Walikota Maulana Soroti TPS Dekat Drainase, Berpotensi Picu Banjir di Jelutung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Kota Jambi, Maulana, menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada dekat saluran drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Temuan tersebut disampaikan Maulana saat meninjau langsung kondisi drainase di kawasan tersebut belum lama ini.

Peninjauan dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir di tengah meningkatnya curah hujan di Kota Jambi.

Menurut Maulana, keberadaan TPS yang terlalu dekat dengan saluran air berpotensi menyebabkan penyumbatan drainase dan memperparah risiko banjir saat musim hujan.

“Selain sedimentasi, kita juga melihat ada TPS yang lokasinya tidak jauh dari drainase. Ini tentu perlu kita tata agar tidak menimbulkan masalah lingkungan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Maulana juga menemukan sejumlah saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi.

“Setelah kita cek, ada sedimen yang menutupi saluran dan langsung kita kerjakan hari ini. Namun ada juga drainase yang tertutup total sehingga membutuhkan bantuan alat berat. Nanti akan kita hitung kebutuhan pengerjaannya,” jelasnya.

Ia menegaskan penanganan drainase harus dilakukan secara bertahap dan melibatkan partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong.

Terkait keberadaan TPS di kawasan tersebut, Maulana mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan solusi melalui Program Kampung Bahagia yang akan dijalankan tahun ini.

Melalui program tersebut, pengelolaan sampah akan dilakukan dengan sistem penjemputan langsung dari rumah warga menggunakan kendaraan bentor.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua RT. Program Kampung Bahagia akan berjalan tahun ini. Silakan membeli bentor untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga sehingga TPS ini bisa kita tutup secara permanen,” kata Maulana.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga akan menambah armada pengangkut sampah untuk meningkatkan pelayanan kebersihan di kota tersebut.

Maulana menyebutkan sekitar 20 unit armada pengangkut sampah direncanakan akan ditambah pada April mendatang.

“Insya Allah pada April nanti kita tambah sekitar 20 unit armada pengangkut sampah. Kemudian sekitar Mei atau Juni akan diresmikan pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo. Kebersihan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas agar lingkungan semakin nyaman,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Tinjau Drainase di Cempaka Putih, Antisipasi Banjir Saat Curah Hujan Meningkat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Kota Jambi, Maulana, meninjau sejumlah saluran drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, belum lama ini.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang terjadi di Kota Jambi.

Kunjungan itu juga dimanfaatkan pemerintah kota untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur lingkungan di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga RT 21 melalui ketua RT setempat menyampaikan sejumlah keluhan kepada wali kota terkait kondisi drainase yang mengalami kerusakan dan penyumbatan di beberapa titik.

Setelah melakukan pengecekan di lapangan, Maulana menemukan adanya sedimentasi yang menutupi aliran air pada saluran drainase tersebut.

“Setelah kita cek, ada sedimen yang menutupi saluran dan langsung kita kerjakan hari ini. Namun ada juga drainase yang tertutup total sehingga membutuhkan bantuan alat berat. Nanti akan kita hitung kebutuhan pengerjaannya,” ujar Maulana.

Ia menegaskan penanganan drainase tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Selain memeriksa kondisi drainase, Maulana juga menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lokasinya tidak jauh dari saluran tersebut.

Menurutnya, persoalan sampah di kawasan itu akan ditangani melalui Program Kampung Bahagia yang direncanakan mulai berjalan tahun ini.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua RT. Program Kampung Bahagia akan berjalan tahun ini. Silakan membeli bentor untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga sehingga TPS ini bisa kita tutup secara permanen,” katanya.

Maulana menambahkan, Pemerintah Kota Jambi juga berencana menambah armada pengangkut sampah untuk meningkatkan pelayanan kebersihan di kota tersebut.

“Insya Allah pada April nanti kita tambah sekitar 20 unit armada pengangkut sampah. Kemudian sekitar Mei atau Juni akan diresmikan pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo. Kebersihan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas agar lingkungan semakin nyaman,” pungkasnya.(*)




Horoskop Harian 8 Maret 2026: Tips Cerdas Mengelola Keuangan dan Asmara Setiap Zodiak

SEPUCUKJAMBI.ID – Hari ini menghadirkan energi reflektif yang mendorong kita mengevaluasi langkah dan keputusan.

