Walikota Maulana: Prestasi Harus Dihargai, 1.006 Siswa dan 15 Guru Diberi Apresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para Siswa, Guru dan Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP berprestasi di tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Pendidikan memberikan hadiah sebagai penghargaan, pada Kamis (16/10/2025) siang.

Penyerahan hadiah dilakukan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, yang secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta sejumlah pejabat terkait dilingkungan Pemkot Jambi.

Hadiah diserahkan atas penilaian periode bulan Juli 2024 sampai dengan 30 Juni 2025 atau satu periode semester 2 2024 dan semester 1 2025, kepada sebanyak 1.021 orang dalam bentuk piagam dan biaya pendidikan.

Terdiri dari 1.006 siswa dan 15 orang guru dan kepala sekolah yang berprestasi pada cabang sains, olahraga, hingga seni.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi agar para siswa, guru dan kepala sekolah lebih termotivasi untuk lebih baik dan berprestasi lagi kedepan.

“Ini adalah apresiasi dari kami melalui Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk mewujudkan generasi yang kokoh iman, berbudi luhur dan berakhlak mulia. Sehingga memberikan motivasi agar berprestasi lagi kedepan, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dirinya menekankan, prestasi dan kesuksesan dimulai dari motivasi, sehingga sudah menjadi tugas bersama, terutama pemerintah dalam memberikan ruang kepada anak-anak dibidang apapun untuk berkreasi.

“Hari ini Pemerintah Kota Jambi memberikan apresiasi secara khusus kepada anak-anak. Dan ini adalah tugas kami pemerintah untuk terus memberi wadah bagi mereka agar terus meraih prestasi, sehingga membentuk kepercayaan diri, serta akan mendorong motivasi yang lebih baik lagi,” tekannya.

“Biarkan mereka tumbuh berkembang, kita harus dorong apapun itu bidangnya asalkan positif. Saya yakin ketika ada prestasi dan kita apresiasi akan memunculkan kepercayaan diri kemudian berprestasi yang lebih besar”, tambahnya.

Dengan prestasi dan apresiasi yang telah didapat, Wali Kota Maulana berharap, baik itu siswa maupun guru agar terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih baik.

“Disisi lain, ada sekelompok anak-anak yang enegi lebihnya disalurkan kepada hal yang negatif. Lakulanlah upaya-upaya preventif kepada anak-anak yang berprestasi ini agar tidak terpengaruh oleh kelompok yang mengajak ke hal-hal negatif,”

Lebih lanjut, ia menyebutkan, bahwa setiap tahun mereka yang berprestasi akan dipanggil kembali untuk diberikan apresiasi dan Kepala Sekolah diminta untuk mewadahi kegiatan para siswa.

Dikesempatan ini, Maulana juga menyampaikan kebijakan pembatasan jam malam terhadap anak-anak usia dibawah 17 tahun ditengah kembali maraknya aksi-aksi kenakalan remaja geng motor.

“Pastikan anak-anak sudah ada dirumah sebelum jam 10 malam. Saya yakin anak-anak yang berprestasi ini sudah menjalankan 7 kebiasaan anak hebat Indonesia,” pungkasnya.

Dari jumlah 1.021 tersebut, 550 siswa berprestasi ditingkat provinsi dan 460 siswa ditingkat nasional maupun internasional.

Sementara, sisanya dari 15 guru tersebut, 7 diantaranya adalah Kepala Sekolah berprestasi.(*)




Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi membuka saluran pelaporan melalui Call Center Bahagia 112 bagi masyarakat yang menemukan aktivitas mencurigakan terkait geng motor di wilayahnya.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, menyampaikan bahwa setiap laporan yang masuk akan segera diteruskan ke tim gabungan yang sudah siaga di lapangan.

“Laporan dari masyarakat melalui Call Center 112 akan langsung kami teruskan ke personel terdekat untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Maulana.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Jambi dalam merespons keresahan warga akibat maraknya aksi geng motor yang semakin meresahkan, terutama pada malam hari.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

Baca juga:  Workshop Mak-Mak Matic, Pemkot Jambi Dorong Perempuan Melek Teknologi

Sebagai respons cepat, Pemkot Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel gabungan satuan tugas (Satgas) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota pada Kamis (16/10/2025).

