Warga Binaan Lapas Jambi Akan Dites Urine, Ini Sanksinya Jika Positif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi akan segera melaksanakan tes urine bagi warga binaan dan pegawai dalam waktu dekat.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Program tersebut menjadi bagian dari peningkatan pengawasan sekaligus pembinaan terhadap warga binaan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen pihak lapas dalam mendukung pemberantasan peredaran dan penggunaan narkoba di dalak lingkungan pemasyarakatan.

Tes urine ini diharapkan mampu menjadi langkah preventif sekaligus deteksi dini terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syachroni Ali, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

“Melalui tes urine ini, kami ingin memastikan adanya deteksi dini serta pencegahan terhadap potensi pelanggaran yang dapat merusak ketertiban dan keamanan di dalam lapas,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi warga binaan yang terbukti mengonsumsi narkotika.

Salah satunya adalah tidak diberikan hak remisi.

Selain itu, lapas juga akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap jalur masuk narkotika ke dalam lingkungan lapas.

Langkah ini penting guna memastikan adanya tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan adanya tes urine ini, diharapkan pengawasan di Lapas Kelas IIA Jambi semakin optimal serta mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan kondusif.(*)




Pemindahan Lapas Jambi ke Sengeti Jadi Solusi Overkapasitas, Target April 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan overkapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambi mulai menemukan solusi.

Rencana pemindahan lapas ke kawasan Sengeti dinilai sebagai langkah strategis untuk mengatasi kepadatan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Saat ini, Lapas Jambi hanya memiliki kapasitas ideal sekitar 400 orang.

Namun jumlah penghuni telah membengkak hingga 1.578 narapidana.

Kondisi ini menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari aspek keamanan, kesehatan, hingga kurang optimalnya program pembinaan.

Relokasi ke Sengeti diharapkan menjadi jawaban atas persoalan tersebut.

Fasilitas baru dirancang dengan kapasitas awal 952 orang, namun dengan luas bangunan yang tersedia, daya tampung diperkirakan dapat mencapai hingga 2.000 warga binaan.

Dengan kapasitas yang lebih besar, lapas baru ini tidak hanya mengurai kepadatan, tetapi juga membuka peluang pembinaan yang lebih manusiawi, terstruktur, dan efektif.

Kepala Lapas Jambi, Syahroni Ali, menyampaikan bahwa proses pemindahan ditargetkan berlangsung pada April mendatang.

Namun, pelaksanaan masih menunggu penyelesaian sejumlah tahapan administratif dan teknis, termasuk hasil uji kelayakan serta supervisi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, tetapi bagian dari reformasi sistem pemasyarakatan. Dengan kapasitas yang memadai, program pembinaan seperti kemandirian dan reintegrasi sosial bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Saat ini, pembangunan di lokasi baru masih berlangsung.

Sejumlah fasilitas tambahan yang tengah dikerjakan antara lain aula, rumah ibadah, kantor operasional, serta pagar keliling untuk menunjang keamanan.

Keberadaan lapas di Sengeti juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, baik bagi warga binaan maupun petugas.

Infrastruktur yang lebih modern akan mendukung sistem pengawasan yang lebih efektif dan meminimalisir potensi gangguan keamanan.

Meski demikian, proses relokasi akan dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Pihak lapas memastikan seluruh aspek, mulai dari sarana prasarana, sistem keamanan, hingga kelayakan operasional, harus memenuhi standar sebelum pemindahan dilakukan.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pemindahan Lapas Jambi ke Sengeti akan menjadi langkah penting dalam pembenahan sistem pemasyarakatan di Provinsi Jambi sekaligus solusi jangka panjang atas masalah overkapasitas yang selama ini terjadi.(*)




Percepatan Koperasi Desa, Pemkot Sungai Penuh Siap Wujudkan Target Nasional

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan evaluasi percepatan pembangunan koperasi yang digelar di Desa Aur Duri, Jumat (27/03).

Kegiatan ini turut diikuti secara daring oleh Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, serta dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam forum tersebut, dibahas progres pembangunan Koperasi Merah Putih yang menjadi program strategis nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan 35.000 koperasi hingga pertengahan tahun 2026.

Saat ini, sebanyak 3.252 koperasi telah siap diluncurkan pada April, sementara sekitar 29.000 lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Targetnya, hingga akhir April jumlah koperasi yang terbentuk dapat mencapai 32.000 unit.

