Registrasi eSIM Kini Bisa Selfie, Indosat Luncurkan Teknologi Biometrik

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi mandiri (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta.

Teknologi biometrik ini dihadirkan sebagai bagian dari komitmen Indosat dalam memperkuat keamanan, kenyamanan, dan pengalaman digital pelanggan.

Inovasi ini memungkinkan pelanggan melakukan registrasi secara mandiri dengan sistem verifikasi wajah yang terintegrasi dengan data Dukcapil.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan bahwa registrasi biometrik merupakan langkah penting dalam perlindungan konsumen telekomunikasi di Indonesia.

Baca juga:  Indosat dan TikTok Gelar Seminar Digital di UNRI, Ini Manfaatnya Bagi Mahasiswa

Baca juga:  Indosat Resmikan 3Store Baru di Kota Jambi dengan Konsep Lebih Modern dan Layanan Digital Terintegrasi

Ia mengapresiasi Indosat sebagai operator yang menunjukkan aksi nyata dalam mendukung regulasi dan keamanan pengguna.

“Kami berharap registrasi biometrik menjadi standar baru industri seluler. Operator tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Edwin.

Sementara itu, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat, Reski Damayanti, menyampaikan bahwa keamanan data pelanggan adalah prioritas utama perusahaan.

“Kami mendukung penuh inisiatif pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi registrasi biometrik berjalan optimal,” ujarnya.

Registrasi biometrik yang digunakan Indosat mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3 dan mencakup validasi data MSISDN dan NIK, foto wajah, verifikasi liveness detection, serta face recognition dengan data resmi Dukcapil.

Sistem ini diklaim memiliki tingkat akurasi wajah di atas 95%, sehingga mampu mencegah penyalahgunaan identitas dan kebocoran data pribadi.

Tak hanya itu, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan sistem Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AIvolusi5G, yang secara real-time memblokir panggilan dan pesan mencurigakan.

Teknologi ini menjadi wujud nyata perlindungan pelanggan dari potensi ancaman siber, sekaligus mendorong ekosistem digital nasional yang lebih aman dan terpercaya.

Indosat menegaskan komitmennya dalam terus menghadirkan solusi digital yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan transformasi industri telekomunikasi di Indonesia.(*)




Indosat dan TikTok Gelar Seminar Digital di UNRI, Ini Manfaatnya Bagi Mahasiswa

PEKANBARU, SEPUCUKJAMBI.ID– Lebih dari 700 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) antusias mengikuti Seminar Literasi Digital bertajuk “Go Live Like a Pro” yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3, bekerja sama dengan TikTok Indonesia.

Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan generasi muda tentang peluang karier di era digital, khususnya sebagai konten kreator, streamer, dan affiliator profesional.

Selain itu, seminar ini juga menjadi wadah edukasi bagi mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi pelaku aktif dalam ekosistem digital yang terus berkembang.

“Indosat berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan TikTok, kami ingin mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif,” ujar Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison.

Baca juga:  Indosat Resmikan 3Store Baru di Kota Jambi dengan Konsep Lebih Modern dan Layanan Digital Terintegrasi

Baca juga:  Prestasi Gemilang! Tanjab Barat Kumpulkan 10 Emas di Kejurprov Catur

Selama seminar, TikTok Indonesia memberikan berbagai materi edukatif, mulai dari strategi membangun personal branding, penggunaan fitur live streaming, hingga etika menjadi konten kreator yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Sugita Arum, Certified Trainer TikTok Indonesia, menegaskan pentingnya literasi digital sebagai kunci pemberdayaan generasi muda.

“Kami ingin mahasiswa memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkarya, bukan sekadar konsumsi,” jelasnya.

Peserta juga dibekali teknik live streaming profesional, strategi membangun audiens, serta panduan etis untuk menjadi influencer dan affiliator yang berintegritas.

Seorang mahasiswa UNRI mengaku kegiatan ini sangat inspiratif.

“Kami jadi lebih paham bagaimana cara memanfaatkan teknologi dan AI secara bijak, serta pentingnya jaringan yang andal seperti yang disediakan IM3,” ujarnya.

Seminar “Go Live Like a Pro” merupakan bagian dari misi berkelanjutan Indosat untuk mendukung peningkatan literasi digital di Indonesia, dengan fokus pada pemberdayaan mahasiswa agar menjadi generasi kreatif, adaptif, dan produktif di era digital.(*)




Prestasi Gemilang! Tanjab Barat Kumpulkan 10 Emas di Kejurprov Catur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Kontingen Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan dominasinya dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025.

