Sering Flu Tak Sembuh? Bisa Jadi Itu Tanda Sinusitis

SEPUCUKJAMBI.ID – Hidung terasa tersumbat terus-menerus, wajah seperti ditekan dari dalam, kepala nyeri berdenyut, hingga kemampuan mencium bau menurun? Jangan anggap sepele.

Keluhan tersebut bisa menjadi tanda sinusitis, kondisi yang kerap muncul setelah flu atau pilek berkepanjangan.

Sinusitis merupakan peradangan pada sinus, yaitu rongga berisi udara yang terletak di sekitar hidung, pipi, dahi, dan belakang mata.

Dalam kondisi normal, sinus menghasilkan lendir yang berfungsi menjaga kelembapan rongga hidung sekaligus menyaring debu dan kuman.

Namun saat terjadi peradangan, saluran pengeluaran lendir tersumbat sehingga cairan menumpuk dan memicu rasa nyeri serta tekanan di wajah.

Di dalam wajah manusia terdapat beberapa jenis sinus.

Sinus maksilaris berada di area pipi, sinus frontalis di dahi, sinus etmoidalis terletak di antara kedua mata, sementara sinus sfenoidalis berada lebih dalam di belakang hidung.

Seluruh sinus ini saling terhubung ke rongga hidung melalui saluran kecil. Ketika saluran tersebut membengkak atau tersumbat lendir kental, tekanan di dalam sinus meningkat dan menimbulkan berbagai gejala tidak nyaman.

Penyebab sinusitis cukup beragam. Infeksi virus akibat flu menjadi pemicu paling sering.

Selain itu, infeksi bakteri, alergi yang tidak terkontrol, polip hidung, hingga kelainan bentuk sekat hidung juga dapat meningkatkan risiko terjadinya sinusitis.

Faktor lingkungan seperti paparan asap rokok dan udara yang tercemar turut memperparah peradangan.

Gejala sinusitis biasanya meliputi hidung tersumbat atau berair, nyeri dan rasa tertekan di sekitar pipi, hidung, atau dahi, sakit kepala, serta batuk yang sering muncul pada malam hari.

Beberapa penderita juga mengalami bau napas tidak sedap, mudah lelah, demam ringan, hingga nyeri yang menjalar ke gigi atau telinga jika kondisi sudah cukup berat.

Penanganan sinusitis bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya.

Pada kasus ringan, perawatan mandiri di rumah bisa membantu meredakan keluhan, seperti menghirup uap hangat, mencuci hidung dengan larutan saline, memperbanyak minum air putih, dan memastikan tubuh cukup istirahat.

Obat pereda nyeri dan dekongestan juga kerap digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan hidung tersumbat.

Jika sinusitis dipicu infeksi bakteri atau sering kambuh, dokter dapat memberikan pengobatan khusus sesuai kondisi pasien.

Dalam kasus tertentu, tindakan medis lanjutan mungkin diperlukan untuk membuka sumbatan pada sinus.

Agar sinusitis tidak mudah kambuh, penting untuk menjaga kebersihan tangan, menghindari asap rokok, serta mengelola alergi dengan baik.

Daya tahan tubuh yang prima juga berperan besar dalam mencegah infeksi saluran pernapasan yang dapat memicu peradangan sinus.(*)




Jaga Daya Saing Global, BEI Intensifkan Komunikasi dengan MSCI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengintensifkan koordinasi dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyusul dinamika rebalancing indeks saham Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas serta daya saing pasar modal nasional di tengah sorotan investor global.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menegaskan bahwa MSCI memiliki peran krusial dalam ekosistem keuangan global.

Indeks MSCI selama ini menjadi salah satu acuan utama investor internasional dalam menentukan alokasi investasi di berbagai negara.

“Kami memahami bahwa pembobotan MSCI memiliki peran strategis bagi pasar keuangan global dan menjadi referensi penting bagi investor,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).

Menurut Kautsar, penguatan komunikasi dengan MSCI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BEI bersama SRO dan OJK untuk memastikan pasar modal Indonesia tetap kompetitif, kredibel, dan sejalan dengan standar internasional.

