Langkah Tegas Wali Kota Jambi! Lawan Geng Motor Anak Remaja dengan Cara Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana memanggil seluruh unsur Forkompimda Kota Jambi untuk membahas langkah strategis dalam menangani aksi geng motor yang semakin meresahkan masyarakat.

Pertemuan tersebut diadakan guna merumuskan kebijakan tegas, termasuk penerapan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun.

Kebijakan ini akan tertuang dalam Instruksi Wali Kota Jambi Nomor 02 Tahun 2025 yang segera ditandatangani dan diberlakukan secara resmi.

Wali Kota Maulana menegaskan, aktivitas geng motor yang melibatkan anak-anak dan remaja telah mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan warga.

Data Pemkot Jambi menunjukkan selama 2021 hingga 2024 terdapat 282 kasus terkait geng motor, dengan 63 kasus melibatkan anak usia 13-17 tahun.

“Jika sudah meresahkan, kita tidak boleh bersikap lunak. Kami memiliki landasan hukum untuk bertindak tegas.,” tegas Maulana.

“Jangan sampai geng motor merasa mereka lebih berkuasa daripada negara,” tegas Maulana, Selasa (14/10).

Mayoritas anak-anak yang terlibat berusia 15 hingga 17 tahun, berasal dari berbagai sekolah menengah dan juga sejumlah anak yang tidak bersekolah.(*)




Gara-gara Cemburu! Yasmin Langsung Habisi Tuhono di Pasar Angso Duo Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peristiwa berdarah menggemparkan Pasar Angso Duo Kota Jambi pada Selasa pagi (14/10/2025).

Sekitar pukul 05.30 WIB, seorang pria bernama Tuhono (44) tewas ditikam di depan Masjid Al-Ikhlas, Jalan Sultan Thaha, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin.

Korban yang berasal dari Tanjung Hilir, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, mengalami luka tusukan dalam sebuah perkelahian dengan pelaku Yasmin.

Peristiwa tragis itu terjadi di area blok ikan pasar.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, melalui Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung, memastikan pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani proses penyidikan.

“Pelaku sudah kami amankan dan proses penyidikan masih berjalan,” kata Kompol Hendra.

Motif pembunuhan diduga kuat karena rasa cemburu, sesuai pengakuan istri pelaku yang menyatakan Yasmin menikam korban karena perasaan tersebut.

“Motif ini masih didalami oleh penyidik,” tambahnya.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius.

Polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi serta menangkap pelaku.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat Pasar Angso Duo yang biasa dikenal sebagai pusat perdagangan dan aktivitas warga Jambi.(*)




Ada Masalah Barcode dan Antrean di SPBU Kota Jambi, Ini Respons Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mengevaluasi efektivitas pembatasan pembelian BBM jenis solar subsidi.

Dalam evaluasi terbaru, ditemukan sejumlah permasalahan yang menghambat distribusi solar subsidi agar tepat sasaran.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan bahwa masih terdapat penyalahgunaan barcode MyPertamina, baik dari sisi operator SPBU maupun pengemudi kendaraan.

“Masih ditemukan perbedaan antara nomor polisi dan STNK kendaraan pengguna barcode. Selain itu, beberapa operator tidak konsisten menjalankan sistem. Ini akan kami tindaklanjuti dengan langkah korektif,” tegas Wali Kota Maulana, Selasa (14/10).

Adapun masalah yang ditemukan di lapangan yakni, antrean kendaraan berat saat jam sibuk karena terbatasnya SPBU dengan nozzle solar.

Selanjutnya, penyalahgunaan barcode oleh sopir dan operator SPBU hingga pengawasan belum optimal, dipicu kekurangan personel pengawas.

“Sosialisasi belum menyeluruh, karena masih banyak pengusaha SPBU belum memahami Surat Edaran,” jelas Maulana.

Langkah tindak lanjut dari Pemkot Jambi yakni, melakukan penguatan pengawasan SPBU, termasuk patroli rutin dan penempatan petugas di titik padat.

Kemudian optimalisasi sistem barcode, melalui verifikasi ulang data dan pemblokiran barcode bermasalah.

“Termasuk koordinasi antarlembaga, lewat monitoring bersama dan grup koordinasi cepat,” kata Maulana.

Kemudian penerapan sanksi tegas, seperti teguran tertulis, pembekuan izin SPBU, dan penindakan kendaraan pelanggar.

