Handgrip, Alat Fitness Kecil dengan Efek Besar bagi Kesehatan

SEPUCUKJAMBI.ID – Meski terlihat sederhana, latihan menggunakan handgrip menawarkan manfaat kesehatan yang luas, tidak hanya untuk memperkuat tangan.

Alat kecil ini, yang terdiri dari dua pegangan dan pegas, bekerja dengan cara digenggam dan ditekan berulang kali.

Latihan handgrip secara rutin meningkatkan kekuatan otot pergelangan tangan dan lengan bawah, yang penting untuk aktivitas sehari-hari seperti membuka botol, membawa barang belanjaan, atau menjaga keseimbangan.

Selain itu, latihan ini juga dapat meningkatkan kepadatan tulang, mencegah osteoporosis, dan mengurangi risiko cedera seperti keseleo, tendinitis, atau sindrom carpal tunnel.

Penelitian awal menunjukkan bahwa latihan handgrip isometrik menahan tekanan tanpa gerakan panjang otot berpotensi membantu menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi ringan.

Latihan ini juga mendukung sirkulasi darah, meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi, serta mempercepat pembuangan limbah metabolik.

Selain manfaat fisik, handgrip juga memberi efek positif pada kesehatan mental.

Progres genggaman yang terasa setiap hari dapat meningkatkan rasa percaya diri, meredakan stres, dan memberi fokus yang menenangkan, terutama bagi lansia.

Dengan biaya murah dan fleksibilitas tinggi, handgrip bisa digunakan di rumah atau di kantor sebagai latihan singkat setiap hari.

Latihan sederhana ini membuktikan bahwa alat kecil bisa memberi dampak besar bagi kebugaran dan kesehatan secara menyeluruh.(*)




Transaksi Digital Meningkat, OJK Sebut Mesin ATM Kian Berkurang

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan jumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Indonesia akan terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun ke depan.

Tren tersebut dinilai sebagai dampak langsung dari pesatnya digitalisasi layanan perbankan serta perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin beralih ke kanal digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa perkembangan teknologi informasi di sektor jasa keuangan telah menggeser peran mesin ATM dalam aktivitas perbankan sehari-hari.

“Tren penurunan jumlah ATM sangat mungkin berlanjut, seiring dengan semakin masifnya adopsi teknologi informasi di bidang keuangan,” ujar Dian dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Menurut OJK, dalam beberapa tahun terakhir transaksi melalui mobile banking, internet banking, dan sistem pembayaran non-tunai terus mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Kondisi ini membuat kebutuhan masyarakat untuk menarik uang tunai melalui ATM semakin berkurang.

Selain perubahan perilaku nasabah, faktor efisiensi operasional juga menjadi pertimbangan utama perbankan dalam menata ulang infrastruktur fisik.

Bank dinilai mulai lebih selektif dalam mempertahankan jaringan ATM, khususnya di wilayah dengan tingkat transaksi tunai yang menurun.

“Perbankan saat ini fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan. Digitalisasi menjadi solusi utama untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kecepatan dan kemudahan layanan,” jelas Dian.

Ia menambahkan, optimalisasi layanan digital memungkinkan bank mengurangi beban biaya infrastruktur fisik, termasuk pemeliharaan mesin ATM, serta menyederhanakan proses pelayanan kepada nasabah.

Meski demikian, OJK menegaskan bahwa keberadaan ATM belum sepenuhnya dapat ditinggalkan.

Mesin ATM masih dibutuhkan, terutama di wilayah tertentu dan bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan perbankan digital.

“Oleh karena itu, transformasi digital harus tetap berjalan seimbang dan inklusif, agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan keuangan,” ujarnya.

Ke depan, OJK memastikan akan terus memantau perkembangan digitalisasi perbankan agar peralihan menuju layanan digital dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan kesenjangan akses keuangan di masyarakat.(*)




Lama Tidak Olahraga, Ini Cara Bangkitkan Kebiasaan Sehat

SEPUCUKJAMBI.ID – Berhenti berolahraga dalam waktu lama sering kali terjadi tanpa disadari.

Rutinitas kerja yang padat, perubahan gaya hidup, hingga rasa malas membuat aktivitas fisik perlahan tersingkir.

