Terungkap! Dua Penjahat Curanmor Juga Terlibat Pembegalan di Jelutung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamankan oleh Polsek Kota Baru ternyata terlibat dalam kasus pembegalan sadis yang terjadi di Kecamatan Jelutung beberapa waktu lalu.

Fakta mengejutkan ini terungkap dalam pengembangan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Penangkapan dilakukan pada Jumat, 26 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB oleh tim Opsnal Polsek Kota Baru.

Dua pelaku yang diamankan adalah M. Ramadhan alias Madon (20), warga Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, dan Yoshi Kazu alias Kaju (46), warga Jalan Syailendra, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Keduanya awalnya ditangkap atas dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang dilaporkan terjadi di kawasan Kota Baru.

Namun, hasil interogasi dan pengembangan kasus mengungkap keterlibatan mereka dalam kasus pembegalan brutal di Jelutung yang menyebabkan seorang korban bernama SF kehilangan kaki sebelah kiri.

“Sekarang kedua pelaku sudah kita amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek Kota Baru, AKP Jimi Fernando, saat dikonfirmasi pada Jumat, 26 September 2025 malam.

Dari data kepolisian, kasus begal yang melibatkan kedua pelaku tersebut sempat menghebohkan warga Jambi.

Dalam insiden yang terjadi di kawasan Jelutung itu, korban SF diserang saat melintas seorang diri di jalan sepi.

Akibat pembegalan tersebut, SF mengalami luka parah hingga harus kehilangan salah satu kakinya.

Kini, dengan ditangkapnya dua pelaku utama, pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini dengan penyidikan menyeluruh, baik terkait curanmor maupun aksi kekerasan mereka di Jelutung.

Selain dua pelaku yang ditangkap, penyidik juga telah mengantongi identitas pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan kejahatan ini. Proses pencarian dan pengembangan kasus masih terus berjalan.

Pihak Polsek Kota Baru juga menyampaikan terima kasih atas bantuan informasi dari masyarakat dan mengimbau agar warga tetap waspada serta segera melapor jika melihat atau mengalami tindakan kriminal.(*)




Polsek Kota Baru Tangkap Pelaku Curanmor, Motor Dijual ke Sungai Lilin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Opsnal Polsek Kota Baru berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Jambi.

Satu pelaku ditangkap di Desa Pematang Gajah, sementara dua lainnya diketahui telah lebih dulu ditahan dalam kasus berbeda.

Kejadian curanmor ini terjadi pada Jumat malam, 5 September 2025, sekitar pukul 23.18 WIB di sebuah rumah kos di Jalan Serunai Malam III, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Korban, Hafizurahman (23), seorang mahasiswa, melaporkan bahwa sepeda motor miliknya, Yamaha Mio M3 warna putih dengan nomor polisi BH 3334 ZA, raib saat diparkir di dalam pagar kos.

“Saat saya pulang sekitar pukul setengah dua belas malam, motor saya sudah tidak ada. Padahal sebelumnya saya parkir di dalam pagar,” ungkap korban saat memberikan keterangan.

Korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Baru.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi tiga pelaku yaitu M Ramadhan alias Madon (19), warga Desa Pematang Gajah, Muaro Jambi, ditangkap di rumahnya.

Kemudian Yoshi Kazu alias Kaju (26), warga Rawasari, Kota Jambi dan Fajri Putra Syaefenthy alias Fajri (24), warga Bagan Pete, Kota Jambi,  ditahan dalam perkara lain.

