Jelang Laga, Lini Pertahanan Timnas Indonesia U-22 Wajib Waspada Serangan Cepat Filipina

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia U-22 dituntut tampil sigap dan solid ketika menghadapi Filipina U-22 dalam laga perdana Grup C SEA Games 2025.

Pertandingan akan digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 18.00 WIB.

Pengamat sepak bola senior, Gusnul Yakin, memberikan analisis khusus mengenai kekuatan lawan.

Menurutnya, Filipina U-22 menampilkan permainan cepat dan agresif terutama saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

Lini pertahanan Indonesia diingatkan untuk ekstra waspada menghadapi pola serangan tersebut.

Analisis Kekuatan Filipina U-22

Seperti dikutip pada laman Bola.net Gusnul Yakin menyoroti ketenangan pemain Filipina U-22 dalam penguasaan bola, terutama di sektor tengah dan belakang.

Tim ini kerap bermain lambat untuk menjaga penguasaan bola, dan tak ragu melakukan back pass ke lini belakang untuk membangun serangan dari awal saat menemukan kebuntuan di lini tengah.

Para pemain Filipina sabar dan terkontrol saat memegang bola, terutama di tengah dan belakang.

“Mereka bisa mengulur tempo untuk menjaga penguasaan bola, dan jika lini tengah menemui jalan buntu, mereka langsung mengoper balik ke belakang untuk memulai build-up dari awal,” jelas Gusnul.

Strategi ini dinilai berpotensi merepotkan lini pertahanan Indonesia, terutama jika bek kanan dan kiri tidak cukup cepat menutup ruang gerak penyerang lawan yang gesit dan mematikan.

Tips Mengantisipasi Serangan Filipina

Gusnul Yakin menekankan perlunya bek sayap cepat dan tangguh, serta gelandang bertahan yang mampu memotong aliran bola dan menahan tekanan lawan dari tengah.

Ia memperingatkan bahwa, serangan Filipina sangat terorganisir dan fleksibel, bisa datang dari sayap maupun langsung ke jantung pertahanan Indonesia.

“Jika kedua bek sayap tidak bisa menahan laju lawan atau gagal menutup ruang tembak, posisi Indonesia akan sangat rawan. Penyerang Filipina U-22 mampu melakukan tusukan mendadak yang berbahaya,” tambah Gusnul.

Pengamatan ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatih Indra Sjafri, agar Garuda Muda tampil tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tekanan dari lawan yang cepat dan agresif.(*)




SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-22 Siap Hadapi Filipina, Berikut Jadwal dan Daftar Pemainnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penggemar sepak bola Tanah Air jangan sampai melewatkan debut Timnas Indonesia U-22 pada ajang SEA Games 2025.

Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Filipina pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 18.00 WIB, di 700th Anniversary Stadium, Thailand.

Pertandingan ini masuk dalam Grup C, yang mempertemukan Indonesia dengan Filipina dan Myanmar.

Siaran langsung laga perdana dapat disaksikan melalui RCTI, sementara live streaming tersedia di Vision+.

Untuk menghadapi kompetisi ini, pelatih Timnas Indonesia U-22 menurunkan seluruh kekuatan terbaik dari 23 pemain yang telah dipersiapkan.

Lini kiper diisi oleh Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), Daffa Fasya (Borneo FC), dan Muhammad Ardiansyah (PSM Makassar).

Di sektor pertahanan, nama-nama seperti Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Robi Darwis (Persib Bandung), dan Kadek Arel (Bali United) siap menjaga benteng pertahanan.

Sementara lini tengah diperkuat oleh Ananda Raehan (PSM Makassar), Rayhan Hannan (Persija Jakarta), dan Zanadin Fariz (Persis Solo).

Sedangkan di lini depan, Garuda Muda mengandalkan Hokky Caraka (Persita Tangerang) hingga Rafael Struick (Dewa United).

Perubahan terakhir juga terjadi pada fase grup setelah Timnas Kamboja U-22 mengundurkan diri dari SEA Games 2025.

