Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp6.000, Cek Rincian Lengkap per Gram

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk kembali mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (16/1).

Berdasarkan pantauan dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam tercatat turun sebesar Rp6.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Saat ini, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.669.000, turun dari posisi sebelumnya di Rp2.675.000 per gram.

Penurunan ini juga diikuti oleh harga jual kembali atau buyback yang kini berada di level Rp2.515.000 per gram.

Penjualan emas batangan ke PT Antam Tbk dikenakan potongan pajak sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sementara non-NPWP dikenakan tarif 3 persen.

Pajak tersebut secara otomatis dipotong dari total nilai transaksi jual kembali emas batangan.

Sementara itu, pembelian emas Antam juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk pembeli tanpa NPWP.

Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak resmi.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam yang berlaku hari ini:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.384.500

  • Emas 1 gram: Rp2.669.000

  • Emas 2 gram: Rp5.288.000

  • Emas 3 gram: Rp7.914.000

  • Emas 5 gram: Rp13.160.000

  • Emas 10 gram: Rp26.240.000

  • Emas 25 gram: Rp65.435.000

  • Emas 50 gram: Rp130.705.000

  • Emas 100 gram: Rp261.260.000

  • Emas 250 gram: Rp652.840.000

  • Emas 500 gram: Rp1.305.400.000

  • Emas 1.000 gram: Rp2.609.600.000

Pergerakan harga emas Antam kerap dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta sentimen ekonomi global.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga sebelum mengambil keputusan investasi.(*)




Muncul Benjolan di Kulit? Kenali Penyebab dan Tanda Bahayanya

SEPUCUKJAMBI.ID – Benjolan di tubuh sering kali membuat seseorang panik, apalagi jika muncul tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.

Padahal, tidak semua benjolan menandakan penyakit serius. Banyak benjolan bersifat jinak dan umum terjadi, baik di kulit, otot, maupun jaringan di bawah kulit.

Meski demikian, penting untuk mengenali jenis-jenis benjolan yang sering muncul serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Dengan begitu, seseorang dapat lebih tenang sekaligus tahu kapan harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Jenis Benjolan yang Umum Terjadi

Salah satu benjolan yang paling sering ditemukan adalah lipoma.

Lipoma merupakan kumpulan lemak di bawah kulit yang terasa empuk, mudah digerakkan, dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri.

Pertumbuhannya lambat dan hampir selalu bersifat jinak, sehingga biasanya tidak memerlukan penanganan khusus kecuali jika mengganggu kenyamanan.

Selain lipoma, kista juga cukup sering dialami. Kista adalah kantung berisi cairan atau bahan setengah padat yang bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti wajah, punggung, atau payudara.

Sebagian besar kista tidak berbahaya, namun jika membesar, terinfeksi, atau terasa nyeri, pemeriksaan medis perlu dilakukan.

Jenis benjolan lain yang perlu diperhatikan adalah abses, yaitu kumpulan nanah akibat infeksi bakteri. Abses biasanya disertai tanda peradangan seperti kemerahan, rasa panas, dan nyeri.

Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena infeksi dapat menyebar ke jaringan sekitar jika tidak ditangani dengan benar.

Benjolan juga bisa muncul akibat pembengkakan kelenjar getah bening. Kondisi ini sering terjadi saat tubuh melawan infeksi. Kelenjar yang membesar biasanya terasa kenyal dan bisa digerakkan.

Namun, jika pembengkakan berlangsung lama tanpa penyebab jelas, pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan.

Selain itu, hematoma atau penumpukan darah akibat benturan juga dapat menimbulkan benjolan. Biasanya disertai memar dan nyeri pada awalnya, lalu berangsur mengecil seiring waktu.

Tanda Benjolan yang Perlu Diwaspadai

Meski sebagian besar benjolan bersifat jinak, ada beberapa ciri yang tidak boleh diabaikan.

Benjolan yang cepat membesar, terasa keras dan tidak dapat digerakkan, menimbulkan nyeri hebat, atau disertai demam dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas perlu mendapat perhatian serius.

Benjolan yang tidak kunjung mengecil atau justru semakin bertambah dalam waktu singkat juga sebaiknya segera diperiksakan ke tenaga medis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika benjolan menimbulkan kekhawatiran, langkah paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan bisa dimulai dari evaluasi fisik, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang seperti USG, tes darah, atau biopsi bila diperlukan.