Satgas ini terdiri dari personel TNI-Polri, aparat kecamatan dan kelurahan, Lembaga Adat Melayu (LAM), serta Forum RT.

Untuk mendukung pengamanan, Pemkot memberlakukan jam malam khusus untuk anak di bawah usia 17 tahun, mulai pukul 22.00 hingga 04.30 WIB.

Kebijakan ini bertujuan menekan keterlibatan remaja dalam aksi geng motor.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan atau siskamling di tingkat RT kembali diaktifkan. Keterlibatan masyarakat, lembaga adat, serta Forum RT dikuatkan guna memperkuat pengawasan dari tingkat akar rumput.

Pemerintah juga melibatkan pihak sekolah untuk mendeteksi potensi keterlibatan siswa dalam geng motor sejak dini.

Edukasi akan diberikan langsung ke sekolah-sekolah oleh tim terpadu.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam pembinaan karakter anak,” ungkap Maulana.

Bagi remaja yang tertangkap dalam aktivitas geng motor, penanganan tidak hanya dilakukan secara hukum, tetapi juga melalui pendekatan psikologis dan pembinaan, termasuk konseling, surat pernyataan, serta pemanggilan orang tua.

Kolaborasi lintas sektor melibatkan aparat keamanan, kejaksaan, tokoh agama, sekolah, hingga elemen masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, memimpin apel gabungan satuan tugas (satgas) untuk penanganan maraknya aksi geng motor di Kota Jambi, Kamis (16/10/2025).

Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengatasi keresahan masyarakat akibat ulah kelompok geng motor.

“Aksi geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan masyarakat. Maka kita ambil tindakan tegas dengan menggelar patroli malam,” ujar Maulana dalam keterangannya, Kamis malam.

Ia menyampaikan bahwa patroli malam akan melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, LAM (Lembaga Adat Melayu), hingga Forum RT.

Baca juga:  Pemkot Jambi Larang Anak Keluar Malam Demi Cegah Geng Motor

Baca juga:  Instruksi Wali Kota Jambi: Jam Malam Anak dan Penertiban Geng Motor Segera Berlaku

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi memberlakukan jam malam khusus bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun, yang berlaku mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Kebijakan ini ditetapkan sebagai upaya preventif dan represif untuk menekan keterlibatan remaja dalam aktivitas geng motor.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT kembali diaktifkan guna memperkuat pengawasan lingkungan.

Peran lembaga adat dan forum RT juga diperkuat agar masyarakat lebih terlibat dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Pemkot Jambi turut menggandeng pihak sekolah untuk mendeteksi sejak dini potensi keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor.

Menurut Wali Kota, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan pengawasan anak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan sekolah sangat krusial. Kami juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan,” tegas Maulana.

Penanganan terhadap remaja yang terlibat dalam aksi geng motor tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum, tetapi juga pendekatan psikologis dan konseling.

Remaja yang diamankan akan menjalani pembinaan, mulai dari penandatanganan surat pernyataan hingga pemanggilan orang tua.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam upaya penertiban sekaligus pembinaan langsung di lapangan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.(*)




Workshop Mak-Mak Matic, Pemkot Jambi Dorong Perempuan Melek Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mendorong pemberdayaan perempuan pelaku UMKM melalui penguasaan teknologi digital.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Workshop Mak-Mak Matic (Melek Teknologi) yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, di Aula Griya Mayang, Kamis (16/10).

Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, Tokopedia, dan TikTok, serta diikuti oleh 100 peserta perempuan dari sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kalau emak-emak sudah melek teknologi, ekonomi keluarga akan jauh lebih kuat. Mereka sangat produktif jika diberi ruang. Kemandirian ekonomi perempuan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan daerah,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan melalui pemberdayaan berbasis digital.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariyani Yanti, S.P., MDM., Ph.D., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang agar perempuan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.

“Ini bentuk nyata dukungan kami agar perempuan di Kota Jambi bisa lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi melalui literasi digital,” katanya.

Kegiatan ini merupakan sinergi dua program besar: Creator Slab dari Tokopedia dan Magnetik dari Kementerian Ekonomi Kreatif.