Penangkapan dilakukan oleh tim Opsnal Polsek Kota Baru yang dipimpin oleh Panit I Opsnal, IPDA Ariadi, SH. Pelaku M. Ramadhan ditangkap di kediamannya dan langsung dibawa ke Polsek Kota Baru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam interogasi awal, pelaku mengaku motor curian tersebut telah dijual ke daerah Sungai Lilin.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 lembar STNK atas nama Abdullah, 1 buku BPKB motor Yamaha Mio M3, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy merah (diduga digunakan saat aksi pencurian), Rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

Saat ini, penyidik tengah melengkapi berkas perkara, memeriksa tersangka dan saksi-saksi, serta mencari barang bukti utama berupa sepeda motor korban yang sudah berpindah tangan.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando mengapresiasi kerja cepat tim opsnal dalam mengungkap kasus ini. Ia juga mengimbau warga, terutama mahasiswa dan penghuni kos, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan jalanan.

“Kami imbau agar setiap kendaraan yang diparkir diberi kunci tambahan atau gembok pengaman. Jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan,” ujarnya.(*)




Pariwisata Kota Jambi Kian Diperkuat, Komisi VII DPR RI dan Kemenpar Hadirkan Dukungan Nyata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mengembangkan sektor pariwisata terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Kali ini dukungan datang dari Panja Standardisasi Desa Wisata Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), yang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Jambi, Provinsi Jambi, Jumat (26/9/2025).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Tim, Rycko Menoza, bersama sembilan anggota DPR lainnya.

Mewakili Wali Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) A. Ridwan turut mendampingi rombongan dengan mengunjungi salah satu destinasi unggulan Kota Jambi, yakni Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya.

Terletak di RT 11 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, kawasan ini dikenal dengan hamparan kebun sayur serta kekayaan budaya yang memadukan kearifan lokal Melayu Jambi dengan budaya para migran.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kampung Baselang.

Hal ini semakin diperkuat dengan keterlibatan perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI.

Hadir mendampingi, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Bambang Cahyo Murdoko, serta Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Ika Kusuma Permana Sari.

Dalam Kunjungan Kerja tersebut, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, tampak memoderatori jalannya audiensi antara Komisi VII DPR RI bersama mitra kerja serta para pelaku wisata, khususnya yang bergerak di Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya.

Usai pertemuan, Anggota DPR RI Rycko Menoza menyampaikan pandangannya terkait perkembangan destinasi wisata tersebut.

Menurutnya, saat ini Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya masih berada pada kategori desa/kampung berkembang dan perlu terus dilakukan penyempurnaan, terutama pada aspek infrastruktur dasar seperti akses jalan.

Hal ini, katanya, menjadi faktor kunci yang akan menentukan minat masyarakat untuk berkunjung.

“Di sisi lain saya melihat masyarakat belum sepenuhnya terlibat secara langsung. Oleh karena itu, ini menjadi PR bersama melalui peran lurah, camat, hingga pimpinan daerah, agar koordinasi lebih diperkuat. Tidak hanya di Kampung Wisata Baselang ini saja, tetapi juga melibatkan desa atau kelurahan lain di sekitarnya untuk digali keunggulannya masing-masing. Dengan begitu, destinasi wisata akan semakin kaya dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor ekonomi kreatif dan UMKM,” ujarnya.

Rycko menegaskan, sebagai komisi yang membidangi sektor pariwisata, DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya Pemkot Jambi dalam mengembangkan sektor wisata, khususnya di Kampung Wisata Baselang.

Harapannya, kawasan ini dapat naik kelas, dari kategori berkembang menuju maju bahkan mandiri.

“Saya kira ke depan perlu dilakukan koordinasi bersama Kementerian, dan kami tentu siap mendukung. Kemajuan kampung atau desa wisata akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa untuk mewujudkan desa wisata yang maju, tidak cukup hanya dengan peningkatan kuantitas, melainkan juga harus memperhatikan kualitas program.

“Yang penting adalah bagaimana apa yang diperoleh hari ini benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, menyambut baik berbagai masukan dan arahan yang disampaikan oleh Komisi VII DPR RI.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkomitmen mengoptimalkan keberadaan Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya sebagai salah satu destinasi unggulan bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Alhamdulillah, banyak masukan dan saran yang kami terima. Yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan apa yang sudah ada sekaligus mengoptimalkannya agar menjadi lebih baik lagi. Jangan sampai setelah meraih sebuah penghargaan, Kampung Wisata Baselang ini justru vakum. Intinya, pemerintah akan melakukan pembenahan dan penguatan sehingga kawasan ini bisa berkembang seperti beberapa daerah di Jawa yang sudah berstatus mandiri dan mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ridwan juga mengungkapkan bahwa sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Jambi telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung pembinaan para pelaku wisata dan pelaku ekonomi kreatif.

