Lapas Muara Tebo Digerebek 117 Personel Gabungan, HP hingga Narkoba Jadi Sasaran

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo diperketat.

Sebanyak 117 personel gabungan diterjunkan dalam razia dan tes urine terhadap pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis  24 September 2026.

Kekuatan tersebut terdiri atas 55 personel Aparat Penegak Hukum (APH) dari luar Lapas Muara Tebo dan 62 petugas internal Lapas.

Dari unsur eksternal, 20 personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jambi dipimpin Wakil Komandan AKP Yusrizal Amri.

Kemudian 21 personel Polres Tebo dipimpin Kabag Ops Polres Tebo Jecky Arman Putra, enam personel BNNK Kabupaten Bungo, serta delapan personel Kodim 0416/Bungo Tebo.

Dengan dukungan personel lintas institusi tersebut, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap blok dan kamar hunian.

Kegiatan dipimpin langsung Kalapas Muara Tebo Mukhlisin Fardi. Petugas menyisir satu per satu kamar, mulai dari Blok A, Blok B, Blok C hingga kamar tahanan.

Razia menyasar potensi keberadaan handphone, narkoba, senjata tajam dan barang terlarang lainnya.

Pemeriksaan sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Razia kali ini berbeda dari pelaksanaan sebelumnya karena melibatkan dukungan puluhan personel dari berbagai institusi penegak hukum.

Mukhlisin mengatakan, pengerahan kekuatan gabungan dilakukan untuk memastikan pemeriksaan dapat berlangsung optimal.

Sekaligus memperkuat komitmen Lapas Muara Tebo terhadap program Zero Halinar, yakni upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

“Pelaksanaan razia ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga komitmen Zero Halinar. Dengan melibatkan kekuatan personel yang lebih besar, kami ingin memastikan seluruh blok dan kamar diperiksa secara optimal, tetap humanis, dan sesuai prosedur,” ujar Mukhlisin.

Menurutnya, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Wakil Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jambi, AKP Yusrizal Amri mengatakan keterlibatan personelnya merupakan bentuk dukungan terhadap pengamanan Lapas Muara Tebo.

“Kami hadir sebagai bentuk sinergi dengan Lapas Muara Tebo untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan di lingkungan Pemasyarakatan,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Kabag Ops Polres Tebo Jecky Arman Putra. Ia menilai koordinasi lintas aparat penting untuk memperkuat deteksi dini.

“Sinergi antar-APH sangat penting dalam kegiatan seperti ini. Kami siap mendukung upaya deteksi dini dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” ujarnya.

Keterlibatan Brimob, Polres Tebo, BNNK Bungo dan Kodim 0416/Bungo Tebo membuat operasi kali ini memiliki dukungan lintas institusi.

Selain pemeriksaan kamar hunian, kegiatan juga disertai tes urine terhadap pegawai dan WBP sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Melalui operasi gabungan tersebut, Lapas Muara Tebo menegaskan kembali komitmennya memperketat pengawasan sekaligus membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bebas dari Halinar.(*)




Pertamina Buka Layanan Avtur di Bungo, Penerbangan dan Angkutan Kargo Berpeluang Bertambah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, memasuki babak baru dalam pengembangan layanan penerbangan.

PT Pertamina Patra Niaga resmi memulai pelayanan Avtur perdana untuk penerbangan Batik Air di bandara tersebut.

Layanan ini menjadi bagian dari market trial Avtur di Bandara Muara Bungo.

Kehadirannya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bahan bakar pesawat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan konektivitas udara dan aktivitas ekonomi di Bungo serta wilayah sekitarnya.

Dengan tersedianya Avtur di bandara, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar langsung di Muara Bungo sesuai kebutuhan operasional.

Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi maskapai dalam mengatur penerbangan dari dan menuju Bungo.

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha menilai tersedianya layanan Avtur menjadi salah satu unsur pendukung bagi pengembangan penerbangan di Bandara Muara Bungo.

“Dengan tersedianya Avtur di Bungo, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar sesuai kebutuhan langsung di Bungo. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas penumpang maupun angkutan kargo serta mendorong layanan penerbangan yang semakin kompetitif,” ujar Syarif Fasha.

