Vonis Seumur Hidup Kasus 58 Kg Sabu, Kuasa Hukum Alung Ramadhan Soroti Kondisi Keluarga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kuasa hukum Alung Ramadhan, Fatma Dewi, menyoroti kondisi keluarga kliennya setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi menjatuhkan vonis penjara seumur hidup dalam perkara narkotika dengan barang bukti 58,2 kilogram sabu, Kamis 8 Oktober 2026.

Fatma menyebut Alung masih berusia muda dan menjadi tulang punggung keluarga.

Menurutnya, Alung juga membantu membiayai pengobatan kakaknya yang sedang sakit.

Atas pertimbangan tersebut, pihaknya mengaku belum dapat menerima sepenuhnya putusan majelis hakim dan masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

“Kami sebagai kuasa hukum masih akan pikir-pikir untuk langkah hukum ke depannya,” sebutnya.

“Karena demi kemanusiaan juga, Alung ini masih muda dan dia adalah tulang punggung keluarga yang juga membiayai kakaknya yang sedang sakit,” ujar Fatma.

Hakim Jatuhkan Vonis Seumur Hidup

Majelis Hakim PN Jambi menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Alung setelah memeriksa perkara narkotika tersebut.

Putusan itu sejalan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Memutuskan terdakwa bersalah dan dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup,” ujar Hakim Ketua saat membacakan putusan.

Majelis hakim juga menegaskan kesepakatannya dengan tuntutan jaksa.

“Kami Majelis Hakim sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” katanya.

Usai mendengar putusan, Alung terlihat tertunduk lesu dan meneteskan air mata. Kakaknya yang hadir mewakili keluarga juga menangis setelah mendengar vonis tersebut.

Tak lama, kakak Alung kemudian menghampirinya saat terdakwa menuju ruang tahanan di PN Jambi.

Barang Bukti Mencapai 58,2 Kilogram Sabu

Dalam perkara ini, jaksa menghadirkan barang bukti berupa 58 bungkus plastik berisi sabu dengan berat bersih 58.211,77 gram atau sekitar 58,2 kilogram.

Penyidik juga menyita sejumlah telepon genggam, satu koper, serta dua kendaraan roda empat.

Kendaraan tersebut terdiri atas Toyota Fortuner putih bernomor polisi D 1208 UBM dan Toyota Innova Reborn hitam bernomor polisi B 2439 beserta STNK.

Barang bukti telepon genggam meliputi satu unit Oppo berwarna abu-abu, satu unit Samsung berwarna abu-abu, serta satu unit iPhone 11.

Dalam dakwaannya, JPU merujuk Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Jaksa juga mencantumkan dakwaan alternatif berdasarkan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Hingga pembacaan putusan tersebut, Fatma menyatakan pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum berikutnya.

Sikap resmi terdakwa terhadap putusan akan menentukan perkembangan perkara selanjutnya.(*)




Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Alung Ramadhan Menangis Usai Divonis Seumur Hidup

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Alung Ramadhan, terdakwa kasus kepemilikan dan peredaran sabu seberat 58 kilogram, divonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Kamis 8 Oktober 2026.

Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya meminta agar Alung dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

“Memutuskan terdakwa bersalah dan dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup,” ujar Hakim Ketua saat membacakan putusan di persidangan.

Majelis Hakim menyatakan sependapat dengan tuntutan jaksa dalam perkara tersebut.

“Kami Majelis Hakim sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” ujar hakim.

Usai mendengar putusan, Alung terlihat tertunduk lesu. Ia tampak menahan tangis hingga air mata terlihat menetes

Sementara itu, kakak Alung yang hadir mewakili keluarga juga menangis setelah mendengar vonis tersebut.

Tak lama, kakak Alung kemudian bergegas menghampiri Alung yang dibawa menuju ruang tahanan di PN Jambi.

Kuasa hukum Alung, Fatma Dewi, mengatakan pihaknya belum dapat menerima sepenuhnya putusan majelis hakim. Pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

“Kami sebagai kuasa hukum masih akan pikir-pikir untuk langkah hukum ke depannya. Karena demi kemanusiaan juga, Alung ini masih muda dan dia adalah tulang punggung keluarga yang juga membiayai kakaknya yang sedang sakit,” ungkap Fatma.

Barang Bukti 58,2 Kilogram Sabu

Dalam perkara ini, barang bukti yang disita dan diserahkan pada tahap penuntutan meliputi 58 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat bersih atau netto 58.211,77 gram, atau sekitar 58,2 kilogram.

