JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga untuk Umrah, Bentuk Apresiasi Masa Kerja 12 Tahun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak lebih dari 1.200 karyawan JNE bersama keluarga mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah melalui program apresiasi perusahaan.

Para Ksatria dan Srikandi JNE tersebut diberangkatkan secara bertahap dalam 20 kloter mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.

Program ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun. Peserta berasal dari kantor pusat maupun berbagai cabang JNE di Indonesia.

Pelepasan kloter pertama berlangsung di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu 16 September 2026.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, hadir langsung dalam acara tersebut.

Feriadi mengatakan program umrah tersebut merupakan bagian dari tradisi perusahaan dalam memberikan apresiasi terhadap loyalitas karyawan.

“Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,” ujarnya.

JNE tidak menempatkan program tersebut hanya sebagai bentuk penghargaan atas masa kerja. Perusahaan juga menjadikannya bagian dari pembinaan spiritual bagi karyawan.

Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, mengatakan perjalanan umrah diharapkan dapat memberikan ruang bagi peserta untuk memperkuat pemaknaan terhadap kehidupan, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial.

“Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi, Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal,” kata Fikri.

Menurut Fikri, peserta diharapkan membawa nilai-nilai yang diperoleh selama perjalanan spiritual tersebut ke lingkungan keluarga, masyarakat, dan tempat kerja.

Nilai tersebut kemudian diharapkan tercermin dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk melalui prinsip kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan sikap visioner yang menjadi bagian dari nilai inti JNE.

Program umrah tahun ini melibatkan karyawan dari berbagai wilayah Indonesia. Peserta antara lain berasal dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak dan Yogyakarta.

Selama berada di Tanah Suci, peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan pendampingan Ustadz Jajang Al-Hajj.

Selain karyawan, sejumlah penerima penghargaan dari program JNE juga memperoleh kesempatan untuk berangkat umrah.

Salah satunya Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best kategori Foto Jurnalis Media dalam JNE Content Competition 2026. Jurnalis asal Makassar tersebut dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE,” kata Idris.

Kesempatan serupa diterima Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best kategori Writing Jurnalis Media asal Depok.

“Kesempatan menunaikan ibadah Umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam,” ujarnya.

Program apresiasi juga menyentuh pelanggan. Golbi Tranado, anggota JNE Loyalty Card (JLC) dengan transaksi tertinggi sekaligus pemenang JLC Race 2025, turut mendapatkan kesempatan umrah.

Bagi sebagian peserta, program tersebut menjadi pengalaman yang berkaitan langsung dengan perjalanan panjang mereka di JNE.

Dasef Kurniawan, kurir JNE Jakarta Inbound Departemen yang telah bekerja lebih dari 12 tahun, menjadi salah satu peserta kloter pertama.

Ia mengaku tidak menyangka masa pengabdiannya selama lebih dari satu dekade berujung pada kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

“Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada,” tutur Dasef.

Menurutnya, perhatian perusahaan terhadap aspek kesejahteraan spiritual karyawan menjadi pengalaman tersendiri setelah bertahun-tahun bekerja.

Program umrah tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum ulang tahun JNE ke-36 yang mengusung tema “Melesat Hebat”.

Feriadi berharap perjalanan spiritual tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi para peserta, tetapi juga membawa semangat baru ketika mereka kembali bekerja.

“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” kata Feriadi.

Pemberangkatan akan terus berlangsung secara bertahap hingga 16 Desember 2026 dengan total 20 kloter.(*)




Tak Perlu ke Kantor, Si Mayang Permudah Pengaduan dan Bayar Tagihan Pelanggan Tirta Mayang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Urusan layanan pelanggan Perumda Tirta Mayang kini semakin diarahkan ke kanal digital.

Melalui aplikasi Si Mayang, pelanggan dapat mengakses sejumlah layanan tanpa harus datang langsung ke kantor, mulai dari menyampaikan pengaduan hingga mengecek dan membayar tagihan rekening.

Pengembangan aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Mayang memperluas akses pelayanan sekaligus menyesuaikan layanan perusahaan daerah air minum itu dengan kebutuhan pelanggan yang semakin mengandalkan perangkat digital.

