Tukang Parkir Liar Bisa Dipenjara 9 Tahun, Hati-hati Ancaman Pemerasan

JAKARTA, SEPUUCKJAMBI.ID – Praktik tukang parkir liar yang marak di berbagai ruas jalan, minimarket, ruko, hingga area publik kini menjadi sorotan aparat penegak hukum.

Aktivitas ini tidak lagi sekadar pelanggaran ketertiban, tetapi berpotensi masuk ranah pidana berat jika disertai unsur pemaksaan atau ancaman terhadap pengguna jalan.

Berdasarkan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman untuk memberikan sesuatu, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.”

Artinya, juru parkir liar yang memaksa pengendara membayar tarif tertentu dengan intimidasi, ancaman, atau menghalangi kendaraan, bisa dikenai pidana hingga 9 tahun penjara.

Secara administratif, pengelolaan parkir seharusnya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Petugas resmi wajib memiliki identitas, izin, dan karcis retribusi sah. Namun, parkir liar kerap muncul di lokasi yang seharusnya gratis atau sudah dikelola secara resmi.

Banyak pengendara dipaksa membayar dengan tarif tidak jelas, bahkan diancam jika menolak. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat dan mendorong aparat untuk bertindak tegas.

Pemerintah daerah bersama Satpol PP dan Dishub memiliki kewenangan melakukan penindakan, mulai dari pembongkaran posko parkir ilegal, pengusiran tukang parkir liar, hingga penyerahan kasus ke aparat kepolisian bila ditemukan unsur pidana.

Pengamat hukum menilai ancaman pidana sembilan tahun penting sebagai efek jera, karena praktik parkir liar tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga bisa menggerus penerimaan daerah dari retribusi parkir resmi.

Ke depan, penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat menekan maraknya parkir liar sekaligus mendorong pemerintah daerah menyediakan fasilitas parkir yang tertib, transparan, dan nyaman bagi pengguna jalan.(*)




Rupiah Mendekati Rp17.000/USD, BI Siap Intervensi Pasar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih berada di bawah tekanan kuat dalam beberapa pekan terakhir.

Pada awal Januari 2026, rupiah sempat mendekati level psikologis Rp17.000 per USD, memicu kecemasan di kalangan pelaku pasar, dunia usaha, dan masyarakat yang bergantung pada barang impor.

Pada perdagangan Selasa (13/1/2026), rupiah ditutup di kisaran Rp16.877 per USD, mendekati titik terendah historis.

Pelemahan tidak hanya terjadi terhadap dolar AS, tetapi juga terhadap mata uang utama lain, menandakan tekanan luas terhadap mata uang negara berkembang.

Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus melakukan intervensi aktif di pasar valuta asing, termasuk melalui transaksi spot, non-deliverable forward (NDF), dan pembelian surat berharga negara.

Langkah ini bertujuan menjaga pergerakan rupiah tetap selaras dengan fundamental ekonomi.

Analis menilai pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal dan domestik. Di tingkat global, dolar AS relatif kuat di tengah ketidakpastian kebijakan moneter dan geopolitik.

Sementara itu, sentimen investor domestik terkait kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi turut memengaruhi pergerakan rupiah.

Memasuki pertengahan Januari, rupiah sempat mengalami sedikit penguatan. Pada 15 Januari 2026, perdagangan NDF mencatat Rp16.874 per USD, lebih baik dibandingkan sesi sebelumnya.

Namun, volatilitas masih tinggi, terlihat dari pelemahan pagi harinya ke Rp16.868 per USD. BI tetap waspada dan siap melakukan intervensi bila diperlukan.

Bank sentral menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia relatif kuat, dengan cadangan devisa memadai dan neraca perdagangan surplus.

Meski demikian, tekanan eksternal membuat intervensi tetap diperlukan untuk mencegah gejolak pasar yang berlebihan.

Pelemahan rupiah berdampak pada sektor industri yang mengandalkan bahan baku impor, karena biaya produksi meningkat.

