Mesir Comeback, Taklukkan Selandia Baru 3-1 di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Mesir sukses membalikkan keadaan dan menaklukkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Senin 22 Juni 2026 pagi WIB itu diwarnai kebangkitan The Pharaohs setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Selandia Baru membuka keunggulan pada babak pertama melalui sundulan Finn Surman pada menit ke-15, memanfaatkan situasi sepak pojok.

Meski tampil menekan di awal laga, Mesir sempat kesulitan menembus pertahanan lawan.

Mesir kemudian mencoba bangkit lewat sejumlah peluang yang diciptakan Omar Marmoush dan Mohamed Salah, namun belum berbuah gol hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Mesir tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-59.

Mostafa Ziko mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan silang Mohamed Hany, mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut mengubah momentum permainan. Mesir berbalik unggul pada menit ke-68 melalui Mohamed Salah yang memanfaatkan umpan Ziko dengan penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.

The Pharaohs memastikan kemenangan pada menit ke-82 lewat gol Trezeguet. Ia menyundul bola hasil sepak pojok Mohamed Salah untuk mengunci skor 3-1 hingga laga usai.

Hasil ini membawa Mesir memimpin klasemen sementara Grup G dengan koleksi empat poin, menjaga peluang mereka untuk melaju ke fase berikutnya.

Sebaliknya, Selandia Baru harus puas berada di posisi juru kunci dengan satu poin dari dua laga dan wajib meraih hasil positif pada pertandingan terakhir.

Susunan Pemain

Selandia Baru (4-2-3-1): Max Crocombe; Liberato Cacace, Michael Boxall, Finn Surman, Tim Payne; Marko Stamenic, Joe Bell; Elijah Just, Sarpreet Singh, Callum McCowatt; Chris Wood.
Pelatih: Darren Bazeley

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Ahmed Fatouh, Hamdi Fathy, Yasser Ibrahim, Mohamed Hany; Mohanad Lasheen, Marwan Attia; Emam Ashour, Mohamed Salah, Mostafa Ziko; Omar Marmoush.
Pelatih: Hossam Hassan.(*)




Fazzio dan Grand Filano Tampil Beda di Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar

MAKASSAR, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sebelumnya sukses digelar di sejumlah kota besar seperti Bali, Surabaya, dan Bandung, ajang Yamaha CLASSY Modifest 2026 kembali hadir dengan atmosfer berbeda di Makassar.

Event ini berlangsung pada 9–14 Juni 2026 di Atrium Trans Studio Mall Makassar dan menjadi magnet bagi pecinta modifikasi, komunitas motor, serta generasi muda yang ingin mengekspresikan gaya hidupnya.

Selama enam hari pelaksanaan, Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar menampilkan berbagai karya modifikasi dari Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid.

Setiap karya menghadirkan interpretasi unik dari para peserta, yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga karakter dan identitas personal.

Jika di Surabaya menampilkan ragam konsep modifikasi yang variatif, serta Bandung didominasi gaya rally look khas skena, maka Makassar menghadirkan pendekatan berbeda.

Para modifikator di kota ini lebih banyak mengeksplorasi desain decal yang memadukan unsur budaya lokal Sulawesi dengan sentuhan modern yang lebih ekspresif.

Menurut Paul Himawan selaku Chief Yamaha Area Terr. VII, karakter masyarakat Makassar sangat tercermin dalam karya-karya yang ditampilkan tahun ini.

“Warga Makassar dikenal ekspresif dan memiliki kebanggaan kuat terhadap budaya daerah. Hal itu terlihat jelas dalam karya modifikasi tahun ini, di mana banyak peserta menggabungkan elemen budaya lokal dengan gaya modern melalui permainan decal yang kreatif. Ini membuktikan bahwa Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid sangat fleksibel sebagai media ekspresi,” ujarnya.

Modifikasi Sebagai Identitas Anak Muda Makassar

Salah satu sorotan utama datang dari peraih Best of The Best Yamaha Fazzio Hybrid yang mengusung tema budaya Sulawesi.