“serta Sosialisasi masif, melalui pertemuan rutin, leaflet, dan media informasi visual lainnya,” sebutnya.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa seluruh langkah ini bertujuan agar subsidi BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran distribusi di Kota Jambi.(*)




Evaluasi Pembatasan Solar Subsidi Kota Jambi, Walikota Jambi: Lalu Lintas Lancar, Antrean Berkurang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan evaluasi atas penerapan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Hasilnya, kebijakan tersebut dinilai efektif mengurai kemacetan dan menekan antrean kendaraan berat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan perbaikan signifikan dalam kelancaran arus lalu lintas.

“Dari 19 titik SPBU yang dipantau di wilayah Kota Jambi, lalu lintas terpantau lancar dan antrean kendaraan berat menurun drastis, terutama dengan pengawasan yang lebih ketat,” kata Wali Kota Maulana, Selasa (14/10).

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan roda enam ke SPBU di luar wilayah kota.

Hal ini dilakukan untuk mendistribusikan beban secara lebih merata dan menghindari penumpukan kendaraan di jalan-jalan utama Kota Jambi.

Hasil evaluasi pembatasan BBM subsidi Solar memberikan kelancaran arus lalu lintas meningkat. Selain itu, antrean kendaraan berat menurun.

“Distribusi solar lebih tertib, pengawasan SPBU diperkuat, kendaraan berat diarahkan ke SPBU luar kota,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi berkomitmen melanjutkan kebijakan ini dengan penyesuaian tambahan, termasuk peningkatan pengawasan, optimalisasi penggunaan barcode MyPertamina, dan koordinasi antarinstansi untuk memastikan subsidi tepat sasaran.(*)




Pemkot Jambi dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Program Bahagia, 99,7% Warga Sudah Tercover


JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warganya, khususnya masyarakat kurang mampu.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan yang digelar untuk meninjau pelaksanaan Program Bahagia, serta menyusun rencana kerja ke depan.

Rapat yang juga membahas nota kesepakatan dan rencana kerja Penyelenggaraan Program Berkelanjutan Universal Benefit Protection (PBPUBP) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM, jajaran Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa 99,7% warga Kota Jambi telah tercover program jaminan kesehatan, dengan tingkat keaktifan kepesertaan mencapai 80,67%.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa, pencapaian ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Jambi dalam menjamin hak dasar kesehatan bagi seluruh warga, terutama yang tergolong tidak mampu.

“Melalui Program Bahagia, prinsip kami adalah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan. Saat ini cakupan kepesertaan sudah mencapai 99,7% dan akan terus kami tingkatkan, termasuk dari sisi keaktifan,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, Pemkot Jambi bersama BPJS Kesehatan sedang menyusun langkah strategis untuk tahun 2026, guna menyempurnakan pelaksanaan program dan memperluas jangkauan pelayanan.

“Kami sedang menyusun dan merencanakan skema untuk tahun depan. Intinya,” kata dia.

“Seluruh warga kurang mampu harus tercover melalui BPJS Kesehatan, agar mereka dapat menerima layanan kesehatan yang layak dan merata,” tegasnya.

Program Bahagia merupakan salah satu program unggulan Pemkot Jambi yang mengintegrasikan layanan dasar, termasuk jaminan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Diharapkan, lewat sinergi berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan, kehadiran negara melalui pemerintah daerah benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Pemkot Jambi-Baznas RI Kolaborasi Bangun Z Corner, Dorong UMKM Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pembangunan Z Corner, yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Jambi, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mendampingi langsung tim Baznas RI melakukan survei lapangan pembangunan Z Corner di Taman Remaja Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas dukungan Baznas RI terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Jambi.

Ia menyebut, keberadaan Z Corner nantinya akan menjadi wadah baru bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang.

“Pembangunan Z Corner ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara Pemkot Jambi dan Baznas RI dalam memberdayakan pelaku UMKM,” kata dia.

“Kami berharap, ini bisa menjadi stimulan yang mempercepat perputaran ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha pemula,” ujar Maulana.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad yang turut hadir dalam peninjauan lokasi, menegaskan bahwa pembangunan Z Corner merupakan bagian dari program Baznas dalam mendistribusikan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi.

“Z Corner bukan hanya tempat berjualan, tapi juga ruang kreasi, edukasi, dan promosi bagi UMKM binaan,” sebutnya.

“Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk kemaslahatan umat, terutama dalam penguatan ekonomi umat,” ungkapnya.

