Gubernur Jambi Sampaikan 3 Proyek Besar ke Pemerintah Pusat, Ini Daftarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, baik di wilayah timur maupun barat.

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah pengembangan Bandara Muara Bungo, yang dalam waktu dekat akan melayani rute penerbangan langsung Jakarta–Bungo oleh maskapai Batik Air mulai 15 Juni 2026.

Untuk mendukung operasional tersebut, Gubernur meminta dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan fasilitas apron bandara agar layanan penerbangan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pada 15 Juni 2026, Batik Air akan mulai melayani rute Jakarta–Bungo. Kami berharap ada dukungan pembangunan apron untuk memperkuat operasional bandara,” ujar Al Haris.

Selain Bandara Muara Bungo, Gubernur juga mengusulkan pengembangan Bandara Depati Parbo Kerinci, khususnya terkait perpanjangan landasan pacu.

Hal ini dinilai penting untuk mendukung rencana masuknya maskapai Nam Air yang akan membuka layanan penerbangan ke wilayah Kerinci.

Menurutnya, peningkatan fasilitas bandara akan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pariwisata dan perdagangan.

Di sektor transportasi laut, Al Haris turut menyoroti percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung yang selama ini menjadi salah satu proyek strategis Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan tersebut sangat penting untuk membuka akses ekspor langsung dari Jambi tanpa harus bergantung pada pelabuhan di provinsi lain seperti Sumatera Barat, Dumai, maupun Belawan.

Selama ini, komoditas unggulan Jambi seperti crude palm oil (CPO) dan batu bara masih harus dikirim melalui pelabuhan luar daerah, yang berdampak pada tingginya biaya logistik.

“Jika Pelabuhan Ujung Jabung terwujud, maka komoditas unggulan Jambi bisa diekspor langsung dari daerah sendiri,” jelasnya.

Selain infrastruktur transportasi, Gubernur juga menyampaikan dukungan terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih.

Pemerintah Provinsi Jambi mengusulkan pembangunan tujuh titik kampung nelayan yang tersebar di beberapa wilayah.

Rinciannya, tiga lokasi berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tiga lokasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan satu lokasi di Kota Jambi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah pusat akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan dan memfasilitasi koordinasi dengan kementerian terkait.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan konektivitas ekonomi di Provinsi Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Usul Kampung Nelayan ke KKP, Dukung Kebutuhan Pangan Program MBG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Danau Teluk sebagai langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, khususnya kebutuhan ikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625, Selasa (2/6/2026), yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Maulana menjelaskan bahwa, pembangunan Kampung Nelayan ini menjadi salah satu solusi konkret untuk memastikan ketersediaan bahan pangan protein, terutama ikan, yang dibutuhkan dalam pelaksanaan MBG di Kota Jambi.

“Kami sudah mengajukan surat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Danau Teluk. Lahan seluas dua hektare telah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, jika program tersebut terealisasi, maka kebutuhan ikan untuk ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Jambi dapat dipasok langsung dari kawasan kampung nelayan tersebut secara berkelanjutan.

Selain fokus pada sektor perikanan, Maulana juga memaparkan bahwa pelaksanaan Program Strategis Nasional MBG di Kota Jambi saat ini berjalan cukup optimal.

Dari target 100 SPPG, sebanyak 43 unit telah beroperasi dan 10 unit lainnya siap beroperasi dalam waktu dekat.

Program ini juga telah menyerap sedikitnya 2.160 tenaga kerja lokal serta memberikan manfaat kepada 109.442 penerima, yang terdiri dari 104.535 pelajar dan 4.907 penerima dari kelompok 3B.

Untuk mendukung keberlanjutan program, kebutuhan pangan MBG di Kota Jambi dipasok dari sekitar 35 hingga 40 komoditas bahan pangan yang berasal dari petani dan peternak lokal melalui koperasi maupun distributor daerah.

Di sisi lain, Pemkot Jambi juga mendorong penguatan sektor pertanian di wilayah pinggiran kota.

Maulana mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah berhasil mengubah lahan tidur seluas 10 hektare menjadi lahan produktif yang bahkan meraih penghargaan SDGs Award.

Meski demikian, ia menilai para petani masih membutuhkan dukungan tambahan, terutama berupa alat dan sarana pertanian agar produktivitas dapat terus meningkat.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah pusat telah mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan dan akan menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

“Kami sudah mencatat semua usulan dari Pemerintah Kota Jambi dan akan kami fasilitasi ke kementerian terkait,” kata Zulkifli Hasan.(*)




Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 Dibuka di Jambi, Mahasiswa Bisa Dapat Dana Hingga Rp43 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kembali membuka peluang bagi mahasiswa di Provinsi Jambi untuk berkontribusi sebagai agen perubahan melalui program Astra Honda SDGs Future Leaders 2026.

Program ini menjadi wadah pengembangan generasi muda dalam menciptakan solusi nyata terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui project inovatif dan berkelanjutan.

Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi ide, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, serta kepedulian sosial agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang D3, D4, hingga S1.

Peserta wajib membentuk tim beranggotakan minimal tiga orang dan didampingi satu dosen pembimbing dari perguruan tinggi yang sama.

