Emado’s Resmi Hadir di Sumatera: Cabang Ke-98 Dibuka di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kabar gembira bagi para pencinta kuliner Timur Tengah! Emado’s, restoran dengan cita rasa autentik khas Arab, resmi membuka cabang terbarunya di Kota Jambi.

Hadirnya Emado’s di Sumatera merupakan jawaban atas tingginya permintaan masyarakat yang ingin menikmati menu roasted chicken yang menjadi ikon restoran ini.

Emado’s dikenal berbeda karena sang pendiri sekaligus Head Chef, Chef Emad Al Amad, merupakan warga asli Palestina.

Didirikan pada tahun 2018 di Kemang, Jakarta, Emado’s menyajikan hidangan Timur Tengah yang autentik namun tetap disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

Dalam waktu tujuh tahun, Emado’s berkembang pesat dan kini telah memiliki lebih dari 95 outlet di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Bandung, Jawa Tengah, Pantura, Jawa Timur, Sulawesi, Kalimantan, hingga Sumatera.

Cabang Jambi yang baru ini merupakan outlet ke-98.

Outlet baru Emado’s berlokasi di Jalan Kol Pol M Thaher No.109, Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Jambi 36138

Pembukaan resmi dijadwalkan pada 6 Desember 2025.

Menu Andalan Emado’s di Cabang Jambi

Pengunjung bisa menikmati rangkaian menu favorit Emado’s, termasu Roasted Chicken Menu best seller dengan bumbu khas Timur Tengah.

Pilihan tiga jenis nasi rempah:

* Nasi Mandhi

* Nasi Kabsah

* Nasi Biryani

Appetizer & Dessert

* Shawarma

* Samosa

* Pisang Kunafa

* Cheese Kunafa

* Umm Ali

* Dan berbagai pilihan minuman segar

Dalam rangka pembukaan outlet ke-98, Emado’s menghadirkan Special Opening Promo:

★ 3 Ekor Roasted Chicken hanya Rp99.000! ★

Promo ini berlaku selama periode pembukaan dan masih ada banyak penawaran menarik lainnya. Jangan sampai terlewat!

Selain dine-in dan take-away, pelanggan juga dapat memesan secara online melalui Hotline:

📞 0878-0100-1053

📞 0812-2070-1067

📞 0821-1837-8580

Dengan hadirnya Emado’s di Jambi, masyarakat Sumatera kini bisa langsung menikmati kuliner Timur Tengah autentik yang kaya rempah dan lezat. Jangan lewatkan pengalaman kuliner khas Emado’s!.(*)




Fenomena Unik Danau Singkarak Tetap Bersih Saat Banjir Sumatera Barat, Ini Rahasia Alamnya

SUMBAR, SEPUCUKJAMBI.ID – Meski banjir bandang melanda wilayah Sumatera Barat pada akhir November 2025, air Danau Singkarak dan Sungai Ombilin tetap jernih

Arus deras membawa kayu gelondongan dan material hanyut dari hulu, namun air danau tetap bersih, bahkan berwarna biru‑hijau, yang memukau warga dan menjadi sorotan media sosial.

“Sungai-sungai yang berhulu ke Danau Singkarak membawa air yang sudah jernih sehingga Danau Singkarak tetap jernih,” ujar Ade, dikutip dari YouTube Kompas TV pada Rabu, 3 Desember 2025.

Kondisi ini telah menjadi keunggulan Danau Singkarak sejak lama.

Kejernihan air disebabkan sungai-sungai yang masuk ke danau melewati daerah berbatu kapur, yang secara alami menyaring lumpur dan material hanyut.

“Dari dulu keunggulan Danau Singkarak adalah airnya yang selalu jernih karena batu kapur berfungsi sebagai penyaring alami,” tambahnya.

Fenomena ini memikat warga dan wisatawan. Banyak yang mengabadikan momen Danau Singkarak tetap jernih meski banjir terjadi, menjadikan danau ini perbincangan hangat di media sosial.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat tetap waspada karena kayu gelondongan masih tersebar di danau dan banjir memengaruhi beberapa nagari di sekitarnya.

