HUT Kota Jambi 2026: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Kampung Bahagia Jadi Andalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 dengan mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”.

Dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Jambi, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus memaparkan agenda prioritas pembangunan Kota Jambi sepanjang tahun 2026.

Menurut Maulana, peringatan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi kemajuan Kota Jambi sejak era Kerajaan Melayu Islam hingga pemerintahan modern saat ini.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan warisan para pendahulu demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Maulana mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Jambi berhasil mencatat dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta investasi mencapai Rp1,32 triliun.

Dari sisi pendapatan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp455,25 miliar.

Peningkatan tersebut turut mendorong pendapatan APBD Kota Jambi menjadi Rp2,013 triliun atau naik 14,06 persen dibandingkan tahun 2024.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi juga berhasil meraih 36 penghargaan tingkat internasional, nasional dan provinsi.

Sementara hingga pertengahan tahun 2026, Kota Jambi telah mengoleksi 15 penghargaan baru dari berbagai sektor.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi meningkat dari 4,88 persen menjadi 5,13 persen. Pendapatan per kapita naik menjadi Rp73,6 juta per tahun, sementara angka ketimpangan yang tercermin melalui indeks gini turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen.

“Berbagai capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan implementasi program-program unggulan daerah yang terus kami jalankan,” kata Maulana.

Untuk tahun 2026, Pemkot Jambi tetap fokus menjalankan 11 program unggulan daerah yang menjadi fondasi pembangunan Kota Jambi Bahagia.

Salah satu program yang diperluas adalah Kartu Bahagia melalui penambahan cakupan BPJS Ketenagakerjaan bagi 8.660 penerima baru yang terdiri dari pekerja rentan, petugas keagamaan, sekretaris RT, operator pengelola sampah berbasis masyarakat, serta petugas rumah ibadah.

Pemkot Jambi juga mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, menyediakan beasiswa bagi 2.013 pelajar kurang mampu, memperluas jaringan gas rumah tangga, serta melanjutkan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sektor lingkungan, Program Kampung Bahagia terus diperkuat melalui pengembangan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini telah terbentuk di puluhan wilayah dan berhasil menutup puluhan tempat pembuangan sampah liar.

Sementara untuk mendukung keamanan lingkungan, Pemkot Jambi akan memasang lebih dari 1.100 kamera CCTV yang terintegrasi dengan Jambi Command Center dan beroperasi selama 24 jam.

Di bidang infrastruktur, pemerintah juga menargetkan pembangunan dan peningkatan drainase, jalan lingkungan, normalisasi sungai, serta percepatan penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi dan sistem pengendalian banjir terpadu.

Selain pembangunan fisik, Kota Jambi juga akan menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional bergengsi, di antaranya MTQ Provinsi Jambi, Healthy Cities Summit VII, National Smart City Forum, dan Rakernas Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Maulana menegaskan seluruh keberhasilan yang dicapai Kota Jambi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warganya.(*)




Sambutan Lengkap Walikota Jambi, di Momen Puncak HUT Kota Jambi ke-625 Tahun

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi

Salam sejahtera untuk kita semua

Yang Terhormat Yang Kami hormati Yang Kami hormati

Yang Kami hormati Bapak Gubernur Jambi beserta Ibu Hj. Hesnidar Haris

Yang Kami hormati Anggota DPR-RI Dapil Jambi

Yang Kami hormati Anggota DPD-RI Dapil Jambi

Yang Saya hormati Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota se Provinsi Jambi atau yang mewakili.

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota dari Provinsi tatangga atau yang mewakili

Yang Saya hormati, Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Rekan-rekan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan Ketua Pengadilan Negeri Jambi, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi; dan saudara Ketua Pengadilan Agama Kota Jambi;

Yang Saya hormati, Bapak-bapak para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Jambi,

Yang Saya hormati Bapak Wakil Walikota Jambi beserta Ibu

Yang Saya hormati saudara Sekretaris Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Para  Kepala  Perangkat  Daerah,  Camat  dan  Lurah,  serta  Para

Pejabat Struktural dan Fungsional, Direktur RS HAM dan HAS, serta Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkup Pemerintah Kota Jambi.

Yang Saya hormati Dirut PDAM Tirta Mayang dan Perumda Sigijai Sakti.

Yang Saya hormati Ibu Ketua tim Penggerak PKK Kota Jambi,

Yang Saya hormati Ketua Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, LSM, Organisasi Profesi dan Pers

Yang saya hormati Ketua Lembaga Adat Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Yang saya hormati Para Alim Ulama, Tuo-tuo Tengganai, Cerdik Pandai; Kecik idak Besebut Namo, Besak idak besebut Gelanyo.

