Nyeri Gigi Berlubang? Coba 6 Tips Sederhana Ini untuk Redakan Rasa Sakit

SEPUCUKJAMBI.ID – Sakit gigi berlubang sering muncul tiba-tiba dan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nyeri berdenyut, ngilu saat makan, hingga sakit menjalar ke kepala menjadi keluhan umum.

Meskipun perawatan dokter tetap menjadi solusi utama, ada beberapa langkah sementara yang bisa dilakukan di rumah untuk meredakan nyeri.

Beberapa cara efektif yang bisa dicoba antara lain: berkumur dengan air garam hangat untuk mengurangi bakteri, kompres dingin di pipi selama 15–20 menit, serta mengoles minyak cengkeh yang memiliki efek anestesi ringan.

Selain itu, konsumsi makanan lunak dengan suhu netral, gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas, dan tetap menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi perlahan dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Perlu diingat, langkah-langkah ini hanya pertolongan sementara.

Gigi berlubang tidak bisa sembuh sendiri dan dibiarkan terlalu lama bisa menimbulkan infeksi serius, abses, atau kerusakan permanen.

Segera periksa ke dokter gigi jika nyeri berlangsung lama, muncul pembengkakan hebat, atau disertai demam.

Pencegahan tetap menjadi kunci utama, seperti menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta berfluoride, membersihkan sela gigi, dan rutin kontrol ke dokter setiap enam bulan.(*)




Penerimaan Pajak Awal Tahun 2026 Tumbuh Pesat, Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penerimaan pajak pada Januari 2026 mencatat lonjakan signifikan, tumbuh sekitar 30 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut angka ini menjadi sinyal awal perbaikan aktivitas ekonomi domestik.

“Angka yang baru kita terima, penerimaan pajak Januari net tumbuh 30%,” ujar Purbaya saat menghadiri Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha, konsumsi, dan transaksi di masyarakat, sekaligus menjadi indikator fondasi ekonomi domestik yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.

Sebagai gambaran, penerimaan pajak Januari 2025 mencapai sekitar Rp88 triliun.

Dengan pertumbuhan 30 persen, realisasi tahun ini diperkirakan menembus Rp115 triliun, meski angka final masih menunggu laporan resmi.

Purbaya menekankan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tanda roda ekonomi mulai bergerak lebih agresif di awal tahun.

Kementerian Keuangan memastikan defisit APBN tetap terkendali di bawah 3 persen terhadap PDB.

Strategi fiskal diarahkan untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas keuangan negara.

Lonjakan penerimaan pajak ini diharapkan menjadi bantalan menghadapi dinamika ekonomi global, dengan ruang kebijakan fiskal yang tetap adaptif terhadap tekanan eksternal.(*)




BMKG Prediksi Musim Hujan Berakhir Februari–Maret 2026, Kemarau Mulai April

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia akan berakhir pada Februari–Maret 2026, sebelum memasuki musim kemarau mulai April.

Peralihan ini diperkirakan terutama terjadi di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa fase akhir musim hujan masih akan terasa di awal tahun meski intensitasnya mulai menurun.

“Kalau di daerah yang dimaksud Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, itu berakhir kira-kira nanti di sekitar Februari sampai Maret,” ujar Faisal, Rabu (28/1/2026), seusai rapat bersama Komisi V DPR.

Setelah itu, Indonesia akan memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung panjang hingga September.

Meski demikian, hujan lokal tetap bisa terjadi akibat dinamika atmosfer regional.

BMKG juga menyoroti kondisi iklim global, terutama fenomena La Nina, yang kini diprediksi melemah hingga Maret.

“Setelah Maret, kondisi atmosfer cenderung netral tanpa dominasi El Nino maupun La Nina,” tambah Faisal.

Prediksi musim ini menjadi acuan penting bagi berbagai sektor, mulai dari pertanian, pengelolaan air, energi, hingga transportasi.

Pemerintah daerah diimbau menyesuaikan perencanaan berbasis prakiraan cuaca agar risiko kekeringan dan gangguan produksi dapat diantisipasi lebih awal.