Selain sabu, penyidik juga menyita sejumlah telepon genggam, yakni satu unit Oppo berwarna abu-abu, satu unit Samsung berwarna abu-abu, serta satu unit iPhone 11.

Barang bukti lainnya berupa satu koper berwarna biru dan hijau, satu unit mobil Toyota Fortuner berwarna putih dengan nomor polisi D 1208 UBM, serta satu unit Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi B 2439 beserta STNK.

Dalam dakwaannya, JPU mendakwa Alung terkait tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Selain itu, dakwaan alternatif juga merujuk pada Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Dengan vonis penjara seumur hidup tersebut, pihak kuasa hukum menyatakan masih mempertimbangkan upaya hukum yang akan ditempuh.

Keputusan mengenai langkah hukum selanjutnya akan disampaikan setelah pihaknya melakukan pertimbangan lebih lanjut.(*)




BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — BRI BO Cut Mutiah melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Cut Mutiah. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan sarat dengan semangat kebangsaan.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang dan menghargai nilai-nilai perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Dengan penuh rasa nasionalisme, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila sebagai ideologi dan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan di lingkungan kerja. Nilai-nilai tersebut diharapkan senantiasa tercermin dalam setiap langkah dan pelaksanaan tugas seluruh pekerja BRI BO Cut Mutiah.

Melalui momentum ini, BRI BO Cut Mutiah terus menumbuhkan semangat cinta Tanah Air dan memperkuat kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan yang optimal kepada nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1
Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




KONI Jambi Siapkan Pelatda dan Seleksi PON, Kejurprov Gimnastik Jadi Ajang Evaluasi Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gimnastik Jambi bukan sekadar ajang perebutan medali.

Ketua Gimnastik Provinsi Jambi, Eva Lam, menegaskan bahwa kompetisi ini harus menjadi ruang pembinaan atlet, pengembangan bakat, serta pembentukan mental bertanding untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka Kejurprov Gimnastik Jambi di Gedung Senam Provinsi Jambi, Jumat 9 Oktober 2026.

Kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti peserta dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

“Tujuan Kejurprov bukan mencari medali, tetapi menjadi modal untuk mengembangkan bakat, membangun sportivitas, dan menghormati keputusan dewan juri,” demikian pesan Eva dalam sambutannya.

Menurut Eva, pembinaan gimnastik membutuhkan proses berkelanjutan.

Hasil kompetisi tidak cukup dinilai dari jumlah medali, tetapi juga dari perkembangan kemampuan atlet, kedisiplinan, dan sikap sportif saat bertanding.

Ia berharap Kejurprov dapat memperkuat pembinaan sekaligus mendorong lahirnya pesenam potensial yang mampu membawa nama Jambi ke tingkat nasional.

Tujuh daerah ikut bersaing

Kejurprov Gimnastik Jambi tahun ini diikuti peserta dari Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Muaro Jambi, Kerinci, dan Batanghari.

Selain kategori kejuaraan, panitia juga menghadirkan kategori invitasi bagi peserta berusia 11 tahun ke bawah.

Kategori tersebut membuka ruang bagi pesenam muda untuk mengenal atmosfer kompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan sejak dini.

Keikutsertaan atlet dari tujuh daerah diharapkan memperluas kesempatan bertanding dan membantu pelatih mengevaluasi hasil latihan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menentukan kebutuhan pembinaan berikutnya.

KONI Jambi siapkan Pelatda dan seleksi PON

Wakil Ketua II KONI Provinsi Jambi, AS Budianto, menilai Kejurprov memiliki peran penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding sebelum mereka menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.

Menurutnya, setiap pesenam telah melalui proses latihan dan perjuangan untuk tampil dalam kejuaraan.

Karena itu, atlet perlu memanfaatkan pertandingan sebagai kesempatan mengevaluasi kekurangan dan meningkatkan kualitas penampilan.

Budianto juga mengungkapkan bahwa KONI Provinsi Jambi akan menggelar pemusatan latihan daerah (Pelatda), kemudian melaksanakan seleksi atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI menyiapkan atlet yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga Jambi.

Meski demikian, proses seleksi dan pembinaan tetap membutuhkan evaluasi kemampuan secara terukur agar atlet yang terpilih benar-benar siap menghadapi tuntutan kompetisi nasional.

Pembinaan jangka panjang jadi kunci

Kejurprov Gimnastik Jambi menjadi salah satu tahapan untuk memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari pengembangan bakat usia dini hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Selain meningkatkan kemampuan teknik, atlet juga perlu membangun mental bertanding, disiplin, dan sportivitas.