Hadirin undangan yang berbahagia,

Sebelum memulai sambutan ini, perkenankan Saya sampaikan seloka Melayu Kota Jambi berikut:

Kalau elok dipakai santun, Kalau tinggi jangan meninggi,

Kalau besar jangan membesar diri, Adat dijunjung Pusako dijago Marwah negeri akan terpeliharo

Tanah dipilih menjadi negeri, Pusako batuah jadi pegangan, Bulat air dek pembuluh,

Bulat kato dek mufakat, Bersatu kito teguh, Bercerai kito runtuh.

Mengawali pertemuan ini, marilah kita memanjatkan puji dan bersyukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kita dapat bersama-sama memperingati  Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang ke-80 dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 dalam suasana kebersamaan dalam semangat membangun Kota tercinta.

Shalawat beriring salam tidak lupa Kita sampaikan kepada junjungan Baginda Rasul MUHAMMAD SAW, beserta keluarga dan para sahabat. Semoga kita semua pengikutnya mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir kelak. Aamin yaa rabbal alamiin.

Selanjutnya, perkenankan Saya dengan tulus hati menyampaikan ucapan “terima kasih kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara hadirin yang mulia, yang telah berkenan hadir di tempat yang terhormat ini.

Saudara-saudara yang saya muliakan

Hari Kamis, 28 Mei 1401, 625 Tahun silam merupakan penanda hari jadi “Tanah Pilih Pusako Batuah” negeri yang diwariskan dengan keberkahan; yang harus terus dijaga, dirawat, dan kita majukan bersama.

Peringatan hari jadi Tanah Pilih ini adalah momentum untuk mengenang dan meresapi sejarah panjang perjuangan para pemimpin terdahulu mulai dari Orang Kayo Hitam dari masa Kerajaan Melayu Islam hingga para Walikota Jambi di era pemerintah modern. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya.

Para pemimpin terdahulu dengan gigih telah membangun kemajuan, nilai-nilai islam dan norma adat melayu, serta mewarisi semangat dan persatuan yang menjadi landasan kokoh dan kekuatan bagi generasi selanjutnya dalam menghadapi cobaan dan tantangan perkembangan zaman, bak seloko:

Titian teras bertanggo batu,

Lantak nan dak goyah, kaping idak tagenso.

Cermin nan dak kabur, dak lapuk dek hujan, dak lekang dek panas. Kato seiyo, kato nan sekato, kato nan samo.

Adat lamo pusako usang,

Yang terpahat di tiang panjang, Yang terlukis di bendul jati. Setitik nan dak ilang, sebaris nan dak tebo.

Setitik nak di lautkan, segumpal nak di gunungkan. Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah

Paripurna Dewan yang Terhormat

Saat ini, Kota Jambi tidak hanya dipandang sebagai pusat pemerintahan, pusat pertumbuhan ekonomi, sosial dan kebudayaan di Provinsi Jambi. Kota ini telah menjelma menjadi Kota Besar, dengan skala pelayanan Nasional. Kota yang menjadi kebanggaan dan simbol identitas masyarakat Jambi.

Pada momen peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan hari jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 Tahun, Kami mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” yang menunjukkan tekad dan harapan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini.

Bapak Ibu yang berbahagia

Hingga hari ini, 462 hari sudah Saya dan Pak Diza membersamai Pemerintahan Kota Jambi dan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini bersama membangun Kota yang Kita Banggakan ini.

Alhamdulillah begitu banyak dukungan dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera. KOTA JAMBI BAHAGIA..

Misalnya, di sepanjang Tahun 2025 dengan kerja keras dan kesungguhan, Kami mencatat berbagai sumber dukungan pembiayaan untuk peningkatan pembangunan Kota Jambi sebesar 1,96 Triliun rupiah dan dukungan investasi sebesar 1,32 Triliun.

Dalam pengelolaan Pendapatan Daerah, pada tahun 2025 lalu realisasi PAD mencapai 615,08 Miliar Rupiah, naik 35,11% dari realisasi 2024 sebesar 455,25 Miliar Rupiah.

Kondisi ini turut meningkatkan APBD Kota Jambi, dari sisi pendapatan mencapai 2,013 Triliun, dari sebelumnya 1,765 Triliun rupiah atau terjadi peningkatan 14,06%.