Saat keinginan untuk kembali aktif muncul, tak sedikit orang justru merasa ragu takut cepat lelah, cedera, atau tidak mampu seperti dulu.

Kabar baiknya, kembali berolahraga setelah lama vakum bisa dilakukan dengan aman asalkan dilakukan secara bertahap dan realistis.

Berikut langkah-langkah yang dapat membantu tubuh kembali beradaptasi.

1. Mulai dengan target yang realistis

Langkah awal yang penting adalah menetapkan tujuan yang masuk akal. Tidak perlu langsung menargetkan berat badan ideal atau stamina tinggi.

Cukup fokus pada tujuan sederhana seperti ingin lebih bugar, tidak mudah pegal, atau rutin bergerak setiap minggu.

2. Pilih aktivitas ringan terlebih dahulu

Tubuh yang lama tidak aktif memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Aktivitas ringan seperti jalan kaki, peregangan, yoga ringan, atau bersepeda santai bisa menjadi pilihan awal.

Mulailah dengan durasi singkat, sekitar 15–20 menit per sesi.

3. Bangun kebiasaan lewat jadwal rutin

Kunci keberhasilan bukan pada beratnya latihan, melainkan konsistensi. Tentukan jadwal yang realistis dan mudah dijalani, misalnya tiga hingga lima kali dalam seminggu.

Latihan ringan tapi rutin jauh lebih efektif dibanding latihan berat yang hanya bertahan sebentar.

4. Jangan abaikan pemanasan dan pendinginan

Pemanasan membantu mengurangi risiko cedera dengan menyiapkan otot dan sendi sebelum bergerak.

Sementara pendinginan membantu tubuh kembali ke kondisi normal. Dua tahap ini sangat penting, terutama bagi yang baru kembali berolahraga.

5. Naikkan intensitas secara perlahan

Jika tubuh sudah mulai terbiasa, intensitas atau durasi latihan bisa ditingkatkan sedikit demi sedikit.

Hindari membandingkan kemampuan sekarang dengan kondisi sebelum vakum olahraga.

Progres perlahan justru lebih aman dan berkelanjutan.

6. Peka terhadap sinyal tubuh

Pegal ringan setelah olahraga merupakan hal wajar. Namun jika muncul nyeri tajam, pusing, atau kelelahan berlebihan, sebaiknya hentikan latihan dan beri tubuh waktu untuk pulih.

Mendengarkan tubuh adalah bagian penting dari proses kembali bugar.

7. Perhatikan pemulihan dan pola hidup

Olahraga akan lebih efektif jika dibarengi dengan istirahat cukup, asupan cairan yang memadai, serta makanan bergizi.

Tanpa pemulihan yang baik, tubuh lebih mudah lelah dan motivasi berolahraga bisa menurun.

Kembali aktif setelah lama berhenti bukan tentang seberapa cepat hasil terlihat, melainkan seberapa konsisten kamu menjalaninya.

Dengan pendekatan yang santai dan bertahap, tubuh akan kembali terbiasa bergerak dan kebugaran pun meningkat secara alami.(*)




Mengenal Jenis Biji Kopi dan Karakter Rasanya, Mana Favoritmu?

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi banyak orang, kopi adalah teman setia di pagi hari atau penutup lelah setelah beraktivitas.

Namun, kopi bukan sekadar minuman penahan kantuk.

Di balik setiap cangkir, tersimpan cerita tentang jenis biji kopi yang menentukan rasa, aroma, hingga sensasi yang dirasakan saat diminum.

Mengenal jenis biji kopi akan membantumu menemukan karakter kopi yang paling sesuai dengan selera apakah kamu penyuka kopi hitam yang ringan, atau kopi kuat yang memberi dorongan energi ekstra.

Secara umum, ada empat jenis biji kopi yang paling dikenal dan beredar luas di pasaran.

1. Arabika, lembut dan aromatik

Arabika merupakan jenis biji kopi yang paling populer di dunia. Kopi ini tumbuh optimal di dataran tinggi dengan suhu sejuk.

Karakter rasanya cenderung ringan dengan tingkat keasaman yang seimbang.

Aroma Arabika dikenal kompleks, mulai dari floral, fruity, hingga manis alami.