Tak hanya untuk pengaduan, Si Mayang juga menyediakan layanan pendaftaran sambungan baru serta informasi terkait rekening pelanggan.

Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirta Mayang, Andri Susanto, S.Kom., mengatakan pengembangan aplikasi tidak semata-mata mengejar penambahan fitur.

Menurut dia, aspek yang menjadi perhatian adalah seberapa besar layanan digital tersebut memberikan manfaat dan kemudahan bagi pelanggan.

“Aplikasi Si Mayang harus terus tumbuh bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga manfaat yang dirasakan pelanggan. Setiap masukan dan kebutuhan pelanggan menjadi bagian evaluasi dari proses pengembangan aplikasi,” ujar Andri, Jumat 25 September 2026.

Salah satu fungsi penting Si Mayang adalah kanal pengaduan pelanggan.

Laporan yang disampaikan melalui aplikasi akan diterima oleh unit keluhan pelanggan.

Selanjutnya, laporan tersebut dikoordinasikan dengan petugas di lapangan untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dengan pola tersebut, aplikasi tidak hanya menjadi tempat pelanggan mengirim laporan, tetapi terhubung dengan proses penanganan pengaduan di internal Perumda Tirta Mayang.

Digitalisasi layanan ini juga memungkinkan pelanggan menyampaikan keluhan tanpa perlu datang langsung ke kantor pelayanan.

Perumda Tirta Mayang menyebut pengembangan Si Mayang akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan masukan pelanggan serta perkembangan teknologi.

Penyempurnaan diarahkan pada fitur maupun kemudahan penggunaan agar akses layanan dapat semakin sederhana dan responsif.

Bagi pelanggan yang ingin menggunakan layanan tersebut, aplikasi Si Mayang dapat dicari melalui Play Store maupun App Store dengan memasukkan kata kunci “Si Mayang”.

Perumda Tirta Mayang menilai pengembangan kanal digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan akses pelayanan.

Ke depan, fitur dan fungsi aplikasi akan terus disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Dengan demikian, layanan seperti pengaduan, pendaftaran sambungan baru, informasi rekening, hingga pembayaran tagihan dapat semakin mudah diakses melalui perangkat digital.(*)




Pasar Kerja Makin Ketat, XLSMART Targetkan 1.000 Talenta Muda Terserap Kerja pada 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID  — Program pengembangan talenta muda mulai diarahkan lebih jauh dari sekadar pelatihan dan sertifikasi.

Melalui XLSMART Future Ready, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat sebanyak 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART dan perusahaan mitra hingga September 2026.

Angka tersebut menjadi bagian dari target yang lebih besar. XLSMART membidik sedikitnya 1.000 talenta muda memperoleh pekerjaan hingga akhir 2026 melalui ekosistem Future Ready.

Target itu dikejar di tengah kondisi pasar kerja yang semakin kompetitif, ketika penguasaan keterampilan perlu diikuti kesiapan memasuki dunia kerja serta akses terhadap peluang rekrutmen.

Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Z. Mirza, mengatakan keberhasilan program tidak semata-mata dilihat dari jumlah peserta pelatihan maupun sertifikasi yang diperoleh.

“Di tengah pasar kerja yang semakin kompetitif, pelatihan saja tidak cukup. Bagi kami, keberhasilan Future Ready tidak hanya diukur dari berapa banyak anak muda yang mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikasi, tetapi seberapa jauh kompetensi tersebut dapat membawa mereka menuju pekerjaan.”

Menurut Reza, hingga September terdapat 850 talenta muda yang telah direkrut melalui program tersebut oleh XLSMART maupun perusahaan mitra.

Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 1.000 orang pada penghujung 2026.

Di sisi pengembangan kompetensi, Future Ready telah diikuti lebih dari 5.700 peserta hingga September 2026.

Program tersebut menggunakan pendekatan Skill Ready – Career Ready – Future Ready, yang mengintegrasikan peningkatan keterampilan, sertifikasi, persiapan karier, hingga akses terhadap proses rekrutmen.

