Polisi Gerebek Rumah di Bungo, Tiga Pria Diamankan dengan Sabu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.

Tiga pria berhasil diamankan dalam operasi penggerebekan yang dilakukan pada Senin (13/4/2026) sore.

Penangkapan berlangsung di sebuah rumah di kawasan Bumbung Jaya, Kelurahan Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial E.S (27), J.P (33), dan A.I (34).

Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan dua paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat bruto 4,45 gram.

Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain, seperti plastik klip kosong, sendok sabu, timbangan digital, alat hisap (bong), serta dua unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas tersebut.

Operasi ini dipimpin oleh Kanit Opsnal Satresnarkoba, Ridho Novriandinata, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah DAM Sungai Arang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya bergerak ke lokasi dan mengamankan para pelaku di dalam sebuah rumah.

Saat penggeledahan yang disaksikan warga setempat, polisi menemukan barang bukti yang menguatkan dugaan adanya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Ketiga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bungo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan dalam KUHP terbaru.

Pihak kepolisian melalui jajaran Satresnarkoba menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Bungo.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif berperan dalam memberikan informasi guna membantu aparat dalam menekan peredaran narkoba.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih aman dan kondusif.(*)




Bengawan Kamto Masuk Rutan Lagi, Ini Perkembangan Terbaru Kasusnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Tinggi Jambi memastikan terdakwa kasus dugaan korupsi, Bengawan Kamto, kembali menjalani penahanan di rumah tahanan.

Terdakwa yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Prosympac Agro Lestari (PAL) tersebut sebelumnya berstatus tahanan kota dalam perkara dugaan korupsi terkait kredit investasi dan modal kerja dari bank Himbara dengan nilai sekitar Rp105 miliar.

Perubahan status penahanan dilakukan berdasarkan penetapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jambi dalam persidangan yang berlangsung pada 16 April 2026.

Majelis hakim menerbitkan penetapan penahanan selama 10 hari, terhitung sejak 16 April hingga 26 April 2026.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum langsung mengeksekusi penahanan dengan memindahkan terdakwa ke Rumah Tahanan Kelas II Jambi.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Noly Wijaya, membenarkan pelaksanaan penahanan tersebut.

Menurutnya, langkah itu sepenuhnya berdasarkan keputusan majelis hakim dalam proses persidangan yang sedang berjalan.

Kasus yang menjerat Bengawan Kamto berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran kredit investasi dan modal kerja dari perbankan Himbara dengan nilai mencapai Rp105 miliar.

Sidang perkara ini dijadwalkan kembali bergulir pada Rabu, 22 April 2026, dengan agenda pemeriksaan ahli dari pihak terdakwa dan penasihat hukum.

Proses hukum yang berjalan ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kasus korupsi di daerah, sekaligus memastikan transparansi dalam penanganan perkara keuangan negara.(*)




Dramatis! DPO Pencurian Diciduk Tengah Malam di Bungo

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Tangkap Buronan (Tabur) dari Kejaksaan Negeri Bungo berhasil mengamankan seorang buronan kasus pencurian yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Sabtu (18/4/2026) dini hari.

Terpidana bernama Al-Fajri alias AL bin Lukman ditangkap sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Desa Pedukun, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo.

Operasi penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Bungo, Fik Fik Zulrofik, bersama tim intelijen dan tindak pidana umum, serta didukung aparat dari Polres Bungo.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bungo, Rendy Winata, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah tim melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan terpidana.

Tim diketahui telah melakukan pengintaian sejak Jumat malam, sebelum akhirnya mendapatkan informasi bahwa target kembali ke rumahnya.

Tanpa membuang waktu, petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan terpidana tanpa perlawanan.

Al-Fajri merupakan terpidana dalam perkara pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP.

Ia sebelumnya telah divonis bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI yang telah berkekuatan hukum tetap.

Dalam putusan tersebut, ia dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan.

Penangkapan ini juga merupakan hasil koordinasi antara Tim Tabur Kejari Bungo dengan Tim Tabur Kejaksaan Agung serta Kejaksaan Tinggi Jambi.

Setelah diamankan, terpidana langsung dibawa ke kantor Kejari Bungo untuk proses administrasi, sebelum akhirnya dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II.B Muara Bungo pada pagi harinya.

Proses penangkapan berlangsung cepat dan kondusif tanpa hambatan berarti.

Kejaksaan Negeri Bungo menegaskan komitmennya untuk terus memburu para buronan yang telah memiliki putusan hukum tetap, sebagai bagian dari upaya menghadirkan kepastian hukum dan menegakkan keadilan di wilayah tersebut.(*)




Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Risiko Lonjakan Beban Subsidi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mendapat sorotan dari kalangan legislatif.