Head of Public Policy and Government Relations Tokopedia dan TikTok, Hilmi Adrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang ekonomi kreatif dan digital content creation.

“Kami ingin masyarakat bisa menciptakan peluang baru, termasuk menjadi content creator yang produktif dan mandiri,” jelas Hilmi.

Di akhir acara, Wali Kota Maulana berharap para peserta dapat menerapkan keterampilan yang didapat untuk menjadi lebih produktif, kreatif, dan berkontribusi langsung dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

“Perempuan yang berdaya secara ekonomi akan menjadi motor penggerak pembangunan. Ini adalah bagian dari visi kita mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.(*)




Pemkot Jambi Larang Anak Keluar Malam Demi Cegah Geng Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah tegas dalam menanggulangi maraknya aksi kelompok kriminal bermotor atau yang dikenal sebagai geng motor.

Melalui Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2025, Pemkot Jambi memberlakukan kebijakan pencegahan dan penindakan yang ketat demi menjaga keamanan dan ketertiban kota.

Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi dalam rapat pada 14 Oktober lalu.

Surat edaran tersebut fokus pada dua pendekatan utama: preventif dan represif.

Salah satu poin utama dalam kebijakan ini adalah larangan beraktivitas di luar rumah bagi anak-anak usia di bawah 18 tahun pada pukul 22.00 hingga 04.30 WIB, kecuali dalam keadaan mendesak dan harus didampingi oleh orang tua atau wali.

Pemkot Jambi juga melarang konvoi kendaraan bermotor dengan jumlah lebih dari dua orang.

Aktivitas ini dinilai rawan memicu gangguan keamanan dan kerap kali dijadikan modus geng motor untuk melakukan aksi kriminal.

“Ini adalah langkah serius kita untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif dan potensi menjadi pelaku maupun korban aksi kriminal bermotor,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana, Kamis (16/10/2025).

Wali Kota Maulana menekankan bahwa, penanganan geng motor tidak bisa hanya dibebankan pada aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua, sekolah, dan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga anak-anak kita dari bahaya geng motor. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Maulana.

Sebagai bentuk pengawasan lingkungan, pemerintah juga mewajibkan aktivasi kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap RT.

Warga juga diimbau menggunakan Call Center 112 untuk melaporkan kejadian mencurigakan atau aksi kriminal.

Untuk penindakan, aparat gabungan dari Pemkot Jambi, Polresta Jambi, Kodim, Kejari, tokoh agama, dan tokoh masyarakat akan menggelar razia rutin dan patroli berkala di titik-titik rawan.

Bagi pelaku yang terlibat, sanksi akan diberikan secara bertahap, seperti teguran dan pembinaan, konseling oleh psikolog (terutama bagi pelaku di bawah umur) dan proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyambut baik langkah Pemkot Jambi dan mendorong revisi aturan hukum untuk lebih mengakomodasi pendekatan pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat.

“Tentu kita apresiasi. Tapi kalau sudah melewati batas, tentu ada aturan hukum yang mengaturnya,” kata Faried.

Sementara itu, Kajari Jambi, Abdi Reza Fachlewi Junur, menekankan pentingnya edukasi hukum di tengah masyarakat.

“Membawa senjata tajam tanpa izin bisa diproses hukum. Tapi pendekatannya harus tetap memperhatikan aspek tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Siregar, juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak.

“Kadang orang tua tidak tahu ke mana anaknya pergi. Ini bukan soal saling menyalahkan, tapi kita harus lebih peduli,” ujarnya.

Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2025 menegaskan bahwa Kota Jambi tidak akan memberi ruang bagi geng motor.

Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, terutama bagi generasi muda.(*)




Pemkot Jambi Terapkan Jam Malam, Cegah Aksi Geng Motor Remaja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah tegas untuk mengatasi maraknya aksi geng motor, terutama yang melibatkan remaja di bawah usia 17 tahun.

Salah satu kebijakan utama yang akan segera diberlakukan adalah penerapan jam malam bagi anak-anak, berlaku mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Langkah ini menjadi bagian dari instruksi Wali Kota Jambi yang mengatur strategi preventif dan represif demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Tak hanya membatasi aktivitas malam, Pemkot Jambi juga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di setiap RT.