Selain program pelatihan, platform pembelajaran digital XLSMART Future Ready juga telah diakses lebih dari 50 ribu pengguna.

Materi pengembangan kompetensi mencakup bidang yang berkaitan dengan kebutuhan industri, antara lain Digital & IT, Data & AI, Telecom Engineering, Sales & Commercial, serta Finance & Business.

Peserta juga dibekali keterampilan pendukung seperti komunikasi, negosiasi, kesiapan karier, dan kemampuan profesional.

Dengan skema tersebut, Future Ready diarahkan untuk memperpendek jarak antara keterampilan yang dimiliki peserta dengan kebutuhan dunia kerja.

XLSMART juga memperluas jangkauan program melalui Future Ready Goes to Campus yang berlangsung mulai September hingga akhir 2026.

Kegiatan tersebut menyasar 10 kampus dan ditargetkan menjangkau ribuan peserta. Sasaran program tidak hanya mahasiswa, tetapi juga fresh graduate, pencari kerja, lulusan SMA dan SMK, serta peserta dari jaringan BINALAVOTAS Kementerian Ketenagakerjaan.

Peserta mendapatkan pembekalan terkait keterampilan dan kesiapan kerja sekaligus diperkenalkan dengan kebutuhan industri serta ekosistem rekrutmen yang dibangun XLSMART bersama perusahaan mitra.

Perluasan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi serta jaringan peserta pembinaan pelatihan vokasi dan produktivitas BINALAVOTAS.

XLSMART juga menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan, komunitas dan mitra lainnya, di antaranya Universitas Pakuan, Forum Women in Business Universitas Indonesia, Eka Tjipta Foundation, sekolah menengah, komunitas lokal, perusahaan, serta mitra industri.

Selain jalur pengembangan karier, Future Ready memperkuat kompetensi teknologi melalui rangkaian Workshop Internet of Things (IoT).

Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 1.000 peserta dan dirancang memberikan pengalaman praktis sekaligus meningkatkan literasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

Workshop perdana digelar di SMK Ananda Bekasi pada 29 Agustus 2026 dengan melibatkan 180 peserta.

Enam agenda lanjutan dijadwalkan berlangsung di SMKN 3 Tangerang, SMK Strada Jakarta, SMK Ananda Deltamas Cikarang, SMK Pustek Tangerang Selatan, serta dua sesi di BBPVP Bekasi.

Total rangkaian tersebut mencakup tujuh lokasi atau sesi, dengan satu kegiatan telah terlaksana dan enam agenda berikutnya masih menjadi bagian dari rangkaian program.

Capaian 850 talenta yang telah direkrut menjadi indikator bahwa Future Ready tidak hanya ditempatkan sebagai program peningkatan keterampilan.

XLSMART mengembangkan program tersebut sebagai ekosistem yang menghubungkan pelatihan, sertifikasi, kesiapan karier, kebutuhan industri, dan proses rekrutmen.

“Karena itu Future Ready kami bangun sebagai sebuah ekosistem. Kami membantu peserta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, sekaligus menghubungkan mereka dengan proses rekrutmen XLSMART dan berbagai perusahaan mitra,” kata Reza.

Hingga akhir 2026, fokus berikutnya adalah mengejar tambahan talenta agar jumlah peserta yang memperoleh pekerjaan melalui ekosistem Future Ready mencapai sedikitnya 1.000 orang.

Informasi mengenai program dan materi pembelajaran XLSMART Future Ready tersedia melalui platform resmi program tersebut.()*




Nyalakan Motor Curian di Depan Ruko, Pelaku di Jambi Timur Langsung Dibekuk Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aksi seorang pria berinisial M alias R (28) mencuri sepeda motor di kawasan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, berakhir cepat.

Baru saja mencoba menghidupkan motor yang menjadi targetnya, pelaku diketahui pemilik kendaraan dan langsung dikejar hingga berhasil diamankan.

Kasus tersebut terjadi pada Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Orang Kayo Pingai RT 23, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur.