Syarif menyebut, Bandara Muara Bungo memiliki posisi strategis karena dapat menjadi akses transportasi udara bagi masyarakat dari sejumlah kabupaten dan kota di Jambi maupun wilayah di sekitarnya.

Karena itu, keberadaan fasilitas pendukung penerbangan seperti Avtur dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem transportasi udara di kawasan tersebut.

Ia berharap konektivitas penerbangan dari Bungo terus berkembang, termasuk rute menuju Jakarta maupun daerah lainnya.

“Terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung penyediaan Avtur untuk Bandara Muara Bungo. Kami berharap ke depan konektivitas penerbangan dari Bungo dapat semakin berkembang, baik menuju Jakarta maupun daerah lainnya,” katanya.

Potensi dampaknya tidak hanya menyangkut mobilitas penumpang.

Pengembangan konektivitas udara juga dapat berkaitan dengan pergerakan barang, aktivitas bisnis, pariwisata, hingga akses masyarakat terhadap pusat-pusat ekonomi di luar daerah.

Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso mengatakan dimulainya pelayanan Avtur merupakan hasil sinergi antara pemerintah, BUMN, maskapai, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik. Pertamina Patra Niaga hadir untuk memastikan kebutuhan energi penerbangan dapat dilayani dengan baik,” ujar Alimuddin.

Menurut dia, komitmen bersama tersebut diarahkan untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Bungo serta wilayah sekitarnya.

Pertamina Patra Niaga juga menyatakan komitmennya menjaga keandalan pasokan sekaligus kualitas pelayanan Avtur sesuai standar yang berlaku.

Market trial ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan layanan penerbangan di Bandara Muara Bungo.

Jika aktivitas penerbangan berkembang, keberadaan dukungan energi di bandara menjadi salah satu komponen penting untuk menunjang kebutuhan operasional maskapai.

Selain penumpang, pengembangan penerbangan juga membuka peluang bagi peningkatan mobilitas barang dan angkutan kargo.

Dalam jangka lebih luas, konektivitas tersebut berpotensi mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Bungo dan kawasan sekitarnya.

Untuk informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)




Air Sungai Batanghari Berpotensi Surut, Tirta Mayang Siapkan Mitigasi Gangguan Distribusi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Perumda Tirta Mayang Kota Jambi meminta pelanggan mulai mengantisipasi kemungkinan perubahan pasokan air selama musim kemarau.

Warga diminta menyiapkan persediaan air secukupnya dan mengurangi penggunaan air yang tidak diperlukan.

Imbauan tersebut dikeluarkan karena kondisi Sungai Batanghari sebagai salah satu sumber air baku dapat berubah selama kemarau.

Penurunan tinggi muka air sungai dan meningkatnya kekeruhan berpotensi mengganggu proses pengolahan hingga distribusi air kepada pelanggan.

Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto mengatakan penurunan muka air sungai terutama berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.

“Kondisi air baku di musim kemarau dapat mengalami penurunan tinggi muka air sungai, khususnya pada siang hingga sore hari. Di sisi lain, kekeruhan air baku juga dapat meningkat,” ujar Arianto.

Kondisi tersebut membuat sistem pengolahan dan distribusi harus beroperasi dengan kewaspadaan lebih tinggi.

Jika situasi di lapangan masuk kategori darurat, distribusi air kepada pelanggan berpotensi dikurangi bahkan dihentikan sementara.

Karena itu, Tirta Mayang meminta pelanggan tidak menunggu sampai terjadi gangguan untuk menyiapkan kebutuhan air sehari-hari.

Perumda Tirta Mayang menyatakan pemantauan terhadap sumber air baku dan sistem pengolahan terus dilakukan selama musim kemarau.

Direktur Teknik Perumda Tirta Mayang, Eri Suganda mengatakan, sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan untuk menjaga sistem tetap beroperasi di tengah perubahan kondisi air baku.

“Kami selalu melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai dan sistem pengolahan air agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan semaksimal mungkin,” kata Eri.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggunakan cooling jacket pada pompa intake.

Perangkat tersebut berfungsi membantu mencegah pompa mengalami overheat dalam kondisi operasional selama musim kemarau.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga peralatan utama agar tetap dapat beroperasi ketika kondisi sumber air mengalami perubahan.