Pemerintah daerah bersama tim mitigasi bencana fokus pada pemulihan wilayah terdampak, evakuasi warga, dan distribusi bantuan sambil terus memantau kondisi danau.

Kejernihan Danau Singkarak di tengah banjir menjadi bukti unik kekuatan alam yang mampu mempertahankan keindahan meski kondisi ekstrem melanda.(*)




Tren Salmon Candy, Berbahaya Jika Tak Diolah dengan Benar

SEPUCUKJAMBI.ID – Saat ini, netizen tengah ramai mengikuti tren membuat salmon candied di media sosial.

Olahan ini dibuat dengan memarinasi salmon mentah menggunakan gula atau sirup maple, kemudian diasap hingga teksturnya mengering.

Perpaduan rasa manis dan asin yang khas membuat banyak orang tertarik untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Namun di balik tren yang semakin banyak diikuti ini, tidak sedikit pengguna media sosial yang membuat salmon candied tanpa melalui proses pengasapan.

Sebagian orang hanya merendam potongan salmon mentah dalam bumbu lalu membiarkannya mengering di dalam kulkas, seolah hal itu sudah cukup untuk menghasilkan hidangan tersebut.

Padahal, cara seperti ini justru berpotensi memicu pertumbuhan bakteri berbahaya.

Salmon mentah memang terlihat segar, tetapi bisa saja mengandung bakteri seperti Salmonella, Listeria, hingga Vibrio.

Jika salmon tidak diolah dengan benar, bakteri-bakteri tersebut dapat berkembang dan memicu keracunan makanan dengan gejala seperti demam, mual, atau diare.

Pada kelompok tertentu seperti ibu hamil, lansia, atau individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah, risiko komplikasinya bahkan bisa lebih serius.

Selain bakteri, salmon mentah juga dapat mengandung parasit seperti cacing pita yang hidup pada jaringan otot ikan.

Kontaminasi ini bisa muncul secara alami dari lingkungan perairan, maupun dari penanganan dan penyimpanan yang tidak tepat setelah ikan ditangkap.

Membiarkan salmon mentah terlalu lama di kulkas dalam kondisi lembap justru membuat bakteri dan parasit semakin berpotensi berkembang.

Cara pengolahan salmon candied yang tidak tepat dan membiarkan salmon dalam keadaan mentah juga dapat memengaruhi kualitas ikan salmon.

Untuk itu, penting memahami cara mengolah agar tidak terbawa tren semata yang bisa membahayakan kesehatan.(*)




Alhamdulillah, Donasi Banjir-Longsor Sumatera Melalui Baznas Kota Jambi Terus Bertambah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Baznas Kota Jambi menjadi garda utama penggalangan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, melalui Wakil Ketua 3, Sanandar, SE, RFP, menjelaskan antusiasme masyarakat terhadap posko donasi terus meningkat.

“Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan obat-obatan,” kata dia.

“Jika dikonversi ke uang tunai, jumlahnya mencapai sekitar Rp 300 juta. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” ujar Padli.

Baznas Kota Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengelola donasi agar proses distribusi berjalan tertib dan transparan.

Logistik yang diterima, mulai dari pangan, sandangan, hingga kebutuhan kesehatan, dipersiapkan secara matang sebelum diberangkatkan ke wilayah terdampak.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Baznas Kota Jambi.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, Pemkot Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas sebagai lembaga resmi. Saya dan keluarga juga menyalurkan bantuan melalui Baznas,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi dan Baznas menargetkan keberangkatan bantuan pada tanggal 9 Desember, dengan estimasi tiba di lokasi pada 11 Desember.

Wali Kota Maulana akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan secara langsung ke pihak terkait.

Baznas menekankan bahwa prioritas distribusi akan diberikan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta perlengkapan anak-anak dan lansia.

Seluruh proses akan didampingi langsung oleh Baznas agar bantuan diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mari terus dukung saudara-saudara kita di Sumatera melalui Baznas. Setiap bantuan, sekecil apapun, sangat berarti,” ajak Padli.(*)




Tingkatkan Upaya Mitigasi Bencana, Walikota Maulana Ajak Warga Kota Jambi Jaga Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus meningkatkan upaya mitigasi bencana, terutama menghadapi risiko banjir akibat curah hujan tinggi dan potensi angin puting beliung.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana bagi warga.