Motor Yamaha Lexi warna abu-abu dengan nomor polisi BH 2406 ZY saat itu diparkir di depan ruko milik korban.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kunci kontak kendaraan masih dalam posisi menempel.

Korban kemudian masuk ke dalam ruko untuk merapikan barang dagangan sebelum menutup toko.

Situasi tersebut rupanya dimanfaatkan pelaku. Seorang pria datang dengan berjalan kaki dan mendekati sepeda motor yang terparkir di depan ruko.

Pelaku kemudian mendorong motor, menaikinya, lalu mencoba menghidupkan kendaraan menggunakan starter.

Namun, aksinya tidak berjalan sesuai rencana.

Korban yang keluar dari ruko mengetahui sepeda motornya hendak dibawa pergi.

Korban kemudian mengejar pelaku dan berhasil mengamankannya sebelum menghubungi Polsek Jambi Timur.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti personel piket Reskrim Polsek Jambi Timur.

Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan.

Terduga pelaku selanjutnya diamankan ke Mapolsek Jambi Timur untuk menjalani proses hukum.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kapolsek Jambi Timur, AKP R Deddy Wardana Gaous membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Benar, pada hari Jumat tanggal 25 September 2026 sekira pukul 00.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Jambi Timur berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor,” ungkap Kapolsek.

M alias R diketahui berusia 28 tahun. Ia disebut berasal dari Kepulauan Riau dan berdomisili di Kota Jambi.

Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan satu unit Yamaha Lexi warna abu-abu dengan nomor polisi BH 2406 ZY serta satu buah kunci sepeda motor Yamaha Lexi sebagai barang bukti.

Kepolisian menyebut pelaku dijerat Pasal 476 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan ancaman pidana penjara.

Kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi pemilik kendaraan agar tidak meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih terpasang, meski hanya ditinggalkan untuk waktu singkat.

Polresta Jambi juga mengimbau masyarakat memastikan kendaraan terkunci dengan baik ketika diparkir dan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

“Polresta Jambi akan terus hadir dan bertindak cepat terhadap setiap laporan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kapolsek.(*)




Gatal yang Tak Kunjung Hilang, Kenali Eksim Atopik dan Pemicu Kekambuhannya

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi sebagian orang, kulit gatal mungkin dianggap sebagai keluhan biasa.

Namun bagi mereka yang mengalami eksim atopik, rasa gatal yang muncul berulang dapat menjadi gangguan yang memengaruhi banyak sisi kehidupan, mulai dari tidur, aktivitas sehari-hari, hingga rasa percaya diri.

Eksim atopik merupakan kondisi kulit kronis yang dapat kambuh karena berbagai pemicu, seperti perubahan cuaca, keringat, debu, bahan tertentu, maupun stres.

Ketika gejalanya muncul, rasa tidak nyaman yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan emosional penderitanya.

Perawatan kulit menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan gejala.

Menjaga kelembapan kulit dengan pelembap yang sesuai dapat membantu memperkuat skin barrier dan mengurangi kekeringan yang memicu rasa gatal.

Di balik kulit yang terlihat kering atau meradang, ada cerita tentang perjuangan untuk tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

Karena itu, memahami eksim bukan hanya tentang kondisi kulit, tetapi juga tentang memberikan perhatian dan dukungan bagi mereka yang mengalaminya.(*)




Tak Banyak Bicara, Tapi Auranya Bikin Orang Berpikir Dua Kali

SEPUCUKJAMBI.ID – Tak banyak bicara, tetapi bukan berarti mudah diremehkan.

Beberapa zodiak dikenal punya karakter tegas, berani, dan aura yang kuat.

Mereka mungkin terlihat tenang, tetapi ketika batasnya dilewati, sikapnya bisa membuat orang berpikir dua kali.

Berikut lima zodiak yang sering disebut punya karakter paling mengintimidasi:

1. Scorpio

Misterius dan sulit ditebak.

Scorpio lebih suka mengamati sebelum bertindak.

Tatapannya yang serius membuat auranya terasa kuat dan penuh wibawa.

2. Capricron

Serius, disiplin, dan fokus pada tujuan.

