Posyandu Jadi Mata dan Telinga Pemerintah, Wali Kota Jambi Siapkan Aplikasi Pelaporan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Dr. H. Maulana, M.K.M,  menekankan pentingnya revitalisasi serta integrasi peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat Kota Jambi.

Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi menjadi bagian strategis dalam pembangunan kota secara menyeluruh.

Maulana menyebutkan bahwa, Posyandu kini berperan sebagai elemen penting dalam sistem pembangunan daerah yang melibatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Bahkan, kader Posyandu ditetapkan sebagai “mata dan telinga” pemerintah untuk memantau serta melaporkan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Pembangunan Kota Jambi diarahkan untuk mewujudkan kebahagiaan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, dan perumahan rakyat,” ujar Maulana.

Untuk mendukung mekanisme pelaporan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berencana menyiapkan aplikasi sederhana yang dapat digunakan kader Posyandu dalam menyampaikan laporan maupun keluhan masyarakat secara cepat dan terintegrasi.

Aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah terhadap permasalahan di lapangan.

Wali Kota Jambi juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada OPD yang tidak responsif terhadap laporan dari kader Posyandu.

Terutama terkait persoalan mendesak yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui Rapat Koordinasi TP Posyandu Kota Jambi Tahun 2025 ini, diharapkan dapat dirumuskan berbagai rekomendasi, program kerja, serta langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu ke depan.

Selain itu, rapat ini juga bertujuan memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat di Kota Jambi.(*)




Rakor TP Posyandu Kota Jambi 2025, Perkuat Peran Posyandu Cegah Stunting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Tim Pembina (TP) Posyandu menggelar Rapat Koordinasi TP Posyandu Tingkat Kota Jambi Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin 15 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu selama satu tahun terakhir sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu ke depan.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

Menurutnya, koordinasi yang solid diperlukan agar seluruh Posyandu di Kota Jambi dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Rapat koordinasi ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu selama satu tahun terakhir,” kata Nadiyah.

“Sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu di Kota Jambi,” ujar Nadiyah dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan merupakan hasil kerja sama seluruh unsur terkait.

Oleh karena itu, kolaborasi dan koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat guna mewujudkan Posyandu yang semakin maju dan berdaya guna bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nadiyah juga menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus ke depan.

Di antaranya adalah penguatan peran Posyandu dalam pencegahan stunting, peningkatan mutu layanan Posyandu Holistik Integratif, peningkatan kapasitas kader Posyandu, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Jambi berharap kualitas layanan Posyandu dapat terus meningkat dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut.(*)




Wisata Indonesia Mendunia, Pulau Komodo Dipilih BBC sebagai Destinasi Unggulan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indonesia kembali menorehkan prestasi di sektor pariwisata global. Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinobatkan sebagai salah satu dari 20 destinasi wisata terbaik dunia tahun 2026 versi BBC.

Pengakuan tersebut diumumkan dalam panduan perjalanan tahunan BBC yang dirilis pada Jumat (12/12).

BBC menyebut bahwa daftar destinasi terbaik dunia ini tidak hanya disusun berdasarkan keindahan alam semata.

Penilaian juga mempertimbangkan peran pariwisata dalam mendukung komunitas lokal, melindungi lingkungan, serta menjaga warisan budaya.

Proses kurasi melibatkan staf redaksi BBC, jurnalis perjalanan tepercaya, hingga otoritas pariwisata berkelanjutan internasional.

Pulau Komodo dinilai memiliki daya tarik yang unik dan langka di tingkat global.

BBC menggambarkan kawasan ini sebagai salah satu “teater satwa liar terbesar di bumi.”

Di dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Wisatawan dapat menikmati pantai berpasir merah muda, lanskap savana yang dramatis, taman karang dengan keanekaragaman hayati tinggi, serta habitat alami terakhir komodo liar di dunia.

Tahun 2026 juga menjadi momentum penting bagi Taman Nasional Komodo karena akan memperingati ulang tahun ke-45.

Perayaan tersebut direncanakan diiringi dengan peluncuran sejumlah program konservasi baru serta penerapan sistem pengelolaan pengunjung yang lebih ketat.

Langkah ini bertujuan menjaga kelestarian komodo dan ekosistem laut yang rentan terhadap tekanan pariwisata dan dampak perubahan iklim.

