Konflik Lahan di Taman Raja Memanas, Pemkab Tanjab Barat Bekukan Aktivitas di Lahan Sengketa

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turun tangan menangani konflik lahan di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu.

Pemkab meminta seluruh pihak menahan diri dan menghentikan sementara aktivitas di atas lahan yang tengah disengketakan.

Sengketa tersebut melibatkan KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman dengan Koperasi Tani Hutan Binjai Grup terkait lahan yang disebut telah dimitrakan dengan PT Makin Grup.

Mediasi berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal, Kamis 1 Oktober 2026.

Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Tanjab Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E.

Pemkab tidak hanya mempertemukan para pihak. Pemerintah juga meminta dokumen kepemilikan, peta lahan, dokumen kemitraan, serta legalitas Hak Guna Usaha (HGU) dibuka untuk memastikan duduk perkara secara objektif.

Katamso menegaskan pemerintah daerah mengambil posisi sebagai fasilitator dan penengah.

Menurutnya, penyelesaian sengketa harus bertumpu pada data dan dokumen hukum, bukan klaim sepihak.

“Pemerintah tidak memihak. Kita ingin masalah ini selesai dengan kepala dingin, data yang jelas, dan bukti kepemilikan yang sah,” ujar Katamso.

Ia meminta Koperasi Tani Hutan Binjai Grup dan PT Makin Grup membuka seluruh dokumen yang berkaitan dengan kemitraan dan lahan yang disengketakan.

Di sisi lain, KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman diminta menunjukkan dokumen atau alas hak yang menjadi dasar klaim atas lahan tersebut.

Pemkab kemudian akan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan pengecekan status, batas serta kemungkinan adanya tumpang tindih lahan.

“Kalau lahan itu memang sudah dimitrakan secara sah dengan perusahaan melalui koperasi, maka harus dihormati. Tapi kalau ada tumpang tindih kepemilikan, ini yang harus kita luruskan,” tegasnya.

Mediasi menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Salah satunya, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan melakukan verifikasi langsung ke lokasi.

Verifikasi tersebut melibatkan Kesbangpol, dinas terkait, BPN, pihak koperasi, perusahaan, serta KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman.

Yang tak kalah penting, seluruh pihak sepakat menahan diri dan tidak melakukan aktivitas di atas lahan yang menjadi objek sengketa sampai proses verifikasi selesai.

Langkah tersebut diambil untuk mencegah berharap proses verifikasi berbasis dokumen dan pengecekan lapangan dapat mengurai persoalan secara objekt persoalan agraria berkembang menjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

Setelah pengecekan lapangan dan penelaahan dokumen selesai, Pemkab Tanjab Barat akan menggelar rapat lanjutan untuk membahas hasil verifikasi.

Mediasi turut melibatkan unsur Forkopimda, Kejaksaan Negeri, Polres Tanjab Barat, Babinsa serta sejumlah perangkat daerah.

Hadir pula Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Hukum Setda, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperindag dan UMKM, serta perwakilan manajemen PT Makin Grup dan Koperasi Tani Hutan Binjai Grup.

Pemkab berharap proses verifikasi berbasis dokumen dan pengecekan lapangan dapat mengurai persoalan secara objektif.

Pemerintah juga menekankan pentingnya penyelesaian melalui musyawarah agar sengketa lahan di Desa Taman Raja tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas.(*)




Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Sungai Penuh Serahkan Traktor, Mesin Kopi hingga Benih Ikan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Sungai Penuh memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 untuk memperkuat sektor pertanian, perikanan hingga penanganan stunting.

Pemkot Sungai Penuh menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok tani dan masyarakat di Kota Sungai Penuh, Kamis 1 Oktober 2026.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. menyerahkan bantuan secara simbolis didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Pimpinan DPRD Kota Sungasar kebutuhan produksi pertanian, tetapi juga pengembangan komoditas unggulan, perikanan dan pemenuhan panganai Penuh Hardizal, S.Sos., M.H., serta Kepala DPKPP Kota Sungai Penuh H. Suarman, S.E., M.M.

Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan produksi pertanian, tetapi juga pengembangan komoditas unggulan, perikanan dan pemenuhan pangan bagi anak yang mengalami maupun berisiko stunting.

Pada sektor pertanian, Pemkot Sungai Penuh menyerahkan traktor roda empat kepada kelompok penerima.

Pemerintah juga memberikan paket mesin pengolahan kopi sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian.