Peran lembaga adat dan forum RT turut diperkuat untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Selain itu, pihak sekolah juga akan diajak berkoordinasi dalam upaya pendeteksian awal terhadap potensi keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor.

Upaya ini menyasar edukasi serta pengawasan ketat di lingkungan sekolah.

Dari sisi penindakan, pemerintah akan menggandeng aparat gabungan, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, tokoh agama,  untuk melakukan penertiban serta pembinaan langsung.

Remaja yang terlibat akan dikenakan proses pembinaan, dimulai dari penandatanganan surat pernyataan hingga pemanggilan orang tua.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, menekankan bahwa penanganan geng motor harus melibatkan berbagai pihak, terutama keluarga dan sekolah.

“Peran orang tua dan sekolah sangat penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan,” ujarnya.

Pendekatan psikologis dan konseling juga akan diberikan kepada anak-anak yang terlibat, selain tetap menjalani proses hukum sesuai aturan.

Melalui kolaborasi ini, Pemkot Jambi berharap generasi muda dapat diarahkan pada kegiatan positif dan menjauh dari tindakan destruktif seperti geng motor.(*)




Wali Kota Jambi Ubah Gaya Hidup Warga, Lewat Bus Listrik Ramah Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola yang lebih sehat dan ramah lingkungan

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan armada bus listrik sebagai bagian dari transformasi transportasi publik di Kota Jambi.

“Bus listrik ini bukan hanya soal moda transportasi, tapi cara kita mengajak masyarakat mengubah kebiasaan, agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang lebih ramah lingkungan,” ujar Maulana.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi telah mengoperasikan 6 armada kendaraan listrik, terdiri dari bus besar dan angkutan kota listrik.

Salah satu armada bahkan dirancang khusus untuk melintasi jalur sempit di dalam kota, guna menjangkau lebih banyak wilayah pemukiman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sistem transportasi terintegrasi, Pemkot Jambi juga menggandeng Dirjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo.

Terminal ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat transit, di mana penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus listrik Trans Bahagia.

Wali Kota menyebut bahwa, keberadaan armada ini ditargetkan dapat menekan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, terutama bagi kalangan pelajar.

Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta menghidupkan kembali ekonomi di kawasan terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan jam operasional lebih dari 10 jam per hari, Trans Bahagia dinilai efisien dalam konsumsi energi dan terbukti ramah lingkungan.

Pemkot Jambi pun telah menyiapkan ekspansi rute ke lebih banyak wilayah, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan transportasi umum.

Evaluasi performa bus listrik dilakukan secara menyeluruh, mencakup efisiensi energi, kinerja kendaraan, serta tingkat kepuasan pengguna.

Inisiatif ini menjadi bagian penting dari visi Kota Jambi untuk menjadi kota yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Sebagai informasi, layanan bus listrik masih gratis hingga Desember 2025.

Setelah itu, tarif akan diberlakukan mulai Januari 2026, berdasarkan hasil feasibility study.

Meski demikian, tarif tersebut tetap akan disubsidi oleh pemerintah kota demi menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.(*)




Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Warga Kota Jambi kini masih bisa menikmati layanan bus listrik gratis hingga akhir tahun 2025.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju transportasi ramah lingkungan.

“Sampai Desember 2025 kita masih gratiskan. Januari 2026 baru akan ada perhitungan tarif berdasarkan hasil feasibility study, namun tetap akan disubsidi,” ujar Maulana.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap program transportasi hijau, Pemerintah Kota Jambi juga menambah empat armada baru.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong Wisata Hijau, Bus Listrik Siap Sambungkan Tugu Keris ke Candi Muaro Jambi

Baca juga:  Pemkot Jambi Gandeng KALISTA, Warga Jambi Bisa Naik Bus Listrik Gratis!

Dari total enam armada yang kini beroperasi, satu merupakan bus listrik ukuran kecil dan tiga lainnya adalah angkutan kota listrik.

Armada kecil ini akan difokuskan pada jalur dalam kota yang lebih sempit, sehingga mampu menjangkau lebih banyak area pemukiman.

Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo sebagai pusat transit utama.

“Bus dan kendaraan lain akan masuk ke terminal, lalu penumpang lanjut naik bus listrik ke tujuan mereka,” tambah Maulana.

