Jelang HUT Merangin ke-76, Wabup Serahkan Bantuan untuk Petugas Kebersihan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako dan layanan pengobatan gratis dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Merangin ke-76.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Bangko, Kamis (18/12/2025).

Sebanyak 275 paket sembako disalurkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, kepada para petugas kebersihan atau pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup, serta pramusaji yang bertugas di lingkungan Rumah Dinas Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A Khafidh menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Merangin, M. Syukur, yang tengah menjalankan tugas kedinasan di Kota Jambi.

Ia menjelaskan bahwa, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.

“Bingkisan ini dikumpulkan mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga para Kepala Dinas dan staf. Mungkin nilainya tidak seberapa, namun jangan dilihat dari harganya, melainkan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kita,” ujar A. Khafidh di hadapan para penerima bantuan.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, garam, dan minyak goreng.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran petugas kebersihan yang selama ini menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bangko, terutama menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Merangin.

Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada para petugas kebersihan agar tetap semangat menata kota, mengingat Merangin akan menerima kunjungan sejumlah tamu penting pada perayaan HUT ke-76.

“Tamu-tamu akan datang, mulai dari Menteri Koordinator Pangan, Gubernur Jambi, hingga para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Mari kita pastikan Kota Bangko tertata rapi dan bersih,” imbuhnya.

Di sela kegiatan, suasana menjadi khidmat ketika Wakil Bupati mengajak seluruh hadirin mendoakan para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ia juga menyampaikan bahwa, Pemkab Merangin telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai kurang lebih Rp250 juta dalam bentuk barang untuk membantu meringankan beban para korban bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten III Hennizor, Kabag Kesra Agus Salim, Kepala Kemenag Merangin Burhani, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Nanang, serta jajaran pengurus Baznas Kabupaten Merangin.(*)




Polda Jambi Perketat Pengawasan Tol dengan Sistem WIM dan ETLE

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditlantas Polda Jambi terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam berlalu lintas.

Melalui Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum), Ditlantas menggelar sosialisasi intensif terkait penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan sistem Weight In Motion (WIM) di ruas Jalan Tol Jambi.

Kegiatan sosialisasi tersebut dikemas dalam program Dialog Jambi Pagi “Polisi Menyapa” yang disiarkan Radio RRI Pro 1 Jambi, dan menghadirkan narasumber Kasi Gar Subdit Gakkum AKP Rita Purnama Sari, S.H., M.H., Kanit 2 Gar AKP Maskat Maulana, S.H., M.H., serta didampingi Section Head Operasional Ruas Jalan Tol Jambi PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fitriandhri.

Dalam dialog interaktif tersebut, AKP Rita Purnama Sari menjelaskan bahwa, penerapan ETLE dan WIM bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Khususnya di ruas Jalan Tol Jambi. Teknologi ini difokuskan untuk menindak pelanggaran kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) secara otomatis dan berbasis sistem digital.

“Kami ingin masyarakat pengguna jalan tol Jambi memahami bahwa pengawasan kini semakin ketat. Dengan sistem WIM, beban kendaraan dapat terdeteksi secara bergerak, sehingga kendaraan yang melebihi kapasitas akan langsung teridentifikasi,” jelas AKP Rita.

Selain membahas teknis tilang elektronik, Ditlantas Polda Jambi juga menyoroti maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan tilang ETLE.

Masyarakat diimbau waspada terhadap pesan WhatsApp, tautan mencurigakan, maupun berkas APK yang mengklaim sebagai pemberitahuan tilang dari Korlantas Polri.

Ditlantas menegaskan bahwa Polri tidak pernah mengirimkan surat tilang elektronik melalui pesan pribadi, link, atau aplikasi tertentu.

Surat konfirmasi pelanggaran ETLE yang resmi hanya dikirimkan melalui jasa pos ke alamat sesuai data STNK atau dapat diakses melalui website ETLE Nasional.

Hadirnya perwakilan PT Hutama Karya (Persero) dalam dialog tersebut, memperkuat sinergi antara kepolisian dan pengelola jalan tol.