BBC turut menyoroti peningkatan akses menuju Labuan Bajo sebagai pintu gerbang utama ke Pulau Komodo.

Kehadiran penerbangan langsung dari sejumlah kota internasional seperti Singapura dan Kuala Lumpur dinilai mempermudah wisatawan mancanegara.

Selain itu, pengalaman wisata disebut semakin berkualitas karena wisatawan didampingi pemandu dan penjaga hutan lokal.

Sehingga manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Selain Pulau Komodo, BBC juga memasukkan berbagai destinasi dari sejumlah negara dalam daftar 20 destinasi terbaik dunia tahun 2026.

Daftar tersebut mencerminkan keberagaman pengalaman wisata, mulai dari alam, budaya, hingga kota bersejarah di berbagai belahan dunia.

1. Abu Dhabi, Uni Emirat Arab

2. Aljazair

3. Colchagua, Chile

4. Cook Islands

5. Kosta Rika

6. Hebrides, Skotlandia

7. Ishikawa, Jepang

8. Pulau Komodo, Indonesia

9. Loreto, Meksiko

10. Montenegro

11. Oregon Coast, Amerika Serikat

12. Oulu, Finlandia

13. Philadelphia, Amerika Serikat

14. Phnom Penh, Kamboja

15. Guimarães, Portugal

16. Samburu, Kenya

17. Santo Domingo, Republik Dominika

18. The Slocan Valley, Kanada

19. Uluru, Australia

20. Uruguay. (*)




Soroti Bencana Sumatera, Prabowo Janji Berantas Pembalakan Liar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas praktik pembalakan liar yang dinilai memperparah kerusakan lingkungan dan meningkatkan risiko bencana alam.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi aktivitas penebangan hutan ilegal, terutama yang merusak daerah aliran sungai dan kawasan hutan lindung.

Ia menyebutkan bahwa langkah penertiban terhadap pembalakan liar telah dimulai dan akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta aparat penegak hukum.

“Pembalakan liar akan kita tertibkan. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan rakyat dan masa depan lingkungan kita,” ujar Prabowo.

Presiden menilai kerusakan hutan akibat aktivitas ilegal telah memperburuk dampak bencana hidrometeorologi.

Khususnya banjir bandang dan tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur.

Oleh karena itu, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan profesional tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan.

Selain penegakan hukum, Prabowo juga menyoroti peran penting pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ia meminta para kepala daerah untuk memperketat pengawasan di wilayah masing-masing dan memastikan tidak ada pembiaran terhadap praktik penebangan hutan ilegal.

Menurutnya, lemahnya pengawasan di tingkat daerah kerap menjadi celah bagi maraknya pembalakan liar.

Dalam konteks penanganan bencana, Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap fokus pada pemulihan wilayah terdampak, termasuk perbaikan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa upaya pemulihan harus dibarengi dengan langkah pencegahan jangka panjang agar bencana serupa tidak terus berulang.

Pernyataan Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa isu lingkungan dan perlindungan hutan menjadi perhatian serius pemerintah.

Penindakan pembalakan liar dipandang tidak hanya sebagai agenda penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengurangi risiko bencana dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Pemerintah berharap langkah tegas tersebut dapat memberikan efek jera sekaligus mendorong semua pihak untuk lebih bertanggung jawab dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.(*)




Kemenhut Izinkan Pemanfaatan Kayu Hanyut untuk Rekonstruksi Pascabanjir di Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 meninggalkan tantangan besar dalam proses pemulihan.

Selain merusak infrastruktur dan ratusan ribu rumah warga, banjir bandang juga membawa ribuan batang kayu gelondongan yang hanyut mengikuti arus sungai hingga ke permukiman penduduk.

Kini, kayu-kayu hanyut tersebut dimanfaatkan sebagai bahan untuk membangun kembali rumah warga dan memenuhi kebutuhan darurat pascabanjir.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mengeluarkan kebijakan yang memperbolehkan pemanfaatan kayu hanyutan hasil banjir untuk mendukung proses rekonstruksi pascabencana.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kemenhut, Laksmi Wijayanti, menyatakan bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk membantu percepatan pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menegaskan bahwa penyaluran dan pemanfaatan kayu dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat penegak hukum guna memastikan penggunaan kayu berjalan sesuai ketentuan.