Program ini tak hanya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama bagi pelajar, tapi juga diproyeksikan mampu menekan kemacetan serta menghidupkan kembali perekonomian di terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan waktu operasional lebih dari 10 jam setiap hari, bus listrik terbukti efisien secara energi, ramah lingkungan, dan semakin diminati.

Evaluasi kinerja tidak hanya dilihat dari jumlah penumpang, namun juga mencakup efisiensi energi, kinerja teknis kendaraan, dan kepuasan pengguna.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi tengah merencanakan ekspansi rute Trans Bahagia ke lebih banyak wilayah demi meningkatkan aksesibilitas transportasi publik.

Trans Bahagia kini diposisikan sebagai simbol transportasi masa depan Kota Jambi: praktis, hemat energi, dan mendukung pengurangan emisi karbon di wilayah perkotaan.(*)




Pemkot Jambi Gandeng Densus 88 Sosialisasikan Bahaya Radikalisme

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi makin serius menjaga wilayahnya tetap aman dari ancaman paham intoleran, radikalisme, dan terorisme.

Melalui Badan Kesbangpol, Pemkot menggelar kegiatan Sosialisasi Kebangsaan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Densus 88 Anti Teror Polri.

Acara yang digelar Rabu (15/10) ini turut dihadiri tokoh agama, masyarakat, aparatur pemerintah, hingga aparat keamanan.

Fokus utamanya adalah memperkuat wawasan kebangsaan dan mendorong peran aktif semua elemen dalam mencegah penyebaran paham ekstrem.

“Kita tidak bisa anggap enteng penyebaran paham radikal, apalagi di era digital seperti sekarang. Informasi bisa menyebar dengan sangat cepat,” ujar Kepala Kesbangpol Kota Jambi, Raden Jufri.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemkot Jambi dengan Densus 88.

Menurutnya, sinergi seperti ini penting untuk deteksi dini potensi ancaman yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Densus 88. Pendekatan kolaboratif seperti ini sangat dibutuhkan untuk menangkal radikalisme sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi, A Ridwan, menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan tugas satu pihak saja.

Ia mendorong seluruh jajaran pemerintah dari tingkat kota hingga kelurahan untuk aktif terlibat.

“Kalau ada indikasi atau gejala radikalisme, jangan tunggu. Camat dan lurah harus segera turun tangan. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ridwan juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan.

Ia mengingatkan, langkah pencegahan jauh lebih baik ketimbang penindakan setelah kejadian.

Dalam forum tersebut, peserta juga diajak memahami akar-akar penyebaran paham radikal, mulai dari isu sosial, ekonomi, hingga manipulasi sentimen keagamaan.

Pemkot Jambi berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian dari upaya besar menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat.

“Kita ingin Kota Jambi tetap menjadi kota yang aman, damai, dan inklusif bagi semua. Ini hanya bisa tercapai kalau seluruh elemen masyarakat ikut bergerak bersama,” tutup Raden Jufri(*)




Hadir di Forum Bisnis Internasional India-Indonesia, Kota Jambi Tawarkan Peluang Investasi Strategis

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menghadiri Business Presentation and Interactive Session yang digelar oleh Konsulat Jenderal Republik India di Medan. Acara yang digelar di Grand Mercure Angkasa Hotel Medan, Senin (13/10/2025) itu dihadiri langsung oleh Konsul Jenderal India Mr. Ravi Shanker Goel beserta pelaku usaha besar dari India.

Forum bergengsi ini mempertemukan pebisnis yang tergabung dalam Confederation of Indian Industry (CII) dengan beberapa pemerintah daerah di Sumatera untuk menjajaki peluang investasi lintas negara.

Delegasi bisnis CII terdiri dari para pimpinan perusahaan ternama India di sektor energi, infrastruktur, teknologi digital, agribisnis, pengelolaan air, manufaktur, dan industri kimia. Beberapa di antaranya yakni Quocent Pvt Ltd, KEC International Limited, TKIL Industries Pvt Ltd, Bill Machines Pvt Ltd, DCM Shriram Limited, PT GMR Infrastructure Indonesia, JIBC Chennai, dan PT Ion Exchange Asia Pacific.