Di tengah kondisi kemarau, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih juga mendapat perhatian pemerintah.

Hingga Kamis 24 September 2026, Tim Satgas Kemarau Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan 2,2 juta liter air bersih gratis kepada masyarakat.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang terdampak kemarau dan mengalami kendala memperoleh pasokan air bersih.

Menurut Arianto, distribusi bantuan air bersih menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan pihak terkait untuk merespons dampak kemarau yang dirasakan masyarakat.

Untuk mengantisipasi gangguan pelayanan, Tirta Mayang meminta masyarakat mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kondisi distribusi air.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih gratis maupun mengalami kendala pelayanan dapat menghubungi Call Center Bahagia 112.

Pengaduan juga dapat disampaikan melalui WhatsApp Pelanggan Tirta Mayang di nomor 0821-2121-9692 dan 0821-2121-9894.

Informasi mengenai perkembangan pelayanan dan kondisi distribusi air juga tersedia melalui kanal resmi Perumda Tirta Mayang, termasuk Instagram @perumdatirtamayang, Facebook Tirta Mayang, serta aplikasi SiMayang.

Tirta Mayang mengimbau pelanggan tetap menghemat penggunaan air dan menyediakan cadangan secukupnya selama musim kemarau.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi apabila kondisi air baku memburuk dan berdampak terhadap sistem distribusi.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp15.000, Cek Harga Semua Pecahan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat 25 September 2026.

Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp15.000 menjadi Rp2.590.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.605.000 per gram.

Perubahan harga tersebut terpantau pada laman resmi Logam Mulia pada Jumat pukul 09.09 WIB.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Harga buyback berada di level Rp2.415.000 per gram.

Dengan demikian, terdapat selisih antara harga jual emas Antam ukuran 1 gram dan harga buyback sebesar Rp175.000 per gram.

Harga emas Antam sendiri dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga yang tercantum di laman resmi Logam Mulia.

Selain ukuran 1 gram, harga emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pecahan. Berikut daftar harga dasarnya:

  • 0,5 gram: Rp1.345.000

  • 1 gram: Rp2.590.000

  • 2 gram: Rp5.120.000

  • 3 gram: Rp7.655.000

  • 5 gram: Rp12.725.000

  • 10 gram: Rp25.395.000

  • 25 gram: Rp63.362.000

  • 50 gram: Rp126.645.000

  • 100 gram: Rp253.212.000

  • 250 gram: Rp632.765.000

  • 500 gram: Rp1.265.320.000

  • 1.000 gram: Rp2.530.600.000

Selain memperhatikan harga jual, pembeli maupun pemilik emas perlu memperhitungkan ketentuan pajak dalam transaksi.

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi ketika proses buyback dilakukan.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi.

Dengan harga emas 1 gram berada di Rp2,59 juta pada pemantauan Jumat pagi, pergerakan harga emas Antam masih menjadi salah satu informasi penting bagi masyarakat yang hendak membeli maupun menjual kembali emas batangan.(*)




Peserta BPJS Ketenagakerjaan Jambi Bertambah 8.660 Orang, Program Kartu Bahagia Diperluas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Jambi menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2026.

Jumlah masyarakat yang mendapat perlindungan melalui Program Kartu Bahagia meningkat dari 7.080 orang pada 2025 menjadi 15.740 orang pada 2026.

Artinya, dalam satu tahun terjadi penambahan 8.660 peserta. Secara hitungan, jumlah peserta tersebut meningkat sekitar 122 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan itu menjadi salah satu perkembangan utama dalam pelaksanaan Program Kartu Bahagia yang dijalankan Pemerintah Kota Jambi bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi.

Perluasan kepesertaan tidak hanya menyasar pekerja rentan.

Pemerintah Kota Jambi juga memasukkan sejumlah kelompok yang menjalankan fungsi pelayanan masyarakat ke dalam skema perlindungan tersebut.

Data penambahan peserta pada 2026 terdiri atas 1.000 pekerja rentan, 1.860 petugas keagamaan, 1.650 sekretaris RT, 1.000 petugas OPBM, serta 3.150 petugas rumah ibadah.

Dengan tambahan 8.660 peserta tersebut, cakupan perlindungan melalui Program Kartu Bahagia kini mencapai 15.740 orang.

