Penyegaran Warna New Honda Scoopy, Skutik Fashionable Trendsetter

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran warna terbaru untuk New Honda Scoopy, skutik fashionable yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai trendsetter di Tanah Air.

New Honda Scoopy kini tersedia dalam beberapa varian dengan pilihan warna baru yang menarik.

Varian Fashion hadir dengan empat warna: Fashion Black, Fashion Red, Fashion Cream, dan Fashion Mint.

Varian Prestige yang dilengkapi Smart Key menambah warna Prestige Red, melengkapi Prestige Black dan Prestige White.

Sementara varian Stylish menampilkan Stylish Grey, Stylish Green, dan Stylish Beige.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan, penyegaran ini ditujukan untuk konsumen muda yang ingin tampil lebih personal dan stylish.

“Honda Scoopy selalu menjadi simbol gaya hidup pengguna muda yang suka tampil beda. Melalui warna baru ini, kami memberikan lebih banyak pilihan untuk mengekspresikan kepribadian,” ujar Octa.

Selain warna, New Honda Scoopy tetap mempertahankan desain retro dan unik dengan fitur modern, seperti lampu depan LED crystal block, Digital Panel Meter, USB Type-C Charger, velg 5 palang, Honda Smart Key dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm, serta Multi-Function Hook.

Skutik ini dibekali mesin 110cc SOHC dengan teknologi injeksi PGM-FI dan eSP (enhanced Smart Power), mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @7.500 rpm dan torsi 9,2 Nm @6.000 rpm dengan konsumsi bahan bakar 59 km/l.

Mesin ramah lingkungan ini memenuhi standar emisi Euro 3.

New Honda Scoopy dipasarkan dengan harga OTR Jakarta mulai Rp 22.876.000 untuk varian Fashion, dan Rp 23.681.000 untuk varian Stylish dan Prestige.

Penyegaran warna ini membuat New Honda Scoopy semakin menjadi pilihan utama bagi pengendara muda yang ingin tampil beda, unik, dan stylish.(*)




Mantan Branch Manager BNI Palembang Dituntut 3 Tahun Penjara, Kasus Korupsi PT PAL

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Terdakwa Rais Gunawan, Branch Bisnis Manager PT Bank BNI Kacab Palembang, dituntut 3 tahun penjara.

Ia dijerat dalam perkara dugaan korupsi dana Rp 105 miliar yang dikucurkan untuk PT Prosympac Agro Lestari (PAL) tahun 2018-2019.

Tuntutan dibacakan di ruang sidang Tipikor Kartika, Pengadilan Negeri Jambi, Senin (1/12/2025).

Selama pembacaan tuntutan, Rais terlihat tertunduk, mendengarkan dengan seksama keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Selain pidana penjara, JPU juga menjatuhkan denda Rp 100 juta dengan subsider tiga bulan penjara.

Tidak ada tuntutan uang pengganti dalam kasus ini.

Jaksa Penuntut Umum, Insyayadi, menyebutkan beberapa pertimbangan dalam penetapan tuntutan.

“Yang memberatkan terdakwa adalah tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya,” ujarnya.

Rais dituntut berdasarkan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kuasa hukum terdakwa memastikan akan mengajukan pembelaan atau pledoi pada sidang berikutnya, yang dijadwalkan pada Senin, 15 Desember 2025.

Kasus ini bermula saat Rais berperan sebagai Branch Bisnis Manager PT Bank BNI Kacab Palembang dan diduga lalai menilai kemampuan PT PAL dalam membayar utang kredit.

Akibat kelalaiannya, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 105 miliar.

Terdakwa diancam dengan pasal Primair Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001, dan subsidiar Pasal 3 jo Pasal 18 UU yang sama jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.(*)




Curah Hujan Tinggi di Hulu Sungai Batanghari dan Batang Tebo, Pemkab Minta Warga Waspada

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo memperketat pemantauan terhadap sungai Batanghari dan Batang Tebo menyusul tingginya curah hujan di wilayah hulu kedua sungai tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebo, Joko Ardiawan, Sp, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan intensif baik langsung di lapangan maupun melalui satelit.