Akibatnya, Timnas Singapura U-22 dipindahkan ke Grup A, sehingga membuat Grup C hanya dihuni Indonesia, Filipina, dan Myanmar.

Keputusan ini menjadi penyesuaian penting bagi pelatih dalam menyusun strategi menghadapi fase awal turnamen.

Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia U-22 untuk memulai langkah menuju medali SEA Games.

Dukungan dari masyarakat dan penggemar sepak bola Indonesia diharapkan bisa memberi semangat tambahan bagi para pemain Garuda Muda.(*)




Polairud Polda Jambi Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak di Pulau Pandan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Personel Ditpolairud Polda Jambi menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat dengan turun langsung memperbaiki jembatan penghubung Kampung Pulau Pandan-Pasar Angso Duo di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Minggu (07/12/2025).

Meski hari libur, anggota Polairud tetap bahu membahu bersama warga melakukan perbaikan besi jembatan yang rusak, keropos, hingga mengganti bagian yang berpotensi membahayakan pengguna.

Selain perbaikan, proses pengecatan juga dilakukan agar jembatan lebih bersih, estetis, serta memiliki usia pakai lebih panjang.

Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama warga bergotong royong memperbaiki jembatan penyeberangan di RT 31 Pulau Pandan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa, jembatan tersebut merupakan akses vital masyarakat Pulau Pandan untuk menuju Pasar Angso Duo, sehingga perbaikan menjadi prioritas bersama.

“Selain mengganti besi yang rusak dan keropos, kami juga melakukan pengecatan untuk menjaga daya tahan jembatan. Semoga jembatan semakin aman, bersih, dan nyaman digunakan,” tambahnya.

Perbaikan ini diharapkan dapat memberi rasa aman kepada warga yang melintas setiap hari.

Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan layak.(*)




Motor Bidan di Tebo Hilang di Kebun Sawit, Polisi Tangkap Pelaku di Rumahnya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Resmob Satreskrim Polres Tebo berhasil menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di dekat pondok kebun sawit milik warga di RT 07 Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Pelaku yang diamankan adalah Ruslan (45), warga Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu. Ia ditangkap pada Sabtu malam di depan rumahnya.

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, Iptu Rimhot Nainggolan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB setelah tim memastikan keberadaan pelaku.

“Setelah kita melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, tim langsung menuju lokasi dan berhasil melakukan penangkapan tanpa perlawanan,” ujar Iptu Nainggolan, Minggu (06/12/2025).

Kasus pencurian ini berawal dari laporan Ratna Dewi (38), seorang bidan asal Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Ia melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam miliknya.

Motor tersebut hilang sekitar pukul 15.00 WIB ketika diparkir di dekat pondok kebun sawit miliknya.

Setelah kembali ke pondok dan hendak pulang, korban mendapati motornya sudah tidak ada dan langsung melapor ke Polres Tebo.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa Satu unit Honda Supra X 125 warna hitam dan STNK kendaraan.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Tebo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Kasat Reskrim.

Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP (UU No. 1 Tahun 1946) tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.(*)




Resep Camilan Ubi Ungu Isi Keju Meleleh, Simpel dan Enak

SEPUCUKJAMBI.ID – Roti lembut berisi ubi ungu (ube) yang manis dan keju mozzarella yang melted ini cocok untuk camilan atau sarapan.

Resepnya mudah, tanpa oven, dan bisa dimasak hanya dengan wajan.