Kenaikan jumlah peserta menjadi perhatian karena perluasan dilakukan dalam waktu satu tahun.

Pada 2025, jumlah peserta yang memperoleh perlindungan melalui program tersebut masih berada di angka 7.080 orang.

Setahun kemudian, jumlahnya telah mencapai 15.740 orang.

Pemerintah Kota Jambi menyebut perluasan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat yang menghadapi risiko dalam aktivitas pekerjaan maupun pelayanan di lingkungan masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan.

Menurutnya, ketua RT, petugas keagamaan, petugas rumah ibadah, pekerja rentan, hingga kelompok pelayanan masyarakat memiliki aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi bagian penting dari program pemerintah.

“Program Kartu Bahagia hadir untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. Ketika terjadi risiko seperti meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan manfaat perlindungan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi,” ujar Maulana.

Perluasan kepesertaan tersebut juga terlihat manfaatnya dalam kasus almarhum Ahmadi, Ketua RT di Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi.

Ahmadi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Kartu Bahagia. Setelah meninggal dunia, ahli warisnya menerima santunan program Jaminan Kematian (JKM).

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Maulana didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha di kediaman keluarga ahli waris, Kamis 24 September 2026.

Anak almarhum Ahmadi menerima santunan tersebut sebagai ahli waris.

Penyerahan ini menjadi salah satu contoh manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ketika risiko kematian terjadi pada peserta yang telah mendapatkan perlindungan melalui program pemerintah daerah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian mengatakan santunan JKM merupakan salah satu manfaat yang diberikan kepada ahli waris peserta sesuai ketentuan program.

Ia menilai kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi menjadi bagian penting dalam memperluas perlindungan jaminan sosial, terutama kepada pekerja dan kelompok masyarakat yang belum seluruhnya terlindungi.

“Jaminan sosial ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan ketika pekerja maupun peserta menghadapi risiko. Santunan yang diterima ahli waris diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan memberikan kepastian manfaat dari program yang telah diikuti,” kata Hendra.

Menurut Hendra, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan, termasuk bagi pekerja informal dan masyarakat yang menjalankan aktivitas pelayanan publik.

Dengan penambahan 8.660 peserta pada 2026, Program Kartu Bahagia kini mencakup 15.740 masyarakat di Kota Jambi.

Angka tersebut menjadi indikator perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi bersama BPJS Ketenagakerjaan.(*)




Ketua RT di Jambi Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan JKM dari Program Kartu Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program perlindungan pekerja yang dijalankan Pemerintah Kota Jambi bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan manfaatnya. Keluarga almarhum Ahmadi, Ketua RT di Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Palmerah, menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) setelah almarhum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Kartu Bahagia.

Santunan diserahkan secara simbolis di kediaman keluarga ahli waris, Kamis 24 September 2026.

Penyerahan dilakukan Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Jambi.

Anak almarhum Ahmadi menerima langsung santunan tersebut sebagai ahli waris.

Kasus ini sekal satu ketua RT yang kepesertaannya didaftarkan melalui Program Kartu Bahagia.

Program tersebut menjadi salah satu skema Pemerintah Kota Jambi untukigus memperlihatkan bagaimana kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai melalui program pemerintah daerah memberikan perlindungan ketika peserta menghadapi risiko kematian.

Ahmadi merupakan salah satu ketua RT yang kepesertaannya didaftarkan melalui Program Kartu Bahagia.

Program tersebut menjadi salah satu skema Pemerintah Kota Jambi untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja dan kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan perlindungan.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, perlindungan tersebut berkaitan dengan peran ketua RT yang berada langsung di tengah masyarakat.

Menurut dia, ketua RT turut membantu pemerintah menjalankan berbagai pelayanan dan program hingga tingkat lingkungan.

Karena itu, risiko yang dihadapi dalam menjalankan aktivitas tersebut perlu diimbangi dengan perlindungan jaminan sosial.

“Program Kartu Bahagia hadir untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. Ketika terjadi risiko seperti meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan manfaat perlindungan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi,” ujar Maulana.

Di balik penyerahan santunan tersebut, terdapat perkembangan signifikan dalam cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Kartu Bahagia.