Sikap tegas serta standarnya yang tinggi membuat Capricorn cukup disegani.

3. Aries

Berani, spontan, dan terus terang.

Aries lebih memilih menghadapi masalah daripada menghindar, sehingga terkadang terlihat cukup agresif.

4. Leo

Percaya diri dan berjiwa pemimpin.

Leo mudah mencuri perhatian dan tidak ragu mengambil kendali, tetapi tetap dikenal hangat kepada orang terdekat.

5. Sagitarius

Bebas, berani, dan apa adanya.

Sagitarius tidak suka dikekang dan cenderung mengatakan apa yang dipikirkan secara langsung.(*)




Jangan Scroll Dulu! Ini Ramalan 12 Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru

SEPUCUKJAMBI.ID – Hari ini membawa energi untuk lebih memahami diri, mengelola emosi, dan berani menghadapi perubahan.

Beberapa zodiak mendapat peluang dalam cinta dan pekerjaan, sementara lainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Aries (21 Maret–19 April)

Jaga pikiran tetap positif dan mulai kebiasaan sehat.

Peluang baru bisa muncul dari percakapan atau perjalanan.

Soal keuangan, pertimbangkan setiap keputusan dengan teliti.

Taurus (20 April–20 Mei)

Jangan abaikan emosi yang muncul.

Dalam cinta, kesempatan baru bisa datang, sementara di pekerjaan ada peluang membahas tanggung jawab atau perkembangan karier.

Gemini (21 Mei–21 Juni)

Gunakan waktu untuk introspeksi dan tetap fokus pada tujuan.

Hubungan bisa semakin hangat melalui komunikasi, tetapi kondisi keuangan tetap perlu diperhatikan.

Cancer (21 Juni–22 Juli)

Kenali batas diri dan jangan biarkan tekanan mengganggu kesehatan.

Dalam cinta maupun karier, hindari memaksakan keadaan dan pertimbangkan setiap langkah dengan matang.

Leo  (23 Juli–22 Agustus)

Jangan terburu-buru mengambil keputusan.

Komunikasi jujur dengan pasangan dan konsistensi dalam pekerjaan dapat membantu membawa perkembangan positif.

Virgo (23 Agustus–22 September)

Berani menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai mengabaikan diri sendiri.

Perubahan dalam keluarga atau hubungan mungkin mulai terasa.

Libra (23 September–22 Oktober)

Masa lalu mungkin kembali terlintas.

Cobalah melihatnya sebagai pelajaran.

Dalam cinta dan pekerjaan, keberanian mengambil langkah serta berbagi ide bisa membuka peluang.

Scorpio(23 Oktober–21 November)

Kendalikan emosi dan berikan tubuh waktu untuk beristirahat.

Dalam hubungan, kejujuran penting, sementara keuangan sebaiknya dijaga dari pengeluaran berlebihan.

Sagitarius (22 November–21 Desember)

Kurangi keraguan terhadap diri sendiri.

Komunikasi yang baik dapat membawa peluang di pekerjaan, tetapi jangan terburu-buru menentukan rencana perjalanan.

Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Hadapi tantangan dengan percaya diri.

Kejujuran dalam hubungan dan keputusan yang dipikirkan secara matang akan membantu menghadapi berbagai situasi.

Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Berikan ruang untuk diri sendiri dan orang lain.

Jangan mengambil terlalu banyak tanggung jawab, terutama ketika harus menentukan pilihan dalam hubungan maupun perjalanan.

Pisces (19 Februari–20 Maret)

Luangkan waktu untuk diri sendiri dan perhatikan pola hidup.

Tempat baru bisa membawa kesempatan menarik, termasuk dalam urusan percintaan.(*)




Ombudsman Buka Pengaduan Warga Terdampak Zona Merah Jambi! Bisakah Dugaan Maladministrasi Diperiksa?

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ombudsman RI Perwakilan Jambi membuka ruang bagi masyarakat yang terdampak polemik zona merah untuk menyampaikan pengaduan terkait pelayanan pertanahan.

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara konkret apakah terdapat dugaan maladministrasi dalam proses pelayanan yang dialami warga, termasuk persoalan pemblokiran sertifikat.

