Gatal karena Gigitan Nyamuk dan Serangga, Ini Solusinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Gigitan serangga kerap terjadi saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada musim hujan atau di lingkungan yang banyak nyamuk dan serangga kecil.

Reaksi yang muncul biasanya berupa rasa gatal, kemerahan, bengkak, hingga bentol pada kulit.

Kondisi ini terjadi karena zat yang dilepaskan serangga memicu reaksi peradangan dan pelepasan histamin, sehingga menimbulkan sensasi tidak nyaman.

Meski umumnya tidak berbahaya dan bisa mereda dalam beberapa hari, rasa gatal akibat gigitan serangga sering kali cukup mengganggu aktivitas.

Untungnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan gatal dan iritasi, baik menggunakan bahan alami maupun obat bebas yang mudah ditemukan.

Salah satu bahan alami yang banyak digunakan adalah gel lidah buaya. Kandungan alaminya memiliki efek menenangkan dan membantu mengurangi peradangan pada kulit.

Mengoleskan gel lidah buaya secara langsung pada area gigitan dapat memberikan sensasi sejuk dan meredakan rasa gatal.

Jika gatal terasa cukup berat, obat antihistamin oral dapat menjadi pilihan. Antihistamin bekerja dengan menekan reaksi histamin dalam tubuh yang memicu gatal dan pembengkakan.

Meski tersedia bebas, penggunaan obat ini sebaiknya tetap sesuai anjuran atau atas saran tenaga kesehatan.

Minyak kelapa, terutama jenis extra virgin, juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan melembapkan.

Mengoleskannya pada kulit yang tergigit dapat membantu mengurangi iritasi sekaligus menjaga kelembapan kulit agar tidak semakin kering dan gatal.

Dari sisi produk farmasi, losion atau krim anti-gatal yang mengandung calamine atau hydrocortisone kerap direkomendasikan.

Produk ini dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi sensasi gatal akibat gigitan serangga ringan.

Beberapa bahan herbal lain juga dapat dimanfaatkan, seperti kunyit yang mengandung kurkumin dengan sifat antiinflamasi dan antimikroba.

Selain itu, minyak tea tree dikenal mampu membantu menenangkan kulit dan mencegah infeksi ringan, asalkan digunakan dengan campuran minyak pembawa agar aman bagi kulit.

Selain mengatasi gejala, langkah pencegahan juga penting dilakukan.

Menggunakan pakaian tertutup saat berada di luar ruangan serta mengoleskan lotion anti serangga dapat membantu mengurangi risiko gigitan.

Namun, bila gigitan serangga disertai gejala serius seperti demam tinggi, pembengkakan luas, nyeri hebat, atau tanda infeksi.

Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(*)




Seberapa Sering Idealnya Berolahraga? Ini Panduan Frekuensi yang Dianjurkan Ahli

SEPUCUKJAMBI.ID – Pertanyaan tentang berapa kali sebaiknya berolahraga dalam seminggu kerap muncul, terutama bagi mereka yang ingin hidup lebih sehat.

Frekuensi latihan menjadi faktor penting karena berpengaruh langsung pada efektivitas olahraga dalam meningkatkan kebugaran, menjaga kesehatan tubuh, hingga mencapai tujuan tertentu seperti menurunkan berat badan atau memperkuat otot.

Pada dasarnya, tidak ada satu jawaban yang sama untuk semua orang.

Frekuensi olahraga ideal sangat bergantung pada usia, kondisi fisik, tingkat kebugaran, serta tujuan kesehatan masing-masing individu.

Meski demikian, para ahli kesehatan memiliki pedoman umum yang dapat dijadikan acuan untuk memperoleh manfaat olahraga secara optimal.

Secara umum, olahraga 3 hingga 5 kali per minggu dengan durasi minimal 30 menit per sesi dinilai ideal bagi kebanyakan orang dewasa.

Aktivitas fisik ini dapat berupa olahraga aerobik ringan hingga sedang seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, atau senam.

Pola tersebut membantu mencapai target sekitar 150 menit aktivitas aerobik per minggu yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Selain latihan aerobik, latihan penguatan otot sebanyak dua kali seminggu juga dianjurkan.

Jenis latihan ini meliputi angkat beban ringan, latihan menggunakan resistance band, yoga, atau pilates.

Latihan kekuatan berperan penting dalam menjaga massa otot, kekuatan tulang, serta keseimbangan dan mobilitas tubuh, terutama seiring bertambahnya usia.