Motor tersebut dikembangkan dengan konsep Adventure Utility Scooter yang dipadukan dengan gaya urban explorer, menciptakan perpaduan antara fungsi dan estetika.

Sentuhan rak belakang berukuran besar serta aksesoris pelindung berwarna kuning memberi kesan tangguh dan siap digunakan dalam berbagai aktivitas.

Sementara itu, grafis decal bergaya ilustratif dengan kombinasi warna pastel, motif checkerboard, hingga sentuhan street art menghadirkan nuansa muda, kreatif, dan dinamis.

“Motor ini saya buat bukan hanya untuk tampil beda, tapi juga membawa cerita tentang daerah asal saya. Saya ingin budaya Sulawesi bisa terlihat dalam desain. Fazzio menurut saya sangat fleksibel untuk berbagai konsep modifikasi,” ujar Muhammad Elmoza, pemenang Best of The Best Yamaha Fazzio Hybrid.

Tak kalah menarik, penghargaan Best of The Best Yamaha Grand Filano Hybrid diraih oleh karya bertema Rally Sport.

Motor ini tampil dengan dominasi warna putih, aksen garis merah, serta nomor balap yang memberi kesan sporty namun tetap elegan.

Konsep tersebut menegaskan fleksibilitas Grand Filano sebagai skutik premium fashionable yang dapat dikembangkan sesuai karakter penggunanya.

“Saya terinspirasi dari motor rally yang identik dengan karakter kuat dan siap menjelajah. Tantangannya adalah menjaga kesan premium tetap terasa meski mengusung gaya sporty,” ungkap Irmansyah Nurdin, pemenang Best of The Best Yamaha Grand Filano Hybrid.

Lebih dari Sekadar Kontes Modifikasi

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung yang menarik perhatian pengunjung.

Salah satunya adalah Skena Sporty Strength Training yang menggabungkan konsep olahraga dengan gaya hidup aktif.

Selain itu, suasana acara semakin hidup dengan penampilan DJ dan live music yang digelar setiap hari, menjadikan event ini bukan sekadar pameran modifikasi, tetapi juga ruang berkumpul, berekspresi, dan berinteraksi bagi generasi muda.

Melalui ajang ini, Yamaha terus mendorong kreativitas pengguna di lini Classy Yamaha. Berbagai karya yang hadir di Makassar menjadi bukti bahwa Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid bukan hanya kendaraan, tetapi juga media ekspresi yang mendukung gaya hidup modern, aktif, dan penuh karakter.(*)




Aljefri Mardian Tak Menyangka, Pulang Bawa Yamaha Mio M3 Gratis dari Program BAF

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebahagiaan terpancar dari wajah Aljefri Mardian saat menerima hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 dari Bussan Auto Finance (BAF).

Penyerahan hadiah dilakukan secara resmi di Sentral Yamaha Murni Jambi dan menjadi momen yang tak terlupakan bagi pemenang Program Semarak Berkah BAF.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Area Marketing Manager (AMM) BAF Jambi, Bayu, sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan yang beruntung mengikuti program undian nasional tersebut.

Bayu menjelaskan bahwa Program Semarak Berkah BAF merupakan program apresiasi pelanggan yang digelar secara nasional selama periode Januari hingga Maret 2026.

Program ini dihadirkan untuk memberikan penghargaan kepada pelanggan setia BAF yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan pembiayaannya kepada perusahaan.

“Program Semarak Berkah BAF merupakan wujud terima kasih kami kepada pelanggan yang selama ini telah setia bersama BAF. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya saat penyerahan hadiah.

Sementara itu, Aljefri Mardian mengaku sempat tidak percaya ketika pertama kali mendapat informasi bahwa dirinya menjadi pemenang hadiah utama berupa sepeda motor Yamaha Mio M3.

Menurutnya, kabar tersebut awalnya dianggap hanya candaan. Namun setelah mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak penyelenggara, ia akhirnya yakin bahwa dirinya benar-benar beruntung menjadi salah satu pemenang program tersebut.