Sepanjang 2026, Pemerintah Kota Jambi menambah 8.660 peserta. Tambahan tersebut berasal dari sejumlah kelompok, yakni:

  • 1.000 pekerja rentan

  • 1.860 petugas keagamaan

  • 1.650 sekretaris RT

  • 1.000 petugas OPBM

  • 3.150 petugas rumah ibadah

Dengan penambahan tersebut, total masyarakat yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program tersebut mencapai 15.740 orang pada 2026.

Angka itu meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 7.080 orang.

Kenaikan jumlah peserta tersebut menunjukkan perluasan sasaran perlindungan, tidak hanya kepada Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian mengatakan santunan JKM merupakan salah satu manfaat yang diberikan kepada ahli waris peserta ketika peserta meninggal dunia sesuai ketesertaan tersebut hadir ketika risiko benar-benar terjadi.

Sementara bagi Pemerintah Kota Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan santunan tersebut menjadi bagian pekerja formal, tetapi juga kelompok pekerja dan pelaksana pelayanan masyarakat yang memiliki karakteristik pekerjaan berbeda.

Maulana mengatakan, Pemkot Jambi akan melanjutkan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian mengatakan santunan JKM merupakan salah satu manfaat yang diberikan kepada ahli waris peserta ketika peserta meninggal dunia sesuai ketentuan program.

Menurut Hendra, kepesertaan Ahmadi yang berasal dari dukungan pemerintah daerah menjadi contoh pentingnya kolaborasi dalam memperluas jangkauan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Jaminan sosial ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan ketika pekerja maupun peserta menghadapi risiko. Santunan yang diterima ahli waris diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan memberikan kepastian manfaat dari program yang telah diikuti,” kata Hendra.

Ia menambahkan, perluasan kepesertaan terus didorong agar perlindungan tidak hanya menjangkau pekerja formal, tetapi juga pekerja informal serta masyarakat yang menjalankan aktivitas pelayanan publik.

Bagi keluarga Ahmadi, manfaat kepesertaan tersebut hadir ketika risiko benar-benar terjadi.

Sementara bagi Pemerintah Kota Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jaminan sosial kepada kelompok masyarakat yang berada di garis depan pelayanan lingkungan.

Dengan jumlah peserta yang meningkat dari 7.080 orang pada 2025 menjadi 15.740 orang pada 2026.

Program Kartu Bahagia kini menjadi salah satu instrumen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas akses santunan JKM di Kota Jambi.(*)




Maulana Bidik Perputaran Ekonomi dari Health City Summit, Hotel hingga UMKM Jambi Disiapkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi tidak ingin Health City Summit (HCS) 2026 berhenti sebagai forum pertukaran gagasan tentang pembangunan kota sehat.

Wali Kota Jambi Maulana justru membidik dampak ekonomi dari kedatangan peserta dan kepala daerah berbagai wilayah ke Kota Jambi.

Kehadiran tamu dalam jumlah besar selama rangkaian HCS pada 26-28 September 2026 dinilai dapat menjadi peluang bagi berbagai sektor usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, UMKM, kuliner, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Maulana mengatakan, Pemkot Jambi telah mulai mengoordinasikan sektor-sektor pendukung agar momentum tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi daerah.

“Kita sudah mulai menginformasikan kepada hotel, restoran hingga tempat-tempat hiburan untuk mendukung kegiatan ini,” ujar Maulana.

Menurutnya, HCS bukan hanya soal suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga bagaimana momentum tersebut dapat memperkenalkan Kota Jambi sekaligus mendorong lebih banyak kunjungan ke daerah.

“Kita berharap kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian dan menjadi daya ungkit agar Kota Jambi semakin dikenal sebagai lokasi kunjungan,” katanya.

Skala HCS 2026 membuat Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 560 Liaison Officer (LO) untuk mendampingi para tamu dan delegasi selama berada di Kota Jambi.

Para peserta tidak hanya mengikuti forum utama, tetapi juga akan diarahkan mengikuti sejumlah agenda city tour.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Kampung Bahagia, kawasan SPAL-D, lokasi pengelolaan sampah hingga kawasan Candi Muaro Jambi.

Bagi Pemkot Jambi, rangkaian tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kota sekaligus mendorong peserta mengenal lebih dekat destinasi, kuliner dan aktivitas ekonomi lokal.