“Kami tidak hanya menyiapkan anggaran, tetapi juga mendorong keterlibatan pihak ketiga, khususnya dunia usaha, agar turut memberikan dukungan melalui program CSR. Dengan begitu, kampung wisata ini dapat terus berkembang hingga benar-benar mandiri,” pungkasnya.

Ia berharap, ke depan pusat-pusat wisata dan UMKM di Kota Jambi dapat terus berkembang, baik melalui peran aktif Pemerintah maupun dukungan dunia usaha yang berkomitmen membantu penguatan sektor pariwisata dan UMKM.

Sebelumnya, dalam audiensi tersebut, perwakilan pengelola Kampung Wisata Baselang, Dali Munte, menyampaikan bahwa lahirnya Kampung Wisata Baselang berawal dari inisiatif masyarakat untuk menghadirkan kawasan yang bersih, aman, dan edukatif.

Ia berharap, melalui Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI, keberadaan kampung wisata ini dapat semakin berkembang, khususnya dalam penguatan branding agar lebih dikenal dan diminati para pengunjung.

“Ini memang masih menjadi salah satu kelemahan kami. Karena itu, melalui Kunker ini saya mewakili teman-teman berharap bisa lebih berkoordinasi terkait pengelolaan kampung wisata, sehingga dapat memberi pencerahan bagi kami dan membuat masyarakat semakin paham serta lebih terlibat,” ungkapnya singkat.

Dalam Kunker Komisi VII DPR RI tersebut turut hadir, Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi, Camat dan Lurah se-Kecamatan Paal Merah, Tokoh Masyarakat dan Agama, serta tamu undangan lainnya.(*)




Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Jambi Kenalkan Tertib Lalu Lintas ke Anak TK

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Satlantas Polresta Jambi menggelar program edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak” di TK Al-Mutmainnah, Jalan Ir H Juanda No 22, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, pada Jumat pagi (26/9/2025).

Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh anak-anak TK, guru pendamping, serta wali murid, dengan dukungan dari Dinas Perhubungan Kota Jambi.

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pendidikan lalu lintas harus dimulai dari usia dini agar bisa membentuk karakter anak yang tertib dan sadar hukum di jalan raya.

“Anak-anak dikenalkan pada zebra cross, lampu lalu lintas, dan berbagai rambu jalan. Ini membentuk kedekatan emosional anak dengan sosok polisi,” ungkapnya.

Kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan, termasuk simulasi mini lalu lintas, pengenalan rambu-rambu, serta pembagian cenderamata edukatif.

Program “Polisi Sahabat Anak” ini diharapkan mampu menciptakan budaya Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) sejak dini dan meminimalisir potensi kecelakaan di masa mendatang.

Selain edukasi lalu lintas, kegiatan ini juga merupakan langkah preventif terhadap kriminalitas jalanan, sekaligus membangun hubungan positif antara anak-anak dan kepolisian.(*)




Cegah Geng Motor dan Balap Liar, Polda Jambi Edukasi Pelajar Lewat Forum Diskusi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Peran Dinas Pendidikan dan Guru BP dalam Edukasi Pelajar terhadap Dampak Kenakalan Remaja di Provinsi Jambi”, pada Jumat, 26 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Ratu Duo dan diikuti oleh lebih dari 120 pelajar SMA/SMK se-Kota dan Provinsi Jambi.