Bahan Roti

  • 100 g tepung terigu serbaguna

  • 65 g susu cair

  • 2 sdm butter suhu ruang

  • Sejumput garam

Bahan Isian Ube

  • 150 g ubi ungu kukus, haluskan

  • 2 sdm gula pasir

  • 1 sdm butter

  • 1 sdm susu kental manis

  • Keju mozzarella secukupnya

Alat yang Dibutuhkan

  • Wadah/mangkuk besar

  • Spatula atau sendok

  • Talenan atau meja ulen

  • Wajan anti lengket + tutup

  • Pisau atau scraper

  • Garpu/whisk

Cara Membuat

1. Membuat Adonan Roti

  1. Campurkan tepung terigu dan garam dalam mangkuk.

  2. Tuang susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk.

  3. Tambahkan butter, lalu uleni hingga adonan lembut dan tidak lengket.

  4. Diamkan 10–15 menit agar adonan lebih rileks dan mudah dibentuk.

2. Membuat Isian Ube

  1. Campurkan ubi ungu halus, gula pasir, butter, dan susu kental manis.

  2. Aduk hingga rata dan teksturnya halus.

  3. Sisihkan.

3. Membentuk Roti

  1. Gilas adonan roti hingga lebar dan berbentuk lingkaran.

  2. Beri isian ubi ungu di tengahnya.

  3. Tambahkan mozzarella sesuai selera.

  4. Tutup dengan adonan dan rapatkan seluruh sisinya.

4. Memasak Roti

  1. Panaskan wajan anti lengket dengan api kecil.

  2. Letakkan roti di atas wajan dan masak hingga sisi bawah kecokelatan.

  3. Balik roti, tutup wajan agar bagian dalam matang dan mozzarella meleleh.

  4. Masak sampai kedua sisi berwarna cokelat keemasan.

5. Penyajian

Angkat, potong beberapa bagian, dan sajikan selagi hangat agar kejunya tetap melted dan lembut.(*)




Ayam Goreng Ketumbar Gurih dengan Sambal Pecak, Resep Rumahan Anti Ribet

SEPUCUKJAMBI.ID – Ayam Goreng Ketumbar yang gurih berpadu dengan Sambal Pecak pedas segar adalah menu sederhana yang cocok untuk makan siang maupun makan malam.

Berikut resep lengkapnya, beserta bahan, peralatan, dan langkah memasaknya.

Bahan Ayam Goreng Ketumbar

  • 500 gram paha ayam

  • 1 bungkus bumbu marinasi instan

  • ½ sdt lada bubuk

  • 2 sdt bawang putih bubuk

  • 1 sdm ketumbar bubuk

  • 2 sdm maizena

  • 2 sdm air

Bahan Sambal Pecak

  • 12 cabai rawit hijau

  • 12 cabai rawit merah

  • 1 buah tomat merah besar

  • 5 siung bawang merah goreng

  • 5 siung bawang putih goreng

  • Garam secukupnya

  • Gula secukupnya

  • Penyedap secukupnya

Alat yang Dibutuhkan

  • Wadah untuk marinasi

  • Cobek & ulekan atau chopper

  • Wajan

  • Minyak goreng

  • Pisau & talenan

  • Panci kecil untuk merebus cabai dan tomat (opsional)

Cara Membuat Ayam Goreng Ketumbar

1. Marinasi Ayam

  1. Cuci ayam hingga bersih, lalu tiriskan.

  2. Masukkan ayam ke dalam wadah. Tambahkan bumbu marinasi instan, lada bubuk, bawang putih bubuk, ketumbar bubuk, maizena, dan air.

  3. Aduk hingga semua bagian ayam terlapisi bumbu secara merata.

  4. Diamkan minimal 15–20 menit agar bumbu meresap sempurna.

2. Menggoreng Ayam

  1. Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak di wajan.

  2. Goreng ayam dengan api sedang hingga berwarna kecokelatan dan kulitnya garing.

  3. Angkat dan tiriskan minyaknya.

Cara Membuat Sambal Pecak

  1. Siapkan cobek, masukkan cabai rawit hijau, cabai rawit merah, tomat, bawang putih goreng, dan bawang merah goreng.

  2. Ulek kasar, tidak perlu terlalu halus.

  3. Tambahkan garam, gula, dan penyedap secukupnya. Aduk dan koreksi rasa.

  4. Untuk rasa lebih segar, beri sedikit perasan jeruk limau (opsional).

Penyajian

  1. Siapkan nasi hangat.

  2. Tata ayam goreng ketumbar di piring saji.

  3. Hidangkan sambal pecak di sampingnya.

  4. Tambahkan lalapan seperti timun, kemangi, atau rebusan sayur agar lebih lengkap.(*)




Mengintip Sejarah dan Tradisi Jawa di Kraton Yogyakarta, Yuk Cari Tahu!

YOGYAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kraton Yogyakarta, atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, merupakan salah satu ikon budaya paling penting di Indonesia.

Dibangun pada abad ke-18, kompleks istana ini tidak hanya menjadi kediaman Sultan dan keluarga kerajaan, tetapi juga pusat pelestarian sejarah, seni, dan tradisi Jawa yang masih dijaga dengan ketat hingga hari ini.

Mengunjungi Kraton Yogyakarta memberikan sensasi seolah melintasi lorong waktu.

Arsitektur Jawa klasik terpadu dengan filosofi dan nilai-nilai simbolik, terlihat dari pendopo megah, bangunan berornamen halus, serta halaman tertata yang mengandung makna kosmologis.

Di dalam kompleks, berbagai museum menyimpan artefak penting seperti keris, gamelan, busana kerajaan, hingga dokumen sejarah yang merekam perjalanan panjang Kesultanan Yogyakarta.

Selain menikmati keindahan bangunan dan koleksi sejarah, wisatawan juga dapat menyaksikan budaya yang hidup.

Setiap hari, Kraton menggelar pertunjukan seni seperti tari klasik Jawa, wayang kulit, dan gamelan.

Pengunjung bisa belajar langsung tentang nilai-nilai budaya, tata krama, dan filosofi masyarakat Jawa, menjadikan kunjungan tidak sekadar melihat istana, tetapi pengalaman budaya yang edukatif dan interaktif.

Kraton Yogyakarta juga menjadi pusat berbagai kegiatan tradisional. Beragam upacara adat, festival budaya, dan acara kerakyatan masih dilaksanakan secara rutin.

Salah satu yang paling terkenal adalah Upacara Grebeg, sebuah tradisi yang memadukan unsur keagamaan, seni, dan kebudayaan—selalu menarik wisatawan domestik maupun internasional.

Akses menuju Kraton sangat mudah karena berada di jantung Kota Yogyakarta.

Wisatawan dapat mencapainya dengan kereta, bus, atau kendaraan pribadi.

Di area sekitarnya juga tersedia berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel berbintang hingga homestay yang lebih terjangkau.

Mengunjungi Kraton Yogyakarta memberi pengalaman budaya yang lengkap.

Wisatawan bisa mempelajari sejarah Jawa, menikmati seni tradisional, dan merasakan atmosfer kehidupan kerajaan yang masih lestari.

Kraton adalah jendela untuk memahami identitas budaya Jawa dan kekayaan tradisi yang masih relevan hingga kini.

Bagi pecinta sejarah, seni, maupun budaya, Kraton Yogyakarta merupakan destinasi yang wajib dikunjungi.

Setiap sudut istana dan setiap pertunjukan yang ditampilkan menggambarkan kisah panjang warisan budaya Nusantara yang tetap hidup dari generasi ke generasi.(*)




Fenomena Dead Internet Theory, Ketika Dunia Maya Dianggap ‘Mati’ Secara Sosial

SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah berkembangnya teknologi digital, muncul sebuah teori kontroversial yang menantang persepsi publik tentang keaslian aktivitas online: Dead Internet Theory.

Teori ini berpendapat bahwa sebagian besar konten di internet saat ini bukan lagi dibuat oleh manusia, melainkan diproduksi bot dan sistem kecerdasan buatan (AI).

Akibatnya, internet disebut “mati” secara sosial karena interaksi asli antarmanusia dianggap semakin berkurang.