Pelaku usaha berharap adanya koordinasi kebijakan yang lebih erat antara BI dan pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Ke depan, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, keputusan suku bunga bank sentral utama dunia, dan kebijakan ekonomi domestik.

Meski ada potensi penguatan jangka pendek, rupiah masih berada di posisi rentan terhadap perubahan sentimen pasar.(*)




Horoskop Lengkap 16 Januari 2026: Apa Kata Bintangmu Hari Ini?

SEPUCUKJAMBI.ID – Setiap hari membawa energi baru, tantangan, dan kesempatan berbeda untuk setiap zodiak

Kadang hari terasa ringan dan lancar, kadang juga membuat kita berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan.

Horoskop harian bisa jadi panduan sederhana untuk melihat arah peruntungan, mengelola keuangan, atau menenangkan hati dalam urusan asmara.

Hari ini, 16 Januari 2026, tiap zodiak memiliki peluang dan momen unik yang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

Mulai dari Aries yang penuh percaya diri, Taurus yang menenangkan, hingga Pisces yang sabar menghadapi dinamika sosial, ramalan ini membantu kamu memahami energi yang sedang bekerja di sekitarmu.

Simak prediksi harian berikut agar harimu lebih terarah, keputusan finansial lebih bijak, dan hubungan asmara tetap harmonis.

Horoskop Harian 16 Januari 2026

1. Aries (21 Maret–19 April)

Peruntungan: Langkahmu hari ini mantap dan bikin orang lain percaya padamu.

Keuangan: Atur pengeluaran dengan tenang biar tetap aman.

Asmara: Waktu bersama pasangan terasa hangat dan menyenangkan.

2. Taurus (20 April–20 Mei)

Peruntungan: Pikiran lebih tenang membuat harimu berjalan lancar.

Keuangan: Refleksi singkat membantu menjaga kestabilan dana.

Asmara: Suasana damai bikin hubungan makin dekat.

3. Gemini (21 Mei–20 Juni)

Peruntungan: Kamu peka membaca situasi di sekitarmu hari ini.

Keuangan: Intuisi membantumu membuat keputusan kecil soal uang.

Asmara: Ada peluang baru yang membuatmu lebih terbuka.

4. Cancer (21 Juni–22 Juli)

Peruntungan: Energi sosialmu meningkat dan hari terasa hidup.

Keuangan: Ide lama bisa dicoba asal tetap realistis.

Asmara: Hubungan terasa nyaman dan saling mendukung.

5. Leo (23 Juli–22 Agustus)

Peruntungan: Kamu jadi pusat perhatian dengan aura positifmu.

Keuangan: Peluang baru mulai terlihat di depan mata.

Asmara: Romansa terasa manis saat kamu lebih menghargai momen.

6. Virgo (23 Agustus–22 September)

Peruntungan: Fokusmu tajam dan bantu menyelesaikan tugas.

Keuangan: Ini saatnya merapikan rencana finansialmu.

Asmara: Waktu santai membuat hubungan makin erat.

7. Libra (23 September–22 Oktober)

Peruntungan: Kamu butuh jeda agar tetap seimbang hari ini.

Keuangan: Perhatikan detail kecil biar tetap rapi.

Asmara: Hal baru bersama pasangan menyegarkan hubungan.

8. Scorpio (23 Oktober–21 November)
Peruntungan: Bertindaklah, tapi jaga emosi tetap stabil.
Keuangan: Kepekaanmu membantu menentukan langkah aman.
Asmara: Waktunya mewujudkan ide romantis yang tertunda.

9. Sagitarius (22 November–21 Desember)

Peruntungan: Hari terasa ringan dan berjalan lancar.

Keuangan: Kondisi stabil, tapi tetap bijak belanja.

Asmara: Kata-kata lembut bikin hubungan harmonis.

10. Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Peruntungan: Kamu stabil dan tak mudah terpengaruh gangguan.