Hingga hari ini, Tanjab Barat telah mengoleksi 10 medali emas dari berbagai kategori pertandingan.

Empat emas pertama diraih sejak hari kedua pertandingan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat.

Medali tersebut diperoleh dari dua kategori beregu putri, satu beregu putra, dan satu kategori perorangan putri, dan kategori lainnya.

Kini, total emas yang dikumpulkan Tanjab Barat bertambah menjadi 10 emas, memperkuat posisi tuan rumah sebagai kandidat kuat juara umum.

Kejurprov dan Bupati Cup Catur 2025 yang dimulai sejak 13 Oktober ini diikuti oleh 320 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Selain itu, turnamen juga menarik minat peserta dari berbagai provinsi, termasuk dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bahkan, sebanyak 20 master internasional turut ambil bagian, menambah kualitas dan gengsi kompetisi.

Total hadiah yang diperebutkan dalam event ini mencapai Rp129.750.000, terdiri dari Kejurprov sebesar Rp76.750.000 dan Bupati Cup Rp53.000.000.

Kejurprov dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober, sedangkan Bupati Cup akan dimulai pada 19 Oktober dan berakhir pada 21 Oktober 2025.

Ketua Percasi Kabupaten Tanjab Barat menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat. Ia juga berharap turnamen ini menjadi momentum untuk mencetak atlet catur potensial yang dapat mewakili Jambi di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Percasi Provinsi Jambi, Mario Liberty Siregar, menyampaikan rencana untuk mengajukan Jambi sebagai tuan rumah Kejurnas Catur 2027.

Ia menilai pelaksanaan Kejurprov 2025 kali ini sudah memenuhi standar nasional dan dapat menjadi tolok ukur kesuksesan ke depan.

Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda, memperkuat solidaritas antarpecatur, dan mempererat tali silaturahmi lintas daerah melalui semangat sportivitas dan kecerdasan berpikir.(*)




Kormi Kota Jambi Gelar Exhibition HUT ke-25, Perkenalkan Inorga Baru Street Soccer

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi), Kormi Kota Jambi menggelar Kormi Exhibition selama dua hari, 17–18 Oktober 2025.

Acara ini berlangsung meriah di Taman Remaja, Kecamatan Kotabaru, dan secara resmi dibuka pada Jumat malam (17/10).

Event ini menghadirkan berbagai kompetisi olahraga yang digemari anak muda, di antaranya BMX Competition, Breakdance Contest, Skateboard Contest, dan Street Soccer Competition.

Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ruang ekspresi positif bagi generasi muda Kota Jambi.

Ketua Kormi Kota Jambi yang juga Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Ia menyebut tingginya antusiasme anak muda menjadi alasan utama Kormi Kota Jambi menghadirkan event tersebut.

“Kegiatan ini kami gelar sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan diri melalui olahraga. Ini sejalan dengan visi Kormi dalam membentuk masyarakat yang sehat dan aktif,” ujar Diza.

Ia juga menekankan pentingnya olahraga sebagai alternatif kegiatan positif untuk mencegah anak muda terjerumus ke dalam hal-hal negatif, seperti geng motor dan kenakalan remaja.

Dalam kesempatan tersebut, Diza memperkenalkan salah satu cabang olahraga (inorga) baru yang ikut dipertandingkan, yaitu street soccer*l.

Meski baru diperkenalkan di Kota Jambi, street soccer sudah aktif secara nasional dan pernah dipertandingkan dalam ajang Kormi Nasional di Lombok.

“Kami mendorong pembentukan kepengurusan street soccer di bawah Kormi Provinsi Jambi, agar olahraga ini bisa berkembang lebih luas di daerah,” katanya.

Diza berharap event ini dapat terus berlanjut setiap tahun dengan variasi inorga yang berbeda, agar eksistensi Kormi semakin kuat dan menjadi pilihan kegiatan yang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami melihat animo masyarakat sangat tinggi, baik peserta maupun penonton. Harapannya, kegiatan ini bisa berjalan sukses dan terus berlanjut di masa mendatang,” tutupnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan, perwakilan Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah, Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay, serta para pengurus Kormi dan kepala inorga.(*)




Dorong Kota Modern, Wali Kota Jambi Luncurkan Sistem Parkir Digital di Pasar Tradisional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali meluncurkan inovasi berbasis digital melalui uji coba sistem parkir elektronik “Hand Held” di kawasan pasar Kota Jambi, Jumat (17/10).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi,  Maulana, yang didampingi Wakil Wali Kota, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, camat, serta lurah setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa, digitalisasi sistem parkir ini merupakan kelanjutan dari penerapan sistem pembayaran digital QRIS yang sebelumnya telah diterapkan di kawasan ekonomi Kota Jambi.

