Waduh! Menkes Ungkap 28 Juta Warga Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Jiwa

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan sekitar 28 juta warga Indonesia diperkirakan mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Angka ini diperoleh berdasarkan estimasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyebutkan bahwa satu dari delapan hingga satu dari sepuluh orang di dunia hidup dengan masalah kesehatan mental.

Pernyataan itu disampaikan Budi saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurutnya, data ini hanya merupakan “puncak gunung es”, karena sebagian besar kasus gangguan mental di Indonesia belum tercatat secara resmi akibat keterbatasan skrining kesehatan mental.

“WHO menyebut satu dari delapan sampai satu dari sepuluh orang memiliki masalah kesehatan jiwa. Dengan populasi Indonesia sekitar 280 juta, minimal 28 juta orang terdampak. Ini baru estimasi, belum termasuk kasus yang belum terdeteksi,” jelas Menkes Budi Gunadi.

Spektrum Gangguan Kesehatan Jiwa

Budi menjelaskan, gangguan kesehatan jiwa mencakup berbagai kondisi, mulai dari depresi, kecemasan, hingga skizofrenia dan gangguan bipolar.

Kondisi lain seperti gangguan konsentrasi, hiperaktivitas (ADHD), dan trauma psikologis juga termasuk kategori yang kerap luput dari perhatian masyarakat dan sistem layanan kesehatan.

Selama ini, perhatian terhadap kesehatan jiwa masih kalah dibanding kesehatan fisik.

Padahal, gangguan mental tidak hanya memengaruhi kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak pada produktivitas, interaksi sosial, dan ekonomi masyarakat secara luas.

Strategi Penanganan dari Pemerintah

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan telah mulai mengintegrasikan layanan kesehatan jiwa ke fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas.

Hal ini memungkinkan deteksi dini dan penanganan awal, sehingga masyarakat tidak harus langsung mengakses rumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan.

Selain itu, skrining kesehatan mental kini mulai dimasukkan dalam sejumlah program pemeriksaan kesehatan pemerintah.

Budi berharap dengan pendekatan ini, kesenjangan antara kasus yang tercatat dengan kondisi riil di lapangan dapat diperkecil.

“Gangguan kesehatan jiwa bukan hal yang perlu ditakuti atau distigmatisasi. Dengan deteksi dini dan pendampingan yang tepat, kondisi ini bisa ditangani,” tegas Menkes.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk lebih terbuka dalam membicarakan masalah kesehatan mental, memahami gejala awal, serta mendorong akses ke layanan profesional.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, sekaligus memperkuat upaya nasional dalam menekan angka gangguan kesehatan jiwa di Indonesia.(*)




Kunjungan Prabowo ke Inggris Hasilkan Kesepakatan Investasi dan Teknologi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai langkah diplomasi strategis awal 2026 dengan melakukan kunjungan kerja resmi ke Inggris.

Lawatan yang berlangsung sejak Minggu (18/1/2026) ini menandai upaya pemerintah Indonesia memperkuat posisi kerja sama global, khususnya dengan negara mitra utama di Eropa.

Agenda utama kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa (20/1/2026) waktu setempat, ketika Presiden Prabowo bertemu langsung dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di kediaman resmi PM Inggris, 10 Downing Street, London.

Pertemuan itu menghasilkan penandatanganan kemitraan strategis baru Indonesia–Inggris yang mencakup berbagai sektor penting.

Prabowo menegaskan bahwa Inggris dipandang sebagai mitra potensial yang memiliki kekuatan signifikan di bidang teknologi, keuangan, dan investasi.

Ia menyebut kemitraan ini sebagai pintu masuk untuk mendorong arus investasi dan transfer teknologi ke Indonesia.

“Inggris memiliki kapasitas keuangan dan teknologi yang kuat, serta minat besar untuk berinvestasi di Indonesia. Kerja sama ini kita bangun sebagai partnership yang nyata,” ujar Prabowo usai pertemuan resmi di Lancaster House, London.

Menurut Presiden, kesepakatan tersebut tidak berhenti pada komitmen politik semata.

Kerja sama strategis yang disepakati dirancang untuk menghadirkan manfaat konkret bagi kedua negara, baik dalam peningkatan kapasitas industri nasional maupun penciptaan nilai tambah ekonomi.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah maritim dan perikanan. Dalam kesempatan yang sama, Indonesia dan Inggris menandatangani nota kesepahaman pembangunan sekitar 1.500 kapal ikan.

