Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Mangga Dua Sambut Nasabah dengan Kehangatan Bernuansa Wastra Nusantara

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua menghadirkan momen istimewa dengan menyambut nasabah secara hangat dan penuh keakraban. Suasana berbeda terasa di banking hall ketika jajaran pekerja BRI BO Mangga Dua mengenakan pakaian bernuansa wastra Nusantara sebagai bagian dari perayaan momentum spesial tersebut.

Balutan wastra Nusantara tidak hanya memberikan nuansa yang khas dan menarik, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Dengan tampilan yang anggun dan penuh warna budaya, jajaran pekerja BRI menyambut nasabah yang datang untuk melakukan berbagai transaksi perbankan dengan senyum, sapaan ramah, dan pelayanan sepenuh hati.

Kehangatan dalam penyambutan tersebut menciptakan suasana banking hall yang lebih akrab dan bersahabat. Momentum Hari Pelanggan Nasional dimanfaatkan BRI BO Mangga Dua untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para nasabah atas kepercayaan serta loyalitas yang telah diberikan kepada BRI.

Penggunaan wastra Nusantara juga menjadi simbol semangat BRI untuk terus menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menghargai keberagaman budaya Indonesia. Perpaduan antara keramahan pelayanan dan sentuhan budaya menjadikan peringatan Hari Pelanggan Nasional di BRI BO Mangga Dua semakin berkesan.

Melalui momentum ini, BRI BO Mangga Dua terus memperkuat komitmen untuk memberikan customer experience terbaik melalui pelayanan yang ramah, profesional, responsif, dan humanis. Bagi BRI, setiap nasabah merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan, sehingga setiap interaksi menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang semakin dekat dan berkelanjutan.

Dengan semangat “Melayani dengan Hati”, BRI BO Mangga Dua berharap kehangatan yang dihadirkan dalam balutan wastra Nusantara dapat memberikan pengalaman positif dan berkesan bagi setiap nasabah, sekaligus menjadi wujud nyata apresiasi BRI kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada BRI.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

JL. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.



BRI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Kramat Jati menghadirkan suasana pelayanan yang hangat dan penuh keakraban bagi para nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Momentum spesial ini dimanfaatkan oleh jajaran pekerja BRI BO Kramat Jati untuk memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada nasabah atas kepercayaan dan loyalitas yang telah diberikan kepada BRI. Nasabah yang datang mendapatkan sambutan ramah dan penuh perhatian, menciptakan suasana banking hall yang lebih akrab dan bersahabat.

Kehangatan dalam penyambutan menjadi bagian dari upaya BRI BO Kramat Jati untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berkesan. Setiap interaksi dengan nasabah dilakukan dengan mengedepankan keramahan, kepedulian, serta pelayanan yang profesional guna memastikan kebutuhan transaksi nasabah dapat terpenuhi dengan baik.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional juga menjadi momentum bagi BRI BO Kramat Jati untuk terus memperkuat budaya customer centric. Bagi BRI, nasabah merupakan bagian penting dalam perjalanan perusahaan, sehingga membangun hubungan yang dekat dan berkelanjutan menjadi salah satu komitmen dalam menghadirkan layanan perbankan terbaik.

Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Kramat Jati berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang ramah, responsif, profesional, dan sepenuh hati. Kehangatan yang tercipta di banking hall diharapkan semakin memperkuat kepercayaan nasabah sekaligus menghadirkan pengalaman positif dalam setiap interaksi bersama BRI.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Kalimalang Hadirkan Pelayanan Hangat dan Berkesan

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Kalimalang menghadirkan suasana pelayanan yang hangat dan penuh keakraban bagi para nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi jajaran pekerja BRI BO Kalimalang untuk memberikan apresiasi kepada nasabah sekaligus mempererat hubungan yang telah terjalin. Sejak memasuki banking hall, nasabah mendapatkan sambutan yang ramah, disertai senyum dan sapaan hangat sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI.

Suasana yang penuh kehangatan tersebut menciptakan pengalaman perbankan yang lebih dekat dan menyenangkan. BRI BO Kalimalang berupaya memastikan setiap nasabah tidak hanya mendapatkan layanan transaksi yang cepat dan profesional, tetapi juga merasakan keramahan serta kepedulian dalam setiap interaksi.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi BRI BO Kalimalang untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan customer experience terbaik. Pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan serta membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.

Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Kalimalang akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati. Kehangatan dalam menyambut nasabah menjadi salah satu wujud nyata BRI untuk senantiasa hadir lebih dekat, memberikan kenyamanan, serta menciptakan pengalaman perbankan yang positif dan berkesan bagi setiap nasabah.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




12 Penerbangan Mendarat di Jambi Hari Ini, Jakarta Masih Jadi Jalur Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Aktivitas penerbangan menuju Jambi berlangsung dari pagi hingga malam pada Kamis, 10 September 2026.

Bandara Internasional Sultan Thaha mencatat 12 jadwal penerbangan kedatangan dari sejumlah daerah, dengan rute Jakarta menjadi koneksi yang paling dominan.

Data pengelola bandara, Injourney Airports, menunjukkan penerbangan pertama dijadwalkan tiba pada pukul 07.45 WIB. Sementara kedatangan terakhir berlangsung pada pukul 18.40 WIB.

Komposisi penerbangan tersebut memperlihatkan kuatnya peran Jakarta sebagai pintu masuk utama menuju Jambi.

Dari 12 jadwal kedatangan, delapan penerbangan berasal dari Jakarta.

Sejumlah maskapai melayani rute tersebut. Citilink dijadwalkan membawa penumpang dari Jakarta melalui tiga penerbangan, yakni QG 960 yang tiba pukul 09.25 WIB, QG 966 pada 15.15 WIB, dan QG 964 pada 17.00 WIB.

Batik Air memiliki dua jadwal kedatangan, masing-masing ID 6804 pada 10.20 WIB dan ID 6806 pada 18.40 WIB.

Garuda Indonesia juga mengoperasikan dua penerbangan, yakni GA 126 pada 10.25 WIB dan GA 128 pada 13.40 WIB.

Sementara itu, Super Air Jet melengkapi konektivitas Jakarta-Jambi melalui IU 842 yang dijadwalkan tiba pukul 11.25 WIB dan IU 840 pada 15.20 WIB.

Arus kedatangan di Bandara Sultan Thaha tidak hanya berasal dari ibu kota.

Sejumlah penerbangan menghubungkan Jambi dengan wilayah lain, termasuk Kerinci, Dabo Singkep, dan Batam.

Susi Air dijadwalkan membuka aktivitas kedatangan pada pagi hari melalui penerbangan SI 7219 dari Dabo Singkep.

Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat pukul 07.45 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani rute Kerinci-Jambi melalui SI 7222 dengan jadwal kedatangan pukul 10.25 WIB.

Dari Batam, Super Air Jet mengoperasikan penerbangan IU 973 yang dijadwalkan tiba di Jambi pada pukul 17.30 WIB.

Jika dilihat dari sebaran waktunya, aktivitas kedatangan cukup terkonsentrasi pada pertengahan pagi.

Pukul 10.20 hingga 11.25 WIB menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan karena terdapat beberapa jadwal kedatangan dalam rentang waktu berdekatan.

Kondisi tersebut berpotensi membuat area penjemputan lebih ramai dibandingkan periode lainnya, terutama ketika beberapa penerbangan tiba mendekati jadwal yang sama.

Berikut jadwal penerbangan kedatangan yang tercatat di Bandara Internasional Sultan Thaha pada Kamis, 10 September 2026:

  • 07.45 WIB — Susi Air SI 7219 dari Dabo Singkep
  • 09.25 WIB — Citilink QG 960 dari Jakarta
  • 10.20 WIB — Batik Air ID 6804 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Susi Air SI 7222 dari Kerinci
  • 11.25 WIB — Super Air Jet IU 842 dari Jakarta
  • 13.40 WIB — Garuda Indonesia GA 128 dari Jakarta
  • 15.15 WIB — Citilink QG 966 dari Jakarta
  • 15.20 WIB — Super Air Jet IU 840 dari Jakarta
  • 17.00 WIB — Citilink QG 964 dari Jakarta
  • 17.30 WIB — Super Air Jet IU 973 dari Batam
  • 18.40 WIB — Batik Air ID 6806 dari Jakarta

Dengan pola tersebut, penumpang maupun keluarga yang melakukan penjemputan perlu memperhatikan kemungkinan perubahan jadwal.

Waktu kedatangan aktual dapat berbeda dari jadwal karena faktor cuaca maupun kondisi operasional penerbangan.

