Timnas Indonesia U-22 Hadapi Mali U-22: Uji Coba Berat Jelang SEA Games 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia U-22 mendapat tantangan berat dari Timnas Mali U-22 dalam dua laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor.

Mali bukan sekadar tim muda, tetapi skuad bertalenta dengan mayoritas pemain yang berkarier di kompetisi Eropa.

Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk mengukur perkembangan pemain muda Indonesia jelang agenda internasional.

Skuad Mali datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Mereka membawa sejumlah pemain yang tampil reguler di liga-liga kompetitif Eropa, termasuk gelandang Manchester United, Sekou Kone.

Namun, pelatih Mali U-22, Fousseni Diawara, menegaskan bahwa fokus utama timnya bukan sekadar mengandalkan pemain bintang, melainkan membangun fondasi kolektif yang solid untuk masa depan.

Dua pertandingan pada Sabtu (15/11/2025) dan tiga hari setelahnya akan menjadi ruang eksperimen bagi kedua tim.

Indonesia U-22 ingin memaksimalkan keuntungan tampil di kandang sebagai persiapan menuju SEA Games 2025/

Sedangkan Mali U-22 membawa misi jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Kedatangan Mali U-22 ke Indonesia bukan hanya untuk unjuk kualitas individu pemain. Pelatih Diawara menegaskan bahwa timnya mengutamakan pembentukan karakter dan identitas bermain.

“Ada pemain kami yang bermain untuk Manchester United dan kapten yang bermain di Brest,” kata dia.

“Namun fokus kami adalah menciptakan kelompok dengan identitas kolektif yang kuat,” ujar Diawara dalam konferensi pers di Jakarta.

Diawara melihat dua laga uji coba ini sebagai bagian dari proses panjang untuk melahirkan generasi baru sepak bola Mali yang mampu bersaing di level global.

“Tujuannya adalah membangun tim U-23 yang kuat dan mendorong kemajuan generasi baru,” tegasnya.

Dengan materi pemain yang ditempa di Eropa, Mali U-22 disiapkan menjadi fondasi tim U-23 yang akan mengejar tiket Olimpiade 2028.

Meski demikian, Diawara tetap menekankan pentingnya kekuatan mental dan kekompakan tim sebagai kunci keberhasilan masa depan mereka.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Bertemu Goh Chok Tong, Bahas Pembangunan dan Investasi Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., melakukan pertemuan penting dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Mr Goh Chok Tong, dalam rangka menjajaki kerja sama strategis di bidang pembangunan dan pengembangan kota berkelanjutan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Singapura pada awal pekan ini dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta tokoh ekonomi dari kedua pihak.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai potensi serta arah pembangunan yang tengah dan akan dijalankan di Kota Jambi.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan infrastruktur hijau, transformasi digital pelayanan publik, serta peningkatan daya saing ekonomi lokal melalui kemitraan internasional.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kota Jambi untuk membuka diri terhadap peluang kerja sama global, khususnya dengan negara-negara yang telah maju dalam tata kelola kota modern dan berkelanjutan seperti Singapura,” ujar Maulana usai pertemuan.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menjadikan Jambi sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga nyaman, ramah lingkungan, dan inklusif.

Sementara itu, Mr Goh Chok Tong menyampaikan apresiasinya terhadap langkah progresif yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam membangun tata kelola perkotaan yang modern.

Ia menilai bahwa, semangat dan visi kepemimpinan yang ditunjukkan Wali Kota Maulana merupakan modal penting untuk mendorong kemajuan daerah.

“Saya melihat potensi besar di Jambi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun arah kebijakannya. Dengan kolaborasi dan strategi yang tepat, Jambi bisa menjadi model kota berkembang yang berorientasi pada masa depan,” kata Mr Goh.

Pertemuan ini juga membahas peluang investasi di berbagai sektor hingga pengembangan kawasan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Jambi berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Maulana menegaskan, pihaknya akan terus memperluas jaringan kerja sama internasional untuk mempercepat kemajuan daerah.

“Kita ingin Kota Jambi menjadi bagian dari jaringan kota dunia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada kearifan lokal,” tuturnya.

Pertemuan tersebut menandai langkah baru dalam diplomasi pembangunan daerah.