“Saya sempat berpikir ini hanya gurauan. Tidak menyangka ternyata benar. Hari ini saya menerima langsung hadiahnya dan tentu sangat bersyukur. BAF benar-benar memberikan hadiah yang luar biasa,” ungkap Aljefri.

Penyerahan hadiah ini sekaligus menjadi bukti komitmen BAF dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Melalui program-program apresiasi seperti Semarak Berkah BAF, perusahaan berharap dapat terus mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi.(*)




Dibuat Frustasi! Uruguay Ditahan Imbang Cape Verde

SEPUCUKJAMBI.ID – Cape Verde kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.

Setelah sukses menahan Spanyol pada laga pembuka, wakil Afrika itu kembali membuat kejutan dengan menahan Uruguay 2-2 dalam pertandingan Grup H yang berlangsung di Miami Stadium, Senin 22 Juni 2026).

Hasil ini membuat persaingan Grup H semakin sulit diprediksi.

Uruguay gagal mengamankan kemenangan pertamanya di turnamen, sementara Cape Verde kembali membuktikan kapasitasnya sebagai kuda hitam yang mampu merepotkan tim-tim unggulan.

Dua gol Cape Verde dicetak Kevin Pina dan Helio Varela. Sementara Uruguay menyelamatkan diri lewat gol Maximiliano Araujo serta Agustin Canobbio.

Tambahan satu poin membuat Uruguay berada di posisi kedua klasemen sementara dengan dua poin.

Cape Verde menguntit di peringkat ketiga dengan jumlah poin yang sama dan masih menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Cape Verde Kejutkan Uruguay di Babak Pertama

Uruguay memulai pertandingan dengan dominasi penguasaan bola.

Tim asuhan Marcelo Bielsa berupaya mengendalikan tempo permainan dan memaksa Cape Verde bertahan di area sendiri.

Meski lebih banyak ditekan, Cape Verde justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-21.

Kevin Pina mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas jarak jauh yang gagal diantisipasi Fernando Muslera.

Bola meluncur deras ke gawang dan membuat pendukung Uruguay terdiam.

Gol tersebut mengubah atmosfer pertandingan. Uruguay meningkatkan intensitas serangan, tetapi disiplin pertahanan Cape Verde membuat La Celeste frustrasi sepanjang sisa babak pertama.

Kebuntuan Uruguay akhirnya pecah pada menit ke-44. Berawal dari sundulan Rodrigo Bentancur yang membentur tiang gawang, bola liar langsung disambar Maximiliano Araujo untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum itu dimanfaatkan Uruguay untuk menekan habis-habisan menjelang turun minum.

Hasilnya datang pada masa injury time ketika Agustin Canobbio sukses menyambar bola hasil tandukan Araujo di depan gawang.

Gol tersebut membawa Uruguay berbalik unggul 2-1 saat jeda.

Kesalahan Fatal Uruguay Jadi Titik Balik

Masuk babak kedua, Cape Verde menunjukkan mentalitas luar biasa.

Mereka tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat tertinggal dan terus berusaha mencari celah di pertahanan Uruguay.

Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-61.

Kesalahan komunikasi di lini belakang Uruguay menjadi awal petaka.

Backpass yang kurang sempurna membuat Fernando Muslera keluar terlalu jauh dari sarangnya.

Helio Varela yang sigap membaca situasi langsung merebut bola dan menceploskannya ke gawang kosong.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan.

Cape Verde semakin berani menyerang, sementara Uruguay mulai kehilangan ketenangan.

Duel berlangsung terbuka dengan kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Cape Verde Layak Diperhitungkan

Hasil imbang melawan Uruguay mempertegas status Cape Verde sebagai salah satu kejutan terbesar pada fase grup Piala Dunia 2026.

Dalam dua pertandingan pertama, mereka berhasil menghindari kekalahan saat menghadapi dua lawan yang secara ranking dan pengalaman jauh lebih unggul, yakni Spanyol dan Uruguay.