Selain bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pemerintah mengalokasikan program perluasan tanaman kopi Arabika seluas 400 hektare.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengembangan kopi sebagai salah satu komoditas yang memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Pemkot juga menyalurkan paket pengembangan ayam petelur Merah Putih sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan dan ketahanan pangan daerah.

Dukungan pemerintah juga menyentuh kelompok masyarakat di sektor perikanan.

Sejumlah bantuan yang diserahkan antara lain restocking benih ikan, paket benih ikan lengkap dengan pakan dan peralatan, jala, benih lele dan pakan, serta happa atau jaring.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan produktivitas budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan usaha perikanan.

Selain menggerakkan sektor produktif, Pemkot Sungai Penuh juga mengarahkan bantuan untuk mendukung penanganan stunting.

Pemerintah menyerahkan beras fortifikasi dan telur bagi balita stunting serta balita yang masuk kategori berisiko stunting.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin mengatakan, rangkaian bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, bantuan pertanian dan perikanan diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan barang, tetapi mampu dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkot Sungai Penuh juga menempatkan bantuan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempercepat penanganan stunting.

“Pemerintah daerah berharap kelompok penerima dapat menggunakan seluruh bantuan sesuai peruntukannya sehingga memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Dengan pendekatan tersebut, momentum Hari Kesaktian Pancasila di Kota Sungai Penuh tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dan ekonomi masyarakat.(*)




Update: Super Air Jet IU 840 Akhirnya Landing, Susul Batik Air ID 6804

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — UPDATE terbaru kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi: Super Air Jet IU 840 dari Jakarta akhirnya mendarat pada pukul 15.29 WIB, Jumat 2 Oktober 2026.

Pendaratan Super Air Jet IU 840 menambah daftar pesawat dari Jakarta yang berhasil tiba di Bandara Sultan Thaha setelah sebelumnya terdampak kondisi kabut asap dan jarak pandang yang fluktuatif.

Pesawat Super Air Jet tersebut sebelumnya sempat holding di atas wilayah Jambi sebelum akhirnya melanjutkan proses pendaratan.

Super Air Jet IU 840 mendarat sekitar 11 menit setelah Batik Air ID 6804 dari Jakarta yang lebih dulu menyentuh landasan pada pukul 15.18 WIB.

Dengan demikian, hingga pembaruan terbaru ini, dua penerbangan dari Jakarta yang sebelumnya masih berada dalam kondisi holding telah berhasil mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Super Air Jet Susul Batik Air

Sebelumnya, Batik Air ID 6804 dari Jakarta berhasil mendarat pada pukul 15.18 WIB.

Pesawat tersebut sempat holding karena kondisi jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Thaha yang belum stabil akibat kabut asap.

Batik Air ID 6804 awalnya dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.10 WIB.

Setelah menunggu kondisi memungkinkan, pesawat akhirnya dapat mendarat delapan menit dari jadwal estimasi sebelumnya.

Tak lama kemudian, giliran Super Air Jet IU 840 yang berhasil mendarat pada pukul 15.29 WIB.

Kabut Asap Sempat Ganggu Sejumlah Penerbangan

Kondisi kabut asap sebelumnya berdampak terhadap sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Thaha.

Citilink QG 960 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 WIB tercatat dialihkan atau diverted ke Palembang (PLM).

Sementara itu, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta, yakni GA 126 dan GA 128, tercatat mengalami Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.

Keputusan tersebut menunjukkan kondisi jarak pandang sempat memengaruhi kelancaran operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha pada Jumat siang.

Jarak Pandang Masih Fluktuatif

Data pengelola Bandara Sultan Thaha menunjukkan jarak pandang mengalami perubahan sepanjang Jumat.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.000 meter.

Angka tersebut kemudian berubah menjadi 1.800 meter pada pukul 07.00 WIB, 1.300 meter pukul 08.00 WIB, 1.500 meter pukul 09.00 WIB, dan 1.100 meter pada pukul 10.00 WIB.

Memasuki siang hari, jarak pandang tercatat 1.800 meter pada pukul 11.00 WIB, 1.900 meter pukul 12.00 WIB, 1.600 meter pukul 13.00 WIB, serta 1.500 meter pada pukul 14.00 dan 15.00 WIB.

Fluktuasi tersebut membuat kondisi operasional penerbangan tetap perlu mendapat pemantauan secara berkala.

Sejumlah Keberangkatan Masih Terdampak

Di sisi keberangkatan, sejumlah penerbangan dari Bandara Sultan Thaha sebelumnya juga mengalami penundaan.

Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta dan Citilink QG 961 tujuan Jakarta tercatat mengalami delay. Data operasional juga mencantumkan penerbangan Garuda Indonesia yang terdampak penundaan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani dampak kondisi kabut asap, termasuk pelayanan terhadap penumpang yang penerbangannya mengalami perubahan jadwal.

Pengguna jasa bandara diminta tetap mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara karena kondisi cuaca dan jarak pandang dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports di 172.

UPDATE ini akan terus diperbarui mengikuti perkembangan terbaru operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)




Macan Kumbang Polres Bungo Sita Sabu 5,27 Gram dari Dua Pria di Bathin III

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Tim Opsnal Macan Kumbang Satresnarkoba Polres Bungo mengamankan dua pria yang diduga terlibat tindak pidana narkotika.

Polisi menemukan plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat bruto 5,27 gram saat melakukan pemeriksaan di Jalan Tanah Tumbuh, Kelurahan Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo.

Penangkapan berlangsung pada Sabtu 26 September 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Dua pria yang diamankan yakni ED alias F (27) dan AAW alias AS (21), keduanya warga Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya dua pria dengan ciri-ciri tertentu diduga membawa narkotika menggunakan sepeda motor.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Macan Kumbang melakukan penyelidikan dan menyisir kawasan yang menjadi lokasi laporan.

Petugas kemudian menemukan dua pria yang ciri-cirinya sesuai informasi. Polisi menghentikan keduanya dan melakukan pemeriksaan serta penggeledahan.

Dari penggeledahan, polisi menemukan satu plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,27 gram.

Selain barang yang diduga sabu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lain, yakni satu kotak rokok, dua unit telepon seluler, satu unit sepeda motor Honda PCX warna merah bernomor polisi BH 6888 LQ, serta satu tas selempang.

Kedua pria tersebut bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bungo untuk menjalani proses penyidikan.

Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM membenarkan pengungkapan tersebut.

“Benar, Tim Opsnal Macan Kumbang Satresnarkoba Polres Bungo telah mengamankan dua orang terkait dugaan tindak pidana narkotika. Dari pengungkapan tersebut turut diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,27 gram,” ujar Bambang.

Ia mengatakan penyidik masih memproses perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polisi menyebut pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat.

Bambang menegaskan pihaknya akan terus menindaklanjuti laporan mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bungo.

Dalam perkara ini, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau ketentuan pidana sebagaimana yang tercantum dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP beserta ketentuan penyesuaian pidana yang disebut penyidik.

Penyidikan masih berjalan untuk mendalami perkara dan keterlibatan kedua tersangka dalam dugaan tindak pidana narkotika tersebut.(*)




Bukan Cuma Karhutla, Pemkab Merangin Waspadai Banjir dan Longsor di Tengah Cuaca Tak Menentu

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang dapat muncul di tengah cuaca yang sulit diprediksi.

Karhutla, kekeringan, banjir hingga tanah longsor menjadi perhatian pemerintah daerah memasuki periode cuaca ekstrem 2026.

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering dan Basah Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Jumat 2 Oktober 2026 pagi.

Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung apel tersebut bersama Wakil Bupati A. Khafidh, Sekretaris Daerah Zulhifni, jajaran kepala OPD, para camat, Forkopimda, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, M. Syukur meminta seluruh unsur tidak lengah menghadapi perubahan cuaca. Menurutnya, kondisi saat ini justru membutuhkan kewaspadaan dari dua sisi sekaligus.

“Walaupun masuk musim kering, ada hujan yang mulai muncul di titik-titik tertentu. Pemerintah bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh unsur harus siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, baik kekeringan maupun banjir,” ujar M. Syukur.

Bupati menilai munculnya hujan lokal di sejumlah wilayah tidak serta-merta menghilangkan ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, pemerintah kecamatan dan desa perlu terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Peringatan tersebut terutama menyasar aktivitas pertanian dan pembukaan ladang yang berpotensi memicu kebakaran ketika kondisi lahan masih kering.

Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh juga meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam mencegah karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang ingin bertani atau membuka ladang, untuk tidak membakar lahan. Ini sangat penting demi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat memperburuk kondisi lingkungan,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah tidak hanya menghadapi risiko bencana akibat kekeringan.

Hujan dengan intensitas tinggi yang muncul secara tiba-tiba juga dapat memicu banjir dan longsor, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Karena itu, BPBD bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat diminta menjaga koordinasi serta meningkatkan respons ketika terjadi bencana.