Lebih dari itu, Tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi meraih 36 Penghargaan, baik di tingkat Internasional, Nasional dan Provinsi Jambi, di tahun 2026 hingga hari ini telah diterima 15 Penghargaan, antara lain:

  • Penghargaan 100% Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dari
  • Penghargaan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
  • Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi naik signifikan dari 72,97 dengan katagori BB menjadi 82,36 dengan Kategori A-, berdasarkan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi oleh KemenPAN-RB.
  • Penghargaan Atas Kesuksesan Mewujudkan Kampung Bahagia dan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kota Jambi dari Kapolda Jambi Bapak Irjen. Pol. Krisno H. Siregar.

Selanjutnya, keberhasilan itu ditunjukkan juga oleh gambaran

Indikator Makro Daerah yang dicapai.

Tahun 2025 lalu, di tengah perekonomian dunia yang melambat, Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi justru naik dari 4,88% menjadi 5,13%. Pendapatan Perkapita meningkat dari 68,5 juta menjadi 73,6 juta rupiah perkapita pertahun.

Indeks Gini yang menggambarkan celah ketimpangan, turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa, aktivitas ekonomi dan investasi mengalami peningkatan, terutama pada sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Jambi.

Pertumbuhan ini tidak terlepas dari upaya Kita mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas infrastruktur kota melalui program-program unggulan yang langsung menyentuh dan menstimulasi geliat ekonomi masyarakat.

Selain itu, sepanjang 2025 Inflasi dapat dikendalikan di kisaran 2 plus-minus 1.

Pada April 2026, inflasi year on year Kota Jambi adalah 1,73%, yang termasuk 10 Kota Indonesia dengan inflasi rendah.

Saudara-saudara

Capaian tersebut, tidak terlepas dari intensi yang kuat pada Implementasi 11 Program Unggulan Daerah, dengan hasil yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan daerah, termasuk memberikan hasil positif dalam menekan Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Angka Kemiskinan turun dari 7,73% menjadi 7,69%. Penurunan ini ditandai pula dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun dari 7,38% menjadi 7,08%.

Secara keseluruhan, capaian Indikator makro tersebut juga berkontribusi signifikan pada peningkatan Indikator Strategis Pembangunan, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai angka 82,32 (kategori Sangat Tinggi), naik dari 81,77 poin.

Bapak Ibu Hadirin yang berbahagia

Pada Tahun 2026, melalui momentum peringatan hari yang bersejarah ini, perkenankan Saya menyampaikan beberapa Agenda Prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui 11 Program Unggulan Daerah, antara lain yaitu;

Pertama:

Pada Tahun ini, untuk meningkatkan perluasan cakupan Program Kartu Bahagia, maka Kita akan menambah Cakupan BPJS Ketenaga- Kerjaan kepada 8.660 orang, yaitu kepada:

  • 000 orang Pekerja Rentan
  • 860 orang Petugas Keagamaan
  • 650 orang Sekretaris RT
  • 000 orang OPBM
  • 150 orang Petugas Rumah Ibadah

Sehingga Penerima BPJS Ketenaga-kerjaan menjadi 15.740 orang, dari sebelumnya 7.080 orang.

Sejak Februari 2025 hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan bagi 76 penerima manfaat dengan nilai sebesar 3,46 Miliar lebih.

Untuk BPJS Kesehatan, kita tetap akan memenuhi 100% UHC, termasuk menyediakan anggaran untuk biaya pendamping pasien rujukan di luar kota jambi.

Kami juga akan melaksanakan khitanan gratis sepanjang tahun bagi warga kurang mampu di seluruh puskesmas Kota Jambi, yang bekerjasama dengan Baznas Kota Jambi.

Di bidang Pendidikan, Kami telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 anak kurang mampu di tingkat SD dan SMP.

Kita juga melanjutkan revitalisasi Satuan Pendidikan, yang tahun lalu telah dilaksanakan pada 24 Satuan Pendidikan.

Saat ini, tengah diproses usulan revitalisasi 150 Satdik, dan Pembangunan 2 Unit Sekolah Baru yang disetujui Kemendikdasmen.

Untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, Tahun ini Kita melanjutkan upaya guna meningkatkan tambahan Sambungan Rumah Jaringan Gas (SR-JARGAS) yang hingga 2025 baru terpasang 11.025 SR.

Pada tahun 2026 hingga saat ini telah ditambahkan 13.265 SR-JARGAS baru, dari target 15.000, sisanya segera dituntaskan.

Usulan Kami untuk tambahan 50.000 SR-JARGAS lagi bagi masyarakat juga telah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan.

Kami juga akan menuntaskan perbaikan 225 unit rumah MBR yang tidak layak huni, dengan rincian: 191 unit (APBN), 11 Unit (Baznas), dan 23 unit (APBD Kota).