“Kita terus mendorong penataan kota yang lebih modern dan tertib. Sistem digital ‘Hand Held’ ini akan membantu penertiban parkir, sekaligus membuka peluang kerja baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Maulana.

Pada tahap uji coba ini, sebanyak 10 unit alat Hand Held telah dioperasikan di kawasan pasar.

Alat ini bekerja dengan cara memindai kendaraan melalui fot, kemudian secara otomatis mengidentifikasi nomor plat kendaraan dan mencetak struk digital.

Data kendaraan tersebut langsung terhubung ke server berbasis cloud milik Pemerintah Kota Jambi.

Uji coba sistem ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

Jika berjalan dengan optimal, Pemkot Jambi berencana untuk memperluas penerapan alat ini ke berbagai titik strategis di kota, terutama di area pasar dan lokasi parkir umum lainnya.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, penerapan sistem ini tidak hanya untuk mendukung transformasi digital.

Tetapi juga untuk menciptakan tata kelola parkir yang lebih transparan dan efisien, serta mendukung visi Jambi sebagai kota modern dan ramah teknologi.(*)




Update PON Kudus 2025: Masih Tunggu Emas, Total Kontingen Jambi Sudah Kumpulkan 9 Medali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hingga Kamis (16/10/2025), Kontingen Jambi berhasil mengoleksi total 10 medali dari ajang PON Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.
Medali tersebut diperoleh dari empat cabang olahraga bela diri yang telah menyelesaikan pertandingan.

Dari total 9 medali tersebut, Jambi meraih 4 medali perak dan 5 medali perunggu.

Belum ada medali emas yang diraih, namun peluang masih terbuka di cabang bela diri lainnya yang belum bertanding.

Adapun rincian perolehan medali Kontingen Jambi:

  • Tarung Derajat: 1 perak (Gilang Despriyanto, kelas 75,1–80 kg putra), 1 perunggu (Rahma Tia, kelas 45–50 kg putri)

  • Gulat: 3 perunggu

  • Judo: 2 perak

  • Taekwondo: 1 perak, 1 perunggu

Ketua Kontingen Jambi, H AS Budianto, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet dan pelatih yang sudah berjuang maksimal.

“Total 10 medali adalah pencapaian yang patut kita banggakan. Atlet sudah memberikan yang terbaik. Semoga dari cabor yang belum bertanding, kita bisa dapat tambahan emas,” ujarnya.

Jambi masih mengandalkan empat cabang olahraga bela diri lainnya, yaitu Wushu, Pencak Silat, Kempo, Karate

Keempat cabang tersebut akan mulai bertanding dalam beberapa hari ke depan.

Kontingen Jambi menargetkan raihan medali emas dari cabang tersebut.

“Kami optimistis, peluang untuk menambah pundi-pundi medali, terutama emas, masih terbuka. Mohon doa masyarakat Jambi agar atlet kita bisa tampil maksimal,” tambah Budianto.

Ajang PON Bela Diri 2025 ini menjadi momentum penting bagi Jambi untuk menunjukkan kekuatan atlet bela diri dan membawa harum nama daerah di kancah nasional.(*)




Dua Atlet Tarung Derajat Jambi Sumbang Perak dan Perunggu di PON Bela Diri 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua atlet tarung derajat asal Jambi berhasil menyumbangkan medali di ajang PON Bela Diri 2025 yang berlangsung di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.

Gilang Despriyanto meraih medali perak di kelas 75,1–80 kg putra, sementara Rahma Tia membawa pulang medali perunggu di kelas 45–50 kg putri.

Pada partai final yang digelar Kamis (16/10/2025), Gilang harus mengakui keunggulan atlet senior asal Jawa Barat, Yunus Isai Nahakleta, dengan skor akhir 0–3.

Di babak pertama, Gilang sempat terjatuh akibat tendangan lawan dan mendapatkan hitungan dari wasit.

Meski sempat bangkit di babak kedua dengan melancarkan pukulan ke arah wajah Yunus, pengalaman lawan menjadi penentu hasil pertandingan.

Sementara itu, Rahma Tia gagal melaju ke semifinal setelah dikalahkan pada babak penyisihan oleh Nurul Adwiyah Zahrini dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hasil tersebut menempatkannya di posisi peraih medali perunggu.