“Penyaluran pemanfaatan kayu hanyutan untuk penanganan dan pemulihan pascabencana diselenggarakan secara terpadu antara Kementerian Kehutanan dengan pemerintah daerah dan unsur aparat penegak hukum,” ujar Laksmi.

Di lapangan, masyarakat bersama aparat desa dan relawan mulai memanfaatkan kayu gelondongan yang sebelumnya menghambat akses evakuasi.

Kayu-kayu tersebut dipotong dan diolah menjadi bahan bangunan untuk rumah darurat serta fasilitas sementara lainnya.

Upaya ini membantu mempercepat proses pemulihan di tengah keterbatasan pasokan material bangunan akibat terganggunya jalur distribusi.

Pemanfaatan kayu hasil banjir juga mencerminkan kemandirian masyarakat terdampak dalam menghadapi situasi darurat.

Banyak warga memilih menggunakan sumber daya yang tersedia di sekitar mereka sebagai solusi cepat untuk membangun hunian sementara sambil menunggu bantuan lanjutan dari pemerintah.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa setiap pemanfaatan kayu hanyut harus dilaporkan dan diawasi agar tidak disalahgunakan.

Aparat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan masih melakukan verifikasi untuk memastikan kayu tersebut berasal dari material alami akibat banjir, bukan hasil pembalakan liar.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat, proses pemulihan pascabanjir di wilayah Sumatera diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran bagi ribuan warga yang terdampak bencana.(*)




OJK Wanti-wanti Penipuan Keuangan Berbasis AI, Modus Rekayasa Suara Makin Marak

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang semakin canggih.

Khususnya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Peringatan ini disampaikan oleh OJK Kalimantan Tengah seiring maraknya penipuan digital yang kini kian sulit dikenali.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola kejahatan penipuan.

Menurutnya, pelaku tidak lagi mengandalkan metode konvensional, melainkan memanfaatkan teknologi AI untuk merekayasa suara seseorang sebagai sarana mengelabui korban melalui panggilan telepon maupun pesan suara.

Primandanu menjelaskan, dengan teknologi yang ada saat ini, suara seseorang dapat direkam, ditiru, dan digunakan kembali secara meyakinkan.

Modus ini membuat korban sulit membedakan antara suara asli dan suara hasil rekayasa, terutama jika penipu meniru suara orang yang dikenal dekat oleh korban.

“Dengan teknologi sekarang, suara pun bisa direkayasa. Suara seseorang bisa direkam dan digunakan kembali untuk menipu korban,” kata Primandanu saat menghadiri Sharing Session OJK Kalimantan Tengah bersama insan pers.

OJK mengungkapkan bahwa penipuan berbasis AI ini umumnya menyasar korban dengan meniru suara anggota keluarga, atasan, atau rekan kerja.

Pelaku kemudian menciptakan situasi mendesak, seperti alasan darurat atau kebutuhan mendadak, agar korban segera mentransfer dana tanpa sempat melakukan verifikasi.

Teknologi kecerdasan buatan memungkinkan pelaku menyesuaikan intonasi, tempo bicara, hingga gaya komunikasi sehingga suara terdengar sangat alami dan meyakinkan.

Kondisi tersebut sering membuat korban lengah dan percaya bahwa permintaan tersebut benar-benar berasal dari pihak yang mereka kenal.

Selain rekayasa suara, OJK juga mencatat pelaku penipuan semakin lihai memanfaatkan kebocoran data pribadi.

Informasi seperti nama lengkap, hubungan keluarga, hingga latar belakang pekerjaan korban digunakan untuk menyusun skenario penipuan yang tampak autentik dan sulit dicurigai.

Sebagai langkah pencegahan, OJK mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai permintaan uang atau data pribadi, meskipun disampaikan melalui suara yang terdengar familiar.

Masyarakat disarankan melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi lain serta tidak membagikan kode OTP, PIN, maupun data perbankan kepada siapa pun.

Peringatan ini merupakan bagian dari upaya OJK dalam melindungi konsumen jasa keuangan sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital.