Kedua:

Program Kampung Bahagia, yang Tahap I Tahun 2026 ini, telah di launching langsung oleh Bapak Wamendagri yang memberikan testimoni:

“Kampung Bahagia adalah inovasi konkret yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan, dan bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, serta dampaknya langsung dirasakan masyarakat

Kampung Bahagia ini merupakan contoh praktek baik yang berdampak: meningkatnya kohesivitas antar warga masyarakat, serta masyarakat dengan pemerintah dan stakeholder pembangunan”.

Saat ini, 76% dari 796 RT Tahap I sudah menuntaskan proposalnya. Tercatat 164 usulan pengadaan gerobak motor (bentor) yang akan mendukung Pengelolaan Sampah Tertutup melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang kami inisiasi.

Inisiatif ini adalah solusi inovatif guna melaksanakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa rumah tangga berkewajiban untuk menangani dan mengurangi sampahnya masing-masing dengan cara yang berwawasan lingkungan. Lebih lanjut, Perda Kota Jambi No. 5 Tahun 2020 mengatur mengenai Pemilhan Sampah.

Melalui OPBM, Kita menciptakan ruang bagi warga untuk melaksanakan tanggung jawab dan perannya dalam menangani sampah yang dihasilkan sejak dari rumah.

OPBM akan melakukan penjemputan sampah terpilah langsung ke rumah-rumah warga.

Bank Sampah dan TPS 3R sebagai kesatuan dalam sistim OPBM, akan mengelola nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan OPBM dan masyarakat.

Residunya, diangkut ke transfer depo sebelum di bawa ke TPA Talang Gulo.

Saat ini sedang dirampungkan proses pembangunan 7 unit Transfer Depo.

Pola ini tentunya mendukung upaya kita bersama dalam menciptakan ekosistim ekonomi sirkular yang berkontribusi pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan indeks kualitas lingkungaan serta kesehatan masyarakat, serta mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Kami bersyukur, bahwa Inisitif ini telah mendorong terbentuknya

70 OPBM swadaya masyarakat yang cakupan pelayanannya mencapai 200 RT. Sehingga 94 TPS dan TPS liar di wilayah yang melaksanakan OPBM, telah ditutup, akhir tahun ini tidak ada lagi TPS di Kota yang tercinta ini.

Bapak Ibu Hadirin yang terhormat

Untuk mendukung sistim keamanan lingkungan, di Tahap 1 ini akan di pasang lebih dari 1.100 CCTV integratif yang terhubung ke JCOC Kota Jambi selama 24 jam penuh.

Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan angka kriminalitas, sehingga rasa AMAN dan kenyamanan masyarakat yang akan meningkat.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pembangunan/peningkatan parit jalan dan drainase sepanjang ±12.000 meter, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang ±15.650 meter.

Ketiga:

Implementasi Program Kota Tangguh di tahun ini, tetap difokuskan pada peningkatan akses dan layanan sistim perkotaan, penangan banjir, lingkungan hidup, resiliensi terhadap perubahan iklim; pengembangan Kawasan ekonomi dan investasi.

Adapun agenda prioritasnya, antara lain yang terkait pengendalian banjir, yaitu:

  • Penuntatasan pelaksanaan normalisasi drainase Sungai Asam hingga 16,4 km.
  • Mendukung kelancaran pelaksanaan Kemajuan pembangunan kolam retensi Danau Kajang Lako oleh BWSS VI yang saat ini progresnya sudah mencapai 65%.

Insha Allah, menjelang akhir tahun ini dapat berfungsi.

  • Pembangunan drainase sepanjang 3,2 km dan normalisasi alur sepanjang 2,5 km.
  • Menuntaskan penanganan sistim sungai Kenali dan Kambang untuk mereduksi potensi banjir genangan dengan membangun Kolam Retensi di lokasi dekat JBC Sipin dan Simpang Rimbo.

Selain itu, Kami juga akan melaksanakan pembangunan 274 ruas jalan lingkungan serta pemeliharaan 60 jalan status kota.

Bapak Ibu yang kami banggakan

Lebih dari pada itu, Kami juga akan memperkuat capaian dan dampak program unggulan lainnya bagi peningkatan kapasitas Kota dan kesejahteraan masyarakat, misalnya:

– Memperkuat atensi dan dukungan Program Strategis Nasional di Kota Jambi, yaitu: Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi, Koparasi Merah Putih; dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekolah Rakyat Kota Jambi yang menempati lahan seluas 5,6 Ha, saat ini proses pembangunannya terus dilakukan, direncanakan seluruh pembangunan fisiknya akan rampung di akhir Juli nanti.