Beberapa zodiak disarankan lebih hati-hati dalam komunikasi, sementara yang lain bisa menemukan peluang baru lewat kerja sama dan sikap optimis.

Aries (21 Maret–19 April)

Peruntungan: Dukungan orang sekitar membuat ide semakin menjanjikan, tapi jangan terburu-buru mengeksekusi.
Keuangan: Hindari urusan administratif yang merepotkan; percayai kemampuanmu sendiri.
Asmara: Sikap terbuka dan hangat mempererat hubungan dengan orang terdekat.

Taurus (20 April–20 Mei)

Peruntungan: Saatnya berbicara jujur tentang hal yang mengganjal. Kejelasan akan membuat hati lega.
Keuangan: Semangat tinggi membantumu mengatasi hambatan kecil.
Asmara: Rendah hati dan bijak menjaga hubungan tetap harmonis.

Gemini (21 Mei–20 Juni)

Peruntungan: Sikap keras orang lain memberi pelajaran berharga. Jangan terbawa emosi.
Keuangan: Jika bekerja sendiri, fokus menghadapi tantangan pribadi.
Asmara: Berbagi perhatian membuat hubungan terasa lebih hangat.

Cancer (21 Juni–22 Juli)

Peruntungan: Strategi matang memudahkan persiapan perubahan. Jangan ragu minta dukungan.
Keuangan: Bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan finansial.
Asmara: Luangkan waktu untuk diri sendiri agar emosi stabil.

Leo (23 Juli–22 Agustus)

Peruntungan: Suasana hati sensitif berpotensi memicu perdebatan kecil. Pilih kata dengan bijak.
Keuangan: Hadapi masalah yang selama ini dihindari.
Asmara: Tunda diskusi penting sampai pikiran lebih tenang.

Virgo (23 Agustus–22 September)

Peruntungan: Optimisme membuka pandangan positif. Kabar baik mungkin datang.
Keuangan: Keberuntungan mendukung pengembangan rencana baru.
Asmara: Sikap ramah dan humoris memudahkan hubungan menyenangkan.

Libra (23 September–22 Oktober)

Peruntungan: Kamu cerdas dalam menghadapi masalah, tekad kuat mendekatkan pada tujuan.
Keuangan: Energi menurun, beri waktu tubuh beristirahat.
Asmara: Evaluasi hubungan sebelum periode sibuk berikutnya.

Scorpio (23 Oktober–21 November)

Peruntungan: Ambil jarak sejenak jika ragu, menilai dengan objektif lebih baik.
Keuangan: Banyak godaan menarik, manfaatkan dengan cerdas.
Asmara: Sikap ceria dan menggoda membuatmu menarik perhatian.

Sagitarius (22 November–21 Desember)

Peruntungan: Jangan terlalu keras menilai diri sendiri. Bersikap santai menjaga keseimbangan.
Keuangan: Pengeluaran tak terduga bisa menimbulkan ketegangan.
Asmara: Salurkan energi dengan aktivitas positif agar emosi stabil.

Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Peruntungan: Keteguhan dan optimisme membantu menghadapi tantangan kerja sama atau hubungan.
Keuangan: Kemampuan diplomatis menjaga situasi tetap terkendali.
Asmara: Suasana harmonis membuat nyaman bersama orang terdekat.

Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Peruntungan: Percaya diri meningkat, mempererat hubungan di sekitarmu.
Keuangan: Jangan ambil keputusan terburu-buru.
Asmara: Fokus pada prioritas agar tidak terjebak perdebatan.

Pisces (19 Februari–20 Maret)

Peruntungan: Logika dan akal sehat membantumu mengambil keputusan tepat.
Keuangan: Saat tepat mengevaluasi kebiasaan finansial yang kurang sehat.
Asmara: Suasana romantis mendukung kebersamaan hangat dengan pasangan.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Temukan Sampah Meluber di Olak Kemang, DLH Diminta Segera Bertindak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk, menemukan tumpukan sampah yang berserakan di depo sampah kawasan Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Sabtu (7/3) sore.

Keduanya turun langsung meninjau lokasi setelah menerima keluhan dari masyarakat mengenai kondisi depo sampah yang dinilai semakin memprihatinkan.