FGD ini menghadirkan berbagai narasumber lintas instansi dan akademisi, seperti Sumantri (Dinas Pendidikan Provinsi Jambi), Asi Noprini, S.Psi., M.H (UPTD PPA Provinsi Jambi), Dr. Sabri Yanto, S.H., M.H (Satpol PP Provinsi Jambi), serta Assist. Prof. M. Farisi, LL.M dari Universitas Jambi dan Direktur Pusakademia.

Dalam pemaparannya, Asi Noprini menyoroti bahwa kenakalan remaja dipicu oleh faktor internal (krisis identitas, kontrol diri lemah) dan eksternal (kurangnya perhatian orang tua, lingkungan negatif, serta minimnya pendidikan agama).

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam melakukan pencegahan melalui komunikasi sehat, disiplin, dan pendampingan psikologis.

Dr. Sabri Yanto menambahkan bahwa Satpol PP kerap menindak remaja yang terlibat balap liar, nongkrong hingga malam, atau masuk geng motor.

Namun penindakan tersebut selalu diikuti dengan pembinaan, bekerja sama dengan pihak sekolah, orang tua, dan dinas terkait.

Sementara itu, Assist. Prof. M. Farisi mengkritisi keterlibatan pelajar dalam demonstrasi tanpa pemahaman substansi.

Ia menekankan pentingnya edukasi hak berpendapat secara konstitusional, melalui cara yang positif seperti seni, media sosial, dan forum dialog.

Diskusi juga menekankan pentingnya peran guru BP dan sekolah sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi karakter dan nilai ketakwaan.

Diperlukan sinergi kuat antara sekolah, keluarga, dan pemerintah agar remaja tidak terjerumus dalam aktivitas meresahkan.

Polda Jambi berharap FGD ini dapat menekan angka kenakalan remaja dan meningkatkan kesadaran pelajar dalam mencintai NKRI serta menjaga ketertiban sosial.(*)




Komisi VII DPR RI Kunjungi Desa Wisata Baselang, Bahas Potensi dan Tantangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Desa Wisata Baselang yang terletak di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, mendapat perhatian khusus dari Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (26/9) ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan.

Dalam sambutannya, Sekda A Ridwan menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan desa wisata di Jambi.

Ia menyoroti potensi besar Desa Wisata Baselang, terutama karena masih banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Lahan kosong ini bisa dikembangkan untuk UMKM, pertanian, perikanan, hingga kegiatan wisata. Ini peluang besar bagi masyarakat,” jelas Ridwan.

Desa Wisata Baselang sendiri telah mencatat prestasi nasional. Pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2023, desa ini masuk 10 besar kategori Destinasi Baru dan Kuliner, berkat keunikan menu lokal gulai belido, yang menjadi daya tarik kuliner khas daerah.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Manoza, menegaskan bahwa pengembangan desa wisata harus berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar status.

Ia juga mendorong perbaikan akses jalan, pemasangan rambu penunjuk arah, dan promosi yang lebih gencar.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci. Tanpa dukungan warga, desa wisata tidak akan berkembang berkelanjutan,” ujar Rycko.

Komisi VII juga mendorong lahirnya masukan konkret dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan kelompok sadar wisata, demi menyempurnakan standar desa wisata nasional.

Harapannya, peningkatan kualitas dan kontribusi ekonomi desa wisata akan mendorong kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Sekda A. Ridwan berharap kunjungan ini bisa membawa dampak positif berkelanjutan, serta menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.(*)




Proyek Tol Palembang–Betung Capai 70 Persen, Gibran Targetkan Selesai Lebaran 2026

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II, pada Kamis, 25 September 2025.

Kunjungan ini didampingi oleh Plt. Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Gubernur Sumsel Herman Deru, dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.

Proyek tol sepanjang 69,19 km ini terdiri dari tiga seksi utama. Hingga akhir September 2025, progres pembangunan keseluruhan mencapai 70,75 persen, dengan Seksi 1 dan 2 (Kramasan–Pangkalan Balai) mencapai 83,69 persen dan Seksi 3 (Pangkalan Balai–Betung) mencapai 27,03 persen.