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Saiful Roswandi mengatakan hingga saat ini persoalan zona merah tersebut belum pernah dilaporkan secara resmi kepada Ombudsman.

Karena itu, ia meminta masyarakat yang merasa dirugikan atau mengalami kendala dalam pelayanan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menggunakan kanal pengaduan Ombudsman.

“Polemik tersebut belum pernah dilaporkan ke Ombudsman. Padahal kita terus mengimbau agar warga yang mengalami kendala layanan di BPN untuk melapor,” ujar Saiful.

Menurutnya, laporan masyarakat penting agar Ombudsman tidak hanya melihat persoalan dari pemberitaan atau informasi yang berkembang, tetapi dapat memeriksa kasus konkret, dokumen, proses pelayanan, serta pihak yang terlibat.

Dari laporan tersebut, Ombudsman dapat menilai apakah terdapat persoalan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang masuk dalam kewenangannya, termasuk apabila terdapat dugaan maladministrasi.

Polemik zona merah di Kota Jambi sebelumnya mencuat karena adanya sertifikat tanah masyarakat yang disebut terdampak pemblokiran.

Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi sekaligus anggota Pansus Zona Merah, Joni Ismed, menyebut terdapat 5.506 sertifikat tanah warga yang terdampak pemblokiran.

Menurut Joni, kondisi tersebut berpengaruh terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, seperti jual beli tanah, pemecahan sertifikat, pengurusan waris hingga penggunaan sertifikat sebagai agunan perbankan.

Di tengah persoalan tersebut, Ombudsman menempatkan mekanisme pengaduan sebagai pintu untuk mengetahui apakah terdapat persoalan dalam pelayanan publik yang diterima masyarakat.

Artinya, dugaan maladministrasi tidak serta-merta dapat disimpulkan hanya dari adanya pemblokiran sertifikat.

Ombudsman membutuhkan laporan dan dokumen untuk memeriksa proses pelayanan secara konkret.

“Polemik tersebut belum pernah dilaporkan ke Ombudsman,” kata Saiful.

Saiful mengatakan, masyarakat yang mengalami kendala layanan pertanahan dapat menyampaikan persoalan tersebut kepada Ombudsman.

Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi Ombudsman untuk melihat bentuk pelayanan yang dipersoalkan dan menilai apakah persoalan tersebut berada dalam ruang lingkup pengawasan Ombudsman.

Dengan demikian, warga yang merasa pelayanan pertanahannya bermasalah memiliki jalur untuk membawa persoalan tersebut ke lembaga pengawas pelayanan publik.

Selain membuka ruang pengaduan, Ombudsman Jambi juga menyoroti pentingnya kejelasan mengenai objek dan batas tanah yang disebut masuk zona merah.

Saiful mengatakan penyebutan suatu kawasan sebagai zona merah harus diikuti dengan kejelasan bidang tanah yang masuk di dalamnya.

“Polemik zona merah tidak cukup hanya klaim kewilayahan saja. Harus ada patok merah yang ditentukan di tanah pada setiap diameter tanahnya,” ujarnya.

Menurut Saiful, kepastian batas tersebut penting agar masyarakat mengetahui secara konkret bidang tanah mana yang masuk dalam kawasan yang dipersoalkan.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan BPN untuk memastikan batas dan status bidang tanah masing-masing.

“Warga boleh menggunakan akses layanan BPN untuk memastikan diameter tanah mana saja yang masuk dalam objek polemik tersebut. Agar ketemu titik terangnya secara riil pada setiap sejengkal tanah yang diklaim merah,” katanya.

Dengan belum adanya laporan resmi, Ombudsman Jambi belum menyatakan terdapat maladministrasi dalam persoalan pemblokiran sertifikat yang dikaitkan dengan zona merah.

Lembaga tersebut menunggu masyarakat yang mengalami kendala untuk menyampaikan laporan beserta fakta dan dokumen yang dimiliki.

Dari laporan itu, Ombudsman dapat melihat secara lebih jelas apa bentuk pelayanan yang diberikan, bagaimana prosesnya, apa dasar tindakan administrasinya, serta apakah terdapat dugaan maladministrasi.