Karena cita rasanya yang halus, Arabika sering dipilih untuk metode seduh manual seperti V60, pour over, atau French press, yang mampu menonjolkan aroma dan karakter alaminya.

2. Robusta, pahit kuat dan berkafein tinggi

Robusta memiliki karakter yang sangat berbeda dari Arabika. Rasanya lebih pahit, bold, dan cenderung earthy.

Kandungan kafeinnya juga jauh lebih tinggi, menjadikannya favorit bagi penikmat kopi yang menginginkan efek segar lebih kuat.

Jenis kopi ini banyak digunakan untuk kopi tubruk, kopi instan, serta campuran espresso karena mampu menghasilkan crema yang tebal dan konsisten.

3. Liberika, cita rasa unik yang jarang

Liberika termasuk jenis kopi yang tidak banyak dibudidayakan. Ukuran bijinya lebih besar dengan aroma yang cukup mencolok.

Rasa Liberika sering digambarkan memiliki sentuhan kayu, smoky, hingga fruity yang tidak biasa.

Karena karakternya yang khas, Liberika umumnya digemari oleh penikmat kopi yang senang bereksperimen dan mencari pengalaman rasa yang berbeda dari kopi pada umumnya.

4. Excelsa, segar dan kompleks

Excelsa masih satu keluarga dengan Liberika, tetapi memiliki profil rasa yang unik. Kopi ini dikenal dengan tingkat keasaman yang lebih tajam serta aroma buah yang kuat.

Excelsa jarang dikonsumsi sebagai single origin dan lebih sering digunakan sebagai campuran (blend) untuk menambah kedalaman dan kompleksitas rasa.

Selain jenis biji, cita rasa kopi juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti metode pengolahan, tingkat sangrai, hingga daerah asal penanaman.

Inilah yang membuat satu jenis biji kopi bisa menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda-beda.

Dengan memahami jenis biji kopi, kamu bisa lebih mudah memilih kopi sesuai selera.

Apakah kamu lebih cocok dengan Arabika yang ringan dan aromatik, Robusta yang kuat dan penuh energi, atau justru tertarik menjelajahi karakter unik Liberika dan Excelsa semuanya kembali pada preferensi masing-masing penikmat kopi.(*)




Kampung Naga Tasikmalaya, Warisan Budaya Sunda yang Tetap Lestari

SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah derasnya arus modernisasi, Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tetap berdiri sebagai simbol keteguhan masyarakat adat dalam menjaga warisan leluhur.

Desa adat ini menawarkan pengalaman berbeda bagi siapa pun yang berkunjung tenang, sederhana, dan sarat makna.

Perjalanan menuju Kampung Naga menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri.

Dari jalan utama, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga yang membelah perbukitan.

Setiap langkah seolah membawa wisatawan menjauh dari kebisingan dunia luar dan mendekat ke kehidupan yang berjalan lebih perlahan.

Sesampainya di bawah, deretan rumah panggung tampak tersusun rapi.

Atap ijuk, dinding anyaman bambu, serta orientasi rumah yang seragam mencerminkan filosofi keteraturan dan kebersamaan yang dipegang masyarakat Kampung Naga sejak turun-temurun.

Masyarakat Kampung Naga masih memegang teguh aturan adat dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan listrik dan berbagai peralatan modern dibatasi secara ketat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Aktivitas bertani, menenun, hingga mengolah hasil alam dilakukan dengan cara-cara tradisional yang telah diwariskan selama ratusan tahun.

Hal paling mencolok saat berada di Kampung Naga adalah suasananya yang hening. Tidak terdengar deru mesin, kendaraan, atau suara gawai.

Yang hadir hanyalah bunyi alam gemericik air sungai, desir angin, dan aktivitas warga.

Keheningan ini memberi ruang bagi pengunjung untuk benar-benar berhenti sejenak dari ritme hidup modern yang serba cepat.

Sebagai desa adat, Kampung Naga juga menerapkan aturan khusus bagi wisatawan.

Pengunjung diminta berpakaian sopan, menjaga tutur kata, serta menghormati batas-batas adat yang berlaku.