“Berdasarkan pantauan, curah hujan di hulu kedua sungai masih tinggi. Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk siaga menghadapi banjir kiriman,” ujar Joko saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12/2025).

Joko menjelaskan bahwa himbauan ini juga didukung langkah-langkah antisipatif dari Pemkab Tebo.

Bupati Tebo telah mengirimkan surat kepada seluruh kepala OPD, camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Tebo untuk meningkatkan kewaspadaan serta koordinasi dalam menghadapi potensi bencana hidro-meteorologi.

“Seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, termasuk relawan, diminta siaga dan memperkuat koordinasi dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana,” tambah Joko.

Selain itu, masyarakat juga diminta aktif melakukan gotong royong membersihkan parit dan saluran air di lingkungan masing-masing untuk mencegah genangan dan penyumbatan.

Joko juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap curah hujan ekstrem, potensi tanah longsor, angin puting beliung, serta menjaga kesehatan di tengah perubahan cuaca yang cepat.

“Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko bencana dan menjaga keselamatan,” pungkas Joko.(*)




Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Protes Dakwaan JPU, DPRD Jadi Sorotan Tak Kunjung jadi Tersangka

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Empat dari sepuluh terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023 menyampaikan eksepsi di Pengadilan Negeri Jambi, Senin (1/12/2025).

Empat terdakwa tersebut yakni Helpi Apriadi, Reki Eka Fictoni, Yuses Alkadira, dan Heri Cipta.

Kuasa hukum Heri Cipta, Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, mempertanyakan mengapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak menetapkan Ketua dan anggota DPRD Kerinci sebagai tersangka.

Menurutnya, kliennya hanya salah satu pihak yang terlibat dalam proses transaksi politik.

“Awalnya Heri Cipta hanya mengajukan anggaran sekitar Rp 400 juta. Namun anggaran naik drastis menjadi Rp 3,45 miliar sesuai keputusan DPRD tanpa perbaikan dari Dishub. Mereka yang mengatur proyek, mulai dari penganggaran, penentuan rekanan, hingga menerima fee, tapi JPU tidak menetapkan anggota DPRD sebagai tersangka,” jelasnya.

Kuasa hukum terdakwa lainnya juga menyatakan keberatan terhadap surat dakwaan JPU.

Mereka menilai dakwaan tidak memuat unsur motif, yang seharusnya menjadi pertimbangan dalam penjatuhan hukuman.

Menurut mereka, dakwaan hanya menekankan perbuatan melawan hukum dan kerugian negara, tanpa mempertimbangkan niat jahat terdakwa.

Keempat terdakwa memohon agar dibebaskan atau diberikan hukuman seadil-adilnya.

Sementara terdakwa Yuses Alkadira, yang sebelumnya mengajukan penangguhan penahanan, masih menunggu keputusan hakim terkait permohonannya.

Sidang kasus ini dijadwalkan kembali pada pekan depan, 8 Desember 2025, dengan agenda menghadirkan saksi.

JPU Kerinci, Tomi Ferdian, menyatakan pihaknya akan menanggapi eksepsi terdakwa secara tertulis pada sidang berikutnya.

Terkait pertanyaan mengapa anggota DPRD tidak dijadikan tersangka, Tomi menegaskan pihaknya telah memeriksa anggota DPRD sebagai saksi dan akan menghadirkan mereka di persidangan.(*)




Keindahan Pulau Komodo, Surga Wisata Alam dan Konservasi di NTT

NTT, SEPUCUKJAMBI.ID – Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling ikonik di Indonesia.

Pulau ini merupakan habitat asli komodo, reptil raksasa purba yang hanya dapat ditemukan di beberapa pulau di Tanah Air.

Tak heran, Pulau Komodo selalu menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan langsung kehidupan satwa langka tersebut.

Namun pesona Pulau Komodo tidak hanya berhenti pada keberadaan komodo.

Wisatawan disuguhi bentang alam luar biasa, mulai dari pantai berpasir putih, laut sebening kristal, hingga bukit-bukit hijau yang menawarkan panorama indah dari berbagai sudut.

Aktivitas trekking menjadi pilihan populer untuk menikmati pemandangan dari ketinggian, sementara snorkeling menjadi daya tarik utama bagi pecinta dunia bawah laut.