Menurut Maulana, salah satu fokus utama adalah penguatan sistem drainase di wilayah perkotaan.

“Kami terus memantau pipanisasi drainase. Alhamdulillah, dengan upaya normalisasi dan pembangunan drainase di kawasan Kenali Asam sepanjang 2,8 km,” sebut Maulana.

“Dampak banjir akibat hujan deras 2–3 jam kini jauh berkurang,” ujar Wali Kota Maulana, Jumat (5/12/2025).

Wali Kota Maulana menekankan pentingnya peran masyarakat untuk menjaga kebersihan drainase.

Ia mengingatkan agar warga tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.

“Kami berharap masyarakat RT aktif mengecek drainase dan memastikan tidak ada sampah yang menghambat aliran air,” tambahnya.

Selain normalisasi drainase, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan pembangunan kolam retensi sebagai langkah antisipasi banjir.

Maulana menjelaskan, kolam retensi akan menampung air di titik terendah, sehingga potensi genangan bisa dikurangi secara signifikan.

“Kedepan, dengan adanya kolam retensi, air hujan akan tertampung di lokasi strategis dan tidak langsung menggenangi permukiman. Ini bagian dari upaya jangka panjang kami untuk menanggulangi banjir,” jelas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan bahwa, mitigasi bencana tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat.

Program normalisasi drainase dan kolam retensi diharapkan bisa menjadi model penanganan bencana yang efektif di kota-kota lain.(*)




Hutama Karya Tandatangani Proyek Gedung MA dan MPR di IKN, Terapkan Arsitektur Modern Nusantara

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani kontrak pembangunan Gedung Mahkamah Agung (MA) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penandatanganan berlangsung Kamis (4/12/2025) di Ruang Serbaguna Kantor Kemenko IV, Tower 1 – KIPP IKN, dengan hadirnya pihak Otorita IKN dan manajemen Hutama Karya beserta konsorsium pelaksana proyek.

Pembangunan Gedung MA dan Plaza Keadilan dilakukan oleh KSO Hutama Karya–Jaya Konstruksi di atas lahan seluas 79.179 m² dengan luas bangunan 55.752 m².

Hutama Karya resmi menandatangani kontrak pembangunan Gedung Mahkamah Agung dan Majelis Permusyawaratan Rakyat di IKN.

Gedung ini akan mendukung operasional peradilan nasional, mencakup ruang sidang, pusat layanan publik, dan Plaza Yudikatif sebagai ruang publik formal.

Arsitektur gedung memadukan identitas Nusantara, seperti panel motif Talawang khas Suku Dayak, penggunaan batu alam, laminated wood, rotan sintetis, serta motif tenun Nusantara pada overstek sebagai peneduh matahari.

Konsep bangunan panggung (pilotis) mendukung sirkulasi udara dan efisiensi energi, dilengkapi Intelligent Sun Control System pada fasad.

Hutama Karya resmi menandatangani kontrak pembangunan Gedung Mahkamah Agung dan Majelis Permusyawaratan Rakyat di IKN. 

Kawasan MPR dibangun oleh KSO Hutama Karya–Wijaya Karya–BAP seluas 74.196 m², mencakup Gedung MPR, museum, masjid, dan fasilitas pendukung.

Gedung mengusung konsep rumah panggung, menghadirkan kesan agung, terbuka, dan responsif terhadap kontur lahan.

Identitas budaya Nusantara diperkuat dengan aksen Wastra Nusantara, sky garden, photovoltaic, dan rainwater harvesting untuk mendukung prinsip green & sustainable.

Kedua bangunan diintegrasikan dengan jalur pedestrian, vegetasi hijau, dan plaza publik, menekankan efisiensi ruang, keamanan, serta keterhubungan kawasan legislatif dan yudikatif di IKN.

Hutama Karya menggunakan teknologi konstruksi terintegrasi seperti LiDAR, BIM 360, dan HK Shield, serta menerapkan QHSSE dengan prinsip Zero Fatality untuk menjamin mutu dan ketepatan waktu proyek.