Z Corner direncanakan menjadi pusat kegiatan wirausaha muda dan pelaku UMKM yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti kios, area pelatihan, serta ruang komunitas.

Dengan langkah ini, Pemkot Jambi dan Baznas RI berharap bisa menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.(*)




Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya memperkuat peran tempat ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menyalurkan Bantuan Penunjang Operasional (BPO) kepada sejumlah masjid dan musala di Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Kerja Wali Kota Jambi dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari enam tempat ibadah, yang terdiri dari 3 masjid dan 3 musala.

Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 25 juta, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dan peningkatan sarana prasarana rumah ibadah.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan finansial, tapi bentuk komitmen kami untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan peran sosial keagamaan,” ujar Maulana.

Baca juga:  Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Maulana menjelaskan, program bantuan ini muncul dari hasil kunjungan rutin yang ia lakukan ke masjid dan musala di berbagai penjuru kota.

Melalui kegiatan Salat Subuh Keliling, Magrib Berjamaah, hingga khutbah Jumat, ia menyaksikan langsung kondisi tempat ibadah dan kebutuhan jamaah.

“Bantuan ini disalurkan secara merata, walau tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan manfaat bagi para jamaah, terutama dalam menunjang kenyamanan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masjid dan musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Oleh karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia, yang menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Langkah ini adalah bagian nyata dari pembangunan yang seimbang. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan karakter, spiritualitas, dan sosial masyarakat,” tutup Maulana.(*)




Meriah! Yamaha Sabang Raya Gelar HUT ke-30, Warga Jambi Nikmati Servis Gratis dan Hadiah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Sabang Raya Jambi, salah satu dealer sepeda motor Yamaha terbesar di Provinsi Jambi, merayakan hari jadinya yang ke-30 dengan menggelar berbagai acara meriah dan penuh antusiasme masyarakat.

Acara puncak perayaan dilaksanakan pada Minggu pagi, 12 Oktober 2025, dimulai sejak pukul 06.00 WIB, di area Tugu Keris, Kawasan Kotabaru.

Lebih dari 800 warga Jambi turut serta dalam jalan santai bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah menarik serta layanan servis motor gratis untuk seluruh pemilik sepeda motor Yamaha yang hadir.

“Senang banget bisa jadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-30 Sabang Raya. Acaranya meriah, hadiahnya banyak, dan servis motornya gratis pula,” ujar Helen, salah satu peserta jalan santai.

Baca juga:  Meriah! Yamaha Sabang Raya Gelar HUT ke-30, Warga Jambi Nikmati Servis Gratis dan Hadiah

Baca juga:  Desain Stylish dan Teknologi Hybrid, Yamaha Fazzio Kuasai Pasar Anak Muda di Jambi

Perayaan ini juga dimeriahkan dengan pameran motor Yamaha terbaru, promo diskon spesial, serta penampilan band lokal Nulate yang menutup rangkaian kegiatan hingga malam hari, tepat pukul 22.00 WIB.

General Manager Yamaha Sabang Raya Jambi, Bapak Dano, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan tim kerja atas kepercayaan yang telah diberikan selama tiga dekade terakhir.

“Selama 30 tahun, Yamaha Sabang Raya telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Jambi. Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan produk terbaik, layanan profesional, dan dukungan purna jual yang unggul,” ungkapnya.

Sebagai salah satu dealer terbesar di wilayah ini, Yamaha Sabang Raya Jambi memiliki jaringan layanan luas yang menjangkau berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Baca juga:  Dukung Mobilitas Ramah Lingkungan, Yamaha Kembangkan Motor Listrik Swap Battery

Baca juga:  Aneka Keunggulan Y-Connect pada MAXi Yamaha, Navigasi Canggih hingga Notifikasi Malfungsi

Kiprah mereka tidak hanya memperluas penetrasi pasar Yamaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembukaan lapangan kerja serta peningkatan layanan transportasi masyarakat.(*)




Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan ‘Groundbreaking’ November

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mewujudkan visi Kota Tangguh yang bersih, aman, harmonis, dan inovatif.

Di bawah kepemimpinan Maulana‑Diza, tahap awal pembangunan kolam retensi sebagai solusi banjir kini dimulai di kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

Senin siang (13/10/2025), Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., bersama pejabat dari Kantor Pertanahan Kota Jambi memulai pengukuran tanah milik masyarakat terdampak.