Sekaligus menunjukkan komitmen Wali Kota Jambi untuk menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas negara demi kesejahteraan warga.(*)




Kemendagri Apresiasi Kota Jambi, Atas Upaya Cegah dan Tangani Stunting 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kota Jambi menerima penghargaan Kota Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wihaji, disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Auditorium Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus memperkuat langkah bersama dalam menyiapkan generasi Kota Jambi yang sehat dan berkualitas,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Maulana membuka kegiatan Konsolidasi Tim Pengendalian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kota Jambi Tahun 2025, di Aula Bappeda Kota Jambi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, camat se-Kota Jambi, serta para relawan Genting.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka stunting.

Ketua Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang melibatkan ASN, dunia usaha, dan masyarakat.

“Gerakan ini merupakan wujud gotong royong sosial untuk membantu keluarga berisiko stunting,” jelas Mulyadi.

Ia menambahkan, program Genting dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2025, dari target 1.474 sasaran, jumlah penerima bantuan telah mencapai 2.172 sasaran, melampaui target yang ditetapkan.

Maulana, menegaskan bahwa Gerakan Genting merupakan simbol gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Bantuan untuk keluarga berisiko stunting berisi beras premium, telur, dan susu, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, tentunya dengan bukti yang valid,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, sebanyak 301 ibu hamil (5,62%) mengalami kekurangan energi kronis dan 9,72% menderita anemia.

Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, sebanyak 1.470 penerima manfaat telah mendapatkan bantuan gizi.

Dia menambahkan, program Genting akan diperluas ke organisasi kepemudaan dan organisasi wanita agar dampaknya lebih luas.

“Langkah pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan agar ibu dan bayi lahir sehat, menciptakan generasi unggul bagi masa depan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Ikuti Program Kepemimpinan Lemhannas di National University of Singapore

SINGAPURA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menjadi salah satu peserta program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di National University of Singapore (NUS), Rabu (12/11/2025).

Program KPPD ini bertujuan memperkuat kapasitas dan wawasan strategis para kepala daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta tantangan global di era modern.

Selama di NUS, para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai pakar internasional mengenai kepemimpinan adaptif, transformasi digital, tata kelola perkotaan berkelanjutan, hingga kerja sama regional di Asia Tenggara.

Dalam salah satu sesi, Profesor Lim Siong Guan menekankan pentingnya pemerintahan yang mampu belajar dari masa lalu, beradaptasi dengan kondisi masa kini, dan mempersiapkan masa depan.

“Menjalankan negara tidak sama dengan menjalankan perusahaan. Pemerintah harus peduli terhadap semua warga, bukan hanya mereka yang berprestasi,” ujar Lim di hadapan peserta.

Program ini juga menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk memperluas jejaring dan berbagi pengalaman dengan sesama peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Maulana mengatakan, pengalaman belajar di NUS menjadi bekal penting untuk memperkuat kebijakan pembangunan berbasis inovasi dan kolaborasi.

“Banyak hal yang bisa diterapkan di daerah, terutama terkait tata kelola kota cerdas dan pelayanan publik yang efisien,” ungkapnya.

KPPD Angkatan II Tahun 2025 diikuti oleh 25 kepala daerah, terdiri atas 17 bupati dan 8 wali kota dari seluruh Indonesia.

Wali Kota Jambi menjadi salah satu dari peserta terpilih yang berkesempatan menimba pengalaman langsung di Singapura.

Selain mengikuti perkuliahan di Lee Kuan Yew School of Public Policy – NUS, peserta juga mempelajari praktik terbaik dalam bidang pendidikan, kesehatan, transportasi publik, dan manajemen lingkungan.

Program KPPD di NUS merupakan bagian dari upaya internasionalisasi Lemhannas RI untuk memperluas wawasan global para pemimpin daerah agar siap menghadapi tantangan geopolitik dan pembangunan masa depan.(*)




Ketua Komisi II DPRD: Kualitas Direksi Tirta Mayang Dipertanyakan Jika Tanpa Kriteria Teknis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Djokas Siburian, menyoroti proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang periode 2026–2031.

Ia menilai, pengumuman seleksi yang dirilis Pemerintah Kota Jambi melalui panitia seleksi belum memuat persyaratan khusus bagi calon peserta.

Melainkan hanya mencantumkan persyaratan umum sebagaimana diatur dalam ketentuan dasar.