Dengan pergerakan peserta dari berbagai daerah, peluang belanja dan konsumsi tidak hanya berada di lokasi acara, tetapi juga dapat menyebar ke sektor pendukung lainnya.

Pemkot Jambi juga mendorong hotel, restoran dan tempat usaha lainnya agar siap menyambut peserta HCS.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari persiapan agar kebutuhan tamu selama berada di Kota Jambi dapat terpenuhi.

Maulana berharap sektor swasta dan pelaku usaha tidak sekadar menjadi pendukung acara, tetapi ikut memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama pelaksanaan HCS.

Momentum ini juga diharapkan membuka peluang agar peserta yang datang untuk kegiatan HCS memiliki alasan untuk kembali berkunjung ke Kota Jambi setelah kegiatan selesai.

Potensi dampak ekonomi tersebut datang bersamaan dengan skala HCS yang cukup besar.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat telah dikonfirmasi hadir sebagai pemateri.

Di antaranya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pemkot Jambi juga masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait agenda kedatangan Presiden Republik Indonesia.

Maulana mengatakan, Sekretariat Kabinet telah mengonfirmasi akan menjadwalkan agenda kedatangan Presiden dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Beberapa menteri dan menko sudah confirm akan datang menjadi pemateri. Sekretariat Kabinet juga sudah confirm akan menjadwalkan kedatangan Presiden. Sehingga memang butuh dukungan semua pihak,” ujarnya.

Dengan berbagai agenda tersebut, Maulana ingin HCS meninggalkan dampak yang lebih panjang bagi Kota Jambi.

Forum yang mempertemukan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia itu diharapkan menjadi pintu untuk memperkenalkan Kota Jambi sebagai tujuan kunjungan, bukan hanya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

Karena itu, city tour menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian HCS.

Peserta akan diperkenalkan dengan program pemerintah, pengelolaan lingkungan, kawasan kota hingga potensi wisata.

Maulana juga mengingatkan seluruh LO agar memberikan pelayanan terbaik kepada tamu.

Menurutnya, pengalaman peserta selama berada di Jambi dapat ikut menentukan kesan mereka terhadap daerah tersebut.

“Kita harus memberikan pelayanan yang baik. Mereka yang datang ke Kota Jambi harus mendapatkan kesan yang baik, karena ini bukan hanya soal kegiatan, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan Kota Jambi sebagai tuan rumah,” katanya.

Dengan HCS yang dijadwalkan berlangsung 26-28 September, Pemkot Jambi berharap pergerakan peserta dapat memberikan efek berganda forum tetap berjalan, potensi kota semakin dikenal, dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak.(*)




AHY dan Wamenaker Dijadwalkan Hadir di Health City Summit Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Skala Health City Summit (HCS) 2026 di Kota Jambi semakin besar.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat telah dikonfirmasi hadir sebagai pemateri, sementara koordinasi terkait agenda kedatangan Presiden Republik Indonesia juga tengah dilakukan.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) termasuk pejabat yang telah memastikan kehadiran dalam rangkaian HCS 2026.

Selain itu, Pemkot Jambi masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait agenda Presiden.

Menurut Maulana, Sekretariat Kabinet telah mengonfirmasi akan menjadwalkan agenda kedatangan Presiden dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Beberapa menteri dan menko sudah confirm akan datang menjadi pemateri. Sekretariat Kabinet juga sudah confirm akan menjadwalkan kedatangan Presiden. Sehingga memang butuh dukungan semua pihak,” ujar Maulana.

Besarnya agenda tersebut membuat Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 560 Liaison Officer (LO).

Para LO akan mendampingi tamu dan delegasi dari berbagai daerah, termasuk kepala daerah yang menghadiri HCS.

Maulana menekankan bahwa LO tidak hanya bertugas membantu kebutuhan teknis peserta.

Mereka juga menjadi bagian dari representasi Kota Jambi karena berinteraksi langsung dengan para tamu selama kegiatan.

“Kita harus memberikan pelayanan yang baik. Mereka yang datang ke Kota Jambi harus mendapatkan kesan yang baik, karena ini bukan hanya soal kegiatan, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan Kota Jambi sebagai tuan rumah,” katanya.