Program ini diharapkan mampu memperkuat industri perikanan nasional, meningkatkan produktivitas nelayan, serta mendukung ketahanan pangan berbasis laut.

Selain ekonomi dan maritim, kerja sama juga mencakup bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pemerintah Indonesia melihat Inggris sebagai mitra strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi, riset, dan inovasi teknologi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global.

Komitmen Presiden Prabowo dalam mempererat hubungan bilateral juga disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun resmi Instagram Sekretariat Kabinet.

Dalam pernyataan tersebut, Prabowo menegaskan tekadnya untuk memperkuat persahabatan dan kolaborasi antara Indonesia dan Inggris demi kepentingan masyarakat kedua negara.

“I am committed to enhancing and strengthening the UK-Indonesia friendship and cooperation,” tulis Prabowo, seraya menekankan keyakinannya bahwa kemitraan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang.

Selama kunjungan kerja di Inggris, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda penting lainnya.

Di antaranya adalah pertemuan dengan akademisi, dialog bersama mahasiswa Indonesia di luar negeri, serta forum investasi yang mempertemukan pemerintah Indonesia dengan pelaku usaha dan investor Inggris.

Pengamat hubungan internasional menilai kunjungan ini mencerminkan pendekatan diplomasi Indonesia yang pragmatis dan berorientasi hasil.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, penguatan kemitraan strategis dengan negara maju seperti Inggris dinilai penting untuk mendukung agenda pembangunan nasional, terutama di sektor ekonomi, teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.(*)




Kenapa Gen Z Lebih Berani Investasi Kripto? Ini Penjelasan OJK

SEPUCUKJAMBI.ID – Minat tinggi Generasi Z terhadap investasi kripto terus menjadi sorotan publik.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa fenomena tersebut tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan rendahnya literasi keuangan generasi muda.

Menurut OJK, pilihan Gen Z terhadap aset berisiko tinggi justru mencerminkan pergeseran cara pandang dan prioritas dalam mengelola keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan bahwa kecenderungan Gen Z memilih kripto sebagai instrumen investasi menunjukkan pemahaman risiko yang relatif baik.

Ia menilai, generasi muda menyadari risiko tinggi yang melekat pada aset digital, namun tetap menjadikannya pilihan karena sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial mereka.

Mahendra menekankan bahwa perbedaan utama terletak pada pendekatan rasional yang digunakan setiap generasi dalam mengambil keputusan keuangan.

Menurutnya, jika literasi keuangan hanya dipahami secara konvensional, maka akan muncul kesimpulan keliru bahwa Gen Z kurang memahami pengelolaan keuangan.

“Bisa jadi mereka sudah memahami risikonya, tetapi prioritasnya berbeda. Cara pandang mereka rasional sesuai kebutuhan zaman. Jadi bukan semata soal tidak mengerti, melainkan bagaimana pemahaman itu diterapkan,” ungkap Mahendra.

Ia menjelaskan bahwa generasi sebelum Gen Z umumnya menjalani tahapan pengelolaan keuangan yang lebih konservatif.

Fokus awal diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar, kemudian menabung, membangun pendapatan stabil, dan baru setelah itu masuk ke dunia investasi.

Dalam berinvestasi, generasi sebelumnya juga cenderung memilih jalur yang bertahap.

Instrumen berisiko rendah seperti deposito atau produk berimbal hasil tetap menjadi pintu masuk awal sebelum beralih ke reksa dana dan saham.

Aset berisiko tinggi seperti kripto biasanya baru dipertimbangkan jika terdapat dana lebih.

Sementara itu, Gen Z menunjukkan pola yang berbeda. Mereka relatif lebih berani mengambil risiko sejak awal, termasuk langsung masuk ke aset kripto.

OJK menilai hal ini tidak selalu berarti spekulatif, melainkan menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, akses informasi yang luas, serta karakter pasar digital yang lebih cepat.

Perubahan pola ini menjadi tantangan tersendiri bagi regulator. OJK menilai pendekatan edukasi keuangan perlu disesuaikan dengan karakter generasi muda.