Menurut Djokas, hal ini berpotensi memengaruhi kualitas calon direksi yang akan memimpin salah satu BUMD strategis di Kota Jambi tersebut.

“Kita menyayangkan jika tidak ada persyaratan khusus yang bisa menjadi pembeda. Ini menyangkut kompetensi dan kualitas calon direksi ke depan,” ujar Djokas, Rabu (12/11).

Politisi yang membidangi urusan ekonomi dan keuangan daerah itu menilai, seharusnya panitia seleksi menetapkan kriteria tambahan yang lebih spesifik dan relevan dengan bidang pengelolaan air minum.

Seperti pengalaman manajerial di sektor air bersih, kemampuan teknis operasional, hingga pemahaman tentang pelayanan publik berbasis BUMD.

“Direksi Tirta Mayang harus punya kapasitas yang jelas. Tidak cukup hanya berpengalaman lima tahun di bidang tata kelola perusahaan secara umum,” tegasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi berjudul “Seleksi Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi Periode Tahun 2026–2031”, panitia seleksi menetapkan sejumlah persyaratan umum.

Calon peserta wajib memiliki ijazah minimal S-1, pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang tata kelola perusahaan, serta berusia antara 35 hingga 55 tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, peserta juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dihukum karena tindak pidana yang merugikan keuangan negara, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Namun, dalam dokumen tersebut tidak ditemukan kriteria khusus yang mengarah pada keahlian teknis di bidang air minum, manajemen utilitas publik, atau rekam jejak kinerja di BUMD sejenis.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 10–18 November 2025, dengan hasilnya diumumkan pada 21 November 2025 melalui situs resmi Pemerintah Kota Jambi.

Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti uji psikologi, ujian tertulis keahlian, penyusunan dan presentasi rencana bisnis, serta wawancara dengan panitia seleksi pada 25–28 November 2025.

Hasil akhir seleksi akan diumumkan 2 Desember 2025, sebelum para calon mengikuti wawancara tahap akhir dengan Wali Kota Jambi.

Dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, bebas KKN, dan tidak dipungut biaya.

Djokas menegaskan, DPRD Kota Jambi melalui Komisi II akan memantau jalannya seleksi untuk memastikan proses berlangsung profesional dan menghasilkan figur yang kompeten.

“Perumda Tirta Mayang adalah aset penting bagi masyarakat. Kita ingin direksi terpilih nanti benar-benar punya visi pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi syarat administratif,” tandasnya.(*)




Sajiwa Feast 2025 Sukses di Jambi, Jadi Magnet Rezeki bagi UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gelaran Sajiwa Feast 2025 yang digelar di Ex Bandara Lama Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, pada 9 November 2025, sukses besar.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan musik bagi ribuan penikmat musik tanah air, terutama generasi Z, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

Acara yang dihadiri lebih dari 10.000 penonton ini menjadi salah satu konser penutup tahun paling meriah di Jambi.

Antusiasme tinggi terlihat sejak sore hari, ketika para pengunjung sudah memadati area konser untuk menyaksikan penampilan musisi papan atas seperti Nadin Amizah, Feast, Hindia, hingga Naykilla.

Sajiwa Feast 2025 dibuka oleh Nadin Amizah dengan lagu andalannya “Bertaut” yang langsung menghidupkan suasana malam.

Suara merdu dan lirik penuh makna membuat ribuan penonton larut dalam suasana hangat dan emosional.

Penampilan dilanjutkan oleh Feast dan Hindia, dua musisi yang dikenal dekat dengan generasi muda lewat karya reflektif dan penuh energi.

Lagu-lagu seperti “Peradaban”, “Evaluasi”, dan “Kita Kesana” menggema di udara, membuat euforia penonton mencapai puncak.

“Kami datang sejak sore karena memang menunggu Hindia tampil. Energinya luar biasa, penonton juga ramai banget,” ujar Bintang, salah satu penonton asal Kota Jambi.

Sebagai penutup, Naykilla, penyanyi muda yang viral lewat lagu “Garam dan Madu”, menutup malam penuh kenangan itu dengan penampilan penuh pesona.

Namun, kesuksesan Sajiwa Feast 2025 tak hanya di panggung hiburan.

Dari sisi ekonomi, acara ini juga menjadi magnet rezeki bagi pelaku UMKM yang membuka tenant di area festival.