Di sisi lain, polemik yang menyangkut ribuan sertifikat membuat kepastian objek zona merah dan mekanisme pemblokiran menjadi persoalan yang terus mendapat perhatian.

Ombudsman pun membuka ruang bagi warga untuk membawa persoalan pelayanan pertanahan tersebut melalui mekanisme pengaduan agar dapat diperiksa berdasarkan fakta dan kasus konkret.(*)




Ombudsman Jambi Sentil Polemik Zona Merah: Jangan Cuma Klaim, Tunjukkan Batas Tanahnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polemik zona merah yang berdampak terhadap ribuan sertifikat tanah warga di Kota Jambi kini mendapat sorotan Ombudsman RI Perwakilan Jambi.

Ombudsman menilai persoalan utama yang perlu diperjelas bukan hanya mengenai sebutan atau klaim suatu kawasan sebagai zona merah, tetapi juga batas konkret bidang tanah yang masuk dalam kawasan tersebut.

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Saiful Roswandi mengatakan, kejelasan objek menjadi penting agar masyarakat mengetahui secara pasti bidang tanah yang terdampak.

“Polemik zona merah tidak cukup hanya klaim kewilayahan saja. Harus ada patok merah yang ditentukan di tanah pada setiap diameter tanahnya,” ujar Saiful.

Menurut dia, kepastian batas di lapangan diperlukan agar status masing-masing bidang tanah tidak menjadi samar.

Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui apakah tanah mereka berada di dalam atau di luar kawasan yang sedang dipersoalkan.

Pernyataan Ombudsman tersebut muncul di tengah polemik pemblokiran ribuan sertifikat warga yang berkaitan dengan zona merah di Kota Jambi.

Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi sekaligus anggota Pansus Zona Merah, Joni Ismed, sebelumnya menyebut terdapat 5.506 sertifikat tanah warga yang terdampak pemblokiran.

Kondisi tersebut disebut menghambat sejumlah aktivitas pertanahan, mulai dari jual beli, pemecahan sertifikat, pengurusan waris hingga penggunaan sertifikat sebagai agunan perbankan.

Pansus DPRD Kota Jambi juga menyoroti persoalan batas kawasan.

Dalam keterangan Joni yang diberitakan sebelumnya, terdapat perbedaan antara data aset Pertamina berupa 78 SHGB dengan luas sekitar 92 hektare dan peta yang disebut mencakup kawasan zona merah sekitar 600 hektare.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai batas lahan dan bidang tanah mana saja yang sebenarnya masuk dalam kawasan yang dipersoalkan.

Untuk memperoleh kepastian mengenai bidang tanah masing-masing, Saiful meminta masyarakat memanfaatkan layanan pertanahan pada Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurutnya, masyarakat dapat meminta informasi dan memastikan batas serta status bidang tanah melalui mekanisme pelayanan yang tersedia.

“Warga boleh menggunakan akses layanan BPN untuk memastikan diameter tanah mana saja yang masuk dalam objek polemik tersebut. Agar ketemu titik terangnya secara riil pada setiap sejengkal tanah yang diklaim merah,” katanya.

Langkah tersebut dinilai penting karena persoalan zona merah telah bersinggungan langsung dengan layanan administrasi pertanahan yang diterima masyarakat.

Di sisi lain, Ombudsman Jambi menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi masyarakat terkait dugaan maladministrasi dalam proses pelayanan pertanahan yang dikaitkan dengan pemblokiran sertifikat akibat polemik zona merah.

Saiful mengatakan, masyarakat yang mengalami kendala dalam layanan BPN dapat menyampaikan laporan kepada Ombudsman.

“Polemik tersebut belum pernah dilaporkan ke Ombudsman. Padahal kita terus mengimbau agar warga yang mengalami kendala layanan di BPN untuk melapor,” ujarnya.

Dengan adanya laporan, Ombudsman dapat memeriksa persoalan berdasarkan dokumen dan fakta pelayanan yang dialami masyarakat.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk melihat apakah terdapat persoalan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang masuk dalam kewenangan Ombudsman.