Dalam keterangannya, Wapres Gibran menyatakan bahwa tol ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi perjalanan di Sumatera Selatan.

Ia juga berharap ruas tol ini bisa fungsional pada Lebaran 2026, dan mendukung arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025.

“Semoga pembangunan bisa selesai tepat waktu. Hutama Karya kami harapkan terus semangat membangun JTTS demi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gibran.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan standar tinggi, teknologi mutakhir, dan pengawasan ketat.

Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan dari semua pihak agar proyek tol ini selesai sesuai target.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera menjadi kunci strategis dalam pengembangan ekonomi wilayah dan peningkatan konektivitas nasional, terutama bagi provinsi-provinsi di Pulau Sumatera.(*)




Kolaborasi JNE dan Snada Indonesia, Dorong Industri Kreatif Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – JNE kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif Indonesia.

Kali ini, JNE dipercaya sebagai Official Logistics Partner Konser Snada Indonesia, sebuah pertunjukan musik spektakuler yang memadukan unsur budaya modern dan tradisional.

Acara ini akan digelar pada 8 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang, menampilkan musisi kenamaan seperti Anggun C. Sasmi, Afgan, Kahitna, dan Tulus.

Konser Snada Indonesia diselenggarakan oleh Oppal dan turut menghadirkan penampilan dari Rumah Orkestra Jogja, sebuah orkestra lokal dari Yogyakarta yang menjadi simbol pemberdayaan komunitas kreatif.

Tak hanya musik, konser ini juga akan menampilkan karya visual dan busana dari IKAT Indonesia by Didiet Maulana, menghadirkan perpaduan seni, budaya, dan fashion dalam satu panggung.

CEO Oppal, Bernard Permadi, menjelaskan bahwa konser ini adalah wujud nyata dukungan terhadap pertumbuhan industri kreatif dan upaya memperluas jangkauan musisi lokal ke audiens yang lebih luas.

“Kami ingin menciptakan ruang kolaboratif lintas generasi dan karya, yang dapat menginspirasi komunitas kreatif di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

JNE memastikan kelancaran operasional konser, mulai dari logistik peralatan hingga hari pelaksanaan. Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE, mengatakan, “Kolaborasi ini sejalan dengan semangat ulang tahun JNE ke-35 bertema ‘Bergerak Bersama’. Melalui semangat ‘Connecting Happiness’, JNE turut berkontribusi mendorong kemajuan industri kreatif Tanah Air.”

Sebagai bentuk apresiasi, JNE memberikan program menarik seperti penukaran resi pengiriman (YES, REG, JTR) dengan tiket konser, serta penukaran 200 poin JNE Loyalty Card (JLC) untuk 2 tiket kategori festival.

JNE juga mengajak masyarakat berpartisipasi melalui aktivasi media sosial di akun resmi @jne_id untuk mendapatkan tiket konser dan merchandise eksklusif.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi laman resmi: https://jnewsonline.com/jne-x-snada-indonesia. (*)




Wali Kota Maulana Lantik 1.203 PPPK, Tekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Senyum bahagia terpancar di wajah ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II di lingkungan Pemkot Jambi, yang secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis pagi (25/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.203 orang PPPK, yang terdiri dari 148 tenaga pendidik, 64 tenaga kesehatan, dan 991 tenaga teknis. Bersamaan dengan itu, juga dilakukan penyerahan SK CPNS kepada 4 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Wali Kota Maulana dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga amanah serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tekankan, pegang teguh integritas, jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan etika. Tingkatkan kompetensi dengan terus belajar dan berinovasi agar pelayanan semakin berkualitas. Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan hati. Karena kehadiran kita adalah untuk menghadirkan manfaat bagi warga Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyampaikan, dengan dilantiknya PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini, Pemkot Jambi kini memiliki sebanyak 5.907 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK.

Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini berjumlah sekitar 4.200 orang.