Saat melakukan peninjauan, mereka mendapati tumpukan sampah menggunung hingga meluber ke badan jalan.

Kondisi tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga yang melintas di sekitar lokasi.

Menanggapi temuan tersebut, Faried meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangani persoalan tumpukan sampah di depo tersebut.

“Saya sudah menginstruksikan DLH Kota Jambi agar segera mengurai tumpukan sampah di lokasi ini,” tegas Faried.

Ia menilai persoalan pengelolaan sampah harus ditangani secara serius agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun risiko kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk juga menyayangkan kondisi sampah yang menumpuk hingga ke jalan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sampah kemungkinan sudah cukup lama tidak diangkut.

“Ini terlihat seperti sudah lama tidak diangkut. Kami meminta pihak terkait untuk segera memperhatikan dan menindaklanjuti persoalan ini,” ujarnya.

DPRD berharap pemerintah daerah melalui DLH dapat mempercepat penanganan agar kondisi depo sampah kembali bersih dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.(*)




PWI Kota Jambi Berbagi di Ramadan, Salurkan Sembako ke Panti Asuhan Al Mahri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Sosial Al Mahri di kawasan Kota Baru, Minggu (8/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus PWI menyalurkan bantuan berupa sembako untuk anak-anak yatim yang tinggal di panti asuhan tersebut.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, bersama jajaran pengurus PWI Kota Jambi periode 2023–2026.

Sejumlah pengurus yang hadir di antaranya Sekretaris Jenderal M Hafiz, Wakil Sekretaris Ali Ahmadi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Rizal Zebua, serta beberapa pengurus lainnya termasuk Ketua SIWO Andri Brilian Avolda.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin organisasi yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Menurutnya, tahun 2026 ini merupakan tahun ketiga kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sejak ia menjabat sebagai Ketua PWI Kota Jambi.

“Alhamdulillah tahun ini kami masih diberi kesempatan untuk berbagi dengan anak-anak yatim di Panti Asuhan Sosial Al Mahri. Kegiatan ini memang sudah menjadi agenda tahunan PWI Kota Jambi setiap bulan Ramadan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PWI Kota Jambi menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok kepada pihak panti asuhan.

Bantuan yang diberikan antara lain beras, telur, mie instan, minyak goreng, sirup, sarden, gula, serta sejumlah bantuan dana.

Irwansyah berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak di panti asuhan serta memberikan manfaat bagi mereka selama bulan Ramadan.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bisa sedikit membantu dan bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhan ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk para mitra kerja PWI Kota Jambi dan para donatur yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.

Setelah kegiatan bakti sosial, pengurus dan anggota PWI Kota Jambi juga menggelar acara buka puasa bersama di Senyala Cafe yang berada di kawasan Arizona, Kota Jambi.

Acara tersebut juga merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan untuk mempererat kebersamaan antara pengurus dan anggota organisasi.

“Buka puasa bersama ini juga sudah menjadi tradisi selama masa kepemimpinan saya. Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi antar pengurus dan anggota PWI Kota Jambi,” tambah Irwansyah.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri pembina PWI Kota Jambi Mukhtadi Putra Nusa, penasehat Rahimin, Sabar Yusminardi, serta seluruh pengurus dan anggota PWI Kota Jambi periode 2023–2026.

Irwansyah berharap seluruh pengurus dan anggota PWI Kota Jambi dapat terus menjaga kekompakan dan mempererat silaturahmi dalam menjalankan organisasi.(*)




DPR Minta TNI Perbaiki Koordinasi soal Informasi Status Siaga 1

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti adanya perbedaan penjelasan dari pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait informasi mengenai status Siaga 1 yang sempat beredar di publik.

Ia meminta agar TNI memperbaiki koordinasi internal agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kebingungan maupun spekulasi.

“Kalau memang ada perbedaan penjelasan seperti yang muncul di publik, sebaiknya koordinasi di internal TNI diperbaiki. Jangan sampai informasi yang keluar justru membingungkan rakyat,” ujar TB Hasanuddin, Minggu (8/3/2026).

Hindari Spekulasi di Masyarakat

Menurut TB Hasanuddin, perbedaan keterangan dari pejabat TNI terkait status kesiapsiagaan tersebut berpotensi memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menilai penting bagi Tentara Nasional Indonesia untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan ke publik telah melalui koordinasi yang jelas dan konsisten.

