Empat Pejabat Mundur di Era Maulana-Diza, Terbaru Kadisdik dan Kabid GTK Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinamika pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi kembali menjadi perhatian.

Di era kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, sedikitnya empat pejabat tercatat mengundurkan diri dari jabatan yang mereka emban.

Terbaru, nama Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nanang Sunarya muncul dalam daftar pejabat yang mengajukan pengunduran diri.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Rizalul Fikri.

Ia membenarkan bahwa surat pengunduran diri keduanya secara tertulis telah diterima dan ditembuskan kepada pihak kepegawaian.

“Benar suratnya (hard copy) ada tembusan ke BKD, ditujukan kepada pimpinan (Wali Kota),” kata Rizalul.

Meski surat fisik telah ada, proses pengunduran diri tersebut belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat tahapan administrasi yang harus dipenuhi oleh pejabat bersangkutan.

Salah satunya adalah pengunggahan surat pengunduran diri melalui sistem MyASN.

“Saya belum memastikan apakah sudah di-upload atau belum, karena masih berproses,” ujarnya.

Empat Pejabat yang Mundur

Mundurnya Sugiyono dan Nanang menambah daftar pejabat yang meninggalkan posisi di lingkungan Pemkot Jambi sejak pemerintahan Maulana-Diza.

Sebelumnya, pengunduran diri juga terjadi di lingkungan badan usaha milik daerah.

Pada akhir November 2025, Marsono mengundurkan diri dari posisi Direktur Utama PT Siginjai Sakti.

Saat itu, Marsono menyampaikan kondisi kesehatan sebagai alasan dirinya tidak lagi melanjutkan tugas sebagai pimpinan BUMD tersebut.

Pengunduran diri Marsono kemudian diikuti Manajer Bisnis PT Siginjai Sakti, Reza Pahlevi.

Keduanya disebut belum genap tiga bulan menjalankan masa jabatan ketika memilih meninggalkan posisi masing-masing.

Dengan masuknya Sugiyono dan Nanang dalam daftar terbaru, sedikitnya empat pejabat tercatat mengundurkan diri pada era pemerintahan Maulana-Diza, yakni Marsono, Reza Pahlevi, Sugiyono dan Nanang Sunarya.

Jabatan Strategis Jadi Sorotan

Fenomena pengunduran diri sejumlah pejabat tersebut menjadi perhatian karena beberapa posisi yang ditinggalkan merupakan jabatan strategis dalam struktur pemerintahan maupun badan usaha milik daerah.

Terlebih, sejumlah jabatan di lingkungan Pemkot Jambi sebelumnya ditempuh melalui mekanisme seleksi, mulai dari lelang jabatan hingga asesmen kompetensi.

Mekanisme tersebut pada dasarnya dirancang untuk memastikan posisi strategis diisi aparatur yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk menjalankan tugas pemerintahan.

Karena itu, setiap pengunduran diri pejabat tentu membawa konsekuensi terhadap kesinambungan pelaksanaan tugas dan program pada organisasi perangkat daerah maupun badan usaha daerah.

Meski demikian, untuk kasus Sugiyono dan Nanang, proses administrasinya masih berjalan sehingga status akhir pengunduran diri keduanya tetap menunggu penyelesaian seluruh tahapan kepegawaian.

Sementara itu, alasan pengunduran diri masing-masing pejabat juga tidak dapat disamaratakan.

Nanang Sunarya sebelumnya telah memberikan penjelasan, bahwa dirinya memilih meninggalkan jabatan struktural karena ingin kembali ke jabatan fungsional sebagai pengawas sekolah.

Adapun untuk Sugiyono, hingga kini belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pengunduran dirinya.(*)




Bukan karena Masalah Internal, Nanang Sunarya Ungkap Alasan Mundur dari Kabid GTK Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar pengunduran diri Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Jambi, Nanang Sunarya, akhirnya mendapat penjelasan langsung dari yang bersangkutan.

Nanang membenarkan dirinya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan struktural Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Namun, ia menegaskan keputusannya tersebut bukan dipicu persoalan internal pemerintahan.

Nanang menyebut pengunduran diri dilakukan karena dirinya ingin kembali menjalankan tugas pada jabatan fungsional sebagai pengawas sekolah.

“Benar Bung. Sayo mengundurkan diri dari Jabatan Struktural Kabid Pembinaan Ketenagaan karena ingin kembali ke jabatan fungsional pengawas sekolah,” kata Nanang.

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas kabar yang sebelumnya beredar mengenai pengunduran dirinya bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono.

Dengan penjelasan Nanang, alasan di balik langkah tersebut kini menjadi lebih terang.

Ia memilih meninggalkan posisi struktural untuk kembali ke jalur jabatan fungsional yang sebelumnya menjadi bagian dari tugas profesionalnya.

Bukan karena Persoalan Internal

Penegasan Nanang mengenai alasannya mundur menjadi penting di tengah munculnya kabar mengenai sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang mengajukan pengunduran diri.

Nanang memastikan keputusannya tidak berkaitan dengan persoalan internal pemerintahan.