Saat berkunjung dan berinteraksi dengan komodo, keamanan menjadi hal yang wajib dipatuhi.

Setiap pengunjung harus didampingi pemandu resmi dari Taman Nasional Komodo.

Wisatawan juga diwajibkan menjaga jarak aman serta mengikuti arahan pemandu demi keselamatan diri dan satwa.

Komodo, meski terlihat lamban, dapat bergerak cepat ketika merasa terganggu.

Selain kekayaan alam, Pulau Komodo juga memiliki kekayaan budaya. Penduduk lokal khususnya suku Bajo masih mempertahankan cara hidup tradisional, termasuk aktivitas melaut dan membuat kerajinan tangan.

Mengunjungi desa-desa lokal memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin lebih mengenal budaya masyarakat setempat.

Taman Nasional Komodo telah lama diakui sebagai situs warisan dunia, menjadikannya tidak hanya tujuan wisata tetapi juga pusat edukasi lingkungan dan konservasi satwa.

Melihat komodo dari dekat dan menikmati keindahan pulau memberi pengalaman otentik yang sulit dilupakan.

Dengan perpaduan antara keindahan alam, petualangan, dan edukasi konservasi, Pulau Komodo menjadi destinasi yang sempurna bagi siapa pun yang ingin merasakan keunikan Indonesia.(*)




Bocah 4 Tahun Tewas di Istana Balon Sungai Penuh, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi. Informasi awal menyebutkan bahwa pemilik wahana, Fatman Jaya (41), yang diketahui bekerja sebagai PNS, menutup arena dengan mengempeskan balon tanpa memastikan apakah masih ada anak di dalamnya.

Sesaat setelah balon terlipat, orang tua korban mencari anak mereka yang sebelumnya terlihat bermain di wahana tersebut.

Ketika pemilik wahana membuka kembali balon, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kasat Reskrim Polres Kerinci mengungkapkan bahwa serangkaian tindakan penyelidikan telah dilakukan.

“Penyidik sudah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta meminta keterangan pemilik wahana. Kasus ini masih kami dalami untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau tindak pidana lain,” ujarnya.

Kapolres Kerinci turut menyampaikan belasungkawa dan mengimbau seluruh pengelola wahana permainan anak agar meningkatkan aspek keselamatan.

“Kami berduka atas musibah ini. Kepada para pengelola wahana, pastikan standar keamanan diterapkan dengan ketat dan periksa kondisi arena sebelum maupun sesudah digunakan,” tegasnya.

View this post on Instagram

Shared post on

Aviabiletebi

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Pihak Humas Polres Kerinci menyatakan akan memberikan informasi lanjutan setelah pemeriksaan lebih lengkap selesai dilakukan.(*)




Ganja Medis Diusulkan Legalisasi, Ini Respons BNN dan Legislator

Category: Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Siti Aisyah, memicu perbincangan publik setelah mengusulkan legalisasi ganja untuk keperluan medis dalam rapat Badan Legislasi DPR bersama sejumlah menteri pada akhir November 2025.

Ia menyebut banyak masyarakat, termasuk dari Aceh, berharap ganja dapat dimanfaatkan sebagai obat bagi pasien dengan kondisi tertentu.

Siti Aisyah menegaskan bahwa wacana legalisasi ini hanya untuk kebutuhan medis dan akan berada di bawah pengawasan ketat.

“Saya melihat ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga potensi komoditas strategis nasional kalau dikelola dengan baik,” ujarnya.

Namun usulan tersebut belum sepenuhnya diterima. BNN menyatakan belum setuju dengan legalisasi ganja medis karena risiko penyalahgunaan dinilai tetap tinggi apabila regulasi belum kuat.

Selain itu, penggunaan ganja sebagai obat membutuhkan bukti ilmiah yang lebih matang.

Anggota DPR lainnya, Hinca Panjaitan, menilai Indonesia tertinggal dalam riset ganja medis.

Ia menyinggung kasus seorang anak penderita cerebral palsy yang sempat berharap bisa mengakses ganja medis namun meninggal sebelum regulasi dan penelitian di Indonesia tuntas.

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk mempercepat kajian ilmiah.