Setiap tim dituntut menyusun proposal project yang relevan, dapat diterapkan di masyarakat, memiliki dampak nyata, serta berkelanjutan.

CSR PT Sinar Sentosa Primatama, Lydia Syahada, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Honda dalam mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

“Kami mengajak mahasiswa di Jambi untuk mengambil peran sebagai agen perubahan. Melalui program ini, ide-ide kreatif dapat diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberi dampak bagi masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi,” ujar Lydia.

Peserta program berkesempatan mendapatkan pendanaan implementasi project hingga Rp43 juta per tim bagi proposal yang terpilih.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pendampingan intensif berupa mentoring, monitoring, dan evaluasi selama pelaksanaan project.

Sebagai bentuk apresiasi, project terbaik yang berhasil menyelesaikan program sesuai target juga akan memperoleh beasiswa pendidikan.

Pendaftaran program dibuka mulai 16 Mei hingga 15 Juni 2026, dengan proses unggah proposal pada 1 hingga 15 Juni 2026.

Tahapan seleksi akan dilanjutkan ke tingkat regional dan nasional sebelum masuk fase implementasi pada Agustus hingga November 2026.

Melalui program ini, Sinsen berharap mahasiswa Jambi dapat melahirkan inovasi sosial yang berdampak nyata serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui panduan resmi di bit.ly/Panduan-SFL2026 dan pendaftaran di bit.ly/Registrasi-SFL2026, serta melalui Instagram @sinsenhonda atau kontak narahubung program.(*)




Aksi Warga Zona Merah Berbuah Hasil, Wali Kota dan DPRD Jambi Kirim Surat ke Presiden

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perjuangan ratusan warga terdampak persoalan Zona Merah di Kota Jambi mulai menemukan titik terang.

Setelah menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Jambi dan Kantor Wali Kota Jambi, Selasa (2/6/2026), masyarakat berhasil mendorong lahirnya kesepakatan penting antara DPRD, Pemerintah Kota Jambi, dan perwakilan warga.

Kesepakatan tersebut berupa pengajuan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia guna meminta penyelesaian terhadap persoalan tumpang tindih aset yang menyebabkan ribuan bidang tanah masyarakat berstatus terblokir.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Grha Siginjai itu dihadiri langsung Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, jajaran legislatif, serta perwakilan warga yang selama ini terdampak kebijakan Zona Merah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly membacakan surat permohonan yang akan dikirimkan kepada Presiden RI.

Surat itu berisi permintaan agar pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap persoalan lahan yang diklaim sebagai Barang Milik Negara (BMN), meskipun sebagian besar bidang tanah telah memiliki sertifikat hak milik.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 5.506 bidang tanah bersertifikat terdampak persoalan tersebut.

Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Simpang III Sipin, Murni, Kenali Asam, Kenali Asam Bawah, Kenali Asam Atas, Paal Lima, hingga Suka Karya, dengan luas keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 300 hektare.

Akibat status blokir tersebut, masyarakat mengalami berbagai kesulitan dalam mengurus administrasi pertanahan.

Mulai dari proses balik nama sertifikat, pemecahan lahan, transaksi jual beli, hingga pengajuan kredit perbankan tidak dapat dilakukan sebagaimana mestinya.

Kondisi itu dinilai telah menimbulkan ketidakpastian hukum dan berdampak langsung terhadap kehidupan ekonomi ribuan warga yang telah menguasai lahan tersebut selama bertahun-tahun.

Surat kepada Presiden RI tersebut ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Wali Kota Jambi Maulana, Ketua Panitia Khusus Zona Merah Muhili Amin, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi Ridho G. Ali.

Melalui langkah tersebut, DPRD dan Pemerintah Kota Jambi berharap pemerintah pusat dapat segera mengambil keputusan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus menyelesaikan persoalan sengketa aset yang telah berlangsung cukup lama.

Kesepakatan itu pun disambut antusias oleh warga yang hadir.

Mereka menilai surat kepada Presiden menjadi harapan baru setelah bertahun-tahun menghadapi ketidakjelasan status lahan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi berlangsung emosional di halaman DPRD Kota Jambi.

Massa yang didominasi kaum ibu secara bergantian menyampaikan tuntutan agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan 5.506 sertifikat tanah yang masuk dalam kawasan Zona Merah.

Warga menegaskan persoalan tersebut bukan lagi sekadar masalah administrasi, melainkan telah memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Banyak pemilik tanah mengaku tidak dapat menjual aset, mengurus sertifikat, maupun mengakses layanan pembiayaan dari perbankan.

Dalam aksi tersebut, DPRD Kota Jambi juga mendapat sorotan dari massa.

Sejumlah peserta aksi menilai lembaga legislatif belum menunjukkan keberpihakan maksimal terhadap perjuangan warga selama proses penyelesaian sengketa berlangsung.

Aksi demonstrasi semakin menyita perhatian publik dengan hadirnya replika pocong yang dibawa massa sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya penyelesaian persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Warga berharap surat yang dikirim kepada Presiden RI dapat menjadi langkah awal penyelesaian konflik lahan yang selama ini membayangi ribuan keluarga di Kota Jambi.