Khususnya, dalam menjaga kualitas infrastruktur dari kerusakan akibat kendaraan bermuatan berlebih, sekaligus menjamin kenyamanan pengguna jalan tol di Provinsi Jambi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mendapat respons positif dari pendengar RRI.

Melalui sesi tanya jawab, masyarakat aktif berkonsultasi terkait mekanisme penyelesaian tilang ETLE hingga prosedur klarifikasi apabila kendaraan telah berpindah kepemilikan.

Kegiatan sosialisasi ini juga dibenarkan dan didukung langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari komitmen peningkatan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.(*)




Sambut Nataru, Indosat Optimalkan Ribuan BTS di Seluruh Sumatera

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Sumatra memastikan kesiapan jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Sumatera untuk menghadapi lonjakan trafik selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kesiapan ini dilakukan melalui program khusus bertajuk ANDAL  (Ada Nyata di Setiap Langkah), sebagai upaya menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Indosat memprediksi lonjakan trafik selama Nataru akan meningkat lebih dari 27 persen dibandingkan hari biasa, dengan dominasi pada layanan data.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat Circle Sumatra telah melakukan peningkatan kapasitas jaringan inti di seluruh wilayah Sumatera, terutama di kota-kota besar seperti Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, dan Padang.

Dari total sekitar 46 ribu BTS 4G yang tersebar di Sumatra, lebih dari 2.800 site di lokasi prioritas telah dioptimalkan.

Selain itu, Mobile BTS (MBTS) juga disiagakan di wilayah Lampung guna mendukung lonjakan trafik selama libur panjang Nataru.

Langkah ini ditujukan untuk memastikan layanan video streaming, media sosial, dan aplikasi perpesanan tetap berjalan optimal.

Dalam persiapan Nataru tahun ini, Indosat juga mengidentifikasi dan mengoptimalkan 123 Point of Interest (POI) baru, meningkat dari 98 POI pada tahun sebelumnya.

Lokasi prioritas tersebut mencakup 16 titik jalan tol, 45 kawasan wisata, 7 pelabuhan, 17 pusat perbelanjaan, 6 rest area di sepanjang Tol Trans Sumatra, 10 bandara utama.

Termasuk Bandara Kualanamu dan Sultan Mahmud Badaruddin II, serta gereja dan pusat ibadah yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan.

Tak hanya itu, sebanyak 25 rute konektivitas baru juga telah dioptimalkan untuk mendukung arus mobilitas masyarakat selama Nataru, meningkat signifikan dibandingkan sembilan rute pada periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, terdapat 27 POI baru dan 16 rute baru yang menjadi fokus penguatan jaringan Indosat tahun ini.

EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan Sumatra menjadi salah satu pusat mobilitas utama selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Melalui program ANDAL, Indosat berupaya memastikan setiap perjalanan dan perayaan masyarakat didukung oleh konektivitas yang stabil dan berkualitas.

“Sumatera adalah hub mobilitas utama selama Nataru. Melalui program ANDAL, kami memastikan setiap langkah perjalanan dan perayaan masyarakat terdukung oleh konektivitas yang andal dan berkualitas, bahkan di tengah lonjakan trafik tertinggi,” ujar Agus Sulistio.

Sejalan dengan peningkatan jaringan, Indosat juga mengintegrasikan teknologi AIvolusi5G yang dilengkapi fitur keamanan siber Anti Spam Anti Scam.

Fitur berbasis kecerdasan buatan ini mampu mendeteksi dan memblokir secara proaktif pesan serta panggilan spam maupun penipuan digital.

“Dengan integrasi AIvolusi5G dan fitur Anti Spam Anti Scam, kami ingin memberikan rasa aman dan ketenangan bagi pelanggan di tengah tingginya aktivitas digital selama Nataru,” tambah Agus.

Selain penguatan jaringan, Indosat turut menghadirkan berbagai penawaran spesial Nataru melalui brand IM3 dan Tri.