Aturan tersebut bukan untuk membatasi, melainkan menjaga keseimbangan antara manusia, budaya, dan alam.

Meski terbuka untuk umum, Kampung Naga bukanlah destinasi wisata hiburan.

Tidak ada atraksi buatan atau pertunjukan budaya yang dipentaskan secara khusus. Justru keaslian kehidupan sehari-hari masyarakatnya menjadi daya tarik utama.

Kampung Naga menghadirkan pesan kuat bahwa kemajuan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi.

Di tempat ini, budaya, alam, dan manusia hidup berdampingan secara harmonis.

Bagi pencari ketenangan dan penikmat wisata budaya autentik, Kampung Naga menawarkan pengalaman sederhana yang membekas dalam ingatan.(*)




Sampah Kembali Menumpuk, Ketua DPRD Kota Jambi Soroti Lemahnya Penegakan Perda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), menilai penanganan persoalan sampah di Kota Jambi hingga saat ini belum dilakukan secara serius dan menyeluruh.

Ia menegaskan, masalah sampah bukan lagi sekadar soal pengangkutan, melainkan lemahnya pengawasan dan penegakan aturan di lapangan.

Meski pengangkutan sampah rutin dilakukan sejak pagi hari, tumpukan sampah masih kerap muncul di sejumlah titik.

Salah satunya terlihat di depan SDN 47 Kota Jambi, yang kembali dipenuhi sampah akibat aktivitas warga yang membuang sampah di luar jam yang telah ditentukan.

Menurut Kemas Faried, kondisi tersebut mencerminkan belum optimalnya penerapan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah oleh instansi terkait.

“Walaupun sampah sudah diangkut, masih saja ada warga yang membuang sampah di luar waktu yang ditetapkan. Ini bukan persoalan fasilitas, tapi lemahnya penegakan aturan,” tegasnya.

Ia secara khusus menyoroti peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan fungsi penegakan Perda.

Minimnya patroli yustisia disebut membuat pelanggaran terus berulang tanpa adanya sanksi tegas.

Selain itu, Kemas Faried juga menilai lemahnya koordinasi antarinstansi menjadi faktor utama belum tuntasnya persoalan sampah di Kota Jambi.

Ia menyebut, sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, camat, dan lurah masih belum berjalan optimal.

“DLH, Satpol PP, camat, dan lurah seharusnya bergerak bersama. Jika masing-masing berjalan sendiri, persoalan sampah akan terus berulang dan tidak pernah selesai,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa tanpa tindakan tegas di lapangan, Perda hanya akan menjadi aturan formal tanpa daya paksa.

Ia mendorong Satpol PP agar tidak berhenti pada imbauan semata, melainkan berani melakukan penindakan terhadap pelanggar.

“Kalau hanya imbauan, masyarakat tidak akan jera. Perda harus ditegakkan. Patroli yustisia harus dilakukan secara rutin dan konsisten agar ada efek jera,” katanya.

Menurutnya, pembiaran terhadap pelanggaran justru memperburuk wajah Kota Jambi dan berdampak langsung pada kerusakan lingkungan. Ia menekankan bahwa kedisiplinan masyarakat tidak akan terbentuk tanpa kehadiran negara melalui penegakan hukum hingga ke tingkat paling dasar.

“Selama pelanggaran dibiarkan, sampah akan terus menumpuk. Ini menandakan penanganan sampah di Kota Jambi belum benar-benar menjadi prioritas,” pungkas Kemas Faried.(*)




DPRD Muaro Jambi Dorong Akses Internet di Desa Tanjung Katung Segera Terwujud

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.IDAnggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Robinson Sirait, menyoroti belum tersedianya akses sinyal internet di Desa Tanjung Katung, Kecamatan Maro Sebo.

Ia menegaskan pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkrit agar masyarakat desa bisa menikmati layanan internet yang memadai.

Pernyataan ini disampaikan Robinson saat menerima kunjungan anggota DPRD lintas fraksi di kediamannya di Desa Tanjung Katung, Senin (26/1/2026).