Aspek-aspek tersebut menjadi bekal penting agar pesenam mampu menghadapi tekanan kompetisi sekaligus menjaga konsistensi penampilan.

Dengan melibatkan tujuh kabupaten dan kota serta menghadirkan kategori untuk peserta usia muda, Kejurprov diharapkan memperluas basis pembinaan gimnastik di Jambi.

Keberhasilan kejuaraan ini pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh perolehan medali, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dan pelatih dalam mengidentifikasi potensi atlet, memperbaiki kekurangan, serta menyiapkan pesenam untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi.(*)




PBPI Jambi Kirim 14 Atlet ke Kejurnas Padel 2026, Ini Daftar Nama yang Berlaga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jambi mematangkan persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel 2026.

Sebanyak 14 atlet, terdiri dari delapan putra dan enam putri, akan mewakili Jambi dalam kejuaraan yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di HQ Padel & Tennis.

Ketua PBPI Provinsi Jambi, Ramos Hutabarat, bersama jajaran pengurus dan anggota menggelar rapat koordinasi di Kissa Common Place, Kamis 8 Oktober 2026 sore.

Rapat tersebut membahas kesiapan atlet, teknis keberangkatan, serta koordinasi kontingen sebelum mengikuti persaingan tingkat nasional.

PBPI Jambi menargetkan para atlet dapat tampil maksimal dan membawa hasil terbaik bagi daerah.

Persiapan ini menjadi bagian dari upaya organisasi memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan daya saing atlet padel Jambi.

“ Saya harapkan seluruh anggota dapat bersinergi dan berpartisipasi aktif demi menyukseskan keikutsertaan daerah dalam ajang Kejurnas serta memperkuat tata kelola olahraga padel di Provinsi Jambi,” kata Ramos.

14 atlet masuk kontingen Padel Jambi

PBPI Jambi menyiapkan 14 atlet untuk mengikuti Kejurnas Padel 2026. Berikut daftar nama atlet yang akan memperkuat kontingen Jambi.

Tim putra:

  1. Johan Syahputra
  2. Laudza Aplaridho
  3. Adrian Pratama
  4. Risky Akbar
  5. Ihsanul Fiqri
  6. Muhammad Riski Zuldani
  7. Irwan Setiawan
  8. Kevin Wiwen Saputra Gho

Tim putri:

  1. Odilia Roselline
  2. Melynda Juni Kesuma
  3. Agusti Miranda
  4. Yanama Orlia
  5. Rhury Nia Permatha
  6. Lyra Zalianti

Komposisi tersebut menjadi kekuatan PBPI Jambi untuk bersaing dalam kejuaraan nasional.

Para atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding menghadapi atlet dari berbagai daerah.

PBPI Jambi juga siapkan Rakerprov 2026

Selain membahas keberangkatan kontingen, rapat koordinasi tersebut turut membahas agenda Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PBPI Jambi 2026.

Agenda ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi, menyelaraskan program kerja, serta mendukung pengembangan olahraga padel di Provinsi Jambi.

PBPI Jambi menilai koordinasi antara pengurus dan anggota menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Dengan organisasi yang solid, pengembangan padel diharapkan tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada penguatan program dan regenerasi atlet.

Melalui persiapan kontingen dan pembenahan organisasi, PBPI Jambi optimistis dapat membawa nama daerah bersaing di tingkat nasional.

Keikutsertaan dalam Kejurnas Padel 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan dan menunjukkan perkembangan olahraga padel di Jambi.()*




Hutama Karya Ungkap Inovasi Jalan Tol: AI Deteksi Retakan, Data Real-Time hingga Pembatas Modular

BALIKPAPAN, SEPUCUKJAMBI.ID — PT Hutama Karya (Persero) memperkenalkan sejumlah inovasi teknologi untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi pengelolaan jalan tol.

Inovasi tersebut mencakup sistem kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi kerusakan jalan, platform pemantauan operasional secara real-time, hingga pembatas median modular yang dapat direlokasi untuk mendukung kebutuhan landasan pacu darurat.

Hutama Karya memamerkan teknologi tersebut dalam Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 yang diselenggarakan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) pada 5–8 Oktober 2026 di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur.

Melalui partisipasi dalam forum teknik jalan tersebut, perusahaan pelat merah di bidang infrastruktur ini juga memaparkan hasil penelitian tentang digitalisasi aset jembatan dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan jalan tol.