Informasi terbaru mengenai status penerbangan dapat dipantau melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha, termasuk akun media sosial @sultanthahaairport.

Bagi masyarakat yang hendak menjemput penumpang, pengecekan status penerbangan secara berkala menjadi langkah penting agar tidak datang terlalu awal maupun terlambat ke bandara.(*)




Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Normal, Cek Jadwal Pesawat Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali berjalan normal pada Kamis 10 September 2026.

Setelah sebelumnya sempat terjadi gangguan pada sejumlah penerbangan, aktivitas keberangkatan hari ini kembali diisi sejumlah maskapai dengan tujuan Jakarta dan beberapa kota lainnya.

Berdasarkan informasi jadwal penerbangan yang tersedia, terdapat sejumlah keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha sepanjang pagi hingga sore ini.

Rute Jambi-Jakarta masih menjadi yang paling ramai dibandingkan tujuan lainnya.

Kondisi tersebut menjadi kabar penting bagi calon penumpang yang hari ini memiliki agenda perjalanan dari Jambi.

Pilihan penerbangan menuju Jakarta tersedia sejak pagi hingga sore, sehingga penumpang memiliki beberapa alternatif waktu keberangkatan.

Rute Jakarta mendominasi jadwal penerbangan dari Jambi hari ini.

Batik Air dijadwalkan membuka penerbangan pagi menuju Jakarta melalui ID 6807 pada pukul 06.00 WIB. Setelah itu, Citilink melayani penerbangan QG 961 pada pukul 09.55 WIB.

Batik Air kembali dijadwalkan berangkat menuju Jakarta melalui ID 6805 pada pukul 11.00 WIB.

Sepuluh menit kemudian, Garuda Indonesia melayani penerbangan GA 127 pada pukul 11.10 WIB.

Pada siang hingga sore hari, pilihan penerbangan menuju Jakarta masih tersedia. Garuda Indonesia menjadwalkan GA 129 pada pukul 14.55 WIB, Citilink QG 967 pada pukul 15.45 WIB, dan Super Air Jet IU 841 pada pukul 16.00 WIB.

Dengan pola tersebut, penumpang yang hendak menuju Jakarta tidak hanya memiliki satu pilihan waktu perjalanan. Jadwal tersebar mulai pagi hingga menjelang sore.

Data perjalanan Jambi-Jakarta juga menunjukkan bahwa rute ini memang memiliki frekuensi penerbangan yang relatif tinggi.

Platform perjalanan mencatat sekitar 12 penerbangan harian pada rute Jambi menuju Soekarno-Hatta, meski jadwal aktual dapat berubah mengikuti pengaturan maskapai.

Selain Jakarta, sejumlah penerbangan dari Sultan Thaha hari ini menghubungkan Jambi dengan daerah lain.

Untuk tujuan Batam, Super Air Jet dijadwalkan mengoperasikan IU 974 pada pukul 09.00 WIB dan IU 2974 pada pukul 12.05 WIB.

Sementara itu, masyarakat yang hendak menuju Kerinci dapat memanfaatkan penerbangan Susi Air SI 7223 pada pukul 08.15 WIB.

Rute lainnya adalah Jambi-Dabo Singkep melalui Susi Air SI 7218 yang dijadwalkan berangkat pada pukul 10.55 WIB.

Pola tersebut menunjukkan bahwa aktivitas di Sultan Thaha tidak hanya bergantung pada jalur Jambi-Jakarta.

Penerbangan regional tetap menjadi bagian penting dalam menghubungkan Jambi dengan daerah lain.

Setidaknya lima maskapai tercatat dalam jadwal keberangkatan yang menjadi acuan hari ini, yakni Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Super Air Jet dan Susi Air.

Kembalinya penerbangan ke pola normal menjadi perhatian setelah gangguan operasional sebelumnya sempat memengaruhi perjalanan udara dari Jambi.

Karena jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu, calon penumpang disarankan tidak hanya mengandalkan jadwal yang beredar.

Konfirmasi terakhir melalui maskapai atau kanal resmi Bandara Sultan Thaha tetap diperlukan sebelum menuju bandara.

Bagi penumpang yang melakukan perjalanan hari ini, rentang pagi sampai sore menjadi periode paling sibuk.