Salah satu fokus utama dalam upaya ini adalah peningkatan kualitas serta keterbukaan data pasar.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat dan andal sesuai praktik terbaik global dan ekspektasi pemangku kepentingan internasional,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, BEI kini telah mempublikasikan data free float saham emiten secara lebih terbuka dan terstruktur.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada investor terkait tingkat likuiditas serta struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

Selain itu, koordinasi intensif antara BEI, SRO, dan OJK dengan MSCI juga bertujuan membangun pemahaman bersama terkait kebijakan indeks dan mekanisme penyesuaian (rebalancing), sekaligus merespons berbagai masukan dari lembaga indeks global tersebut.

“Kami optimistis sinergi ini dapat terus memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional,” kata Kautsar.

Dengan kerja sama yang semakin solid, otoritas pasar modal berharap Indonesia mampu mempertahankan posisinya dalam indeks global.

Sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan, baik bagi investor domestik maupun internasional.(*)




BMKG Prediksi La Nina Melemah hingga Maret 2026, Cuaca Menuju Normal

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan fenomena La Nina yang selama ini memicu peningkatan curah hujan di Indonesia akan melemah secara bertahap hingga Maret 2026.

Setelah periode tersebut, kondisi iklim nasional diperkirakan berangsur masuk ke fase netral atau normal.

Prediksi ini disampaikan BMKG di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi di berbagai wilayah, seperti hujan lebat berkepanjangan, banjir, hingga potensi tanah longsor.

BMKG menjelaskan bahwa sejumlah indikator iklim global menunjukkan tren pelemahan La Nina.

Meski dampaknya masih dirasakan pada awal 2026, intensitasnya dinilai tidak sekuat fase sebelumnya yang memicu anomali cuaca signifikan.

“La Nina saat ini berada dalam fase melemah dan diperkirakan berakhir sekitar Maret 2026. Setelah itu, kondisi iklim Indonesia akan bergerak menuju fase normal,” demikian keterangan BMKG.

Meski tren menunjukkan perbaikan, BMKG mengingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi selama masa peralihan.

Beberapa daerah tetap berisiko mengalami hujan dengan intensitas tinggi, terutama wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, namun tidak perlu panik.

BMKG memastikan pemantauan dinamika atmosfer dan laut terus dilakukan secara intensif untuk memberikan peringatan dini yang akurat.

Ke depan, pola curah hujan diprediksi akan lebih terkendali dibandingkan puncak La Nina sebelumnya.

Kondisi ini diharapkan dapat membantu mengurangi gangguan aktivitas masyarakat serta meminimalkan dampak bencana.

BMKG juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menyesuaikan langkah mitigasi bencana sesuai kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

Koordinasi lintas sektor dinilai krusial agar risiko dapat ditekan semaksimal mungkin.

Di sisi lain, sektor pertanian dan ketahanan pangan diproyeksikan mulai mendapat angin segar.

Dengan berkurangnya anomali iklim, petani diharapkan bisa menyusun pola tanam yang lebih stabil dan terencana.

Sebagai penutup, BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca dari kanal resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.

“Informasi cuaca terbaru terus kami sampaikan melalui kanal resmi BMKG agar dapat menjadi acuan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutup BMKG.(*)




Viral Es Gabus, Menko Polhukam Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Yusril Ihza Mahendra ikut memberikan tanggapan terkait polemik viral dugaan es gabus atau es hunkue berbahan spons yang sempat menghebohkan media sosial.

Yusril meminta masyarakat untuk tidak bereaksi secara berlebihan, mengingat persoalan tersebut telah mendapatkan klarifikasi resmi dari aparat terkait.

Ia menegaskan bahwa kejadian itu sudah diluruskan dan tidak ditemukan unsur penggunaan bahan berbahaya dalam produk jajanan tersebut.

Menurut Yusril, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, aparat keamanan tetap memiliki kemungkinan melakukan kekeliruan.

Namun, ia memastikan bahwa setiap kesalahan tidak akan dibiarkan tanpa evaluasi dan tindak lanjut.

“Anggota kepolisian tentu bisa saja melakukan kesalahan saat bertugas. Tetapi kalau terjadi kekeliruan, pasti akan ada tindakan dan evaluasi yang dilakukan,” ujar Yusril dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi kegaduhan publik usai beredarnya video pemeriksaan penjual es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Video itu sempat memicu kekhawatiran masyarakat karena muncul dugaan penggunaan bahan tidak layak konsumsi.

Namun belakangan, pihak kepolisian dan TNI telah memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.

Mereka menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam konteks pengawasan keamanan pangan, bukan untuk menyudutkan pedagang kecil.