Bagi Uruguay, hasil ini menjadi alarm serius. La Celeste belum sekalipun meraih kemenangan dalam dua laga awal dan kini berada di bawah tekanan menjelang pertandingan penentuan.

Sebaliknya, Cape Verde datang ke laga terakhir dengan kepercayaan diri tinggi dan peluang yang masih terbuka untuk menciptakan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.(*)




Iran Tahan Belgia Tanpa Gol, Kartu Merah dan VAR Warnai Duel Panas Grup G

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Belgia kembali gagal menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu unggulan di Piala Dunia 2026.

Menghadapi Iran pada laga kedua Grup G di SoFi Stadium, Los Angeles, Senin 22 Juni 2026 dini hari WIB, Setan Merah Eropa harus puas bermain imbang tanpa gol.

Laga berakhir 0-0, tetapi skor tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan.

Iran tampil disiplin, berani meladeni permainan Belgia, dan mendapat kontribusi luar biasa dari kiper Alireza Beiranvand yang menjadi mimpi buruk bagi lini serang lawan.

Hasil ini membuat persaingan Grup G semakin terbuka.

Belgia maupun Iran sama-sama belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal sehingga nasib keduanya kini ditentukan pada laga terakhir fase grup.

Belgia Mendominasi, Iran Mengancam

Belgia langsung mengambil alih penguasaan bola sejak awal pertandingan.

Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans menjadi motor serangan, sementara Romelu Lukaku berusaha membongkar pertahanan rapat Iran.

Namun ancaman pertama justru datang dari wakil Asia tersebut.

Pada menit ke-14, Hossein Kanani melepaskan tendangan voli keras hasil situasi lemparan ke dalam yang memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting.

Iran kembali membuat Belgia terkejut beberapa menit kemudian ketika Saeid Ezatolahi hampir mencetak gol melalui sundulan yang hanya melenceng tipis dari sasaran.

Belgia merespons lewat peluang emas Tielemans pada menit ke-22.

Gelandang tersebut melepaskan tembakan keras dari sudut sempit, tetapi Beiranvand tampil sigap untuk menggagalkan peluang.

VAR Gagalkan Euforia Iran

Momen paling dramatis pada babak pertama terjadi pada menit ke-25.

Iran sempat mengira telah memecah kebuntuan setelah Mehdi Taremi berhasil menaklukkan Courtois melalui penyelesaian klinis hasil skema bola mati.

Para pemain Iran sudah merayakan gol tersebut sebelum wasit menerima tinjauan VAR.

Setelah pemeriksaan berlangsung, gol dianulir karena Taremi berada dalam posisi offside yang sangat tipis.

Keputusan itu menjadi penyelamat bagi Belgia yang sempat kehilangan konsentrasi di lini belakang.

Menjelang turun minum, Belgia kembali mendapat peluang emas melalui Maxim De Cuyper.

Namun Beiranvand kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan tendangan voli yang mengarah tepat ke gawang.

Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Iran tampil semakin percaya diri. Mehdi Taremi terus menjadi ancaman melalui pergerakan dan pressing agresifnya terhadap lini pertahanan Belgia.

Belgia sebenarnya memiliki kesempatan terbaik untuk mencetak gol pada menit ke-59.

De Bruyne mengirim umpan matang ke depan gawang dan De Cuyper berdiri tanpa kawalan di posisi ideal.

Namun saat stadion nyaris bersorak gol, Beiranvand melakukan penyelamatan refleks luar biasa menggunakan tangan kirinya.

Momen tersebut menjadi salah satu penyelamatan terbaik sejauh ini di Piala Dunia 2026.

Situasi berubah drastis pada menit ke-66. Bek Belgia Nathan Ngoy kehilangan bola saat ditekan Taremi.

Penyerang Iran itu langsung melaju menuju gawang sebelum dijatuhkan dari belakang.

Wasit Dario Herrera tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung kepada Ngoy. Belgia harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain membuat Iran semakin berani menekan. Ezatolahi sempat menguji Courtois lewat tendangan jarak jauh, tetapi kiper Real Madrid itu masih mampu mengamankan bola.

