengurai kemacetan dan menekan antrean kendaraan berat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan perbaikan signifikan dalam kelancaran arus lalu lintas.

“Dari 19 titik SPBU yang dipantau di wilayah Kota Jambi, lalu lintas terpantau lancar dan antrean kendaraan berat menurun drastis, terutama dengan pengawasan yang lebih ketat,” kata Wali Kota Maulana, Selasa (14/10).

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan roda enam ke SPBU di luar wilayah kota.

Hal ini dilakukan untuk mendistribusikan beban secara lebih merata dan menghindari penumpukan kendaraan di jalan-jalan utama Kota Jambi.

Hasil evaluasi pembatasan BBM subsidi Solar memberikan kelancaran arus lalu lintas meningkat. Selain itu, antrean kendaraan berat menurun.

“Distribusi solar lebih tertib, pengawasan SPBU diperkuat, kendaraan berat diarahkan ke SPBU luar kota,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi berkomitmen melanjutkan kebijakan ini dengan penyesuaian tambahan, termasuk peningkatan pengawasan, optimalisasi penggunaan barcode MyPertamina, dan koordinasi antarinstansi untuk memastikan subsidi tepat sasaran.(*)




Pemkot Jambi dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Program Bahagia, 99,7% Warga Sudah Tercover


JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warganya, khususnya masyarakat kurang mampu.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan yang digelar untuk meninjau pelaksanaan Program Bahagia, serta menyusun rencana kerja ke depan.

Rapat yang juga membahas nota kesepakatan dan rencana kerja Penyelenggaraan Program Berkelanjutan Universal Benefit Protection (PBPUBP) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM, jajaran Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa 99,7% warga Kota Jambi telah tercover program jaminan kesehatan, dengan tingkat keaktifan kepesertaan mencapai 80,67%.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa, pencapaian ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Jambi dalam menjamin hak dasar kesehatan bagi seluruh warga, terutama yang tergolong tidak mampu.

“Melalui Program Bahagia, prinsip kami adalah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan. Saat ini cakupan kepesertaan sudah mencapai 99,7% dan akan terus kami tingkatkan, termasuk dari sisi keaktifan,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, Pemkot Jambi bersama BPJS Kesehatan sedang menyusun langkah strategis untuk tahun 2026, guna menyempurnakan pelaksanaan program dan memperluas jangkauan pelayanan.

“Kami sedang menyusun dan merencanakan skema untuk tahun depan. Intinya,” kata dia.

“Seluruh warga kurang mampu harus tercover melalui BPJS Kesehatan, agar mereka dapat menerima layanan kesehatan yang layak dan merata,” tegasnya.

Program Bahagia merupakan salah satu program unggulan Pemkot Jambi yang mengintegrasikan layanan dasar, termasuk jaminan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Diharapkan, lewat sinergi berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan, kehadiran negara melalui pemerintah daerah benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Pemkot Jambi-Baznas RI Kolaborasi Bangun Z Corner, Dorong UMKM Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pembangunan Z Corner, yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Jambi, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mendampingi langsung tim Baznas RI melakukan survei lapangan pembangunan Z Corner di Taman Remaja Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas dukungan Baznas RI terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Jambi.

Ia menyebut, keberadaan Z Corner nantinya akan menjadi wadah baru bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang.

“Pembangunan Z Corner ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara Pemkot Jambi dan Baznas RI dalam memberdayakan pelaku UMKM,” kata dia.

“Kami berharap, ini bisa menjadi stimulan yang mempercepat perputaran ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha pemula,” ujar Maulana.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad yang turut hadir dalam peninjauan lokasi, menegaskan bahwa pembangunan Z Corner merupakan bagian dari program Baznas dalam mendistribusikan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi.

“Z Corner bukan hanya tempat berjualan, tapi juga ruang kreasi, edukasi, dan promosi bagi UMKM binaan,” sebutnya.

“Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk kemaslahatan umat, terutama dalam penguatan ekonomi umat,” ungkapnya.

Z Corner direncanakan menjadi pusat kegiatan wirausaha muda dan pelaku UMKM yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti kios, area pelatihan, serta ruang komunitas.

Dengan langkah ini, Pemkot Jambi dan Baznas RI berharap bisa menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.(*)




Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya memperkuat peran tempat ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menyalurkan Bantuan Penunjang Operasional (BPO) kepada sejumlah masjid dan musala di Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Kerja Wali Kota Jambi dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari enam tempat ibadah, yang terdiri dari 3 masjid dan 3 musala.

Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 25 juta, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dan peningkatan sarana prasarana rumah ibadah.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan finansial, tapi bentuk komitmen kami untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan peran sosial keagamaan,” ujar Maulana.

Baca juga:  Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Maulana menjelaskan, program bantuan ini muncul dari hasil kunjungan rutin yang ia lakukan ke masjid dan musala di berbagai penjuru kota.

Melalui kegiatan Salat Subuh Keliling, Magrib Berjamaah, hingga khutbah Jumat, ia menyaksikan langsung kondisi tempat ibadah dan kebutuhan jamaah.

“Bantuan ini disalurkan secara merata, walau tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan manfaat bagi para jamaah, terutama dalam menunjang kenyamanan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masjid dan musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Oleh karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia, yang menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Langkah ini adalah bagian nyata dari pembangunan yang seimbang. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan karakter, spiritualitas, dan sosial masyarakat,” tutup Maulana.(*)




Meriah! Yamaha Sabang Raya Gelar HUT ke-30, Warga Jambi Nikmati Servis Gratis dan Hadiah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Sabang Raya Jambi, salah satu dealer sepeda motor Yamaha terbesar di Provinsi Jambi, merayakan hari jadinya yang ke-30 dengan menggelar berbagai acara meriah dan penuh antusiasme masyarakat.

Acara puncak perayaan dilaksanakan pada Minggu pagi, 12 Oktober 2025, dimulai sejak pukul 06.00 WIB, di area Tugu Keris, Kawasan Kotabaru.

Lebih dari 800 warga Jambi turut serta dalam jalan santai bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah menarik serta layanan servis motor gratis untuk seluruh pemilik sepeda motor Yamaha yang hadir.

“Senang banget bisa jadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-30 Sabang Raya. Acaranya meriah, hadiahnya banyak, dan servis motornya gratis pula,” ujar Helen, salah satu peserta jalan santai.

Baca juga:  Meriah! Yamaha Sabang Raya Gelar HUT ke-30, Warga Jambi Nikmati Servis Gratis dan Hadiah

Baca juga:  Desain Stylish dan Teknologi Hybrid, Yamaha Fazzio Kuasai Pasar Anak Muda di Jambi

Perayaan ini juga dimeriahkan dengan pameran motor Yamaha terbaru, promo diskon spesial, serta penampilan band lokal Nulate yang menutup rangkaian kegiatan hingga malam hari, tepat pukul 22.00 WIB.

General Manager Yamaha Sabang Raya Jambi, Bapak Dano, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan tim kerja atas kepercayaan yang telah diberikan selama tiga dekade terakhir.

“Selama 30 tahun, Yamaha Sabang Raya telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Jambi. Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan produk terbaik, layanan profesional, dan dukungan purna jual yang unggul,” ungkapnya.

Sebagai salah satu dealer terbesar di wilayah ini, Yamaha Sabang Raya Jambi memiliki jaringan layanan luas yang menjangkau berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Baca juga:  Dukung Mobilitas Ramah Lingkungan, Yamaha Kembangkan Motor Listrik Swap Battery

Baca juga:  Aneka Keunggulan Y-Connect pada MAXi Yamaha, Navigasi Canggih hingga Notifikasi Malfungsi

Kiprah mereka tidak hanya memperluas penetrasi pasar Yamaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembukaan lapangan kerja serta peningkatan layanan transportasi masyarakat.(*)




Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan ‘Groundbreaking’ November

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mewujudkan visi Kota Tangguh yang bersih, aman, harmonis, dan inovatif.

Di bawah kepemimpinan Maulana‑Diza, tahap awal pembangunan kolam retensi sebagai solusi banjir kini dimulai di kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

Senin siang (13/10/2025), Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., bersama pejabat dari Kantor Pertanahan Kota Jambi memulai pengukuran tanah milik masyarakat terdampak.

Proses ini menjadi tahap awal pembebasan lahan untuk kolam retensi di sepanjang sistem Asam, yang akan menampung air dan mencegah genangan.

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Baca juga:  Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

“Alhamdulillah hari ini perdana kita melakukan pengukurannya, dan sejauh ini dukungan masyarakat sangat baik,” ujar Maulana.