Bagi pemula atau orang yang baru kembali berolahraga setelah lama tidak aktif, disarankan memulai dengan frekuensi 2–3 kali per minggu.

Pendekatan ini memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dan mengurangi risiko cedera atau kelelahan.

Seiring meningkatnya kebugaran, frekuensi dan intensitas olahraga dapat ditambah secara bertahap sesuai kemampuan.

Frekuensi olahraga juga perlu diimbangi dengan variasi jenis aktivitas.

Mengombinasikan latihan aerobik, latihan kekuatan, dan peregangan akan memberikan manfaat yang lebih menyeluruh.

Bahkan aktivitas ringan atau istirahat aktif tetap lebih baik dibandingkan tidak bergerak sama sekali dalam waktu lama.

Tak kalah penting, tubuh membutuhkan waktu istirahat untuk pemulihan.

Jeda antar sesi latihan serta tidur yang cukup membantu tubuh memperbaiki jaringan otot dan menyesuaikan diri dengan beban latihan.

Dengan demikian, olahraga dapat memberikan manfaat maksimal tanpa meningkatkan risiko cedera.

Singkatnya, olahraga secara rutin 3–5 kali per minggu dengan kombinasi latihan aerobik dan penguatan otot merupakan pola yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bagi pemula, memulai dari frekuensi yang lebih rendah lalu meningkatkannya secara bertahap adalah langkah yang aman dan efektif.(*)




Slow Living, Gaya Hidup Melambat untuk Menjaga Kesehatan Mental

SEPUCUKJAMBI.ID – Di era serba cepat saat ini, kehidupan nyaris tak memberi ruang untuk benar-benar berhenti.

Bangun tidur langsung disambut notifikasi, siang dikejar tenggat pekerjaan, malam pun masih dipenuhi pikiran tentang agenda esok hari.

Kondisi tersebut membuat banyak orang merasa lelah, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental.

Dari sinilah gaya hidup slow living mulai dilirik sebagai alternatif yang lebih seimbang dan manusiawi.

Meski sering disalahartikan sebagai ajakan untuk bermalas-malasan, slow living sejatinya bukan anti-produktivitas.

Konsep ini menekankan kesadaran penuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Fokusnya bukan pada seberapa banyak yang dikerjakan, melainkan bagaimana seseorang benar-benar hadir dan menikmati setiap prosesnya.

Penerapan slow living bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, makan tanpa distraksi gawai, berjalan kaki tanpa tergesa-gesa, atau memberi jeda di antara aktivitas yang padat. Kebiasaan kecil ini kerap dianggap sepele, padahal mampu membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres.

Gaya hidup slow living juga mengajak seseorang lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Tidak semua undangan harus dipenuhi, tidak setiap tren perlu diikuti, dan tidak semua pesan wajib dibalas seketika.

Dengan memilah prioritas, energi dan waktu dapat digunakan untuk hal-hal yang benar-benar bermakna.

Dalam pola konsumsi, slow living mendorong sikap lebih sadar dan tidak impulsif. Membeli sesuatu karena kebutuhan, bukan karena rasa takut ketinggalan tren.

Menikmati apa yang sudah dimiliki, alih-alih terus merasa kurang.

Pendekatan ini tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan mental, tetapi juga lebih ramah terhadap lingkungan.

Dari sisi relasi, hidup dengan ritme yang lebih pelan membuat hubungan terasa lebih hangat dan autentik.

Percakapan berlangsung tanpa gangguan notifikasi, mendengarkan dilakukan dengan penuh perhatian, dan kehadiran menjadi lebih bermakna.

Interaksi pun tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar membangun kedekatan.

Peralihan menuju slow living memang tidak terjadi dalam semalam. Namun seiring waktu, seseorang akan semakin peka terhadap batas diri.

Kualitas tidur membaik, pikiran terasa lebih jernih, dan hidup tidak lagi terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir.

Pada akhirnya, melambat bukan berarti tertinggal. Justru dengan ritme hidup yang lebih seimbang, kita dapat menjalani hari dengan lebih sadar, lebih tenang, dan tetap bergerak maju tanpa kehilangan diri sendiri.(*)




Pesona Waduk Parang Gombong, Destinasi Camping Favorit di Purwakarta

SEPUCUKJAMBI.ID – Purwakarta memiliki destinasi wisata alam yang menawarkan suasana tenang sekaligus pengalaman rekreasi seru, yakni Waduk Parang Gombong.