Tentunya keberadaan Sekolah dengan kapasitas bagi 1.080 siswa dari keluarga yang kurang mampu ini, menjadi solusi strategik dalam memutus rantai kemiskinan antar-generasi, sedangkan bagi pemerintah Kota Jambi, program ini membantu upaya pemerataan pendidikan, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Tanah Pilih Kota Jambi ini.

Untuk Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis, progressnya di Kota Jambi relatif sangat baik:

Jumlah MBG (target 100):

  • yang operasional 43 SPPG
  • siap operasional 10 SPPG
  • Tenaga Kerja terserap 160 orang

Jumlah Penerima manfaat 109.442 orang:

  • Sekolah : 535 orang
  • 3B :     907 orang

Komoditas dan Rantai Pasok:

  • 35-40 komoditas bahan pangan
  • Pasokan diperoleh dari petani & peternak lokal kota dan provinsi jambi, disuplay langsung melalui Koperasi dan distributor

Bapak Ibu yang kami banggakan

  • Kami juga akan terus mengembangkan destinasi menarik yang memiliki keunikan dan sejarah. Kami juga mendorong terselenggaranya berbagai even untuk meningkatkan kepariwisataan dan ekraf, yang memacu geliat ekonomi.
  • Seiring itu, peningkatan Daya Saing UMKM dan Tenaga Kerja, serta Akses pada Sumber Daya Produktif terus diperkuat melalui Kerjasama berbagai pihak.
  • Setelah sukses menjadi Tuan Rumah MUNAS HIPMI beberapa waktu lalu, Kota Jambi kembali akan menjadi Tuan Rumah 4 Momen bergengsi, yaitu:
  • Pelaksanaan MTQ Provinsi, Healthy Cities Summit (HCS) ke-VII, Penyelenggaraan National Smart City Forum dan Rakernas IDI.
  • Membuka ruang lebih luas bagi terciptanya khasanah budaya dan kearifan melayu Kota Jambi, serta kerukunan dan toleransi dalam kehidupan perkotaan yang majemuk.
  • Kami terus bekerja keras untuk melanjutkan dan meningkatkan hasil pembangunan dengan mengakses berbagai program pemerintah dan internasional ke Kota Termasuk alternatif pembiayaan kreatif dan Kerjasama Daerah. Memperkuat peran CSR, Baznas, dan lain-lain, termasuk mengoptimalkan Pendapatan Daerah.
  • Kami akan tingkatkan respon time kebencanaan dan kegawat-daruratan, serta kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.

Melalui UPTD Call Center 112 yang melayani 18 jenis pengaduan dengan 11 instansi (termasuk PLN dan Kepolisian), sejak dibentuk pada Juni 2025, tercatat 9.250 Panggilan dengan panggilan insiden sebanyak 1.758 sambungan, 96%-nya telah ditindak lanjuti.

Bapak Gubernur dan seluruh undangan yang saya muliakan dan hormati;

Keberhasilan yang dicapai, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, ini adalah buah dari kesungguhan, kerja cerdas dan sinergi seluruh elemen dan masyarakat.

Untuk itu, di momen terhormat ini, Kami selaku Kepala Daerah, atas nama Jajaran Pemerintah Kota Jambi, DPRD, FORKOPIMDA, serta seluruh masyarakat Kota Jambi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan tulus kepada Bapak Gubernur, Kementerian dan Lembaga, instansi Vertikal, serta semua pihak yang berkontribusi positif dan bersinergi dalam harmoni mewujudkan Kota Jambi BAHAGIA.

Saya juga menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan untuk terus bergandeng tangan dan bersinergi guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri, karena masa depan bergantung pada apa yang Kita lakukan hari ini.

“DIRGAHAYU!!

PEMERINTAH KOTA JAMBI KE-80, DAN HARI JADI

TANAH PILIH PUSAKO BATUAH KE 625 TAHUN”

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan berkah dan ridho-Nya kepada kita semua untuk terus merawat warisan nilai, budaya, dan sejarah yang telah diperjuangkan para pendahulu.

Dalam harmoninya, Kota ini akan terus bergerak menghadirkan pembangunan yang bermanfaat, membanggakan dan membahagiakan seluruh masyarakatnya.

Terima kasih

Billahittaufiq Walhidayah

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

WALIKOTA

 dr. H. MAULANA, MKM

 

Download di sini sambutan lengkap walikota Jambi Paripurna_HUT_Kota_Jambi!