Edukasi tidak lagi cukup hanya menekankan urutan investasi konvensional, tetapi juga harus memahami pola pikir Gen Z yang lebih fleksibel, cepat, dan berbasis peluang.

Dengan meningkatnya jumlah investor muda di aset kripto dan pasar modal digital, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi keuangan yang relevan dengan zaman.

Selain itu, pengawasan juga akan diperketat agar aktivitas investasi tetap berjalan secara sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan profil risiko masing-masing individu.

OJK berharap, dengan pendekatan edukasi yang adaptif, minat Gen Z terhadap investasi termasuk kripto dapat menjadi potensi positif bagi pertumbuhan pasar keuangan nasional tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.(*)




Waspada! Paparan Polusi Udara Bisa Merusak Mata Secara Perlahan

SEPUCUKJAMBI.ID – Polusi udara selama ini identik dengan gangguan pernapasan dan penyakit jantung. Namun, dampaknya tidak berhenti di sana.

Mata sebagai organ yang terus terbuka dan terpapar langsung lingkungan menjadi salah satu bagian tubuh yang paling rentan terhadap kualitas udara yang buruk.

Berbagai polutan di udara seperti partikel halus PM2.5 dan PM10, nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), ozon (O₃), asap kendaraan bermotor, hingga emisi industri dapat langsung memicu iritasi pada permukaan mata.

Zat-zat ini mengganggu lapisan air mata yang berfungsi sebagai pelindung alami, membuat mata lebih cepat kering dan mudah teriritasi.

Paparan polusi yang terjadi secara terus-menerus tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berpotensi menyebabkan stres oksidatif pada jaringan mata.

Partikel berukuran sangat kecil dapat menembus lapisan pelindung mata dan merusak sel-sel sehat, terutama jika diketahui paparan berlangsung dalam jangka panjang.

Sejumlah kelompok diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mata akibat polusi udara.

Masyarakat perkotaan dengan kualitas udara buruk, pekerja luar ruangan seperti petugas lalu lintas dan pekerja konstruksi, anak-anak, serta lansia termasuk kelompok yang paling rentan.

Risiko juga meningkat pada individu dengan kondisi mata tertentu, seperti dry eye syndrome, alergi mata, atau pengguna lensa kontak.

Gejala gangguan mata akibat polusi sering kali dianggap sepele.

Mata kering, perih, gatal, kemerahan, berair berlebihan, sensitif terhadap cahaya, atau sensasi seperti ada pasir di mata merupakan tanda awal yang patut diwaspadai.

Pada kondisi tertentu, polusi udara bahkan dapat memperparah peradangan mata seperti konjungtivitis atau meningkatkan risiko infeksi.

Apabila keluhan mata tidak membaik meski sudah menggunakan tetes mata pelumas atau mengistirahatkan mata, pemeriksaan ke dokter spesialis mata sangat dianjurkan.

Evaluasi profesional diperlukan untuk menilai produksi air mata, kondisi permukaan mata, serta mendeteksi kemungkinan peradangan atau kerusakan yang lebih serius.

Untuk mengurangi risiko, terdapat sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.

Menggunakan kacamata pelindung atau sunglasses saat beraktivitas di luar ruangan membantu mengurangi kontak langsung polutan dengan mata.

Selain itu, membatasi penggunaan lensa kontak saat kualitas udara buruk dan menjaga kebersihan tangan juga penting untuk mencegah iritasi maupun infeksi.

Penggunaan air mata buatan tanpa pengawet dapat membantu menjaga kelembapan mata, terutama bagi mereka yang sering terpapar polusi.

Memantau Indeks Kualitas Udara (AQI) melalui aplikasi atau situs resmi juga menjadi langkah cerdas agar aktivitas luar ruangan bisa disesuaikan dengan kondisi udara.

Di dalam ruangan, air purifier dapat membantu menyaring partikel berbahaya yang masuk dari luar, sehingga kualitas udara dalam rumah lebih terjaga.

Langkah ini tidak hanya melindungi mata, tetapi juga sistem pernapasan secara keseluruhan.

Polusi udara merupakan ancaman yang sering kali tidak disadari dampaknya terhadap kesehatan mata.