Keberangkatan pertama yang tercantum dimulai pukul 06.00 WIB, sedangkan sejumlah penerbangan masih dijadwalkan hingga sore.

Kondisi ini memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat Jambi yang harus melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama menuju Jakarta dan Batam.

Namun, penumpang tetap perlu memperhitungkan waktu tempuh menuju bandara, proses check-in, pemeriksaan keamanan, serta kemungkinan perubahan jadwal.

Jadwal ini merupakan informasi untuk Kamis, 10 September 2026. Perubahan waktu keberangkatan dapat terjadi karena faktor operasional, cuaca maupun kebijakan maskapai.(*)




Jadwal Penerbangan Sultan Thaha Jambi Kamis 10 September: Ada Jakarta, Batam hingga Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali bergerak normal pada Kamis, 10 September 2026.

Sebanyak 12 jadwal keberangkatan tercatat melayani penumpang dari Jambi menuju sejumlah kota di dalam negeri.

Informasi jadwal yang dirilis pengelola bandara melalui Injourney Airports memperlihatkan bahwa konektivitas menuju Jakarta masih menjadi tumpuan utama.

Dari keseluruhan jadwal keberangkatan yang tersedia, penerbangan menuju ibu kota mencapai enam jadwal.

Padatnya rute Jambi-Jakarta menunjukkan tingginya konektivitas kedua wilayah, terutama untuk perjalanan bisnis, pemerintahan, pendidikan maupun kebutuhan mobilitas masyarakat.

Penerbangan menuju Jakarta dimulai sejak pagi. Batik Air menjadwalkan penerbangan ID 6807 pada pukul 06.00 WIB, disusul Citilink QG 961 pukul 09.55 WIB dan Batik Air ID 6805 pada pukul 11.00 WIB.

Pada siang hingga sore hari, pilihan penerbangan kembali tersedia melalui Garuda Indonesia GA 127 pukul 11.10 WIB, Garuda Indonesia GA 129 pukul 14.55 WIB, Citilink QG 967 pukul 15.45 WIB, serta Super Air Jet IU 841 pukul 16.00 WIB.

Dengan demikian, jadwal menuju Jakarta tersebar dari pagi hingga sore.

Kondisi tersebut memberi penumpang lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dibanding hanya mengandalkan satu atau dua penerbangan dalam sehari.

Konektivitas dari Bandara Sultan Thaha tidak hanya mengarah ke Jakarta. Sejumlah penerbangan juga melayani destinasi domestik lainnya, termasuk Kerinci, Dabo Singkep dan Batam.

Susi Air dijadwalkan mengoperasikan penerbangan SI 7223 menuju Kerinci pada pukul 08.15 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani penerbangan SI 7218 menuju Dabo Singkep pada pukul 10.55 WIB.

Sementara itu, penumpang yang hendak menuju Batam memiliki dua pilihan jadwal Super Air Jet.

Penerbangan IU 974 dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB, sedangkan IU 2974 pada pukul 12.05 WIB.

Kehadiran rute-rute tersebut membuat Bandara Sultan Thaha tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas udara bagi masyarakat Jambi, tidak hanya untuk perjalanan menuju Jakarta tetapi juga menuju sejumlah wilayah lain.

Jadwal keberangkatan pada Kamis ini melibatkan lima maskapai, yakni Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Super Air Jet dan Susi Air.

Frekuensi penerbangan relatif terkonsentrasi mulai pagi hingga sore. Karena itu, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan pada 10 September 2026 perlu memperhatikan waktu check-in dan datang lebih awal ke bandara.

Jadwal penerbangan juga dapat berubah karena faktor operasional, cuaca maupun kebijakan maskapai. Pengelola Bandara Sultan Thaha mengimbau calon penumpang memantau pembaruan melalui kanal informasi resmi bandara sebelum berangkat.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Jambi hari ini, informasi jadwal tersebut dapat menjadi acuan awal untuk menentukan pilihan penerbangan.

Namun, status penerbangan sebaiknya tetap dikonfirmasi kembali kepada maskapai atau pengelola bandara sebelum perjalanan.