Aksi berjalan aman dan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.(*)




Momen HUT Kota Jambi, Ketua DPRD Ungkap 8 Produk Hukum Strategis untuk Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 Tahun 2026 dimanfaatkan DPRD Kota Jambi untuk memaparkan berbagai capaian strategis yang telah dilakukan sepanjang tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Ruang Paripurna Swarna Bhumi DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Wali Kota Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Kemas Faried menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi terus menjalankan fungsi legislasi guna mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sepanjang tahun 2025, DPRD Kota Jambi berhasil menghasilkan delapan produk hukum yang menjadi landasan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Beberapa regulasi strategis yang dibahas meliputi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2026, perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, hingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi Tahun 2025-2029.

Selain itu, DPRD juga mendorong pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah penting lainnya, seperti perubahan struktur perangkat daerah, pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga pengarusutamaan gender.

Menurut Kemas Faried, seluruh produk hukum tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Meski berbagai capaian telah diraih, Kemas Faried mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD.

Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Jambi. Kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penyempurnaan pelayanan publik ke depan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kota Jambi yang maju, modern, dan berdaya saing.(*)




Investasi di Kota Jambi Tembus Rp1,32 Triliun, Maulana Sebut Kepercayaan Investor Terus Meningkat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi terus menunjukkan tren positif sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera.

Sepanjang tahun 2025, nilai investasi yang masuk ke Kota Jambi mencapai Rp1,32 triliun, sementara dukungan pembiayaan pembangunan menembus Rp1,96 triliun.

Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi, Selasa 2 Juni 2026, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.

Menurut Maulana, tingginya nilai investasi yang masuk menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap iklim investasi dan stabilitas pembangunan di Kota Jambi.

“Investasi yang terus tumbuh menunjukkan bahwa Kota Jambi semakin dipercaya sebagai daerah yang layak untuk pengembangan usaha dan penanaman modal,” ujarnya.

Masuknya investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Di tengah perlambatan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi justru meningkat dari 4,88 persen menjadi 5,13 persen pada tahun 2025.

Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami kenaikan dari Rp68,5 juta menjadi Rp73,6 juta per tahun.

Sementara indeks gini yang menggambarkan tingkat ketimpangan ekonomi turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Maulana menjelaskan bahwa peningkatan investasi tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur, memperbaiki layanan publik, mendorong kemudahan berusaha, serta memperluas ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha dan UMKM.

Kondisi tersebut juga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi pada tahun 2025 mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp455,25 miliar.

Seiring meningkatnya PAD, total pendapatan APBD Kota Jambi juga naik menjadi Rp2,013 triliun dari sebelumnya Rp1,765 triliun.

Menurut Maulana, investasi yang masuk tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hal itu terlihat dari menurunnya tingkat pengangguran terbuka dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen serta turunnya angka kemiskinan dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi akan terus memperkuat berbagai program strategis yang mendukung iklim investasi, mulai dari pembangunan infrastruktur perkotaan, pengendalian banjir, pengembangan kawasan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, sejumlah agenda nasional yang akan digelar di Kota Jambi juga diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan potensi investasi Kota Jambi kepada investor dari berbagai daerah.

“Kami akan terus membuka ruang kolaborasi dan investasi yang lebih luas agar pertumbuhan ekonomi Kota Jambi semakin kuat, inklusif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Maulana.

Dengan tren investasi yang terus meningkat dan berbagai proyek strategis yang sedang berjalan, Kota Jambi optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus tujuan investasi yang menjanjikan di Provinsi Jambi.(*)




HUT Kota Jambi 2026: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Kampung Bahagia Jadi Andalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 dengan mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”.

Dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Jambi, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus memaparkan agenda prioritas pembangunan Kota Jambi sepanjang tahun 2026.

Menurut Maulana, peringatan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi kemajuan Kota Jambi sejak era Kerajaan Melayu Islam hingga pemerintahan modern saat ini.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan warisan para pendahulu demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Maulana mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Jambi berhasil mencatat dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta investasi mencapai Rp1,32 triliun.

Dari sisi pendapatan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp455,25 miliar.

Peningkatan tersebut turut mendorong pendapatan APBD Kota Jambi menjadi Rp2,013 triliun atau naik 14,06 persen dibandingkan tahun 2024.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi juga berhasil meraih 36 penghargaan tingkat internasional, nasional dan provinsi.

Sementara hingga pertengahan tahun 2026, Kota Jambi telah mengoleksi 15 penghargaan baru dari berbagai sektor.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi meningkat dari 4,88 persen menjadi 5,13 persen. Pendapatan per kapita naik menjadi Rp73,6 juta per tahun, sementara angka ketimpangan yang tercermin melalui indeks gini turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen.

“Berbagai capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan implementasi program-program unggulan daerah yang terus kami jalankan,” kata Maulana.

Untuk tahun 2026, Pemkot Jambi tetap fokus menjalankan 11 program unggulan daerah yang menjadi fondasi pembangunan Kota Jambi Bahagia.

Salah satu program yang diperluas adalah Kartu Bahagia melalui penambahan cakupan BPJS Ketenagakerjaan bagi 8.660 penerima baru yang terdiri dari pekerja rentan, petugas keagamaan, sekretaris RT, operator pengelola sampah berbasis masyarakat, serta petugas rumah ibadah.