Hasil pemeriksaan lanjutan juga memastikan bahwa es yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya seperti spons.

Yusril menilai langkah klarifikasi dan permintaan maaf tersebut sudah tepat serta menunjukkan mekanisme koreksi internal yang berjalan dengan baik.

Ia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kepercayaan terhadap institusi negara dan tidak terburu-buru menghakimi aparat sebelum hasil pemeriksaan lengkap disampaikan.

Selain itu, Yusril juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi di media sosial.

Menurutnya, viralitas sering kali membuat suatu peristiwa tampak lebih besar dan sensasional dibandingkan fakta sebenarnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama, baik bagi aparat agar lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkomunikasi, maupun bagi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh konten viral tanpa klarifikasi resmi.

Dengan meredanya polemik, pemerintah berharap aktivitas pedagang kecil tetap berjalan normal dan kepercayaan publik tetap terjaga.(*)




Bukan Cuek, Ini Zodiak yang Memilih Diam Saat Perasaan Sedang Penuh

SEPUCUKJAMBI.ID – Tidak semua orang merasa nyaman mengekspresikan isi hati lewat kata-kata. Bagi sebagian orang, diam justru menjadi cara paling aman untuk menata emosi.

Mereka memilih menarik diri sejenak, memahami perasaan sendiri, lalu berbicara ketika hati sudah lebih tenang.

Sikap ini kerap disalahartikan sebagai tidak peduli atau tertutup.

Padahal, dalam astrologi, ada beberapa zodiak yang memang lebih memilih memendam perasaan sebagai bentuk perlindungan diri.

Mereka bukan tak ingin berbagi, hanya butuh waktu.

Berikut zodiak yang cenderung diam saat perasaan sedang campur aduk.

♑ Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn dikenal tenang, rasional, dan penuh perhitungan. Saat emosi mulai mengganggu keseimbangan, mereka jarang meluapkannya secara spontan.

Capricorn lebih memilih menyimpan perasaan dan menyelesaikannya sendiri terlebih dahulu.

Bagi Capricorn, membuka hati bukan hal sepele.

Mereka hanya akan berbicara ketika sudah merasa stabil, aman, dan yakin bahwa emosinya tidak akan mengganggu keputusan logis yang sedang mereka bangun.

♏ Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Scorpio memiliki kedalaman emosi yang kuat, namun tidak mudah memperlihatkannya. Saat perasaan terluka atau terlalu intens, diam menjadi tameng utama mereka.

Di balik ketenangan luarnya, Scorpio sering bergulat dengan gelombang perasaan yang dalam.

Mereka membutuhkan waktu dan kepercayaan penuh sebelum bersedia membuka isi hati kepada orang lain.

♒ Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius sering terlihat santai, rasional, dan tidak mudah terbawa perasaan.

Namun sebenarnya, mereka juga menyimpan emosi yang kompleks. Ketika perasaan terasa berat, Aquarius cenderung menjauh untuk berpikir dan menenangkan diri.

Bagi Aquarius, mengungkapkan perasaan terlalu cepat bisa terasa seperti kehilangan kendali.

Itulah sebabnya mereka lebih memilih diam, merenung, lalu berbicara ketika pikiran dan hati sudah sejalan.

🌱 Diam Bukan Berarti Tak Peduli

Memilih diam bukan tanda tidak punya perasaan.

Bagi zodiak-zodiak ini, diam adalah proses cara untuk melindungi diri, memberi ruang bagi emosi, dan memastikan bahwa ketika mereka berbicara, semuanya disampaikan dengan jujur dan matang.

Memahami karakter ini bisa membuat kita lebih sabar, lebih peka, dan tidak memaksa seseorang membuka diri sebelum benar-benar siap.(*)




Emas Pegadaian Meroket! Harga Galeri24 Tembus Rp3,26 Juta per Gram

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan di Pegadaian kembali menunjukkan penguatan signifikan.

Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Jumat, dua produk emas populer yakni Galeri24 dan UBS sama-sama mencatat lonjakan harga cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas Galeri24 mengalami kenaikan paling mencolok.

Produk ini kini dijual di level Rp3.260.000 per gram, melonjak dari sebelumnya Rp3.068.000, atau naik sekitar Rp192.000 per gram.

Sementara itu, emas UBS juga tak kalah menguat.

Harga emas UBS naik dari Rp3.136.000 menjadi Rp3.275.000 per gram, atau mengalami kenaikan sebesar Rp139.000 per gram.