Catatan: Jadwal dalam berita ini merupakan jadwal penerbangan untuk Kamis, 10 September 2026 dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.(*)




Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gunung Sahari Hadirkan Pelayanan Hangat dan Berkesan

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Gunung Sahari menghadirkan suasana pelayanan yang hangat dan penuh keakraban bagi para nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi jajaran pekerja BRI BO Gunung Sahari untuk memberikan apresiasi kepada nasabah sekaligus mempererat hubungan yang telah terjalin. Nasabah yang datang mendapatkan sambutan ramah dan hangat, disertai senyum serta sapaan penuh perhatian dari jajaran pekerja BRI.

Suasana tersebut menciptakan pengalaman yang berbeda bagi nasabah, di mana aktivitas transaksi perbankan tidak hanya berlangsung secara nyaman dan profesional, tetapi juga dibalut dengan interaksi yang lebih dekat dan humanis. Hal ini menjadi wujud komitmen BRI BO Gunung Sahari untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kesempatan.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional juga menjadi momentum bagi BRI BO Gunung Sahari untuk terus memperkuat budaya customer centric, dengan menempatkan kebutuhan dan kenyamanan nasabah sebagai salah satu prioritas utama. Setiap interaksi menjadi kesempatan untuk membangun kepercayaan dan menghadirkan pengalaman layanan yang positif dan berkesan.

Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gunung Sahari berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang ramah, responsif, profesional, dan sepenuh hati. Kehangatan dalam menyambut nasabah diharapkan semakin mempererat hubungan BRI dengan nasabah serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI sebagai mitra perbankan pilihan masyarakat.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1
Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Jambi Sore Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Warga di sejumlah wilayah Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Rabu 9 September 2026 sore.

Peringatan dini cuaca yang dikeluarkan pada pukul 14.50 WIB menyebut sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.20 WIB dan dapat berlangsung hingga sekitar 18.24 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal tersebar di Kabupaten Kerinci, Merangin, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

Di Kabupaten Kerinci, wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Danau Kerinci, Sitinjau Laut, Air Hangat, Batang Merangin dan Air Hangat Timur.

Sementara di Kabupaten Merangin, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Jangkat, Lembah Masurai dan Jangkat Timur.

Untuk Kabupaten Muaro Jambi, wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut adalah Kumpeh.

Sedangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, potensi cuaca ekstrem meliputi Muara Sabak Timur, Mendahara, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu dan Geragai serta wilayah sekitarnya.

Peringatan dini tersebut juga menyebut kondisi cuaca dapat meluas ke wilayah lainnya.

Di Kabupaten Kerinci, potensi perluasan mencakup Gunung Raya, Keliling Danau, Siulak Mukai dan Bukitkerman.

Di Kabupaten Merangin, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Muara Siau, Pangkalan Jambu dan Tabir Barat.

Sementara di Kabupaten Muaro Jambi, cuaca serupa dapat meluas ke Maro Sebo dan Taman Rajo.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, potensi perluasan mencakup Nipah Panjang, Rantau Rasau, Sadu, Kuala Jambi dan Berbak.

Peringatan juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo, yakni Pelepat serta Limbur Lubuk Mengkuang.

Sementara di Kota Sungai Penuh, wilayah yang masuk dalam potensi perluasan adalah Hamparan Rawang, Tanah Kampung, Kumun Debai dan Pondok Tinggi.

Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama warga yang sedang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras dapat menurunkan jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Masyarakat yang berada di kawasan terbuka disarankan segera mencari tempat yang aman apabila mulai terjadi petir dan angin kencang.

Selain itu, warga perlu mewaspadai kemungkinan dampak lanjutan akibat hujan deras, seperti genangan, pohon tumbang maupun gangguan perjalanan di sejumlah titik.

Peringatan dini ini bersifat dinamis. Perkembangan kondisi cuaca dapat berubah mengikuti pertumbuhan awan hujan di masing-masing wilayah.

Karena itu, masyarakat di daerah yang masuk dalam peringatan dini diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru dan tidak mengabaikan perubahan kondisi di lingkungan sekitar.

Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 18.24 WIB.

Warga di wilayah terdampak diharapkan mengutamakan keselamatan, terutama ketika hujan lebat mulai turun dan disertai sambaran petir maupun angin kencang.(*)




ISPU 169, PAUD hingga SD Kelas 3 di Kota Jambi Masih PJJ! Siswa Lain Kembali PTM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  — Kualitas udara Kota Jambi kembali menjadi perhatian setelah angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat 169 pada Rabu 9 September 2026 siang.