Di HUT Kota Jambi, Bima Arya Sebut Kota Jambi Layak Jadi Contoh Daerah Lain

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memberikan apresiasi terhadap kinerja dan sinergi yang terbangun di lingkungan Pemerintah Kota Jambi saat menghadiri jamuan makan malam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi tahu 2026, di Aula Griya Mayang, Senin 1 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bima Arya menyoroti keharmonisan hubungan antara Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota, dan DPRD yang dinilainya menjadi modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Menurutnya, kekompakan para pemimpin daerah menjadi faktor utama yang menentukan efektivitas pelaksanaan program pembangunan hingga ke tingkat masyarakat.

“Kota Jambi menunjukkan contoh yang baik tentang bagaimana hubungan antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan DPRD dapat berjalan selaras. Situasi seperti ini penting karena berdampak langsung pada kinerja birokrasi dan pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketika hubungan antarpimpinan daerah berjalan harmonis, maka organisasi pemerintahan dapat bekerja lebih fokus dalam menjalankan program-program pembangunan.

Sebaliknya, apabila terjadi konflik di tingkat pimpinan, maka dampaknya akan dirasakan hingga ke perangkat daerah dan pelaksanaan program di lapangan.

Selain menyoroti sinergi pemerintahan, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dihadirkan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menilai sejumlah program yang dijalankan saat ini mulai memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menyusun program, tetapi juga mampu menghadirkan harapan yang diwujudkan secara bertahap melalui kebijakan yang konkret.

Bima Arya mengaku setiap kunjungannya ke Kota Jambi selalu menemukan gagasan dan terobosan baru yang dikembangkan pemerintah daerah.

Hal itu menunjukkan adanya komitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Beberapa program yang mendapat perhatian di antaranya kegiatan retreat, Program Kampung Bahagia, serta berbagai inisiatif pembangunan lainnya yang dinilai memiliki dampak positif bagi warga.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan daerah tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup sambutannya, Bima Arya berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan publik yang selama ini dibangun Pemerintah Kota Jambi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Dampak pembangunan yang paling penting adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Saya melihat semangat itu terus tumbuh di Kota Jambi,” katanya.(*)




Pemkot Jambi Ubah Jam Kerja ASN, Masuk Jadi 07.30 WIB Mulai Juni 2026! Ini Tujuannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi melakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi.

Kebijakan ini mulai berlaku pada Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus memperkuat keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Perubahan jam kerja tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Jambi tentang pergeseran jam masuk kerja yang kini dimulai lebih fleksibel, dari sebelumnya pukul 07.15 WIB menjadi 07.30 WIB.

Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya menyangkut efisiensi kerja, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan keluarga para ASN.

Menurutnya, kebiasaan sederhana di pagi hari bersama keluarga seperti sarapan bersama, mengantar anak ke sekolah, hingga membangun komunikasi keluarga, dinilai penting dalam membentuk keharmonisan rumah tangga.

“Kebijakan ini bertujuan agar ASN bisa lebih dekat dengan keluarga, terutama anak-anak. Hal-hal sederhana di pagi hari seperti sarapan dan mengantar sekolah bisa memperkuat hubungan dalam keluarga,” ujar Maulana, Senin 1 Juni 2026, usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila.

Ia juga menyebut bahwa kebijakan ini lahir dari perhatian terhadap fenomena sosial yang terjadi di lingkungan keluarga, termasuk kurangnya keterlibatan orang tua dalam pembentukan karakter anak.

Maulana menegaskan bahwa banyak kasus menunjukkan bahwa kesibukan orang tua, termasuk ASN, dapat berdampak pada kondisi psikologis dan perkembangan anak.

“Banyak kasus menunjukkan orang tua sukses secara karier, tetapi kurang dalam pendampingan anak. Karena itu kami ingin mendorong peran keluarga menjadi lebih kuat,” katanya.

Selain aspek sosial, penyesuaian jam kerja ini juga mempertimbangkan kondisi lalu lintas di Kota Jambi. Kebijakan tersebut telah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dengan perubahan jam masuk kerja, diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk serta menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Ini juga untuk mengurangi kemacetan di pagi hari dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Dalam implementasinya, ASN Pemkot Jambi tetap diwajibkan memenuhi jam kerja sesuai ketentuan, yakni 37 jam 30 menit per minggu.

Jam pulang kerja juga telah ditetapkan, yaitu pukul 16.30 WIB pada hari Senin hingga Kamis, serta pukul 11.00 WIB pada hari Jumat.

Selain itu, Maulana juga menyampaikan bahwa ASN akan diminta mendokumentasikan aktivitas pagi hari sebelum berangkat kerja sebagai bagian dari sistem penilaian kinerja elektronik (e-Kinerja).