“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa kita bersama, Pemkot Jambi mampu merekrut seluruh Tenaga Kerja Kontrak menjadi PPPK. Memang masih ada sebagian kecil yang belum, namun itu terkendala persoalan administrasi dan tetap akan terus kita perjuangkan. Apalagi, jika dibandingkan dengan banyak daerah lain, masih banyak pemerintah daerah yang belum mampu menyelesaikan permasalahan honorer ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa dengan jumlah ASN PPPK yang cukup besar tersebut, para aparatur dituntut untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ribuan PPPK ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah pegawai, melainkan merupakan potensi besar yang dimiliki Pemkot Jambi dalam memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia.

Dengan dukungan SDM yang lebih banyak, kompeten, dan tersebar di berbagai bidang, pelayanan kepada warga diharapkan menjadi lebih cepat, merata, serta berkualitas.

“Jumlah ASN PPPK yang besar ini adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan tambahan tenaga dan peningkatan kesejahteraan, maka yang kita harapkan adalah pelayanan publik yang semakin prima, inovatif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, modern, dan bahagia warganya,” tegasnya.

Terkait dengan penganggaran gaji PPPK, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyiapkan alokasi sebesar Rp320 miliar per tahun untuk membiayai penggajian 5.907 orang ASN PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari jajaran aparatur Pemkot Jambi.

Wali Kota menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja seluruh PPPK, termasuk Kepala Perangkat Daerah yang masih melakukan perekrutan tenaga kerja tambahan.

“Saya tegaskan, tidak ingin lagi mendengar OPD-OPD kekurangan tenaga kerja atau melakukan pengangkatan tenaga kerja baru. Karena kita sudah memiliki 5.907 PPPK yang harus dioptimalkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” terang Wali Kota.

Lebih jauh, Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang sangat besar itu harus sebanding dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan dari APBD untuk kesejahteraan ASN PPPK merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dibalas dengan dedikasi, disiplin, serta hasil kerja nyata.

“Rp320 miliar per tahun bukan angka kecil. Karena itu, saya ingin seluruh PPPK benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya. Pastikan keberadaan saudara-saudara memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga apa yang kita perjuangkan bersama ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Maulana juga berpesan kepada para PPPK maupun CPNS yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur dan mempersembahkan kebahagiaan atas pencapaian ini kepada orang-orang tercinta, khususnya kepada orang tua, pasangan, dan keluarga yang selama ini mendampingi serta mendoakan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Mungkin sebelumnya penghasilan masih terbatas, namun setelah resmi dilantik hari ini. Alhamdulillah terdapat peningkatan dari sisi kesejahteraan. Karena itu, hal yang paling utama adalah mempersembahkan kebahagiaan ini kepada mereka yang selama ini setia mendampingi dan berjuang bersama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, khusus kepada tenaga pendidik, Wali Kota Maulana berharap setelah berganti status menjadi PPPK, para guru dapat semakin bersemangat dalam mendidik serta mampu menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran di setiap kelas yang mereka pimpin.

“Harus ada inovasi pembelajaran di setiap kelas. Jangan hanya terpaku pada pola lama, tetapi ciptakan metode yang kreatif dan menyenangkan agar peserta didik semakin termotivasi. Dan ini saya minta Dinas Pendidikan untuk turut memberikan perhatian serius,” harapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pembina kepegawaian untuk terus memperhatikan kesejahteraan para aparatur. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan akan selalu dipikirkan dan diperjuangkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, di sisi lain, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja.

“Sebagai pembina kepegawaian, saya pastikan perhatian terhadap kesejahteraan akan terus menjadi prioritas ke depan. Namun, di balik itu semua, kami juga menuntut agar kinerja ditingkatkan. Karena kesejahteraan dan kinerja harus berjalan seimbang demi kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni beserta jajaran, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala UPT BKN Jambi Supena Adi Putra, serta unsur instansi vertikal terkait lainnya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.(*)




Suparyono Kembali Pimpin FKRT Kota Jambi, Siap Kawal Program Pembangunan Berbasis Komunitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kota Jambi periode 2025–2028, pada Rabu malam (24/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, ditandai dengan penyematan PIN secara simbolis oleh Wali Kota Maulana kepada Ketua FKRT terpilih, H. Suparyono, S.E., berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 811 Tahun 2025 tentang Pengangkatan FKRT Tingkat Kota Jambi Masa Bakti 2025–2028.

