Anjungan Merangin Jadi Pusat Keramaian Eks Arena MTQ Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anjungan Merangin menjadi titik teramai dan teraktif dibandingkan anjungan kabupaten/kota lain di Eks Arena MTQ Provinsi Jambi saat dikunjungi Gubernur Jambi H. Al Haris dan Ketua TP PKK Hj. Hesnidar Haris, Selasa sore (6/1/2026).

Kunjungan gubernur ke seluruh anjungan kabupaten/kota tersebut merupakan rangkaian launching program Jambi Elok Nian, seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi.

Selain gubernur dan Ketua TP PKK, rombongan yang hadir juga termasuk Wakil Gubernur H. Abdullah Sani beserta istri, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman dan istri, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jambi.

Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur menyambut tamu di Anjungan Merangin dengan melibatkan puluhan emak-emak.

Mereka berjajar di pintu masuk sambil melantunkan lagu “Pangkalan Jambu”, menciptakan suasana meriah dan hangat.

Sekda Merangin Zulhifni dan istri bahkan terlihat ikut bergoyang sambil menyanyikan lagu khas dari Kecamatan Pangkalan Jambu, menambah kesan kebahagiaan dalam penyambutan.

“Menurut pantauan Pak Gubernur, Anjungan Merangin paling ramai dan aktif dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Jambi Elok Nian HUT ke-69 Provinsi Jambi,” ujar Bupati Merangin, yang dibenarkan Hj. Lavita Syukur.

Keramaian Anjungan Merangin juga dimeriahkan oleh partisipasi para kepala OPD Pemkab Merangin, yang menampilkan beragam program, produk UMKM, serta capaian pembangunan setahun terakhir.

Bupati Merangin menambahkan bahwa Gubernur menilai Anjungan Merangin layak mendapat bantuan untuk dikembangkan lebih menarik.

Terutama dengan penambahan miniatur destinasi wisata alam Merangin di halaman anjungan.

Semua anjungan di Eks Arena MTQ nantinya akan dihibahkan Pemprov Jambi ke masing-masing kabupaten/kota untuk pengelolaan lebih lanjut.(*)




Bahasa Kubu Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Ini Penjelasan Bupati Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bahasa Kubu atau yang dikenal juga sebagai Bahasa Orang Rimbo resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.

Penetapan ini menegaskan pengakuan negara terhadap identitas dan kearifan budaya masyarakat adat di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Pengumuman resmi dilakukan pada Malam Keagungan Melayu 2026 di Arena Eks MTQ Jambi, Selasa malam (6/1/2026).

Penghargaan berupa Anugerah Warisan Budaya Nasional diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, kepada Bupati Sarolangun, H Hurmin, disaksikan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta para kepala daerah se-Provinsi Jambi.

Bupati Sarolangun, H Hurmin, menegaskan bahwa penetapan Bahasa Kubu sebagai Warisan Budaya Takbenda merupakan langkah penting untuk menjaga eksistensi masyarakat Orang Rimbo beserta bahasa dan tradisinya.

“Bahasa Kubu atau Bahasa Orang Rimbo adalah identitas dan warisan berharga masyarakat adat Sarolangun yang wajib kita jaga dan lestarikan,” kata Hurmin.

Hurmin menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun berkomitmen melanjutkan pelestarian bahasa ini melalui edukasi, pendokumentasian, dan penguatan peran komunitas adat.

Upaya ini bertujuan agar Bahasa Kubu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.(*)




Paru-paru Basah: Kebiasaan Sepele yang Bikin Rentan Terinfeksi

SEPUCUKAJMBI.ID – Paru-paru basah, atau pneumonia, terjadi ketika jaringan paru-paru meradang akibat infeksi dan cairan menumpuk di area paru.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, terutama saat sistem kekebalan tubuh melemah.

Beberapa kebiasaan sehari-hari justru meningkatkan risiko infeksi paru-paru.

Mengubah pola hidup dapat membantu melindungi kesehatan pernapasan:

  1. Merokok dan Terpapar Asap Rokok
    Merokok atau menjadi perokok pasif merusak jaringan paru-paru dan melemahkan pertahanan tubuh terhadap kuman penyebab infeksi.

  2. Kurang Menjaga Kebersihan Tangan
    Jarang mencuci tangan setelah aktivitas di luar rumah atau setelah batuk dan bersin memudahkan kuman masuk ke saluran pernapasan.

  3. Lingkungan Pengap dan Lembap
    Ruangan kurang ventilasi atau lembap meningkatkan risiko terhirup bakteri dan virus penyebab infeksi paru.