Karena itu, keramahan, pelayanan dan kemampuan memberikan informasi kepada tamu menjadi perhatian Pemkot Jambi.

Health City Summit 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 26-28 September 2026.

Hari pertama, 26 September, akan diisi dengan proses registrasi peserta. Agenda utama dilanjutkan pada 27 September dengan pembukaan, kemudian rangkaian kegiatan ditutup pada 28 September.

Selain forum utama, peserta juga akan diajak mengikuti city tour untuk melihat sejumlah program dan potensi Kota Jambi.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Kampung Bahagia, kawasan SPAL-D, lokasi pengelolaan sampah hingga kawasan Candi Muaro Jambi.

Agenda tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pemkot Jambi untuk memperkenalkan inovasi dan potensi daerah kepada para peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Maulana berharap HCS tidak hanya menghasilkan pertukaran gagasan mengenai pembangunan kota sehat, tetapi juga memberikan efek langsung terhadap aktivitas ekonomi daerah.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai dapat memberikan peluang bagi sektor perhotelan, restoran, UMKM, kuliner, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemkot Jambi bahkan telah mulai berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk mendukung kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan.

“Kita sudah mulai menginformasikan kepada hotel, restoran hingga tempat-tempat hiburan untuk mendukung kegiatan ini. Kita berharap kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian dan menjadi daya ungkit agar Kota Jambi semakin dikenal sebagai lokasi kunjungan,” ujar Maulana.

Dengan skala kegiatan yang melibatkan kepala daerah dan delegasi dari berbagai wilayah, Pemkot Jambi meminta dukungan seluruh unsur masyarakat dan pihak yang terlibat.

Maulana menyebut keberhasilan HCS tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga pada kesiapan seluruh pihak yang berinteraksi dengan peserta selama berada di Kota Jambi.

“Ini momentum besar bagi Kota Jambi. Karena itu, kita membutuhkan dukungan semua pihak agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan para tamu yang datang membawa kesan positif tentang Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Jelang Health City Summit, Maulana Tekankan Keramahan LO kepada Gubernur hingga Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi Maulana meminta seluruh Liaison Officer (LO) yang akan mendampingi tamu Health City Summit tidak sekadar menjalankan tugas teknis, tetapi juga menjadi wajah Kota Jambi selama para tamu berada di daerah tersebut.

Pesan itu disampaikan Maulana saat memimpin rapat koordinasi LO pendamping tamu bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Jumat 25 September 2026.

Para LO nantinya bertugas mendampingi sejumlah tamu undangan, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah yang dijadwalkan hadir dalam Health City Summit di Kota Jambi.

Maulana menilai interaksi langsung antara LO dan para tamu akan ikut menentukan kesan terhadap Kota Jambi.

Karena itu, ia meminta para LO menjaga sikap, keramahan, serta kualitas pelayanan sejak tamu tiba hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Saya mengumpulkan semua LO pendamping dari seluruh tamu yang akan hadir di Kota Jambi dalam gelaran Health City Summit. Seluruh bupati, wali kota, dan gubernur akan hadir di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia mengingatkan agar tidak ada pelayanan yang justru menimbulkan kesan kurang baik bagi tamu.

“Keramahan LO menjadi catatan penting. Jangan sampai ada hal yang menimbulkan kesan tidak baik kepada para tamu,” tegasnya.

Persiapan Health City Summit tidak hanya menyasar pelaksanaan agenda utama.

Pemkot Jambi juga mulai mengoordinasikan sektor pendukung, termasuk hotel, restoran dan sejumlah lokasi yang akan menjadi bagian dari aktivitas para peserta selama berada di Kota Jambi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan tamu dapat terlayani sekaligus menciptakan pengalaman yang baik selama kegiatan berlangsung.

Bagi Maulana, kedatangan kepala daerah dari berbagai wilayah juga menjadi peluang yang lebih luas bagi Kota Jambi.

Ia berharap aktivitas selama summit ikut menggerakkan sektor ekonomi lokal dan membuka peluang kunjungan maupun kerja sama dengan daerah lain.

“Kita berharap kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian dan menjadi daya ungkit agar Kota Jambi semakin dikenal sebagai salah satu lokasi kunjungan,” katanya.