Langkah tersebut lebih berkaitan dengan pilihan karier dan keinginannya kembali menjalankan tugas sebagai pengawas sekolah.

Sebelumnya, Kepala BKPSDMD Kota Jambi Rizalul Fikri juga membenarkan adanya surat pengunduran diri yang diterima pihaknya.

Rizalul menyebut surat fisik pengunduran diri tersebut telah diterima BKPSDMD sebagai tembusan dan ditujukan kepada Wali Kota Jambi.

“Benar suratnya (hard copy) ada tembusan ke BKPSDMD, ditujukan kepada pimpinan (Wali Kota),” ujar Rizalul.

Meski demikian, proses administrasi pengunduran diri belum sepenuhnya rampung.

Rizalul menjelaskan, pengajuan secara resmi juga harus dilakukan melalui sistem MyASN. Pihaknya belum dapat memastikan apakah tahapan tersebut telah dilakukan oleh pejabat yang bersangkutan.

“Saya belum tahu apakah sudah diunggah ke MyASN atau belum, karena prosesnya masih berjalan,” katanya.

Dengan demikian, pengunduran diri Nanang dari jabatan struktural memang telah dikonfirmasi oleh dirinya sendiri, sementara proses administrasinya masih berjalan sesuai mekanisme kepegawaian.

Keputusan Nanang juga menegaskan bahwa meninggalkan jabatan struktural tidak selalu berkaitan dengan persoalan pemerintahan.

Tetapi dapat menjadi pilihan seorang aparatur untuk kembali menekuni jabatan fungsional sesuai bidang dan pengalaman profesionalnya.(*)




Dua Pejabat Disdik Kota Jambi Ajukan Pengunduran Diri, Proses Masih Berjalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi dikabarkan mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Keduanya yakni Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nanang Sunarya.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi, Rizalul Fikri.

Namun, pengunduran diri kedua pejabat tersebut belum dapat dinyatakan selesai karena masih melalui proses administrasi.

Rizalul mengatakan, pihaknya telah menerima tembusan surat pengunduran diri dalam bentuk fisik. Surat tersebut ditujukan kepada pimpinan, dalam hal ini Wali Kota Jambi.

“Benar suratnya (hard copy) ada tembusan ke BKPSDMD, ditujukan kepada pimpinan (Wali Kota),” kata Rizalul.

Meski surat fisik telah diterima, Rizalul belum memastikan apakah proses pengajuan pengunduran diri kedua pejabat tersebut telah dilengkapi melalui sistem kepegawaian MyASN.

Menurutnya, pengajuan secara resmi masih harus mengikuti tahapan administrasi yang berlaku, termasuk proses melalui sistem tersebut.

“Saya belum tahu apakah sudah diunggah ke MyASN atau belum, karena prosesnya masih berjalan,” ujarnya.

Dengan demikian, status akhir pengunduran diri Sugiyono dan Nanang Sunarya masih menunggu penyelesaian seluruh tahapan administrasi dan keputusan dari pimpinan.

Kabar pengunduran diri dua pejabat tersebut menjadi perhatian karena keduanya berada pada posisi strategis dalam pengelolaan sektor pendidikan Kota Jambi, terutama di tengah kebutuhan penguatan tata kelola pendidikan dan tenaga kependidikan.

Untuk saat ini, BKPSDMD Kota Jambi masih menunggu proses administrasi berjalan sebelum menentukan langkah selanjutnya terkait status kedua pejabat tersebut.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp50 Ribu, Ini Daftar Harga Terbarunya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu 19 Agustus 2026.

Mengacu pada harga yang dipantau dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 08.54 WIB, harga emas Antam turun Rp50.000 per gram menjadi Rp2.645.000.

Sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp2.695.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam tercatat berada di angka Rp2.505.000 per gram.

Dengan demikian, terdapat selisih Rp140.000 per gram antara harga jual emas Antam dan harga buyback pada perdagangan pagi ini.

Harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti ketentuan dan perkembangan harga yang berlaku.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru

Berikut daftar harga dasar emas Antam berdasarkan ukuran keping yang tercantum di laman Logam Mulia:

Ukuran Harga
0,5 gram Rp1.372.500
1 gram Rp2.645.000
2 gram Rp5.230.000
3 gram Rp7.820.000
5 gram Rp13.000.000
10 gram Rp25.945.000
25 gram Rp64.737.000
50 gram Rp129.395.000
100 gram Rp258.712.000
250 gram Rp646.515.000
500 gram Rp1.292.820.000
1.000 gram Rp2.585.600.000

Ada Potongan Pajak Saat Buyback

Investor yang melakukan transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback pada saat transaksi dilakukan.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi.

Bagi calon pembeli maupun pemilik emas yang berencana melakukan transaksi, perubahan harga tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.(*)




Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas, DPMPTSP Kota Jambi Tetapkan SP dan SOP Terbaru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dengan menetapkan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan perizinan, perizinan berusaha dan nonperizinan tahun 2026.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan penetapan SP dan SOP tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang mudah, jelas, transparan dan terukur.