Keuangan: Fokus membantumu mengelola uang lebih baik.

Asmara: Waktu santai memperkuat ikatan dengan pasangan.

11. Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Peruntungan: Saatnya menyelesaikan urusan yang tertunda.

Keuangan: Kamu cukup tenang dalam mengambil keputusan.

Asmara: Suasana ceria membuat hubungan makin hangat.

12. Pisces (19 Februari–20 Maret)

Peruntungan: Interaksi ramai meski sempat merasa sendiri.

Keuangan: Hindari dorongan belanja impulsif hari ini.

Asmara: Sikap sabar menjaga hubungan tetap harmonis.(*)




Bupati Muaro Jambi Tinjau Cold Storage Tak Berfungsi, Targetkan Pemanfaatan Kembali

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, meninjau kondisi Gedung Cold Storage yang tidak berfungsi di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, Kamis (15/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi fasilitas sekaligus mencari solusi agar bisa dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat.

Gedung Cold Storage yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar sebelumnya dibangun untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Namun, beberapa waktu terakhir fasilitas ini tidak beroperasi, sehingga perlu dioptimalkan kembali.

Bupati Bambang Bayu Suseno berharap Cold Storage dapat segera difungsikan untuk menyimpan berbagai bahan pokok seperti sayur, daging, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya, sebagai upaya mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga ketersediaan pangan di daerah.

“Cold Storage ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan sayur, daging, cabai, dan bahan pokok lainnya sebagai langkah antisipasi lonjakan harga,” ujar Bambang Bayu Suseno saat meninjau fasilitas tersebut.

Selain itu, Bupati meminta Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan Kabupaten Muaro Jambi lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar fasilitas tersebut diketahui dan dimanfaatkan secara optimal.

“Masyarakat yang belum mengetahui keberadaan dan fungsi Cold Storage ini harus diberi pemahaman, sehingga fasilitas yang sudah ada benar-benar bermanfaat,” tambahnya.

Peninjauan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pertanian, Camat Taman Rajo, dan Kepala Bidang Aset.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menargetkan Cold Storage ini dapat mendukung pengendalian harga pangan, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.(*)




Yang Tak Sejalan

Puisi Oleh: Fitriyani

 

Arus sungai memilih jalannya sendiri,

ia tak melawan arah angin

yang tak lagi mengantarnya ke muara.

 

Ada hal yang sering bertahan bukan karena cinta,

melainkan karena takut pada sunyi

yang menunggu setelah perpisahan.

 

Padahal, memeluk terlalu lama

hal-hal yang tak memberi tenang

hanya mengajarkan lelah,

tanpa pernah mengajarkan pulang.

 

Ada rasa yang perlahan memudar,

bukan oleh jarak,

melainkan oleh ketidakselarasan

yang terus dipaksakan tinggal.

 

Melepaskan bukan selalu tentang kehilangan,

kadang itu hanya soal kejujuran pada diri

tentang berani mengakui

bahwa tidak semua hal

diciptakan untuk dipertahankan.

 

Yang pergi tak selalu salah,

yang ditinggal pun tak selalu lemah.

 

Kadang semesta hanya ingin mengingatkan

bahwa yang sejalan

tak perlu dipertahankan dengan luka.

 

Sebab pada akhirnya,

yang pantas tinggal

tak perlu dipaksa bertahan,

dan yang dilepaskan

hanya sedang dikembalikan

pada tempat yang semestinya.




TP PKK Muaro Jambi Panen Cabai Merah, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

SENGETI, SEPUCUKJAMBi.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty, melakukan panen cabai merah bersama kelompok tani dan masyarakat di Desa Gerunggung, Kecamatan Sekernan, Kamis (15/1/2026) sore.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Panen cabai merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan pemanfaatan lahan pekarangan, sejalan dengan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai secara nasional, guna memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa.