Ketua Kontingen Jambi, H. AS Budianto, mengapresiasi perjuangan para atlet yang tampil di cabang tarung derajat.

“Selamat kepada para atlet. Ini adalah hasil maksimal yang diraih dan patut diapresiasi. Mereka telah menunjukkan semangat dan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Kontingen Jambi mengirimkan 80 atlet dari delapan cabang olahraga bela diri di ajang PON Bela Diri 2025.

Dari empat cabang yang telah menyelesaikan pertandingan, belum ada medali emas yang diraih, namun prestasi tetap membanggakan.

Rekap Medali Sementara Kontingen Jambi:

  • Tarung Derajat: 1 perak, 1 perunggu

  • Gulat: 3 perunggu

  • Judo: 2 perak

  • Taekwondo: 1 perak, 1 perunggu

Masih tersisa empat cabang yang akan mulai bertanding dalam beberapa hari ke depan, yaitu wushu, pencak silat, kempo, dan karate.

“Peluang Jambi untuk meraih medali emas masih terbuka lebar. Kita berharap dari cabor-cabor ini bisa mendulang prestasi lebih baik lagi,” harap Budianto.(*)




Wali Kota Jambi Serahkan Gerobak Sampah ke Kelurahan se-Kota Jambi untuk Atasi Masalah Sampah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi secara simbolis menyerahkan bantuan gerobak sampah kepada sejumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Jambi pada Jumat (17/10).

Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Jambi dalam menangani permasalahan sampah yang kian menjadi perhatian, terutama di tengah upaya menjadikan Jambi sebagai kota destinasi wisata.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen, khususnya para lurah, dalam mendukung program kebersihan lingkungan.

“Percuma kita promosikan Jambi sebagai kota wisata kalau sampah masih menumpuk di mana-mana,” cetusnya.

“Butuh kerja sama semua pihak, termasuk lurah dan RT, agar penanganan sampah bisa maksimal,” tegasnya.

Gerobak sampah yang diserahkan ini akan digunakan untuk mengangkut sampah rumah tangga, dari lingkungan warga ke tempat pembuangan sementara (TPS).

Wali Kota juga menekankan bahwa, setiap rumah tangga memiliki tanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.

“Kita ingin ubah pola pikir masyarakat. Setiap rumah tangga wajib menanggung dan mengelola ssampahnya,” kata Maulana.

“Nanti akan ada pemberdayaan, di mana sampah-sampah akan diambil langsung ke rumah warga sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kebijakan baru ini, Pemerintah Kota Jambi juga akan menyosialisasikan aturan terkait jadwal pembuangan sampah ke seluruh RT di kota.

Salah satu poin penting yang akan diberlakukan adalah, larangan menggantung sampah di luar rumah di luar jam pengangkutan yang telah dijadwalkan.

Program ini dijadwalkan mulai berjalan dalam waktu dekat, dengan pelibatan aktif pihak kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak implementasi di lapangan.(*)




Percepat Pengentasan Kemiskinan, Wali Kota Maulana Luncurkan Program Basuh Tangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M resmi melaunching Inovasi Program Basuh Tangan (Bapak Asuh Tangani Kemiskinan) milik Kelurahan Pinang Merah, Kota Jambi, pada Kamis siang (16/10/2025).

Inovasi Program Basuh Tangan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah untuk selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

Sekaligus membuktikan, Kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat, dan Pihak Swasta dalam Mendukung Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Khususnya untuk di Wilayah Kelurahan Pinang Merah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana memberikan apresiasi inovasi terkait dengan ide dan gagasan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pinang Merah ini.

Baca juga:  Hadir di Forum Bisnis Internasional India-Indonesia, Kota Jambi Tawarkan Peluang Investasi Strategis

Baca juga:  Evaluasi Pembatasan Solar Subsidi Kota Jambi, Walikota Jambi: Lalu Lintas Lancar, Antrean Berkurang

“Atas nama Pemerintah tentunya saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih telah memunculkan ide ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu tentunya, dengan menggandeng berbagailapisan masyarakat, tidak hanya dari Pemerintah,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk bagaimana kita membangun kepedulian bersama, dan Pemerintah harus hadir. Oleh karena itu, saya pesankan kepada Camat, Lurah dan OPD, bahwa kita itu diberi amanah menjalankan pemerintahan harus mampu menolong sesuai batas kemampuan maksimal,” lanjutnya.

Ia juga berkomitmen akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kota Jambi, sehingga angka kemiskinan yang saat ini di angka 7,73 persen dapat diturunkan.