Sejumlah negara telah memanfaatkan ganja sebagai bahan pengobatan, dan hal ini menjadi salah satu alasan para legislator mendukung pembahasan legalisasi terbatas di Indonesia.

Selain aspek kesehatan, Siti Aisyah juga menekankan peluang ekonomi.

Ia menyebut Aceh sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk pengembangan komoditas tersebut jika dilegalkan secara resmi dan terkontrol.

Wacana ini membuka diskusi luas antara pihak yang melihatnya sebagai peluang medis dan ekonomi, serta pihak yang menekankan aspek keamanan dan risiko penyalahgunaan.

Legalisasi ganja medis disebut membutuhkan regulasi ketat, riset komprehensif, dan sistem pengawasan yang kuat sebelum dapat diterapkan.

Meski menuai pro dan kontra, isu legalisasi ganja medis menjadi salah satu topik paling hangat di DPR karena menyentuh tiga aspek utama: kesehatan, hukum, dan ekonomi.

Para legislator berharap pembahasan ini dapat membuka peluang pengobatan alternatif bagi pasien tanpa mengganggu stabilitas hukum dan keamanan publik.(*)




Temuan Gajah Mati Pascabanjir Aceh Soroti Kerusakan Hutan dan Risiko Ekologi

Category: Nasional

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menyisakan temuan mengejutkan.

Warga menemukan seekor gajah Sumatera mati di tumpukan kayu dan lumpur di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu.

Lokasi penemuan berada di kawasan hutan yang hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki selama hampir dua jam.

Menurut keterangan warga, sebagian tubuh gajah terbenam lumpur dan ditemukan dalam posisi kepala menghadap ke bawah.

“Gajahnya terseret arus banjir dan terjebak di tumpukan kayu hutan,” ujar Muhammad Ardi, warga yang ikut melakukan penyisiran.

Warga menduga gajah tersebut terbawa arus kuat dari kawasan hulu sungai karena sebelumnya tidak pernah ada satwa gajah yang berkeliaran di desa tersebut.

Banjir bandang membawa kayu, lumpur, dan material hutan sehingga diduga menjadi penyebab kematian satwa dilindungi itu.

Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Tarmizi, mengatakan pihaknya masih menyelidiki apakah banjir bandang diperparah oleh kerusakan hutan di hulu, termasuk aktivitas penebangan liar.

“Kami akan memeriksa kondisi hutan di hulu sungai untuk menilai potensi risiko serupa ke depan,” ujarnya.

Ahli konservasi dari Forum Konservasi Gajah Sumatera, Dr. Lestari Widjaja, menilai kasus ini menunjukkan besarnya ancaman terhadap Gajah Sumatera, yang statusnya sudah rentan.

“Tidak hanya manusia dan infrastruktur yang perlu dilindungi dari bencana, tapi juga satwa liar. Gajah Sumatera menghadapi ancaman ganda dari kerusakan hutan dan bencana alam,” kata Dr. Lestari.

Penemuan bangkai gajah ini mempertegas pentingnya pengelolaan hutan dan daerah aliran sungai secara berkelanjutan.

Upaya mitigasi bencana berbasis ekologi dinilai dapat meminimalkan dampak bagi warga sekaligus melindungi satwa liar di Aceh dan wilayah rawan bencana lainnya di Sumatera.(*)




Penembakan 5 Petani di Bengkulu Selatan, Konflik dengan PT ABS Memanas

Category: Hukum,Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Insiden penembakan lima petani di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Bengkulu Selatan, Senin (24/11/2025), memicu kecaman luas dari organisasi masyarakat sipil hingga lembaga HAM.

Para korban ditembak saat memprotes aktivitas PT Agro Bengkulu Selatan (PT ABS) yang menggunakan alat berat untuk meratakan lahan garapan warga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.45 WIB ketika petani menemukan bulldozer perusahaan masuk ke lahan yang mereka klaim sebagai area garapan turun-temurun.

Ketegangan antara petani dan pihak keamanan perusahaan pun terjadi hingga akhirnya terdengar letusan senjata.

Lima petani mengalami luka tembak. Buyung terkena tembakan di bagian dada, sementara Linsurman, Edi Hermanto, Santo, dan Suhardin mengalami luka di bagian dengkul, paha, bawah ketiak, dan betis. Semua korban segera dilarikan ke rumah sakit.