 Proyek mengusung arsitektur Modern Nusantara dengan fasilitas publik dan teknologi konstruksi terintegrasi.

“Pembangunan kawasan yudikatif-legislatif ini adalah amanah penting bagi Hutama Karya. Proyek ini akan menjadi elemen utama dalam pembentukan pusat pemerintahan Indonesia di IKN, sekaligus menampilkan arsitektur modern Nusantara yang ikonik,” kata Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Hutama Karya sebelumnya telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis di IKN, termasuk Rusun ASN, fasilitas Bandara VVIP, RS Vertikal, dan Gedung Kemenko, menunjukkan kapasitas perusahaan dalam menangani proyek infrastruktur pemerintahan secara profesional.(*)




Lima Nama Calon Direksi PDAM Tirta Mayang Jambi Lolos Seleksi, Siap Wawancara Akhir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perumdam Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi mengumumkan hasil seleksi calon direksi periode 2026-2031, berdasarkan hasil presentasi makalah dan wawancara yang digelar pada 4 Desember 2025.

Berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno Nomor PD.01/016/PANSEL-2025, lima calon direksi dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu wawancara akhir dengan Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal.

Calon yang lulus meliputi:

  1. Arianto

  2. Eri Suganda

  3. Andri Susanto

  4. Dodi Darsono

  5. Ikhsanul Poetra

Kabag Perekonomian Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, menyatakan bahwa, pengumuman ini menjadi acuan bagi tahapan seleksi berikutnya.

“Calon yang dinyatakan lulus tahap presentasi dan wawancara ini akan mengikuti wawancara akhir dengan Wali Kota Jambi. Jadwal wawancara akan diinformasikan kemudian,” ungkap Hendra.

Pengumuman resmi ditandatangani secara elektronik oleh Panitia Seleksi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, pada 5 Desember 2025.

Proses seleksi ini diharapkan menghasilkan direksi PDAM Tirta Mayang yang kompeten, profesional, dan mampu meningkatkan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Jambi.(*)

silakan download pengumumannya di sini Pengumuman PDAM Hasil Wawancara Pansel!




Walikota Maulana Pastikan Bantuan Kota Jambi untuk Sumatera Tersalurkan Tepat Sasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi resmi membuka donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Penggalangan bantuan dilakukan bekerja sama dengan Baznas Kota Jambi sebagai lembaga resmi penyalur zakat dan bantuan sosial.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengatakan bahwa langkah ini diambil mengingat skala bencana yang sangat luas dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, kami Pemerintah Kota Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas, karena mereka lembaga resmi. Kami meminta ASN, termasuk saya dan keluarga, untuk menyalurkan bantuan lewat Baznas,” ujar Maulana.

Menurutnya, donasi yang terkumpul hingga saat ini terdiri dari uang tunai, pangan, sandangan, serta pakaian layak pakai dalam jumlah besar.

Pemkot Jambi bersama Baznas juga sedang mempersiapkan logistik dan teknis pengiriman bantuan.

“Sudah banyak terkumpul uang tunai dan bantuan berupa sandang serta pangan. Bantuan akan diberangkatkan tanggal 9 dan diperkirakan sampai pada 11 Desember. Besok saya akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan tersebut,” tambahnya.

Pemkot Jambi kembali mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan melalui Baznas Kota Jambi agar proses pengumpulan dan distribusi berjalan tertib dan resmi.

“Mari bersama kita bantu saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang ditimpa musibah. Setiap donasi sangat berarti,” ajak Wali Kota Maulana.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, ASN, dan berbagai komunitas yang turut menyalurkan donasi.

“Antusias masyarakat Kota Jambi sangat luar biasa. Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan kebutuhan harian. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” kata Padli.

Baznas memastikan pendistribusian dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah terdampak.

Bantuan akan diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan anak dan lansia.

“Kami akan mendampingi penuh proses pengantaran bantuan hingga diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat,” ujarnya.(*)




Operasi PETI di Dam Betuk: 15 Dompeng Dimusnahkan, Pemkab Siapkan Revitalisasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemkab Merangin bersama Polres Merangin menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Rabu (3/12/2025).

Operasi besar ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata.

