Terungkap! Cara Kekasih Bunuh Remaja Dinda di Bungo Sebelum Buang Jasad ke Sungai

BUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Polisi mengungkap kronologi tragis pembunuhan Dinda Apriani (17), remaja perempuan asal Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Di mana jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Batang Tebo, Dusun Babeko, Kecamatan Bathin II Babeko, pada Minggu (26/10/2025) siang.

Pelaku pembunuhan ternyata kekasih korban sendiri, berinisial FAG (17), warga Simpang Tebat, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, yang juga masih di bawah umur.

Ia ditangkap Senin (27/10/2025) pagi oleh tim Satreskrim Polres Bungo di rumah neneknya, Desa Tanjung Agung, tanpa perlawanan.

Baca juga:  Kasus Korupsi Pasar Tanjung Bungur Tebo, Konsultan Ungkap Nilai Usulan Rp 5 Miliar

Baca juga:  Update Kasus Dana BOS SMAN 2 Bungo, Polisi Tetapkan Sejumlah Tersangka Baru

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku membunuh korban di dalam mobil Avanza hitam miliknya.

Saat itu keduanya terlibat pertengkaran hebat di dalam kendaraan karena pelaku merasa diperas dan ditipu korban yang mengaku hamil, serta cemburu setelah melihat korban sering berkomunikasi dengan pria lain.

Emosi tak terkendali membuat pelaku kehilangan akal sehat.

Ia kemudian mencekik leher korban dengan tangan kosong, disusul memukul wajah korban berkali-kali hingga korban tak berdaya.

Tak berhenti di situ, pelaku juga membenturkan kepala korban ke dinding mobil hingga tubuh korban tak bergerak lagi.

“Pelaku mengaku memukul dan membenturkan kepala korban berkali-kali hingga yakin korban meninggal dunia di dalam mobil,” ujar Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ilham Tri Kurnia, Senin (27/10/2025).

Setelah memastikan korban sudah tak bernyawa, pelaku membawa mobil ke arah Desa Tanjung Menanti.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku menghentikan mobil di atas jembatan Sungai Batang Tebo, lalu membuang tubuh korban ke sungai dari ketinggian agar tak mudah ditemukan.

Keesokan harinya, sekitar pukul 13.00 WIB, seorang warga bernama Herikun (41) menemukan jasad korban mengapung tanpa busana di tengah sungai saat hendak pergi bekerja.

Warga kemudian mengevakuasi jasad ke tepi sungai sebelum dilaporkan ke polisi.

Petugas menemukan beberapa ciri yang melekat pada tubuh korban, antara lain gelang emas kecil bermotif bunga kaca hitam, sepasang anting bulat, serta cat kuku merah di tangan dan kaki.

Tubuh korban juga mengalami luka lecet di lutut kiri dan luka di mulut akibat benturan keras.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 1 unit mobil Toyota Avanza BH 1776 MM, 1 unit handphone Samsung Galaxy A05, dan 1 unit iPhone 13 Pro Max warna putih.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Bungo sesuai ketentuan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena pelaku dan korban sama-sama di bawah umur. Namun proses hukum tetap berjalan dengan prinsip keadilan dan perlindungan anak,” tegas AKP Ilham.

Korban sebelumnya sempat viral di media sosial setelah jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Saat ini, jenazah Dinda masih menjalani autopsi di RSUD Hanafie Bungo untuk memastikan penyebab pasti kematian.(*)




Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Ajak Generasi Muda Jaga Semangat Persatuan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang berlangsung di halaman Balai Kota pada pukul 07.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota, Forkopimda, pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kepemudaan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Jambi, Maulana mengajak seluruh generasi muda untuk terus meneladani semangat para pemuda tahun 1928 yang telah berikrar menyatukan Indonesia melalui Sumpah Pemuda.

“Semangat persatuan dan cinta tanah air harus terus kita jaga. Pemuda hari ini bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga penggerak kemajuan daerah,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda, serta pembacaan pesan-pesan perjuangan dari tokoh pemuda Indonesia.