Masyarakat diharapkan tetap memantau update prakiraan BMKG untuk mengantisipasi perubahan cuaca secara lokal.(*)




Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Ini Daftarnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah resmi menetapkan delapan hari cuti bersama untuk tahun 2026 melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 31 Desember 2025.

Keppres ini berlaku khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi pedoman kalender kerja pemerintah sepanjang tahun mendatang.

Penetapan cuti bersama bertujuan memberi kepastian jadwal libur yang berdekatan dengan hari besar keagamaan dan nasional, tanpa mengurangi hak cuti tahunan ASN.

ASN yang tetap bertugas saat cuti bersama berhak mendapatkan kompensasi berupa tambahan cuti tahunan sesuai jumlah hari yang tidak diambil.

Berikut daftar 8 hari cuti bersama tahun 2026:

  • 16 Februari — Imlek

  • 18 Maret — Nyepi

  • 20, 23, 24 Maret — Idul Fitri

  • 15 Mei — Kenaikan Yesus Kristus

  • 28 Mei — Idul Adha

  • 24 Desember — Natal

Keppres ini melengkapi kalender hari libur nasional 2026 yang sebelumnya diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Secara total, kombinasi libur nasional dan cuti bersama tahun depan berpotensi menciptakan sejumlah long weekend yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk liburan atau mudik.

Meskipun aturan ini berlaku untuk ASN, sektor swasta sering menjadikan cuti bersama sebagai acuan dalam menyusun kalender kerja perusahaan.

Dengan kepastian jadwal, masyarakat dan pelaku usaha bisa merencanakan aktivitas, perjalanan, dan agenda keluarga lebih awal.

Pemerintah berharap penataan cuti bersama tetap menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kebutuhan istirahat pegawai.(*)




OJK Pastikan Aktivitas Pasar Modal Normal Meski Ada Pemeriksaan Hukum

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan dukungannya terhadap proses hukum terkait tiga kasus pasar modal yang tengah diperiksa Bareskrim Polri.

Langkah ini dinilai bagian dari upaya memperkuat integritas industri sekaligus menjaga kepercayaan investor.

Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Plt. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa penegakan hukum merupakan elemen penting dalam menciptakan ekosistem pasar modal yang sehat, adil, dan berkelanjutan.

“Sejalan dengan percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal, penegakan hukum menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal,” ujar Hasan dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).

Hasan menekankan bahwa OJK terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap pelanggaran di pasar modal ditangani secara profesional.

Sinergi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menegaskan bahwa mekanisme pengawasan pasar berjalan aktif.

OJK menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh dipandang sebagai sinyal negatif bagi investor.

Sebaliknya, penindakan terhadap pelanggaran justru meningkatkan rasa aman karena menunjukkan adanya komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih.

Aktivitas perdagangan di pasar modal tetap berlangsung normal, dan investor diminta tetap tenang serta membuat keputusan berdasarkan analisis rasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, OJK fokus pada penguatan regulasi dan pengawasan untuk mencegah praktik manipulasi, insider trading, dan pelanggaran lain yang merugikan investor.

Dengan penegakan hukum yang konsisten dan integritas yang diperkuat, lembaga ini berharap kepercayaan investor domestik dan asing meningkat, menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia.(*)




Panduan Menurunkan Berat Badan 5 Kg dalam 7 Hari Secara Alami

SEPUCUKJAMBI.ID – Menurunkan berat badan hingga 5 kilogram dalam satu minggu mungkin terdengar menggoda, terutama bagi yang ingin hasil cepat.

Namun, penurunan berat badan drastis sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.

Tubuh tetap membutuhkan nutrisi seimbang agar metabolisme berjalan normal.

Ahli kesehatan menekankan bahwa kunci penurunan berat badan adalah defisit kalori, yaitu membakar kalori lebih banyak daripada yang dikonsumsi.

Caranya sederhana: kontrol porsi makan tanpa kelaparan, pilih makanan tinggi protein dan serat seperti sayur, buah, telur, dan daging tanpa lemak, serta batasi konsumsi makanan olahan, gorengan, dan minuman manis.