Beiranvand Jadi Pembeda

Meski bermain dengan 10 orang, Belgia tetap berusaha mencari gol kemenangan.

Peluang emas kembali hadir menjelang akhir pertandingan ketika De Cuyper mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti.

Sekali lagi Beiranvand menjadi penyelamat Iran.

Penampilan gemilang sang penjaga gawang membuat seluruh upaya Belgia berakhir sia-sia. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0.

Bagi Iran, satu poin ini terasa seperti kemenangan karena diraih setelah menghadapi tekanan besar dari salah satu tim unggulan turnamen.

Sebaliknya, Belgia harus melakukan evaluasi serius setelah gagal menang dalam dua pertandingan awal.

Di tengah ketatnya persaingan Grup G, satu nama yang paling layak mendapat sorotan adalah Alireza Beiranvand.

Kiper berpengalaman Iran itu tampil luar biasa dan menjadi alasan utama timnya tetap menjaga peluang lolos ke fase gugur.(*)




Yamal Cetak Sejarah, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Spanyol mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026.

Setelah sempat tertahan tanpa gol pada laga pembuka, La Roja bangkit dengan performa meyakinkan dan menggulung Arab Saudi 4-0 dalam pertandingan kedua Grup H di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu 21 Juni 2026 malam WIB.

Kemenangan telak ini mengantar tim asuhan Luis de la Fuente ke puncak klasemen sementara Grup H. Empat poin yang dikumpulkan membuat langkah Spanyol menuju fase gugur semakin terbuka lebar.

Sejak menit awal, Spanyol tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Arab Saudi yang sebelumnya mampu menahan Uruguay dibuat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang terus dilancarkan lawannya.

Keunggulan Spanyol dibuka pada menit ke-10 melalui aksi bintang muda Lamine Yamal.

Pemain berusia 18 tahun itu sukses memaksimalkan umpan matang Mikel Oyarzabal untuk membawa La Roja unggul lebih dulu.

Gol tersebut semakin menegaskan status Yamal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola dunia.

Berdasarkan catatan FIFA, ia masuk daftar delapan pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia dan menjadi pemain termuda kedua Spanyol yang mencetak gol di turnamen tersebut setelah Gavi.

Arab Saudi belum sempat keluar dari tekanan ketika Spanyol kembali menghukum kesalahan lini belakang mereka.

Oyarzabal mencetak gol kedua pada menit ke-21 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor tiga menit kemudian.

Dua gol cepat itu praktis mengubah arah pertandingan. Spanyol semakin percaya diri mengendalikan tempo, sementara Arab Saudi kesulitan menemukan celah untuk mengancam gawang lawan.

Oyarzabal bahkan nyaris menorehkan hattrick sebelum turun minum.

Namun, peluang emas yang didapatnya hanya membentur mistar gawang sehingga skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol tidak mengalami penurunan meski Yamal dan Oyarzabal kemudian ditarik keluar.

Tim Matador tetap mampu mengontrol pertandingan dan menjaga tekanan terhadap pertahanan Arab Saudi.

Gol keempat lahir pada menit ke-49 melalui gol bunuh diri Hassan Al-Tombakti. Situasi bermula ketika Mohammed Alowais berhasil menepis tendangan voli Marc Cucurella.

Bola liar yang memantul justru mengenai Al-Tombakti dan masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan empat gol membuat Spanyol bermain lebih nyaman hingga peluit akhir dibunyikan.

Arab Saudi berusaha memperbaiki permainan, tetapi tidak mampu menciptakan peluang berarti untuk memperkecil ketertinggalan.

Hasil ini menempatkan Spanyol dalam posisi sangat menguntungkan. Tambahan satu poin saat menghadapi Uruguay pada laga terakhir fase grup sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

Di sisi lain, Arab Saudi menghadapi tekanan lebih besar. Satu-satunya jalan untuk menjaga peluang lolos adalah meraih hasil maksimal saat menghadapi Cape Verde pada pertandingan penentuan Grup H.