“SP dan SOP ini menjadi pedoman bagi kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan kepastian mengenai persyaratan, waktu proses, biaya, prosedur serta akses informasi,” ujar Abu Bakar, Senin 17 Agustus 2026.

Untuk Standar Pelayanan, DPMPTSP Kota Jambi menetapkannya melalui Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jambi Nomor 50 Tahun 2026 tentang Penetapan Standar Pelayanan Perizinan Berusaha, Perizinan dan Nonperizinan.

Keputusan tersebut ditetapkan di Jambi pada 3 Agustus 2026 dan ditandatangani Kepala DPMPTSP Kota Jambi Abu Bakar.

SP tersebut menggantikan Keputusan Kepala Dinas Nomor 62 Tahun 2023 yang sebelumnya berlaku.

Dalam dokumen tersebut terdapat 18 standar pelayanan, mulai dari Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) berusaha dan nonberusaha, layanan lingkungan hidup, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi, perizinan berusaha berdasarkan tingkat risiko, hingga layanan perizinan praktik tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui Mal Pelayanan Publik Digital, perizinan pendidikan, klinik, dokter hewan dan surat keterangan penelitian.

Selain menetapkan standar pelayanan, DPMPTSP Kota Jambi juga menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) melalui Keputusan Kepala Dinas Nomor 51 Tahun 2026 tentang Penetapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Perizinan Berusaha, Perizinan dan Nonperizinan Terintegrasi pada DPMPTSP Kota Jambi.

SOP tersebut ditetapkan pada 3 Agustus 2026 dan menjadi acuan dalam pelaksanaan, penilaian serta pengukuran kinerja dan kualitas penyelenggaraan pelayanan perizinan.

SOP ini sekaligus mencabut dan menggantikan Keputusan Kepala DPMPTSP Kota Jambi Nomor 16 Tahun 2024.

Abu Bakar menjelaskan, penyusunan SOP dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pelayanan memiliki alur kerja yang jelas, termasuk pembagian tugas petugas, proses verifikasi, validasi, penandatanganan hingga penerbitan dokumen layanan.

“Dengan SOP ini, setiap petugas memiliki alur dan tanggung jawab yang jelas. Ini penting agar pelayanan berjalan konsisten, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Penerapan standar tersebut juga didukung dengan sistem pelayanan berbasis digital.

Sejumlah layanan menggunakan sistem OSS, Silancar, SIMBG maupun Mal Pelayanan Publik Digital sesuai karakteristik layanan masing-masing.

Dalam standar pelayanan yang ditetapkan, DPMPTSP juga mencantumkan sarana dan prasarana pendukung pelayanan, mekanisme pengawasan internal, kanal pengaduan masyarakat, jaminan pelayanan serta evaluasi kinerja melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).

Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan dan masukan melalui WhatsApp 089519997759, email dpmptspkoja@gmail.com, website MPP Kota Jambi, SP4N-LAPOR, kotak pengaduan, maupun petugas pengaduan.

Untuk pengaduan yang membutuhkan kajian lebih lanjut, penyelesaiannya dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Evaluasi akan terus dilakukan. Kami ingin standar yang sudah ditetapkan ini tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Abu Bakar.

Penetapan SP dan SOP 2026 ini menjadi bagian dari komitmen DPMPTSP Kota Jambi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Jambi.(*)




Dilepas Wagub Abdullah Sani, Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Pembangunan di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana Kota Jambi semarak pada Selasa 18 Agustus 2026 pagi.

Ribuan peserta dari berbagai unsur turun ke jalan mengikuti Pawai Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pawai tersebut dilepas Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani dari Taman Putri Pinang Masak Park, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Jambi.

Tidak sekadar menjadi agenda hiburan pascaperayaan kemerdekaan, pawai ini menjadi panggung terbuka bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, budaya hingga berbagai gambaran pembangunan di Provinsi Jambi.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat, pelajar hingga komunitas.

Dengan beragam atribut dan kreasi yang dibawa, rombongan menyusuri rute pawai menuju Tanggo Rajo, tepat di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi.

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Pawai Pembangunan kita lepas dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar Abdullah Sani saat melepas peserta.

Bukan Sekadar Pawai, Jadi Etalase Pembangunan Jambi

Kemeriahan terlihat sepanjang rute. Warga memadati sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan peserta yang membawa berbagai penampilan.

Kreasi budaya, atraksi peserta serta produk unggulan daerah menjadi bagian dari pawai.

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan keberagaman potensi yang dimiliki Provinsi Jambi kepada masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, Pawai Pembangunan menjadi salah satu cara menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui optimisme untuk melanjutkan pembangunan dan memperkuat kebersamaan.

Wagub Lepas, Gubernur Sambut di Tanggo Rajo

Setelah dilepas dari kawasan Taman Putri Pinang Masak, seluruh peserta bergerak menuju titik akhir di Tanggo Rajo.

Di lokasi tersebut, rombongan disambut langsung Gubernur Jambi Al Haris bersama jajaran Forkopimda Provinsi Jambi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, para kepala OPD serta sejumlah undangan lainnya.