Selain pola makan, aktivitas fisik juga penting. Olahraga membantu membakar lemak sekaligus menjaga massa otot.

Tidak perlu latihan berat; jalan cepat, bersepeda, atau latihan tubuh ringan selama 30–45 menit per hari sudah efektif bila dilakukan rutin.

Kombinasi diet sehat dan olahraga rutin dianggap strategi paling stabil untuk menurunkan berat badan.

Faktor lain yang sering dilupakan adalah tidur dan stres.

Kurang tidur dapat mengacaukan hormon lapar, sedangkan stres memicu produksi hormon kortisol yang meningkatkan penumpukan lemak.

Tidur 7–8 jam per malam dan manajemen stres yang baik membantu tubuh berfungsi optimal saat menjalani diet.

Para ahli juga menekankan bahwa penurunan berat badan cepat sering kali bukan murni lemak, melainkan penurunan cairan tubuh.

Sehingga berat bisa cepat naik kembali jika pola hidup sehat tidak diteruskan. Target penurunan berat badan yang lebih aman adalah 0,5–1 kg per minggu.

Intinya, fokuslah pada perubahan kebiasaan sehat, bukan sekadar angka di timbangan.

Diet ekstrem tanpa nutrisi cukup bisa merusak metabolisme dan membuat tubuh mudah lelah.

Pendekatan alami dan konsisten lebih efektif untuk hasil jangka panjang.

Menurunkan berat badan bukan soal kecepatan, tetapi keberlanjutan. Semakin stabil prosesnya, semakin besar peluang hasil bertahan lama.(*)




Mulai Green Lifestyle Hari Ini, Dampak Positif bagi Bumi dan Kesehatan

SEPUCUKJAMBI.ID – Kesadaran masyarakat untuk hidup lebih ramah lingkungan semakin meningkat.

Banyak orang kini menerapkan green lifestyle atau gaya hidup hijau sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi.

Konsep ini bukan sekadar tren, melainkan cara hidup yang menyeimbangkan kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

Secara sederhana, green lifestyle berarti menjalani aktivitas sehari-hari dengan dampak lingkungan seminimal mungkin.

Tujuannya adalah mengurangi limbah, menghemat sumber daya alam, dan menekan polusi yang berkontribusi pada perubahan iklim.

Selain itu, gaya hidup ramah lingkungan juga berdampak positif pada kesehatan dan kualitas hidup.

Tidak perlu perubahan besar untuk menerapkan green lifestyle.

Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten bisa memberi dampak nyata. Berikut beberapa langkah mudah yang bisa diterapkan:

  1. Kurangi sampah sekali pakai – Gunakan botol minum dan tas kain reusable untuk mengurangi sampah plastik.

  2. Hemat energi di rumah – Matikan perangkat elektronik saat tidak dipakai dan pilih alat hemat energi.

  3. Gunakan air secara bijak – Tutup keran saat tidak digunakan dan perbaiki kebocoran air.

  4. Konsumsi berkelanjutan – Pilih produk lokal dan kurangi konsumsi berlebihan untuk menekan jejak karbon.

  5. Transportasi ramah lingkungan – Jalan kaki, bersepeda, atau gunakan transportasi umum untuk perjalanan pendek.

  6. Prinsip reduce, reuse, recycle – Kurangi pembelian yang tidak perlu, gunakan kembali barang layak pakai, dan daur ulang limbah.

Green lifestyle bukan soal hidup serba terbatas, tetapi hidup lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kebiasaan kecil yang dilakukan banyak orang secara kolektif dapat memberi dampak besar bagi bumi, sekaligus mendorong pola hidup lebih sehat, sederhana, dan berkelanjutan.

Memulai gaya hidup ramah lingkungan tidak harus sempurna. Konsistensi langkah kecil hari ini menentukan kualitas lingkungan di masa depan.(*)




Panduan Lengkap Liburan ke Gunung Kelud, Destinasi Alam Populer Jawa Timur

SEPUCUKJAMBI.ID – Gunung Kelud menjadi salah satu tujuan wisata alam paling populer di Jawa Timur.

Terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, gunung berapi ini dikenal tidak hanya karena sejarah letusannya yang panjang, tetapi juga karena keindahan kawah dan lanskap vulkanik yang dramatis.

Daya tarik utama wisatawan adalah kawah Gunung Kelud, yang mengalami perubahan signifikan pasca-erupsi besar pada 2014.

Danau kawah yang luas kini berganti dengan lanskap batuan vulkanik dan kubah lava, menciptakan pemandangan unik dengan warna gelap berpadu kabut tipis.

Suasana pagi hari terutama terlihat mistis dan memikat banyak pengunjung.

Akses menuju Kawasan Wisata Gunung Kelud relatif mudah.

Jalan beraspal memungkinkan kendaraan mencapai area dekat kawah, sementara pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menggunakan ojek lokal.

Tangga panjang menuju kawah menjadi jalur utama untuk menikmati lanskap vulkanik dari dekat.

Selain kawah, wisata Gunung Kelud menawarkan hutan pinus, jalur trekking ringan, dan beberapa spot pandang yang menghadap lembah hijau. Saat cuaca cerah, panorama pegunungan di sekitarnya terlihat luas dan memukau.

Banyak wisatawan datang bukan untuk mendaki ekstrem, melainkan untuk menikmati udara dingin dan keindahan alam yang jarang ditemui di tempat lain.

Gunung Kelud juga memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Letusan masa lalu tercatat sebagai salah satu yang paling berdampak di Jawa, menjadikannya objek penelitian penting bagi para vulkanolog.

Keaktifannya menunjukkan bahwa keindahan alam di kawasan ini berjalan berdampingan dengan kekuatan geologi yang nyata.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, saat kabut belum terlalu tebal dan suasana masih sepi.

Menjelang siang, kawasan mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Gunung Kelud menawarkan pengalaman melihat gunung api dari jarak dekat tanpa memerlukan pendakian berat, dengan lanskap mentah yang menegaskan kekuatan alam.

Bagi pencinta wisata alam, Gunung Kelud menghadirkan kombinasi antara akses mudah, udara sejuk, dan pemandangan vulkanik yang tetap terasa liar dan eksotis.(*)




Skema Sewa Armada Sampah Dinilai Efektif, DLH Kota Jambi Ungkap Alasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, mengungkapkan bahwa  Kota Jambi akan mengoperasikan 20 unit armada angkutan sampah baru mulai 1 April 2026 melalui skema kerja sama dengan pihak swasta.

Armada tersebut dikelola menggunakan sistem sewa dan difokuskan sepenuhnya untuk kegiatan pengangkutan sampah.

Menurut Mahruzar, skema sewa dipilih karena dinilai lebih efisien dan tidak membebani pemerintah daerah dalam hal perawatan serta pemeliharaan kendaraan.

“Armada ini kita kelola dengan sistem sewa menggunakan APBD Kota Jambi. Dengan skema ini, pemerintah tidak menanggung biaya perawatan, sehingga operasional bisa lebih fokus pada pelayanan pengangkutan sampah,” ujar Mahruzar.

Ia menjelaskan, 20 armada tersebut akan bertugas mengangkut sampah dari depo dan titik-titik pengumpulan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanitary Landfill Talang Gulo.

Seluruh kendaraan dilengkapi dengan sistem pelacakan berbasis Global Positioning System (GPS) untuk memastikan operasional berjalan sesuai jalur yang ditentukan.

“Dengan GPS, pergerakan armada bisa dipantau secara real time. Kendaraan ini tidak bisa digunakan untuk kepentingan lain, hanya untuk mengangkut sampah,” jelasnya.

Mahruzar menambahkan, kehadiran armada baru ini akan memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang saat ini sedang dikembangkan Pemkot Jambi melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Sampah dari rumah tangga akan dikumpulkan oleh OPBM menggunakan gerobak motor, kemudian dibawa ke depo atau titik pengumpulan sebelum diangkut armada besar ke TPA.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyebutkan bahwa penguatan armada dan OPBM merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kita benahi dari sumbernya di rumah tangga sampai ke TPA. Armada besar hanya fokus mengangkut dari depo ke TPA, sementara OPBM mengurus pengambilan dari rumah warga,” kata Maulana.