DPR RI menilai kebijakan ini berpotensi memicu perubahan pola konsumsi energi di masyarakat.

Anggota Komisi VI DPR, Firnando Ganinduto, mengingatkan pemerintah agar mewaspadai dampak lanjutan dari kenaikan harga tersebut, terutama bagi kelompok masyarakat kelas menengah.

Menurutnya, kondisi ini dapat mendorong terjadinya fenomena yang disebut sebagai “turun kelas energi”, yakni peralihan penggunaan dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

Jika tidak diantisipasi, pergeseran ini dinilai berpotensi meningkatkan beban subsidi energi yang harus ditanggung negara.

Selain itu, Firnando juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi BBM subsidi agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

Ia menilai, penguatan sistem pengawasan menjadi langkah krusial untuk menjaga keseimbangan kebijakan energi nasional.

Tak hanya itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat.

Hal ini terjadi karena biaya distribusi barang dan jasa berpotensi meningkat, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.

DPR pun meminta pemerintah untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah dinamika harga energi.

Selain pengawasan distribusi, evaluasi berkala terhadap kebijakan energi juga dinilai penting untuk mengantisipasi dampak jangka panjang terhadap perekonomian nasional.

Dengan langkah yang tepat dan terukur, pemerintah diharapkan mampu menekan dampak kenaikan BBM nonsubsidi tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.(*)




Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal Terbongkar di Pontianak, Amran: Ada Kekuatan Besar di Baliknya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya penyelundupan komoditas pangan kembali terbongkar.

Tim Satgas Pangan dari Bareskrim Polri berhasil menggagalkan masuknya puluhan ton bawang dan cabai impor ilegal di Pontianak.

Total komoditas yang diamankan mencapai 23,1 ton, terdiri dari berbagai jenis bawang dan cabai kering yang diduga masuk tanpa melalui prosedur resmi.

Temuan ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas harga pasar serta merugikan petani lokal.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Indonesia saat ini telah mencapai swasembada bawang merah, sehingga keberadaan produk ilegal tidak dapat dibenarkan.

Ia menilai masuknya komoditas ilegal bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan indikasi adanya upaya sistematis untuk merusak pasar domestik dan melemahkan sektor pertanian nasional.

Menurutnya, praktik penyelundupan pangan seperti ini diduga melibatkan jaringan terorganisir yang kerap memanfaatkan celah pengawasan, terutama di wilayah perbatasan dan jalur laut.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat menemukan berbagai komoditas impor, mulai dari bawang merah asal Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda dan India, hingga cabai kering dari China.

Amran juga menegaskan bahwa kasus serupa bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut pola penyelundupan pangan ilegal kerap berulang di sejumlah daerah dengan skala yang cukup besar.

Pemerintah pun berkomitmen untuk memperketat pengawasan serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna menutup celah distribusi ilegal tersebut.

Selain itu, kondisi geografis Indonesia dengan garis pantai yang panjang menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan, sehingga membutuhkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan aparat penegak hukum.

Melalui langkah tegas ini, pemerintah berharap dapat melindungi petani dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas harga pangan agar tetap terkendali.(*)




Surga Foto di Tengah Hutan Pinus, Ini Keunikan The Lodge Maribaya

SEPUCUKJAMBI.ID – Jika mencari destinasi wisata alam yang berpadu dengan konsep modern dan kekinian, The Lodge Maribaya menjadi salah satu pilihan unggulan di kawasan Lembang.

Terletak di tengah hutan pinus yang asri, tempat ini menawarkan pengalaman wisata berbeda dengan menghadirkan berbagai wahana foto unik yang memacu adrenalin sekaligus memanjakan mata.

Salah satu daya tarik utama The Lodge Maribaya adalah beragam spot foto di ketinggian.

Pengunjung dapat mencoba wahana seperti sepeda gantung, ayunan langit, hingga balon udara dekoratif yang menjadi favorit wisatawan.

Dari atas, panorama hutan pinus terlihat begitu memukau dan menghasilkan foto yang dramatis serta estetik.

Tak hanya mengandalkan spot foto, suasana alam yang sejuk juga menjadi nilai lebih.

Pepohonan pinus yang menjulang tinggi menciptakan udara segar khas pegunungan, menjadikan tempat ini cocok untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Area wisata juga ditata dengan jalur yang rapi dan nyaman, sehingga pengunjung bisa berjalan santai sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Selain itu, fasilitas di lokasi ini terbilang lengkap. Tersedia area kuliner dengan beragam pilihan makanan dan minuman, serta tempat duduk yang menghadap langsung ke pemandangan alam.