“Kami berharap dukungan terus mengalir karena mimpi kita bersama adalah Kota Jambi bebas banjir,” tambahnya.

Dari total area sekitar 9,1 hektar, terdapat 51 sertifikat yang harus dihitung dan diberikan kompensasi, terdiri dari 15 rumah dan sisanya lahan kosong.

Tim pengukuran yang melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Perumahan & Permukiman, BPN, dan KJPP akan memvalidasi data lahan tersebut.

Baca juga:  Skutik Adventure Honda ADV160 Resmi Mengaspal di Jambi, Usung Teknologi Honda RoadSync

Baca juga:  Wali Kota Jambi Hadiri Rakornas TPAKD 2025: Komitmen Perkuat Akses Keuangan Daerah

Maulana menjelaskan bahwa proses kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat sejauh ini berjalan lancar tanpa resistensi besar.

Dia berharap tidak muncul gejolak sosial selama proses pengukuran dan pembebasan lahan.

Soal pendanaan, proyek kolam retensi ini telah mendapatkan anggaran sekitar Rp 75 miliar yang dihimpun dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Untuk pembiayaan operasional, ia menyatakan bahwa pihak Balai telah menyiapkannya.

Ke depan, Wali Kota menargetkan groundbreaking proyek mulai November dengan kecepatan pengerjaan tinggi, mengingat musim hujan akan segera tiba.

Kawasan sepanjang sistem Asam yang selama ini rawan banjir menjadi fokus utama penanganan.

Dia berharap kolam retensi ini bukan hanya sebagai upaya teknis terhadap banjir, melainkan juga menjadi ruang ekonomi baru bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, sehingga pembangunan membawa manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.(*)




Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua PAUD Kota Jambi, dr Nadiyah Maulana, menegaskan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan dalam pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, anak-anak PAUD tidak boleh dibebani sistem pembelajaran yang terlalu kaku dan menekan.

Pernyataan ini disampaikan dr Nadia saat menghadiri kegiatan peningkatan mutu layanan PAUD, Senin (13/10/2025).

Ia mengingatkan bahwa semangat anak-anak dalam belajar sangat bergantung pada pendekatan yang digunakan oleh para pendidik dan lembaga PAUD.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Buka Workshop PAUD dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

Baca juga:  Bunda PAUD Kota Jambi: STEM Harus Diajarkan dengan Cara Menyenangkan Sejak Usia Dini

“Kalau anak-anak PAUD sudah tidak semangat lagi, nanti pejuang-pejuang swasta yang menjalankan PAUD juga akan menurun. Ini yang harus kita jaga,” ujar dr Nadiyah.

Ia juga menyinggung bahwa, sering kali orang tua merasa stres karena anaknya tertekan dengan sistem belajar yang terlalu berat di usia dini.

Padahal, lanjutnya, pendidikan PAUD seharusnya menjadi fase pengenalan belajar yang menyenangkan, bukan beban.

“Banyak orang tua bilang, anaknya bisa baca di PAUD tapi caranya menyenangkan. Tapi saat ikut bimbel atau sistem drill, pulang-pulang anaknya kusut dan menangis. Itu yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Baca juga:  Ratusan Siswa PAUD dan SD Ikuti Lomba Mewarnai, LAM Gelar Kegiatan Spesial Peringati Hari Anak 2025

Baca juga:  Nadiyah Maulana : PKK dan Bunda PAUD Ujung Tombak Ciptakan Generasi Tangguh

dr Nadiyah mengajak seluruh penyelenggara PAUD, khususnya swasta, untuk bersama-sama mencari cara inovatif agar proses belajar tetap berkualitas namun tidak menghilangkan unsur keceriaan anak-anak.

“Ini tantangan bagi kita semua, terutama para ibu dan penyelenggara PAUD. Kita harus terus berupaya agar anak tetap belajar dengan senang. Pemerintah belum bisa hadir 100 persen, jadi kita sebagai pejuang PAUD swasta harus terus semangat,” tutupnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengejar capaian akademik.

Namun bagaimana anak dapat tumbuh dengan karakter, kebahagiaan, dan semangat belajar yang positif sejak dini.(*)




Wali Kota Jambi Buka Workshop PAUD dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr Maulana, secara resmi membuka Workshop Peningkatan Mutu Layanan PAUD di Era Digital dan Menyongsong Wajib Belajar 13 Tahun yang digelar di Aula Griya Mayang, Kota Jambi, pada Senin (13/10).