Kesadaran akan gejala, pemahaman faktor risiko, dan penerapan perlindungan sederhana dapat membantu menjaga kenyamanan mata dan mempertahankan kualitas penglihatan di tengah tantangan lingkungan perkotaan yang semakin kompleks.(*)




Diam-Diam Memikat, Ini 7 Zodiak Introvert yang Paling Disukai Banyak Orang

SEPUCUKJAMBI.ID – Tidak semua orang menarik perhatian dengan suara lantang atau sikap mencolok.

Ada tipe pribadi yang justru memancarkan pesona lewat ketenangan, sikap apa adanya, dan kehadiran yang terasa menenangkan.

Mereka tidak berusaha jadi pusat perhatian, tapi entah kenapa selalu dirindukan.

Dalam astrologi, beberapa zodiak dikenal memiliki kecenderungan introvert.

Mereka lebih suka mengamati daripada berbicara, memilih kualitas dibanding kuantitas, dan hanya membuka diri pada orang-orang tertentu.

Meski terlihat pendiam, zodiak-zodiak ini justru diam-diam sangat disukai banyak orang karena auranya yang hangat dan autentik.

Siapa saja zodiak introvert yang pesonanya tidak pernah gagal membuat orang nyaman? Simak daftarnya berikut ini.

7 Zodiak Introvert yang Diam-Diam Paling Menarik

1. Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Cancer dikenal memiliki kepekaan emosional yang kuat. Mereka mungkin tidak banyak bicara, tetapi selalu peka terhadap perasaan orang lain.

Sikap penuh empati dan perhatian tulus membuat banyak orang merasa aman saat berada di dekat Cancer.

Tak heran jika zodiak ini sering jadi tempat curhat favorit.

2. Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo tidak mencari sorotan, namun kehadirannya selalu terasa penting. Mereka teliti, bertanggung jawab, dan siap membantu tanpa perlu pengakuan.

Pesona Virgo muncul perlahan, terutama saat orang menyadari betapa bisa diandalkannya mereka dalam berbagai situasi.

3. Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Scorpio memiliki aura misterius yang sulit diabaikan. Mereka tidak mudah membuka diri, tetapi sekali percaya, kesetiaan dan kedalaman emosinya sangat kuat.

Kombinasi ketenangan dan intensitas inilah yang membuat Scorpio begitu menarik di mata banyak orang.

4. Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn sering terlihat dingin dan menjaga jarak. Namun di balik sikap tersebut, mereka memiliki komitmen dan ketulusan yang tinggi.

Banyak orang diam-diam mengagumi Capricorn karena konsistensi, kedewasaan, dan kerja kerasnya.

5. Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Pisces membawa energi yang lembut dan menenangkan. Mereka intuitif, penuh empati, dan berusaha memahami orang lain tanpa syarat.

Kehadiran Pisces sering membuat suasana terasa lebih damai, sehingga banyak orang betah berada di dekatnya.

6. Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus bukan tipe yang suka drama. Mereka stabil, setia, dan selalu hadir saat dibutuhkan.

Justru karena sikapnya yang tenang dan tidak berlebihan, Taurus sering kali membuat orang merasa aman dan akhirnya jatuh hati.

7. Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius cenderung menjaga jarak secara emosional, namun memiliki cara berpikir yang unik.

Mereka tidak suka mengikuti arus dan nyaman menjadi diri sendiri.

Keaslian dan sudut pandang berbeda inilah yang membuat Aquarius menarik tanpa harus pamer pesona.(*)




Bukan Sekadar Pendek, Ini Dampak Serius Stunting bagi Masa Depan Anak

SEPUCUKJAMBI.ID – Stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

Masalah ini tidak hanya menyangkut tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya, tetapi juga berkaitan dengan kualitas tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mulai dari kesehatan fisik, kecerdasan, hingga kesiapan menghadapi masa depan.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama.

Periode paling krusial terjadinya stunting adalah 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Pada fase ini, otak dan organ tubuh berkembang sangat cepat dan menentukan kualitas hidup anak di kemudian hari.

Sayangnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa stunting disebabkan faktor keturunan.

Padahal, faktor genetik hanya berpengaruh kecil. Penyebab utama stunting justru berasal dari kurangnya asupan gizi seimbang, minimnya protein hewani, serta pola asuh yang belum optimal sejak dini.

Selain faktor gizi, lingkungan dan kondisi sosial turut berperan besar. Akses air bersih yang terbatas, sanitasi yang buruk, serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan ibu dan anak meningkatkan risiko infeksi berulang.