Pengunjung dapat bersantai sambil menikmati suasana hutan yang menenangkan.

Dengan konsep wisata yang menggabungkan alam dan hiburan, The Lodge Maribaya cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga pasangan.

Tak heran jika destinasi ini kerap menjadi sorotan di media sosial karena banyaknya spot foto yang menarik.

Akses menuju lokasi juga cukup mudah dari Bandung, meskipun jalur yang dilalui didominasi tanjakan khas daerah pegunungan.

Karena popularitasnya, kawasan ini biasanya ramai saat akhir pekan maupun musim liburan.

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pengunjung disarankan datang pada pagi atau sore hari saat cahaya matahari lebih lembut dan suasana terasa lebih nyaman.

Kabut tipis yang sesekali muncul di antara pepohonan pinus juga menambah kesan magis khas pegunungan.

Dengan kombinasi panorama alam, wahana foto ekstrem, serta fasilitas lengkap, The Lodge Maribaya menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Lembang yang menawarkan pengalaman liburan tak terlupakan sekaligus sangat fotogenik.(*)




Tanpa Disadari, 4 Zodiak Ini Paling Peka dan Mudah Rasakan Energi Orang

SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tanpa sadar mampu merasakan perubahan suasana hati orang lain.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan “energi” atau vibes yang muncul dalam interaksi sosial.

Kemampuan tersebut dikenal sebagai intuisi, yaitu kepekaan seseorang dalam menangkap situasi tanpa harus dijelaskan secara verbal.

Dalam dunia astrologi, beberapa zodiak dipercaya memiliki intuisi yang lebih kuat dibanding yang lain.

Mereka cenderung lebih peka terhadap perubahan emosi, bahasa tubuh, hingga energi di lingkungan sekitar.

Berikut empat zodiak yang dikenal paling intuitif dan sensitif terhadap “vibes” orang lain.

1. Aries (21 Maret – 19 April)

Aries dikenal sebagai pribadi yang berani dan penuh energi. Namun di balik sikapnya yang tegas, Aries memiliki intuisi tajam dalam membaca situasi sosial.

Mereka bisa dengan cepat menangkap perubahan emosi seseorang, bahkan sebelum orang tersebut mengungkapkannya.

Aries juga cenderung responsif dan langsung mencari solusi, seperti mengajak bicara untuk menyelesaikan masalah.

2. Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Cancer dikenal sebagai salah satu zodiak paling empatik. Mereka sangat peka terhadap perasaan orang lain dan mampu merasakan emosi tanpa banyak kata.

Kepekaan ini membuat Cancer sering menjadi tempat curhat yang nyaman.

Mereka juga mampu memahami kebutuhan emosional orang lain, bahkan dalam hal-hal kecil yang sering terabaikan.

3. Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo memiliki karakter teliti dan analitis, tetapi juga sangat peka terhadap detail emosional di sekitarnya.

Mereka mampu membaca situasi dengan sangat cermat, termasuk hal-hal yang tidak diucapkan secara langsung.

Di balik sikap tenangnya, Virgo memiliki kepedulian tinggi dan sering hadir sebagai penolong yang solutif.

4. Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus dikenal tenang dan stabil, namun memiliki intuisi yang kuat dalam memahami emosi orang lain.

Mereka cenderung memberikan respons yang realistis dan membumi, sehingga sering menjadi tempat mencari solusi yang praktis.

Kehadiran Taurus memberikan rasa aman bagi orang-orang di sekitarnya.

Kesimpulan

Pada akhirnya, intuisi bukan hanya soal perasaan, tetapi juga kemampuan memahami lingkungan dan orang lain secara lebih dalam.

Dengan kepekaan ini, seseorang dapat membangun hubungan yang lebih sehat, harmonis, dan penuh pengertian.(*)




Walikota Maulana Dorong Dakwah Modern, BKPRMI Diminta Rangkul Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Maulana secara resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031.

Pelantikan digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan mengangkat tema “Sinergi BKPRMI, Generasi Masjid Berakhlak untuk Kota Jambi Bahagia”.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan program kerja yang nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Ia menyoroti besarnya potensi generasi muda di Kota Jambi yang saat ini mencapai sekitar 52 persen dari total penduduk.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan dakwah.

Maulana juga menilai bahwa tren generasi muda saat ini mulai menunjukkan perubahan positif.

Aktivitas olahraga, komunitas, hingga kegiatan keagamaan dinilai semakin berkembang dan perlu diarahkan dengan pendekatan yang lebih modern.

“Saya melihat anak-anak muda sekarang sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Mereka aktif dalam kegiatan positif, baik olahraga maupun ibadah, namun pendekatan dakwahnya harus lebih kekinian,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transformasi metode dakwah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menjangkau kalangan remaja dan pemuda.

Menurutnya, BKPRMI harus mampu menghadirkan dakwah yang menyenangkan, fleksibel, dan mudah diterima oleh generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“BKPRMI harus bisa merangkul seluruh anak muda dengan cara dakwah yang lebih humanis, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Maulana juga berharap kepengurusan baru BKPRMI dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat religius sebagai bagian dari visi “Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Jambi terpilih, Muhamad Ilham, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembinaan generasi muda yang lebih relevan dan modern.

BKPRMI berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga memiliki ilmu dan daya saing di era saat ini.(*)




Wawako Diza Tegaskan Jambi Kota Berbudaya, Lewat Festival Harmoni Budayo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menghadirkan ruang perayaan budaya melalui Festival Harmoni Budayo yang digelar di Taman Banjuran Budayo.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaga keberagaman etnis, tradisi, dan seni yang hidup di tengah masyarakat.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, 16–18 April 2026, ini secara resmi dibuka pada Kamis malam (17/4/2026) dengan mengusung tema “Chinese Night”.

Beragam pertunjukan seni khas etnis Tionghoa menjadi daya tarik utama, mulai dari barongsai, wushu, tari naga, hingga atraksi topeng tradisional Bian Lian.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan memadati area acara sejak awal pembukaan.

Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan kota.

Ia menyebut bahwa kegiatan ini sejalan dengan program “Bahagia Berbudaya” yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Jambi.

Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperkuat identitas budaya serta nilai sosial masyarakat.

“Budaya harus terus dihidupkan dan diwariskan. Festival ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota berjalan seiring dengan penguatan nilai kebersamaan dan kreativitas,” ujarnya.

Diza juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan utama Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, menjelaskan bahwa konsep Chinese Night merupakan hasil kolaborasi dengan komunitas Tionghoa di Kota Jambi.

Ia menegaskan bahwa keberagaman budaya menjadi dasar utama penyelenggaraan Festival Harmoni Budayo.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga menghadirkan agenda lain seperti Nusantara Night serta pemilihan Putra-Putri Banjuran Budayo yang akan digelar pada hari berikutnya.

Sekitar 500 peserta terlibat dalam kegiatan ini, termasuk pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan festival melalui produk berbasis budaya.

Pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor kreatif dan UMKM.

Sebelumnya, konsep festival lintas etnis serupa juga pernah digelar di kawasan eks Terminal Rawasari yang kini dikenal sebagai Ruang Milenial, sebagai bagian dari upaya menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.(*)




Tanjab Barat Fokus Sampah dan Ketahanan Pangan, Ini Strategi Terbarunya

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-kabupaten yang kali ini berlangsung di Aula Bumdesma Kecamatan Betara, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso, serta jajaran pejabat daerah, OPD terkait, TNI-Polri, hingga perwakilan instansi terkait lainnya.

Rakor triwulanan ini menjadi perhatian khusus karena untuk pertama kalinya digelar langsung di tingkat kecamatan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi “jemput bola” pemerintah daerah untuk memastikan program pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran hingga ke lapisan terbawah.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa rakor ini tidak hanya sebatas koordinasi rutin, tetapi juga menjadi sarana penyelarasan visi dan misi pembangunan daerah agar dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh wilayah.

Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah disinergikan dengan program Jambi Mantap serta Asta Cita pemerintah pusat, termasuk sejumlah program prioritas seperti penguatan ketahanan pangan, KDMP, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu isu penting yang dibahas dalam rakor tersebut adalah persoalan pengelolaan sampah.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini telah keluar dari status darurat sampah dan memasuki fase pengawasan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan melakukan penutupan sistem pembuangan akhir dengan metode open dumping yang ditargetkan mulai diberlakukan pada Agustus mendatang.

Selain itu, Pemkab juga akan memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah dari sumber, baik di rumah tangga, perkantoran, hotel, hingga fasilitas umum.

Masyarakat juga didorong untuk mengelola sampah organik secara mandiri melalui metode sederhana seperti pembuatan kompos.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga memperkenalkan inovasi program 3K (Kandang, Kebun, dan Kolam) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga dan optimalisasi lahan tidur di setiap wilayah.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal.

Menutup kegiatan, Bupati mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk terus menjaga komitmen dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.(*)