Dokumentasi tersebut mencakup aktivitas bersama keluarga di pagi hari, sementara bagi ASN yang belum berkeluarga dapat mengisi dengan aktivitas positif lainnya seperti olahraga.

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih sehat, disiplin, dan tetap humanis di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.(*)




Walikota Maulana Harap ‘Kampung Bahagia’ Kembalikan Nilai Musyawarah di Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa program prioritas “Kampung Bahagia” menjadi salah satu bentuk nyata implementasi nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat, khususnya dalam memperkuat kembali semangat gotong royong, musyawarah, dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Maulana saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (1/6/2026).

Upacara berjalan khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Menurut Maulana, program Kampung Bahagia diharapkan mampu menjadi ruang penguatan nilai kebersamaan yang mulai mengalami penurunan di tengah kehidupan masyarakat modern.

“Dengan hadirnya Kampung Bahagia, semangat gotong royong dan musyawarah yang mungkin mulai terkikis di masyarakat bisa kembali dibangkitkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut juga sejalan dengan amanat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar sebagai konsep, tetapi sebagai praktik nyata di masyarakat.

Maulana juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus menjaga dan menggelorakan semangat Pancasila agar tetap hidup di tengah masyarakat. Pancasila adalah fondasi dan perekat bangsa yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Jambi hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid, kolaborasi, serta kinerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Daerah ini adalah warisan para pendahulu yang harus kita isi dengan kerja nyata, pelayanan terbaik, serta pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Maulana memberikan apresiasi kepada seluruh petugas upacara dan peserta yang telah berperan aktif sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan tertib.

Dalam upacara tersebut juga dibacakan amanat Kepala BPIP RI bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Amanat itu menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika global.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Jambi turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Kota Jambi, kepala OPD, ASN, organisasi masyarakat, serta pelajar dari berbagai sekolah.(*)




Tiga Kepala Daerah di Jambi Sepakat Bangun Konektivitas Kerinci–Bungo

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Tiga kepala daerah di Provinsi Jambi sepakat memperkuat konektivitas antarwilayah melalui rencana pengembangan jalur penghubung Kerinci–Bungo. Kesepakatan tersebut melibatkan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi, dan Bupati Bungo H. Dedy Putra.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (29/05) lalu itu, berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat antar daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan Kerinci–Bungo merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas yang lebih cepat, efisien, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Menurutnya, keterhubungan antarwilayah akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan sektor pariwisata dan pelayanan publik.

“Dengan terbukanya akses ini, jarak tempuh akan lebih singkat dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, serta pelayanan masyarakat,” ujar Alfin.

Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, konektivitas antarwilayah tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menekankan bahwa akses transportasi yang terhubung dengan baik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang lebih merata.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga kepala daerah juga menyepakati dukungan terhadap pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta sebagai langkah memperkuat akses transportasi udara di wilayah tersebut.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat integrasi konektivitas darat dan udara, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kawasan barat Provinsi Jambi.

Ketiga kepala daerah optimistis bahwa sinergi yang terbangun ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata, khususnya dalam percepatan pembangunan akses jalan penghubung Kerinci–Bungo sebagai jalur strategis masa depan.(*)




Walikota Alfin Lantik Dewas Tirta Khayangan, Soroti Tantangan Manajemen dan Pelayanan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh Alfin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh untuk masa jabatan 2026-2030.

Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (1/6/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, pimpinan DPRD, jajaran Perumda Air Minum Tirta Khayangan, serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alpian, para kepala OPD, panitia seleksi Dewan Pengawas Tirta Khayangan, serta Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khayangan bersama jajaran.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Dewan Pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan perusahaan daerah dapat berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan, mulai dari aspek manajemen, operasional, sumber daya manusia hingga kondisi keuangan, membutuhkan perhatian serius dan pengawasan yang berkelanjutan.

Ia berharap Dewan Pengawas yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dengan mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul serta memberikan solusi yang inovatif dan strategis bagi kemajuan perusahaan.

“Dewan Pengawas harus mampu mendorong lahirnya langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan efektivitas organisasi serta produktivitas perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alfin.

Selain pengawasan, Wali Kota juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja yang dilakukan secara rutin guna memastikan target perusahaan dapat tercapai sesuai harapan.

Ia mendorong Perumda Air Minum Tirta Khayangan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sehingga layanan yang diberikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga Kota Sungai Penuh.

Menurutnya, masukan dan partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor penyediaan air bersih.

Alfin juga mengingatkan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh pegawai perusahaan agar mampu menciptakan sistem kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.