Kemenangan atas Arab Saudi tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Spanyol, tetapi juga menunjukkan bahwa La Roja mulai menemukan ritme terbaiknya di Piala Dunia 2026.

Jika mampu mempertahankan konsistensi tersebut, mereka berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia.(*)




Pelanggan Tirta Mayang Wajib Tahu, Kini Bayar Air Bisa Lewat QRIS dan Mobile Banking

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelanggan Perumda Tirta Mayang Kota Jambi kini memiliki lebih banyak pilihan untuk membayar tagihan air tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Melalui transformasi layanan berbasis digital, perusahaan daerah tersebut menghadirkan berbagai kanal pembayaran yang dapat diakses dengan mudah, cepat, dan aman.

Mulai dari aplikasi pembayaran elektronik, QRIS, mobile banking, marketplace, layanan perbankan, Kantor Pos, hingga jaringan ritel modern seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi kini dapat digunakan untuk membayar rekening air Tirta Mayang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Mayang dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Pelanggan Bisa Bayar Kapan Saja dan Di Mana Saja

Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirta Mayang, Andri Susanto, mengatakan digitalisasi sistem pembayaran merupakan bagian dari transformasi pelayanan yang tengah dijalankan perusahaan.

Menurutnya, semakin banyaknya pilihan kanal pembayaran akan memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menyesuaikan metode pembayaran dengan kebutuhan masing-masing.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dan modern. Saat ini pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui berbagai kanal yang telah bekerja sama dengan Perumda Tirta Mayang, sehingga pembayaran dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.

Dengan sistem pembayaran yang semakin luas, pelanggan tidak lagi bergantung pada satu lokasi pembayaran tertentu sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.

Imbau Bayar Tepat Waktu Hindari Tunggakan

Selain memperluas akses pembayaran, Perumda Tirta Mayang juga mengingatkan pelanggan agar membayar rekening air tepat waktu setiap bulan.

Menurut Andri, kepatuhan pelanggan dalam membayar tagihan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan operasional pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Jambi.

Pembayaran yang dilakukan tepat waktu juga membantu pelanggan terhindar dari tunggakan maupun potensi gangguan layanan akibat keterlambatan pembayaran.

Informasi Layanan Bisa Diakses Secara Digital

Tidak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran, Perumda Tirta Mayang juga menyediakan berbagai kanal informasi untuk mempermudah pelanggan memperoleh layanan.

Masyarakat dapat mengakses informasi melalui aplikasi SiMayang, website resmi perusahaan, layanan WhatsApp, media sosial resmi Tirta Mayang, hingga loket pelayanan yang berada di Menara Benteng, Aurduri, dan Jambi Kota Seberang.

Transformasi digital yang terus dilakukan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan Perumda Tirta Mayang.

Dengan semakin banyaknya pilihan pembayaran dan layanan informasi digital, pelanggan kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mengelola tagihan air tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari.




Layani 106 Ribu Warga, Intake Aurduri Diperkuat Turap untuk Cegah Abrasi Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya menjaga pasokan air bersih bagi puluhan ribu pelanggan terus dilakukan Perumda Tirta Mayang Kota Jambi.

Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah pembangunan turap di kawasan Intake Aurduri yang menjadi titik vital penyadapan air baku dari Sungai Batanghari.

Pembangunan tersebut ditinjau langsung oleh Perumda Tirta Mayang bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI dalam kunjungan lapangan yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pekerjaan pembangunan turap yang dirancang guna melindungi kawasan intake dari ancaman abrasi dan longsor akibat pengikisan tebing Sungai Batanghari.

Jadi Sumber Air Baku untuk 106 Ribu Warga

Direktur Teknik Perumda Tirta Mayang, Eri Suganda, mengatakan Intake Aurduri merupakan salah satu infrastruktur paling penting dalam sistem penyediaan air minum Kota Jambi.

Fasilitas tersebut menyuplai air baku ke sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni IPA Aurduri 2, IPA Aurduri 3, IPA Aurduri 4, serta IPA Perumnas Aurduri.