KRTJ ke-16 mengangkat tema “Ketahanan Infrastruktur Jalan dan Jembatan terhadap Bencana dan Perubahan Iklim” dengan subtema Asbuton.

Forum ini mempertemukan pemerintah, akademisi, praktisi, dan pelaku industri untuk membahas tantangan pembangunan serta pengelolaan infrastruktur jalan.

AI deteksi kerusakan jalan, laporan terhubung ke sistem operasional

Salah satu inovasi yang diperkenalkan Hutama Karya melalui anak usahanya, PT Hakaaston (HKA), adalah HKA Si Patrol. Teknologi ini memanfaatkan AI dan kamera pada kendaraan patroli untuk mengenali berbagai kerusakan permukaan jalan secara otomatis.

Sistem tersebut dapat mendeteksi lubang, retakan, retak buaya, tambalan, alur atau rutting, hingga marka jalan yang mulai memudar.

Setiap temuan dilengkapi koordinat lokasi, foto, dan tingkat keparahan. Data tersebut kemudian terhubung dengan Toll Road Operation and Maintenance System (TROMS), sehingga petugas dapat memantau kondisi jalan dan menentukan prioritas penanganan berdasarkan informasi lapangan.

Integrasi tersebut ditujukan untuk membantu pengelola jalan tol mengenali kerusakan lebih dini dan mengarahkan pekerjaan pemeliharaan secara lebih tepat sasaran.

HKA juga memperkenalkan TROMS sebagai platform terintegrasi untuk mengelola transaksi gerbang tol, pengendalian lalu lintas, patroli, penanganan gangguan, serta pemeliharaan rutin dan nonrutin.

Melalui pencatatan aktivitas dalam satu sistem, pengelola dapat memperoleh gambaran kondisi ruas secara lebih menyeluruh dan menggunakan data operasional untuk mendukung pengambilan keputusan.

Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, mengatakan perusahaan mengembangkan inovasi tersebut untuk menjawab kebutuhan operasional sekaligus menjaga kualitas layanan jalan tol.

“Integrasi data operasional, deteksi dini kerusakan, dan pengendalian mutu material membantu kami menjaga keandalan jalan serta menentukan penanganan secara lebih tepat. Melalui forum ini, kami ingin memperkenalkan manfaat teknologi tersebut dan membuka ruang kolaborasi agar pengembangannya semakin relevan dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Rozi.

Pembatas tol dapat direlokasi untuk kebutuhan landasan pacu darurat

Selain teknologi digital, HKA memperkenalkan Mahardihka Barrier (MHK-MSB-6000), pembatas median baja modular dengan konsep From Highway to Runway.

Desain modular memungkinkan pembatas dipindahkan tanpa angkur permanen.

Setiap modul memiliki panjang enam meter, menggunakan bantalan karet, dan dapat dipindahkan dengan bantuan wheel jack serta pelepasan lock pin, tanpa memerlukan alat berat khusus.

Berdasarkan metode relokasi proyek yang dipaparkan perusahaan, sebanyak 516 modul dengan total panjang 3.096 meter dapat dipindahkan dalam waktu sekitar 350 menit untuk menyatukan dua jalur tol menjadi landasan pacu darurat.

Desain ini juga membuka peluang pengembangan untuk kebutuhan akses darurat, termasuk akses zona kerja, ambulans, dan pengaturan contraflow.

Namun, pengembangan untuk kebutuhan tersebut masih berada dalam tahap konsep dan verifikasi teknis.

HKA turut memaparkan hasil simulasi tabrak menggunakan perangkat lunak LS-DYNA.

Simulasi menunjukkan defleksi dinamis berkisar 0,82–1,31 meter pada skenario kendaraan pikap, truk, hingga trailer berbobot 36 ton.

Perusahaan juga mencatat bahwa teknologi tersebut belum menjalani uji tabrak fisik dan sertifikasi MASH 2016.

Karena itu, hasil simulasi tidak dapat disamakan dengan hasil pengujian fisik maupun sertifikasi keselamatan.

Sistem produksi aspal ikut diperkenalkan

Untuk mendukung kualitas pekerjaan pemeliharaan, HKA menampilkan Live Asphalt Mixing Plant System (LAMPS), teknologi yang membantu menjaga produktivitas dan konsistensi mutu campuran aspal.

Sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menekan risiko ketidaksesuaian material dalam pekerjaan pelapisan ulang atau overlay maupun penambalan atau patching.

Kombinasi sistem pemantauan operasional, deteksi kerusakan berbasis AI, dan pengendalian produksi aspal menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat pemeliharaan jalan tol berbasis data.