IM3 menawarkan paket data 150GB dengan masa aktif 28 hari seharga Rp150.000 untuk mendukung kebutuhan streaming dan berbagi konten selama liburan.

Sementara Tri menghadirkan paket data 22GB untuk 28 hari dengan harga Rp66.000 sebagai solusi konektivitas harian yang terjangkau.

Bagi pelanggan yang berlibur ke luar negeri, Indosat juga menyediakan paket IM3 Platinum.

Dengan berlangganan paket 50GB seharga Rp100.000 per bulan, pelanggan dapat menikmati layanan bebas roaming di Malaysia dan Singapura tanpa perlu mengganti kartu SIM, sejalan dengan komitmen Indosat sebagai penyedia layanan digital kelas dunia.(*)




Usulan Sawit di Papua Jadi Sorotan, Prabowo Tekankan Swasembada Energi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pengembangan wilayah Papua sebagai kawasan penanaman kelapa sawit guna mendukung program swasembada energi nasional.

Kelapa sawit dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber bioenergi yang dapat diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM) nabati, sehingga mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

Usulan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah dari Papua serta Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, pada 16 Desember 2025.

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan pentingnya setiap daerah memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan energi dan pangan secara mandiri.

“Nanti kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit, juga tebu menghasilkan etanol, singkong cassava juga untuk menghasilkan etanol sehingga kita rencanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri, swasembada pangan dan swasembada energi,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pemanfaatan komoditas lokal seperti kelapa sawit, tebu, dan singkong menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menekan impor energi.

Selama ini, impor BBM disebut menguras anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahun.

Jika daerah mampu memproduksi energi sendiri, anggaran tersebut dapat dialihkan untuk pembangunan sektor lain.

Selain mendorong kemandirian energi, pengembangan perkebunan sawit di Papua juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Namun, wacana ini memunculkan perhatian dan perdebatan dari berbagai kalangan, terutama terkait dampak lingkungan dan tata kelola lahan.

Sejumlah anggota DPR RI, khususnya dari Komisi IV, menekankan perlunya kajian lingkungan yang komprehensif sebelum kebijakan tersebut direalisasikan.

Mereka mengingatkan agar pengembangan sawit tidak mengorbankan fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem dan daerah resapan air.

Organisasi lingkungan juga menyuarakan kekhawatiran serupa. Papua dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Sehingga perluasan perkebunan sawit dikhawatirkan dapat mengancam habitat alami serta ruang hidup masyarakat adat jika tidak direncanakan dengan cermat.

Pemerintah menyatakan akan mempertimbangkan seluruh masukan dari berbagai pihak.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa swasembada energi tetap menjadi prioritas nasional, dengan komitmen menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan.(*)




Disorot Media Asing, Bendera Putih di Aceh Cerminkan Krisis Pascabencana

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh mengibarkan bendera putih sebagai simbol keputusasaan sekaligus permohonan bantuan di tengah kondisi pascabencana banjir dan tanah longsor yang dinilai belum sepenuhnya tertangani.

Bendera putih terlihat terpasang di depan rumah warga, di pinggir jalan, hingga di area persawahan.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf membenarkan adanya fenomena pengibaran bendera putih tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa makna di balik aksi warga itu beragam dan tidak dapat disimpulkan secara tunggal.

“Saya tidak tahu apa-apa, sebenarnya keliru, (bendera putih) bukan ke PBB, kepada LSM yang ada di Aceh,” ujar Muzakir Manaf saat memberikan klarifikasi kepada awak media.

Menurut Muzakir, sebagian warga mengibarkan bendera putih sebagai bentuk permintaan bantuan akibat keterbatasan logistik dan tekanan ekonomi yang dialami pascabencana.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap berupaya memastikan penanganan bencana dan distribusi bantuan terus berjalan.

Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terputusnya akses jalan, serta terganggunya distribusi bahan pangan.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Fenomena bendera putih di Aceh juga menjadi sorotan media internasional.

