Ramalan Lengkap Para Zodiak Akhir Tahun 2025! Cek di Sini

SEPUCUKJAMBI.ID – Di hari terakhir tahun ini, Rabu, 31 Desember 2025, suasana astrologi membawa energi yang tenang, reflektif, dan menenangkan.

Ini bukan waktu yang tepat untuk memaksakan perubahan besar, melainkan momen ideal untuk merapikan urusan lama dan menyiapkan mental menyambut awal tahun baru dengan pikiran jernih.

Berikut ramalan zodiak hari ini untuk cinta, karier, dan keuangan:

Aries (21 Maret–19 April)

Cinta: Emosi lebih stabil. Percakapan jujur tanpa drama mempererat hubungan.
Karier: Fokus evaluasi akhir tahun, bukan keputusan besar.
Keuangan: Relatif aman, asal tidak berlebihan saat perayaan.

Taurus (20 April–20 Mei)

Cinta: Kenyamanan menjadi hal utama. Momen sederhana terasa bermakna.
Karier: Saat yang tepat meninjau pencapaian sepanjang tahun.
Keuangan: Stabil, tetap atur pengeluaran dengan bijak.

Gemini (21 Mei–20 Juni)

Cinta: Komunikasi lancar meski nuansanya lebih reflektif.
Karier: Ide baru bermunculan, simpan untuk awal tahun depan.
Keuangan: Pengeluaran naik, namun masih terkendali.

Cancer (21 Juni–22 Juli)

Cinta: Emosi cukup sensitif, hindari larut dalam nostalgia berlebihan.
Karier: Baik untuk menuntaskan urusan yang tertunda.
Keuangan: Aman selama tidak belanja karena dorongan perasaan.

Leo (23 Juli–22 Agustus)

Cinta: Kurangi tuntutan perhatian, kehangatan muncul dari saling pengertian.
Karier: Tetap menjadi sorotan, jaga sikap rendah hati.
Keuangan: Stabil tanpa perubahan berarti.

Virgo (23 Agustus–22 September)

Cinta: Hubungan terasa lebih tenang dan dewasa.
Karier: Puas dengan hasil kerja sepanjang tahun.
Keuangan: Tertata rapi, cocok mulai menyusun target baru.

Libra (23 September–22 Oktober)

Cinta: Menjaga keseimbangan emosi menjadi tantangan utama.
Karier: Refleksi membantu melihat arah yang lebih jelas.
Keuangan: Hindari pengeluaran demi menjaga gengsi.

Scorpio (23 Oktober–21 November)

Cinta: Perasaan mendalam, tidak semua harus diungkapkan.
Karier: Waktu tepat menyusun strategi secara tenang.
Keuangan: Stabil jika tetap disiplin.

Sagitarius (22 November–21 Desember)

Cinta: Suasana santai, tetap hadir secara emosional.
Karier: Penutup tahun terasa lega meski target belum sepenuhnya tercapai.
Keuangan: Periksa kewajiban sebelum tahun berganti.

Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Cinta: Jangan biarkan pekerjaan mengalahkan hubungan personal.
Karier: Tahun ditutup dengan tanggung jawab yang kuat.
Keuangan: Aman dan terencana.

Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Cinta: Membutuhkan ruang, namun tetap jaga komunikasi.
Karier: Banyak ide baru, catat untuk direalisasikan nanti.
Keuangan: Tahan diri dari keputusan mendadak.

Pisces (19 Februari–20 Maret)

Cinta: Emosi lembut dan penuh refleksi, cocok untuk momen tenang.
Karier: Lepaskan beban lama, bersiap menyambut awal baru.
Keuangan: Stabil, asal tidak berlebihan dalam merayakan.(*)




Arus Balik Nataru 2025/2026 di Tol Trans Sumatera Masih Padat! Bagiamana dengan Tol Jambi?

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus melakukan pemantauan intensif terhadap arus lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring berlangsungnya arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Hingga Minggu, 29 Desember 2025, volume kendaraan di sejumlah ruas utama masih terpantau tinggi, meski telah terjadi penyesuaian dibandingkan puncak arus mudik.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 128.549 kendaraan, atau meningkat 44,61 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas usai libur panjang Nataru.

Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman selama periode arus balik.

Trafik Ruas Tol Trans Sumatera Beroperasi (29 Desember 2025)

Beberapa ruas tol mencatat lonjakan signifikan, antara lain:

  • Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilintasi 15.383 kendaraan, naik 24,06 persen.

  • Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 15.595 kendaraan atau meningkat 26,81 persen.

  • Tol Betung–Tempino Jambi mencatat lonjakan tertinggi sebesar 83,59 persen dengan 8.069 kendaraan.

  • Tol Pekanbaru–Dumai dilintasi 18.295 kendaraan, naik 35,74 persen.

  • Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat 31.862 kendaraan atau meningkat 50,43 persen.

Sementara itu, Tol Padang–Sicincin mencatat penurunan trafik sebesar 33,27 persen akibat terputusnya konektivitas dari Padang menuju Bukittinggi.

Trafik Ruas Tol Fungsional Selama Nataru

Untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional pada periode arus balik:

  • Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 1.461 kendaraan.

  • Tol Palembang–Betung mencatat 2.488 kendaraan.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas dengan kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi bersama pihak terkait.

Upaya ini dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat selama Nataru berlangsung aman dan nyaman.

Pengguna jalan tol diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.

Jika merasa lelah atau mengantuk, pengendara disarankan beristirahat di rest area terdekat. Selain itu, pastikan kartu uang elektronik berfungsi dengan baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan Tol Trans Sumatera dapat dipantau melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad serta aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional dan pembaruan trafik secara real-time.(*)




Revitalisasi Pasar Talang Banjar Dimulai, Ini Penjelasan Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana menghadiri kegiatan dimulainya revitalisasi Pasar Rakyat Talang Banjar, Selasa 30/12/2025.

Program revitalisasi tersebut mendapat dukungan pendanaan dari salah satu perusahaan besar nasional, Wings Group, sebagai bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Maulana didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi Nella Ervina, Plt Kepala Satpol PP Beni Handoko, para camat dan lurah setempat, Ketua Forum RT, serta perwakilan manajemen Wings Group.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkot Jambi menerima bantuan berupa pembangunan gapura pasar, perbaikan atap bangunan, serta renovasi pada sebagian dinding Pasar Rakyat Talang Banjar.

Revitalisasi ini menjadi tahap awal penataan kawasan pasar agar tampil lebih rapi, nyaman, dan layak bagi pedagang maupun pengunjung.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Pasar Talang Banjar ke depan akan dikembangkan sebagai kawasan pasar yang terintegrasi dengan penataan lingkungan dan infrastruktur pendukung.

“Kawasan Pasar Talang Banjar akan kita tata secara bertahap. Masih terdapat lahan kosong di bagian belakang pasar yang bisa dimanfaatkan, baik untuk pembangunan kios tambahan maupun sebagai area parkir,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, sistem perparkiran di sekitar pasar akan dibenahi agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Selain revitalisasi bangunan pasar, Pemkot Jambi saat ini juga tengah melakukan peningkatan infrastruktur dengan memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut.

Perbaikan dilakukan menggunakan drainase tertutup sepanjang kurang lebih 2,4 kilometer di sisi kiri dan kanan jalan.

Penataan Pasar Rakyat Talang Banjar ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pedagang dan pelaku usaha kecil di Kota Jambi.(*)




Rp308 Juta untuk Korban Bencana Alam, Walikota Jambi: Semoga Bisa Dimanfaatkan dengan Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di wilayah Kota Jambi, Selasa (30/12/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jambi dan diberikan kepada 19 orang korban bencana.

Yang terdiri dari, korban kebakaran dan angin puting beliung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, dan Kecamatan Jelutung.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp308.500.000.

Bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi oleh tim gabungan dari Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan setempat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Pemkot Jambi yang memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima.

“Ini telah sesuai hasil verifikasi dari tim yang dibagi menjadi tiga golongan, yaitu ringan sedang hingga berat,” katanya.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan, penyaluran bantuan bencana yang saat ini berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) akan dialihkan menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dengan perubahan tersebut, Damkartan diharapkan dapat lebih fokus pada upaya pencegahan, penanganan, serta edukasi kebakaran kepada masyarakat.

Wali Kota Jambi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Ia memastikan jajaran Pemkot Jambi akan turun langsung bersama tim untuk membantu warga yang terdampak.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kota Jambi Maria Magdalena, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Jambi, para camat dan lurah, serta para penerima bantuan.(*)




ASN Merangin Diminta Jadi Teladan, Dilarang Nyalakan Petasan Tahun Baru

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin melarang seluruh lapisan masyarakat menyalakan petasan maupun kembang api yang menimbulkan ledakan pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu malam (31/12).