Secara keseluruhan, layanan dari fasilitas tersebut menjangkau sekitar 26.500 sambungan rumah atau setara lebih dari 106 ribu jiwa di Kota Jambi.

“Karena memiliki peran yang sangat vital, perlindungan terhadap kawasan intake harus menjadi prioritas agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan,” ujarnya.

Abrasi Sungai Jadi Ancaman Serius

Menurut Eri, pembangunan turap dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi tebing sungai yang mengalami pengikisan akibat arus Sungai Batanghari.

Jika tidak ditangani, abrasi berpotensi mengancam keamanan fasilitas penyadapan air baku yang menjadi tulang punggung distribusi air bersih bagi masyarakat.

Turap yang dibangun nantinya berfungsi memperkuat struktur tebing, mencegah longsor, serta menjaga keberlangsungan operasional intake dalam jangka panjang.

Pelaksanaan proyek strategis tersebut juga mendapat pendampingan dari Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Jambi.

Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan, transparan, dan memenuhi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain Perumda Tirta Mayang dan BWSS VI, pembangunan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum, Komisi V DPR RI, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, DPRD Provinsi Jambi hingga DPRD Kota Jambi.

Menjaga Air Bersih untuk Masa Depan

Eri menegaskan bahwa menjaga Intake Aurduri bukan hanya soal melindungi aset infrastruktur, tetapi juga menjaga keberlangsungan layanan dasar masyarakat.

Menurutnya, keberadaan intake tersebut memiliki peran strategis dalam memastikan kebutuhan air bersih warga Kota Jambi tetap terpenuhi setiap hari.

“Menjaga Intake Aurduri berarti menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah membantu sehingga pembangunan ini dapat berjalan dengan baik demi pelayanan yang aman dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan pembangunan turap tersebut, Perumda Tirta Mayang berharap sistem penyediaan air baku di Kota Jambi semakin terlindungi dari ancaman kerusakan lingkungan sekaligus mampu menjaga kualitas layanan bagi pelanggan dalam jangka panjang.(*)




Jepang Mengamuk! Tunisia Dibantai 4-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Jepang menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan Asia di Piala Dunia 2026.

Menghadapi Tunisia pada laga kedua Grup F, Samurai Biru tampil dominan dan menang telak 4-0 di Stadion Monterrey, Meksiko, Minggu 21 Juni 2026.

Ayase Ueda menjadi bintang kemenangan Jepang lewat dua gol yang dicetaknya. Sementara dua gol lainnya disumbangkan Daichi Kamada dan Junya Ito.

Hasil ini membuat Jepang naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Sebaliknya, kekalahan telak tersebut memastikan langkah Tunisia terhenti dan gagal melaju ke babak 32 besar.

Jepang Langsung Menggebrak

Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Jepang sukses membuka keunggulan.

Berawal dari pergerakan Keito Nakamura di sisi sayap, umpan silang yang dilepaskannya berhasil diselesaikan dengan baik oleh Daichi Kamada.

Gol cepat itu membuat Jepang semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Tunisia yang mencoba bangkit justru kesulitan keluar dari tekanan.

Jepang terus mendominasi penguasaan bola dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.

Pada menit ke-10, Ayase Ueda sebenarnya sempat mencetak gol kedua.

Namun setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir karena bola dinilai belum sepenuhnya melewati garis gawang.

Meski demikian, Jepang akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-31.

Ueda melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Aymen Dahmen.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Ueda Bersinar, Tunisia Tak Berkutik

Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba mengubah situasi dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.

Namun perubahan itu tidak banyak berpengaruh. Jepang tetap tampil lebih rapi, lebih cepat, dan lebih efektif dalam membangun serangan.

Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-69. Ayase Ueda kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengirim umpan matang kepada Junya Ito yang sukses menaklukkan Dahmen.

Unggul tiga gol tak membuat Jepang mengendurkan serangan.

Pada menit ke-83, Ueda melengkapi penampilan gemilangnya lewat gol kedua dalam pertandingan ini.