Rangkaian Health City Summit juga akan diisi dengan agenda city tour ke sejumlah lokasi di Kota Jambi.

Beberapa destinasi yang disiapkan antara lain Kampung Bahagia, kawasan SPAL-D, lokasi pengelolaan sampah, hingga kawasan Candi.

Agenda tersebut dirancang untuk memperkenalkan Kota Jambi dari sisi yang lebih luas kepada para peserta.

Tidak hanya mengenai pelayanan kesehatan dan tata kelola pemerintahan, peserta juga akan melihat potensi pariwisata, lingkungan, pengelolaan kawasan, hingga aktivitas masyarakat kota.

Dengan demikian, Health City Summit diharapkan tidak berhenti sebagai forum pertemuan antardaerah, tetapi juga menjadi momentum promosi potensi Kota Jambi.

Maulana kembali menekankan bahwa kualitas penyelenggaraan akan menjadi bagian penting dalam membangun citra Kota Jambi di hadapan para tamu.

Para LO diminta memahami bahwa mereka merupakan pihak yang akan banyak berinteraksi langsung dengan peserta.

Pemkot Jambi berharap seluruh rangkaian Health City Summit berjalan lancar, memberikan pengalaman positif bagi peserta, sekaligus membuka peluang baru bagi Kota Jambi melalui sektor ekonomi, pariwisata dan kerja sama antardaerah.(*)




8 Pesawat dari Jakarta Dijadwalkan Mendarat di Jambi Hari Ini, Cek Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Arus kedatangan pesawat dari Jakarta menuju Jambi cukup padat pada Jumat 25 September 2026.

Sebanyak delapan penerbangan dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi sepanjang hari ini.

Seluruh penerbangan kedatangan tersebut berasal dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, dengan layanan dari empat maskapai, yakni Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink dan Super Air Jet.

Berdasarkan informasi jadwal dari Injourney Airports, kedatangan pesawat berlangsung mulai pukul 10.15 WIB hingga 18.40 WIB.

Kepadatan terlihat pada pagi menjelang siang. Tiga penerbangan dijadwalkan tiba dalam rentang hanya 10 menit.

Batik Air menjadi pesawat pertama yang dijadwalkan mendarat di Jambi melalui penerbangan ID 6804 pada pukul 10.15 WIB.

Sepuluh menit kemudian, dua pesawat sekaligus dijadwalkan tiba, yakni Garuda Indonesia GA 126 dan Citilink QG 960. Keduanya tercatat memiliki jadwal kedatangan pada pukul 10.25 WIB.

Setelah rangkaian kedatangan pagi tersebut, Garuda Indonesia kembali dijadwalkan mendarat melalui penerbangan GA 128 pada pukul 13.40 WIB.

Jadwal berikutnya kembali padat pada sore hari.

Citilink QG 966 dijadwalkan tiba pukul 15.15 WIB, kemudian Super Air Jet IU 840 menyusul hanya lima menit kemudian, yakni pukul 15.20 WIB.

Aktivitas kedatangan dari Jakarta masih berlanjut hingga malam.

Citilink melalui penerbangan QG 964 dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha pada pukul 17.00 WIB.

Sementara penerbangan terakhir dalam daftar kedatangan hari ini adalah Batik Air ID 6806 yang dijadwalkan tiba pada pukul 18.40 WIB.

Jika dihitung berdasarkan maskapai, Citilink menjadi operator dengan jadwal kedatangan terbanyak, yakni tiga penerbangan.

Garuda Indonesia dan Batik Air masing-masing memiliki dua penerbangan, sedangkan Super Air Jet mengoperasikan satu penerbangan.

Pengelola Bandara Sultan Thaha mengimbau masyarakat yang hendak menjemput penumpang untuk terus memantau informasi terbaru terkait waktu kedatangan pesawat.

Perubahan waktu tiba atau Estimated Time of Arrival (ETA) dapat terjadi karena sejumlah faktor, termasuk kondisi cuaca dan lalu lintas udara.

Bandara Sultan Thaha menggunakan kode DJB, sedangkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta menggunakan kode CGK.

Dengan delapan jadwal kedatangan dalam satu hari, rute Jakarta-Jambi menjadi salah satu konektivitas udara utama yang menopang mobilitas penumpang menuju Provinsi Jambi.(*)