Infeksi yang sering terjadi pada anak dapat menghambat penyerapan nutrisi, sehingga pertumbuhan pun terhambat.

Dampak stunting tidak hanya terlihat secara fisik. Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki sistem imun lebih lemah, sehingga lebih mudah sakit.

Selain itu, perkembangan kognitifnya berisiko terganggu, yang berdampak pada kemampuan belajar, konsentrasi, dan prestasi akademik.

Dalam jangka panjang, stunting dapat menurunkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa.

Upaya pencegahan stunting seharusnya dimulai sejak sebelum kehamilan. Calon ibu perlu memastikan status gizi yang baik, termasuk kecukupan zat besi, asam folat, protein, dan mikronutrien lainnya.

Pemeriksaan kesehatan rutin sebelum dan selama kehamilan menjadi langkah penting untuk memastikan janin tumbuh optimal.

Setelah bayi lahir, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan fondasi utama pencegahan stunting. ASI mengandung nutrisi lengkap dan antibodi yang melindungi bayi dari infeksi.

Setelah itu, MPASI harus diberikan secara bertahap dengan menu yang beragam, bergizi seimbang, dan sesuai usia anak.

Protein hewani seperti telur, ikan, daging, dan susu memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan otak anak.

Kombinasi protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral harus menjadi bagian dari menu harian anak.

Tak kalah penting, lingkungan yang bersih dan sehat menjadi faktor pendukung utama.

Kebiasaan mencuci tangan, penggunaan air bersih, sanitasi layak, serta imunisasi lengkap membantu mencegah penyakit infeksi yang dapat memperburuk risiko stunting.

Stunting memang bukan masalah yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

Namun, dengan edukasi yang tepat, keterlibatan aktif orang tua, serta dukungan dari lingkungan dan layanan kesehatan, angka stunting dapat ditekan secara signifikan.

Menjaga tumbuh kembang anak sejak dini merupakan investasi jangka panjang demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.(*)




Tidur Lebih Nyaman dan Sehat, Ini Jadwal Ideal Mengganti Sprei

SEPUCUKJAMBI.ID -Tidur berkualitas tidak hanya ditentukan oleh durasi dan posisi tubuh, tetapi juga oleh kebersihan tempat tidur.

Tanpa disadari, sprei yang digunakan setiap malam menyimpan berbagai partikel tak kasat mata mulai dari keringat, minyak tubuh, sel kulit mati, hingga mikroorganisme seperti bakteri dan tungau debu.

Jika jarang diganti, sprei bisa berubah menjadi sumber gangguan kesehatan.

Menurut berbagai kajian kebersihan dan kesehatan lingkungan, sprei idealnya diganti dan dicuci minimal satu kali dalam seminggu.

Kebiasaan ini dinilai paling aman untuk menjaga kebersihan kulit, kualitas udara saat tidur, serta kesehatan saluran pernapasan.

Selama tujuh hari pemakaian, tubuh manusia dapat melepaskan jutaan sel kulit mati yang kemudian menempel di kain sprei.

Dalam kondisi tertentu, frekuensi mengganti sprei bahkan dianjurkan lebih sering.

Tinggal di daerah beriklim panas atau lembap, mudah berkeringat di malam hari, atau tidur dengan pendingin ruangan yang kurang optimal bisa mempercepat penumpukan kotoran di tempat tidur.

Pada situasi ini, mengganti sprei setiap 4–5 hari dinilai lebih ideal.

Tak hanya faktor lingkungan, kondisi pribadi juga memengaruhi jadwal penggantian sprei.

Orang dengan riwayat alergi, asma, atau kulit sensitif cenderung lebih rentan terhadap tungau debu.

Sprei yang jarang dicuci bisa memicu bersin, hidung tersumbat, mata gatal, hingga iritasi kulit saat bangun tidur.

Kebiasaan sehari-hari pun ikut berperan. Makan di atas tempat tidur, tidur tanpa pakaian, atau membiarkan hewan peliharaan naik ke kasur meningkatkan jumlah bakteri dan kotoran yang menempel di kain.

Dalam kondisi ini, sprei sebaiknya diganti lebih sering dari jadwal normal.

Saat tubuh sedang sakit, seperti demam atau flu, kebersihan sprei menjadi semakin penting.