Ombudsman sendiri merupakan lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Perwakilan Ombudsman Jambi juga menyediakan kanal pengaduan bagi masyarakat.

Polemik zona merah kini memiliki beberapa lapisan persoalan, mulai dari status aset, batas kawasan, pemblokiran sertifikat hingga dampaknya terhadap aktivitas pertanahan warga.

Karena itu, kejelasan mengenai objek dan batas tanah menjadi salah satu titik penting yang perlu dijawab.

Bagi masyarakat yang sertifikatnya terdampak, kepastian mengenai bidang tanah yang masuk kawasan zona merah juga berkaitan langsung dengan kemampuan mereka mengakses layanan pertanahan.

Sementara dari sisi pengawasan pelayanan publik, Ombudsman baru dapat menilai ada atau tidaknya dugaan maladministrasi apabila terdapat laporan dan fakta pelayanan yang dapat diperiksa.

Saiful kembali mengimbau warga yang mengalami kendala dalam pelayanan BPN untuk menggunakan mekanisme pengaduan.

Dengan laporan tersebut, persoalan dapat diperiksa berdasarkan kasus konkret, dokumen, serta proses pelayanan yang dialami masing-masing warga.(*)




Terungkap! Pelaku Penyiraman Air Aki hingga Tewaskan Wanita di Jambi Ditangkap

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus penganiayaan berat menggunakan cairan kimia yang menewaskan seorang wanita di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, akhirnya terungkap.

Polisi menangkap seorang pria berinisial S (56) yang diduga terlibat dalam penyiraman air aki terhadap korban.

Tersangka diamankan tim gabungan pada Kamis 24 September 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Penangkapan dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan mendapat dukungan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, Jatanras Polresta Jambi dan Unit Identifikasi Polresta Jambi dalam rangkaian penyelidikan kasus tersebut.

Peristiwa yang menewaskan korban terjadi pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Korban diketahui datang ke rumah adik kandungnya dalam kondisi kritis setelah mengalami luka bakar serius pada bagian wajah, mata dan bahu akibat terkena cairan yang diduga air aki.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kapolsek Jambi Selatan, AKP Taroni Zebua mengatakan korban sempat mendapat penanganan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Korban datang dengan kondisi wajah memerah, kedua mata melepuh dan bahu kanan melepuh serta mengeluarkan bau menyengat,” ujar Taroni.

Adik korban yang mengetahui kondisi tersebut kemudian membawa korban ke RS Mitra.

Korban selanjutnya dirujuk ke RSU Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Setelah menerima laporan, tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan.

Petugas mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada S yang akhirnya diamankan tanpa perlawanan di kawasan Talang Bakung.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang disampaikan kepolisian, dugaan motif tindakan tersebut berkaitan dengan persoalan asmara dan sakit hati.

Polisi menyebut tersangka diduga merasa cemburu dan tidak menerima sikap korban yang disebut memilih menghindari tersangka serta tidak ingin kembali menjalin hubungan.

Motif tersebut masih merupakan keterangan berdasarkan pemeriksaan awal terhadap tersangka.

Dalam pengungkapan perkara ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan korban maupun sarana yang diduga digunakan tersangka.

Barang bukti tersebut antara lain satu jaket berwarna biru gelap, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, sepasang sandal Swallow berwarna hijau putih, helm GM berwarna pink milik korban, pakaian korban serta dokumen medis.

Polisi juga mengamankan surat keterangan kematian dan hasil Visum Et Repertum (VER) sebagai bagian dari barang bukti dalam perkara tersebut.

S kini diamankan di Mapolsek Jambi Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perkara tersebut, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (3) KUHP Nasional sebagaimana UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan matinya orang.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang menegaskan pihaknya akan terus menangani perkara kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Kami hadir untuk memberikan keadilan. Terima kasih kepada tim gabungan Resmob Polda Jambi, Jatanras Polresta Jambi dan Identifikasi yang telah bekerja cepat dan profesional mengungkap kasus ini,” tegas Ananto.(*)