Ririn Novianty menegaskan pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam komoditas strategis seperti cabai, yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga tetapi juga menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

“Pemanfaatan pekarangan untuk menanam cabai dan sayuran sangat membantu rumah tangga. Ketika kebutuhan cabai bisa dipenuhi sendiri, dampak fluktuasi harga pasar tidak terlalu membebani ekonomi keluarga,” ujarnya usai panen.

Selain cabai merah, kegiatan panen juga menghasilkan cabai rawit dan sayur mentimun, yang dimanfaatkan langsung oleh masyarakat setempat.

Kegiatan serupa rutin dilakukan di sejumlah sentra produksi pertanian di Kabupaten Muaro Jambi, seperti Desa Sungai Gelam dan Desa Maju Jaya, Kecamatan Kumpeh, di mana petani binaan berhasil meningkatkan produktivitas cabai merah besar.

Ririn berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi ibu-ibu PKK di tingkat kecamatan dan desa untuk lebih aktif memanfaatkan lahan tidur di sekitar rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan mengendalikan inflasi melalui penguatan produksi pangan berbasis masyarakat.(*)




Cerminan Diri

Puisi oleh: Fitriyani

Butuh bertahun-tahun

hingga aku berani bercermin,

dan menemukan satu kebenaran yang tenang

cara dunia menyentuhku adalah gema dari caraku menyentuh diri sendiri.

 

Aku lelah menyalahkan tangan lain,

padahal akulah yang paling sering

membiarkan lukaku terbuka

di bawah hujan yang sama

 

Maka aku berhenti,

Bukan berhenti berharap

bukan berhenti percaya pada cinta,

melainkan berhenti menukar langitku

dengan atap yang terlalu rendah.

 

Aku memilih berjalan sendiri, bukan karena sepi

melainkan karena, aku ingin menatap langit

tanpa harus menunduk pada siapa pun.

 

Aku belajar menggenggam tanganku sendiri

seperti fajar yang tak menunggu disambut matahari lain

untuk menjadi terang.

 

Aku mengerti kini,

cinta bukan hadiah bagi mereka

yang paling lama menahan badai,

bukan upah bagi yang paling diam

saat petir mematahkan suara.

 

Cinta tidak lahir dari penderitaan

Ia tumbuh seperti langit setelah hujan

luas, jujur, dan tak meminta luka sebagai syarat untuk biru.

 

Sejak aku memahami itu,

segala yang datang padaku

tak lagi meminta aku mengecilkan diri

tak lagi menyuruhku meredup

 

Mereka datang seperti angin

yang tahu caranya singgah, bukan merobohkan.

Dan aku akhirnya pulang

bukan pada seseorang,

melainkan pada diriku sendiri

di bawah langit yang sama,

yang kini kupilih untuk kutinggali.




Pahami Visual Snow Syndrome: Saat Dunia Terlihat Seperti Salju

SEPUCUKJAMBI.ID – Pernah melihat titik-titik kecil seperti butiran salju atau “semut televisi” di seluruh bidang penglihatan, bahkan di ruangan gelap?.

Fenomena ini mungkin menandakan Visual Snow Syndrome, sebuah kondisi neurologis yang memengaruhi cara otak memproses penglihatan.

Sindrom ini membuat penderitanya terus melihat “salju visual” yang tidak hilang dalam waktu singkat

Tidak hanya itu, beberapa orang juga mengalami gejala tambahan, seperti kilatan cahaya, garis-garis melayang, bayangan bergerak, hingga sensitivitas tinggi terhadap cahaya.

Kondisi ini bisa muncul tanpa pemicu jelas, meski stres, kurang tidur, atau kelelahan mental dapat memperburuk gejala.

Para ahli menegaskan bahwa Visual Snow Syndrome bukan gangguan mata murni, melainkan masalah pada cara otak memproses sinyal visual.

Oleh karena itu, pemeriksaan mata standar sering kali tidak menunjukkan kelainan.