Proses ini menjadi tahap awal pembebasan lahan untuk kolam retensi di sepanjang sistem Asam, yang akan menampung air dan mencegah genangan.

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Baca juga:  Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

“Alhamdulillah hari ini perdana kita melakukan pengukurannya, dan sejauh ini dukungan masyarakat sangat baik,” ujar Maulana.

“Kami berharap dukungan terus mengalir karena mimpi kita bersama adalah Kota Jambi bebas banjir,” tambahnya.

Dari total area sekitar 9,1 hektar, terdapat 51 sertifikat yang harus dihitung dan diberikan kompensasi, terdiri dari 15 rumah dan sisanya lahan kosong.

Tim pengukuran yang melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Perumahan & Permukiman, BPN, dan KJPP akan memvalidasi data lahan tersebut.

Baca juga:  Skutik Adventure Honda ADV160 Resmi Mengaspal di Jambi, Usung Teknologi Honda RoadSync

Baca juga:  Wali Kota Jambi Hadiri Rakornas TPAKD 2025: Komitmen Perkuat Akses Keuangan Daerah

Maulana menjelaskan bahwa proses kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat sejauh ini berjalan lancar tanpa resistensi besar.

Dia berharap tidak muncul gejolak sosial selama proses pengukuran dan pembebasan lahan.

Soal pendanaan, proyek kolam retensi ini telah mendapatkan anggaran sekitar Rp 75 miliar yang dihimpun dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Untuk pembiayaan operasional, ia menyatakan bahwa pihak Balai telah menyiapkannya.

Ke depan, Wali Kota menargetkan groundbreaking proyek mulai November dengan kecepatan pengerjaan tinggi, mengingat musim hujan akan segera tiba.

Kawasan sepanjang sistem Asam yang selama ini rawan banjir menjadi fokus utama penanganan.

Dia berharap kolam retensi ini bukan hanya sebagai upaya teknis terhadap banjir, melainkan juga menjadi ruang ekonomi baru bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, sehingga pembangunan membawa manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.(*)




Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua PAUD Kota Jambi, dr Nadiyah Maulana, menegaskan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan dalam pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, anak-anak PAUD tidak boleh dibebani sistem pembelajaran yang terlalu kaku dan menekan.

Pernyataan ini disampaikan dr Nadia saat menghadiri kegiatan peningkatan mutu layanan PAUD, Senin (13/10/2025).

Ia mengingatkan bahwa semangat anak-anak dalam belajar sangat bergantung pada pendekatan yang digunakan oleh para pendidik dan lembaga PAUD.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Buka Workshop PAUD dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

Baca juga:  Bunda PAUD Kota Jambi: STEM Harus Diajarkan dengan Cara Menyenangkan Sejak Usia Dini

“Kalau anak-anak PAUD sudah tidak semangat lagi, nanti pejuang-pejuang swasta yang menjalankan PAUD juga akan menurun. Ini yang harus kita jaga,” ujar dr Nadiyah.

Ia juga menyinggung bahwa, sering kali orang tua merasa stres karena anaknya tertekan dengan sistem belajar yang terlalu berat di usia dini.

Padahal, lanjutnya, pendidikan PAUD seharusnya menjadi fase pengenalan belajar yang menyenangkan, bukan beban.

“Banyak orang tua bilang, anaknya bisa baca di PAUD tapi caranya menyenangkan. Tapi saat ikut bimbel atau sistem drill, pulang-pulang anaknya kusut dan menangis. Itu yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Baca juga:  Ratusan Siswa PAUD dan SD Ikuti Lomba Mewarnai, LAM Gelar Kegiatan Spesial Peringati Hari Anak 2025

Baca juga:  Nadiyah Maulana : PKK dan Bunda PAUD Ujung Tombak Ciptakan Generasi Tangguh

dr Nadiyah mengajak seluruh penyelenggara PAUD, khususnya swasta, untuk bersama-sama mencari cara inovatif agar proses belajar tetap berkualitas namun tidak menghilangkan unsur keceriaan anak-anak.

“Ini tantangan bagi kita semua, terutama para ibu dan penyelenggara PAUD. Kita harus terus berupaya agar anak tetap belajar dengan senang. Pemerintah belum bisa hadir 100 persen, jadi kita sebagai pejuang PAUD swasta harus terus semangat,” tutupnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengejar capaian akademik.

Namun bagaimana anak dapat tumbuh dengan karakter, kebahagiaan, dan semangat belajar yang positif sejak dini.(*)