  4. Tidur di Tempat yang Jarang Dibersihkan
    Kasur, bantal, dan selimut yang jarang dicuci bisa menjadi media penyebaran kuman. Membersihkan tempat tidur secara rutin membantu mencegah infeksi.

  5. Konsumsi Alkohol Berlebihan
    Alkohol menekan sistem imun dan mengurangi kemampuan tubuh membersihkan bakteri dari saluran pernapasan.

  6. Kurang Aktivitas Fisik
    Tubuh yang jarang bergerak membuat daya tahan tubuh dan kebugaran paru menurun, sehingga lebih mudah terserang infeksi.

  7. Pola Makan Tidak Sehat
    Konsumsi makanan tinggi lemak dan rendah nutrisi melemahkan sistem imun, sehingga tubuh kurang kuat menghadapi infeksi paru.

  8. Tidak Lengkap Mendapatkan Imunisasi
    Vaksin pneumonia dan influenza membantu tubuh mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit. Melewatkan vaksinasi meningkatkan risiko infeksi.

Paru-paru basah dapat menimbulkan gejala batuk berdahak, sesak napas, demam, dan nyeri dada.

Dengan mengubah kebiasaan sehari-hari, menjaga kebersihan, meningkatkan ventilasi, serta memperkuat sistem imun melalui gaya hidup sehat, risiko pneumonia dapat ditekan secara signifikan.(*)




Tips Konsisten Menurunkan Berat Badan Tanpa Stres

SEPUCUKJAMBI.ID – Menurunkan berat badan sering bukan soal tahu caranya, melainkan menjaga konsistensi.

Banyak orang sudah paham pentingnya makan seimbang dan rutin bergerak, tetapi kesulitan mempertahankan motivasi di tengah rutinitas harian yang padat.

Tak heran, semangat yang besar di awal sering memudar di tengah jalan.

Kunci utama menjaga motivasi adalah memahami alasan pribadi di balik keinginan menurunkan berat badan.

Sebagian orang ingin tubuh lebih ringan dan bertenaga, sementara yang lain ingin hidup lebih sehat atau merasa lebih percaya diri.

Alasan personal biasanya lebih efektif dibanding sekadar mengejar angka di timbangan.

Menetapkan target realistis juga penting agar proses tidak terasa melelahkan. Penurunan berat badan yang sehat biasanya terjadi secara bertahap.

Fokus pada perubahan kecil, seperti berjalan kaki rutin atau mengurangi minuman manis, lebih mudah dipertahankan dibanding target besar yang terasa berat.

Pola makan dan aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan dengan gaya hidup masing-masing. Tidak semua orang cocok dengan diet ketat atau olahraga intens.

Memilih aktivitas yang disukai, seperti bersepeda santai, yoga, atau jalan sore, membantu tetap aktif tanpa terasa sebagai beban.

Selain itu, fokuslah pada proses, bukan hanya hasil akhir. Tidur lebih nyenyak, tubuh terasa segar, dan stamina meningkat adalah tanda kemajuan.

Mencatat kebiasaan harian dapat membantu melihat perkembangan secara objektif.

Dukungan dari orang terdekat juga membantu menjaga motivasi.

Berbagi cerita dengan teman atau keluarga dan merayakan pencapaian kecil, seperti konsistensi seminggu, dapat menambah semangat.

Yang tak kalah penting, beri ruang untuk diri sendiri jika sesekali melenceng. Proses menurunkan berat badan bukan perjalanan yang selalu lurus.

Alih-alih menyalahkan diri sendiri, lebih baik kembali fokus dan melanjutkan kebiasaan sehat.

Pada akhirnya, menurunkan berat badan adalah membangun gaya hidup jangka panjang. Dengan pendekatan santai, realistis, dan penuh kesadaran, motivasi untuk hidup lebih sehat akan lebih mudah dipertahankan.(*)




Cara Praktis Digital Detox untuk Hidup Lebih Tenang dan Fokus

SEPUCUKJAMBI.ID – Tanpa disadari, ponsel kini menjadi benda pertama yang disentuh saat bangun tidur dan terakhir sebelum tidur.

Satu jam scroll media sosial terasa cepat berlalu, dan fenomena inilah yang membuat banyak orang mulai sadar pentingnya digital detox.

Digital detox bukan berarti harus lepas total dari internet.

Di era sekarang, hal itu hampir mustahil. Yang dimaksud adalah mengatur cara penggunaan gawai agar teknologi kembali menjadi alat bantu, bukan sumber kelelahan mental.

Salah satu pemicu utama digital detox adalah kelelahan pikiran yang sulit dijelaskan.

Terlalu banyak informasi, opini, dan perbandingan hidup di media sosial membuat otak jarang punya waktu untuk beristirahat.