Kebijakan ini diterapkan demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kekhusyukan masyarakat saat menyambut tahun baru.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, Nomor 300/1086/Satpol PP/2025 tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Tahun Baru 2026, yang diterbitkan pada 30 Desember 2025.

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Merangin H M Syukur.

Melalui Sekda Merangin, Bupati meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin untuk menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang meledak saat malam pergantian tahun.

Selain larangan tersebut, Pemkab Merangin juga mengimbau masyarakat dan ASN untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan doa bersama.

Doa dipanjatkan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sekda Merangin menjelaskan, kegiatan zikir dan doa bersama akan dipusatkan di Masjid Raya Al Istiqomah.

Lokasi tersebut juga ditetapkan sebagai titik kumpul masyarakat pada malam pergantian tahun, guna mencegah kerumunan liar dan aktivitas generasi muda yang berkeliaran di jalanan.

Pemerintah daerah juga meminta seluruh perangkat daerah serta unsur terkait untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara maksimal agar pelaksanaan Surat Edaran tersebut berjalan dengan baik dan tertib.(*)




Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Singgah di Jambi, Uji Performa di Jalur Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Agung Toyota Jambi, sebagai Authorized Dealer Toyota di Provinsi Jambi, menjadi salah satu titik persinggahan dalam program jelajah nasional bertajuk “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa” yang digelar oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Kegiatan ini bertujuan membuktikan langsung keandalan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) Toyota di berbagai kondisi geografis Indonesia.

Perjalanan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa dimulai dari Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam 20 hari pertama, kendaraan telah melintasi enam provinsi dan lebih dari 20 kota dengan total jarak tempuh melebihi 3.000 kilometer.

Khusus di Pulau Sumatera, rute perjalanan dimulai dari Lampung dan Sumatera Selatan, kemudian berlanjut ke Palembang, Jambi, Muara Bungo, hingga berakhir di Medan, Sumatera Utara.

Melalui kegiatan ini, Toyota menghadirkan pengalaman berkendara nyata sekaligus memperkenalkan keunggulan Toyota Veloz Hybrid HEV kepada masyarakat.

Kehadiran program ini di Jambi menjadi sarana edukasi mengenai solusi mobilitas yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.

Branch Manager Agung Toyota Jambi Sipin, Trio Desmadyono, menyampaikan bahwa kehadiran Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Jambi menjadi momen penting bagi dealer dan masyarakat setempat.

Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa teknologi Hybrid Toyota mampu memberikan performa optimal di berbagai kondisi jalan, mulai dari rute perkotaan hingga perjalanan lintas provinsi.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Agung Toyota Jambi juga menggelar Gathering Hybrid EV Lintas Nusa.

Acara ini menjadi wadah berbagi informasi dan pengalaman berkendara, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai teknologi Hybrid Toyota melalui sesi product knowledge dan sharing session.

Peserta mendapatkan pemaparan mengenai keunggulan Toyota Veloz Hybrid EV.

Mulai dari efisiensi bahan bakar, performa mesin, kenyamanan berkendara, hingga fitur-fitur unggulan yang mendukung mobilitas harian dan perjalanan keluarga.

Selain itu, masyarakat dan rekan media berkesempatan mengikuti sesi test drive untuk merasakan langsung pengalaman berkendara menggunakan Toyota Veloz Hybrid EV.

Sebagai kendaraan ramah lingkungan yang tetap mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan.

Melalui kegiatan ini, Toyota berharap inovasi teknologi Hybrid dapat semakin dikenal luas dan menjadi pilihan mobilitas masa depan bagi masyarakat Jambi dan Indonesia.(*)




Bantuan Bencana Disunat, Kejari Samosir Ungkap Dugaan Korupsi Rp1,5 Miliar

SAMOSIR, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejari Samosir menetapkan Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana alam.

Dana yang diduga diselewengkan mencapai Rp1,5 miliar dan bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dana bantuan tersebut seharusnya disalurkan kepada 303 kepala keluarga korban banjir bandang yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Harian pada tahun 2024.

Setiap keluarga penerima manfaat semestinya memperoleh bantuan tunai sebesar Rp5 juta untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.

Kepala Kejari Samosir, Satria Irawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut pada awalnya memang disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat terdampak bencana.