Teori ini mulai ramai diperbincangkan sejak pertengahan 2010-an melalui forum anonim seperti 4chan dan Reddit.

Diskusinya muncul dari berbagai kejanggalan, seperti komentar yang terasa terlalu generik, pola unggahan yang seragam, hingga platform yang tampak sepi pengguna tetapi tetap dipenuhi konten baru.

Pengamatan tersebut menimbulkan kecurigaan bahwa sistem otomatislah yang memproduksi sebagian besar aktivitas online.

Pendukung teori ini menyoroti beberapa argumen penting. Pertama, dominasi konten bot di berbagai platform.

Artikel, komentar, ulasan, bahkan meme diyakini dapat dihasilkan secara otomatis tanpa sentuhan manusia. Kedua, menurunnya interaksi autentik manusia.

Banyak pengguna mengaku merasa berkomunikasi dengan akun yang responsnya terkesan mekanis, sehingga pengalaman berselancar di internet kehilangan kehangatan sosialnya.

Dead Internet Theory juga menyinggung potensi manipulasi opini publik.

Jika bot mendominasi percakapan online, persepsi masyarakat dapat diarahkan, tren dapat dimunculkan secara artifisial, dan isu tertentu bisa dibingkai menurut tujuan pihak-pihak tertentu.

Internet yang awalnya menjadi ruang bebas untuk berinteraksi justru dinilai semakin terpusat dan terkontrol.

Namun teori ini tetap menuai kontroversi. Para skeptis menekankan bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa internet hampir sepenuhnya dikendalikan bot.

Fenomena “robotik” di internet dapat dijelaskan oleh algoritma media sosial, konten yang viral secara berulang, atau pola perilaku pengguna yang mengikuti tren tertentu.

Oleh sebab itu, teori ini lebih dipandang sebagai spekulasi ketimbang kesimpulan ilmiah.

Meski begitu, Dead Internet Theory mencerminkan kecemasan sebagian pengguna di era digital: meningkatnya otomatisasi, pengalaman interaksi yang semakin generik, serta menurunnya kepercayaan terhadap media dan konten online.

Teori ini memicu pertanyaan penting: sejauh mana interaksi kita di internet masih autentik? Apakah kita benar-benar berkomunikasi dengan manusia lain, atau sekadar berhadapan dengan mesin yang didesain menyerupai manusia?

Terlepas dari benar tidaknya, teori ini mengingatkan bahwa kualitas interaksi digital perlu dijaga di tengah dominasi algoritma dan otomatisasi yang kian meluas.(*)




Gerindra Pecat Mirwan MS Setelah Pergi Umrah Saat Tanggap Darurat

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Aceh Selatan menjadi sorotan publik setelah Bupati Mirwan MS diketahui berangkat umrah bersama istrinya pada Selasa 2 Desember 2025, tepat saat wilayahnya mengalami banjir dan longsor.

Foto-foto keberangkatan Mirwan yang beredar di media sosial memicu gelombang kritik, karena kepala daerah seharusnya berada di lapangan untuk mengawasi dan mengoordinasikan penanganan bencana.

Keberangkatan tersebut juga menimbulkan polemik karena dilakukan tanpa izin Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Ia menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan perjalanan luar negeri bagi bupati mana pun selama masa tanggap darurat masih berlaku.

Pemerintah provinsi mengingatkan bahwa pejabat daerah wajib tetap berada di wilayahnya hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kemudian mengeluarkan klarifikasi.

Kabag Prokopim Pemkab Aceh Selatan, Denny Herry Safputra, menyampaikan bahwa keberangkatan bupati dilakukan setelah menilai kondisi Aceh Selatan sudah stabil.

“Debit air sudah surut di permukiman warga wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya, dan penanganan awal terhadap warga terdampak telah berjalan,” ujarnya.

Meski demikian, kontroversi terus bergulir. Publik menilai Mirwan seharusnya tetap berada di lokasi bencana untuk memastikan distribusi bantuan, koordinasi relawan, serta kehadiran pemerintah di tengah warga yang terdampak.