Pemkot Jambi juga mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, menyediakan beasiswa bagi 2.013 pelajar kurang mampu, memperluas jaringan gas rumah tangga, serta melanjutkan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sektor lingkungan, Program Kampung Bahagia terus diperkuat melalui pengembangan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini telah terbentuk di puluhan wilayah dan berhasil menutup puluhan tempat pembuangan sampah liar.

Sementara untuk mendukung keamanan lingkungan, Pemkot Jambi akan memasang lebih dari 1.100 kamera CCTV yang terintegrasi dengan Jambi Command Center dan beroperasi selama 24 jam.

Di bidang infrastruktur, pemerintah juga menargetkan pembangunan dan peningkatan drainase, jalan lingkungan, normalisasi sungai, serta percepatan penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi dan sistem pengendalian banjir terpadu.

Selain pembangunan fisik, Kota Jambi juga akan menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional bergengsi, di antaranya MTQ Provinsi Jambi, Healthy Cities Summit VII, National Smart City Forum, dan Rakernas Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Maulana menegaskan seluruh keberhasilan yang dicapai Kota Jambi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warganya.(*)




Sambutan Lengkap Walikota Jambi, di Momen Puncak HUT Kota Jambi ke-625 Tahun

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi

Salam sejahtera untuk kita semua

Yang Terhormat Yang Kami hormati Yang Kami hormati

Yang Kami hormati Bapak Gubernur Jambi beserta Ibu Hj. Hesnidar Haris

Yang Kami hormati Anggota DPR-RI Dapil Jambi

Yang Kami hormati Anggota DPD-RI Dapil Jambi

Yang Saya hormati Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota se Provinsi Jambi atau yang mewakili.

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota dari Provinsi tatangga atau yang mewakili

Yang Saya hormati, Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Rekan-rekan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan Ketua Pengadilan Negeri Jambi, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi; dan saudara Ketua Pengadilan Agama Kota Jambi;

Yang Saya hormati, Bapak-bapak para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Jambi,

Yang Saya hormati Bapak Wakil Walikota Jambi beserta Ibu

Yang Saya hormati saudara Sekretaris Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Para  Kepala  Perangkat  Daerah,  Camat  dan  Lurah,  serta  Para

Pejabat Struktural dan Fungsional, Direktur RS HAM dan HAS, serta Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkup Pemerintah Kota Jambi.

Yang Saya hormati Dirut PDAM Tirta Mayang dan Perumda Sigijai Sakti.

Yang Saya hormati Ibu Ketua tim Penggerak PKK Kota Jambi,

Yang Saya hormati Ketua Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, LSM, Organisasi Profesi dan Pers

Yang saya hormati Ketua Lembaga Adat Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Yang saya hormati Para Alim Ulama, Tuo-tuo Tengganai, Cerdik Pandai; Kecik idak Besebut Namo, Besak idak besebut Gelanyo.

Hadirin undangan yang berbahagia,

Sebelum memulai sambutan ini, perkenankan Saya sampaikan seloka Melayu Kota Jambi berikut:

Kalau elok dipakai santun, Kalau tinggi jangan meninggi,

Kalau besar jangan membesar diri, Adat dijunjung Pusako dijago Marwah negeri akan terpeliharo

Tanah dipilih menjadi negeri, Pusako batuah jadi pegangan, Bulat air dek pembuluh,

Bulat kato dek mufakat, Bersatu kito teguh, Bercerai kito runtuh.

Mengawali pertemuan ini, marilah kita memanjatkan puji dan bersyukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kita dapat bersama-sama memperingati  Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang ke-80 dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 dalam suasana kebersamaan dalam semangat membangun Kota tercinta.

Shalawat beriring salam tidak lupa Kita sampaikan kepada junjungan Baginda Rasul MUHAMMAD SAW, beserta keluarga dan para sahabat. Semoga kita semua pengikutnya mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir kelak. Aamin yaa rabbal alamiin.

Selanjutnya, perkenankan Saya dengan tulus hati menyampaikan ucapan “terima kasih kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara hadirin yang mulia, yang telah berkenan hadir di tempat yang terhormat ini.

Saudara-saudara yang saya muliakan

Hari Kamis, 28 Mei 1401, 625 Tahun silam merupakan penanda hari jadi “Tanah Pilih Pusako Batuah” negeri yang diwariskan dengan keberkahan; yang harus terus dijaga, dirawat, dan kita majukan bersama.

Peringatan hari jadi Tanah Pilih ini adalah momentum untuk mengenang dan meresapi sejarah panjang perjuangan para pemimpin terdahulu mulai dari Orang Kayo Hitam dari masa Kerajaan Melayu Islam hingga para Walikota Jambi di era pemerintah modern. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya.

Para pemimpin terdahulu dengan gigih telah membangun kemajuan, nilai-nilai islam dan norma adat melayu, serta mewarisi semangat dan persatuan yang menjadi landasan kokoh dan kekuatan bagi generasi selanjutnya dalam menghadapi cobaan dan tantangan perkembangan zaman, bak seloko:

Titian teras bertanggo batu,

Lantak nan dak goyah, kaping idak tagenso.