Sejumlah pejabat Pemprov Jambi juga ikut berada di lokasi. Mulai dari sekretaris daerah, staf ahli, asisten, pejabat eselon II, III dan IV, hingga ASN dan PPPK.

Kehadiran jajaran pemerintah tersebut memperlihatkan keterlibatan lintas unsur dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Jambi.

Gotong Royong Jadi Pesan Utama

Pawai Pembangunan tahun ini membawa pesan tentang pentingnya gotong royong dalam mengisi kemerdekaan.

Keberagaman peserta yang berasal dari berbagai latar belakang menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri.

Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata.

Karena itu, pawai juga menjadi ruang untuk memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka dan meriah.

Antusiasme warga yang menyaksikan dari sepanjang rute membuat peringatan kemerdekaan terasa semakin hidup.

Dorong Optimisme untuk Jambi

Pemprov Jambi berharap semangat yang muncul dalam Pawai Pembangunan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

Semangat persatuan, kecintaan terhadap daerah serta kebanggaan terhadap berbagai capaian pembangunan diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Pawai tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata.

Mulai dari menjaga persatuan, memperkuat gotong royong hingga ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Jambi agar terus bergerak menjadi daerah yang maju, nyaman, tertib, aman dan profesional.(*)




5G Makin Ngebut di Bali, XLSMART Siapkan Unlimited 5G di 5 Wilayah

BALI, SEPUCUKJAMBI.ID — Persaingan konektivitas 5G di Bali semakin menguat.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas dan memperkuat jaringan 5G sekaligus menghadirkan layanan Unlimited 5G melalui merek SMARTFREN.

Penguatan tersebut menyasar lima wilayah di Bali, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Bangli, Tabanan dan Gianyar.

Di lima wilayah tersebut, jaringan 5G XLSMART kini didukung lebih dari 1.000 BTS 5G.

Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengejar kebutuhan konektivitas masyarakat yang semakin tinggi, terutama di daerah dengan aktivitas digital, pariwisata dan ekonomi kreatif yang padat.

Bali menjadi salah satu pasar strategis karena kebutuhan internet tidak hanya berasal dari masyarakat lokal. Wisatawan, pekerja digital, pelaku UMKM, kreator konten hingga industri hospitality juga semakin bergantung pada konektivitas berkecepatan tinggi.

1.000 BTS 5G Tersebar di Lima Wilayah

Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, mengatakan karakter Bali membuat kebutuhan jaringan berkapasitas tinggi terus berkembang.

“Bali memiliki ekosistem digital yang sangat dinamis. Pertumbuhan pengguna 5G yang kami lihat menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka dalam memanfaatkan teknologi generasi terbaru untuk mendukung komunikasi, produktivitas, bisnis, maupun gaya hidup digital,” katanya.

Menurut Donny, penguatan jaringan 5G di Denpasar, Badung, Bangli, Tabanan dan Gianyar tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan komunikasi masyarakat.

Konektivitas tersebut juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata, UMKM, hospitality dan ekonomi kreatif yang menjadi penggerak perekonomian Bali.

“Bagi Bali, hal ini memiliki arti strategis karena konektivitas turut mendukung daya saing sektor pariwisata, UMKM, hospitality, serta ekonomi kreatif yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah,” ujarnya.

Unlimited 5G Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bersamaan dengan penguatan jaringan, XLSMART melalui SMARTFREN menghadirkan Unlimited 5G.

Layanan tersebut memungkinkan pelanggan menikmati internet tanpa batas kuota dan tanpa pembatasan kecepatan selama berada di jaringan 5G XLSMART, menggunakan perangkat yang kompatibel dan memiliki paket yang masih aktif.

Kecepatan layanan dapat mencapai hingga 500 Mbps, meski pengalaman aktual tetap bergantung pada kondisi jaringan, perangkat, lokasi, trafik serta faktor teknis lainnya.

Paket Unlimited 5G tersedia dalam pilihan masa aktif 7 hari, 14 hari dan 28 hari.

Chief Marketing Officer XLSMART, Alfons Bosch Sansa, mengatakan meningkatnya adopsi 5G menunjukkan perubahan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas.

“Pertumbuhan adopsi 5G menunjukkan bahwa masyarakat semakin membutuhkan konektivitas dengan kapasitas dan kualitas yang mampu mendukung aktivitas digital yang semakin beragam,” katanya.

Ia mengatakan kehadiran Unlimited 5G ditujukan agar manfaat teknologi 5G dapat semakin mudah dirasakan masyarakat.

Jaringan Menyasar Kawasan Pariwisata hingga Ekonomi Kreatif

Penguatan jaringan XLSMART di Bali dilakukan pada sejumlah titik yang memiliki aktivitas digital tinggi.

Mulai dari kawasan permukiman, pusat pemerintahan dan bisnis, pusat perdagangan, lingkungan pendidikan, sentra ekonomi kreatif, kawasan hospitality hingga destinasi wisata.

Kebutuhan tersebut semakin relevan karena aktivitas digital di Bali berkembang sangat cepat.

Pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk operasional bisnis dan transaksi digital. Sementara kreator konten membutuhkan koneksi stabil untuk live streaming dan mengunggah konten berukuran besar.