Kenaikan ini membuat harga emas Pegadaian kembali menarik perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Sedangkan emas UBS dipasarkan dengan pilihan berat 0,5 gram hingga 500 gram, menyesuaikan kebutuhan investor ritel hingga menengah.

📊 Daftar Harga Emas Pegadaian Terbaru

🔸 Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.710.000

  • 1 gram: Rp3.260.000

  • 2 gram: Rp6.243.000

  • 5 gram: Rp15.939.000

  • 10 gram: Rp31.793.000

  • 25 gram: Rp79.287.000

  • 50 gram: Rp158.450.000

  • 100 gram: Rp316.743.000

  • 250 gram: Rp789.914.000

  • 500 gram: Rp1.579.826.000

  • 1.000 gram: Rp3.159.650.000

🔸 Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.771.000

  • 1 gram: Rp3.275.000

  • 2 gram: Rp6.501.000

  • 5 gram: Rp16.063.000

  • 10 gram: Rp31.958.000

  • 25 gram: Rp79.738.000

  • 50 gram: Rp159.149.000

  • 100 gram: Rp318.174.000

  • 250 gram: Rp795.201.000

  • 500 gram: Rp1.588.533.000.(*)




Kabar Baik! BI Perpanjang Kebijakan Ringankan Tagihan Kartu Kredit

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Bank Indonesia (BI) kembali melanjutkan kebijakan pelonggaran pembayaran kartu kredit serta tarif Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Kebijakan ini diperpanjang hingga 30 Juni 2026 sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan efisiensi transaksi di tengah dinamika ekonomi nasional.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa perpanjangan relaksasi tersebut bertujuan memberikan ruang likuiditas yang lebih luas bagi rumah tangga sekaligus mendukung kelancaran sistem pembayaran nasional.

“Sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan efisiensi transaksi, Bank Indonesia memperpanjang kebijakan pelonggaran terkait kartu kredit dan tarif SKNBI hingga 30 Juni 2026,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta.

Kebijakan relaksasi kartu kredit mencakup batas minimum pembayaran bulanan sebesar 5 persen dari total tagihan, serta pembatasan denda keterlambatan maksimal 1 persen dari total tagihan dengan nilai tidak melebihi Rp100 ribu.

Ketentuan ini dinilai membantu meringankan beban finansial pemegang kartu kredit.

Sementara itu, BI juga mempertahankan tarif SKNBI tetap rendah, dengan biaya hanya Rp1 per transaksi yang dikenakan kepada bank, dan bank dibatasi menarik biaya maksimal Rp2.900 kepada nasabah.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga biaya transaksi tetap terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Perry menambahkan, kebijakan tersebut tidak hanya memberi kemudahan bagi konsumen, tetapi juga memperkuat efisiensi sistem pembayaran secara menyeluruh.

Dengan biaya transaksi yang rendah, aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan tetap berjalan optimal.

Selain itu, Bank Indonesia juga memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup dan layak edar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), guna mendukung kelancaran aktivitas ekonomi nasional.

Melalui kebijakan ini, BI menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga stabilitas moneter, tetapi juga mendukung aspek sosial dan ekonomi, terutama dalam menjaga konsumsi rumah tangga agar pertumbuhan ekonomi domestik tetap terjaga.(*)




Ramalan Zodiak Hari Ini: Waktu Tepat Redakan Tegangan dan Buka Peluang

SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki hari Jumat, semesta membawa energi yang lebih santai dan bersahabat.

Ini waktu yang tepat untuk meredakan ketegangan, membuka diri terhadap perubahan kecil, serta memperkuat hubungan sosial.

Dengan sikap realistis dan terbuka, banyak zodiak berpeluang menikmati hari yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Berikut ramalan zodiak hari ini untuk 12 tanda bintang:

♈ Aries (21 Maret–19 April)

Peruntungan: Hari ini mendukungmu untuk meredakan konflik dan membangun kembali hubungan yang sempat renggang.
Keuangan: Sikap optimis membantumu melihat peluang kecil yang sebelumnya terlewat.
Asmara: Komunikasi hangat membuat hubungan terasa lebih ringan dan menyenangkan.

♉ Taurus (20 April–20 Mei)

Peruntungan: Masalah lama muncul ke permukaan, tapi kamu cukup kuat untuk menghadapinya dengan jujur.
Keuangan: Jaga pola tidur dan ritme harian agar keputusan finansial tetap stabil.
Asmara: Kejujuran jadi kunci hubungan yang lebih sehat.