Striker Jepang tersebut menanduk bola hasil umpan silang dari Sano untuk mengubah skor menjadi 4-0.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Tunisia tidak mampu menemukan jawaban atas dominasi Jepang.

Tunisia Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Grup F

Kekalahan kedua secara beruntun membuat Tunisia dipastikan gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, Jepang kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk merebut tiket ke fase gugur dan menjaga asa membawa Asia berbicara banyak di turnamen terbesar dunia tersebut.

Susunan Pemain

Tunisia (5-3-2): Dahmen; Abdi, Bronn, Talbi, Rekik, Valery; Slimane, Skhiri, Mejbri; Tounekti, Saad.

Pelatih: Herve Renard.

Jepang (3-4-3): Suzuki; Ito, Itakura, Tomiyasu; Nakamura, Kamada, Tanaka, Doan; Sano, Ueda, Ito.

Pelatih: Hajime Moriyasu.(*)




Dominasi Tanpa Gol, Ekuador Ditahan Curacao yang Tampil Heroik

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga Grup E Piala Dunia 2026 antara Timnas Ekuador dan Timnas Curacao berakhir tanpa pemenang.

Meski berlangsung dalam dominasi penuh Ekuador, pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium itu ditutup dengan skor kacamata 0-0, Minggu 21 Juni 2026.

Hasil ini membuat Ekuador harus puas berbagi satu poin, sementara Curacao pulang dengan hasil berharga setelah tampil disiplin sepanjang laga.

Ekuador Kuasai Laga, Curacao Bertahan Total

Sejak menit awal, Ekuador langsung mengambil kendali permainan.

Anak asuh Sebastián Beccacece menguasai bola dan terus menekan pertahanan Curacao melalui kombinasi Enner Valencia, Moisés Caicedo, dan Gonzalo Plata.

Peluang emas langsung hadir saat laga baru berjalan tiga menit. Enner Valencia nyaris membuka keunggulan, namun kiper Eloy Room tampil sigap menepis peluang tersebut.

Sepanjang babak pertama, Ekuador terus menggempur pertahanan Curacao.

Namun rapatnya lini belakang yang dipimpin Dick Advocaat membuat setiap serangan selalu mentah sebelum menjadi gol.

Di sisi lain, Curacao sesekali mencoba keluar dari tekanan melalui skema serangan balik.

Salah satu peluang tercipta lewat Juninho Bacuna pada menit ke-33, meski tembakannya masih bisa diamankan Hernán Galíndez.

Meski terus mendominasi, Ekuador gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.

Babak Kedua Tetap Buntu, Room Jadi Tembok Kokoh

Memasuki babak kedua, Ekuador meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Kevin Rodríguez untuk menambah daya gedor.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, namun Curacao tetap tampil disiplin.

Eloy Room kembali menjadi sorotan utama. Kiper senior tersebut berkali-kali menggagalkan peluang Ekuador yang datang silih berganti, membuat frustrasi lini serang lawan.

Curacao juga sempat memberikan ancaman balik berbahaya. Jurgen Locadia hampir membawa kejutan pada menit ke-60, namun tembakannya masih bisa diamankan Galíndez.

Melihat kebuntuan yang tak kunjung terpecahkan, Ekuador kembali menambah pemain ofensif. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta.

Statistik Berbanding Jauh, Skor Tetap Sama

Meski Ekuador tampil dominan hampir sepanjang laga, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Curacao yang lebih banyak bertahan justru sukses mengamankan satu poin penting.

Hasil imbang ini membuat Ekuador menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup E, sementara Curacao masih berada di posisi juru kunci.

Susunan Pemain

Ekuador (3-5-2): Galíndez; Hincapié, Pacho, Franco; Estupiñán, Vite, Alcívar, Caicedo, Yeboah; Valencia, Plata.
Pelatih: Sebastián Beccacece

Curacao (5-3-2): Room; Fonville, Floranus, Obispo, Gaari, Brenet; Chong, L. Bacuna, Comenencia; J. Bacuna, Locadia.
Pelatih: Dick Advocaat.(*)