Namun dalam pelaksanaannya, bantuan tersebut tidak diterima sepenuhnya oleh masyarakat sesuai ketentuan.

Penyidik menemukan bahwa dana bantuan kemudian dialihkan menjadi bantuan barang dengan nilai yang lebih rendah dari yang seharusnya diterima oleh setiap kepala keluarga.

Menurut Satria Irawan, barang bantuan yang disalurkan kepada masyarakat hanya bernilai sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per kepala keluarga.

Perubahan mekanisme penyaluran bantuan tersebut diduga dilakukan tanpa persetujuan dari Kementerian Sosial sebagai pihak pemberi anggaran.

Selain itu, tersangka juga diduga menunjuk secara sepihak sebuah badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai penyedia barang bantuan.

Penunjukan tersebut dinilai tidak sesuai prosedur dan menjadi salah satu fokus penyidikan.

Akibat dugaan penyimpangan tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp516 juta.

Nilai kerugian ini masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring dengan pendalaman perkara oleh penyidik.

Saat ini, tersangka telah ditahan di Lapas Kelas III Pangururan guna kepentingan penyidikan.

Kejari Samosir juga masih menelusuri aliran dana bantuan serta mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Di sisi lain, kuasa hukum tersangka menyatakan keberatan atas penetapan status tersangka dan menilai proses hukum dilakukan sebelum audit kerugian negara rampung.

Meski demikian, Kejari Samosir menegaskan penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dana bantuan bencana alam yang seharusnya digunakan sepenuhnya untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.(*)




Insiden Bendera Bulan Bintang di Aceh, Panglima TNI Ingatkan Soal Provokasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan provokasi.

Menyusul insiden pengibaran bendera bulan bintang dalam sebuah konvoi massa di Aceh.

Aksi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan mengalihkan fokus negara dari upaya penanganan bencana.

Peristiwa pengibaran bendera bulan bintang yang kerap dikaitkan dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terjadi di wilayah Lhokseumawe, Aceh, pada akhir Desember 2025.

Insiden itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terlihat aparat TNI menurunkan bendera dan membubarkan massa di lokasi kejadian.

Menanggapi insiden tersebut, Panglima TNI menekankan bahwa saat ini seluruh unsur negara tengah berkonsentrasi membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Ia meminta agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk memicu kegaduhan atau memperkeruh kondisi keamanan.

Agus Subiyanto menyatakan TNI bersama kementerian, lembaga, dan masyarakat sedang bekerja mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Oleh karena itu, ia berharap tidak ada kelompok yang melakukan provokasi dan mengganggu upaya kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Panglima TNI juga menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas.

Jika masih terdapat kelompok yang melakukan tindakan provokatif dan dinilai mengancam ketertiban serta keamanan nasional.

Menurut Agus, TNI memiliki kewajiban konstitusional untuk menjaga kedaulatan negara dan memastikan stabilitas keamanan tetap terpelihara.

Ia menilai penggunaan simbol yang berkaitan dengan separatisme berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta membuka kembali memori konflik masa lalu di Aceh.

Insiden tersebut memicu beragam respons dari publik.

Sebagian pihak menilai tindakan aparat sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang melarang penggunaan simbol separatis.

Sementara itu, sejumlah kelompok masyarakat sipil mengingatkan agar penanganan dilakukan secara proporsional dan mengedepankan pendekatan persuasif agar tidak memperkeruh situasi sosial.

Pemerintah pusat pun mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak mempolitisasi insiden tersebut.

Fokus utama pemerintah saat ini, menurut pernyataan resmi, tetap pada penanganan bencana, pemulihan masyarakat, serta menjaga perdamaian dan ketertiban di Aceh.(*)




Makna Lagu Republik Fufufafa, Karya Terbaru Slank Penuh Sindiran

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Grup band legendaris Slank kembali menjadi sorotan publik setelah merilis lagu terbaru berjudul “Republik Fufufafa”.

Single ini resmi diluncurkan pada 28 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan 42 tahun perjalanan karier Slank di industri musik Indonesia.

Lagu Republik Fufufafa dirilis melalui berbagai platform musik digital serta kanal YouTube resmi Slank.

Sejak pertama kali diluncurkan, lagu ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial karena liriknya yang dinilai sarat kritik sosial dan sindiran tajam terhadap kondisi masyarakat saat ini.