“Karena itu saya berharap TNI dapat menyampaikan informasi secara lebih terkoordinasi agar masyarakat memperoleh penjelasan yang utuh dan tidak menimbulkan berbagai penafsiran,” katanya.

Penjelasan Level Status Siaga TNI

TB Hasanuddin menjelaskan bahwa, status siaga dalam lingkungan TNI pada dasarnya merupakan mekanisme standar yang berkaitan dengan tingkat kesiapan pasukan.

Dalam sistem tersebut terdapat tiga level kesiapsiagaan, yaitu:

  • Siaga Tiga – kondisi normal ketika satuan menjalankan aktivitas rutin seperti biasa.

  • Siaga Dua – peningkatan kesiapan sebagian pasukan untuk menghadapi situasi tertentu.

  • Siaga Satu – tingkat kesiapsiagaan tertinggi ketika seluruh pasukan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi.

Pada kondisi Siaga Satu, prajurit biasanya telah melakukan konsentrasi pasukan serta menyiapkan perlengkapan dan logistik pribadi agar siap digerakkan sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Operasi Militer Harus Disetujui DPR

Meski demikian, TB Hasanuddin menegaskan bahwa penetapan status siaga merupakan mekanisme internal militer sehingga tidak memerlukan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR).

Namun, jika kesiapsiagaan tersebut berkembang menjadi pelaksanaan operasi militer, maka langkah tersebut harus mendapatkan persetujuan DPR sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia berharap koordinasi komunikasi di internal TNI dapat ditingkatkan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang jelas dan tidak muncul spekulasi yang tidak perlu terkait situasi keamanan nasional.(*)




BGN Temukan Indikasi Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis, Pengelola Dapur Diduga Jadikan Bisnis

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Gizi Nasional (BGN) mengungkap adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejumlah pihak diduga memanfaatkan pengelolaan dapur program tersebut sebagai ladang bisnis, sehingga menyimpang dari tujuan awal program yang berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan tingginya target pelaksanaan program MBG memicu banyak pihak ingin terlibat sebagai pengelola dapur program tersebut.

“Target MBG sangat tinggi sekali, muncul lah ternak-ternak yayasan. Banyak orang memiliki lebih dari satu dapur,” ungkap Nanik dalam workshop bertajuk Penguatan Strategi Komunikasi dan Implementasi Kehumasan, Sabtu (7/3/2026).

Yayasan Diduga Dijadikan Kedok Bisnis

Menurut Nanik Sudaryati Deyang, pada awalnya pemerintah membuka peluang bagi berbagai lembaga sosial, pendidikan, maupun keagamaan untuk menjadi mitra pengelola dapur MBG.

Langkah tersebut bertujuan agar berbagai lembaga dapat berpartisipasi dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama anak-anak.

Namun dalam praktiknya, BGN menemukan adanya pihak yang mendirikan yayasan dengan tujuan utama memperoleh keuntungan dari program tersebut.

“Yang muncul adalah pengusaha-pengusaha berkedok yayasan, karena orientasinya bisnis tadi. Makanya kamar pun enggak dipikirkan, diminta AC susah, kalau peralatan rusak enggak mau ganti karena hitung-hitungannya bisnis,” kata Nanik.

Kualitas Pengelolaan Dapur Terancam

BGN menilai pola pikir yang berorientasi bisnis berpotensi memengaruhi kualitas pengelolaan dapur MBG.

Beberapa pengelola disebut kurang memperhatikan fasilitas maupun standar operasional karena lebih fokus pada perhitungan keuntungan.

Padahal, program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

BGN Akan Evaluasi Mitra Pengelola

Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Badan Gizi Nasional menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap mitra yang terlibat dalam pengelolaan dapur MBG.

Kerja sama dengan pengelola dilakukan melalui sistem kemitraan yang memiliki masa evaluasi berkala agar pelaksanaan program tetap sesuai standar dan sasaran.

Nanik juga menekankan bahwa MBG harus kembali dijalankan sesuai semangat awalnya sebagai program sosial.

“Kita akan luruskan lagi ke khitahnya bahwa MBG bukan bisnis, tapi MBG adalah program kemanusiaan, investasi sosial,” ujarnya.