Wisatawan juga semakin bergantung pada internet untuk navigasi, komunikasi, transaksi hingga berbagi pengalaman perjalanan secara langsung.

Group Head Marketing Segment SMARTFREN XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo, menyebut jaringan 5G XLSMART kini telah tersedia di lebih dari 50 kota dan kabupaten di Indonesia.

Menurutnya, integrasi jaringan XLSMART memberikan peluang lebih luas bagi pelanggan SMARTFREN untuk menikmati layanan 5G di wilayah yang telah terjangkau.

Raih Empat Penghargaan Ookla

Penguatan jaringan tersebut juga dibarengi dengan capaian XLSMART pada Ookla Speedtest Awards H1 2026.

XLSMART meraih empat penghargaan, yakni Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan terhadap kualitas jaringan yang dikembangkan perusahaan.

Secara regional, jaringan XLSMART di wilayah Bali dan Nusa Tenggara didukung lebih dari 17.000 BTS.

Sementara secara nasional, perusahaan menyebut infrastrukturnya telah diperkuat lebih dari 265 ribu BTS, termasuk BTS 4G dan 5G, dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 69 juta.

Bali Jadi Pasar Penting Pengembangan 5G

Pertumbuhan layanan 5G di Bali memperlihatkan bagaimana perkembangan infrastruktur digital mulai berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat.

Denpasar sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi memiliki kebutuhan konektivitas yang tinggi.

Badung menjadi kawasan dengan aktivitas pariwisata dan hospitality yang sangat padat.

Sementara Bangli, Tabanan dan Gianyar memiliki kombinasi aktivitas pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif serta mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Dengan karakter tersebut, penguatan 5G di Bali bukan hanya soal mengejar kecepatan internet.

Konektivitas menjadi bagian dari infrastruktur pendukung ekonomi digital yang semakin dibutuhkan masyarakat dan pelaku usaha.

Untuk menikmati Unlimited 5G, pelanggan harus menggunakan perangkat yang telah mendukung jaringan 5G, memiliki paket aktif dan berada dalam cakupan jaringan 5G XLSMART.

Melalui perluasan jaringan dan layanan Unlimited 5G, XLSMART menargetkan semakin banyak masyarakat Bali dapat memanfaatkan konektivitas generasi terbaru untuk bekerja, belajar, menjalankan bisnis, bermain gim, menikmati hiburan, melakukan live streaming hingga menghasilkan konten digital.(*)




Keliling Jambi Naik Fazzio dan Grand Filano, Puluhan Rider Beri Penghormatan untuk Pejuang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Jambi tidak hanya berlangsung melalui upacara dan berbagai perlombaan.

Semangat kemerdekaan juga dibawa ke jalanan oleh 50 rider pengguna Yamaha Fazzio dan Yamaha Grand Filano melalui kegiatan touring sekaligus aksi sosial.

Kegiatan yang dikemas dengan nuansa kemerdekaan tersebut menjadi ajang bagi para pengguna skuter Yamaha untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan yang masih berada di Jambi.

Rombongan memulai perjalanan dari Yamaha Flagship Shop Jambi. Dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih, para rider kemudian berkonvoi menyusuri sejumlah kawasan di Kota Jambi.

Namun, kegiatan tersebut bukan sekadar riding bersama.

Salah satu agenda utama justru diarahkan pada aksi sosial sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan.

Singgah di Tugu Juang Jambi

Tugu Juang menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan para rider.

Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu simbol perjuangan masyarakat Jambi.

Setibanya di kawasan Tugu Juang, para peserta memberikan cinderamata bertema kemerdekaan sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian.

Momen tersebut menjadi bagian yang membedakan touring kemerdekaan ini dari kegiatan komunitas otomotif pada umumnya.

Para rider tidak hanya berkendara bersama, tetapi juga menjadikan momentum HUT RI sebagai kesempatan untuk mengenang kembali jasa generasi yang telah berjuang bagi bangsa.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang riding atau kumpul bersama komunitas. Kami ingin kemerdekaan tahun ini memiliki makna lebih dengan memberikan apresiasi kepada para pejuang yang telah berjasa bagi bangsa dan negara,” ujar Elvaro, salah satu perwakilan peserta.

Riding Sekaligus Mengenang Perjuangan

Bagi peserta, perjalanan berkeliling Kota Jambi memberikan pengalaman berbeda.

Selain menjadi sarana rekreasi dan memperkuat hubungan sesama pengguna Fazzio dan Grand Filano, kegiatan tersebut juga membawa pesan sosial.

Salah seorang rider mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang memadukan touring dengan aksi sosial.

“Senang sekali bisa ikut event ini. Selain bisa riding bareng teman-teman, kami juga bisa melakukan kegiatan positif untuk memperingati kemerdekaan. Apalagi bisa bertemu dan memberikan apresiasi langsung kepada para pejuang,” ungkapnya.

Peserta lainnya menilai kegiatan tersebut memberikan makna berbeda dibandingkan touring yang biasanya hanya berorientasi pada kebersamaan komunitas.