Seiring meningkatnya risiko kejahatan siber di tengah pesatnya transformasi teknologi di sektor keuangan.(*)




Pesona Kepulauan Seribu, Wisata Bahari Praktis di Utara Jakarta

SEPUCUKJAMBI.ID – Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi wisata bahari unggulan yang berada di wilayah utara Jakarta.

Meski menyandang nama “Seribu”, kawasan ini terdiri dari sekitar 110 pulau kecil yang tersebar di perairan Laut Jawa.

Lokasinya yang dekat dengan ibu kota menjadikan wisata Kepulauan Seribu sebagai pilihan favorit bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang ingin berlibur tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Keindahan pantai berpasir putih dan laut yang relatif jernih menjadi daya tarik utama Kepulauan Seribu.

Sejumlah pulau populer seperti Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan Pulau Macan menawarkan pengalaman wisata yang beragam.

Setiap pulau memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari destinasi ramah keluarga, wisata backpacker, hingga resort eksklusif bagi wisatawan yang menginginkan suasana tenang.

Beragam aktivitas wisata dapat dinikmati di Kepulauan Seribu.

Wisatawan bisa melakukan snorkeling, diving, bersepeda mengelilingi pulau, hingga bersantai di tepi pantai.

Keberadaan terumbu karang dan biota laut yang masih terjaga di beberapa lokasi menjadikan kawasan ini cocok untuk wisata bahari.

Salah satu ikon terkenal adalah Jembatan Cinta di Pulau Tidung yang kerap menjadi spot foto favorit wisatawan.

Selain menawarkan wisata alam, Kepulauan Seribu juga memiliki nilai edukasi dan konservasi. Pulau Pramuka berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus lokasi penangkaran penyu sisik.

Di pulau ini, pengunjung dapat mempelajari pentingnya pelestarian ekosistem laut serta peran konservasi dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.

Beberapa pulau lainnya juga ditetapkan sebagai kawasan konservasi laut.

Akses menuju Kepulauan Seribu terbilang mudah dan praktis.

Wisatawan dapat berangkat melalui Pelabuhan Muara Angke atau Marina Ancol dengan menggunakan kapal cepat maupun kapal tradisional.

Waktu tempuh berkisar antara satu hingga dua jam, tergantung tujuan pulau dan jenis kapal.

Pilihan akomodasi pun cukup beragam, mulai dari homestay milik warga hingga resort dengan fasilitas lengkap.

Meski memiliki potensi wisata yang besar, Kepulauan Seribu menghadapi tantangan lingkungan, terutama persoalan sampah laut dan tekanan akibat aktivitas wisata.

Oleh karena itu, wisatawan diimbau untuk menjaga kebersihan, tidak merusak terumbu karang, serta mendukung praktik wisata berkelanjutan demi kelestarian kawasan ini.

Kepulauan Seribu menjadi bukti bahwa Jakarta tidak hanya identik dengan gedung tinggi dan kemacetan.

Di balik hiruk pikuk ibu kota, terdapat gugusan pulau tropis yang menawarkan keindahan alam, ketenangan, dan pengalaman wisata bahari yang menarik.

Bagi wisatawan yang mencari liburan singkat namun berkesan, Kepulauan Seribu menjadi pilihan yang tepat dan mudah dijangkau.(*)




Kapolresta Jambi Soroti Permasalahan Banjir, Imbau Orang Tua Awasi Anak Saat Hujan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, menyoroti penyebab banjir yang sering terjadi di Kota Jambi.

Salah satunya adalah penumpukan sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurut Kombes Boy, sampah yang menyumbat saluran drainase dan sungai menjadi salah satu faktor utama terjadinya genangan dan banjir saat hujan deras

. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan agar bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.

“Banjir tidak hanya disebabkan hujan, tetapi juga sampah yang menumpuk di drainase dan sungai. Kesadaran masyarakat sangat menentukan agar aliran air tidak tersumbat,” kata Kombes Pol Boy Sutan.

Selain itu, Kombes Boy juga mengimbau agar para orang tua lebih mengawasi anak-anak terutama saat hujan atau ketika drainase dan aliran sungai meluap.

Hal ini penting untuk mencegah risiko kehilangan nyawa seperti yang terjadi sebelumnya, di mana seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat banjir di Kota Jambi.

“Kami minta orang tua tidak membiarkan anak bermain dekat drainase atau sumber air saat hujan. Pengawasan ekstra sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapolresta Jambi.