Cermin nan dak kabur, dak lapuk dek hujan, dak lekang dek panas. Kato seiyo, kato nan sekato, kato nan samo.

Adat lamo pusako usang,

Yang terpahat di tiang panjang, Yang terlukis di bendul jati. Setitik nan dak ilang, sebaris nan dak tebo.

Setitik nak di lautkan, segumpal nak di gunungkan. Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah

Paripurna Dewan yang Terhormat

Saat ini, Kota Jambi tidak hanya dipandang sebagai pusat pemerintahan, pusat pertumbuhan ekonomi, sosial dan kebudayaan di Provinsi Jambi. Kota ini telah menjelma menjadi Kota Besar, dengan skala pelayanan Nasional. Kota yang menjadi kebanggaan dan simbol identitas masyarakat Jambi.

Pada momen peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan hari jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 Tahun, Kami mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” yang menunjukkan tekad dan harapan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini.

Bapak Ibu yang berbahagia

Hingga hari ini, 462 hari sudah Saya dan Pak Diza membersamai Pemerintahan Kota Jambi dan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini bersama membangun Kota yang Kita Banggakan ini.

Alhamdulillah begitu banyak dukungan dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera. KOTA JAMBI BAHAGIA..

Misalnya, di sepanjang Tahun 2025 dengan kerja keras dan kesungguhan, Kami mencatat berbagai sumber dukungan pembiayaan untuk peningkatan pembangunan Kota Jambi sebesar 1,96 Triliun rupiah dan dukungan investasi sebesar 1,32 Triliun.

Dalam pengelolaan Pendapatan Daerah, pada tahun 2025 lalu realisasi PAD mencapai 615,08 Miliar Rupiah, naik 35,11% dari realisasi 2024 sebesar 455,25 Miliar Rupiah.

Kondisi ini turut meningkatkan APBD Kota Jambi, dari sisi pendapatan mencapai 2,013 Triliun, dari sebelumnya 1,765 Triliun rupiah atau terjadi peningkatan 14,06%.

Lebih dari itu, Tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi meraih 36 Penghargaan, baik di tingkat Internasional, Nasional dan Provinsi Jambi, di tahun 2026 hingga hari ini telah diterima 15 Penghargaan, antara lain:

  • Penghargaan 100% Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dari
  • Penghargaan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
  • Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi naik signifikan dari 72,97 dengan katagori BB menjadi 82,36 dengan Kategori A-, berdasarkan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi oleh KemenPAN-RB.
  • Penghargaan Atas Kesuksesan Mewujudkan Kampung Bahagia dan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kota Jambi dari Kapolda Jambi Bapak Irjen. Pol. Krisno H. Siregar.

Selanjutnya, keberhasilan itu ditunjukkan juga oleh gambaran

Indikator Makro Daerah yang dicapai.

Tahun 2025 lalu, di tengah perekonomian dunia yang melambat, Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi justru naik dari 4,88% menjadi 5,13%. Pendapatan Perkapita meningkat dari 68,5 juta menjadi 73,6 juta rupiah perkapita pertahun.

Indeks Gini yang menggambarkan celah ketimpangan, turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa, aktivitas ekonomi dan investasi mengalami peningkatan, terutama pada sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Jambi.

Pertumbuhan ini tidak terlepas dari upaya Kita mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas infrastruktur kota melalui program-program unggulan yang langsung menyentuh dan menstimulasi geliat ekonomi masyarakat.

Selain itu, sepanjang 2025 Inflasi dapat dikendalikan di kisaran 2 plus-minus 1.

Pada April 2026, inflasi year on year Kota Jambi adalah 1,73%, yang termasuk 10 Kota Indonesia dengan inflasi rendah.

Saudara-saudara

Capaian tersebut, tidak terlepas dari intensi yang kuat pada Implementasi 11 Program Unggulan Daerah, dengan hasil yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan daerah, termasuk memberikan hasil positif dalam menekan Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Angka Kemiskinan turun dari 7,73% menjadi 7,69%. Penurunan ini ditandai pula dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun dari 7,38% menjadi 7,08%.

Secara keseluruhan, capaian Indikator makro tersebut juga berkontribusi signifikan pada peningkatan Indikator Strategis Pembangunan, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai angka 82,32 (kategori Sangat Tinggi), naik dari 81,77 poin.

Bapak Ibu Hadirin yang berbahagia

Pada Tahun 2026, melalui momentum peringatan hari yang bersejarah ini, perkenankan Saya menyampaikan beberapa Agenda Prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui 11 Program Unggulan Daerah, antara lain yaitu;

Pertama:

Pada Tahun ini, untuk meningkatkan perluasan cakupan Program Kartu Bahagia, maka Kita akan menambah Cakupan BPJS Ketenaga- Kerjaan kepada 8.660 orang, yaitu kepada:

  • 000 orang Pekerja Rentan
  • 860 orang Petugas Keagamaan
  • 650 orang Sekretaris RT
  • 000 orang OPBM
  • 150 orang Petugas Rumah Ibadah

Sehingga Penerima BPJS Ketenaga-kerjaan menjadi 15.740 orang, dari sebelumnya 7.080 orang.

Sejak Februari 2025 hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan bagi 76 penerima manfaat dengan nilai sebesar 3,46 Miliar lebih.