Tema peringatan Sumpah Pemuda tahun 2025 adalah “Pemuda Pemudi Bergarak Indonesia Maju”.

Melalui tema ini, Pemerintah Kota berharap generasi muda semakin berperan aktif dalam membangun daerah dan menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.

Kegiatan apel ditutup dengan penampilan dari pelajar di Kota Jambi, yang menyanyikan lagu sumpah pemuda.(*)




Remaja Perempuan di Bungo Tewas di Sungai, Kekasihnya Jadi Tersangka

BUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang remaja perempuan di bawah umur di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Korban ditemukan tewas mengapung di Sungai Batang Tebo, Dusun Babeko, Kecamatan Bathin II Babeko, pada Minggu (26/10/2025) siang.

Belakangan, pelaku diketahui masih berusia 17 tahun dan merupakan kekasih korban sendiri.

Sekitar pukul 13.00 WIB, seorang warga bernama Herikun (41), petani asal Simpang Babeko, menemukan tubuh korban tanpa busana mengapung di sungai saat hendak bekerja menggunakan perahu.

Baca juga:  Kasus Korupsi Pasar Tanjung Bungur Tebo, Konsultan Ungkap Nilai Usulan Rp 5 Miliar

Baca juga:  Update Kasus Dana BOS SMAN 2 Bungo, Polisi Tetapkan Sejumlah Tersangka Baru

Ia kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi jasad korban ke tepi sungai.

Petugas Satreskrim Polres Bungo yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang yang masih melekat di tubuh korban, seperti gelang rantai emas kecil bermotif bunga kaca hitam, sepasang anting bulat, serta cat kuku berwarna merah di tangan dan kaki.

Korban juga mengalami luka lecet di lutut kiri dan luka pada bagian mulut.

Meskipun kondisi tubuh sudah rusak, identitas korban akhirnya diketahui bernama Dinda Apriani (17), warga Limbur Lubuk Mengkuang.

Berdasarkan keterangan rekan kerjanya, Dinda terakhir kali terlihat bersama kekasihnya menggunakan mobil Avanza hitam.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, melalui Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ilham Tri Kurnia, mengatakan bahwa setelah melakukan pelacakan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial FAG (17), warga Simpang Tebat, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII.

Pelaku diketahui sering menggunakan mobil Avanza hitam dan motor NMAX.

“Tim Gunjo Opsnal Satreskrim Polres Bungo bersama Unit Reskrim Polsek Bathin II Babeko berhasil menangkap pelaku di rumah neneknya di Desa Tanjung Agung pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB tanpa perlawanan,” ujar AKP Ilham.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah membunuh korban di dalam mobil dengan cara mencekik, memukul, dan membenturkan kepala korban ke dinding mobil.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku membuang jasad ke sungai dari atas jembatan Desa Tanjung Menanti sekitar pukul 22.00 WIB.

Motif sementara pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati, merasa diperas dan ditipu korban yang mengaku hamil, serta cemburu karena korban kerap terlihat bersama pria lain.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit mobil Toyota Avanza BH 1776 MM, 1 unit handphone Samsung Galaxy A05, dan 1 unit iPhone 13 Pro Max warna putih.

Kasus ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Bungo sesuai ketentuan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak sebagai korban dan pelaku. Proses hukum tetap berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan perlindungan anak,” ujar Kasat Reskrim.

Sebelumnya, penemuan jasad Dinda sempat viral di media sosial karena kondisi korban yang mengenaskan.

Saat ini jenazah tengah menjalani autopsi di RSUD Hanafie untuk memastikan penyebab kematian.

Pihak kepolisian bersama tim INAFIS Polres Bungo telah mengamankan sejumlah barang bukti dan masih melakukan penyelidikan mendalam.

Kasus ini mengguncang masyarakat Bungo, terlebih korban dikenal sebagai gadis yang sopan dan rajin bekerja.

Polisi berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga seluruh fakta terungkap.(*)




Diduga Mengantuk, Sopir Avanza Tabrak L300 di Kerinci

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (27/10/2025).