Langkah sederhana bisa dimulai dari hal kecil, misalnya: tidak membuka media sosial satu jam setelah bangun, mematikan notifikasi yang tidak penting, atau menetapkan jam bebas gawai di malam hari agar kualitas tidur lebih baik.

Dampaknya terasa nyata: waktu terasa lebih panjang, pikiran lebih tenang, dan fokus meningkat.

Mengurangi waktu online juga memberi keuntungan dalam produktivitas.

Tanpa gangguan ponsel, perhatian bisa diarahkan ke satu aktivitas secara utuh, seperti bekerja, membaca buku, berolahraga, atau sekadar mengobrol dengan orang terdekat.

Dari sisi sosial, digital detox membuat interaksi tatap muka lebih hangat. Percakapan lebih nyambung, dan kehadiran terasa nyata karena tidak diselingi kebiasaan mengecek ponsel.

Namun, tujuan digital detox bukan untuk menghakimi diri sendiri. Sesekali kembali menggunakan gawai bukan masalah.

Yang penting adalah kesadaran untuk menyeimbangkan dunia digital dan kehidupan nyata.

Di tengah arus informasi yang tak pernah berhenti, mengurangi waktu online merupakan bentuk kepedulian pada diri sendiri.

Memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas membuat hidup terasa lebih ringan, lebih fokus, dan lebih bahagia.(*)




Kemenhut Percepat Penanganan Kayu Hanyut Pascabanjir di Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama tim gabungan mempercepat penanganan kayu hanyut dan material yang terseret banjir besar di Sumatra.

Upaya ini dilakukan untuk membuka akses jalan, permukiman, dan fasilitas umum yang terhambat tumpukan kayu gelondongan akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Subhan, menyampaikan bahwa tim gabungan telah menurunkan puluhan alat berat untuk membersihkan kayu di titik-titik strategis.

Hingga awal Januari 2026, sekitar 300 batang kayu dengan volume mencapai 469,26 meter kubik telah dikumpulkan dan dipilah untuk potensi pemanfaatan.

“Kami memprioritaskan pembersihan kayu yang menghalangi jalan, permukiman, dan fasilitas publik. Kayu yang masih bernilai guna kami data dan manfaatkan untuk kebutuhan darurat warga,” ujar Subhan.

Beberapa kayu hasil pembersihan kini sedang diproses untuk digunakan, termasuk pembuatan hunian sementara bagi korban banjir.

Program ini melibatkan tim terpadu dari Kemenhut, TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat.

Selain mengangkat kayu, tim juga melakukan pendataan komprehensif terkait jumlah, jenis, dan potensi pemanfaatan kayu sesuai aturan yang berlaku.

Kemenhut juga memperkuat pengawasan untuk mencegah praktik ilegal yang memanfaatkan situasi bencana.

Kanal pengaduan dan pengawasan diperluas agar tidak terjadi pemanfaatan kayu secara ilegal di tengah kondisi darurat.

Penanganan kayu hanyut merupakan bagian dari respons terpadu pemerintah terhadap dampak banjir sejak November 2025.

Tumpukan kayu tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan risiko bagi keselamatan publik.

Kemenhut menghentikan sementara pengangkutan kayu biasa di wilayah terdampak untuk memastikan pengawasan sektor kehutanan berjalan tertib dan mencegah penyalahgunaan di masa darurat.

Melalui langkah ini, Kemenhut berharap dapat memulihkan akses masyarakat, sekaligus membangun basis data akurat untuk pemanfaatan kayu secara tepat guna di masa pemulihan.

Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci agar proses pembersihan, pendataan, dan pemanfaatan kayu berlangsung transparan dan sesuai hukum.(*)




Arahan Presiden Prabowo, Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Aman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta peningkatan disiplin prosedur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara ketat.

Arahan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah kendala teknis selama pelaksanaan program nasional tersebut sepanjang Desember 2025.

Permintaan Presiden disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai mengikuti Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

“Beliau menghendaki agar disiplin prosedur ditingkatkan. Berdasarkan catatan Kepala BGN, di bulan Desember masih ada sekitar 15 kejadian yang tidak sesuai standar. Presiden meminta semaksimal mungkin agar hal ini tidak terulang,” jelas Prasetyo.

Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.

Program ini menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, menjadi instrumen penting untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Meski distribusi program berjalan luas, Presiden menekankan bahwa kualitas pelaksanaan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) harus menjadi perhatian utama.

Insiden yang terjadi, meskipun terbatas, menjadi peringatan agar seluruh pelaksana di lapangan lebih disiplin dan cermat.