Turut hadir antara lain Alfin Junaidi (PKB), Jonaidi P. Naenggolan (PAN), Usman Halik (PDI-P), Ramadhan Mahir dan Maimunah (Demokrat), serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

Robinson Sirait membandingkan kondisi Desa Tanjung Katung dengan wilayah Sungai Bahar yang secara geografis lebih jauh dari ibu kota Kabupaten Muaro Jambi, namun sudah memiliki akses internet kuat dan stabil.

Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa internet bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan pokok masyarakat.

“Internet kini menjadi kebutuhan utama untuk pendidikan, usaha, administrasi, hingga komunikasi. Desa Tanjung Katung tidak boleh tertinggal dalam hal ini,” ujar Robinson.

Ia mendorong seluruh anggota DPRD, khususnya dari Daerah Pemilihan I, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan layanan internet di desa dan wilayah sekitarnya.

Usulan DPRD ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, yang berharap ketersediaan internet dapat menunjang aktivitas sehari-hari, pendidikan, serta membuka peluang ekonomi baru.

Dengan meningkatnya kebutuhan digital, ketersediaan akses internet di Desa Tanjung Katung dinilai krusial untuk mendukung kemajuan desa, meningkatkan kesejahteraan warga, dan memperluas akses informasi di era modern.(*)




Hari Republik India ke-77, Wawako Jambi Dorong Kerja Sama Digital

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat jejaring kerja sama internasional.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri resepsi makan malam yang digelar Konsulat Jenderal India di Medan dalam rangka Hari Republik India ke-77, Senin malam (26/1/2026).

Acara yang berlangsung di Hotel JW Marriott Medan tersebut mengusung tema “Indonesia Mitra Selamanya, Partner Forever” dan dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur diplomatik, pemerintahan, serta mitra kerja sama kedua negara.

Perayaan Hari Republik India yang jatuh setiap 26 Januari ini merupakan agenda resmi diplomatik Pemerintah India di berbagai negara.

Resepsi di Medan menampilkan kekayaan budaya India melalui sajian kuliner khas, pertunjukan seni, serta semangat kebersamaan yang mencerminkan nilai demokrasi dan konstitusi India.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Republik India sekaligus apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah India.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengucapkan selamat Hari Republik India. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat di berbagai bidang, terutama dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola pemerintahan modern,” ujar Diza.

Ia juga menyoroti manfaat nyata dari kerja sama yang telah dilakukan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah India, terutama melalui program India Technical and Economic Cooperation (ITEC), termasuk pelatihan di bidang kesehatan digital yang sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah India. Dampaknya sangat kami rasakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Diza menyebutkan bahwa pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menyiapkan rencana kerja sama lanjutan dengan Pemerintah India, khususnya dalam peningkatan kapasitas ASN di bidang keamanan siber (cyber security) serta pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Jambi,” katanya.

Menurut Diza, peringatan Hari Republik India juga menjadi momentum penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa India dalam meraih kemerdekaan dan membangun republik, yang memiliki nilai sejarah serupa dengan perjuangan bangsa Indonesia.

“Saya merasa terhormat dapat hadir mewakili Bapak Wali Kota Jambi pada peringatan pengesahan Konstitusi India yang ditetapkan pada 26 Januari 1950. Ini adalah momen yang sangat bersejarah dan sakral,” tuturnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar hubungan bilateral India dan Indonesia dapat terus diperkuat di berbagai sektor.

“Konsulat Jenderal India di Medan berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama, baik di bidang kesehatan, keamanan, sosial, budaya, ekonomi, maupun pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Republik India menjadi simbol kebahagiaan dan optimisme dalam membangun kemitraan jangka panjang antara India dan Indonesia.

“Bersama Indonesia, kami yakin akan menjadi mitra selamanya,” pungkas Ravi Shanker Goel.(*)




Tiga Tahanan Kabur dari Polsek Maro Sebo, Dua Ditangkap di Palembang

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peristiwa kaburnya tahanan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.

Sebanyak tiga tahanan Polsek Maro Sebo dilaporkan melarikan diri dari sel tahanan, memicu respons cepat aparat kepolisian.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa dari tiga tahanan yang kabur, dua orang telah berhasil ditangkap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.