Dua penelitian bahas digitalisasi jembatan dan perlindungan gajah

Selain memamerkan teknologi, Hutama Karya bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menyampaikan dua makalah penelitian dalam sidang teknik KRTJ ke-16.

Penelitian pertama membahas ketelitian model tiga dimensi as-built Jembatan Khusus Sei Wampu di ruas Tol Binjai–Pangkalan Brandan menggunakan teknologi Terrestrial Laser Scanning (TLS) dan Building Information Modeling (BIM).

Hasil evaluasi menunjukkan deviasi dimensi sekitar 5–10 milimeter, yang masih berada dalam batas toleransi kajian.

Model tiga dimensi tersebut dilengkapi informasi teknis aset untuk mendukung dokumentasi serta perencanaan pemeliharaan berbasis data.

Penelitian kedua mengevaluasi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada penyediaan koridor migrasi gajah di Tol Pekanbaru–Dumai.

Kajian tersebut mengevaluasi enam underpass perlintasan gajah. Hasilnya menunjukkan aspek lingkungan dan tata kelola relatif lebih maju dibandingkan aspek sosial.

Peneliti juga menyoroti perlunya penguatan pemantauan dan pelaporan, pelibatan masyarakat secara terstruktur, perbaikan drainase, serta pengayaan pakan untuk meningkatkan efektivitas koridor.

Kedua penelitian tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan pengelolaan aset yang akurat serta perhatian terhadap dampak lingkungan.

Mozy hadirkan layanan digital bagi pengguna jalan tol

Dalam pameran yang sama, Hutama Karya memperkenalkan Mozy by Hutama Karya sebagai pendamping perjalanan digital bagi pengguna jalan tol.

Aplikasi tersebut menyediakan informasi tarif, CCTV, rest area, SPBU dan SPKLU, perencanaan rute melalui fitur Customer Journey, pengingat istirahat, tombol SOS, resi digital, serta informasi fasilitas di sekitar perjalanan.

Stan perusahaan juga menghadirkan demonstrasi fitur dan permainan interaktif bagi pengunjung.

Sejumlah pemangku kepentingan turut mengunjungi stan tersebut, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar.

Melalui Mozy, perusahaan berupaya memperkenalkan akses informasi perjalanan dalam satu aplikasi agar pengguna lebih mudah merencanakan perjalanan dan menemukan layanan yang dibutuhkan.

Hutama Karya dorong infrastruktur tangguh terhadap bencana

Dalam forum tersebut, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, menekankan pentingnya pengelolaan infrastruktur berdasarkan risiko dan siklus hidup.

Pendekatan itu mencakup identifikasi kerawanan bencana, desain adaptif, pemeliharaan preventif, serta pemanfaatan data dan teknologi sejak tahap perencanaan hingga pengoperasian.

Menurut Roy, keberhasilan pembangunan jalan tidak cukup diukur dari panjang jaringan yang terbangun.

Infrastruktur juga harus mampu menjaga keselamatan, mendukung kelancaran logistik, mempertahankan tingkat pelayanan, serta pulih dengan cepat ketika menghadapi bencana dan dampak perubahan iklim.

Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Sugeng Rochadi, bersama Direktur Operasi III, Iwan Hermawan, mewakili perusahaan dalam kegiatan tersebut.

Iwan mengatakan forum teknik jalan menjadi kesempatan bagi Hutama Karya untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperoleh masukan bagi pengembangan praktik pembangunan dan pengelolaan infrastruktur.

“Bagi Hutama Karya, membangun infrastruktur juga berarti memastikan manfaatnya terus dirasakan masyarakat sepanjang masa layanan. Melalui forum ini, kami berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus menghadirkan inovasi yang mendukung pengelolaan jalan serta layanan kepada pengguna,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, perusahaan ingin memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar konektivitas yang dibangun dapat mendukung aktivitas ekonomi, memperluas akses masyarakat, dan mendorong pemerataan pembangunan.

Melalui inovasi operasional, penelitian teknik, dan layanan digital, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk mendukung infrastruktur yang andal, aman, adaptif terhadap risiko, serta berkelanjutan.(*)




Usai Nela Ervina Ditahan, Ketua DPRD Kota Jambi Soroti Profesionalisme ASN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Penahanan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nela Ervina, dalam perkara dugaan korupsi mendorong Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, meminta pemerintah kota mengevaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Kemas Faried menilai, persoalan hukum yang menjerat mantan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi tersebut harus menjadi pembelajaran bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam menjalankan program yang menggunakan anggaran pemerintah.