Program Diharapkan Tetap Tepat Sasaran

Melalui evaluasi serta penguatan pengawasan tersebut, BGN berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

Dengan demikian, program tersebut diharapkan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.(*)




OJK Optimistis Industri Pinjaman Daring Tetap Tumbuh Hingga 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri pinjaman daring (pindar) atau fintech lending membukukan kinerja positif sepanjang 2025 dengan total laba mencapai Rp2,27 triliun.

Regulator menilai capaian tersebut menunjukkan prospek yang masih kuat bagi sektor pembiayaan digital di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan industri pindar diperkirakan masih akan mencatat pertumbuhan yang baik hingga akhir 2026.

“Akumulasi laba industri Pindar selama satu tahun hingga Desember 2025 tercatat sebesar Rp2,27 triliun. Kinerja tersebut menunjukkan potensi pertumbuhan yang tetap positif pada 2026,” ujar Agusman dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).

Regulasi dan Permodalan Dorong Pertumbuhan

Menurut Agusman, pertumbuhan industri pindar didorong oleh sejumlah faktor penting, termasuk penguatan regulasi serta peningkatan permodalan perusahaan fintech lending.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur industri sekaligus meningkatkan tata kelola perusahaan agar lebih sehat dan berkelanjutan.

“Industri Pindar diperkirakan tetap tumbuh positif hingga akhir 2026 seiring penguatan regulasi dan permodalan, untuk mendorong konsolidasi sebagai bagian dari penguatan struktur industri dan tata kelola,” jelasnya.

Pembiayaan UMKM Meningkat

Selain mencatat kinerja laba yang positif, OJK juga melihat peningkatan penyaluran pembiayaan ke sektor produktif, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hingga awal 2026, outstanding pembiayaan produktif industri pindar tercatat mencapai Rp33,30 triliun. Nilai tersebut kini menyumbang sekitar 33,80 persen dari total outstanding pendanaan di industri fintech lending.

Agusman menilai peningkatan pembiayaan ini menunjukkan bahwa industri pindar semakin berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan akses pembiayaan cepat dan fleksibel.

“Peningkatan ini mencerminkan dorongan berkelanjutan untuk memperbesar kontribusi Pindar pada sektor produktif,” katanya.

OJK Perkuat Pengawasan Industri

Otoritas Jasa Keuangan menilai perkembangan tersebut menjadi indikator penting bagi arah pengembangan industri fintech lending di Indonesia.

Ke depan, regulator akan terus memperkuat pengawasan serta regulasi untuk memastikan pertumbuhan industri tetap sehat, aman bagi konsumen, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan regulasi yang semakin kuat serta meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat, OJK optimistis industri pindar dapat mempertahankan momentum pertumbuhan positif sepanjang 2026.

Sekaligus memperluas kontribusinya terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan UMKM.(*)




Jejak Hidup Vidi Aldiano Semasa Hidup, Melawan Kanker Sejak 2019

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia hiburan Indonesia berduka atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sore di usia 35 tahun.

Pelantun lagu Nuansa Bening tersebut wafat setelah beberapa tahun terakhir berjuang melawan penyakit Kanker Ginjal.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh ayah Vidi, Harry Kiss, kepada kerabat dan rekan dekat keluarga.

“Telah wafat anak saya, Vidi Aldiano. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar,” ujar Harry Kiss dalam pesan yang beredar.

Perjuangan Melawan Kanker Sejak 2019

Sebelum meninggal dunia, Vidi diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019.

Saat itu ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga dan harus menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal.

Setelah operasi tersebut, kondisi kesehatannya sempat membaik.

Namun, Vidi tetap menjalani berbagai pengobatan serta pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau perkembangan penyakitnya.

Meski menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi tetap aktif berkarya di industri musik.

Ia bahkan sering membagikan perjalanan pengobatannya melalui media sosial sebagai bentuk motivasi bagi para pejuang kanker lainnya.

Dimakamkan di Tanah Kusir

Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan pada Minggu (8/3/2026) pagi di TPU Tanah Kusir. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 08.15 WIB dalam suasana penuh duka.

Hujan yang turun sejak pagi turut mengiringi prosesi pemakaman sang penyanyi. Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami’ Ath-Thoyyibah yang berada tidak jauh dari rumah duka.