“Dua tahanan sudah kami amankan di Palembang. Satu orang lainnya masih dalam proses pengejaran,” ujar AKBP Heri Supriawan.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap dua tahanan yang tertangkap, diketahui bahwa ketiganya berencana melarikan diri menuju Kuningan, Jawa Barat, setelah berhasil kabur dari sel tahanan Polsek Maro Sebo.

Untuk memburu satu tahanan yang masih buron, Polres Muaro Jambi telah membentuk tim khusus dan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di sejumlah wilayah.

“Upaya pengejaran terus kami intensifkan dengan melibatkan kepolisian di daerah terkait,” tegas Kapolres.

Selain fokus pada pengejaran, Kapolres Muaro Jambi juga memastikan akan melakukan evaluasi internal menyeluruh terkait sistem pengamanan tahanan.

Ia menegaskan, apabila ditemukan unsur kelalaian dalam pengawasan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kronologis lengkap serta penyebab kaburnya para tahanan masih kami dalami,” jelasnya.

Insiden ini menambah catatan penting bagi aparat penegak hukum terkait pengawasan dan pengamanan rumah tahanan, khususnya di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.(*)




Tak Harus Sempurna, Pola Pikir “Cukup Baik” Bantu Atasi Overthinking

SEPUCUKJAMBI.ID – Overthinking atau kecenderungan berpikir berlebihan sering muncul ketika seseorang merasa harus selalu mengambil keputusan yang paling tepat dalam setiap situasi.

Dorongan untuk memilih pilihan terbaik kerap dianggap sebagai bentuk kehati-hatian, padahal dalam praktiknya justru dapat memicu kecemasan, kelelahan mental, dan membuat seseorang sulit melangkah.

Berbagai kemungkinan dipikirkan berulang kali, disertai rasa takut akan kesalahan, penyesalan, dan kekhawatiran terhadap hasil yang belum tentu terjadi.

Kondisi ini membuat proses pengambilan keputusan terasa melelahkan dan penuh tekanan.

Salah satu pendekatan yang dapat membantu mengurangi overthinking adalah pola pikir “cukup baik”. Pendekatan ini dikenal sebagai satisficing, yaitu strategi mengambil keputusan dengan memilih opsi yang sudah memenuhi kebutuhan utama tanpa harus mencari hasil yang benar-benar sempurna.

Pola pikir ini membantu seseorang mengambil keputusan dari kondisi mental yang lebih tenang.

Keputusan tidak lagi didasarkan pada tekanan untuk menjadi sempurna dan unggul, melainkan pada kesadaran bahwa tidak semua pilihan harus menjadi yang terbaik selama sudah memenuhi tujuan dan kebutuhan yang relevan dalam situasi tertentu.

Satisficing paling efektif diterapkan pada keputusan yang memiliki risiko rendah dan banyak hasil yang sama-sama bisa diterima.

Dalam situasi seperti ini, tekanan mental akibat overthinking sering kali jauh lebih besar dibandingkan manfaat mencari pilihan yang dianggap paling sempurna.

Misalnya pada keputusan sehari-hari seperti memilih pakaian kerja.

Meski tersedia banyak pilihan, mengenakan pakaian yang rapi dan nyaman sebenarnya sudah cukup untuk menjalani aktivitas dengan baik.

Mencari kombinasi paling ideal justru bisa menghabiskan energi tanpa memberikan dampak yang signifikan.

Setelah sebuah keputusan diambil, penting untuk secara sengaja menganggap keputusan tersebut telah selesai.

Terus membuka kembali pilihan yang sudah ditentukan sering kali menjadi awal dari siklus overthinking yang baru.

Mengalihkan perhatian setelah mengambil keputusan membantu menghentikan dorongan untuk mempertanyakan ulang pilihan yang telah dibuat.

Dengan cara ini, pikiran tidak terus-menerus berputar pada hal yang sama dan energi mental dapat digunakan untuk hal lain yang lebih produktif.

Pola pikir “cukup baik” bukan berarti menyerah atau bersikap asal-asalan.

Pendekatan ini justru membantu menjaga energi mental agar tetap terfokus, emosi lebih stabil, dan pikiran lebih jernih.

Dengan kondisi mental yang lebih sehat, seseorang justru memiliki peluang lebih besar untuk membuat keputusan yang baik dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih ringan tanpa dibebani tuntutan kesempurnaan.(*)