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap peraturan agar setiap kegiatan pemerintah berjalan sesuai tujuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini harus menjadi pembelajaran bagi teman-teman di OPD maupun ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan program-program yang telah dicanangkan,” ujar Kemas Faried.

Menurutnya, Pemkot Jambi perlu meninjau pelaksanaan program di setiap perangkat daerah untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik.

Evaluasi juga penting untuk mengidentifikasi persoalan dalam pelaksanaan kegiatan sekaligus menentukan langkah perbaikan.

Tak hanya meminta evaluasi program, Kemas Faried juga mendorong Pemkot Jambi memastikan setiap perangkat daerah memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.

Ia menyarankan pemerintah kota segera mengevaluasi dinas yang pelaksanaan programnya tidak berjalan sesuai harapan.

Penempatan pejabat, menurutnya, harus mempertimbangkan kemampuan, kompetensi, dan rekam jejak.

“Kami menyarankan kepada Pemkot Jambi untuk melakukan kajian dan memberikan perhatian terhadap program-program yang berjalan,” sebutnya.

“Jika ada dinas terkait yang pelaksanaan programnya tidak berjalan dengan baik, segera lakukan evaluasi dan tempatkan orang-orang yang tepat, mumpuni, serta profesional,” tegasnya.

Kemas Faried berharap langkah evaluasi tersebut dapat memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa, pengelolaan anggaran membutuhkan kepatuhan terhadap aturan serta tanggung jawab dari setiap pejabat yang terlibat.

Terkait perkara yang menjerat Nela Ervina, Kemas Faried mengaku prihatin.

Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum harus dihormati dan seluruh pihak perlu menunggu hasil penyidikan serta proses peradilan.

“Prinsipnya, kami prihatin dengan kejadian dan apa yang dialami mantan Kepala BPPRD Kota Jambi. Kami menghargai proses hukum yang berjalan dan mendoakan agar yang bersangkutan diberikan kekuatan dalam menghadapi proses ini. Kita tunggu hasilnya,” katanya.

Nela saat ini menjabat sebagai Kepala Disperindag Kota Jambi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi belanja konsultasi pemutakhiran pajak daerah Kota Jambi Tahun Anggaran 2024, ketika ia masih memimpin BPPRD.

Dalam perkara yang sama, penyidik juga menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Tiga di antaranya berasal dari pihak rekanan.

Penyidik menduga proyek pemutakhiran pajak daerah tersebut mengalami penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Perkara itu berkaitan dengan pengelolaan anggaran pemerintah daerah dan upaya memperbarui data pajak.

Penahanan terhadap para tersangka merupakan bagian dari proses penyidikan.

Penetapan status tersangka tidak menghapus hak mereka untuk memperoleh proses peradilan yang adil, dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Kemas Faried berharap persoalan tersebut menjadi momentum bagi Pemkot Jambi untuk memperkuat evaluasi program, meningkatkan pengawasan, dan memastikan aparatur menjalankan tugas secara profesional serta sesuai ketentuan hukum.(*)




Jarak Pandang Pagi di Bandara Sultan Thaha Jambi Cuma 500 Meter, Ini Kata Pihak Bandara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi terpantau hanya 500 meter pada Jumat 9 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

Meski jarak pandang terbatas, penerbangan Batik Air tujuan Jakarta tetap berangkat pada pagi hari.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Iksan Pulungan, menyampaikan bahwa jarak pandang di bandara tercatat 500 meter pada pukul 06.00 WIB.

Di tengah kondisi tersebut, pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6807 tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (CGK), berangkat pada pukul 06.10 WIB.

“Saat ini terpantau jarak pandang hanya 500 meter pada pukul 06.00 WIB. Pergerakan pesawat, Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta (CGK), sudah berangkat pada pukul 06.10 WIB,” ujar Iksan Pulungan.

Ia menjelaskan, pesawat tersebut merupakan pesawat ex-RON atau pesawat yang menginap di bandara setelah penerbangan hari sebelumnya.

Kondisi ini memungkinkan pesawat memulai penerbangan pagi dari Bandara Sultan Thaha.

Jarak pandang terbatas, kondisi penerbangan perlu dipantau

Jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam operasional penerbangan, terutama saat pesawat melakukan lepas landas dan pendaratan.

Kondisi aktual di bandara menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan operasional sesuai prosedur keselamatan penerbangan.

Keberangkatan Batik Air ID 6807 pada pukul 06.10 WIB menjadi pergerakan pesawat yang terkonfirmasi di tengah kondisi jarak pandang 500 meter tersebut.