Angka tersebut berada dalam kategori Tidak Sehat, dengan PM2.5 tercatat sebagai parameter pencemar kritis.

Pantauan di lapangan pada pukul 13.00 WIB menunjukkan ISPU Kota Jambi berada di level 169.

Kondisi ini membuat persoalan kesehatan siswa kembali menjadi perhatian, terutama karena sebagian peserta didik mulai kembali mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Namun, tidak semua siswa langsung kembali ke sekolah.

Dinas Pendidikan Kota Jambi menerapkan pembagian berdasarkan jenjang dan kelompok peserta didik. Siswa SD kelas 4, 5 dan 6 serta SMP kelas 7, 8 dan 9 kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.

Sementara itu, peserta didik PAUD/TK serta SD kelas 1, 2 dan 3 masih menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mardiansyah mengatakan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan arahan Pemerintah Kota Jambi dan ketentuan pembelajaran saat kualitas udara berada pada kondisi tertentu.

“Sesuai arahan dari Pemerintah Kota Jambi, anak-anak sekolah masuk seperti biasanya,” ujarnya.

Kondisi ini menjadi perhatian karena ISPU 169 masih berada dalam kategori Tidak Sehat.

Namun, kategori tersebut tidak otomatis berarti seluruh sekolah harus menghentikan PTM.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pada rentang ISPU 101–200, pembelajaran tatap muka masih dapat dilakukan secara terbatas dengan perlindungan tambahan.

Kelompok rentan, termasuk PAUD dan SD kelas I–III, dialihkan ke pembelajaran jarak jauh.

Dengan skema tersebut, keputusan untuk Kota Jambi tidak diterapkan secara seragam kepada seluruh jenjang pendidikan.

Kelompok siswa yang dianggap lebih rentan tetap belajar dari rumah, sementara jenjang lainnya dapat mengikuti pembelajaran tatap muka dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan perlindungan tambahan.

Kebijakan itu juga berbeda dengan kondisi ketika ISPU mencapai kategori Sangat Tidak Sehat atau Berbahaya, ketika pembelajaran tatap muka dihentikan sementara berdasarkan mekanisme yang dijelaskan Kemendikdasmen.

Kebijakan PTM tersebut tidak berdiri sendiri.

Sebelumnya, Pemkot Jambi beberapa kali menerapkan dan memperpanjang PJJ ketika kualitas udara berada pada kondisi yang dinilai berisiko.

Pada akhir Agustus, Pemkot Jambi memperpanjang PJJ setelah pemantauan AQMS menunjukkan kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat dan fluktuatif.

Kebijakan tersebut kemudian dievaluasi mengikuti perubahan kualitas udara.

Artinya, pelaksanaan pembelajaran di Kota Jambi saat ini sangat bergantung pada perkembangan ISPU dan hasil pemantauan kondisi lingkungan.

Pola tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan ISPU sebagai salah satu dasar penentuan moda pembelajaran di daerah terdampak asap.

Meski sebagian siswa kembali ke sekolah, angka ISPU 169 tetap menunjukkan udara Kota Jambi berada pada kategori Tidak Sehat.

Karena itu, aktivitas siswa selama berada di lingkungan sekolah menjadi perhatian.

Mardiansyah mengatakan siswa yang menjalani PTM akan tetap mengikuti pembelajaran di dalam ruangan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan mereka.

“Untuk anak yang belajar PTM di sekolah dipastikan di dalam ruangan menjaga kesehatan mereka,” katanya.

Kebijakan tersebut menjadi penting karena risiko paparan polusi tidak hanya terjadi selama proses belajar di kelas.

Siswa juga terpapar ketika berangkat dan pulang sekolah, terutama apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan roda dua atau harus melewati kawasan dengan kualitas udara yang lebih buruk.

Selain angka ISPU, keberadaan PM2.5 sebagai parameter kritis menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Partikel halus tersebut dapat terhirup hingga ke saluran pernapasan.

Pemerintah sebelumnya juga menempatkan anak-anak sebagai salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus ketika terjadi pencemaran udara akibat asap.

Karena itu, pembatasan aktivitas luar ruangan menjadi salah satu langkah penting ketika kualitas udara memburuk.

Sekolah juga perlu menyesuaikan aktivitas fisik siswa dengan kondisi udara, terutama kegiatan yang mengharuskan peserta didik berada di luar ruangan dalam waktu lama.