Diagnosis biasanya membutuhkan evaluasi neurologis lengkap dan riwayat kesehatan pasien untuk membedakan dengan kondisi lain, seperti migrain visual atau kelainan retina.

Hingga kini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan sindrom ini secara total. Penanganannya lebih menekankan pada pengelolaan gejala, misalnya:

  • Kacamata dengan filter cahaya tertentu

  • Teknik relaksasi untuk mengurangi stres

  • Terapi adaptasi otak terhadap gangguan visual

  • Obat-obatan tertentu untuk mengurangi rasa tidak nyaman dan sensitivitas cahaya

Meski tidak mengancam kesehatan fisik secara langsung, dampak Visual Snow Syndrome terhadap kualitas hidup bisa cukup signifikan.

Penderita disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis mata atau neurolog agar mendapatkan arahan dan dukungan yang tepat.

Dengan penanganan yang sesuai, penderita tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.(*)




Warga Haru! Jalan Talang Duku Akhirnya Dibangun, Bupati Turun Langsung

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, turun langsung meninjau progres pembangunan jalan di Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Kamis (15/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan itu, Bupati menegaskan pentingnya penyelesaian pekerjaan tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga desa.

“Saya berharap pembangunan ini selesai sesuai jadwal. Setelah rampung, mari kita jaga bersama agar jalan tetap dalam kondisi baik dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujar Bambang.

Kehadiran kepala daerah disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga mengaku pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan karena menjadi akses utama menuju permukiman dan lahan pertanian.

Seorang warga menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya proyek tersebut. Ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur desa menjadi bukti komitmen dalam pemerataan pembangunan.

Hal senada juga diungkapkan Maman, warga Talang Duku lainnya. Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya kurang memadai sering menghambat aktivitas sehari-hari.

Kini, dengan adanya pembangunan, perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari kelanjutan program prioritas infrastruktur yang sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional yang sebelumnya dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta mempercepat pemerataan pembangunan di daerah.

Dengan penguatan infrastruktur dasar seperti jalan desa, Pemkab Muaro Jambi optimistis mampu meningkatkan daya saing wilayah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)




Disdik Jambi Turunkan Tim Usai Kasus Guru SMKN 3 Viral

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan kasus pengeroyokan terhadap guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, yang sempat viral di media sosial, kini mendapat penanganan serius dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Tim dari Disdik langsung diturunkan ke sekolah untuk menindaklanjuti permasalahan dan memastikan proses belajar tetap kondusif.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, S.E., M.M, menegaskan pihaknya tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan terkait permintaan pemindahan guru maupun tindakan disiplin.

Pendalaman menyeluruh menjadi langkah awal sebelum keputusan resmi dibuat.

“Berkenaan dengan pemindahan guru maupun langkah hukum disiplin, tim kami akan turun dan berkoordinasi. Hasilnya nanti akan kami sampaikan ke BKD,” ujar Umar.

Selain menurunkan tim, Disdik juga memastikan kondisi sekolah tetap aman dan proses belajar mengajar berjalan normal.

Hal ini juga didukung oleh mediasi Forkopimcam Berbak yang melibatkan orang tua siswa, guru, dan pihak sekolah sehari setelah kejadian.

Umar menyampaikan apresiasinya karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Kejadian ini memang memprihatinkan, tetapi pada prinsipnya sekolah harus menjadi tempat belajar dan membentuk akhlak. Semoga insiden serupa tidak terjadi lagi,” jelas Umar.

Sebagai tindak lanjut, tim bidang Pembinaan GTK dan SMK Disdik Provinsi Jambi bersama Kapolres Tanjung Jabung Timur telah turun ke lokasi untuk memastikan pembelajaran di SMKN 3 Tanjabtim tetap berjalan normal.

Umar menekankan, pihaknya tidak ingin menyimpulkan siapa yang bersalah sebelum investigasi dilakukan secara komprehensif.

“Kami ingin mendalaminya agar setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan tujuan utama pendidikan,” tutup Umar.(*)