Namun, informasi itu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh penerbangan lain berjalan normal atau tidak mengalami perubahan jadwal.

Status setiap penerbangan tetap perlu dipastikan melalui pihak bandara maupun maskapai.

Calon penumpang yang hendak bepergian dari Bandara Sultan Thaha Jambi diimbau memantau informasi penerbangan terbaru sebelum menuju bandara, terutama jika kondisi jarak pandang masih terbatas.

Pengecekan berkala penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal serta memastikan penumpang memperoleh informasi sesuai kondisi operasional terkini.(*)




Mau Jemput Keluarga di Bandara Jambi? Ini Jadwal 8 Pesawat dari Jakarta Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Masyarakat yang hendak menjemput keluarga, kerabat, atau rekan bisnis di Bandara Sultan Thaha Jambi perlu mencermati jadwal kedatangan pesawat pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Berdasarkan data jadwal yang diterima, terdapat delapan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (CGK), menuju Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB).

Empat maskapai melayani penerbangan tersebut, yakni Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia.

Jadwal kedatangan tersebar mulai pukul 10.20 WIB hingga malam hari.

Dengan mengetahui perkiraan waktu mendarat, penjemput dapat mengatur waktu keberangkatan menuju bandara dan mengurangi waktu tunggu.

Jadwal Kedatangan Pesawat Jakarta–Jambi Hari Ini

Berikut daftar jadwal kedatangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Jumat, 9 Oktober 2026, berdasarkan informasi yang tersedia.

Waktu kedatangan Maskapai Nomor penerbangan Asal
10.20 WIB Batik Air ID 6804 Jakarta (CGK)
13.10 WIB Citilink QG 960 Jakarta (CGK)
15.15 WIB Citilink QG 966 Jakarta (CGK)
15.20 WIB Super Air Jet IU 840 Jakarta (CGK)
17.00 WIB Citilink QG 964 Jakarta (CGK)
18.40 WIB Batik Air ID 6806 Jakarta (CGK)
19.20 WIB Garuda Indonesia GA 126 Jakarta (CGK)
19.45 WIB Garuda Indonesia GA 128 Jakarta (CGK)

Seluruh waktu pada tabel menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB).

Penumpang dan penjemput tetap perlu mencocokkan jadwal tersebut dengan informasi terbaru dari maskapai atau pengelola bandara.

Dua Pesawat Dijadwalkan Tiba Berselisih 5 Menit

Penjemput perlu memberi perhatian khusus pada jadwal sore. Citilink QG 966 dijadwalkan tiba pukul 15.15 WIB, sedangkan Super Air Jet IU 840 dijadwalkan mendarat pukul 15.20 WIB.

Selisih waktu yang hanya lima menit berpotensi membuat area kedatangan lebih sibuk pada rentang tersebut.

Karena itu, penjemput sebaiknya memastikan nomor penerbangan dan maskapai yang digunakan oleh keluarga atau kerabatnya.

Kepadatan kedatangan juga berpotensi terjadi pada malam hari.

Batik Air ID 6806 dijadwalkan tiba pukul 18.40 WIB, disusul Garuda Indonesia GA 126 pukul 19.20 WIB dan GA 128 pukul 19.45 WIB.

Namun, jadwal yang berdekatan tidak serta-merta memastikan kepadatan penumpang atau kondisi lalu lintas di sekitar bandara.

Situasi aktual tetap bergantung pada operasional penerbangan dan kondisi di lapangan.

Tips Menjemput Penumpang di Bandara Sultan Thaha

Agar proses penjemputan berjalan lancar, masyarakat dapat melakukan beberapa persiapan berikut:

  • Periksa status penerbangan. Pastikan pesawat benar-benar berangkat dan pantau perkiraan waktu kedatangan melalui kanal resmi maskapai.
  • Atur waktu keberangkatan. Pertimbangkan jarak menuju bandara, kondisi lalu lintas, dan waktu yang dibutuhkan penumpang untuk keluar dari area kedatangan.
  • Catat nomor penerbangan. Jangan hanya mengandalkan nama maskapai atau perkiraan jam kedatangan.
  • Tentukan titik temu. Koordinasikan lokasi penjemputan dengan penumpang agar tidak terjadi kebingungan setelah mereka keluar dari terminal.
  • Antisipasi perubahan jadwal. Waktu kedatangan aktual dapat berbeda dari jadwal yang direncanakan akibat kondisi operasional, cuaca, maupun lalu lintas udara.