Dengan ISPU 169, pola pembelajaran di Kota Jambi saat ini dapat diringkas dalam dua kelompok.

Siswa PAUD/TK dan SD kelas 1–3 masih mengikuti PJJ.

Sementara siswa SD kelas 4–6 dan SMP kelas 7–9 kembali mengikuti PTM, dengan pelaksanaan yang tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan perlindungan siswa.

Pemisahan tersebut menjadi penting karena risiko paparan udara tidak sama pada seluruh kelompok usia.

Pemerintah sebelumnya juga menegaskan bahwa keputusan pembelajaran harus mengikuti perkembangan kondisi udara, bukan hanya terpaku pada tanggal tertentu.

Dengan demikian, jika kualitas udara kembali memburuk, skema pembelajaran dapat kembali disesuaikan.

Sebaliknya, ketika kualitas udara membaik dan berada pada kondisi yang lebih aman, aktivitas pendidikan dapat secara bertahap kembali normal.

Kondisi ISPU yang masih berada di angka 169 menunjukkan persoalan kualitas udara di Kota Jambi belum sepenuhnya selesai.

Karena itu, pemantauan AQMS dan evaluasi pemerintah menjadi penting untuk menentukan apakah PTM dapat terus berjalan atau perlu kembali dibatasi.

Bagi sekolah dan orangtua, angka ISPU juga menjadi informasi penting untuk menentukan aktivitas anak di luar ruang.

Dalam situasi udara tidak sehat, perlindungan terhadap kelompok rentan tetap menjadi prioritas.

Kebijakan pembelajaran pun pada akhirnya bukan sekadar memilih antara sekolah atau belajar dari rumah.

Yang menjadi pertimbangan utama adalah bagaimana hak anak untuk tetap mendapatkan pendidikan dapat berjalan tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan mereka.

Dengan ISPU Kota Jambi yang masih berada pada angka 169 dan PM2.5 sebagai parameter kritis, pemantauan kondisi udara akan menjadi faktor penting dalam menentukan langkah pembelajaran berikutnya.(*)




Berandalan Bermotor Resahkan Kota Jambi, Pemkot Bidik Sekolah hingga Orangtua

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser pendekatan dalam menghadapi persoalan berandalan bermotor.

Penanganan tidak lagi hanya diarahkan pada tindakan setelah aksi terjadi, tetapi juga pada upaya mencegah anak-anak masuk atau direkrut ke dalam kelompok tersebut.

Sekolah, keluarga, ketua RT, kepolisian hingga Dinas Perhubungan akan dilibatkan dalam strategi pencegahan.

Bahkan, pembatasan penggunaan kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur kembali menjadi perhatian.

Pemerintah juga mempertimbangkan pemanfaatan transportasi daring sebagai alternatif mobilitas bagi anak yang belum seharusnya mengendarai kendaraan sendiri.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanganan kenakalan remaja dan pencegahan keterlibatan anak dalam kelompok berandalan bermotor yang dipimpin Wali Kota Jambi Maulana bersama jajaran kepolisian.

Menurut Maulana, persoalan tersebut tidak cukup ditangani ketika anak sudah terlibat dalam aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Pemerintah Kota Jambi bersama Kapolresta mengupayakan berbagai hal, mulai dari pencegahan hingga pembinaan terhadap keterlibatan anak-anak dalam kelompok berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi menempatkan sekolah sebagai salah satu titik awal pencegahan.

Kepala sekolah didorong lebih aktif mengenali perubahan perilaku siswa, pergaulan, serta potensi keterlibatan mereka dalam kelompok yang berisiko.

Pendekatan ini dinilai penting karena sebagian anak yang terlibat dalam kelompok berandalan bermotor masih berstatus pelajar.

Maulana mengatakan pengawasan kemudian perlu diteruskan ke lingkungan tempat tinggal.

Ketua RT dan orangtua dinilai memiliki posisi penting untuk mengetahui aktivitas anak ketika berada di luar sekolah.

“Kita lebih memfokuskan ke kepala sekolah dahulu. Kemudian RT hingga ke keluarga, sama-sama menjaga agar mereka tidak ikut-ikutan berandalan bermotor,” tegasnya.

Pola tersebut diharapkan dapat membentuk pengawasan berlapis.