Untuk BPJS Kesehatan, kita tetap akan memenuhi 100% UHC, termasuk menyediakan anggaran untuk biaya pendamping pasien rujukan di luar kota jambi.

Kami juga akan melaksanakan khitanan gratis sepanjang tahun bagi warga kurang mampu di seluruh puskesmas Kota Jambi, yang bekerjasama dengan Baznas Kota Jambi.

Di bidang Pendidikan, Kami telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 anak kurang mampu di tingkat SD dan SMP.

Kita juga melanjutkan revitalisasi Satuan Pendidikan, yang tahun lalu telah dilaksanakan pada 24 Satuan Pendidikan.

Saat ini, tengah diproses usulan revitalisasi 150 Satdik, dan Pembangunan 2 Unit Sekolah Baru yang disetujui Kemendikdasmen.

Untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, Tahun ini Kita melanjutkan upaya guna meningkatkan tambahan Sambungan Rumah Jaringan Gas (SR-JARGAS) yang hingga 2025 baru terpasang 11.025 SR.

Pada tahun 2026 hingga saat ini telah ditambahkan 13.265 SR-JARGAS baru, dari target 15.000, sisanya segera dituntaskan.

Usulan Kami untuk tambahan 50.000 SR-JARGAS lagi bagi masyarakat juga telah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan.

Kami juga akan menuntaskan perbaikan 225 unit rumah MBR yang tidak layak huni, dengan rincian: 191 unit (APBN), 11 Unit (Baznas), dan 23 unit (APBD Kota).

Kedua:

Program Kampung Bahagia, yang Tahap I Tahun 2026 ini, telah di launching langsung oleh Bapak Wamendagri yang memberikan testimoni:

“Kampung Bahagia adalah inovasi konkret yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan, dan bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, serta dampaknya langsung dirasakan masyarakat

Kampung Bahagia ini merupakan contoh praktek baik yang berdampak: meningkatnya kohesivitas antar warga masyarakat, serta masyarakat dengan pemerintah dan stakeholder pembangunan”.

Saat ini, 76% dari 796 RT Tahap I sudah menuntaskan proposalnya. Tercatat 164 usulan pengadaan gerobak motor (bentor) yang akan mendukung Pengelolaan Sampah Tertutup melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang kami inisiasi.

Inisiatif ini adalah solusi inovatif guna melaksanakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa rumah tangga berkewajiban untuk menangani dan mengurangi sampahnya masing-masing dengan cara yang berwawasan lingkungan. Lebih lanjut, Perda Kota Jambi No. 5 Tahun 2020 mengatur mengenai Pemilhan Sampah.

Melalui OPBM, Kita menciptakan ruang bagi warga untuk melaksanakan tanggung jawab dan perannya dalam menangani sampah yang dihasilkan sejak dari rumah.

OPBM akan melakukan penjemputan sampah terpilah langsung ke rumah-rumah warga.

Bank Sampah dan TPS 3R sebagai kesatuan dalam sistim OPBM, akan mengelola nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan OPBM dan masyarakat.

Residunya, diangkut ke transfer depo sebelum di bawa ke TPA Talang Gulo.

Saat ini sedang dirampungkan proses pembangunan 7 unit Transfer Depo.

Pola ini tentunya mendukung upaya kita bersama dalam menciptakan ekosistim ekonomi sirkular yang berkontribusi pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan indeks kualitas lingkungaan serta kesehatan masyarakat, serta mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Kami bersyukur, bahwa Inisitif ini telah mendorong terbentuknya

70 OPBM swadaya masyarakat yang cakupan pelayanannya mencapai 200 RT. Sehingga 94 TPS dan TPS liar di wilayah yang melaksanakan OPBM, telah ditutup, akhir tahun ini tidak ada lagi TPS di Kota yang tercinta ini.

Bapak Ibu Hadirin yang terhormat

Untuk mendukung sistim keamanan lingkungan, di Tahap 1 ini akan di pasang lebih dari 1.100 CCTV integratif yang terhubung ke JCOC Kota Jambi selama 24 jam penuh.

Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan angka kriminalitas, sehingga rasa AMAN dan kenyamanan masyarakat yang akan meningkat.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pembangunan/peningkatan parit jalan dan drainase sepanjang ±12.000 meter, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang ±15.650 meter.

Ketiga:

Implementasi Program Kota Tangguh di tahun ini, tetap difokuskan pada peningkatan akses dan layanan sistim perkotaan, penangan banjir, lingkungan hidup, resiliensi terhadap perubahan iklim; pengembangan Kawasan ekonomi dan investasi.

Adapun agenda prioritasnya, antara lain yang terkait pengendalian banjir, yaitu:

  • Penuntatasan pelaksanaan normalisasi drainase Sungai Asam hingga 16,4 km.
  • Mendukung kelancaran pelaksanaan Kemajuan pembangunan kolam retensi Danau Kajang Lako oleh BWSS VI yang saat ini progresnya sudah mencapai 65%.

Insha Allah, menjelang akhir tahun ini dapat berfungsi.