Penjemput juga sebaiknya tidak menganggap waktu pesawat mendarat sebagai waktu penumpang langsung keluar dari terminal. Penumpang mungkin masih perlu mengambil bagasi dan menyelesaikan proses kedatangan.

Cek Informasi Terbaru Sebelum Menuju Bandara

Jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, daftar kedatangan ini menjadi panduan awal, bukan jaminan bahwa seluruh penerbangan akan mendarat sesuai waktu yang tercantum.

Masyarakat dapat memeriksa aplikasi atau situs resmi Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia.

Informasi tambahan juga dapat dicari melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha Jambi.

Dengan mengecek status penerbangan dan menyiapkan waktu penjemputan secara tepat, masyarakat dapat mengurangi risiko menunggu terlalu lama atau terlambat menyambut penumpang yang tiba di Jambi.(*)




Mau Terbang ke Jakarta dari Jambi Hari Ini? Cek Jadwal 8 Pesawat Berikut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Calon penumpang yang hendak terbang dari Jambi ke Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026, perlu mencermati jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB).

Berdasarkan data jadwal yang diterima, terdapat delapan penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (CGK), dengan pilihan keberangkatan mulai pagi hingga malam.

Empat maskapai melayani rute tersebut, yakni Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia.

Penerbangan paling pagi tercatat pukul 06.00 WIB, sedangkan jadwal paling malam tercatat pukul 20.30 WIB.

Informasi ini penting bagi penumpang yang hendak mengatur waktu perjalanan, memilih penerbangan, maupun memastikan waktu tiba di bandara.

Jadwal Keberangkatan Pesawat Jambi–Jakarta Hari Ini

Berikut daftar delapan jadwal keberangkatan berdasarkan data yang diterima untuk Jumat, 9 Oktober 2026.

Waktu Maskapai Nomor penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
11.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
13.40 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
15.45 WIB Citilink QG 967 Jakarta (CGK)
16.00 WIB Super Air Jet IU 841 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)
20.05 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
20.30 WIB Garuda Indonesia GA 129 Jakarta (CGK)

Jadwal tersebut mencakup penerbangan pagi, siang, sore, hingga malam.

Penumpang dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan perjalanan, tetapi tetap perlu memastikan jadwal aktual kepada maskapai sebelum berangkat.

Dua Penerbangan Sore Berangkat Berdekatan

Penumpang perlu memperhatikan rentang waktu sore karena Citilink QG 967 dijadwalkan berangkat pukul 15.45 WIB, disusul Super Air Jet IU 841 pada pukul 16.00 WIB.

Kedua jadwal itu hanya berselisih 15 menit. Karena itu, calon penumpang perlu memeriksa kembali nomor penerbangan dan informasi pada tiket agar tidak keliru saat menuju area keberangkatan.

Sementara itu, Garuda Indonesia menyediakan dua jadwal penerbangan malam, yakni GA 127 pukul 20.05 WIB dan GA 129 pukul 20.30 WIB.

Kapan Harus Tiba di Bandara Sultan Thaha?

Untuk menghindari keterlambatan, penumpang sebaiknya datang lebih awal dan mengikuti ketentuan check-in yang ditetapkan maskapai.

Sebagai patokan, penumpang dapat merencanakan kedatangan sekitar dua jam sebelum jadwal keberangkatan domestik.

Untuk penerbangan pukul 06.00 WIB, misalnya, penumpang dapat menargetkan tiba sekitar pukul 04.00 WIB.

Siapkan pula kartu identitas, tiket, dan boarding pass jika sudah melakukan check-in online. Periksa kembali ketentuan bagasi serta batas waktu penutupan check-in dari maskapai yang digunakan.

Cek Status Penerbangan Sebelum Berangkat

Jadwal yang tercantum pada daftar penerbangan dapat berubah mengikuti kondisi operasional, cuaca, maupun keputusan maskapai.

Karena itu, penumpang sebaiknya memeriksa status penerbangan melalui aplikasi atau situs resmi maskapai masing-masing.

Informasi kebandarudaraan juga dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha atau Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

Langkah ini penting agar penumpang memperoleh informasi terbaru mengenai waktu keberangkatan, kemungkinan penundaan, atau perubahan jadwal.

Dengan memeriksa jadwal dan status penerbangan sejak awal, perjalanan dari Jambi menuju Jakarta diharapkan berlangsung lebih lancar.

Pastikan nomor penerbangan dan waktu keberangkatan sesuai dengan tiket sebelum menuju bandara.(*)