Dikelilingi perbukitan hijau dan udara yang sejuk, waduk ini menjadi pilihan favorit bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin melepas penat dari kesibukan sehari-hari.

Selain berfungsi sebagai pengatur irigasi dan suplai air, Waduk Parang Gombong kini berkembang menjadi kawasan rekreasi yang nyaman.

Permukaan air yang luas dan relatif tenang berpadu dengan pepohonan rindang, menciptakan panorama alami yang menenangkan mata.

Beragam aktivitas bisa dilakukan pengunjung di kawasan ini. Mulai dari berjalan santai di tepi waduk, duduk bersantai di gazebo, hingga menikmati piknik bersama keluarga.

Area tepi waduk yang aman juga memungkinkan anak-anak bermain dengan nyaman, sementara orang dewasa dapat memancing atau sekadar menikmati suasana sore yang damai.

Daya tarik lain dari Waduk Parang Gombong adalah area camping yang cukup diminati. Pengunjung dapat mendirikan tenda di sekitar waduk dan merasakan pengalaman bermalam di alam terbuka.

Suasana malam yang sunyi, ditemani suara air dan alam sekitar, menghadirkan kesan relaks dan menenangkan.

Saat pagi tiba, panorama matahari terbit yang memantul di permukaan air menjadi momen istimewa yang sering diburu fotografer dan pencinta alam.

Keindahan waduk ini juga sangat fotogenik. Pantulan langit, awan, serta pepohonan di permukaan air menciptakan pemandangan dramatis, terutama saat matahari terbit dan terbenam.

Beberapa warung kecil di sekitar lokasi turut melengkapi kenyamanan pengunjung dengan menyediakan makanan ringan dan minuman hangat.

Akses menuju Waduk Parang Gombong terbilang mudah dari pusat Kota Purwakarta. Kondisi jalan yang baik serta area parkir yang memadai membuat wisata ini ramah bagi pengunjung.

Meski popularitasnya terus meningkat, suasana waduk tetap relatif tenang dan jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata ramai.

Dengan keindahan alam dan suasana yang damai, Waduk Parang Gombong menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari tempat piknik santai maupun camping sederhana di Purwakarta.

Destinasi ini menawarkan pengalaman menyatu dengan alam yang menenangkan dan menyegarkan.(*)




Ketua DPRD Muaro Jambi Hadiri HUT ke-69 Provinsi Jambi, Fokus Kolaborasi dan Ekonomi Hijau

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (06/01/2026).

Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri Gubernur Jambi, Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, pimpinan instansi vertikal, serta tamu undangan dari kementerian pusat.

Kehadiran Aidi Hatta menegaskan komitmen Muaro Jambi untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan daerah.

Ketua DPRD Muaro Jambi menekankan bahwa HUT ke-69 Provinsi Jambi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum evaluasi sekaligus penguatan arah pembangunan ke depan.

“Selamat HUT Provinsi Jambi ke-69. DPRD Muaro Jambi berkomitmen menyelaraskan program kerja daerah dengan visi Provinsi Jambi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,” ujar Aidi Hatta.

Sebagai salah satu daerah penyangga utama, Muaro Jambi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi secara menyeluruh.

Tema besar rapat paripurna tahun ini adalah akselerasi ekonomi hijau dan penguatan infrastruktur digital.

Kebijakan ini dinilai sangat relevan dengan potensi Kabupaten Muaro Jambi, khususnya di sektor pertanian, industri pengolahan, dan pariwisata sejarah.

Penguatan digitalisasi diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas capaian pembangunan Provinsi Jambi selama hampir tujuh dekade.

Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi energi baru untuk membawa Jambi semakin maju dan berdaya saing.(*)




Atasi Kemacetan, BPJN Jambi Kebut Pelebaran Jalan di Pasar Singkut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – BPJN Jambi memastikan pembangunan pelebaran dua jalur Jalan Lintas Sumatera di kawasan Pasar Singkut, Kabupaten Sarolangun, terus dikebut dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, mengatakan saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pengaspalan.

Proses tersebut dilakukan secara intensif agar ruas jalan yang diperlebar dapat segera difungsikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

“Kami terus memacu pekerjaan. Saat ini fokus utama berada pada pengaspalan dan penataan jalur agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan ini dilakukan sebagai respons atas tingginya mobilitas kendaraan dan kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Singkut yang selama ini kerap mengalami kemacetan.

