30 Ribu Peserta Ikuti FeVoSH 2026, Ini Upaya AHM Tingkatkan Kompetensi Vokasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi melalui gelaran Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan, khususnya di bidang teknik sepeda motor.
Diselenggarakan di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, ajang ini melibatkan lebih dari 30 ribu peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMK binaan Honda dari berbagai daerah di Indonesia.
FeVoSH 2026 berlangsung secara bertahap sejak September 2025 hingga Februari 2026.
Seleksi dilakukan mulai dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional.
Dari ribuan peserta, hanya puluhan terbaik yang berhasil melaju ke tahap akhir untuk berkompetisi di level nasional.
Mengangkat tema “Gear Up Your Skill, Ready for the Future”, program ini menjadi sarana evaluasi implementasi kurikulum berbasis industri yang diterapkan di SMK mitra.
Para peserta diuji melalui berbagai aspek, mulai dari teori hingga praktik langsung, termasuk kemampuan perawatan dan perbaikan sepeda motor sesuai standar industri.
Pada kategori siswa, Andhika Putra Pratama dari SMK Negeri 9 Malang berhasil keluar sebagai juara utama setelah menunjukkan performa terbaik dalam seluruh rangkaian uji kompetensi.
Sementara itu, kategori guru dimenangkan oleh Made Kusbanu S.Pd dari SMK Islam 1 Blitar yang unggul dalam penguasaan materi, metode pengajaran, hingga praktik teknologi kendaraan listrik menggunakan unit Honda EM1 e:.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyatakan bahwa FeVoSH merupakan puncak kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM vokasi.
Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana kalibrasi kemampuan siswa dan tenaga pendidik agar selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
Sebagai inovasi terbaru, FeVoSH 2026 turut menghadirkan pembekalan layanan pelanggan bagi siswa.
Mereka dilatih untuk memahami kebutuhan konsumen, berkomunikasi secara efektif, serta memberikan solusi profesional sesuai standar bengkel resmi Honda.
Di sisi lain, para guru mendapatkan penguatan metode pengajaran berbasis praktik industri yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga terintegrasi dengan National Assessment for SMK yang bertujuan mengukur kesiapan sekolah dari sisi fasilitas, kurikulum, hingga kompetensi tenaga pengajar.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi acuan dalam pengembangan pendidikan vokasi ke depan.
Sebagai bentuk apresiasi, AHM memberikan berbagai penghargaan menarik bagi para pemenang.
Mulai dari dana pembinaan, perangkat pendukung pembelajaran, hingga unit sepeda motor seperti Honda CBR150R dan Honda CB150X untuk menunjang praktik di sekolah.
Khusus untuk juara kategori siswa, AHM juga menyediakan beasiswa pendidikan penuh di AstraTech dengan nilai ratusan juta rupiah, sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak tenaga kerja terampil di industri otomotif.
Melalui FeVoSH 2026, AHM terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang berkelanjutan, sekaligus menyiapkan generasi muda Indonesia agar siap menghadapi transformasi teknologi di masa depan.(*)