Warga yang berada di lokasi menangkap satu orang yang diduga sebagai pelaku penembakan, yang disebut merupakan anggota keamanan perusahaan.

Pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum.

Konflik agraria antara petani Pino Raya dan PT ABS telah berlangsung sejak perusahaan memperoleh izin lokasi seluas 2.950 hektare pada 2012.

Warga mengaku sering mengalami intimidasi dan perusakan tanaman sebelum insiden penembakan terjadi.

WALHI mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Mereka menilai penggunaan senjata api oleh pihak keamanan perusahaan tidak dapat dibenarkan.

“Ini bukti konflik agraria masih menjadi persoalan serius. Kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan,” tulis WALHI dalam pernyataannya.

Amnesty International Indonesia juga mendesak aparat menuntaskan penyelidikan, menyebut kasus ini sebagai pelanggaran hak hidup dan keamanan warga yang harus dilindungi negara.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan siap menanggung biaya perawatan seluruh korban serta memberi pendampingan hukum bagi petani.

Sementara itu, kepolisian melakukan penyelidikan lanjutan terkait pelaku penembakan dan legalitas perizinan perkebunan sawit di wilayah tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan terhadap petani di tengah konflik agraria yang masih kerap terjadi di Indonesia.

Para pemerhati menilai kasus ini menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola lahan dan memastikan perusahaan tidak menggunakan kekerasan dalam menangani sengketa.(*)




Internet Rakyat Hadirkan 5G FWA Murah, Sudah Tersedia di 12 Daerah

Category: Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Internet Rakyat resmi diluncurkan dan langsung menarik perhatian publik karena menawarkan layanan internet rumah berkecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif hanya Rp100.000 per bulan.

Berbeda dari layanan internet konvensional, Internet Rakyat menggunakan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis Open RAN di frekuensi 1.4 GHz, sehingga tidak membutuhkan jaringan kabel fiber optik.

Program ini dikembangkan melalui kolaborasi SURGE (PT Solusi Sinergi Digital) dengan perusahaan teknologi Jepang, OREX SAI.

Model layanannya memungkinkan pengguna menikmati internet unlimited hanya dengan memasang modem (CPE) yang menerima sinyal 5G dari BTS terdekat.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa modem tidak dikenakan biaya sewa, sehingga pelanggan cukup membayar biaya bulanan Rp100 ribu.

Saat ini, cakupan Internet Rakyat mulai meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Layanan disebut telah menjangkau lebih dari 12 daerah, termasuk sejumlah kawasan di Jawa, Maluku, dan Papua.

Meski demikian, pemerataan jaringan masih menjadi hambatan karena banyak wilayah belum masuk area jangkauan. Pemerintah dan penyedia layanan menargetkan perluasan signifikan mulai 2026.

Pemerintah menekankan bahwa Internet Rakyat dirancang untuk menekan biaya internet rumah sekaligus memperluas akses digital masyarakat.

Teknologi 5G FWA dinilai mampu menjangkau wilayah yang sulit dilalui kabel fiber, sehingga diharapkan mendorong transformasi digital, pendidikan, UMKM, hingga layanan publik.

Meski menawarkan harga yang sangat terjangkau, sejumlah kekhawatiran muncul terkait konsistensi kualitas jaringan, terutama saat jumlah pengguna meningkat.

Beberapa pengguna forum teknologi juga mempertanyakan kecepatan pada jam sibuk serta kesiapan infrastruktur di tahap awal ekspansi.

Calon pelanggan dapat mengecek ketersediaan layanan melalui portal resmi sebelum mendaftar.

Jika alamat masuk jangkauan, pemasangan bisa dilakukan tanpa biaya tambahan. Beberapa daerah bahkan dilaporkan mendapat promo gratis bulan pertama.

Dengan biaya jauh lebih rendah dibanding internet rumahan pada umumnya, Internet Rakyat menjadi salah satu layanan yang paling dinanti masyarakat.

Namun keberhasilan jangka panjangnya akan ditentukan oleh pemerataan jaringan dan pemeliharaan infrastruktur nasional.(*)