Pelantikan FKRT ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dengan seluruh pengurus RT, dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, FKRT diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yang berbasis pada partisipasi masyarakat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana, selaku Pembina FKRT Kota Jambi, menyampaikan harapannya agar kepengurusan FKRT yang baru dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam membangun dan menjalankan berbagai program Kota Jambi Bahagia, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ujung tombak dari seluruh program Kota Jambi Bahagia ini adalah para Ketua RT. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, komunikasi yang solid, dan silaturahmi yang terjaga, insya Allah setiap program Pemerintah dapat tersampaikan dengan cepat, tepat, dan terlaksana dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, proses pemilihan Ketua FKRT Kota Jambi telah berjalan secara demokratis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) selaku leading sector, telah memfasilitasi pelaksanaan pemilihannya beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan pada masa pengabdian kedua ini, Bapak H. Suparyono dapat semakin memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, FKRT memiliki tugas penting untuk mengawal setiap program prioritas Pemerintah Kota Jambi, khususnya Program Kampung Bahagia. Program tersebut, menurutnya, hanya dapat berhasil apabila didukung melalui kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis komunitas.

“Ketua RT adalah corong Pemerintah dalam menyukseskan setiap program. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan masyarakat, agar seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Maulana juga menekankan pentingnya peran FKRT Kota Jambi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam menyosialisasikan program dan kebijakan kepada seluruh RT di Kota Jambi.

“Tentunya, sebagai mitra strategis Pemerintah dan dengan legitimasi yang dimiliki, saya berharap FKRT dapat menjadi saluran resmi Pemerintah Kota dalam menjangkau 1.650 RT, sekaligus turut mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” tegas Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga memaparkan 11 program prioritas Kota Jambi Bahagia, terutama yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program-program tersebut antara lain Kartu Bahagia, Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT), Bantuan Usaha Masyarakat (Banharkat), Ruang Milenial (Rumel), Call Center Bahagia, Kota Tangguh, hingga Kampung Bahagia.

“Kampung Bahagia adalah bintang dari 11 program prioritas yang ada, karena seluruh roh dan semangat program terintegrasi di dalamnya,” ujar Maulana.

Ia pun berpesan kepada seluruh Ketua RT untuk memahami dan menyerap setiap program tersebut, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. “Dengan demikian, seluruh program Pemkot Jambi benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua FKRT Kota Jambi, H. Suparyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wali Kota Maulana, yang senantiasa memberikan dukungan dan arahan sehingga FKRT Kota Jambi mampu melaksanakan berbagai kegiatan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya selaku Ketua Forum RT terpilih mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Wali Kota Jambi, selaku Pembina, DPMPPA selaku leading sector, serta segenap para Ketua RT yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami, untuk kembali memimpin FKRT Kota Jambi untuk periode 2025 – 2028,” singkatnya.

Dengan kepengurusan yang baru ini, FKRT Kota Jambi diharapkan dapat semakin memperkuat peran strategisnya sebagai mitra Pemerintah Kota dalam menyukseskan berbagai program pembangunan berbasis masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat antara FKRT, para Ketua RT, dan Pemkot Jambi, seluruh program prioritas diharapkan dapat terlaksana lebih optimal, serta mampu mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia yang sejahtera dan berdaya saing.

Turut hadir dalam pelantikan FKRT Kota Jambi itu, Sekda A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemkot Jambi, serta Forum Ketua RT Kecamatan dan Kelurahan dilingkup Pemkot Jambi.(*)