Arahan Presiden menegaskan keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari keamanan, ketepatan, dan konsistensi pelaksanaan.

Pemerintah tidak ingin kesalahan teknis mengurangi kepercayaan publik terhadap program strategis ini.

Prasetyo menambahkan bahwa seluruh pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah, diminta memperkuat pengawasan dan evaluasi berkala.

Langkah ini diharapkan mencegah kejadian yang tidak diinginkan serta memastikan distribusi makanan bergizi berjalan sesuai ketentuan.

Program MBG telah dialokasikan anggaran besar dalam APBN 2026 dan menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo.

Dengan penguatan disiplin prosedur, pemerintah berharap program ini berjalan lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Presiden Prabowo Subianto meminta peningkatan disiplin prosedur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara ketat.

Arahan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah kendala teknis selama pelaksanaan program nasional tersebut sepanjang Desember 2025.

Permintaan Presiden disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai mengikuti Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

“Beliau menghendaki agar disiplin prosedur ditingkatkan. Berdasarkan catatan Kepala BGN, di bulan Desember masih ada sekitar 15 kejadian yang tidak sesuai standar. Presiden meminta semaksimal mungkin agar hal ini tidak terulang,” jelas Prasetyo.

Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.

Program ini menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, menjadi instrumen penting untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Meski distribusi program berjalan luas, Presiden menekankan bahwa kualitas pelaksanaan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) harus menjadi perhatian utama.

Insiden yang terjadi, meskipun terbatas, menjadi peringatan agar seluruh pelaksana di lapangan lebih disiplin dan cermat.

Arahan Presiden menegaskan keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari keamanan, ketepatan, dan konsistensi pelaksanaan.

Pemerintah tidak ingin kesalahan teknis mengurangi kepercayaan publik terhadap program strategis ini.

Prasetyo menambahkan bahwa seluruh pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah, diminta memperkuat pengawasan dan evaluasi berkala.

Langkah ini diharapkan mencegah kejadian yang tidak diinginkan serta memastikan distribusi makanan bergizi berjalan sesuai ketentuan.

Program MBG telah dialokasikan anggaran besar dalam APBN 2026 dan menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo.

Dengan penguatan disiplin prosedur, pemerintah berharap program ini berjalan lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.(*)




Transformasi OJK, 13 Pejabat Baru Siap Perkuat Sektor Jasa Keuangan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melantik 13 pejabat pimpinan baru pada awal Januari 2026, sebagai langkah strategis memperkuat struktur organisasi dan kapasitas pengawasan sektor jasa keuangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Prosesi pelantikan berlangsung di Jakarta dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar.

Mahendra menekankan bahwa transformasi organisasi merupakan agenda strategis yang harus dijalankan disiplin dan konsisten agar OJK lebih responsif terhadap perkembangan teknologi finansial, perubahan lingkungan global, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap layanan dan pengawasan sektor keuangan.

“Transformasi organisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, meneguhkan komitmen, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan perekonomian nasional,” ujar Mahendra.

Pelantikan ini juga menjadi tindak lanjut amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

OJK menegaskan komitmen untuk memperkuat fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, serta kehadiran OJK di wilayah regional.

Mahendra menambahkan bahwa penguatan peran OJK di daerah menjadi prioritas, sehingga pejabat yang dilantik memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan jejaring, serta pemahaman kuat terhadap karakteristik wilayah masing-masing.

Berikut daftar 13 pejabat yang dilantik:

  1. Deden Firman H – Deputi Komisioner Pengaturan, Perizinan, dan Pengendalian Kualitas

  2. Defri Andri – Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah, Syariah dan Perbankan Daerah

  3. Indarto Budiwitono – Deputi Komisioner Pengawas Konglomerasi Keuangan dan Bank Swasta

  4. Eddy Manindo Harahap – Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek

  5. I. B. Aditya Jayaantara – Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon

  6. I Made Bagus Tirthayatra – Kepala Departemen Penilaian Emiten dan Perusahaan Publik

  7. Esti Sasanti P. – Kepala Departemen Pengawasan Bank Syariah

  8. Rendra Zairuddin Idris – Kepala Departemen Khusus Transformasi

  9. Agus Firmansyah – Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan

  10. Ayahandayani K. – Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah

  11. Eko Wijaya – Kepala OJK Provinsi Bangka Belitung

  12. Kurnia Tri Puspita – Kepala OJK Tegal

  13. Yan Jimmy Hendrik S – Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur

Melalui pelantikan ini, OJK menegaskan komitmen menjaga independensi, memperkuat integritas kerja, dan memajukan profesionalisme aparaturnya.