Insiden ini melibatkan mobil Avanza putih dan L300, menyebabkan sopir Avanza mengalami luka serius.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video kejadian viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Facebook Ochi Maya Sari, terlihat suasana panik warga yang berusaha menolong para korban di lokasi kejadian.

Baca juga:  Truk PLN Terbalik di Bukit Tengah Kerinci, 7 Luka-Luka Akibat Rem Blong

Baca juga:  Pendaki Wajib Tahu, Ini Daftar Jalur Pendakian Gunung Berdasarkan Risiko dari Kemenhut, Gunung Kerinci Nomor Berapa?

Menurut keterangan warga yang berada di tempat kejadian, mobil Avanza melaju dari arah Kayu Aro menuju Siulak, sementara L300 datang dari arah berlawanan.

Setibanya di depan masjid desa, Avanza diduga oleng dan menabrak L300 secara frontal.

“Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan ringsek, terutama di bagian mesin dan bemper,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga lain menuturkan, sopir L300 sempat terjepit di dalam kabin akibat kerasnya benturan.

“Sopir L300 tak bisa keluar sendiri karena terjepit bodi kendaraan. Warga langsung mengevakuasi sebelum dibawa ke Puskesmas,” kata sumber di lapangan.

Dari informasi sementara, sopir L300 mengalami luka di bagian kaki dan dada.

Sedangkan sopir Avanza dengan nomor polisi BH 1807 DW diduga mengantuk saat mengemudi.

Sehingga kehilangan kendali dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, Kasi Humas Polres Kerinci belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan tersebut.(*)




Logam Mulia Masih Diminati di Jambi, Meski Harga Emas Turun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Meski begitu, minat masyarakat untuk membeli emas justru tetap tinggi, terutama pada jenis logam mulia batangan.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

Baca juga:  Volume Peti Kemas Pelindo Tembus 9,3 Juta TEUs, Didorong Peningkatan Ekspor-Impor

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Meskipun harga emas melemah, Dani mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk membeli logam mulia batangan tetap tinggi.

Saat ini, harga logam mulia ukuran 10 gram mencapai lebih dari Rp30 juta.

“Sekarang itu kebanyakan orang cari logam mulia batangan, paling banyak untuk investasi,” kata Dani.

“Kalau perhiasan seperti cincin dan kalung masih banyak juga yang dicari, tapi tetap logam batangan yang paling diminati,” tambahnya.

Menurut Dani, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Kedepannya kita belum tahu karena harga emas dunia pasti mengikuti perkembangan global. Bisa kita lihat kemarin naik, sekarang turun lagi,” jelasnya.

Ia berharap harga emas bisa turun lebih jauh agar daya beli masyarakat semakin meningkat.

“Kita malah berharapnya turun, biar pembeli itu masuk terus, ada terus,” katanya.

Hal senada diungkapkan Samsul (41), pedagang emas lainnya di kawasan pasar yang sama. Ia mengatakan, harga emas muda juga ikut turun.

“Sekarang emas lagi turun, tapi kami jualnya emas muda. Harganya kisaran Rp1.050.000 per gram. Kami hanya jual emas kecil, bukan yang besar-besar,” ujarnya.

Penurunan harga emas di Pasar Simpang Bata menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih terus terjadi, seiring dengan pergerakan harga emas dunia.

Meski demikian, masyarakat Jambi tetap menjadikan logam mulia sebagai pilihan utama untuk investasi maupun perhiasan.(*)




Harga Emas di Jambi Turun Rp170 Ribu, Setelah Sempat Sentuh Rp2,3 Juta per Gram

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Baca juga:  Emas Antam Turun Awal September, Ini Harga per Gram Semua Ukuran

Baca juga:  Bongkar Jaringan Pelaku PETI di Merangin, Ini Kronologi Polisi Amankan 1,7 Kg Emas Senilai Rp 3 Miliar

Ia menambahkan, tren fluktuasi harga emas ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Para pedagang pun berharap harga kembali stabil menjelang akhir tahun.(*)




Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menegaskan bahwa penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan langkah penting untuk mewujudkan birokrasi yang responsif, adil, serta mengedepankan kepemimpinan yang melayani.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maulana saat membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Senin 26 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan bahwa, melalui sosialisasi dan penguatan kapasitas seperti ini, diharapkan dapat terbentuk ASN yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan berorientasi pada keadilan dan kesetaraan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif kepada ASN tentang pentingnya HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, ia menekankan beberapa hal penting yang menjadi tujuan dari kegiatan tersebut.