“Ini adalah langkah konkret kesiapsiagaan kita menghadapi keragaman cuaca yang dinamis,” kata M. Syukur.

Apel tersebut sekaligus menjadi konsolidasi lintas sektor agar penanganan bencana tidak hanya bergerak setelah kejadian, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan kesiapsiagaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan serta simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan oleh BPBD Kabupaten Merangin.

Simulasi itu menjadi bagian dari upaya memastikan personel dan unsur penanggulangan bencana memahami langkah penanganan ketika ancaman karhutla benar-benar terjadi.

Dengan kondisi cuaca yang berubah cepat, Pemkab Merangin menempatkan kesiapsiagaan sebagai langkah penting untuk menekan risiko bencana sekaligus mempercepat respons ketika kondisi darurat muncul.(*)




BREAKING NEWS: Batik Air ID 6804 Akhirnya Landing di Jambi Pukul 15.18 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Batik Air ID 6804 dari Jakarta akhirnya mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 15.18 WIB, Jumat 2 Oktober 2026.

Pesawat tersebut sebelumnya sempat holding di atas wilayah Jambi akibat kondisi kabut asap yang memengaruhi jarak pandang di sekitar bandara.

Pendaratan Batik Air ID 6804 menjadi perkembangan terbaru setelah penerbangan tersebut sebelumnya masuk dalam daftar penerbangan yang terdampak kondisi cuaca di Bandara Sultan Thaha.

Pesawat yang berasal dari Jakarta itu semula dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.10 WIB.

Namun, pesawat sempat melakukan holding sebelum akhirnya berhasil mendarat delapan menit kemudian.

Kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha sendiri tercatat fluktuatif sepanjang Jumat. Pada pukul 15.00 WIB, jarak pandang berada di angka 1.500 meter.

Sebelumnya Sempat Holding di Atas Jambi

Batik Air ID 6804 sebelumnya masih berada di udara ketika pengelola Bandara Sultan Thaha memberikan pembaruan kondisi penerbangan hingga pukul 15.00 WIB.

Selain Batik Air, Super Air Jet IU 840 dari Jakarta juga tercatat masih holding di atas wilayah Jambi dengan estimasi kedatangan sekitar pukul 15.10 WIB.

Sementara itu, gangguan kabut asap sebelumnya membuat sejumlah penerbangan mengambil keputusan berbeda.

Citilink QG 960 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 WIB tercatat dialihkan atau diverted ke Palembang (PLM).

Dua penerbangan Garuda Indonesia, GA 126 dan GA 128 dari Jakarta, juga tercatat Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.

Sejumlah Penerbangan Keberangkatan Masih Terdampak

Dampak kondisi kabut asap juga terjadi pada penerbangan keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha.

Hingga pembaruan terakhir, Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta dan Citilink QG 961 tujuan Jakarta tercatat mengalami penundaan.

Data operasional juga mencantumkan penerbangan Garuda Indonesia yang mengalami penundaan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani dampak kondisi kabut asap terhadap operasional penerbangan dan penumpang.

Pengelola bandara juga mengimbau calon penumpang untuk mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports di 172.

Breaking news ini akan diperbarui mengikuti perkembangan terbaru kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)




Kabut Asap Makin Ganggu Penerbangan Jambi! 3 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Sultan Thaha

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat 2 Oktober 2026.

Hingga pukul 15.00 WIB, sejumlah penerbangan mengalami penundaan, pengalihan rute hingga kembali ke bandara asal.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan mengatakan, dampak paling signifikan terjadi pada penerbangan dari Jakarta menuju Jambi. Citilink QG 960 yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 WIB harus dialihkan atau diverted ke Palembang (PLM).

“Sementara itu, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta memilih kembali ke bandara asal atau Return to Base (RTB) ke Bandara Soekarno-Hatta (CGK),” kata dia, dalam rilis yang diterima d

Garuda Indonesia GA 126 dengan estimasi tiba pukul 14.05 WIB tercatat RTB ke Jakarta. Hal serupa terjadi pada GA 128 yang dijadwalkan tiba pukul 14.10 WIB.

Kondisi berbeda terjadi pada dua pesawat yang hingga pukul 15.00 WIB masih berada di udara.

Batik Air ID 6804 dan Super Air Jet IU 840, yang sama-sama berasal dari Jakarta dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.10 WIB, masih holding di atas wilayah Jambi.

Jarak Pandang Fluktuatif

Kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha berubah-ubah sepanjang hari.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.000 meter.