Mencuci sprei setiap beberapa hari dapat membantu mencegah bakteri dan virus bertahan di kain, sekaligus mengurangi risiko infeksi ulang setelah tubuh mulai pulih.

Meski ada yang merasa mengganti sprei dua minggu sekali masih nyaman, para pakar menilai interval tersebut merupakan batas maksimum, bukan kebiasaan ideal terutama jika kasur digunakan setiap hari.

Selain sprei, sarung bantal (pillowcase) juga perlu perhatian khusus. Karena bersentuhan langsung dengan wajah dan rambut, sarung bantal lebih cepat menyerap minyak alami kulit, keringat, dan sisa produk perawatan wajah.

Banyak ahli menyarankan sarung bantal dicuci dua kali seminggu, khususnya bagi pemilik kulit sensitif atau berjerawat.

Pada akhirnya, rutinitas mengganti sprei bukan sekadar soal kebersihan visual atau aroma segar.

Kebiasaan sederhana ini berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit, kualitas tidur, dan kenyamanan bernapas sepanjang malam.

Tidur di sprei bersih dapat membantu tubuh beristirahat lebih optimal dan bangun dengan perasaan lebih segar.(*)




Resep Es Kuwut Melon Sederhana, Cocok untuk Jualan dan Menu Keluarga

SEPUCUKJAMBI.ID – Es kuwut dikenal sebagai salah satu minuman tradisional khas Bali yang identik dengan rasa segar dan ringan.

Biasanya, minuman ini memadukan buah melon, kelapa muda, serta perasan jeruk nipis yang memberikan sensasi manis, asam, dan dingin dalam satu tegukan.

Karena rasanya menyegarkan, es kuwut melon sangat cocok disajikan saat cuaca panas, sebagai minuman pendamping makan, hingga menu takjil berbuka puasa.

Selain itu, bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya pun praktis.

Bahan-bahan:

  • ½ buah melon, serut memanjang

  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya

  • 2 sendok makan biji selasih, rendam hingga mengembang

  • 3–4 sendok makan sirup melon atau gula cair (sesuai selera)

  • 500 ml air dingin atau air kelapa muda

  • Es batu secukupnya

  • Daging kelapa muda secukupnya (opsional)

Alat yang Digunakan:

  • Serutan buah atau parutan

  • Pisau

  • Talenan

  • Gelas atau mangkuk saji

  • Sendok

Cara Membuat Es Kuwut Melon:

  1. Serut melon memanjang, lalu masukkan ke dalam wadah dan sisihkan.

  2. Rendam biji selasih menggunakan air hangat hingga mengembang, kemudian tiriskan.

  3. Siapkan gelas atau mangkuk saji, masukkan serutan melon, biji selasih, dan daging kelapa muda bila digunakan.

  4. Tuangkan air perasan jeruk nipis dan sirup melon atau gula cair.

  5. Tambahkan air dingin atau air kelapa muda sesuai selera.

  6. Masukkan es batu secukupnya, lalu aduk hingga semua bahan tercampur rata.

  7. Sajikan es kuwut melon dalam keadaan dingin agar rasanya lebih segar.

Penutup

Es kuwut melon menghadirkan sensasi segar dengan rasa manis alami dan sentuhan asam jeruk nipis yang ringan.

Minuman ini cocok dinikmati bersama keluarga, disajikan saat acara santai, maupun dijadikan ide jualan minuman segar yang digemari banyak orang. Praktis, ekonomis, dan menyegarkan.(*)




Gunung Tambora, Jejak Letusan Dahsyat yang Mengubah Sejarah Dunia

SEPUCUKJAMBI.ID – Gunung Tambora menjulang gagah di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menyimpan kisah yang menjadikannya berbeda dari gunung-gunung lain di Indonesia.

Nama Tambora bukan hanya identik dengan panorama alam yang menawan, tetapi juga dengan salah satu letusan gunung api paling dahsyat dalam sejarah umat manusia.

Letusan besar yang terjadi pada tahun 1815 mengubah wajah Tambora secara drastis.

Peristiwa tersebut tidak hanya membentuk kaldera raksasa di puncaknya, tetapi juga memengaruhi iklim global dan meninggalkan jejak sejarah yang masih dikenang hingga kini.

Dari kejauhan, Tambora tampak tenang dan kokoh, seolah menyimpan rapat kisah besar yang pernah terjadi di tubuhnya.