Kombes Boy juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk TNI, BPBD, dan pemerintah kota, dalam melakukan pencegahan banjir serta edukasi kepada masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan keselamatan anak.

BPBD Kota Jambi sebelumnya telah melaporkan banjir yang merendam 78 RT di enam kecamatan pada Jumat, 12 Desember 2025, dengan ketinggian air mencapai 10,55 meter, menyebabkan satu anak meninggal dunia dan satu anak lainnya luka-luka.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, dan memastikan anak-anak tetap aman saat hujan lebat.(*(




Kota Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir, Berikut Penjelasan Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir dan genangan air yang melanda sejumlah wilayah kota pada Jumat, 12 Desember 2025.

Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang menjadi pemicu utama banjir.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Jambi, banjir berdampak pada 78 RT di enam kecamatan, dengan korban satu anak meninggal dunia dan satu anak luka-luka

Kecamatan terdampak antara lain:

* Kotabaru: Kenali Asam, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Suka Karya, Simpang III Sipin

* Jelutung: Handil Jaya, Jelutung, Payo Lebar, Kebun Handil, Lebak Bandung, Talang Jauh, Cempaka Putih

* Telanaipura: Simpang IV Sipin

* Danau Sipin: Selamat

* Jambi Timur: Talang Banjar, Sulanjana, Budiman

* Alam Barajo: Rawasari, Kenali Besar

 

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa akibat banjir.

Ia menegaskan bahwa, penetapan status siaga darurat bertujuan memastikan seluruh sumber daya bergerak cepat dan terkoordinasi untuk melindungi masyarakat.

“Kami sangat berduka atas musibah ini, terutama meninggalnya seorang anak. Pemerintah Kota Jambi menetapkan status siaga darurat untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak cepat, terkoordinasi, dan hadir melindungi masyarakat,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi juga telah mengaktifkan Posko Siaga Darurat Bencana dengan BPBD sebagai koordinator, melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, DLH, Diskominfo, Damkar, Satpol PP, PDAM Tirta Mayang, PMI, kecamatan, dan kelurahan.

“Kesiapsiagaan lintas sektor menjadi kunci. Kami minta seluruh OPD dan stakeholder bekerja maksimal, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, air bersih, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. Kami mohon bantuannya meningkatkan kewaspadaan,” tegas Maulana.

BPBD Kota Jambi mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat ke posko terdekat.

Pemerintah kota juga memantau potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.(*)




BPBD Kota Jambi Aktifkan Posko Siaga Menyusul Banjir dan Cuaca Ekstrem

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang dan cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025 kembali memicu banjir dan genangan air di sejumlah wilayah Kota Jambi.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Jambi mengaktifkan Posko Siaga Bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan di lapangan.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni, mengatakan, peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir berdampak langsung pada naiknya debit air sungai dan meluapnya genangan di kawasan permukiman warga.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di Kota Jambi menyebabkan peningkatan kejadian banjir dan genangan, bahkan berpotensi menimbulkan longsor di beberapa titik rawan,” ujar Doni.

Menurut Doni, situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan lintas sektor agar keselamatan masyarakat tetap terjaga dan dampak bencana dapat diminimalkan.

Oleh karena itu, BPBD Kota Jambi bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, serta perangkat daerah terkait telah menyiapkan personel dan sarana pendukung di Posko Siaga Bencana.

“Kami telah mengerahkan personel gabungan. Fokus utama saat ini adalah pemantauan kondisi lapangan, evakuasi jika diperlukan, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat, 12 Desember 2025, banjir dilaporkan merendam puluhan RT di enam kecamatan di Kota Jambi.

BPBD mencatat sedikitnya 78 RT terdampak, dengan ketinggian muka air mencapai 10,55 meter.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang anak berusia 4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara satu anak lainnya berusia 12 tahun mengalami luka-luka.

Doni menambahkan, BPBD terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna mengantisipasi potensi bencana susulan.

mMengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir. Segera laporkan ke petugas atau posko terdekat jika terjadi kondisi darurat,” tegas Doni.

BPBD Kota Jambi memastikan pemantauan kondisi cuaca dan ketinggian air terus dilakukan secara berkala.

Sembari menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk penanganan darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Jambi.(*)