Sejumlah Selebritas Hadiri Pemakaman

Selain keluarga besar, sejumlah rekan dari kalangan selebritas juga hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya terlihat Anya Geraldine, Aqsa Aswar, dan Rachel Theresia.

Kehadiran mereka menunjukkan besarnya kehilangan yang dirasakan oleh sahabat dan rekan sesama artis di industri hiburan Indonesia.

Ucapan Duka dari Rekan Selebritas

Kabar wafatnya Vidi Aldiano langsung memicu gelombang ucapan duka dari berbagai kalangan. Banyak musisi dan selebritas menyampaikan rasa kehilangan mereka melalui media sosial.

Salah satunya datang dari aktor dan presenter Denny Sumargo, yang mengungkapkan kesedihannya atas kepergian sahabatnya tersebut.

“Hatiku hancur. Sangat hancur. Kau pergi terlalu cepat,” tulis Denny Sumargo dalam unggahannya.

Karier Musik yang Dikenang Penggemar

Vidi Aldiano dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai kariernya sejak akhir 2000-an. Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008.

Album tersebut melahirkan sejumlah lagu populer yang hingga kini masih sering diputar, termasuk Nuansa Bening dan Status Palsu.

Kepergian Vidi Aldiano menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Meski telah tiada, karya-karya yang ia tinggalkan diyakini akan terus dikenang oleh para penggemar dan pecinta musik Tanah Air.(*)




7 Penyebab Uang THR Cepat Habis dan Cara Mengelolanya

SEPUCUKJAMBI.ID – Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi momen yang paling ditunggu menjelang Lebaran.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang merasa uang THR cepat habis tanpa tahu kemana perginya.

Fenomena ini biasanya disebabkan oleh pola pengeluaran yang tidak terencana, sehingga dana tambahan yang seharusnya membantu kondisi keuangan justru cepat lenyap.

Berikut beberapa faktor yang membuat uang THR cepat habis dan tips mengelolanya:

1. Tidak Membuat Rencana Penggunaan Uang

Kesalahan umum adalah membelanjakan THR tanpa prioritas. Dana yang seharusnya bisa disisihkan untuk tabungan atau kebutuhan penting malah habis untuk hal-hal konsumtif.

2. Terlalu Semangat Belanja Kebutuhan Lebaran

Suasana Lebaran sering membuat orang membeli pakaian baru, sepatu, dan perlengkapan rumah tangga. Jika tidak dibatasi, sebagian besar THR habis hanya untuk belanja.

3. Terjebak Promo dan Diskon

Diskon, cashback, dan penawaran menarik bisa membuat orang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Pengeluaran kecil ini jika dijumlah bisa menjadi besar.

4. Banyaknya Pengeluaran Sosial

Tradisi memberi uang keponakan, membeli hadiah untuk keluarga, atau mentraktir teman juga menyedot dana cukup banyak. Tanpa manajemen yang baik, pengeluaran sosial bisa menguras THR.

5. Biaya Mudik dan Perjalanan

THR sering digunakan untuk pulang kampung, membeli oleh-oleh, dan biaya perjalanan lainnya. Tanpa perencanaan, biaya mudik bisa melebihi anggaran.

6. Pengeluaran Kecil yang Terus Muncul

Membeli camilan, nongkrong, atau jajan harian terlihat sepele, namun jika dilakukan terus-menerus bisa menghabiskan dana cukup besar.

7. Tidak Menyisihkan untuk Tabungan

Kesalahan terbesar adalah tidak menyisihkan sebagian THR untuk tabungan. Dana tanpa alokasi otomatis habis untuk kebutuhan konsumtif.

Tips Memanfaatkan THR dengan Bijak:

  • Buat anggaran dan prioritas kebutuhan Lebaran.

  • Pisahkan dana untuk belanja, mudik, dan tabungan.

  • Batasi pembelian barang yang tidak terlalu dibutuhkan.

  • Manfaatkan promo dengan cermat, jangan tergoda diskon.

  • Sisihkan sebagian untuk dana darurat atau investasi jangka pendek.

Dengan pengelolaan yang tepat, THR bukan hanya habis untuk konsumsi sesaat, tetapi juga bisa meningkatkan kondisi keuangan jangka panjang.(*)