  • Pembangunan drainase sepanjang 3,2 km dan normalisasi alur sepanjang 2,5 km.
  • Menuntaskan penanganan sistim sungai Kenali dan Kambang untuk mereduksi potensi banjir genangan dengan membangun Kolam Retensi di lokasi dekat JBC Sipin dan Simpang Rimbo.

Selain itu, Kami juga akan melaksanakan pembangunan 274 ruas jalan lingkungan serta pemeliharaan 60 jalan status kota.

Bapak Ibu yang kami banggakan

Lebih dari pada itu, Kami juga akan memperkuat capaian dan dampak program unggulan lainnya bagi peningkatan kapasitas Kota dan kesejahteraan masyarakat, misalnya:

– Memperkuat atensi dan dukungan Program Strategis Nasional di Kota Jambi, yaitu: Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi, Koparasi Merah Putih; dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekolah Rakyat Kota Jambi yang menempati lahan seluas 5,6 Ha, saat ini proses pembangunannya terus dilakukan, direncanakan seluruh pembangunan fisiknya akan rampung di akhir Juli nanti.

Tentunya keberadaan Sekolah dengan kapasitas bagi 1.080 siswa dari keluarga yang kurang mampu ini, menjadi solusi strategik dalam memutus rantai kemiskinan antar-generasi, sedangkan bagi pemerintah Kota Jambi, program ini membantu upaya pemerataan pendidikan, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Tanah Pilih Kota Jambi ini.

Untuk Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis, progressnya di Kota Jambi relatif sangat baik:

Jumlah MBG (target 100):

  • yang operasional 43 SPPG
  • siap operasional 10 SPPG
  • Tenaga Kerja terserap 160 orang

Jumlah Penerima manfaat 109.442 orang:

  • Sekolah : 535 orang
  • 3B :     907 orang

Komoditas dan Rantai Pasok:

  • 35-40 komoditas bahan pangan
  • Pasokan diperoleh dari petani & peternak lokal kota dan provinsi jambi, disuplay langsung melalui Koperasi dan distributor

Bapak Ibu yang kami banggakan

  • Kami juga akan terus mengembangkan destinasi menarik yang memiliki keunikan dan sejarah. Kami juga mendorong terselenggaranya berbagai even untuk meningkatkan kepariwisataan dan ekraf, yang memacu geliat ekonomi.
  • Seiring itu, peningkatan Daya Saing UMKM dan Tenaga Kerja, serta Akses pada Sumber Daya Produktif terus diperkuat melalui Kerjasama berbagai pihak.
  • Setelah sukses menjadi Tuan Rumah MUNAS HIPMI beberapa waktu lalu, Kota Jambi kembali akan menjadi Tuan Rumah 4 Momen bergengsi, yaitu:
  • Pelaksanaan MTQ Provinsi, Healthy Cities Summit (HCS) ke-VII, Penyelenggaraan National Smart City Forum dan Rakernas IDI.
  • Membuka ruang lebih luas bagi terciptanya khasanah budaya dan kearifan melayu Kota Jambi, serta kerukunan dan toleransi dalam kehidupan perkotaan yang majemuk.
  • Kami terus bekerja keras untuk melanjutkan dan meningkatkan hasil pembangunan dengan mengakses berbagai program pemerintah dan internasional ke Kota Termasuk alternatif pembiayaan kreatif dan Kerjasama Daerah. Memperkuat peran CSR, Baznas, dan lain-lain, termasuk mengoptimalkan Pendapatan Daerah.
  • Kami akan tingkatkan respon time kebencanaan dan kegawat-daruratan, serta kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.

Melalui UPTD Call Center 112 yang melayani 18 jenis pengaduan dengan 11 instansi (termasuk PLN dan Kepolisian), sejak dibentuk pada Juni 2025, tercatat 9.250 Panggilan dengan panggilan insiden sebanyak 1.758 sambungan, 96%-nya telah ditindak lanjuti.

Bapak Gubernur dan seluruh undangan yang saya muliakan dan hormati;

Keberhasilan yang dicapai, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, ini adalah buah dari kesungguhan, kerja cerdas dan sinergi seluruh elemen dan masyarakat.

Untuk itu, di momen terhormat ini, Kami selaku Kepala Daerah, atas nama Jajaran Pemerintah Kota Jambi, DPRD, FORKOPIMDA, serta seluruh masyarakat Kota Jambi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan tulus kepada Bapak Gubernur, Kementerian dan Lembaga, instansi Vertikal, serta semua pihak yang berkontribusi positif dan bersinergi dalam harmoni mewujudkan Kota Jambi BAHAGIA.

Saya juga menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan untuk terus bergandeng tangan dan bersinergi guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri, karena masa depan bergantung pada apa yang Kita lakukan hari ini.

“DIRGAHAYU!!

PEMERINTAH KOTA JAMBI KE-80, DAN HARI JADI

TANAH PILIH PUSAKO BATUAH KE 625 TAHUN”

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan berkah dan ridho-Nya kepada kita semua untuk terus merawat warisan nilai, budaya, dan sejarah yang telah diperjuangkan para pendahulu.

Dalam harmoninya, Kota ini akan terus bergerak menghadirkan pembangunan yang bermanfaat, membanggakan dan membahagiakan seluruh masyarakatnya.