Pertama, untuk membentuk karakter ASN yang lebih peduli, empatik, dan berorientasi pada keadilan sosial.

Kedua, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Maulana juga menegaskan pentingnya menjadikan HAM sebagai ruh dalam setiap kegiatan pemerintahan.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pelayanan yang berintegritas,” tutup Maulana.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, dengan menghadirkan narasumber dari lembaga terkait yang berkompeten di bidang Hak Asasi Manusia.(*)




Jambi Raih 19 Medali di PON Bela Diri 2025, Emas Datang dari Cabang Wushu

KUDUS, SEPUCUKJAMBI.ID — Kontingen Provinsi Jambi berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.

Meski hanya membawa pulang satu medali emas, tim Jambi tetap menunjukkan kemajuan pesat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 19 medali terdiri dari 1 emas, 8 perak, dan 10 perunggu.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Jambi di kancah nasional.

“Saya ucapkan terima kasih atas perjuangan para atlet dan pelatih,” sebu Mat Sanusi, Minggu (28/10).

“Hasil di PON Bela Diri 2025 ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian di PON Aceh–Sumut 2024,” ujar Mat Sanusi.

Menurutnya, pada PON 2024 Aceh–Sumut, cabang bela diri Jambi hanya berhasil mengoleksi 1 perak dan 10 perunggu.

Tambahan 1 emas dan 7 perak di Kudus tahun ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pembinaan olahraga bela diri di Provinsi Jambi.

“Sebagian besar atlet yang tampil di Kudus juga merupakan peserta PON sebelumnya. Artinya, pembinaan kita berjalan dan berbuah hasil,” kata dia.

“Ke depan, pembinaan ini akan terus ditingkatkan menuju PON 2028 di NTB dan NTT,” tegasnya.

 Rincian Perolehan Medali Kontingen Jambi di PON Bela Diri 2025

  • Wushu (1 emas, 2 perak, 4 perunggu)

    • Emas: Candika & Maulana Ahmad (duilian putra)

    • Perak: Anastasya Astuti & Kenya Fatharah Arsy (duilian putri), Risky Rama Desriani (sanda putri 48 kg)

    • Perunggu: Candika Nugraha, Anastasya Astuti, Dewi Erviani, Candika (jianshu putra)

  • Taekwondo (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: M. Wijaya Hamzah (under 75 kg putra)

    • Perunggu: Marcellino Wira Utama (under 68 kg putra)

  • Judo (2 perak)

    • Perak: Leovi Awtatia Santri (63–70 kg), Silvia Wulandari (70–78 kg)

  • Gulat (3 perunggu)

    • Perunggu: Adelia Azzahra (50 kg), Ayu Wulandari (53 kg), Eva Aulia Putri (62 kg)

  • Tarung Derajat (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: Gilang Desprianto (75,1–80 kg putra)

    • Perunggu: Rahma Tia (45–50 kg putri)

  • Pencak Silat (1 perak)

    • Perak: Andhini Ayu Puspita Dewi (kelas D 60–65 kg putri)

  • Karate (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: Novisa Inri Salin (kata perorangan putri)

    • Perunggu: Ahmad Wahidin Syaputra (kata perorangan putra). (*)




Truk PLN Terbalik di Bukit Tengah Kerinci, 7 Luka-Luka Akibat Rem Blong

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur dua Bukit Tengah, Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, pada Minggu (26/10/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebuah truk dinas vendor KHS PT PLN UP3 Jambi jenis Mitsubishi Canter bernomor polisi BH 8904 ML terguling setelah mengalami rem blong di jalan menurun.