“Kita harus turunkan terus, dengan cara menekan pengeluaran rumah tangga untuk keluarga kurang mampu. Seperti yang telah kami lakukan melalui sejumlah program, salah satunya adalah memberikan fasilitas kesehatan gratis dan pendidikan gratis kepada masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

“Kalau pengeluaran nya dikurangi dan pendapatan nya meningkat, maka insya allah mereka akan meningkat kesejahteraannya, termasuk melalui program Basuh Tangan ini,” tambah Maulana.

Dikesempatan ini, Wali Kota Maulana juga mengucapkan terimakasih kepada siapapun yang telah berkontribusi terhadap ida dan gagasan Bapak Asuh ini.

“Mudah-mudahan ini semua berkah dan bermanfaat untuk kita sama-sama berjuang demi kesejahteraan masyarakat, saya bangga dengan kegiatan ini,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam launching ini, turut dihadiri Anggota DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo, Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati, Camat Alam Barajo Iper Ryansuni beserta jajaran, Babinsa-Bhabinkamtibmas, dan para Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.(*)




Gugus Tugas TPPO Kota Jambi Dibentuk, Pemkot Ajak Masyarakat Aktif Melapor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan pencegahan serta penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking, Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kota Jambi Tahun2025, Kamis (16/10/2025).

Berlangsung di Aula DPMPPA Kota Jambi, kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.KM, sekaligus menjadi narasumber yang memaparkan terkait dengan Penguatan Sinergi Pencegahan dan Penanganan TPPO di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa dalam pencegahan TPPO, Pemerintah Kota telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 450 Tahun 2025 Tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Kota Jambi.

“Di mana tugas gugus TPΡΟ adalah, sebagai Koordinasi, berupaya melakukan pencegahan dan penanganan masalah TPPO, sebagai Tindakan, melaksanakan advokasi, sosialisasi, pelatihan dan Kerjasama, baik kerjasama regional maupun nasiogal, sebagai Pengawasan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan perlindungan korban yang meliputi rehabilitası, pemulangan, penjemputan maupun reintegrasi sosial. Serta sebagai Memastikan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan penegakan hukum dan melaksanakan pelaporan dan evaluasi,” ujarnya.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

Ia menegaskan, masalah terbesar yang melatarbelakangi perdagangan orang adalah faktor ekonomi, di mana kebanyakan korban berasal dari kalangan perempuan dan anak muda.

“Jangan sampai masyarakat kita, terutama anak-anak muda, terpengaruh bujuk rayu untuk bekerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji besar tanpa prosedur yang jelas. Banyak yang akhirnya menjadi korban eksploitasi,” tegas Maulana.

Selain itu, Dirinya juga menyroti bahwa Kota Jambi menjadi salah satu wilayah sasaran bagi para pelaku perdagangan orang.

Oleh karena itu, Pemkot berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat melalui 11 Program Kota Jambi Bahagia.

Salah satunya, program Rp100 juta per RT, sebagai bentuk langkah nyata dalam memberikan kesejahteraan masyarakat.

“Beberapa faktor penyebab terjadinya TPPO, adalah, Kemiskinan, Pendidikan dan pengetahuan yang rendah, Pengangguran dan kesempatan kerja terbatas. Maka dari itu, kami Pemkot Jambi berkomitmen akan terus meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pelatihan, sehingga akan muncul Sumber Daya Manusia yang kreatif dan berdaya saing,” ucapnya.

“Kita harus berjuang dan mencegah anak-anak muda kita keluar negeri secara ilegal. Berikan pemahaman kepada masyarakat, terutama keluarga dengan ekonomi lemah, agar tidak mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas,” lanjutnya.

Maulana juga mengimbau agar masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi TPPO melalui Call Center Bahagia 112 yang aktif 24 jam, atau layanan pengaduan UPTD PPA DPPMPA Kota Jambi di dengan Nomor 0813-8687-0227.

“Stop TPPO, mari bersama lindungi sesama dan wujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dengan langkah konkret ini, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen menghapus segala bentuk perdagangan orang, melindungi perempuan dan anak dari eksploitasi, serta memperkuat penegakan hukum di wilayah Kota Jambi.

Dalam kesempatan ini juga menghadirkan Narasumber lainya,seperti Dengan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jambi Gempa Awalijon Putra dan perwakilan Kepolisian Resort Kota Jambi.

Pada kesempatan ini, dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Organisasi dan Lembaga Masyarakat, Komunitas, Mahasiswa, serta para Pelaku Usaha, sekaligus menjadi peserta pada kegiatan.(*)