“Biasanya riding hanya untuk refreshing dan silaturahmi. Kali ini rasanya lebih berkesan karena ada nilai sosialnya. Kami bisa menikmati perjalanan keliling Jambi sekaligus belajar menghargai perjuangan generasi sebelumnya,” katanya.

Dari Komunitas Otomotif untuk Nilai Kemerdekaan

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa komunitas pengguna kendaraan tidak hanya berkutat pada aktivitas otomotif.

Para pengguna Fazzio dan Grand Filano mencoba membawa karakter komunitas mereka ke kegiatan yang lebih luas dengan menggabungkan gaya hidup, touring dan kepedulian sosial.

Atribut kemerdekaan yang dikenakan peserta juga membuat konvoi terlihat semarak saat melintasi sejumlah ruas jalan Kota Jambi.

Bagi generasi muda, cara tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi dalam memperingati kemerdekaan tanpa meninggalkan pesan utama tentang penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Ditutup dengan Kebersamaan di Tugu Juang

Setelah menyelesaikan rangkaian touring dan agenda sosial, rombongan kemudian menuju LTR Cafe & Resto di kawasan Tugu Juang.

Di lokasi tersebut, para peserta melanjutkan kegiatan dengan berkumpul dan berbagi pengalaman mengenai perjalanan yang telah mereka ikuti.

Kegiatan ditutup dengan suasana santai dan kebersamaan antarpeserta.

Momentum HUT ke-81 RI tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai cara.

Bagi 50 rider Fazzio dan Grand Filano, kemerdekaan diterjemahkan melalui perjalanan bersama, menjaga silaturahmi dan memberikan penghormatan kepada mereka yang telah lebih dulu berjuang.

Dari jalanan Kota Jambi, semangat merah putih pun kembali digaungkan dengan cara yang dekat dengan generasi muda: riding bersama, mengenang sejarah dan berbagi kepedulian.(*)




Di Balik Komandan Upacara HUT RI Jambi, Ada Jejak Panjang Letkol Inf Aries Munandar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Di balik khidmatnya upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jambi, Senin 17 Agustus 2026, terdapat sosok prajurit yang mengemban tanggung jawab penting untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan sesuai ketentuan.

Dia adalah Letkol Inf Aries Munandar Effendi, Danyonif Raider 142/Ksatria Jaya Korem 042/Garuda Putih Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Pada upacara yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Jambi itu, Aries dipercaya menjadi Komandan Upacara.

Posisi tersebut bukan sekadar berdiri di hadapan pasukan dan memberikan aba-aba.

Seorang Komandan Upacara bertanggung jawab memastikan setiap tahapan berlangsung tertib, tepat, disiplin dan penuh penghormatan dalam momentum sakral peringatan kemerdekaan.

Bagi Aries, kepercayaan tersebut datang setelah perjalanan panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat, terutama di jajaran Kostrad.

Karier Dimulai dari Komandan Peleton

Perjalanan militer Letkol Inf Aries Munandar Effendi dimulai dari sejumlah posisi komando di satuan tempur.

Pada 14 April 2009, ia tercatat sebagai Danton II/B Yonif 412/Raider 6/2 Kostrad.

Tidak lama kemudian, pada 1 September 2009, ia dipercaya menjadi Danton III/B Yonif 412/Raider 6/2 Kostrad.

Jabatan komando kembali diembannya pada 15 Maret 2010 sebagai Danton I Yonif 412/Raider 6/2 Kostrad.

Dari posisi tersebut, pengalaman Aries berkembang melalui berbagai penugasan dan jabatan di lingkungan TNI AD.

Ia juga tercatat menjalani sejumlah penugasan, baik di dalam maupun luar negeri, antara lain Ekspedisi Bukit Barisan di Bengkulu, Latma Safkar Indopura di Singapura, Satgas Indobatt UNIFIL di Lebanon serta Satgas Pamtas RI-PNG di Papua.

Rangkaian penugasan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan pengalaman seorang prajurit yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komando, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Dari Komando ke Perencanaan

Perjalanan karier Aries kemudian tidak hanya berkutat di lini komando.

Pada 1 Agustus 2012, ia mendapat penugasan sebagai Pasilog Yonif 412/Raider 6/2 Kostrad.

Kemudian pada 4 Januari 2013, ia kembali dipercaya mengemban tugas sebagai Pasilog di satuan tersebut.

Pengalaman di bidang komando kembali dijalaninya saat dipercaya menjadi Danki C Yonif 412/Raider 6/2 Kostrad pada 10 Juli 2015.

Setelah itu, ia memasuki sejumlah posisi yang berkaitan dengan staf, perencanaan, pendidikan dan pembinaan satuan.

Pada 31 Agustus 2016, Aries mendapat penugasan sebagai Pasimat Simabrig Denma Brigif Mekanis 6/2 Kostrad.

Setahun kemudian, 18 September 2017, ia dipercaya sebagai Gumil Gol VI Staf Binlat Tim Gumil Pusdikif Pussenif.