Dengan dilantiknya Dewan Pengawas baru, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap Perumda Air Minum Tirta Khayangan dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas cakupan layanan, serta menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat di masa mendatang.(*)




Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wabup Katamso Tekankan Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Senin (1/6/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, hingga perwakilan BUMD.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso SA, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut menegaskan peran strategis Pancasila sebagai pemersatu keberagaman bangsa Indonesia sekaligus sebagai nilai yang relevan dalam membangun perdamaian global.

Katamso menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi yang begitu cepat hingga dinamika geopolitik internasional, Pancasila tetap menjadi pedoman utama bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan keutuhan negara.

Menurutnya, Indonesia telah membuktikan bahwa keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama dapat hidup berdampingan dalam harmoni dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila menjadi penuntun moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah ketidakpastian global, Indonesia tetap mampu menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan,” ujarnya.

Selain menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila juga disebut menjadi landasan dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Hal tersebut tercermin dari keterlibatan Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk melalui pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai upaya mediasi konflik internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Katamso juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa melalui sikap toleransi, gotong royong, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi persatuan.

“Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup dalam keseharian masyarakat, bukan sekadar simbol atau teks sejarah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh penyelenggara pemerintahan agar menghadirkan kebijakan yang berkeadilan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Menutup amanatnya, Katamso mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan demi menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kuala Tungkal turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, anggota DPRD, kepala OPD, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen lainnya yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.(*)




Hujan Masih Mengintai Jambi hingga Pertengahan Juni, Ini Imbauan Pemprov

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Meskipun sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih diperkirakan terjadi hingga pertengahan Juni 2026.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan sejumlah daerah di Provinsi Jambi masih berpotensi diguyur hujan, terutama pada sore hingga malam hari.

Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, hingga pohon tumbang di beberapa wilayah yang rawan terdampak.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan masyarakat tidak boleh lengah meskipun secara klimatologis Jambi mulai memasuki periode musim kemarau.

Menurutnya, perubahan cuaca yang masih cukup dinamis perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

“Kita sudah memasuki musim kemarau berdasarkan catatan BMKG. Namun masyarakat tetap harus waspada karena potensi hujan masih cukup tinggi, terutama pada sore hari. Ini perlu diantisipasi karena dapat memicu banjir maupun tanah longsor di sejumlah wilayah,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, peluang hujan di Provinsi Jambi masih cukup besar hingga memasuki dasarian kedua Juni atau sekitar tanggal 20 Juni 2026.

Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.

Sudirman menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam upaya mitigasi bencana.

Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai, kawasan perbukitan, maupun wilayah dengan riwayat longsor diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, membersihkan saluran drainase dan lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana.

Pemerintah berharap langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat meminimalkan risiko kerugian akibat cuaca ekstrem, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar selama masa peralihan musim.

Dengan kondisi cuaca yang masih fluktuatif, warga diharapkan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan instansi terkait dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.(*)




Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Jambi Ingatkan Pentingnya Jiwa Kebangsaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, hingga berbagai elemen masyarakat.

Pada peringatan tahun ini, Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Nyamin, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Gubernur Jambi Al Haris turut mengikuti jalannya upacara bersama Wakil Gubernur Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.

Usai upacara, Al Haris menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan mempertahankan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

“Kita berharap generasi penerus bangsa terus memiliki jiwa Pancasila, semangat perjuangan, dan komitmen menjaga martabat Republik Indonesia,” ujar Al Haris.

Gubernur juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan publik, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang adil, merata, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Selain itu, Al Haris mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam membangun daerah maupun negara.

Menurutnya, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang baik serta kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita harus terus membangun kerja sama yang kuat dan menghasilkan karya terbaik demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan Kolonel Inf Nyamin, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga nilai-nilai dasar bangsa agar tetap relevan di tengah perkembangan global.

Pidato tersebut menyoroti berbagai tantangan masa kini, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan geopolitik dunia, hingga dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam kondisi tersebut, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

Selain menjadi pedoman kehidupan berbangsa, Pancasila juga disebut sebagai dasar Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Nilai musyawarah, persatuan, serta kemanusiaan dinilai relevan dalam mendukung upaya perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia selama ini telah berkontribusi dalam berbagai misi perdamaian internasional melalui pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta berbagai peran diplomasi di tingkat global.

Generasi muda pun diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebatas simbol atau hafalan semata.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Provinsi Jambi ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar nilai-nilai luhur Pancasila terus menjadi pedoman dalam membangun bangsa yang damai, maju, dan berkeadilan.(*)