Akibat kecelakaan, tujuh orang mengalami luka-luka, termasuk pengemudi. Para korban segera dievakuasi ke Puskesmas Siulak Gedang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana melalui Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kendaraan dinas vendor KHS PLN yang dikemudikan Irwanto mengalami rem blong di jalan menurun hingga terbalik. Tidak ada korban jiwa, namun tujuh orang mengalami luka ringan,” ujar IPTU Into Sujarwo.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), truk berwarna putih tersebut melaju dari arah Kantor Satpol PP Bukit Tengah menuju Simpang Empat Tugu PKK.

Saat menuruni jalan di Desa Mukai Tinggi, rem kendaraan mengalami gangguan.

Pengemudi sempat mencoba menarik rem tangan, namun gagal, sehingga truk keluar jalur dan terbalik di sisi jalan, menimbulkan kerusakan parah pada kendaraan serta luka pada seluruh penumpang.

Korban yang berada di dalam truk adalah Danil (42), Syahrul (23), Edi (20), Dedi (35), Faisal (29), dan Fadillah (55).

Semua merupakan rekan kerja dari perusahaan yang sama, mengalami luka-luka di kepala dan tubuh akibat benturan.

Menurut IPTU Into Sujarwo, kondisi jalan di lokasi beraspal mulus, menurun tajam, lebar sekitar 6 meter, dengan marka jalan putih tidak terputus, dan tanpa rambu peringatan di titik penurunan.

Cuaca saat kejadian cerah, kawasan merupakan permukiman warga.

Faktor utama kecelakaan dipastikan rem blong. Pengemudi memiliki SIM B1 dan sedang membawa rekan kerja dalam perjalanan dinas.

Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 50 juta. Unit Laka Sat Lantas Polres Kerinci telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan melaporkan hasil awal kepada pimpinan.(*)




Pemerintah Buka Jalan Umrah Mandiri, Simak Cara Daftar dan Estimasi Biaya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah resmi melegalkan perjalanan umrah mandiri melalui Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU PIHU) Nomor 14 Tahun 2025.

Dengan kebijakan ini, masyarakat bisa menunaikan ibadah umrah tanpa melalui penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), sebelumnya menjadi satu-satunya jalur resmi.

Anggota Komisi VII DPR Selly Andriany Gantina menegaskan, legalisasi umrah mandiri menyesuaikan kebijakan baru pemerintah Arab Saudi.

Ini kata dia, sekaligus memberi pilihan bagi calon jemaah untuk lebih fleksibel dalam merencanakan perjalanan.

Ia juga membantah kebijakan ini melemahkan peran PPIU, yang sebelumnya dikritik oleh Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI).

Syarat Umrah Mandiri

Bagi calon jemaah umrah mandiri, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sesuai Pasal 87A UU Nomor 14 Tahun 2025:

  1. Paspor berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan.

  2. Visa umrah resmi dari otoritas Arab Saudi.

  3. Surat keterangan sehat dan sertifikat vaksin sesuai aturan Arab Saudi.

  4. Bukti pemesanan tiket pulang-pergi dan akomodasi selama di Tanah Suci.

  5. Pelaporan keberangkatan ke Kemenag melalui sistem daring terintegrasi.

Perkiraan Biaya Umrah Mandiri

Biaya umrah mandiri bervariasi tergantung akomodasi dan fasilitas yang dipilih:

  • Paspor dan visa: ±Rp3,5 juta

  • Tiket pesawat sekali jalan: ±Rp8 juta, pulang-pergi ±Rp16 juta

  • Hotel per malam di Mekkah dan Madinah: ±Rp500 ribu (contoh 5 malam = Rp2,5 juta)

  • Transportasi di Arab Saudi: ±Rp300 ribu

  • Konsumsi: ±Rp3 juta

Total estimasi biaya perjalanan umrah mandiri sekitar Rp28 juta.

Calon jemaah bisa mendaftar melalui layanan resmi Nusuk Umrah di laman https://umrah.nusuk.sa:

  • Masuk ke situs https://umrah.nusuk.sa
  • Buat akun dan pilih paket yang diinginkan
  • Pesat paket Anda
  • Lalu, penerbitan visa