Pengalaman di bidang pendidikan dan pembinaan kemudian berlanjut. Pada 19 Maret 2018, Aries tercatat sebagai Kasilog Sbagum Pusdikif.

Selanjutnya, pada 27 Juni 2019, ia dipercaya menduduki posisi Kasiren Progar Bagum Pusdikif.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman Aries tidak hanya dibangun dari tugas lapangan, tetapi juga dari pekerjaan perencanaan, logistik, pendidikan serta pembinaan organisasi.

Masuk ke Bidang Analisis dan Pengendalian Program

Kariernya terus bergerak ke tingkat yang lebih tinggi.

Pada 28 September 2022, Aries dipercaya menjadi Kasi Anev dan Dalprog Sren Divif 3 Kostrad.

Jabatan tersebut memperkuat pengalamannya di bidang analisis, evaluasi serta pengendalian program dan perencanaan.

Di sela perjalanan tugasnya, Aries juga mengikuti pertukaran perwira ke Australia melalui kegiatan Kartikabura Exchange.

Kemudian pada 22 Mei 2025, ia mendapat kepercayaan sebagai Pabandya Anev dan Dalprog Sren Kostrad.

Hingga akhirnya, pada 18 Mei 2026, Aries memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya setelah dipercaya menjadi Danyonif 142/Ksatria Jaya Korem 042/Garuda Putih Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Belum lama mengemban jabatan tersebut, ia kembali mendapat kepercayaan penting sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jambi.

Berdiri di Tengah Momentum Kemerdekaan

Dalam upacara tersebut, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Letkol Inf Aries Munandar Effendi bertugas sebagai Komandan Upacara.

Di bawah komandonya, seluruh pasukan mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan disiplin.

Paskibraka Provinsi Jambi juga menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dalam suasana khidmat.

Upacara turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Jambi, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, jajaran Korem 042/Garuda Putih serta tamu undangan lainnya.

Bagi seorang prajurit, kepercayaan menjadi Komandan Upacara pada peringatan kemerdekaan merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab.

Sebab, tugas tersebut menuntut ketepatan, ketegasan dan kemampuan mengendalikan seluruh rangkaian upacara.

Namun, di balik aba-aba yang terdengar di lapangan, terdapat perjalanan panjang yang mengantarkan seorang prajurit hingga berada pada posisi tersebut.

Dari Kostrad, Penugasan hingga Memimpin Barisan di Jambi

Jika dirunut, perjalanan Aries mencerminkan proses panjang dalam karier militer.

Ia pernah berada di posisi komandan peleton, komandan kompi, menangani logistik, menjalani tugas pendidikan dan pembinaan, hingga masuk dalam bidang analisis serta pengendalian program di tingkat divisi dan Kostrad.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal ketika akhirnya ia dipercaya memimpin Yonif Raider 142/Ksatria Jaya.

Kini, dalam usia karier yang terus berkembang, Aries mendapat kesempatan berdiri di tengah lapangan upacara pada momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebagai prajurit TNI AD.

Di balik seragam dan jabatan yang disandangnya, Aries juga menjalani kehidupan sebagai kepala keluarga.

Ia memiliki istri, Eny Wahyu Pramesty, yang berasal dari Batanghari, Jambi, serta seorang putra.

Kehidupan keluarga menjadi sisi lain dari perjalanan seorang prajurit yang selama bertahun-tahun dituntut siap menjalankan berbagai penugasan.

Pada akhirnya, menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan hanya tentang mengatur barisan.

Di balik setiap aba-aba dan langkah pasukan terdapat proses panjang yang dibangun melalui penugasan, pengalaman, disiplin dan tanggung jawab.

Dan pada 17 Agustus 2026, perjalanan panjang Letkol Inf Aries Munandar Effendi itu bermuara pada satu amanah: memimpin jalannya upacara kemerdekaan tingkat Provinsi Jambi.(*)




Maulana Siapkan Kawasan Terintegrasi dari Perkantoran Wali Kota hingga Danau Telago Kajang Lako

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi menyiapkan konsep kawasan publik terintegrasi yang menghubungkan perkantoran Wali Kota Jambi, Taman Banjuran Budayo, Tugu Keris Siginjai hingga Danau Telago Kajang Lako yang berada di kawasan kolam retensi.

Konsep tersebut disiapkan Wali Kota Jambi Maulana sebagai bagian dari penataan kawasan agar sejumlah ruang publik dan ikon Kota Jambi tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dalam satu kawasan yang saling mendukung.

Rencana itu disampaikan Maulana saat bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra melakukan penanaman pohon tanjung dan tabebuya di kawasan kolam retensi, Selasa 18 Agustus 2026.

Menurut Maulana, pembangunan kolam retensi menjadi kesempatan untuk menata kawasan di sekitarnya secara lebih menyeluruh.

“Ke depan kawasan ini akan kita integrasikan. Dari perkantoran Wali Kota Jambi, Taman Banjuran Budayo, Tugu Keris Siginjai sampai ke Danau Telago Kajang Lako. Kita ingin kawasan ini menjadi satu kesatuan ruang publik yang menarik,” ujar Maulana.

Bukan Lagi Titik-Titik yang Berdiri Sendiri

Konsep integrasi tersebut diarahkan untuk membentuk satu kawasan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas.

Perkantoran Wali Kota Jambi akan menjadi salah satu titik dalam konektivitas kawasan.

Dari area tersebut, masyarakat nantinya dapat terhubung dengan Taman Banjuran Budayo, Tugu Keris Siginjai hingga kawasan Danau Telago Kajang Lako.

Maulana ingin kawasan tersebut memiliki fungsi yang lebih luas, mulai dari ruang terbuka, olahraga, rekreasi hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan konsep tersebut, kolam retensi tidak hanya diposisikan sebagai infrastruktur pengendalian banjir, tetapi menjadi bagian dari wajah baru ruang publik Kota Jambi.

Kolam Retensi Jadi Titik Penghubung

Danau Telago Kajang Lako yang berada di kawasan kolam retensi menjadi salah satu bagian penting dalam konsep tersebut.

Fungsi utama kolam retensi tetap sebagai tempat menampung dan mengendalikan aliran air. Namun, area di sekitarnya akan ditata agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Salah satu fasilitas yang tengah dibangun adalah jogging track sepanjang sekitar 1,4 kilometer.

Jalur tersebut akan dilengkapi pepohonan peneduh dan penerangan sehingga dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga pada pagi, sore hingga malam hari.

Penataan lingkungan juga mulai dilakukan dengan penanaman pohon tanjung dan tabebuya oleh Maulana bersama Diza.

“Dua jenis pohon yang kita tanam, yakni tabebuya dan tanjung, dengan jarak sekitar lima meter. Harapannya nanti pohon-pohon ini tumbuh dan menjadi peneduh bagi masyarakat yang menggunakan jogging track,” katanya.

Tugu Keris Siginjai Masuk dalam Konsep Kawasan

Tugu Keris Siginjai menjadi salah satu ikon yang akan masuk dalam jaringan kawasan publik tersebut.

Maulana ingin keberadaan sejumlah ikon kota tidak hanya menjadi objek yang berdiri sendiri, tetapi memiliki keterhubungan dengan ruang publik lainnya.

Konsep itu sekaligus dapat memperkuat daya tarik kawasan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Jika konektivitas tersebut berhasil diwujudkan, masyarakat dapat menikmati kawasan dengan fungsi yang beragam dalam satu rangkaian ruang publik.

UMKM Disiapkan agar Ikut Bergerak

Konsep integrasi kawasan juga menyentuh aspek ekonomi.

Pemkot Jambi berencana menyediakan ruang khusus bagi pelaku UMKM di kawasan tersebut.

Namun, aktivitas perdagangan akan diatur agar tidak mengganggu fungsi utama fasilitas publik, khususnya jogging track.

Maulana menegaskan jalur olahraga harus tetap digunakan sesuai peruntukannya dan tidak berubah menjadi area kendaraan atau aktivitas lain.

“Jangan sampai nanti jogging track ini digunakan untuk aktivitas lain. Kita sudah siapkan ruang bagi UMKM di lokasi yang memang diperuntukkan,” tegasnya.

Dengan pengaturan tersebut, kawasan diharapkan dapat menjadi ruang bertemunya aktivitas olahraga, rekreasi dan ekonomi masyarakat.

Bisa Dikembangkan Menjadi Kawasan Wisata

Maulana juga melihat peluang kawasan terintegrasi tersebut untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru Kota Jambi.

Namun, pengembangan wisata akan dilakukan setelah fungsi pengendalian banjir berjalan optimal.

Konsep yang disiapkan antara lain wisata air, air mancur dengan permainan lampu serta berbagai fasilitas publik lainnya.

“Kalau nanti danaunya sudah jadi dan fungsi pengendalian airnya berjalan baik, kita bisa kembangkan menjadi kawasan wisata,” ujarnya.

Menurut Maulana, pengembangan tersebut diharapkan membuat kawasan tidak hanya ramai pada jam kerja.

Aktivitas olahraga, ruang publik, UMKM dan wisata diharapkan membuat kawasan tetap hidup hingga malam.

Penataan Dimulai dari Penghijauan

Penanaman pohon tanjung dan tabebuya menjadi salah satu langkah awal penataan kawasan.

Pohon-pohon tersebut akan menjadi bagian dari lanskap ruang publik sekaligus peneduh jogging track.

Di saat yang sama, pembangunan kolam retensi terus diarahkan untuk menyelesaikan fungsi pengendalian banjir.

Maulana mengatakan kawasan tersebut nantinya diharapkan mampu menjalankan beberapa fungsi sekaligus: mengendalikan banjir, menyediakan ruang publik, menjadi kawasan olahraga, membuka ruang ekonomi dan berpotensi menjadi destinasi wisata.

Jika konsep integrasi terealisasi, kawasan perkantoran Wali Kota Jambi hingga Danau Telago Kajang Lako tidak lagi menjadi titik-titik yang terpisah, tetapi dirancang sebagai satu kesatuan kawasan publik yang memiliki konektivitas dan fungsi yang saling melengkapi.(*)