Dengan memahami jenis benjolan dan tanda bahayanya, masyarakat diharapkan tidak mudah panik, namun juga tidak menunda pemeriksaan saat gejala mencurigakan muncul.

Deteksi dini menjadi kunci penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.(*)




Tak Boleh Dijual! Menhut Tegaskan Kayu Hanyut Banjir Sumatera Hanya untuk Pemulihan

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa kayu yang terbawa arus banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hanya boleh dimanfaatkan untuk kepentingan penanganan bencana dan pemulihan, bukan untuk diperjualbelikan.

Ketentuan ini dituangkan dalam surat edaran yang diperkuat dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 863 Tahun 2025, yang berlaku sejak akhir Desember 2025.

Menurut Menhut, kebijakan ini bertujuan agar pemanfaatan kayu hanyut tetap berorientasi pada kepentingan kemanusiaan dan pemulihan lingkungan, bukan menjadi celah eksploitasi ekonomi.

Masyarakat terdampak banjir diperbolehkan menggunakan kayu hanyut untuk kebutuhan mendesak, selama tidak dikomersialkan.

“Kebijakan ini mengatur bahwa pemanfaatan kayu hanyut digunakan untuk penanganan darurat bencana, rehabilitasi, pemulihan pasca bencana, dan bantuan material untuk masyarakat terdampak, atas dasar keselamatan kemanusiaan dan selama bukan untuk kegiatan komersial,” ujar Raja Juli Antoni.

Pemanfaatan kayu hanyut bisa mencakup perbaikan rumah, pembangunan fasilitas sementara, atau kebutuhan material lain yang berkaitan langsung dengan pemulihan pascabencana.

Namun, segala bentuk perdagangan, pengolahan industri, atau distribusi komersial terhadap kayu tersebut tetap dilarang.

Untuk memperkuat pengawasan, Kementerian Kehutanan memberlakukan moratorium penebangan dan pengangkutan kayu di wilayah terdampak banjir.

Selama moratorium, tidak ada dokumen legalitas kayu yang diterbitkan, sehingga kayu hanyut tidak dapat masuk ke rantai perdagangan resmi.

Pemerintah juga melakukan pendataan bersama aparat penegak hukum dan otoritas daerah untuk mengidentifikasi jumlah dan jenis kayu hanyut di lapangan, memastikan pemanfaatannya tepat sasaran, dan mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan di tengah bencana.

Kebijakan ini lahir sebagai respons terhadap banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, menyebabkan kayu dari hulu terbawa arus hingga ke permukiman warga.

Pengaturan terhadap kayu hanyut dianggap penting tidak hanya untuk membantu pemulihan masyarakat, tetapi juga mencegah praktik perdagangan kayu ilegal yang dapat merusak hutan dan ekosistem.

Dengan larangan komersialisasi dan pengawasan ketat, pemerintah berharap pemanfaatan kayu pascabencana berjalan selaras dengan prinsip keselamatan, kemanusiaan, dan keberlanjutan lingkungan.(*)




Apa Itu Dopamine Detox? Tren Gaya Hidup yang Diklaim Bisa Reset Otak

SEPUCUKJAMBI.ID – Belakangan ini, istilah dopamine detox semakin sering muncul di media sosial dan konten gaya hidup.

Banyak yang menyebutnya sebagai cara untuk “mereset otak”, mengurangi kecanduan gawai, hingga membantu meningkatkan fokus dan produktivitas.

Tren ini pun menarik perhatian, terutama di tengah kehidupan digital yang serba cepat dan penuh distraksi.

Namun, dopamine detox bukan berarti menghilangkan dopamine dari tubuh.

Dopamine adalah zat kimia alami di otak yang berperan penting dalam rasa senang, motivasi, dan kepuasan.

Masalah muncul ketika otak terlalu sering terpapar rangsangan instan, seperti notifikasi media sosial, video pendek, gim, makanan tinggi gula, hingga belanja impulsif.

Akibatnya, otak menjadi terbiasa dengan kesenangan cepat dan kehilangan kepekaan terhadap hal-hal sederhana.

Konsep dopamine detox hadir sebagai upaya memberi jeda dari rangsangan berlebihan tersebut.

Secara sederhana, ini adalah praktik membatasi sementara aktivitas yang memicu lonjakan dopamine secara instan, agar otak bisa kembali “tenang” dan lebih fokus.