Melalui lagu tersebut, Slank menghadirkan gambaran satir tentang sebuah “republik” yang dipenuhi ironi dan kekacauan.

Liriknya menyoroti berbagai persoalan sosial, mulai dari krisis moral, ketimpangan sosial, hingga perilaku menyimpang yang dianggap semakin dinormalisasi.

Kritik disampaikan secara lugas dan frontal, mencerminkan karakter Slank yang konsisten menyuarakan kegelisahan sosial.

Dari sisi musikalitas, Republik Fufufafa mengusung aransemen rock enerjik dengan tempo cepat.

Dominasi gitar, permainan drum yang menghentak, serta vokal ekspresif memperkuat nuansa perlawanan dalam lagu ini.

Pendekatan musikal tersebut mengingatkan pada gaya Slank di era awal, saat mereka dikenal lewat lagu-lagu bertema kritik dan protes sosial.

Tak hanya dari segi audio, video musik Republik Fufufafa juga menarik perhatian.

Visual yang ditampilkan sarat simbol, karakter teatrikal, serta riasan wajah mencolok yang dinilai mempertegas pesan sindiran terhadap realitas sosial yang ingin disampaikan band tersebut.

Respons publik terhadap lagu ini terbilang beragam.

Banyak penggemar memuji konsistensi Slank dalam menjaga idealisme bermusik meski telah lebih dari empat dekade berkarya.

Namun, judul dan isi lirik lagu juga memicu beragam tafsir dan diskusi di kalangan warganet, terutama terkait relevansinya dengan isu-isu sosial yang tengah berkembang.

Melalui Republik Fufufafa, Slank kembali menegaskan posisinya sebagai band yang tidak hanya berfungsi sebagai penghibur, tetapi juga sebagai medium kritik sosial.

Di usia 42 tahun, Slank menunjukkan semangat bermusik dan keberanian bersuara mereka tetap menyala.(*)




Tekan Kredit Bermasalah, OJK Perkuat Regulasi Pinjaman Online

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan aturan baru untuk memperketat pengawasan industri pinjaman online atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (pindar).

Kebijakan ini disusun sebagai respons atas masih tingginya risiko kredit bermasalah di sejumlah platform fintech lending, khususnya pada pembiayaan produktif menjelang akhir 2025.

OJK menilai penguatan regulasi diperlukan agar pertumbuhan industri pinjaman online tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian serta tidak menimbulkan risiko berlebihan bagi konsumen maupun stabilitas sistem keuangan nasional.

Salah satu fokus utama dalam aturan yang tengah digodok adalah pengendalian kemampuan bayar debitur.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa regulator sedang mengkaji penerapan batas rasio utang terhadap pendapatan atau debt to income ratio (DTI) bagi peminjam pinjaman online.

Ketentuan tersebut direncanakan mulai diterapkan secara bertahap pada 2026 agar penyelenggara memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan sistem dan proses bisnis.

Menurut Agusman, kebijakan ini bertujuan memastikan penyelenggara pindar memiliki sistem penilaian risiko yang memadai sehingga pembiayaan dapat disalurkan secara prudent dan berkelanjutan.

Dengan penguatan regulasi, kualitas penyaluran pembiayaan diharapkan semakin terjaga.

OJK menegaskan pembatasan rasio utang bertujuan mencegah masyarakat mengambil pinjaman yang melebihi kemampuan finansialnya. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi gagal bayar sejak awal serta meningkatkan kualitas pembiayaan di industri fintech lending.

Berdasarkan data OJK, secara agregat tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) industri fintech lending masih berada di bawah batas yang ditetapkan regulator.

Namun, terdapat beberapa penyelenggara yang mencatatkan tingkat kredit bermasalah relatif tinggi, sehingga penguatan pengawasan dinilai mendesak.

Selain pengaturan rasio utang, OJK juga mendorong penguatan manajemen risiko dan sistem penilaian kredit oleh platform pinjaman online.

Penyelenggara diminta mengoptimalkan analisis risiko agar keputusan pembiayaan lebih sesuai dengan profil dan kapasitas debitur.

OJK menegaskan pengetatan aturan ini tidak dimaksudkan untuk menghambat pertumbuhan industri.

Sebaliknya, regulator ingin memastikan fintech lending dapat berkembang secara sehat, berkelanjutan, serta tetap berperan dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia.(*)