Mahendra berharap para pejabat baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Langkah ini bagian dari upaya berkelanjutan OJK untuk tetap tangguh menghadapi perubahan cepat di sektor jasa keuangan, serta memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat dan industri.(*)




Harga Emas Antam Tembus Rp2,58 Juta per Gram, Investor Minati Logam Mulia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan di pasar domestik kembali mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini.

Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak dan menembus level Rp2,58 juta per gram, melanjutkan tren penguatan sejak awal Januari 2026.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga emas Antam naik sekitar Rp35.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini juga tercermin pada harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam, yang bergerak searah dengan harga jual, menunjukkan permintaan emas yang masih kuat di pasar domestik.

Kenaikan harga emas tidak hanya terjadi pada produk Antam. Emas batangan lain, seperti yang dijual Galeri24 dan UBS, juga tercatat mengalami penguatan harga.

Tren kenaikan yang merata ini mencerminkan sentimen positif di pasar logam mulia nasional.

Pergerakan harga emas domestik sejalan dengan tren harga emas global. Di pasar internasional, harga emas meningkat karena minat investor terhadap aset aman kembali tumbuh. Ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik mendorong investor melirik emas sebagai instrumen lindung nilai.

Selain faktor global, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memengaruhi harga emas domestik.

Rupiah yang cenderung melemah membuat harga emas naik, mengingat emas diperdagangkan dalam denominasi dolar AS di pasar internasional.

Bagi investor, kenaikan harga emas menjadi sinyal bahwa logam mulia masih diminati sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.

Emas dianggap relatif stabil dibanding aset berisiko lain, terutama di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter global dan tekanan inflasi.

Meski demikian, pelaku pasar mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi.

Pembelian emas saat harga tinggi perlu disesuaikan dengan tujuan investasi dan kemampuan finansial masing-masing, karena fluktuasi harga merupakan hal wajar.

Dengan kenaikan ini, emas kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu aset favorit masyarakat, baik untuk investasi maupun penyimpan nilai di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.(*)




Sunset Romantis di Wisata Tanjung Kelayang Belitung

SEPUCUKJAMBI.ID – Tanjung Kelayang, salah satu ikon wisata unggulan Pulau Belitung, menawarkan kombinasi sempurna antara pasir putih lembut, air laut sebening kaca, dan gugusan batu granit raksasa yang menjadi ciri khas Belitung.

Begitu menginjakkan kaki di pantai ini, suasana tropis yang santai langsung terasa.

Nama Tanjung Kelayang diambil dari salah satu batu granit besar di tepi pantai yang menyerupai burung kelayang atau layang-layang.

Batu ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto dan sering muncul dalam promosi pariwisata Belitung.

Saat air laut surut, pengunjung bisa mendekat dan menikmati keunikan bentuk batu dari berbagai sudut.

Keindahan pantai semakin lengkap dengan lautnya yang tenang. Ombak relatif kecil membuat pantai ini aman untuk berenang atau bermain air di tepian.

Gradasi warna laut dari hijau toska hingga biru muda menciptakan pemandangan menawan, terutama saat matahari cerah.

Tanjung Kelayang juga menjadi titik keberangkatan populer untuk island hopping.

Wisatawan bisa menyewa perahu untuk menjelajahi pulau-pulau kecil sekitar Belitung, seperti Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, dan Pulau Batu Garuda.

Aktivitas ini menjadi favorit karena memungkinkan snorkeling, melihat terumbu karang, dan menikmati pantai-pantai kecil yang masih alami.

Di sepanjang pantai, wisatawan dapat menemukan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari warung makan dan restoran seafood yang menyajikan hidangan lokal segar seperti gangan, cumi bakar, dan ikan laut segar, hingga gazebo dan area duduk untuk bersantai sambil menikmati pemandangan laut.

Saat sore menjelang, Tanjung Kelayang berubah menjadi tempat romantis. Langit jingga dan pantulan cahaya matahari di permukaan laut menciptakan suasana hangat dan menenangkan.

Banyak wisatawan memilih duduk di pasir, berbincang ringan, atau mengabadikan momen matahari terbenam yang menawan.

Akses menuju Tanjung Kelayang cukup mudah dari Tanjung Pandan, ibu kota Kabupaten Belitung. Perjalanan darat sekitar 30 menit dengan kondisi jalan yang baik, membuat kawasan pantai nyaman untuk wisata keluarga maupun pelancong solo.

Tanjung Kelayang bukan sekadar pantai cantik.

Tempat ini adalah pintu gerbang untuk menjelajahi keindahan laut Belitung, di mana alam tropis, ketenangan, dan petualangan bertemu dalam satu pengalaman wisata yang berkesan.(*)