Terima kasih

Billahittaufiq Walhidayah

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

WALIKOTA

 dr. H. MAULANA, MKM

 

Download di sini sambutan lengkap walikota Jambi Paripurna_HUT_Kota_Jambi!




Di HUT Kota Jambi, Bima Arya Sebut Kota Jambi Layak Jadi Contoh Daerah Lain

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memberikan apresiasi terhadap kinerja dan sinergi yang terbangun di lingkungan Pemerintah Kota Jambi saat menghadiri jamuan makan malam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi tahu 2026, di Aula Griya Mayang, Senin 1 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bima Arya menyoroti keharmonisan hubungan antara Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota, dan DPRD yang dinilainya menjadi modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Menurutnya, kekompakan para pemimpin daerah menjadi faktor utama yang menentukan efektivitas pelaksanaan program pembangunan hingga ke tingkat masyarakat.

“Kota Jambi menunjukkan contoh yang baik tentang bagaimana hubungan antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan DPRD dapat berjalan selaras. Situasi seperti ini penting karena berdampak langsung pada kinerja birokrasi dan pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketika hubungan antarpimpinan daerah berjalan harmonis, maka organisasi pemerintahan dapat bekerja lebih fokus dalam menjalankan program-program pembangunan.

Sebaliknya, apabila terjadi konflik di tingkat pimpinan, maka dampaknya akan dirasakan hingga ke perangkat daerah dan pelaksanaan program di lapangan.

Selain menyoroti sinergi pemerintahan, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dihadirkan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menilai sejumlah program yang dijalankan saat ini mulai memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menyusun program, tetapi juga mampu menghadirkan harapan yang diwujudkan secara bertahap melalui kebijakan yang konkret.

Bima Arya mengaku setiap kunjungannya ke Kota Jambi selalu menemukan gagasan dan terobosan baru yang dikembangkan pemerintah daerah.

Hal itu menunjukkan adanya komitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Beberapa program yang mendapat perhatian di antaranya kegiatan retreat, Program Kampung Bahagia, serta berbagai inisiatif pembangunan lainnya yang dinilai memiliki dampak positif bagi warga.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan daerah tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup sambutannya, Bima Arya berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan publik yang selama ini dibangun Pemerintah Kota Jambi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Dampak pembangunan yang paling penting adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Saya melihat semangat itu terus tumbuh di Kota Jambi,” katanya.(*)




Pemkot Jambi Ubah Jam Kerja ASN, Masuk Jadi 07.30 WIB Mulai Juni 2026! Ini Tujuannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi melakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi.

Kebijakan ini mulai berlaku pada Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus memperkuat keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Perubahan jam kerja tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Jambi tentang pergeseran jam masuk kerja yang kini dimulai lebih fleksibel, dari sebelumnya pukul 07.15 WIB menjadi 07.30 WIB.

Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya menyangkut efisiensi kerja, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan keluarga para ASN.

Menurutnya, kebiasaan sederhana di pagi hari bersama keluarga seperti sarapan bersama, mengantar anak ke sekolah, hingga membangun komunikasi keluarga, dinilai penting dalam membentuk keharmonisan rumah tangga.

“Kebijakan ini bertujuan agar ASN bisa lebih dekat dengan keluarga, terutama anak-anak. Hal-hal sederhana di pagi hari seperti sarapan dan mengantar sekolah bisa memperkuat hubungan dalam keluarga,” ujar Maulana, Senin 1 Juni 2026, usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila.

Ia juga menyebut bahwa kebijakan ini lahir dari perhatian terhadap fenomena sosial yang terjadi di lingkungan keluarga, termasuk kurangnya keterlibatan orang tua dalam pembentukan karakter anak.

Maulana menegaskan bahwa banyak kasus menunjukkan bahwa kesibukan orang tua, termasuk ASN, dapat berdampak pada kondisi psikologis dan perkembangan anak.

“Banyak kasus menunjukkan orang tua sukses secara karier, tetapi kurang dalam pendampingan anak. Karena itu kami ingin mendorong peran keluarga menjadi lebih kuat,” katanya.

Selain aspek sosial, penyesuaian jam kerja ini juga mempertimbangkan kondisi lalu lintas di Kota Jambi. Kebijakan tersebut telah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dengan perubahan jam masuk kerja, diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk serta menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Ini juga untuk mengurangi kemacetan di pagi hari dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Dalam implementasinya, ASN Pemkot Jambi tetap diwajibkan memenuhi jam kerja sesuai ketentuan, yakni 37 jam 30 menit per minggu.

Jam pulang kerja juga telah ditetapkan, yaitu pukul 16.30 WIB pada hari Senin hingga Kamis, serta pukul 11.00 WIB pada hari Jumat.

Selain itu, Maulana juga menyampaikan bahwa ASN akan diminta mendokumentasikan aktivitas pagi hari sebelum berangkat kerja sebagai bagian dari sistem penilaian kinerja elektronik (e-Kinerja).

Dokumentasi tersebut mencakup aktivitas bersama keluarga di pagi hari, sementara bagi ASN yang belum berkeluarga dapat mengisi dengan aktivitas positif lainnya seperti olahraga.

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih sehat, disiplin, dan tetap humanis di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.(*)