Sikapnya dianggap tidak peka terhadap situasi krisis.

Dampak politik pun muncul. Partai Gerindra memecat Mirwan dari posisi Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan yang dinilai mengabaikan tanggung jawab publik.

Sorotan juga datang dari Komisi II DPR RI. Ketua Komisi II, Rifqinizamy Karsayuda, menyebut tindakan bupati sebagai contoh buruk etika kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa dalam situasi bencana, kepala daerah memiliki tanggung jawab moral berada di tengah masyarakat dan memastikan proses penanganan berjalan efektif.

Kasus ini memunculkan diskusi mengenai batas antara hak pribadi pejabat publik untuk beribadah dan kewajiban mereka dalam melayani masyarakat, terutama saat terjadi bencana.

Banyak warga Aceh Selatan merasa kecewa dan berharap pemerintah daerah menunjukkan kepekaan serta kehadiran nyata di lapangan.

Kontroversi ini menjadi pelajaran penting tentang etika pemimpin daerah.

Keputusan pribadi seorang pejabat, meski untuk ibadah, tetap harus mempertimbangkan situasi masyarakat dan potensi dampaknya terhadap koordinasi penanganan bencana.(*)




Konflik Agraria di Sukahaji Memanas Lagi, Warga dan Pengklaim Lahan Bentrok

BANDUNG, SEPUCUKJAMBI.ID – Kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung kembali memanas pada Rabu 3 Desember 2025 ketika bentrokan terjadi antara warga dan kelompok yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan.

Kericuhan bermula saat sekelompok orang yang mengaku mewakili pasangan Junus Jen Suherman dan Juliana Iskandar datang dengan alat berat serta pengawalan keamanan untuk melakukan pengosongan paksa permukiman.

Warga yang telah menghuni area tersebut selama puluhan tahun langsung menolak, hingga situasi memanas sejak pagi.

Ketegangan sempat mereda di siang hari, namun pecah kembali sekitar pukul 15.55 WIB di kawasan Jalan Pasirkoja.

Kedua kubu saling serang menggunakan kayu, besi, dan batu, menyebabkan suasana kacau dan arus lalu lintas lumpuh total.

Satu unit alat berat dilaporkan rusak akibat menjadi sasaran massa, sementara suara ledakan seperti petasan membuat warga sekitar panik, terutama perempuan dan anak-anak.

Akibat bentrokan tersebut, puluhan warga mengalami luka-luka, disertai kerusakan sejumlah bangunan, khususnya rumah-rumah yang berada di titik pengosongan.

Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang pribadi turut hancur.

Warga menyatakan keresahan karena proses pengosongan tetap dilakukan meski sengketa lahan masih bergulir di pengadilan.

Beberapa warga yang terlibat dalam sengketa juga mengaku menghadapi kriminalisasi, memperburuk ketegangan sosial di wilayah tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau seluruh pihak menahan diri dan tidak terprovokasi.

“Semua masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Kekerasan hanya akan memicu konflik baru,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemkot Bandung siap memfasilitasi dialog antara pihak-pihak terkait untuk mencegah konflik berkembang lebih luas.

Farhan pun mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda menjaga kondusivitas kawasan Sukahaji.

Aparat kepolisian segera mengamankan lokasi dengan membubarkan massa dan menempatkan personel tambahan di titik-titik rawan guna mencegah bentrokan lanjutan.

Menjelang malam, situasi mulai kondusif, meski penjagaan ketat masih dilakukan.

Hingga saat ini, warga Sukahaji tetap bertahan di rumah masing-masing meski dibayangi ketidakpastian.

Bagi banyak penduduk, sengketa ini bukan sekadar persoalan hukum pertanahan, tetapi menyangkut rasa aman, keadilan, dan hak mereka atas tempat tinggal.

Konflik berkepanjangan ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai peran negara dalam melindungi warga di tengah sengketa agraria yang kian kompleks.(*)