Angka tersebut kemudian naik menjadi 1.800 meter pada pukul 07.00 WIB, sebelum kembali turun menjadi 1.300 meter pada pukul 08.00 WIB.

Jarak pandang mencapai 1.500 meter pada pukul 09.00 WIB dan turun menjadi 1.100 meter pada pukul 10.00 WIB.

Kondisi kemudian membaik pada siang hari. Jarak pandang tercatat 1.800 meter pukul 11.00 WIB dan 1.900 meter pukul 12.00 WIB.

Setelah itu, jarak pandang kembali menurun menjadi 1.600 meter pukul 13.00 WIB dan 1.500 meter pada pukul 14.00 serta 15.00 WIB.

Meski jarak pandang sempat membaik, kondisi atmosfer tetap berdampak terhadap operasional sejumlah penerbangan.

Sejumlah Penerbangan Keberangkatan Ditunda

Gangguan kabut asap juga berdampak pada penerbangan dari Bandara Sultan Thaha.

Hingga pukul 15.00 WIB, beberapa penerbangan tercatat mengalami penundaan, yakni:

  • Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta.

  • Citilink QG 961 tujuan Jakarta.

  • Garuda Indonesia tujuan Jakarta.

Dalam data operasional yang diterima, terdapat satu entri Garuda Indonesia yang tercatat dua kali sebagai GA 126.

Karena itu, nomor penerbangan tersebut perlu dikonfirmasi kembali kepada pengelola bandara atau maskapai untuk memastikan data keberangkatan.

Bandara Koordinasi dengan Maskapai

Tim operasional Bandara Sultan Thaha terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani dampak gangguan penerbangan, terutama terhadap penumpang yang mengalami penundaan.

Pengelola bandara juga melakukan pembaruan informasi secara berkala mengenai kondisi kedatangan dan keberangkatan yang terdampak kabut asap.

Calon penumpang diminta mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui 172.

Manajemen Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan selama kondisi kabut asap masih berdampak terhadap operasional penerbangan.(*)




BRILiaN Culture Festival BO Mangga Dua, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Mangga Dua.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan aktivitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Mangga Dua diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Suasana penuh keceriaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan kolaborasi, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang semakin solid, positif, dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Mangga Dua terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga diterapkan dan dihidupkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan, seluruh pekerja BO Mangga Dua diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi BRI serta nasabah.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Bitcoin Berpotensi Hadapi Oktober yang Volatil, Level US$87.000 Jadi Sorotan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September 2026 dengan prospek yang kembali menjadi perhatian menjelang Oktober. Secara historis, Oktober kerap menjadi salah satu bulan positif bagi Bitcoin, tetapi sejumlah indikator pasar menunjukkan potensi pergerakan volatil masih membayangi aset kripto terbesar tersebut.

Data historis menunjukkan Bitcoin menguat dalam 10 dari 15 periode Oktober terakhir, dengan median return sekitar 11,2%. Setelah September ditutup positif, Bitcoin juga tercatat mengalami kenaikan pada empat dari enam periode Oktober berikutnya.

Namun, pola historis tersebut belum menjadi jaminan bagi Bitcoin untuk kembali mencatat reli pada Oktober 2026.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah melambatnya arus dana ke spot Bitcoin ETF. Data internal FLOQ mencatat ETF Bitcoin spot mencatat inflow selama tujuh sesi berturut-turut sejak 17 September dengan total sekitar US$2,98 miliar.

Namun, inflow pada 25 September tercatat hanya US$134,47 juta, jauh lebih rendah dibandingkan rekor harian sebesar US$998,95 juta yang tercatat pada 21 September.

Bitcoin Berada di Persimpangan

Dari sisi teknikal, area US$84.433 menjadi level yang perlu direbut kembali Bitcoin sebelum menguji resistance yang lebih tinggi. Sementara, level US$87.360 menjadi resisten penting setelah BTC gagal mempertahankan momentum kenaikan di area tersebut.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$80.811 dapat membuka ruang koreksi menuju sekitar US$74.957.

Penempatan area US$82.900-US$83.000 sebagai support penting untuk menjaga tren jangka pendek Bitcoin. Selama area tersebut bertahan, BTC masih memiliki ruang untuk bergerak menuju US$88.600-US$92.200. Namun, penurunan berkelanjutan di bawah zona tersebut dapat meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai Oktober berpotensi menjadi fase penting bagi Bitcoin karena pasar akan menguji apakah momentum kenaikan September dapat berlanjut atau justru memasuki fase konsolidasi.