Sebanyak 18 tenant kuliner dan minuman yang terlibat dalam acara ini mencatat total penjualan mencapai Rp169.210.000 selama penyelenggaraan berlangsung.

Seluruh stan terisi penuh (tenant full), dengan partisipasi sejumlah brand lokal di antaranya:

  1. Taichan Baba X Cimeltlicious

  2. Kedai Aak X Kopmil’O

  3. Teanol X Jajan Pangsit

  4. Vspace

  5. Sneak Snack X Sempol Ayam Mas Kocu

  6. Nyoklat Bar X Snack Hotbar

  7. Titik Koma

  8. Ayam Bakar Mertua X Cobek Panas Menantu

  9. Fufufafafud

  10. Mau Bakso X Talam Djadoel

  11. Storyforyummy

  12. Gerobakmie

  13. Delicious Chicken Steak X Mr. Gen-tong

  14. Pilona X Bean & Plate

  15. Warung Jajan Murce

  16. 17 Coffee

  17. Ayam Rempah by Arifah

  18. Chicken Crunchy Roll X Abuds Kebab

Gelaran ini menjadi bukti bahwa acara musik besar dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang ikut meramaikan festival.

“Penjualan sangat bagus, banyak pengunjung yang antre. Kami berharap tahun depan bisa ikut lagi,” ujar salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Dengan capaian tersebut, Sajiwa Feast 2025 diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jambi.(*)




Wawako Diza Hazra Ajukan Job Fair Inklusif, Pemkot Jambi Fokus Perluas Akses Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi meminta dukungan Komisi IX DPR RI untuk membantu penyelenggaraan job fair atau bursa kerja inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas, di tengah upaya efisiensi anggaran daerah.

Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam pertemuan bersama anggota Komisi IX DPR RI yang melakukan kunjungan kerja di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (10/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjaring masukan daerah terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

“Kami berharap Komisi IX dapat membantu dalam pembuatan dan pelaksanaan job fair inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas. Beberapa daerah sudah melaksanakannya dengan sukses dan mendapat respons positif,” ujar Diza.

Menurutnya, job fair inklusif menjadi langkah penting untuk memperluas akses lapangan kerja bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan dan difabel.

Diza juga menjelaskan bahwa Pemkot Jambi terus mengembangkan program Balai Kerja Tematik (Balikat) sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perdagangan dan jasa.

“Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam melimpah, sehingga penguatan SDM menjadi kunci pembangunan daerah,” jelasnya.

Program Balikat menyediakan berbagai pelatihan teknis, kewirausahaan, serta pelatihan soft skill yang dibutuhkan dunia kerja modern.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menilai langkah pemerintah daerah di Jambi sudah sejalan dengan kebijakan nasional peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi.

“Langkah ini positif untuk memperkuat daya saing tenaga kerja di daerah. Hasil kunjungan dan masukan dari Jambi akan kami bawa ke tingkat nasional sebagai bahan pembahasan regulasi ketenagakerjaan,” ujar Putih.

Melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan DPR RI, diharapkan pelaksanaan job fair inklusif di Jambi dapat terealisasi dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.(*)




Kampung Bahagia Wali Kota Jambi: RT 22 Kebun Handil Nikmati Manfaat Infrastruktur Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 22, Kelurahan Kebun Handil, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Jambi, Maulana, atas pelaksanaan program Kampung Bahagia, yang kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Program ini memfokuskan pembangunan infrastruktur lingkungan, termasuk pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala di wilayah RT 22.

Menurut perwakilan warga, kegiatan gotong royong yang digelar pagi ini dihadiri juga oleh Camat Kecamatan setempat, dan seluruh keluarga besar RT 22 menyampaikan apresiasi secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Jambi, Pak Maulana, karena telah mempercayakan RT 22 untuk melaksanakan kegiatan di Kampung Bahagia,” kata seorang perwakilan warga di RT 22.

“Pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala, kini telah dimulai dan hampir selesai. Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Wali Kota terhadap lingkungan kami,” ujar perwakilan warga RT 22.

Program Kampung Bahagia merupakan salah satu inisiatif Pemkot Jambi yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dengan program ini, warga tidak hanya mendapatkan fasilitas yang lebih baik.

 Tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan gotong royong untuk menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Keberhasilan pembangunan parit drainase di RT 22 diharapkan menjadi contoh implementasi program Kampung Bahagia di wilayah lain, sehingga kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga Kota Jambi semakin meningkat.(*)




MTsN 3 Kota Jambi dan SDN 77 Penerokan Kuasai Gelar Juara SMAC 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ajang Siginjai Marching Arts Competitions (SMAC) 2025 berlangsung semarak di GOR JPOK Universitas Jambi pada 8–9 November 2025.

Ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar, menengah, hingga umum beradu keterampilan dalam kompetisi marching band terbesar di Provinsi Jambi tersebut.

Tahun ini, MTsN 3 Kota Jambi dan SDN 77 Penerokan tampil dominan dengan menyapu bersih gelar utama.

MTsN 3 Kota Jambi berhasil meraih Juara Umum Senior, sedangkan SDN 77 Penerokan keluar sebagai Juara Umum Junior.

Kompetisi SMAC 2025 mempertandingkan berbagai kategori seperti Individual Pianika, Individual Percussion, Individual Colorguard, Stick Major Contest, Ensemble Pianika, Ensemble Colorguard Contest, Marching Arts Parade, dan Marching Arts Performance.

Di kategori Individual Pianika, Dzakira menjuarai klasemen junior dan Lusyna terbaik di klasemen senior.

Sementara di Individual Percussion, Ahmad meraih posisi pertama pada klasemen junior dan M. Yusuf unggul di klasemen senior.

Untuk kategori Colorguard, Dimaz Permana menjadi juara di klasemen junior dan Andhyto di klasemen senior.

Di Stick Major Contest, Askana meraih gelar di klasemen junior dan Restu Pratama menjadi juara senior.

Pada kategori Ensemble Pianika, SDN 253 Merangin tampil terbaik di klasemen junior dan MTsN 3 Kota Jambi unggul di klasemen senior.

Sementara untuk Ensemble Colorguard Contest, MI Darussalam Kota Jambi menjadi juara di klasemen junior dan MTsN 3 Kota Jambi kembali mendominasi di klasemen senior.

Kemeriahan semakin terasa pada kategori Marching Arts Parade yang menampilkan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.

SDN 77 Penerokan mendominasi Divisi Golden Junior, sedangkan MTsN 3 Kota Jambi unggul di Divisi Golden Senior.

Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan untuk MTsN 3 Kota Jambi sebagai peraih Best Ensemble Music dan Best General Effect, SDN 253 Merangin untuk Best Music Percussion, serta SDN 77 Penerokan untuk Best Uniform.

Kategori Juara Favorit diraih oleh SDN 146 Tanjung Jabung Barat (junior) dan SMP IT Nurul Ilmi 1 (senior).

Untuk kategori Eksebisi Senior Brass, tim Elhafidziyah Marching Brass tampil gemilang dan berhasil menyabet Juara Umum Eksebisi Senior Brass.

Ajang SMAC 2025 menjadi wadah bagi pelajar Jambi menyalurkan bakat seni, menumbuhkan disiplin, serta memperkuat kerja sama tim melalui dunia marching band dan drumband.(*)




Diza Hazra Buka Turnamen Mini Soccer KORPRI, Dorong Kebersamaan ASN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi menggelar Turnamen Mini Soccer KORPRI 2025 di Lapangan JMS, Selasa (2/11).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dan diikuti oleh 30 tim dari 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 November 2025.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KORPRI yang rutin digelar setiap tahun.

Ajang ini, katanya, tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat kolaborasi antarpegawai pemerintah.

“Sebelumnya kami sudah mengadakan turnamen bulu tangkis dan voli, dan kali ini mini soccer. Kegiatan ini penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat kolaborasi antar-OPD. Dengan kebersamaan, pelayanan publik dapat berjalan lebih baik,” ujar Diza.

Diza berharap kegiatan olahraga antar-OPD seperti ini dapat menumbuhkan semangat sportivitas, solidaritas, dan kejujuran di kalangan ASN.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk menciptakan aparatur yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini.

“Kami berterima kasih kepada panitia dan seluruh peserta. Semoga semuanya diberi kesehatan, tidak ada yang cedera, dan bisa kembali memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Turnamen Mini Soccer KORPRI 2025 ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat semangat kebersamaan serta menjaga kesehatan dan kekompakan ASN di era kerja yang dinamis.(*)