♊ Gemini (21 Mei–20 Juni)

Peruntungan: Kamu punya keunggulan yang bisa diandalkan untuk menghadapi tantangan hari ini.
Keuangan: Kondisi mental yang baik membantumu menyusun ulang strategi keuangan.
Asmara: Memahami emosi diri sendiri membuat hubungan terasa lebih nyaman.

♋ Cancer (21 Juni–22 Juli)

Peruntungan: Cara pandang realistis membuatmu lebih percaya diri dalam interaksi sosial.
Keuangan: Luangkan waktu untuk menenangkan diri sebelum menyusun rencana keuangan.
Asmara: Kerja sama dengan orang terdekat memperkuat ikatan emosional.

♌ Leo (23 Juli–22 Agustus)

Peruntungan: Lingkungan sekitar mendorongmu untuk refleksi diri dan penataan ulang tujuan.
Keuangan: Tetap tenang agar terhindar dari keputusan impulsif.
Asmara: Dukungan sahabat dan keluarga membuka ruang komunikasi yang lebih hangat.

♍ Virgo (23 Agustus–22 September)

Peruntungan: Kamu pandai memanfaatkan situasi untuk menyederhanakan hidup.
Keuangan: Energi meningkat jika kamu cukup istirahat sebelum mengambil keputusan besar.
Asmara: Suasana santai membuat hubungan terasa lebih dekat.

♎ Libra (23 September–22 Oktober)

Peruntungan: Jangan terlalu terpengaruh pendapat orang lain, sikap mandiri justru membawa hasil positif.
Keuangan: Persiapan matang membuat urusan finansial lebih terarah.
Asmara: Diskusi ringan dan berpikir sebelum bertindak menjaga keharmonisan.

♏ Scorpio (23 Oktober–21 November)

Peruntungan: Kekhawatiran muncul, tapi menghadapinya justru membuatmu lebih kuat.
Keuangan: Istirahat cukup membantu keputusan finansial lebih stabil.
Asmara: Ketegasan yang sehat menciptakan hubungan yang seimbang.

♐ Sagitarius (22 November–21 Desember)

Peruntungan: Kepuasan datang dari hal-hal sederhana yang tak terduga.
Keuangan: Melambat sejenak membantumu melihat peluang baru.
Asmara: Koneksi baru atau momen manis memperkaya hubungan.

♑ Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Peruntungan: Kamu semakin selektif dan fokus pada hal yang benar-benar penting.
Keuangan: Ritme istirahat yang baik menjaga fokus finansial.
Asmara: Singkirkan rasa takut berlebihan agar hubungan tetap lancar.

♒ Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Peruntungan: Suasana hati positif membantumu menjaga ketenangan sepanjang hari.
Keuangan: Kamu mampu merencanakan langkah baru dengan percaya diri.
Asmara: Kemampuan bersosialisasi mempererat hubungan keluarga dan pasangan.

♓ Pisces (19 Februari–20 Maret)

Peruntungan: Perhatian dari orang sekitar membuatmu merasa dihargai.
Keuangan: Kamu semakin sadar dampak pilihan kecil terhadap kondisi finansial.
Asmara: Optimisme membantumu melangkah maju dalam hubungan.(*)




Dugaan Pemerkosaan Remaja di Jambi oleh Oknum Polisi, UPTD PPA Kawal Pemulihan Mental Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Jambi, Rosa Rosilawati, memastikan pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada ANI (18), remaja yang menjadi korban dugaan pemerkosaan.

Pendampingan mencakup aspek psikologis, hukum, hingga pendampingan di pengadilan.

“Informasi yang kami terima, terjadi pencabulan oleh empat pria, dua di antaranya diduga anggota Kepolisian. Diduga kasus ini dipengaruhi oleh konten pornografi dan media sosial. Kami akan kawal pemulihan mental korban,” ujar Rosilawati.

Rosilawati menegaskan, pihaknya telah menyiapkan tim psikolog dan fasilitator hukum untuk mendampingi ANI dan memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal selama proses hukum berjalan.

Adapun inisial terduga pelaku yang dilaporkan keluarga korban adalah CS, IS, PSP, dan N.

Pihak masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Polda Jambi untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum anggotanya dan memastikan keadilan bagi korban.