Operasi penertiban melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satbrimob Kompi B Pelopor Polda Jambi, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, Damkar, serta sejumlah OPD terkait.

Kegiatan diawali apel bersama di Halaman Rumah Dinas Bupati Merangin yang dipimpin Wakil Bupati H. Abdul Khafidh.

Hadir Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko, dan pejabat daerah lainnya.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau titik-titik yang selama ini menjadi tempat aktivitas PETI. Tim juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Wabup Abdul Khafidh menegaskan bahwa operasi ini penting untuk melindungi aset Pemkab Merangin yang selama ini disalahgunakan.

“Hari ini kita meninjau lokasi Objek Wisata Dam Betuk Merangin yang bertujuan untuk mengamankan aset milik Pemkab Merangin, baik yang bergerak maupun tidak bergerak,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa, Dam Betuk akan direvitalisasi sebagai objek wisata dan dikembangkan menjadi sentral budidaya perikanan sesuai program Bupati Merangin.

“Dam Betuk akan kita kembangkan menjadi sentral budidaya perikanan, sekaligus kita tata ulang sebagai kawasan wisata,” jelasnya.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menyebutkan bahwa, sekitar 300 personel diturunkan dalam operasi penertiban PETI kali ini.

Tim gabungan berhasil menyita 10–15 unit dompeng rakit dari lokasi operasi.

Seluruh alat tidak dibakar, namun dimusnahkan dengan metode pemotongan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Semua dompeng kita potong agar tidak dapat lagi dipergunakan. Ini langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa, operasi pemberantasan PETI akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

“Kegiatan ini demi kemaslahatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kami mohon dukungan masyarakat,” ungkapnya.(*)




Kritik Meluas Usai Video Zulhas Angkat Beras, PAN Beri Pembelaan

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), kembali menjadi sorotan usai video dirinya memikul karung beras saat meninjau lokasi banjir di Padang, Sumatera Barat, viral di berbagai platform media sosial.

Aksi yang direkam saat ia berjalan di tengah genangan lumpur itu memicu pertanyaan publik mengenai keaslian beban karung yang terlihat sangat ringan.

Video tersebut mendapat reaksi beragam. Sebagian masyarakat mengapresiasi kehadiran langsung pejabat negara di tengah kondisi darurat.

Namun tidak sedikit warganet yang mempertanyakan aksi itu dan menilai gestur mengangkat karung beras tersebut lebih menyerupai pencitraan untuk kepentingan kamera.

Perdebatan kian meningkat ketika kritik terhadap Zulhas memicu beredarnya kembali potongan video lawas yang menampilkan aktor Hollywood Harrison Ford menegur pejabat Indonesia dalam program dokumenter bertema lingkungan.

Video itu kembali digunakan untuk menyudutkan Zulhas, terutama di tengah rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Namun kader Partai Amanat Nasional (PAN) balik membela ketua umum mereka.

Mereka menilai tuduhan yang menghubungkan kebijakan Zulhas dengan penyebab banjir sebagai isu menyesatkan dan tidak berdasar.

“Penyebab banjir tidak bisa disederhanakan menjadi kesalahan satu orang atau satu kebijakan masa lalu. Konteksnya sangat berbeda,” ujar salah satu kader PAN.

Dalam kunjungannya ke lokasi banjir, Zulhas menegaskan bahwa fokusnya adalah memastikan pasokan pangan aman dan bantuan tiba tepat waktu.

“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bantuan harus sampai tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Zulhas.

Ia juga berjanji menambah jumlah bantuan, termasuk mendistribusikan beras hingga dua kali lipat untuk kebutuhan warga terdampak.

Menanggapi isu yang mengaitkan kebijakan masa lalu dengan bencana alam saat ini, Zulhas merespons dengan nada satir.

“Kalau saya dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung. Begitu berkuasakah saya?” katanya.

Meski pemerintah telah menegaskan komitmen memperkuat logistik dan penanganan darurat, perdebatan publik belum mereda.

Aksi Zulhas memikul karung beras tetap menjadi bahan perbincangan antara yang melihatnya sebagai bukti kerja nyata dan mereka yang menilainya sebagai pencitraan politik di tengah situasi bencana.(*)