Azhar Hamzah menilai, percepatan program ini membutuhkan kolaborasi kuat dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih. Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar target nasional dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi desa, terutama dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap koperasi ini mampu menjadi motor ekonomi masyarakat desa, sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran TNI, termasuk Kasdim dan Danramil, OPD terkait, pengurus koperasi, serta masyarakat Desa Aur Duri yang antusias mendukung program tersebut.(*)




Penumpang Capai 600 Orang per Hari, Bupati Tanjab Barat Pastikan Pelabuhan Aman

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, turun langsung memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal, Jumat (27/03).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, serta keselamatan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Perhubungan serta unsur terkait lainnya.

Di lokasi, Anwar Sadat menyempatkan diri berdialog dengan para pemudik, baik yang hendak berangkat maupun yang baru tiba.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas pelabuhan berfungsi optimal dan petugas siap memberikan pelayanan terbaik. Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah hal utama,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan, aktivitas di pelabuhan terpantau cukup padat.

Pergerakan penumpang berasal dari berbagai wilayah, seperti Indragiri Hilir, Tanjung Jabung Timur, hingga wilayah lokal Tanjung Jabung Barat.

Rata-rata jumlah penumpang mencapai sekitar 600 orang per hari, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir pekan.

Meski demikian, kondisi di lapangan tetap terkendali berkat pengawasan ketat dari petugas.

Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan armada transportasi dalam kondisi mencukupi.

Selain itu, pengawasan terhadap kapasitas penumpang diperketat guna mencegah kelebihan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan operator pelabuhan terus diperkuat untuk memastikan operasional berjalan aman dan sesuai standar,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati mengingatkan seluruh nahkoda kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung bagi setiap penumpang.(*)




Arus Balik Lebaran, Trafik Tol Betung–Tempino Jambi Tembus 10 Ribu Kendaraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih berdampak signifikan terhadap lalu lintas di ruas tol wilayah Jambi.

Ruas Tol Betung–Tempino Jambi tercatat tetap mengalami peningkatan volume kendaraan meski tren mulai melandai dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari PT Hutama Karya (Persero), pada 26 Maret 2026 tercatat sebanyak 10.306 kendaraan melintasi ruas tol tersebut.

Angka ini meningkat 33,27 persen dibandingkan trafik normal, menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi pada masa arus balik.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hamdani menyampaikan bahwa secara umum trafik di Jalan Tol Trans Sumatera masih berada di atas rata-rata normal, termasuk di wilayah Jambi.

“Meski terjadi penurunan dibanding hari sebelumnya, volume kendaraan tetap tinggi, terutama pada jalur penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan perkotaan,” ujar Hamdani.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman dan lancar selama periode arus balik Lebaran.

Secara keseluruhan, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 196.829 kendaraan, atau meningkat hingga 115,95 persen dibandingkan kondisi normal.

Selain ruas Jambi, beberapa ruas tol lain di Trans Sumatera juga mencatat lonjakan signifikan, seperti Tol Sigli–Banda Aceh dan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.

Hutama Karya mengimbau masyarakat yang melintas di tol, khususnya di wilayah Jambi, untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Pengguna jalan juga disarankan untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah, guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan arus balik.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Hutama Karya terus meningkatkan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode Lebaran 2026.(*)




Dorong Inovasi dan Perawatan Rutin di Perumdam Tirta Mayang, Wawako Diza: Jangan Sampai Masyarakat Marah Dahulu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin infrastruktur air bersih dalam kunjungan kerja ke Perumdam Tirta Mayang, Kamis (26/03/2026).

Dalam kesempatan ini, Diza Hazra menekankan agar perbaikan dan rehabilitasi jaringan pipa dilakukan secara terencana dan berkala, bukan menunggu kerusakan atau keluhan masyarakat.

Menurutnya, perawatan rutin menjadi kunci agar layanan air bersih dapat berjalan maksimal dan merata bagi seluruh warga Kota Jambi.

“Jangan sampai masyarakat sudah marah baru kita bertindak. Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara rutin dan terencana,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mendorong penguatan tata kelola keuangan PDAM yang akuntabel dan efisien, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah pelayanan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang turut mendampingi, menekankan fokus peningkatan layanan air bersih hingga 24 jam penuh, dengan respon cepat terhadap keluhan masyarakat.

Ia juga menyoroti potensi pengembangan jaringan air bersih dan peluang pasar yang masih besar, mengingat dari sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, baru sekitar 107 ribu rumah yang terhubung layanan PDAM.

Maulana menambahkan, penguatan manajemen bisnis proses dari pengambilan air baku, pengolahan, distribusi, hingga pembayaran pelanggan menjadi kunci efektivitas dan kesehatan keuangan perusahaan.

Tantangan lain yang harus segera diatasi adalah tingkat kebocoran air yang mencapai 35 persen, yang perlu penguatan investasi dan kolaborasi dengan pihak ketiga.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja PDAM Tirta Mayang selama Ramadan hingga Idul Fitri, di mana penanganan keluhan masyarakat dinilai meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi, H. Mulyadi, M.Pd., dan jajaran OPD terkait.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi layanan air bersih modern, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(*)




Langkah Nyata Pemkab Merangin! Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah Pasca Lebaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar aksi gotong royong massal untuk membersihkan Kota Bangko pasca libur Lebaran, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan ini fokus pada titik-titik strategis pusat kota yang menjadi konsentrasi sampah sisa aktivitas hari raya, seperti komplek pertokoan, pasar, dan taman kota.

Aksi kebersihan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan Sekretaris Daerah (Sekda). Seluruh OPD, BUMD, BUMN, dan instansi vertikal turut dilibatkan, memastikan proses pembersihan berjalan efektif dan cepat.

Untuk menunjang kegiatan, Pemkab Merangin menurunkan alat berat jenis Beko loader, sekaligus membagi personel ke tiga titik utama, yakni:

  • Titik 1: Komplek Pertokoan Sungai Ulak
  • Titik 2: Area Pasar Bawah dan Tugu Pedang
  • Titik 3: Taman Kota Bangko, Taman Bujang Upik, Pasar Baru, hingga Pasar Rakyat

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari semua peserta.

Mereka membersihkan sampah plastik, limbah rumah tangga, dan rerumputan liar yang mengganggu keindahan kota.

Hasilnya, Kota Bangko kembali terlihat bersih, asri, dan nyaman untuk aktivitas warga sehari-hari.

Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, mengapresiasi semangat seluruh elemen yang terlibat.

Menurutnya, kesadaran kolektif masyarakat adalah kunci menjaga kebersihan dan estetika kota.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Forkopimda, OPD, dan instansi terkait. Pasca Lebaran, volume sampah meningkat signifikan sehingga kami menurunkan alat berat untuk membersihkan dan merapikan parit. Goro ini bukan sekadar rutinitas, tapi juga sarana edukasi untuk warga agar terus menjaga kebersihan,” ujar Zulhifni.

Pemkab Merangin berharap kegiatan “Jumat Bersih” ini menjadi momentum bagi warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, serta mencerminkan martabat kota.(*)




Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan IMT dan Rumus Broca

SEPUCUKJAMBI.ID – Mengetahui berat badan ideal sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko penyakit.

Baik berat badan berlebih maupun kurang, keduanya dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Untungnya, menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan mudah menggunakan metode Indeks Massa Tubuh (IMT) atau rumus Broca tanpa memerlukan alat khusus.

1. Menghitung Berat Badan Ideal dengan IMT

IMT adalah metode paling umum untuk menentukan berat badan ideal. Cara menghitungnya sederhana: bagi berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Rumusnya:

IMT = Berat Badan ÷ (Tinggi Badan × Tinggi Badan)

Namun, untuk mengetahui berat ideal, Anda bisa langsung menggunakan rentang IMT normal sebagai acuan.

Standar IMT normal untuk orang Asia berada di kisaran 18,5 hingga 22,9.

Contohnya, jika tinggi badan Anda 170 cm (1,7 m):

  • Kuadrat tinggi badan: 1,7 × 1,7 = 2,89
  • Batas bawah: 18,5 × 2,89 = 53,4 kg
  • Batas atas: 22,9 × 2,89 = 66,2 kg

Artinya, berat badan ideal untuk tinggi 170 cm berada di kisaran 53–66 kg.

2. Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca

Rumus Broca lebih sederhana dan cepat. Untuk pria:
Berat ideal = (Tinggi Badan – 100) – 10%
Contoh: tinggi 170 cm → 170 – 100 = 70 → 70 – 10% (7) = 63 kg

Untuk wanita, pengurangannya 15%:
Contoh: 70 – 15% (10,5) = 59,5 kg

Catatan Penting

Meskipun IMT dan Broca mudah digunakan, angka yang dihasilkan hanyalah panduan awal. Berat badan ideal dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk:

  • Komposisi otot dan lemak
  • Usia dan jenis kelamin
  • Tingkat aktivitas fisik

Seseorang yang rutin berolahraga mungkin memiliki berat lebih tinggi tetapi tetap sehat karena massa otot lebih banyak.

Kesimpulan

Menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan IMT maupun rumus Broca.

Namun, untuk hasil yang lebih akurat dan sesuai kondisi tubuh, konsultasikan dengan tenaga medis atau ahli gizi.

Panduan ini membantu menjaga tubuh tetap sehat dan proporsional.(*)




Saatnya Beli! Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya di Sini

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan cukup signifikan pada perdagangan Jumat pagi.

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas turun sebesar Rp40.000 menjadi Rp2.810.000 per gram dari sebelumnya Rp2.850.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback), yang kini berada di angka Rp2.414.000 per gram, turun dari Rp2.490.000 per gram.

Nilai buyback ini merupakan harga yang diterima pemilik emas saat menjual kembali ke Antam.

Perlu diketahui, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun nilai tukar.

Selain itu, setiap transaksi emas batangan juga dikenakan pajak sesuai ketentuan pemerintah. Mengacu pada regulasi yang berlaku, penjualan kembali emas dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP, yang langsung disertakan dalam bukti transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam terbaru berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.455.000
  • 1 gram: Rp2.810.000
  • 2 gram: Rp5.560.000
  • 3 gram: Rp8.315.000
  • 5 gram: Rp13.825.000
  • 10 gram: Rp27.595.000
  • 25 gram: Rp68.862.000
  • 50 gram: Rp137.645.000
  • 100 gram: Rp275.212.000
  • 250 gram: Rp687.765.000
  • 500 gram: Rp1.375.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.750.600.000

Penurunan harga emas ini menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Dengan pergerakan harga yang fluktuatif, masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi jual atau beli emas.(*)




Luar Biasa! Wali Kota Jambi Siapkan Transformasi Danau Sipin Jadi Magnet Wisata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Danau Sipin terus dipersiapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi kini mulai menggenjot berbagai langkah strategis, mulai dari penataan kawasan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Maulana saat meninjau kawasan pintu air di sekitar Danau Sipin bersama Diza Hazra Aljosha, Kamis (26/03/2026).

Menurut Maulana, pengembangan Danau Sipin tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor karena melibatkan berbagai kewenangan, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat.

“Danau Sipin ini punya potensi besar sebagai destinasi wisata. Tapi pengelolaannya harus dilakukan bersama-sama agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Jambi memprioritaskan pembenahan aspek dasar pariwisata, seperti kebersihan lingkungan dan keamanan kawasan.

Kedua hal ini dinilai menjadi faktor utama dalam menarik minat wisatawan.

Pemerintah bahkan telah menetapkan aturan tegas terkait larangan membuang sampah ke sungai dan danau dengan sanksi denda.

Namun, Maulana mengakui bahwa kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan agar kawasan tetap terjaga.

Selain itu, untuk menciptakan rasa aman, Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia mendorong pemasangan CCTV di lingkungan masyarakat sekitar kawasan wisata.

Tidak hanya itu, rencana besar juga tengah disiapkan untuk mendukung daya tarik Danau Sipin.

Salah satunya adalah usulan pembangunan jalan layang yang menghubungkan kawasan Sungai Batanghari dengan Danau Sipin.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga mengurai kemacetan di wilayah Telanaipura.

Di sisi lain, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Pemerintah akan membentuk dan melatih kelompok sadar wisata (Pokdarwis) agar masyarakat lokal siap menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata.

“SDM harus kita siapkan lebih dulu. Masyarakat harus siap menyambut wisatawan, mulai dari pelayanan hingga kemampuan komunikasi,” jelas Maulana.

Dalam peninjauan tersebut, turut dibahas kondisi pintu air yang sebelumnya dilengkapi penyaring sampah namun kini mengalami kerusakan. Pemkot Jambi berencana melakukan perbaikan sebagai bagian dari penataan kawasan.

Namun demikian, Maulana menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan wisata tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Jambi optimistis Danau Sipin dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang bersih, aman, dan menarik, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.(*)