Sekolah mengawasi lingkungan pendidikan, keluarga mengetahui aktivitas anak di rumah, sementara RT ikut mengenali kondisi lingkungan tempat tinggal.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kebiasaan anak di bawah umur menggunakan sepeda motor.

Pemkot Jambi menilai pembatasan penggunaan kendaraan bermotor oleh anak dapat menjadi salah satu instrumen pencegahan.

Maulana mengatakan ketentuan terkait anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor sebenarnya telah memiliki dasar hukum.

Namun, penerapannya tidak ingin dilakukan hanya melalui pendekatan penindakan.

“Larangan menggunakan kendaraan bermotor bagi anak-anak di bawah umur. Larangan itu sebenarnya sudah ada secara hukum, tetapi perlu dilakukan secara persuasif,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut bukan sekadar melarang anak menggunakan sepeda motor.

Pembatasan itu juga perlu dibarengi solusi agar anak tetap memiliki akses transportasi untuk beraktivitas.

Karena itu, Pemkot Jambi akan melibatkan Dinas Perhubungan dalam pembahasan strategi tersebut.

Salah satu gagasan yang muncul adalah mengoptimalkan layanan transportasi daring atau ojek online untuk membantu mobilitas anak.

Dengan adanya alternatif transportasi, pemerintah berharap anak tidak harus membawa sepeda motor sendiri untuk pergi ke sekolah atau melakukan aktivitas lainnya.

“Kita akan libatkan Dishub juga untuk memaksimalkan ojol untuk membantu mereka, sehingga keterlibatan mereka bisa dicegah. Perlu kesiapan yang betul-betul matang,” kata Maulana.

Konsep tersebut membuat kebijakan pencegahan tidak berhenti pada larangan.

Pemerintah juga perlu memastikan tersedia pilihan transportasi yang aman dan realistis bagi keluarga.

Selain manusia, teknologi juga akan digunakan untuk memperkuat pengawasan.

Pemkot Jambi mendorong sekolah dan aparat penegak hukum mengoptimalkan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik.

CCTV diharapkan membantu memantau aktivitas pelajar maupun pergerakan kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Peranan kepala sekolah hingga APH memaksimalkan pemanfaatan CCTV untuk memantau kondisi tersebut,” ujar Maulana.

Namun, pemerintah menyadari kamera pengawas tidak dapat berdiri sendiri.

Informasi dari CCTV tetap membutuhkan tindak lanjut dari sekolah, keluarga, masyarakat maupun aparat apabila ditemukan aktivitas yang perlu ditangani.

Selain pencegahan, Pemkot Jambi juga menekankan pentingnya pembinaan.

Anak yang telah terindikasi terlibat dalam kelompok berandalan bermotor tidak semata-mata diposisikan sebagai objek penindakan.

Pemerintah ingin ada ruang pembinaan agar anak tidak semakin jauh masuk ke lingkungan yang berisiko.

Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memutus pola ajakan antarremaja.

Maulana mengakui persoalan ini tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau kepolisian.

“Banyak hal yang perlu kita lakukan secara bersama,” katanya.

Karena itu, koordinasi akan diperkuat antara Pemkot Jambi, kepolisian, sekolah, orangtua, RT dan perangkat daerah terkait.

Strategi tersebut pada akhirnya menempatkan lingkungan terdekat anak sebagai benteng pertama.

Jika sekolah mengetahui perubahan perilaku siswa, orangtua memahami aktivitas anak, RT ikut memperhatikan lingkungan, sementara aparat dan pemerintah menyediakan sistem pengawasan serta pembinaan, potensi keterlibatan anak diharapkan dapat ditekan sejak awal.

Pendekatan tersebut juga menunjukkan bahwa persoalan berandalan bermotor tidak hanya menyangkut keamanan jalan raya.

Ada persoalan pergaulan remaja, pengawasan keluarga, akses kendaraan, lingkungan sekolah hingga pola pembinaan anak yang ikut bermain.

Pemkot Jambi kini mencoba membangun strategi dari berbagai sisi tersebut.

Targetnya bukan hanya mengurangi aksi berandalan bermotor yang sudah terjadi, tetapi mencegah anak-anak masuk ke dalam kelompok tersebut sejak awal.

Dengan demikian, sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat tidak hanya menjadi tempat ketika persoalan sudah muncul, tetapi menjadi lapisan pertama untuk mencegah anak terjerumus lebih jauh.(*)