Kaldera Tambora menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan diameter sekitar tujuh kilometer, kaldera ini merupakan bukti nyata kekuatan alam yang luar biasa.

Berdiri di tepi kaldera menghadirkan perasaan takzim, di mana dinding-dinding curam dan bentangan luas di bawahnya berpadu dengan kabut tipis yang sering turun perlahan.

Suasana sunyi dan terbuka membuat siapa pun yang datang terdiam, seolah diajak merenung oleh alam.

Pendakian menuju puncak Tambora bukan perjalanan singkat. Jalurnya panjang dan menantang, menguji fisik sekaligus mental.

Pendaki akan melewati savana luas dengan rumput tinggi dan kuda liar yang berkeliaran, menghadirkan nuansa eksotis yang jarang ditemui di gunung lain.

Seiring bertambahnya ketinggian, lanskap berubah menjadi hutan tropis yang lembap, lalu jalur berpasir vulkanik yang menuntut ketahanan ekstra.

Keistimewaan Tambora juga terletak pada suasananya yang relatif sepi. Tidak seramai gunung-gunung populer di Pulau Jawa, Tambora menawarkan pengalaman mendaki yang lebih hening dan personal.

Malam hari di perkemahan terasa sangat sunyi, ditemani langit penuh bintang yang terlihat jelas tanpa gangguan cahaya kota.

Keheningan ini menjadikan Tambora lebih dari sekadar tujuan petualangan, melainkan ruang untuk refleksi diri.

Nilai sejarah Tambora tak kalah kuat dari pesona alamnya. Letusan tahun 1815 memicu fenomena global yang dikenal sebagai “tahun tanpa musim panas”, ketika suhu di berbagai belahan dunia menurun drastis.

Di sekitar kawasan Tambora, masih terdapat jejak-jejak peradaban yang hilang akibat letusan tersebut, menjadi pengingat betapa besar dampak bencana alam terhadap kehidupan manusia.

Gunung Tambora bukan destinasi yang menawarkan kenyamanan instan. Akses yang terbatas, jalur panjang, serta perubahan cuaca yang cepat menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki.

Namun justru di situlah daya tarik utamanya.

Tambora menyuguhkan pengalaman yang menyeluruh: keindahan alam yang megah, keheningan yang menenangkan, serta kisah sejarah yang menggugah kesadaran.

Bagi pencinta alam dan petualang yang mencari makna lebih dari sekadar mencapai puncak, Gunung Tambora adalah perjalanan memahami kekuatan bumi.

Ia mengajarkan tentang kerendahan hati manusia di hadapan alam dan sejarah yang terbentang jauh melampaui usia manusia itu sendiri.(*)




Kasus OTT Wali Kota Madiun, KPK Sita Uang Tunai dari Rumah Maidi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Penyidik KPK menggeledah rumah Wali Kota Madiun nonaktif Maidi (MD) serta kediaman orang kepercayaannya, Rochim Ruhdiyanto (RR), di wilayah Madiun, Jawa Timur.

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, hingga uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

“Penyidik mengamankan beberapa dokumen dan barang bukti elektronik. Selain itu, juga diamankan barang bukti berupa uang tunai,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Budi menjelaskan, rangkaian penggeledahan dan penyitaan dilakukan pada 21 Januari 2026 dan berlangsung hingga malam hari.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperkuat alat bukti dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT).

“Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan melengkapi bukti tambahan guna memperkuat bukti awal yang telah diperoleh dalam OTT maupun pemeriksaan awal terhadap para saksi dan tersangka,” jelasnya.

KPK memastikan proses penggeledahan di Madiun belum berhenti dan masih akan berlanjut di sejumlah lokasi lainnya yang diduga terkait dengan perkara tersebut.

Seperti diketahui, pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi.

Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan imbalan proyek serta dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun.

Sehari berselang, tepatnya 20 Januari 2026, KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Maidi (MD), Rochim Ruhdiyanto (RR), serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Thariq Megah (TM).

Dalam perkara ini, KPK mengungkap adanya dua klaster dugaan tindak pidana korupsi. Klaster pertama terkait dugaan pemerasan dengan tersangka Maidi dan Rochim Ruhdiyanto.

Sementara klaster kedua berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat Maidi bersama Thariq Megah.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.(*)