“Memasuki Oktober, Bitcoin berada di fase yang cukup krusial. Secara historis, Oktober memang sering menjadi periode positif bagi Bitcoin, tetapi kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa investor perlu melihat konfirmasi dari sisi arus dana ETF, likuiditas, dan respons harga terhadap level resistance utama,” ungkap Yudho.

“Jika Bitcoin mampu mempertahankan area support dan kembali mendapatkan dorongan dari arus dana institusional, peluang untuk melanjutkan momentum kenaikan masih terbuka. Namun, volatilitas tetap perlu diantisipasi karena posisi leverage yang cukup besar dapat mempercepat pergerakan harga ketika terjadi breakout maupun koreksi.”

Data Ekonomi AS Jadi Katalis Oktober

Selain faktor teknikal dan arus ETF, arah Bitcoin pada awal Oktober juga berpotensi dipengaruhi sejumlah data ekonomi Amerika Serikat.

Yudho mencatat Bitcoin berada di sekitar US$83.000 pada 28 September, dengan US$85.000 sebagai resistance dan US$80.000 sebagai support utama. Pada saat yang sama, yield Treasury AS 10 tahun berada di sekitar 5,15%, sehingga tekanan terhadap aset berisiko masih menjadi perhatian pasar.

Sejumlah data penting dijadwalkan keluar pada pergantian September menuju Oktober. Data PCE AS dijadwalkan pada 30 September, disusul initial jobless claims pada 1 Oktober dan laporan pekerjaan AS untuk September pada 2 Oktober.

Data tersebut menjadi penting karena dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

“Laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, misalnya, dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan berpotensi memberikan ruang bagi aset berisiko seperti Bitcoin. Sebaliknya, data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat mempertahankan tekanan dari yield obligasi dan dolar AS,” jelas Yudho.

Risiko Leverage Masih Membayangi

Selain faktor makro, struktur posisi leverage juga menjadi perhatian memasuki Oktober.

Posisi long Bitcoin dalam peta likuidasi 30 hari mencapai sekitar US$4,35 miliar hingga area US$74.179. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan posisi short sekitar US$1,65 miliar. Kondisi ini membuat Bitcoin tetap rentan terhadap aksi likuidasi apabila terjadi koreksi tajam.

Risiko tersebut menjadi semakin relevan karena Bitcoin sebelumnya telah mengalami pergerakan tajam pada Oktober 2025, ketika lebih dari US$19 miliar posisi leverage dilikuidasi dalam satu hari pada 10 Oktober.

Di sisi lain, tekanan jual dari holder jangka panjang belum sepenuhnya dominan. Data menunjukkan indikator Hodler Net Position Change kembali berada di zona positif sejak 31 Agustus, dengan posisi tersebut meningkat dari 16.415 BTC pada 25 September menjadi 23.172 BTC pada 27 September.

Menurut Yudho, kombinasi antara permintaan institusional, kondisi makro, dan struktur leverage akan menjadi faktor yang menentukan karakter pergerakan Bitcoin pada Oktober.

“Oktober kemungkinan bukan hanya soal apakah Bitcoin naik atau turun, tetapi seberapa kuat demand yang menopang pergerakan tersebut. Jika arus ETF kembali menguat dan Bitcoin mampu melewati resistance utama dengan volume yang sehat, pasar bisa mendapatkan konfirmasi bahwa momentum masih berlanjut. Sebaliknya, jika inflow melemah sementara tekanan dari yield dan posisi leverage meningkat, risiko koreksi perlu diperhitungkan,” kata Yudho.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES



BRI BO Kelapa Gading Gelar BRILiaN Culture Festival di Bogor

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Kelapa Gading menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Kelapa Gading.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pekerja BO Kelapa Gading diajak untuk semakin memahami dan menerapkan budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari. Nilai-nilai budaya kerja diharapkan dapat diwujudkan melalui sikap positif, komunikasi yang baik, kolaborasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan BCF menjadi energi positif bagi seluruh pekerja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat rasa kekeluargaan, soliditas, dan kolaborasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang semakin positif dan produktif.

Melalui BRILiaN Culture Festival, BO Kelapa Gading terus mendorong agar budaya kerja tidak hanya dipahami sebagai nilai perusahaan, tetapi juga dihidupkan dan diterapkan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Dengan semangat BRILiaN dan kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BO Kelapa Gading diharapkan mampu membawa energi positif tersebut ke lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi BRI dan nasabah.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES