Resep Sambal Tempoyak Udang Petai yang Praktis dan Lezat

SEPUCUKJAMBI.ID – Tempoyak merupakan olahan durian yang difermentasi dan sering digunakan sebagai bahan masakan dengan rasa masam yang khas serta aroma yang kuat.

Dalam pengolahannya, tempoyak biasanya dimasak bersama ikan, seperti ikan patin, baung, atau lele, yang dipadukan dengan aneka rempah dan cabai.

Seiring berkembangnya variasi kuliner, tempoyak tidak hanya diolah sebagai gulai atau pindang, tetapi juga dijadikan sambal.

Sambal tempoyak menghadirkan sensasi rasa masam, pedas, dan gurih dalam satu hidangan.

Salah satu variasi yang cukup digemari adalah sambal tempoyak dengan tambahan udang dan petai.

Perpaduan tempoyak, udang, dan petai menghasilkan rasa yang kuat dan saling melengkapi.

Udang memberikan cita rasa gurih alami, sementara petai menambah aroma dan tekstur yang khas.

Kombinasi ini membuat sambal tempoyak udang petai sangat cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi panas.

Cara membuat sambal tempoyak udang petai tergolong sederhana dan tidak memerlukan banyak bahan.

Proses memasaknya pun relatif singkat, sehingga bisa dijadikan pilihan menu rumahan dengan cita rasa khas.

Bahan-bahan:

  • 500 gram udang,
  • 1½ mangkuk kecil tempoyak (durian fermentasi)
  • 1 mangkuk isi petai
  • Garam dan gula secukupnya
  • Minyak secukupnya untuk menumis

Bahan halus:

  • 8–10 cabai rawit
  • 3 cabai merah besar
  • 1 bawang bombay
  • 4 siung bawang putih
  • 1 inci kunyit hidup

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak, lalu tumis bahan halus hingga harum dan minyak terpisah.
  2. Masukkan tempoyak, aduk hingga sambal mengental dan aromanya keluar.
  3. Jika sambal terlalu pekat, tambahkan sedikit air secukupnya.
  4. Bumbui dengan garam dan gula hingga rasanya seimbang.
  5. Masukkan petai, aduk dan masak sekitar 2 menit agar menyerap bumbu.
  6. Masukkan udang, aduk cepat hingga udang berubah warna kemerahan.
  7. Angkat dan sambal tempoyak udang petai siap disajikan.

Sambal tempoyak udang petai dapat dinikmati selagi hangat bersama nasi putih.

Perpaduan rasanya yang kuat menjadikannya pilihan lauk yang menggoda untuk berbagai moment bersama keluarga atau teman.




OJK Longgarkan Layanan Pembiayaan Digital Tanpa Tatap Muka

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2025 untuk memperkuat struktur, tata kelola, dan daya saing perusahaan pembiayaan di Indonesia.

Aturan ini berlaku sejak 22 Desember 2025 dan menjadi pembaruan dari regulasi sebelumnya, khususnya terkait pembiayaan infrastruktur, modal ventura, dan pembiayaan digital.

POJK 35/2025 menekankan penyederhanaan regulasi dan fleksibilitas, namun tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian.

OJK berharap industri pembiayaan bisa inovatif, responsif terhadap pasar, dan aman bagi konsumen, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan konsumsi, modal kerja, dan investasi.

Beberapa poin penting POJK 35/2025 antara lain:

  • Penyederhanaan mekanisme perubahan kepemilikan tanpa mengubah pemegang saham pengendali.

  • Percepatan proses pencatatan penerbitan efek.

  • Penyesuaian ketentuan uang muka kendaraan bermotor dan rasio modal inti terhadap modal disetor.

  • Relaksasi layanan pembiayaan digital tanpa tatap muka fisik.

  • Penyesuaian rasio NPF neto dan tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan.

  • Kemudahan pemberian pembiayaan berbasis data historis debitur, tetap dengan manajemen risiko.

Langkah ini juga mendorong inklusi keuangan digital, sambil memperkuat mitigasi risiko, verifikasi data, dan perlindungan konsumen.

Dengan regulasi baru ini, OJK menargetkan industri pembiayaan dapat lebih efisien, stabil, dan kredibel, serta memperluas akses pembiayaan untuk masyarakat dan UMKM.(*)




ATR 42-500 IAT Hilang, Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung

MAKASSAR, SEPUCUKJAMBI.ID – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang menjalankan misi pengawasan maritim untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.

Pesawat membawa 11 orang, termasuk awak dan personel kementerian.

Kontak terakhir tercatat pukul 13.17 WITA saat pesawat berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sejak saat itu, komunikasi terputus dan pesawat tidak terdeteksi radar, memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran oleh Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan setempat.

Fokus pencarian mengarah ke kawasan perbukitan karst Gunung Bulusaraung, Maros–Pangkep, di mana tim gabungan menemukan puing pesawat, termasuk pelat logam dan lambang Garuda.

Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf Parlindungan Yuandika, menyebut bahwa seorang pendaki melihat pesawat melintas rendah sekitar pukul 13.00 WITA, disusul suara ledakan.

“Tembuan ini masih dalam proses verifikasi dan penyelidikan oleh tim gabungan Polres Pangkep dan unsur terkait lainnya,” ujar Yuandika.

TNI AU menerjunkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) menggunakan helikopter H225M Caracal untuk menjangkau lokasi sulit dijangkau.

Tim SAR darat juga terus menelusuri jalur pegunungan yang terjal dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Otoritas memastikan keberangkatan pesawat dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta telah mengikuti prosedur standar keselamatan.

ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT tidak menunjukkan indikasi masalah sebelum hilang kontak.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan penyelidikan masih awal, termasuk kemungkinan tidak berfungsinya Emergency Locator Transmitter (ELT) akibat benturan keras.

Hasil investigasi lengkap akan diumumkan setelah proses penyelidikan selesai.

Insiden ini menjadi perhatian publik terkait keselamatan penerbangan di wilayah geografis kompleks, terutama dalam misi pengawasan maritim.(*)




Vokalis Band Letto Dilantik di Dewan Pertahanan Nasional, Ini Perannya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sabrang Mowo Damar Panuluh, atau lebih dikenal sebagai Noe Letto, vokalis band Letto sekaligus putra budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), resmi menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Pelantikan ini menandai pergeseran peran Noe dari dunia musik dan budaya ke ranah kebijakan strategis pertahanan nasional.

Noe dilantik bersama 11 tenaga ahli lain oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Mereka ditempatkan di berbagai kedeputian DPN, termasuk bidang geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi, untuk memberikan kajian dan rekomendasi kebijakan kepada pimpinan negara.

Karo Humas Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa kehadiran Noe bertujuan memperkuat kualitas kebijakan pertahanan nasional.

“Beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di DPN dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional,” jelas Rico.

Sebagai Tenaga Ahli Madya, Noe diharapkan berkontribusi dalam penyusunan analisis strategis yang menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden dan Menteri Pertahanan.

DPN sendiri berfungsi sebagai lembaga koordinasi kebijakan pertahanan lintas kementerian dan lembaga, sekaligus ruang dialog strategis menghadapi dinamika global, termasuk isu keamanan siber, ketahanan energi, dan geopolitik.

Pengangkatan Noe menarik perhatian publik karena latar belakangnya yang bukan dari militer atau birokrasi pertahanan, melainkan dunia seni dan budaya.

Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pemilihan tenaga ahli didasarkan pada kompetensi, perspektif strategis, dan kemampuan analisis, bukan popularitas.

Selain Noe, tenaga ahli DPN lainnya juga berasal dari akademisi, profesional, dan praktisi kebijakan publik, mencerminkan upaya pemerintah memperkaya sudut pandang dalam perumusan kebijakan pertahanan nasional.

Kemenhan menyatakan, keterlibatan tokoh dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkuat pendekatan pertahanan Indonesia yang tidak hanya berbasis kekuatan militer, tetapi juga mempertimbangkan aspek ekonomi, teknologi, dan sosial-budaya.

Bagi Noe, posisi ini menjadi babak baru dalam kariernya.

Dari panggung musik ke ruang kebijakan strategis, ia kini dihadapkan pada tantangan menghadirkan rekomendasi pertahanan nasional yang kompleks dan berdampak luas.

Dengan penguatan tim tenaga ahli ini, pemerintah berharap DPN semakin solid dalam memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global sekaligus menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia.(*)




Kudus Terparah, Ribuan Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Jateng

JATENG, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang berlangsung berhari-hari.

Genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada infrastruktur transportasi, distribusi logistik, dan mobilitas ekonomi di beberapa kabupaten.

Pemerintah daerah dan pusat terus meningkatkan upaya tanggap darurat untuk meminimalkan dampak bencana.

Kabupaten Kudus menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Data terbaru menunjukkan jumlah warga yang mengungsi terus bertambah.

Kepala BPBD Kudus, Eko Djumartono, menyatakan bahwa jumlah pengungsi masih bersifat dinamis.

“Berdasarkan data per hari ini (17/1), total pengungsi mencapai 1.822 jiwa. Data ini akan terus diperbarui,” ujar Eko.

Pemerintah setempat menyiapkan titik pengungsian serta menyalurkan bantuan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Dampak banjir juga terasa di sektor transportasi. Di Kabupaten Pekalongan, genangan air merendam jalur kereta api sehingga PT KAI mengalihkan perjalanan kereta jarak jauh melalui jalur selatan seperti Tegal–Kroya–Solo–Semarang.

Kondisi ini menyebabkan keterlambatan dan perubahan jadwal bagi ribuan penumpang.

Wilayah lain seperti Demak, Kendal, Batang, dan Pemalang juga mengalami genangan luas.

Warga harus meninggikan barang berharga atau memindahkan kendaraan. Sebagian memilih mengungsi sementara ke balai desa dan masjid.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah ke daerah terdampak, termasuk bahan pangan, perlengkapan bayi, selimut, dan peralatan kebersihan.

Pemprov berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar distribusi bantuan berjalan efektif.

Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan BNPB memperkuat penanganan di lapangan, khususnya di Kudus.

Kepala BNPB turun langsung ke lokasi untuk memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan optimal, mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga pemantauan titik rawan.

Selain penanganan darurat, Pemprov Jateng juga mengintensifkan modifikasi cuaca di beberapa wilayah seperti Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari 2026.

Langkah ini diharapkan mengurangi intensitas hujan ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Meski banjir meluas, pemerintah belum menetapkan status tanggap darurat karena kondisi dianggap masih terkendali, namun terus dipantau secara ketat.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM dan elpiji di daerah terdampak tetap aman, mendukung operasional kendaraan bantuan dan kebutuhan masyarakat.

BMKG dan BNPB mengingatkan warga tetap waspada terhadap banjir susulan dan longsor, terutama di dataran rendah dan lereng perbukitan.

Warga diminta mengikuti informasi resmi serta arahan petugas di lapangan.(*)




Jahe, Solusi Alami untuk Mual, Nyeri Otot, dan Tubuh Lebih Sehat

SEPUCUKJAMBI.ID – Jahe bukan hanya bumbu dapur yang memberi rasa hangat dan aroma khas, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Rempah ini telah digunakan secara tradisional di banyak negara, termasuk Indonesia, untuk membantu meredakan berbagai keluhan tubuh.

Salah satu manfaat jahe yang paling populer adalah meredakan mual.

Ibu hamil kerap memanfaatkan jahe untuk mengurangi mual di pagi hari, sementara pasien yang menjalani kemoterapi juga menggunakannya sebagai bantuan alami.

Senyawa aktif dalam jahe memengaruhi sistem saraf yang memicu rasa mual sehingga keluhan bisa lebih ringan.

Tidak hanya itu, jahe juga mendukung kesehatan pencernaan.

Konsumsi jahe dapat mempercepat proses pengosongan lambung, mengurangi rasa kembung atau perut penuh setelah makan. Inilah alasan teh jahe sering dikonsumsi setelah santap berat.

Selain itu, jahe memiliki sifat antiinflamasi, yang membantu meredakan nyeri otot, kekakuan sendi, bahkan keluhan kronis seperti artritis.

Rempah ini juga dipercaya mendukung kesehatan jantung, dengan potensi menurunkan kolesterol dan tekanan darah dua faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.

Bagi perempuan, jahe kerap dimanfaatkan untuk meredakan kram menstruasi, karena efek hangat dan antiperadangannya membantu mengurangi kontraksi berlebihan pada otot rahim.

Jahe kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas dan mendukung sistem imun.

Beberapa penelitian awal bahkan menunjukkan jahe dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Serta membantu mengontrol nafsu makan dan metabolisme untuk mendukung program penurunan berat badan.

Tak kalah penting, jahe juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus ringan, membantu meredakan iritasi tenggorokan dan batuk.

Jahe dapat dinikmati dalam berbagai bentuk segar, bubuk, teh, atau dicampur dalam masakan.

Namun, konsumsi berlebihan tetap harus dihindari karena bisa mengganggu pencernaan atau berinteraksi dengan obat tertentu.

Dengan mengonsumsi jahe secara bijak dan seimbang, rempah ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang sederhana namun bermanfaat, meningkatkan kualitas hidup secara alami.(*)




Benjolan di Bibir, Berbahayakah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Munculnya benjolan di bibir kerap menimbulkan kekhawatiran, terutama karena letaknya yang mudah terlihat dan terasa saat berbicara maupun makan.

Tak sedikit orang langsung mengaitkannya dengan penyakit serius.

Padahal, dalam banyak kondisi, benjolan di bibir bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan khusus.

Meski demikian, memahami penyebab benjolan di bibir tetap penting agar tidak salah langkah dalam penanganan.

Dengan mengenali ciri-cirinya sejak awal, seseorang dapat menentukan kapan cukup melakukan perawatan mandiri dan kapan perlu berkonsultasi ke tenaga medis.

Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah iritasi atau luka kecil.

Bibir yang tergigit secara tidak sengaja, terkena makanan atau minuman panas, hingga gesekan kawat gigi dapat memicu munculnya sariawan atau benjolan kecil yang terasa perih.

Umumnya, kondisi ini akan membaik dalam beberapa hari selama kebersihan mulut terjaga dan bibir tidak terus-menerus disentuh.

Penyebab lain yang cukup umum adalah kista mukosa atau mucocele. Benjolan ini terbentuk akibat kelenjar ludah yang tersumbat, sehingga cairan menumpuk di bawah permukaan bibir.

Mucocele biasanya terasa lembut, tidak terlalu nyeri, dan ukurannya dapat berubah-ubah.

Meski tidak berbahaya, kondisi ini sering mengganggu kenyamanan maupun penampilan.

Infeksi virus herpes simpleks juga dapat menjadi penyebab benjolan di bibir. Ciri khasnya adalah munculnya lepuhan kecil berisi cairan yang disertai rasa perih atau gatal.

Infeksi ini cenderung kambuh, terutama saat daya tahan tubuh menurun akibat stres, kelelahan, atau kurang tidur.

Selain virus, infeksi bakteri atau jamur juga bisa memicu benjolan, khususnya jika terdapat luka kecil yang tidak dirawat dengan baik.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan kemerahan di sekitar bibir, rasa hangat, nyeri, hingga keluarnya cairan atau nanah.

Tak kalah penting, reaksi alergi juga dapat menyebabkan bibir membengkak atau muncul benjolan.

Produk seperti lipstik, lip balm, pasta gigi, maupun jenis makanan tertentu dapat memicu iritasi. Gejalanya sering disertai rasa gatal, perih, atau sensasi terbakar pada bibir.

Penanganan benjolan di bibir harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Untuk kasus ringan akibat iritasi atau sariawan, berkumur dengan air garam hangat, menjaga kebersihan mulut, serta menghindari makanan pedas dan asam dapat membantu proses penyembuhan.

Penggunaan obat oles atau obat kumur antiseptik juga bisa dipertimbangkan sesuai anjuran.

Jika benjolan disebabkan oleh mucocele dan tidak kunjung mengecil, dokter atau dokter gigi dapat melakukan tindakan sederhana untuk mengeluarkan cairan atau mengangkat jaringan penyebabnya.

Sementara itu, pada kasus herpes, pemberian obat antivirus bertujuan mempercepat pemulihan dan mengurangi keluhan.

Meski sebagian besar benjolan di bibir tidak berbahaya, ada kondisi yang perlu diwaspadai.

Benjolan yang tumbuh cepat, terasa keras, sangat nyeri, berdarah, mengeluarkan nanah berlebihan, atau disertai demam sebaiknya segera diperiksakan ke tenaga medis.

Pada akhirnya, benjolan di bibir tidak selalu menandakan masalah serius.

Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara penanganannya, seseorang dapat lebih tenang sekaligus lebih sigap dalam menjaga kesehatan bibir dan mulut.(*)




Ciri-Ciri Bruntusan di Wajah Mulai Membaik dan Cara Menjaganya

SEPUCUKJAMBI.ID – Bruntusan kerap menjadi keluhan banyak orang karena membuat wajah terasa kasar, tidak rata, dan mengganggu penampilan.

Bintik-bintik kecil yang muncul di permukaan kulit ini bisa disertai kemerahan, rasa gatal, hingga iritasi ringan.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari pori-pori tersumbat, produksi minyak berlebih, reaksi terhadap skincare tertentu, hingga kebersihan kulit yang kurang terjaga.

Kabar baiknya, bruntusan bukan masalah permanen. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kondisi kulit umumnya akan menunjukkan tanda-tanda perbaikan secara bertahap.

Mengenali ciri-ciri bruntusan mulai hilang penting agar kamu tahu apakah perawatan yang dilakukan sudah sesuai atau perlu disesuaikan.

Salah satu tanda paling awal yang mudah dirasakan adalah perubahan tekstur kulit. Wajah yang sebelumnya terasa kasar dan tidak rata perlahan menjadi lebih halus saat disentuh.

Ini menandakan sumbatan di pori-pori mulai berkurang dan proses regenerasi kulit berjalan dengan baik.

Selain tekstur, perubahan warna kulit juga menjadi indikator penting. Bruntusan sering memicu peradangan ringan yang membuat area tertentu tampak kemerahan.

Ketika kondisi mulai membaik, kemerahan tersebut perlahan memudar dan warna kulit terlihat lebih merata.

Ukuran dan jumlah bruntusan juga biasanya berkurang. Bintik-bintik kecil tidak lagi menonjol, terasa lebih rata, dan tidak sebanyak sebelumnya.

Pada tahap ini, rasa gatal, perih, atau tidak nyaman yang sempat muncul umumnya ikut menghilang.

Tanda lain yang sering luput diperhatikan adalah keseimbangan minyak wajah. Saat kulit mulai pulih, produksi minyak menjadi lebih stabil tidak terlalu berminyak, tetapi juga tidak terasa kering.

Kondisi ini membantu menjaga kelembapan alami kulit sekaligus mencegah pori-pori kembali tersumbat.

Dari segi tampilan, wajah biasanya terlihat lebih segar dan cerah. Kulit tidak lagi tampak kusam karena sel kulit mati yang menumpuk mulai tergantikan oleh sel kulit baru yang lebih sehat.

Make up pun cenderung lebih menempel dengan baik.

Meski sudah terlihat tanda-tanda membaik, perawatan tetap perlu dijaga. Hindari terlalu sering mengganti produk skincare karena bisa memicu iritasi baru.

Membersihkan wajah dengan lembut, menggunakan pelembap sesuai jenis kulit, serta rutin memakai tabir surya di siang hari sangat membantu menjaga kondisi kulit tetap stabil.

Faktor kebiasaan sehari-hari juga berperan besar.

Menjaga kebersihan sarung bantal dan handuk, tidak terlalu sering menyentuh wajah, serta mencukupi kebutuhan cairan dapat mendukung pemulihan kulit dari dalam.

Pada akhirnya, proses menghilangkan bruntusan memang membutuhkan waktu dan kesabaran.

Selama kulit menunjukkan tanda-tanda positif tanpa keluhan baru, itu berarti perawatan sudah berada di jalur yang tepat.

Namun, jika bruntusan tak kunjung membaik atau justru semakin parah, berkonsultasi dengan dokter kulit menjadi langkah yang bijak.(*)




Kepulauan Derawan, Wisata Alam dengan Laut Paling Jernih di Indonesia

BERAU, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.

Gugusan pulau tropis ini menawarkan kombinasi laut sebening kristal, pantai pasir putih, serta kekayaan biota laut yang menjadikannya magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Derawan bukan hanya satu pulau, melainkan rangkaian pulau dengan karakter unik. Pulau Derawan dikenal sebagai pintu masuk utama dengan suasana pantai yang tenang dan ramah wisatawan.

Maratua menghadirkan panorama tebing karst yang dramatis sekaligus menjadi surga bagi penyelam kelas dunia

Sementara itu, Pulau Kakaban menyimpan fenomena langka berupa danau ubur-ubur tak menyengat, dan Pulau Sangalaki menjadi habitat penting penyu hijau serta pari manta.

Keindahan bawah laut Kepulauan Derawan menjadi daya tarik utama. Air laut yang jernih memungkinkan aktivitas snorkeling dilakukan langsung dari bibir pantai.

Terumbu karang warna-warni, ikan tropis, hingga biota laut langka dapat disaksikan dengan jelas tanpa perlu menyelam terlalu dalam.

Bagi pecinta diving, Derawan menawarkan berbagai titik selam dengan karakter arus yang beragam dan visibilitas tinggi.

Tidak jarang penyelam bertemu penyu yang berenang bebas atau pari manta yang melintas anggun di perairan Sangalaki.

Pengalaman wisata di Derawan tidak hanya soal alam, tetapi juga kehidupan masyarakat pesisir yang masih sederhana dan bersahaja.

Wisatawan dapat melihat langsung bagaimana warga lokal menggantungkan hidup pada laut, menciptakan suasana perjalanan yang terasa autentik dan menenangkan.

Meski perjalanan menuju Kepulauan Derawan membutuhkan waktu dan perencanaan matang—melalui jalur darat dan laut dari Tanjung Redeb panorama yang disuguhkan sesampainya di lokasi dinilai sepadan dengan usaha yang dilakukan.

Fasilitas wisata di kawasan ini terus berkembang, mulai dari homestay sederhana hingga resor ramah lingkungan.

Pengelolaan pariwisata pun diarahkan agar tetap menjaga kelestarian alam, sehingga keindahan Derawan dapat dinikmati hingga generasi mendatang.

Kepulauan Derawan kini tak sekadar dikenal sebagai tujuan liburan, melainkan sebagai representasi keindahan bahari Indonesia yang masih alami, eksotis, dan sarat pengalaman tak terlupakan.(*)




Pajero Sport Terobos Pagar Mapolda Jambi, Sopir Diduga di Bawah Pengaruh Narkoba

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Insiden kecelakaan lalu lintas mengejutkan terjadi di Kota Jambi pada Minggu dini hari (18/1/2026), ketika sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport menerobos dan merusak pagar Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi.

Peristiwa ini diduga kuat berkaitan dengan pengemudi yang berada di bawah pengaruh narkotika.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 03.10 WIB. Mobil dikemudikan oleh seorang pemuda berinisial DK (20), warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengungkapkan bahwa sebelum menabrak pagar Mapolda, kendaraan tersebut sempat melaju tidak terkendali dan bergerak zig-zag di sejumlah ruas jalan.

“Mobil tersebut sebelumnya menabrak beberapa sepeda motor di beberapa titik, kemudian berputar di kawasan Tugu Keris, melintas ke arah GOR dan Simpang Kebun Kopi, hingga akhirnya masuk ke area Mapolda Jambi dengan menerobos pagar pintu masuk dan keluar,” jelas Erlan.

Akibat benturan keras tersebut, pagar gerbang Mapolda Jambi mengalami kerusakan cukup parah.

Selain itu, sejumlah pengendara sepeda motor turut menjadi korban dan mengalami luka-luka.

Petugas piket penjagaan Mapolda Jambi berhasil mengamankan pengemudi setelah kendaraan berhenti di dalam area Mapolda usai menabrak traffic cone.

Dari hasil pemeriksaan awal, DK diduga mengemudi dalam kondisi terpengaruh narkotika.

“Hasil tes urine menunjukkan pengemudi positif mengandung zat amphetamine dan methamphetamine,” tegas Erlan Munaji.

Lebih lanjut, pihak kepolisian langsung melakukan langkah penanganan cepat. Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi mengevakuasi para korban kecelakaan ke Rumah Sakit Siloam Jambi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, untuk dugaan penyalahgunaan narkotika, kasus tersebut kini ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi guna pendalaman lebih lanjut.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” pungkas Erlan.

Polda Jambi mengimbau masyarakat agar tidak mengemudi di bawah pengaruh narkotika atau zat berbahaya lainnya, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.(*)