Pemerintah Kota Jambi yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Palayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Abu Bakar, bersama Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Jambi Mohammad Andri Al Varabi, menjadi satu-satunya wakil Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi yang di undang dalam acara tersebut.

Dalam forum itu, Pemerintah Kota Jambi memaparkan sejumlah proyek strategis yang tengah disiapkan dan terbuka bagi peluang kerja sama investasi. Mulai dari infrastruktur, perdagangan hingga budaya dan pariwisata.

Diantara sektor yang ditawarkan, adalah investasi dalam pengelolaan air minum. Pemerintah Kota Jambi membuka peluang kerja sama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan penerapan teknologi pengolahan air bersih melalui Perumda Air Minum Tirta Mayang. Potensi investasi juga tersedia untuk pembangunan intake air minum.

“Perumda Air Minum Tirta Mayang membutuhkan mitra yang dapat membantu meningkatkan kapasitas dan efisiensi pengelolaan air minum. Kami ingin menghadirkan sistem pelayanan air bersih yang lebih modern,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar.

Selain itu, sektor minyak dan gas juga menjadi fokus pengembangan. Kota Jambi tengah mengupayakan pengelolaan mandiri jaringan gas kota agar lebih efisien dan berdaya saing, serta membuka ruang bagi investor strategis untuk memperluas jaringan dan memperkuat infrastruktur energi berbasis gas.

“Jika jaringan gas kota bisa dikelola secara mandiri, tentu potensi nilai tambahnya besar bagi daerah. Untuk itu, dalam forum ini, kami mengundang investor yang memiliki keahlian dan komitmen di bidang ini,” tambahnya.

Di bidang teknologi digital, Pemerintah Kota Jambi juga menawarkan peluang kerja sama pengembangan konsep Smart City. India dinilai sebagai mitra potensial karena telah berhasil menerapkan konsep kota cerdas di berbagai wilayahnya. Melalui kerja sama ini, Kota Jambi berharap dapat memperkuat sistem digitalisasi layanan publik, pengelolaan data, serta peningkatan efisiensi tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menawarkan peluang investasi dalam pembangunan jaringan kabel bawah tanah (ducting system). Proyek ini menjadi bagian dari upaya modernisasi infrastruktur kota, sekaligus mendukung visi Wali Kota Jambi untuk mewujudkan tata ruang kota yang lebih rapi, aman, dan estetik.

“Pemerintah Kota Jambi berencana menata ulang sistem jaringan utilitas di kawasan perkotaan. Melalui pengembangan ducting system atau jaringan kabel bawah tanah ini, kami ingin menghadirkan wajah kota yang lebih tertib, modern, dan ramah lingkungan,” jelas Abu Bakar.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi itu juga mengatakan, di undangnya Pemerintah Kota Jambi dalam forum penting itu, berkat komitmen dan kiprah aktif Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, di berbagai forum internasional.

“Bapak Wali Kota dikenal sangat aktif menghadiri berbagai event internasional dan membangun komunikasi global dengan berbagai lembaga serta pemerintah diluar negeri. Selain itu, Kota Jambi juga menjadi anggota di sejumlah forum kerja sama internasional. Inilah yang menjadikan Kota Jambi menjadi mitra strategis bagi negara-negara sahabat termasuk India,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran Kota Jambi di forum ini selain bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas jejaring kerja sama luar negeri, sekaligus mencari mitra strategis bagi pembiayaan pembangunan daerah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Konsulat Jenderal India di Medan yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini. Melalui forum ini, kami berharap dapat terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret, serta mendorong para pelaku usaha India yang tergabung dalam CII untuk berinvestasi di Kota Jambi,” pungkasnya.

Selain Pemerintah Kota Jambi, sejumlah pihak juga turut memaparkan potensi investasinya dalam sesi business presentation and Q&A itu, antara lain Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Aceh, Provinsi Bengkulu, Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Deli Serdang, PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA), PT Kawasan Industri Medan (KIM), BP Batam, serta North Sumatera Invest (NSI).

Kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam forum bisnis bergengsi ini sekaligus menegaskan posisi Kota Jambi sebagai daerah yang pro-investasi, terbuka terhadap kolaborasi global, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.(*)