Tujuannya bukan menyiksa diri, melainkan mengembalikan kendali atas perhatian dan kebiasaan sehari-hari.

Dalam praktiknya, dopamine detox dilakukan dengan berbagai cara.

Ada yang memilih berhenti sementara dari media sosial, mengurangi waktu layar, atau menghindari hiburan digital tertentu.

Sebagian orang juga membatasi konsumsi makanan manis, berhenti multitasking, dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih pelan, seperti membaca buku, berjalan kaki, menulis jurnal, atau sekadar menikmati waktu tanpa gawai.

Tren ini banyak diminati karena semakin banyak orang merasa kelelahan secara mental.

Notifikasi yang terus masuk, tuntutan untuk selalu online, serta kebiasaan scrolling tanpa henti membuat otak jarang benar-benar beristirahat.

Dopamine detox dianggap sebagai cara untuk memperlambat ritme hidup dan mengembalikan fokus pada hal yang lebih penting.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa dopamine detox bukan solusi instan atau metode ilmiah yang kaku. Jika dilakukan terlalu ekstrem misalnya menghindari semua bentuk hiburan justru bisa menimbulkan stres baru.

Pendekatan yang lebih sehat adalah menjadikannya sebagai sarana refleksi, untuk mengenali kebiasaan mana yang perlu dikurangi dan mana yang masih bisa dinikmati secara wajar.

Pada akhirnya, dopamine detox bukan tentang hidup tanpa kesenangan. Justru sebaliknya, ini adalah upaya menikmati hidup dengan lebih sadar.

Ketika otak tidak terus dibanjiri rangsangan instan, fokus bisa meningkat, pikiran terasa lebih jernih, dan hal-hal sederhana kembali memberi rasa cukup.(*)




OJK Terapkan Aturan Baru untuk Cegah Penipuan di Pasar Modal

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan aturan baru yang mewajibkan Bursa Efek dan sejumlah lembaga penunjang pasar modal untuk menerapkan strategi pencegahan penipuan (anti-fraud) dan anti-penyuapan.

Kebijakan ini diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 31 Tahun 2025, diumumkan pada Selasa (13/1/2026), sebagai upaya memperkuat tata kelola di ekosistem pasar keuangan.

Aturan ini menargetkan Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP), serta Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) yang berstatus Self-Regulatory Organizations (SRO).

Lembaga-lembaga tersebut wajib menyusun kebijakan, sistem, dan mekanisme pengendalian internal yang sesuai dengan prinsip anti-fraud dan anti-penyuapan.

OJK menekankan bahwa langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola SRO sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan regulator terhadap lembaga-lembaga tersebut.

“Penguatan tata kelola SRO dibutuhkan seiring meningkatnya kompleksitas peran SRO dalam mendukung pengembangan Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon maupun pasar keuangan secara umum,” tulis OJK dalam keterangannya.

Dalam implementasinya, SRO harus memiliki:

  • Kebijakan anti-fraud dan pencegahan penyuapan

  • Sistem manajemen risiko

  • Mekanisme pelaporan pelanggaran (whistleblowing system)

  • Audit internal secara berkelanjutan

Langkah ini diharapkan meminimalkan praktik manipulatif, konflik kepentingan, dan potensi penyimpangan yang dapat merugikan investor serta menurunkan kepercayaan pasar.

OJK menilai penguatan tata kelola semakin penting dengan berkembangnya instrumen pasar, termasuk pasar derivatif dan bursa karbon, yang menuntut standar kepatuhan lebih tinggi.

Sebagai transisi, OJK memberikan masa penyesuaian enam bulan sejak aturan diundangkan, agar SRO menyiapkan sistem dan prosedur yang diperlukan.

Setelah berlakunya POJK 31/2025, ketentuan lama terkait tata kelola SRO tidak berlaku lagi.

Dengan aturan ini, OJK berharap integritas pasar modal semakin terjaga, praktik curang ditekan, dan pengawasan terhadap infrastruktur pasar keuangan lebih efektif.(*)




Fakta Tersembunyi di Balik Gelas Es Teh Manis

SEPUCUKJAMBI.ID – Es teh manis hampir selalu hadir di meja makan orang Indonesia, mulai dari warung kaki lima, rumah makan, hingga restoran mewah.

Rasanya segar, murah, dan cocok diminum kapan saja.

Namun, di balik kenikmatannya, minuman populer ini menyimpan fakta penting: kalori dari gula tambahan bisa cukup tinggi.

Teh itu sendiri hampir tidak mengandung kalori. Masalah muncul ketika gula ditambahkan.

Satu gelas es teh manis ukuran sedang bisa memiliki kalori setara camilan kecil, terutama jika gulanya banyak.

Kalori dari minuman manis cenderung “tidak terasa”, sehingga kita bisa mengonsumsinya tanpa sadar.

Kebiasaan ini bisa memicu kenaikan berat badan, lonjakan gula darah, dan risiko gangguan metabolik jangka panjang.

Apakah ini berarti es teh manis harus dihindari sepenuhnya? Tidak. Kuncinya ada pada cara menikmati.

Beberapa tips yang bisa dicoba:

  • Kurangi takaran gula secara bertahap. Jika biasanya memakai dua sendok gula, coba satu setengah atau satu sendok. Lidah akan menyesuaikan rasa.

  • Gunakan pemanis rendah kalori seperti stevia atau monk fruit. Rasanya sedikit berbeda, tapi membantu menekan kalori.

  • Pilih teh dingin tanpa gula dengan perasan lemon, jeruk nipis, atau potongan buah segar. Tetap segar dan lebih ramah tubuh.

  • Perhatikan porsi. Nikmati es teh manis dalam jumlah kecil atau sesekali sebagai kompromi antara kesehatan dan kenikmatan.

Intinya, menikmati minuman manis bukan masalah selama diimbangi dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan cukup minum air putih.

Dengan strategi tepat, segelas es teh manis tetap bisa menjadi teman yang menyegarkan tanpa membebani tubuh.(*)




Dieng Bukan Sekadar Dingin, Ini Daya Tarik yang Jarang Disadari

SEPUCUKJAMBI.ID – Dieng dikenal sebagai kawasan dataran tinggi yang berada di perbatasan Jawa Tengah, dengan ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.

Begitu memasuki kawasan ini, udara dingin langsung menyambut, bahkan saat matahari bersinar terang.

Kabut tipis yang kerap turun perlahan menambah kesan dramatis, membuat Dieng sering dijuluki sebagai negeri di atas awan.

Bentang alam Dieng didominasi perbukitan hijau, ladang kentang milik warga, serta lanskap vulkanik yang masih aktif.

Salah satu destinasi yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Kawah Sikidang.

Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat langsung aktivitas geotermal dari dekat.

Uap panas keluar dari permukaan tanah, aroma belerang tercium kuat, dan warna tanah yang kontras menciptakan pemandangan unik yang jarang ditemui di daerah lain.

Tak jauh dari kawasan kawah, Telaga Warna menjadi daya tarik berikutnya.

Danau ini terkenal karena warna airnya yang bisa berubah-ubah, tergantung pantulan cahaya matahari dan kandungan mineral di dalamnya.

Dalam kondisi tertentu, air telaga tampak hijau, biru, hingga kekuningan.

Lingkungan sekitar yang masih asri membuat kawasan ini cocok untuk berjalan santai sambil menikmati udara sejuk pegunungan.

Dieng juga menyimpan nilai sejarah yang kuat melalui kompleks candi Hindu kuno.

Candi Arjuna dan beberapa candi di sekitarnya menjadi bukti peradaban lama yang pernah berkembang di kawasan ini.

Pada pagi hari, area candi sering diselimuti kabut, menciptakan suasana hening yang memberi kesan sakral dan magis.

Banyak wisatawan memilih datang lebih awal untuk menikmati suasana tersebut.

Keunikan Dieng tidak hanya terletak pada alam dan sejarahnya, tetapi juga pada budaya masyarakat setempat. Fenomena anak berambut gimbal menjadi ciri khas yang masih dijaga hingga kini.

Rambut gimbal tersebut dipercaya memiliki makna khusus dan hanya bisa dipotong melalui ritual adat tertentu.

Tradisi ini biasanya menjadi bagian dari Dieng Culture Festival, sebuah acara tahunan yang menampilkan pertunjukan seni, upacara adat, dan pelepasan lampion.

Cuaca ekstrem juga menjadi bagian dari kehidupan di Dieng. Pada musim kemarau tertentu, embun es atau embun upas dapat muncul di pagi hari.

Lapisan es tipis ini membuat permukaan tanaman dan tanah tampak memutih seperti salju.

Meski indah, fenomena ini cukup menantang bagi petani karena dapat merusak tanaman.

Dieng mungkin bukan destinasi wisata yang menawarkan kenyamanan maksimal, namun justru di situlah daya tariknya.

Perpaduan udara dingin, alam vulkanik yang aktif, sejarah panjang, serta tradisi yang masih terjaga menjadikan Dieng sebagai destinasi dengan karakter kuat.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di pegunungan, Dieng tetap menjadi tujuan yang layak untuk dikunjungi.(*)




Zodiak Cinta 16 Januari 2025: Siapa Perlu Lebih Sabar dengan Pasangan?

SEPUCUKJAMBI.ID – Hubungan asmara kerap diuji bukan oleh masalah besar, melainkan oleh hal-hal kecil yang luput disadari.

Perbedaan cara berpikir, emosi yang kurang terkontrol, hingga komunikasi yang tidak tepat bisa memicu kesalahpahaman.

Pada Jumat, 16 Januari 2025, dinamika tersebut terasa cukup kuat bagi banyak zodiak.

Hari ini menjadi momen penting untuk menahan ego dan membuka ruang dialog yang lebih jujur dengan pasangan.

Reaksi spontan berpotensi memperkeruh suasana, sementara sikap tenang justru membantu meredam konflik.

Ramalan cinta hari ini mengingatkan bahwa keharmonisan hubungan sangat bergantung pada cara masing-masing zodiak mengelola emosi dan menyampaikan perasaan.

Berikut ramalan cinta 12 zodiak hari ini:

Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Membahas masa lalu hanya akan memancing ketegangan. Pilih topik obrolan ringan agar suasana kembali hangat dan hubungan terasa lebih nyaman.

Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Komunikasi dari hati ke hati menjadi kunci. Kritik dari pasangan sebaiknya diterima dengan lapang dada dan dijadikan bahan introspeksi.

Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Sikap egois berpotensi memicu konflik. Dengan saling memahami perbedaan, hubungan bisa tetap terjaga dengan baik.

Aries (21 Maret – 19 April)

Reaksi berlebihan hanya akan memperbesar masalah. Bersikap tenang membantu menghindari kesalahpahaman yang tidak perlu.

Taurus (20 April – 20 Mei)

Emosi yang meledak tanpa alasan jelas dapat melukai perasaan pasangan. Tahan amarah dan cobalah lebih peka terhadap kondisi orang terdekat.

Gemini (21 Mei – 21 Juni)

Kejujuran tetap penting, tetapi cara menyampaikannya perlu diperhatikan. Pilih kata-kata yang tepat agar tidak menimbulkan salah tafsir.

Cancer (22 Juni – 22 Juli)

Jangan mudah percaya pada isu atau kabar miring tentang pasangan. Kepercayaan menjadi pondasi utama agar hubungan tetap tenang.

Leo (23 Juli – 22 Agustus)

Ketegangan yang muncul bisa berawal dari sikap sendiri. Cobalah bercermin dan terima kritik tanpa bersikap defensif.

Virgo (23 Agustus – 22 September)

Sikap keras kepala membuat pasangan merasa kurang dihargai. Mendengarkan dengan empati akan memperbaiki komunikasi yang sempat renggang.

Libra (23 September – 22 Oktober)

Masalah kecil sebaiknya dibicarakan dengan kepala dingin. Emosi berlebihan justru membuat persoalan semakin rumit.

Scorpio (24 Oktober – 21 November)

Percakapan mendalam diperlukan untuk meluruskan kesalahpahaman. Kejujuran menjadi jembatan pemulihan hubungan.

Sagitarius (22 November – 21 Desember)

Kepercayaan pasangan hanya bisa dijaga lewat keterbukaan. Jangan menunda pembicaraan penting agar masalah tidak menumpuk.

Penutup

Ramalan cinta hari ini menegaskan bahwa hubungan yang sehat dibangun dari komunikasi yang jujur, kesediaan mendengar, dan pengendalian emosi.

Dengan sikap saling memahami, setiap zodiak memiliki peluang untuk menjaga dan memperkuat ikatan asmara yang dijalani.(*)




Diam Tapi Cerdas, 3 Zodiak Ini Punya Kecerdasan Tersembunyi

SEPUUCKJAMBI.ID – Tidak semua orang yang cerdas harus terlihat menonjol.

Beberapa orang memilih diam, tidak merasa perlu selalu mengoreksi atau memamerkan pengetahuan, namun justru dari sikap tenang inilah kecerdasan mereka terlihat.

Dalam astrologi, beberapa zodiak dikenal memiliki daya tangkap tinggi, tetapi tidak merasa perlu menunjukkannya.

Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Pisces sering dianggap terlalu perasa dan kurang logis. Padahal, kecerdasan mereka muncul melalui intuisi dan empati.

Pisces cepat menangkap suasana, membaca emosi orang lain, dan memahami hal-hal yang tidak diucapkan secara langsung.

Mereka jarang memamerkan kepintaran secara verbal, lebih memilih menyimak dan mengamati.

Saat berbicara, kata-kata mereka biasanya tepat sasaran karena sudah diproses dengan matang.

Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus bukan tipe yang cepat bereaksi, tetapi mereka unggul dalam pemahaman praktis.

Mereka belajar dari pengalaman dan mengingatnya dengan baik.

Ketika orang lain masih mencoba-coba, Taurus sudah bisa menilai apa yang realistis dan efektif.

Kecerdasan Taurus terlihat dari konsistensi dan pemikiran matang sebelum menyampaikan pendapat.

Libra (23 September – 22 Oktober)

Libra sering dianggap ragu dan terlalu banyak pertimbangan. Namun di balik itu, Libra memiliki kemampuan analisis tajam.

Mereka bisa melihat masalah dari berbagai sisi dan memahami dampaknya bagi orang lain.

Libra jarang memamerkan kecerdasan, lebih suka menjaga keseimbangan suasana.

Saat dibutuhkan, mereka bisa memberikan sudut pandang yang jernih dan menenangkan.

Tiga zodiak ini menunjukkan bahwa kecerdasan tidak selalu ditunjukkan dengan suara paling keras. Ada yang memilih diam, menyerap informasi, dan bergerak dengan tenang.

Mereka mungkin tidak mencolok, tapi sering menjadi penentu arah saat keputusan penting dibutuhkan.

Kalau kamu termasuk tipe yang lebih suka mendengarkan daripada berbicara, itu bisa jadi bukan karena kurang percaya diri, melainkan karena kamu sedang memproses lebih banyak hal daripada yang orang kira.(*)




Tukang Parkir Liar Bisa Dipenjara 9 Tahun, Hati-hati Ancaman Pemerasan

JAKARTA, SEPUUCKJAMBI.ID – Praktik tukang parkir liar yang marak di berbagai ruas jalan, minimarket, ruko, hingga area publik kini menjadi sorotan aparat penegak hukum.

Aktivitas ini tidak lagi sekadar pelanggaran ketertiban, tetapi berpotensi masuk ranah pidana berat jika disertai unsur pemaksaan atau ancaman terhadap pengguna jalan.

Berdasarkan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman untuk memberikan sesuatu, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.”

Artinya, juru parkir liar yang memaksa pengendara membayar tarif tertentu dengan intimidasi, ancaman, atau menghalangi kendaraan, bisa dikenai pidana hingga 9 tahun penjara.

Secara administratif, pengelolaan parkir seharusnya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Petugas resmi wajib memiliki identitas, izin, dan karcis retribusi sah. Namun, parkir liar kerap muncul di lokasi yang seharusnya gratis atau sudah dikelola secara resmi.

Banyak pengendara dipaksa membayar dengan tarif tidak jelas, bahkan diancam jika menolak. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat dan mendorong aparat untuk bertindak tegas.

Pemerintah daerah bersama Satpol PP dan Dishub memiliki kewenangan melakukan penindakan, mulai dari pembongkaran posko parkir ilegal, pengusiran tukang parkir liar, hingga penyerahan kasus ke aparat kepolisian bila ditemukan unsur pidana.

Pengamat hukum menilai ancaman pidana sembilan tahun penting sebagai efek jera, karena praktik parkir liar tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga bisa menggerus penerimaan daerah dari retribusi parkir resmi.

Ke depan, penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat menekan maraknya parkir liar sekaligus mendorong pemerintah daerah menyediakan fasilitas parkir yang tertib, transparan, dan nyaman bagi pengguna jalan.(*)