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta dari yayasan pendidikan dan sekolah mitra PAUD se-Kota Jambi.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Ketua DPC PP PAUD, serta Bunda PAUD Kota Jambi.

Dalam sambutannya, dr Maulana menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini, tanpa melupakan nilai karakter dan interaksi sosial.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

Baca juga:  Pelangsir BBM Bersubsidi Bisa Langsung Ditindak, Ini Warning Walikota Jambi!

“Digitalisasi harus menjadi sarana pembelajaran positif, tapi jangan sampai menghilangkan proses bermain, berinteraksi, dan membentuk karakter anak,” ujar Maulana.

Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, juga mendorong seluruh guru PAUD, khususnya dari lembaga swasta, untuk terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan sosial tenaga pendidik.

Selain itu, Pemkot menargetkan peningkatan status lembaga PAUD di seluruh kecamatan menjadi PAUD Negeri. Saat ini baru lima dari sebelas kecamatan yang sudah memiliki PAUD Negeri.

“Kami terus dorong agar setiap kecamatan memiliki minimal satu PAUD Negeri untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini,” kata Maulana.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Kota Jambi atas pemberian beasiswa pendidikan kepada 20 guru PAUD yang belum bergelar sarjana, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Jaelani, dalam sambutannya menambahkan bahwa, pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama pembentukan karakter dan mental generasi muda.

Ia menekankan perlunya kerja sama, antara pemerintah, yayasan, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menyukseskan program PAUD dan Wajib Belajar 13 Tahun.

Ketua DPC PP PAUD Kota Jambi juga menyoroti pentingnya menyatukan visi dan misi dalam penguatan pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya, masa usia dini adalah masa emas yang tidak dapat terulang, sehingga penanaman nilai-nilai sejak awal sangat menentukan masa depan anak.(*)




Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana, MKM, bersama tim teknis meninjau langsung lokasi pembangunan Kolam Retensi Griya Lingga Permai di kawasan RT 6, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Senin (13/10).

Tinjauan ini dilakukan dalam rangka pengukuran lahan dan percepatan perencanaan pembangunan kolam yang akan menjadi solusi pengendalian banjir sekaligus ruang publik multifungsi di pusat Kota Jambi.

Kolam retensi ini dirancang tidak hanya sebagai penampung air hujan dan limpasan dari wilayah sekitarnya, tetapi juga sebagai danau wisata berkonsep ramah lingkungan yang menyatu dengan elemen rekreasi, olahraga air, dan ruang hijau kota.

“Kami ingin proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah drainase dan genangan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Nantinya, kawasan ini bisa menjadi tempat rekreasi, olahraga air, sekaligus paru-paru kota,” ujar Wali Kota Maulana.

Berdasarkan data teknis, Kolam Retensi Griya Lingga Permai direncanakan memiliki:

* Luas genangan air sekitar 83.000 m²

* Kedalaman rata-rata: 1,8 meter

* Volume tampungan air: mencapai 99.600 m³

* Kebutuhan total lahan: sekitar 97.053 m²

Lokasinya strategis, tepat di belakang Pasar Buah Paal V, menjadikan proyek ini sebagai salah satu titik vital dalam penataan kawasan padat yang rawan genangan saat musim hujan.

Pemerintah Kota Jambi merancang kawasan ini tidak hanya sebagai infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga sebagai ruang publik yang aktif dan produktif, lengkap dengan jalur pedestrian, taman kota, serta area kuliner yang akan dikelola oleh pelaku UMKM lokal.

“Kita harapkan kawasan ini bisa menjadi ikon baru wisata air di Kota Jambi, seperti halnya danau buatan di kota besar lain. Ini akan memperindah wajah kota dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambah Maulana.

Pembangunan Kolam Retensi Griya Lingga Permai menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mengembangkan infrastruktur berkelanjutan  dan ruang kota yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Selain mencegah banjir, hadirnya danau wisata ini diharapkan menjadi magnet baru bagi warga untuk menikmati fasilitas kota yang sehat, hijau, dan ramah keluarga.

Proyek ini juga menunjukkan pendekatan inovatif dalam penataan kawasan urban menggabungkan antara fungsi teknis, estetika, dan sosial ekonomi secara terpadu.(*)