Channel News Asia (CNA) melaporkan bahwa, warga mengibarkan bendera putih sebagai tanda kekurangan makanan dan bantuan yang belum menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Sejumlah warga terdampak bencana mengaku bantuan belum diterima secara merata.

“Kami mengibarkan bendera putih agar orang tahu kami masih membutuhkan bantuan. Kami hanya ingin makan dan bertahan hidup,” sebut seorang warga Aceh, yang dikutip media asing.

Di Banda Aceh, kelompok masyarakat sipil turut mengibarkan bendera putih di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada pemerintah agar menetapkan status bencana nasional, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Pemberitaan terkait pengibaran bendera putih di Aceh semakin meluas setelah mendapat perhatian media asing.

Aksi simbolik ini dinilai mencerminkan situasi darurat kemanusiaan yang membutuhkan respons cepat dan konkret dari pemerintah.

Sementara itu, hasil penelusuran cek fakta Tempo memastikan bahwa pengibaran bendera putih oleh warga Aceh benar terjadi dan tidak terkait dengan informasi palsu.

Simbol tersebut digunakan warga sebagai upaya menarik perhatian agar bantuan segera disalurkan secara merata.

Pemerintah pusat dan daerah menyatakan terus memantau perkembangan di lapangan serta berupaya mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak, sembari menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.(*)




Raih Emas SEA Games, Justin Barki Donasikan Bonus Rp1 Miliar ke Sumatra Utara

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Petenis Indonesia Justin Barki menunjukkan kepedulian sosial setelah berhasil meraih medali emas SEA Games 2025 bersama tim tenis putra Indonesia.

Atlet muda tersebut memutuskan menyumbangkan seluruh bonus prestasi yang diterimanya kepada korban bencana alam di Sumatra Utara yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Justin Barki menjadi bagian dari skuad tenis putra Indonesia yang sukses mengamankan medali emas pada ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.

Atas pencapaian tersebut, ia berhak menerima bonus prestasi dari pemerintah dengan nilai sekitar Rp1 miliar.

Namun, bonus tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan disalurkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Keputusan tersebut disampaikan Justin melalui pernyataan yang beredar di media sosial dan dikutip sejumlah media nasional.

Ia mengaku memiliki dorongan pribadi dan ikatan emosional untuk membantu warga Sumatra Utara yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

“Saya punya storyline atau sebuah mimpi untuk melihat semua rakyat di Sumatra Utara, jadi saya akan menyumbangkan semua hasil penghargaan kali ini dan uang untuk orang-orang Sumatra Utara. Walaupun mungkin jumlahnya tidak super-super signifikan, tapi saya harap bisa membantu,” ujar Justin Barki.

Dana dari bonus SEA Games tersebut rencananya akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan guna memenuhi kebutuhan mendesak para korban, mulai dari bantuan logistik, pangan, hingga dukungan pemulihan pascabencana.

Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara dilaporkan mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta memaksa ribuan orang mengungsi.

Aksi sosial Justin Barki menuai apresiasi luas dari warganet, penggemar olahraga, hingga komunitas tenis nasional.

Banyak pihak menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata bahwa prestasi olahraga dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama.

Di tengah upaya pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam menangani dampak bencana di Sumatra Utara.

Kontribusi dari figur publik seperti atlet nasional dinilai mampu memperkuat semangat solidaritas dan empati sosial.

Melalui langkah ini, Justin Barki menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari medali yang diraih.

Tetapi juga dari kontribusi dan dampak positif yang diberikan kepada masyarakat luas.(*)




Respon 11 Menit, Damkar Kota Jambi Jinakkan Api di Ruko Payo Selincah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) berhasil memadamkan kebakaran yang melanda sebuah ruko di Jalan Sentot Alibasa, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Palmerah, Kamis (18/12/2025) pagi.

Api berhasil dikendalikan dengan cepat tanpa menimbulkan korban jiwa.

Dikatakan Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.32 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar dan sambungan telepon.

Lima menit berselang, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 07.46 WIB. Dengan waktu respons 11 menit, tim segera melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.