Saat ini, Pemkot Jambi telah memetakan kebutuhan OPBM sebanyak 352 unit gerobak motor yang akan disebar ke seluruh kecamatan.

Kecamatan Alam Barajo tercatat sebagai wilayah dengan kebutuhan terbanyak, disusul Paal Merah dan Kota Baru.

Selain armada sewa, Mahruzar juga menyampaikan bahwa Pemkot Jambi telah mengajukan permohonan bantuan 23 unit armada angkutan sampah kepada Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Pengajuan tersebut dilakukan karena sebagian armada lama sudah tidak layak operasional.

“Permohonan bantuan sudah disampaikan oleh Pak Wali Kota. Kita berharap ini bisa menambah kekuatan armada persampahan Kota Jambi,” pungkas Mahruzar.

Dengan penambahan armada dan penguatan OPBM, Pemkot Jambi menargetkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi keberadaan tempat pembuangan sementara di tepi jalan.(*)




Pemkot Jambi Siap Dukung Program Gentengisasi Nasional, Tunggu Arahan Teknis Presiden

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto terkait gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat atau program gentengisasi.

Namun demikian, penerapan kebijakan tersebut di daerah masih menunggu arahan teknis dan regulasi lanjutan dari pemerintah pusat.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengelolaan persampahan hingga penataan wajah permukiman nasional.

“Dalam Rakornas dibahas beberapa poin penting, termasuk persoalan persampahan yang di Kota Jambi sudah berjalan, serta dorongan Presiden terkait gentengisasi. Presiden ingin tampilan rumah-rumah di Indonesia lebih rapi dan indah, terutama dari sisi atap,” ujar Maulana.

Menurut Maulana, Presiden Prabowo menyoroti masih banyaknya rumah warga yang menggunakan atap seng dalam kondisi berkarat.

Selain dinilai kurang estetis, atap seng juga dianggap berdampak pada kenyamanan dan kesehatan penghuni karena menyerap panas berlebih serta mudah rusak.

“Presiden menilai atap seng yang berkarat itu tidak sehat dan kurang nyaman. Kalau nantinya ini menjadi program nasional, tentu akan kita dorong penerapannya di Kota Jambi,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Jambi berencana menyiapkan imbauan serta surat edaran kepada jajaran terkait, mulai dari camat dan lurah hingga pengembang perumahan.

Namun, kebijakan tersebut baru akan diterapkan setelah petunjuk teknis dan regulasi resmi dari pemerintah pusat diterbitkan.

“Kita akan siapkan edaran yang mengacu pada kebijakan pusat, termasuk untuk pengembang yang membangun perumahan baru agar menyesuaikan dengan aturan yang ditetapkan,” kata Maulana.

Ia menambahkan, penerapan program gentengisasi juga perlu mempertimbangkan kesiapan daerah, terutama terkait ketersediaan bahan baku dan jenis genteng yang akan digunakan.

Berdasarkan informasi sementara, genteng tanah liat seperti yang dicontohkan Presiden belum diproduksi di Kota Jambi.

“Dari paparan Presiden, genteng yang dimaksud adalah genteng tanah liat. Di Kota Jambi produksinya belum ada, dan memang ada kendala ketersediaan tanah liat yang cocok. Karena itu, kita masih menunggu arahan lebih lanjut terkait spesifikasi genteng yang akan digunakan,” ungkapnya.

Selain membahas program gentengisasi, Maulana juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kota.

Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk bersama kepolisian dan kejaksaan.

“Untuk kebersihan dan ketertiban, kita sudah berkoordinasi dengan Kapolda, Kejati, dan unsur terkait lainnya melalui gerakan kebersihan, salah satunya program Jumat Bersih,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendorong lahirnya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat sebagai upaya mempercantik wajah permukiman sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Gagasan tersebut disampaikan saat membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Presiden juga mengusulkan agar program gentengisasi nasional melibatkan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai basis produksi genteng di daerah.

Melalui program tersebut, Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan wajah permukiman di Indonesia dapat berubah menjadi lebih tertata, sehat, dan nyaman.(*)