Kronologi Dugaan Pemerkosaan dari Sudut Pandang Ibu Korban

Meski fokus berita adalah UPTD PPA, penting untuk menyoroti kronologi peristiwa agar publik memahami konteks:

  1. November 2025 – Awal perkenalan
    ANI berkenalan dengan seorang pria berinisial IN di sebuah gereja.

  2. 2 Januari 2026 – Fakta terungkap
    Monica, ibu korban, mengetahui kejadian sebenarnya setelah menemukan pesan curhat anaknya ke teman-temannya. ANI tidak berani bercerita langsung.

  3. Malam kejadian
    ANI berada di rumah rekannya LN. Pelaku IN menjanjikan akan menjemput korban untuk pulang. Namun, pelaku datang tengah malam dan membawa ANI pergi.

  4. Dibawa berkeliling dan ke rumah kos
    Korban dibawa ke kawasan Kebun Kopi dan kemudian ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona, yang disebut disewa oleh seorang anggota polisi. ANI dibawa dalam kondisi tidak sadar dan digotong.

  5. Ditinggalkan di Terminal Alam Barajo
    Setelah peristiwa tersebut, korban ditinggalkan begitu saja. ANI mengalami trauma berat, sering mengurung diri, dan sempat menyatakan keinginan untuk mengakhiri hidup.

Monica berharap proses hukum segera berjalan, sementara UPTD PPA siap memastikan pendampingan korban dari sisi hukum dan psikologis tetap berjalan hingga tuntas.(*)




Diperkosa oleh Diduga Oknum Anggota Polisi di Jambi, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi dan Kondisi sang Anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah tragedi menimpa remaja perempuan berinisial ANI (18), warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kronologi kejadian yang diceritakan oleh Monica, ibu korban, mengungkap detil mengerikan dari dugaan pemerkosaan yang dialami anaknya.

Menurut Monica, semuanya bermula pada November 2025, ketika ANI berkenalan dengan seorang pemuda berinisial IN di sebuah gereja.

“Awalnya, saya pikir itu hanya pertemanan biasa,” kata Monica.

Namun, kejadian sebenarnya baru terungkap pada 2 Januari 2026.

Monica mengetahui ada yang tidak beres setelah menemukan pesan-pesan curhat anaknya ke teman-temannya di ponsel.

ANI tidak berani bercerita langsung kepada orang tua.

“Dari pesan itu saya baru tahu apa yang terjadi. Hati saya hancur,” ungkap Monica.

Berikut kronologi yang dijelaskan Monica:

  1. Di rumah teman – Pada malam kejadian, ANI berada di rumah rekannya, LN. Saat itu, pelaku IN yang dikenal korban, menjanjikan akan menjemput ANI untuk pulang ke rumah.

  2. Penjemputan tengah malam – Pelaku datang jauh dari waktu yang dijanjikan, yakni tengah malam, dan membawa ANI pergi tanpa sepengetahuan orang tua.

  3. Dibawa berkeliling – Alih-alih diantar pulang, ANI dibawa berkeliling hingga ke kawasan Kebun Kopi. Menurut Monica, di sana para pelaku diduga mengonsumsi minuman keras.

  4. Dibawa ke rumah kos – Selanjutnya, korban dibawa ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona, yang disebut-sebut disewa oleh seorang anggota polisi. ANI dibawa dalam kondisi tidak sadar dan digotong oleh pelaku.

  5. Ditelantarkan di Terminal – Setelah peristiwa tersebut, korban ditinggalkan begitu saja di Terminal Alam Barajo, tanpa ada pendampingan.

Akibat pengalaman mengerikan itu, ANI mengalami trauma berat. Monica menuturkan, anaknya kini sering mengurung diri di kamar dan sempat menyatakan keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Kami hanya ingin keadilan. Saya mohon proses hukum cepat selesai demi memulihkan kondisi anak saya,” kata Monica dengan harap.

Keluarga korban sebelumnya telah melapor ke Polresta Jambi dan diarahkan ke Polda Jambi pada 3 Januari 2026.

Namun hingga kini, mereka merasa belum mendapat tanggapan memuaskan dari aparat penegak hukum.

Monica berharap, kasus ini tidak berhenti di laporan semata.

Ia menegaskan pentingnya pendampingan psikologis dan penegakan hukum secara serius, terutama jika benar melibatkan oknum aparat.(*)