Dedy menambahkan, seluruh proses pembebasan lahan pada ruas jalan tersebut telah rampung.

Dengan tidak adanya kendala lahan, pekerjaan fisik dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

“Pembebasan lahan sudah selesai, sehingga tidak ada hambatan berarti di lapangan. Ini sangat membantu percepatan progres pekerjaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, BPJN Jambi juga telah menyiapkan rencana lanjutan untuk memastikan pelebaran jalan benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas.

Pada tahun 2026 ini, pelebaran dua jalur tersebut direncanakan akan dilanjutkan kembali sepanjang kurang lebih satu kilometer.

“Untuk tahun 2026, pelebaran dua jalur ini akan kita lanjutkan lagi sekitar satu kilometer,” ungkap Dedy.

Pembangunan dua jalur Jalan Lintas Sumatera di Singkut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan keselamatan jalan nasional, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan.

BPJN Jambi berharap, dengan selesainya proyek ini secara bertahap.

Arus kendaraan di kawasan Pasar Singkut dapat semakin lancar, waktu tempuh menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang jalur nasional tersebut.(*)




3 Zodiak Paling Sulit Diprediksi, Hidup Mereka Penuh Kejutan

SEPUCUKJAMBI.ID – Tidak semua orang mudah dibaca. Ada yang reaksinya transparan dan pola pikirnya bisa ditebak sejak awal.

Namun, ada pula tipe pribadi yang selalu menghadirkan kejutan.

Mereka bisa berubah sikap dengan cepat, mengambil keputusan mendadak, atau melakukan hal yang sama sekali di luar ekspektasi.

Dalam astrologi, beberapa zodiak dikenal memiliki karakter paling sulit diprediksi.

Bukan karena mereka sengaja membingungkan, tetapi karena spontanitas dan cara berpikir mereka memang unik. Berikut tiga zodiak yang terkenal paling tak terduga.

Gemini (21 Mei – 20 Juni)

Gemini dikenal sebagai zodiak yang fleksibel dan cepat beradaptasi. Cara berpikir mereka dinamis, sehingga mudah berpindah dari satu ide ke ide lain dalam waktu singkat.

Hari ini bisa sangat antusias, besok terlihat santai, lalu tiba-tiba penuh rencana baru.

Sifat inilah yang membuat Gemini menarik sekaligus membingungkan. Mereka mudah bergaul dan komunikatif, namun sulit ditebak arah pikirannya.

Bersama Gemini, hampir tidak ada kata monoton karena selalu ada kejutan kecil yang muncul tanpa aba-aba.

Sagittarius (22 November – 21 Desember)

Sagittarius adalah simbol kebebasan dan petualangan. Mereka tidak suka hidup dalam batasan dan cenderung mengikuti dorongan hati.

Keputusan yang diambil sering kali spontan, bahkan terkesan nekat di mata orang lain.

Bagi Sagittarius, pengalaman jauh lebih penting daripada rencana panjang.

Mereka bisa tiba-tiba mengubah arah hidup, bepergian tanpa persiapan rumit, atau mengambil peluang yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Inilah yang membuat langkah mereka hampir mustahil diprediksi.

Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius dikenal dengan pola pikir yang out of the box. Cara pandang mereka sering berbeda dari kebanyakan orang, bahkan terkesan nyeleneh.

Mereka tidak suka mengikuti aturan umum jika dirasa tidak sesuai dengan prinsip pribadi.

Aquarius kerap menghadirkan ide tak terduga, solusi unik, dan sikap yang sulit ditebak.

Mereka bisa tiba-tiba mengubah topik, sudut pandang, atau keputusan dalam waktu singkat.

Interaksi dengan Aquarius sering membuat orang lain terkejut sekaligus penasaran.

Ketiga zodiak ini membuktikan bahwa tidak semua kepribadian bisa ditebak dari penampilan luar.

Gemini, Sagittarius, dan Aquarius sama-sama menyukai spontanitas, kejutan, dan kebebasan berpikir.

Jika kamu memiliki teman atau pasangan dengan zodiak ini, bersiaplah menghadapi momen-momen tak terduga.

Kadang membingungkan, sering menghibur, dan hampir selalu meninggalkan cerita menarik. Bagi mereka, hidup yang terlalu bisa ditebak justru terasa membosankan.(*)




Dari Kerinci hingga Tanjab Timur, Wabup Muaro Jambi Serukan Persatuan di HUT Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa (06/01/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, serta diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, para kepala bagian, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Junaidi membacakan amanat Gubernur Jambi yang menegaskan bahwa usia 69 tahun merupakan tonggak sejarah yang patut disyukuri.

Berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini disebut sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan Provinsi Jambi adalah buah kerja bersama. Ini bukan hasil satu pihak, melainkan kolaborasi seluruh masyarakat Jambi,” ujarnya.

Memasuki periode kedua kepemimpinan daerah, Pemerintah Provinsi Jambi mengusung visi besar Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT.

Visi tersebut dijabarkan melalui tiga misi utama, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, peningkatan daya saing daerah melalui sektor unggulan seperti pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata, serta memastikan keberlanjutan pembangunan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Memasuki awal tahun 2026, Wakil Bupati Muaro Jambi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergitas pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya lokal.

“Dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, dari Telun Berasap sampai Ombak Bedebur, mari kita bersatu membangun Jambi yang maju dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada momen tersebut, Junaidi turut menyampaikan empati atas bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyebut Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

“Terima kasih kepada masyarakat Jambi yang telah menunjukkan kepedulian dan berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.

Momentum HUT ke-69 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun Jambi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.(*)




Perbaikan Jembatan Sepungur Bungo Segera Dimulai, Ini Jadwalnya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., turun langsung ke lapangan untuk meninjau jembatan putus di Kampung Baru Sepungur, Kecamatan Bathin II Bebeko.

Jembatan tersebut menjadi jalur vital masyarakat sekaligus penggerak ekonomi warga setempat.

Dalam peninjauan, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bungo, Kepala BPBD dan Kesbangpol, perwakilan Dinas PUPR, Camat Bathin II Bebeko, Datuk Rio, dan tokoh masyarakat.

Kerusakan jembatan dipicu oleh intensitas hujan tinggi, yang menyebabkan salah satu tiang penahan kawat seling roboh.

Akibatnya, struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan penggunaannya dihentikan demi keselamatan warga.

“Ini akses vital masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, aktivitas dan perekonomian warga akan terganggu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Bupati Dedy Putra.

Pemerintah Kabupaten Bungo akan menggunakan anggaran APBD untuk perbaikan jembatan agar proses penanganan tidak berlarut-larut.

Mengingat bantuan dari pemerintah pusat membutuhkan waktu yang lebih panjang.

“Kita ambil langkah cepat. Insyaallah perbaikan bisa mulai dikerjakan pada bulan Maret,” jelasnya.

Selain jembatan di Sepungur, Pemkab Bungo juga menyiapkan perbaikan beberapa jembatan lain, termasuk di Dusun Sungai Gurun (panjang ±150 meter) dan Dusun Rantau Duku.

Bupati menegaskan seluruh rencana perbaikan akan dikaji secara matang, mulai dari kebutuhan material hingga kekuatan konstruksi, agar jembatan yang dibangun lebih aman dan tahan lama.

Langkah cepat ini disambut positif oleh masyarakat, yang berharap akses transportasi, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi bisa kembali normal.(*)




DPRD Muaro Jambi Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Banjir Mestong

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan banjir yang rutin melanda kawasan Tempino dan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, kembali menjadi fokus perhatian DPRD.

Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Sartono, mendampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, meninjau langsung lokasi yang sering terdampak banjir.

Genangan air di Tempino dan Pondok Meja kerap muncul setiap hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Banjir tidak hanya meluas ke permukiman warga, tetapi juga mengganggu akses jalan utama yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Kondisi ini menegaskan adanya masalah pada sistem drainase dan aliran air yang belum ditangani secara menyeluruh.

Sartono, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Mestong, menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.

Masalah ini melibatkan berbagai tingkatan infrastruktur, mulai dari jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten.

Diperlukan langkah terpadu antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di tingkat pusat.

“Kami meninjau langsung saluran air, gorong-gorong, dan titik rawan genangan agar dapat melihat kondisi sebenarnya,” kata dia.

“Penanganan banjir harus terintegrasi agar tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujar Sartono.

DPRD Muaro Jambi mendorong agar hasil tinjauan ini segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan balai jalan dan pengelola sumber daya air.

Sartono menegaskan, komitmen bersama antarinstansi menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan ini.

“DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat agar penanganan banjir masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur daerah,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, sehingga masyarakat Tempino dan Pondok Meja tidak lagi dihantui banjir tahunan yang mengganggu aktivitas ekonomi, keselamatan, dan kualitas hidup warga.(*)