Kebakaran terjadi di ruko milik Hasanudin yang beralamat di Jalan Sentot Alibasa, RT 11, Kelurahan Payo Selincah.

Pelapor atas nama Deni menyampaikan adanya api yang membesar dari dalam bangunan ruko.

Operasi pemadaman dipimpin oleh Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan, Budi Siswanto, dengan dukungan unsur pimpinan dan personel dari Posyankar Palmerah dan Jambi Timur.

Sebanyak 14 personel Damkar dibantu dua relawan kebakaran (Redkar) diterjunkan ke lokasi menggunakan dua unit armada pemadam bernomor 012 dan 013.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 41 menit. Petugas menggunakan sekitar 3.000 liter air untuk menjinakkan api hingga benar-benar padam.

Tidak terdapat hambatan berarti selama proses penanganan berlangsung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik pada mesin air yang kemudian merambat ke lemari di sekitarnya,” sebut Mustari Affandy.

Hingga saat ini, kerugian materi akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan.

Setelah memastikan kondisi aman, seluruh personel kembali ke mako dan pos masing-masing pada pukul 08.20 WIB.

Penanganan kebakaran dilakukan dengan metode 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Dalam kegiatan tersebut, tim Damkartan turut didukung unsur Forkopimcam dan instansi terkait, antara lain Camat Palmerah, Lurah Payo Selincah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, serta Satlantas Polresta Jambi.

Pelaksanaan pelayanan pemadaman kebakaran ini berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Marak Penagihan Utang Tak Sesuai Aturan, OJK Siapkan Penertiban Debt Collector

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan memperketat pengawasan dan menertibkan praktik penagihan utang oleh pihak ketiga atau debt collector.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya laporan masyarakat terkait penagihan yang dilakukan secara tidak sesuai aturan, bahkan berujung pada tindak kekerasan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Penegasan itu disampaikan setelah terjadinya insiden pengeroyokan terhadap dua penagih utang atau mata elang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025, yang menyebabkan keduanya meninggal dunia.

Peristiwa tersebut memicu perhatian publik terhadap praktik penagihan utang yang selama ini dinilai belum sepenuhnya tertib.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan bahwa penertiban akan difokuskan pada tanggung jawab pelaku usaha jasa keuangan atau kreditur yang menugaskan pihak ketiga untuk melakukan penagihan.

Menurutnya, kreditur tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas tindakan debt collector yang mereka pekerjakan.

“Penertiban itu akan kami lihat dalam konteks tanggung jawab pemilik usaha yang menugaskan. Karena tidak boleh lepas dari dia. Kami akan melihat apakah masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” ujar Mahendra saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

Mahendra menambahkan bahwa kasus pengeroyokan tersebut telah masuk ke ranah hukum pidana dan menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Meski demikian, OJK menilai perlu adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap mekanisme penagihan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

OJK mengingatkan bahwa aturan mengenai penagihan utang sebenarnya telah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.

Regulasi tersebut mengatur tata cara, etika, serta batasan dalam proses penagihan kepada debitur. Namun, praktik di lapangan masih kerap menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Dalam pernyataan terpisah, OJK kembali menegaskan kepada seluruh pelaku usaha jasa keuangan bahwa kreditur wajib bertanggung jawab penuh atas tindakan pihak ketiga yang mereka tunjuk.

Penegasan ini dinilai penting agar proses penagihan utang tetap berjalan sesuai hukum dan menjunjung tinggi etika.

Penertiban debt collector dianggap mendesak karena praktik penagihan yang tidak terkendali sering menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

OJK berharap, dengan pengawasan yang diperketat, penagihan utang dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan menghormati hak konsumen.

OJK juga mengimbau masyarakat untuk memahami hak dan kewajiban sebagai debitur, serta aktif melaporkan praktik penagihan yang melanggar aturan melalui kanal pengaduan resmi OJK.(*)




Pesona Kawah Ijen Banyuwangi, Destinasi Wisata Alam dengan Fenomena Api Biru Langka

BANYUWANGI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kawah Ijen dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Indonesia.

Berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur, kawasan ini merupakan gunung berapi aktif yang menyimpan fenomena alam langka dan menakjubkan.

Keunikan lanskap vulkanik serta aktivitas geologinya menjadikan Kawah Ijen sebagai tujuan favorit wisatawan lokal hingga mancanegara.

Daya tarik utama wisata Kawah Ijen adalah fenomena api biru atau blue fire yang hanya bisa disaksikan pada malam hingga dini hari.

Fenomena ini terjadi akibat pembakaran gas belerang yang keluar dari celah kawah saat bertemu oksigen.

Keberadaan api biru yang sangat langka membuat Kawah Ijen masuk dalam daftar destinasi wisata minat khusus kelas dunia.

Selain api biru, Kawah Ijen juga memiliki danau kawah berwarna hijau toska yang dikenal sebagai salah satu danau asam terbesar di dunia.

Kontras warna air dan dinding kawah menciptakan panorama dramatis yang menjadi daya tarik utama bagi fotografer dan pecinta alam.

Saat matahari terbit, pemandangan kawah terlihat semakin eksotis dengan nuansa alam yang ekstrem namun memukau.

Kawasan ini juga menjadi lokasi penambangan belerang tradisional yang masih berlangsung hingga kini.

Para penambang belerang Kawah Ijen bekerja secara manual dengan peralatan sederhana, mengangkut bongkahan belerang dari dasar kawah.

Aktivitas tersebut menjadi gambaran nyata tentang ketangguhan masyarakat lokal yang menggantungkan hidup dari alam.

Untuk mencapai puncak Kawah Ijen, wisatawan harus melakukan pendakian selama sekitar 1,5 hingga 2 jam dari Pos Paltuding.

Jalur pendakian relatif ramah, namun kondisi udara dingin dan paparan gas belerang memerlukan persiapan fisik yang matang.

Penggunaan masker gas sangat dianjurkan demi menjaga keselamatan.

Fasilitas wisata di kawasan Kawah Ijen terus ditingkatkan, mulai dari area parkir, pusat informasi, hingga layanan pemandu lokal.

Pengelolaan wisata dilakukan secara ketat untuk memastikan keamanan pengunjung sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Pengunjung diharapkan mematuhi seluruh aturan yang berlaku, termasuk menjaga jarak dari area berbahaya dan tidak merusak lingkungan.

Sebagai kawasan konservasi alam, Kawah Ijen membutuhkan kesadaran wisatawan untuk menerapkan prinsip wisata berkelanjutan.

Dengan perpaduan fenomena api biru, danau kawah yang unik, serta kehidupan manusia di tengah alam ekstrem, Kawah Ijen menawarkan pengalaman wisata yang tidak terlupakan.

Destinasi ini menjadi pilihan ideal bagi pencinta petualangan dan keindahan alam yang autentik.(*)




Satu-satunya BUMD di Jambi, Perumdam Tirta Mayang Raih Predikat Informatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Jambi.

Pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2025, Rabu 17 Desember 2025 malam, Perumdam Tirta Mayang menjadi satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memperoleh predikat “Informatif”.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang, Dwike Riantara, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan yang ketiga kalinya diraih oleh Perumdam Tirta Mayang.

Capaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan daerah tersebut dalam menjalankan prinsip transparansi dan pelayanan informasi publik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan keterbukaan informasi dan memberikan layanan informasi yang jelas, terbuka, serta mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Dwike.

Menurutnya, keberhasilan Perumdam Tirta Mayang meraih predikat Informatif tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi yang baik dengan berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kota Jambi.

Dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi sebagai leading sector turut berperan penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

Selain itu, peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga menjadi faktor pendukung dalam mewujudkan tata kelola informasi yang akuntabel dan berkelanjutan.

Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Perumdam Tirta Mayang dalam menerapkan prinsip good governance dan meningkatkan kepercayaan publik.

Serta mendorong kualitas layanan air minum yang profesional dan transparan kepada masyarakat Kota Jambi.(*)